X Y Z – Part 2

Title                 : X Y Z (Part 2)

Author             : Black Scratch

Main Cast        :

  • Lee Hankyung (OCs)
  • Lee ‘Taemin’ (SHINee)
  • Kim Jong In ‘Kai’ (EXO-K)

Support Cast    :

  •  Kim Yejin (OCs)
  • Oh Shinhye (OCs)
  • The Others

Genre              : Sad Romance, Angst, Tragedy, LIfe

Length             : Sequel

Rating              : PG

Summary         : Apakah kalian sadar? Nasib dan takdir itu ada di dalam abjad. Semua perjalanan hidup sudah diatur dengan semua abjad itu. dan kalian tahu? Semua orang seperti kami, ya kami, haruslah menjalani kehidupan dari tiga abjad terakhir. Ya, kalian tahu jelas abjad terakhir.

 

XYZ

~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~

 

Waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 AM KST. Namun Hankyung masih berada di ruang latihan bersama Shinhye. Sudah sekitar dua minggu semenjak ia dinyatakan sebagai trainee di Sm Ent. Mereka berdua semakin dekat. Entah kenapa, Shinhye dan Hyankyung mempunyai hubungan yang baik. Shinhye tak pernah mudah mendapatkan orang yang bisa dekat dengannya seperti kedekatannya dengan Hankyung. Baik Shinhye maupun Hankyung sama-sama nyaman atas kedekatan mereka.

Setelah semalaman tanpa istirahat berlatih, mereka berdua tidur telentang di ruang latihan. Keduanya melihat langit-langit yang putih. Ruang latihan beigtu terang memudahkan mereka mencari batang hidung mereka sendiri.

“ Kau tahu? Aku berpikir bahwa aku adalah pelatih terburuk. “ Ucap Shinhye memutuskian kecanggungan.

“ Mworago? Kau adalah pelatih terbaik. Kau tak mungkin disuruh melatih seluruh trainee disini jika kau bukan yang terbaik. Lagipula aku bangga punya kau sebagai pelatihku. “ Respon Hankyung.

“ Lihat buktinya. Kau begitu pemalas, tak mudah menangkap apa yang kuajarikan padamu. Aku adalah pelatih terburuk. “ Goda Shinhye sambil tertawa.

“ Mwo? Apa yang kurang baik dari aku? Suatu saat kau akan menarik kembali kata-katamu. “ Tekadnya serius.

“ Kau berjanji akan hal itu bukan? aku akan menunggumu menjadi bintang yang hanya bersinar di hati para fansnya. Bintang dimana cahayanya tak bisa redup karena goyahan orang-orang sekitarnya. Kau berjanji ‘kan? “ Tanya Shinhye.

“ Hmm… Akan kusanggupi itu. aku tahu aku bisa. Asalkan kau juga tak malas mengajarku seperti kemarin. “ Balas Hankyung.

“ Kau menggodaku ha? “

“ Kau duluan. “

********************

Hankyung berjalan menuju apartemennya. Ia amat lelah malam itu. ia ingin tidur, namun ia tahu jika ia tidur,  sejam setelah tidur ia akan terbangun kembali karena alarmnya. Lagipula tugas sekolahnya belum terselesaikan sama sekali. Hankyung duduk di meja belajarnya dan mulai membuka laptopnya dalam kegelapan.

Sejam setelahnya, ia langsung membanjur dirinya dengan air hangat kemudian lekas pergi menggunakan sepeda berwarna merahnya menuju ke sekolah. Air hujan mengguyur dengan perlahan. Titik kecilnya tak begitu terlihat namun terasa dinginnya. Hankyung mempercepat genjotannya menuju sekolah yang ada di depannya. Namun ketika itu kakinya tiba-tiba tak bisa bergerak dan sepedanya tergelincir, terpelanting lalu ia menjauh dari sepedanya. Dengkul, siku dan dagunya telruka dan terluka lumayan parah. Ia kembali kepada sepedanya lalu mencoba menggenjot kembali karena bel mulai terdengar. Namun kekuatan kakinya sudah habis, ia kembali terjatuh dari sepedanya. Tiba-tiba saja sebuah mobil berhenti dan kemudian seorang namja turun darisana.

“ Baboya. Jangan memaksakan diri, babo. Aku akan mengizinkanmu nanti. “ Suara itu samar. Hankyung tak begitu melihat wajahnya dengan jelas. Namun sepertinya ia mengingat siapa yang ada di balik suara lembut itu.

Beberapa jahitan sudah ada di tubuh Hankyung. Hankyung menunduk ketika ia tahu bahwa yang membawanya adalah Kai.

“ Gwenchana? “ Tanya Kai setelah seorang dokter di dalam dormnya keluar. Hankyung mengangguk.

“ Apa kau tak ada jadwal? “ Tanya hankyung pelan.

“ Anni. Hanya mencoba mobil Siwon hyung. Ia meminjamkannya padaku saat berada di gedung SM tadi. Aku melihatmu. Tapi kenapa kau tak menggoesnya? Kau malah terdiam dan sepedamu tergelincir. “

“ Kau tahu, itulah hal yang kupikirkan. Aku tiba-tiba tak bisa menggerakkan kakiku dan saat itu juga aku tergelincir. Dan juga, gomawo. Telah menyelamatkanku disana tadi. “

“ Neommu baboyo. Bagaimana mungkin kau bertanya hal yang sama denganku padahal kau yang melakukannya sendiri? “

“ Nan jeongmal mollasso. “ Dan beberapa detik kemudian semuanya hening. Mereka bergult dengan pikiran mereka masing-masing.

“ Bila kau merasa ada yang salah, aku bisa mengantarmu ke dokter. “ Kata Kai memecahkan heningnya dorm.

“ Anni, gwenchana. Mungkin aku kurang fokus. “ Tolak Hankyung. Kai mengangguk. “ Lebih baik aku pulang. Aku harus menyiapkan diri untuk latihan nanti. ”

“ Euh, Hankyung-ssi. Lebih baik kau tunggu sampai hujan berhenti. Aku akan meminta Suho hyung untuk memberitahu Shinhye noona. Lagipula dengan kakimu yang seperti itu kau tak akan bisa latihan dengan sempurna. “ Tahan Kai. Tak kusangka ia begitu perhatian. Kupikir jika seseorang menjadi yeojachingunya, ia pasti akan menjadi pacar yang overprotektif. Pikir Hankyung kemudian.

Setelah 15 menit yang begitu canggung, semua member tiba-tiba datang. Semua member EXO-K berhenti di depan pintu ketika mengetahui bahwa dorm mereka terisi dua orang.

“ Hankyung-ssi? Bagaimana kau bisa ada disini? Apa kalian melakukan sesuatu? “ Ucap Chanyeol. Keduanya terbelalak.

“ Anni! kau tak bisa lihat? Aku baru saja mengobatinya. Lihat kedua dengkulnya, dagunya, dan juga sikunya. Dia terluka. Jadi kubawa saja dia ke dorm. “ Jelas Kai. Semua mulut para member membentuk o.

“ Kukira tadi kau kemana. Siwon hyung mencari mobilnya. Kau bisa memberikan kuncinya padaku? Aku akan mengantarkannya. “ Ujar Suho.

“ Ah, hyung. bisa tolong kau katakan pada Shinhye noona bahwa Hankyung terluka dan tak bisa mengikuti latihannya kali ini? “ Pinta Kai. Suho memiringkan kepalanya dan mengangguk sambil tersenyum licik. Kai mengedipkan kelopak matanya beberapa kali sebelum ia sempat mengerti apa yang dilakukan Suho.

“ Begitu perhatiannya Kai hyung hari ini. Biasanya jangankan dengan yeoja, dengan para member saja, malah ia yang menyuruh para hyungnya. “ Ledek Sehun menyenggol Kai.

“ Wae? Ha, jinjja. Kau tak ingin hyungmu ini berubah menjadi baik padamu, ha? “

“ Bukan begitu, Kai. Tapi memang kau tak pernah seperti ini. apa kau menyukai Hankyung? “ Tanya D.O. Kai membekap mulut D.O kasar dan tersenyum hambar pada Hankyung. Hankyung menggeleng.

“ Heh! Sudahlah! Memang ada apa bila Kai menyukainya? Itu hal yang wajar. Bahkan Sehun pun menyukainya. Dia wanita yang cantik. “ Kata Baekhyun mencoba melerai.

Hankyung dan para member sepertinya begitu cept dekat. Baik EXO-K maupun Hankyung sepertinya sama-sama nyaman. Mereka bermain bersama, tertawa dan bercanda di bawah lindungan atap dari hujan.

**********************

SHINee kembali ke gedung SM setelah seminggu terakhir mereka bertemu Hankyung. Karena SHINee sekarang sudah membebaskan diri mereka dari jadwal comeback yang berakhir kemarin, mereka kembali melihat-lihat para trainee. Mereka kembali melihat Hankyung yang begitu keras berlatih bersama Shinhye.

“ Annyeong, Hankyung, Shinhye noona. “ Sapa Onew ramah. Yang lain hanya membungkuk dan Hankyung serta Shinhye membungkuk membalas mereka.

“ Oppadeul, kenapa tiba-tiba ada disini? Apa kalian tak ada jadwal? “ Tanya Hankyung mendekat dengan SHINee.

“ Anni. Kami sudah selesai untuk promosi album kami. Jadi kami kesini untuk melihat bagaimana kabar para trainee. Dan sepertinya ada yang rindu padamu. “ Ucap Key kemudian menunjuk Minho.

“ Hyung! Hehe… Aku dengar kau kemarin tergelincir di saat menggunakan sepeda menuju ke sekolah. Apa kau sudah baikan sekarang? “ Tanya Minho dengan wajahnya yang khawatir.

“ Gwenchana, oppa. Ini hanya luka ringan. “ Lembut Hankyung. Minho tersenyum, seperti meleleh akan perlakuan yang diberikan padanya tadi.

“ Iya, dan kau begitu ceroboh hingga membuatmu hampir mati tertabrak Kai. “ Sambung Shinhye.

“ Eonnie! Aku tak tertabrak. Aku di tolong, bukan di tabrak. “ Kata Hankyung menolak.

“ Terserah kau saja, Hankyung. Bersyukurlah kau karena sudah diberi keringanan waktu beristirahat sampai kau sembuh. “ Ucap Shinhye.

“ Jangan terlalu keras. Aku tahu ini adalah murid pertamamu, noona. “ Kata Taemin kemudian.

“ Hm? Aku tak salah dengar? Biasanya kau hanya diam. “ Goda Onew. Taemin membulatkan matanya dan menatap Onew dingin. “ Arasso. Uri maknae, dia sepertinya sedang… “

“ Apa yang ingin kau katakan, hyung? “ Ancam Taemin. Onew kemudian embentuk jarinya menjadi V dan tersenyum hingga matanya hilang sempurna.

“ Gurrae. Kami pergi dulu. Kau tahu, melihat semua trainee itu kesenangan tersendiri karena dulu kamilah yang dikunjungi. “ Ujar Jonghyun kemudian pergi di susul dengan member lain.

“ Kau senang? Jika kau ingin tahu, mereka tak pernah mengunjungi gedung SM ketika jam privat. Ini pertama kalinya. Dan kau adalah orang pertama yang mereka kunjungi. Padahal ruang kita berada di ujung. Aku curiga bahwa kau akan menjadi anak kesayangan SHINee sama seperti Kai. “ Kata Shinhye ketika SHINee sudah keluar dari ruangan mereka.

“ Mworrago? Mereka pasti ingn sekalian keluar, bukan? Jadi mereka tidak perlu bolak-balik disini. “ Balas Hankyung. Wajah hankyung sudah seperti udang rebus yang siap dihidangkan.

“ Baiklah, nona. Kajja, kita pulang. Kita harus memberi cacing-cacingmu makanan sehat. Kau sangat kurus. Kau harus agak gemukkan sedikit. “ Ucap Shinhye kemudian membereskan barang-barangnya dan pergi bersama Hankyung keluar gedung SM.

Mereka sampai di kafe di seberang gedung SM, tempat yang biasa di tempati oleh semua warga gedung SM. Duduk di salah satu tenda disana mungkin suatu hal yang baik. Namun tenda itu begitu besar, lebih mirip seperti tenda piknik dengan meja makan yang sangat panjang karena kafe disana terlalu penuh. Ditemani dengan secangkir kopi dan kue.

“ Bolehkah ak u meminta kopi hangatmu, nona? “

“ Sehun oppa! “ Hankyung sangat terkejut ketika Sehun ada disana. “ Apa yang kau lakukan disini? “

“ Apa kau mengusirku? Kami hanya ingin cemilan. Kebetulan kau sedang ada disini. “ Jawab Suho.

“ Jadi kalian semua ada disini? Kalian tak punya jadwal sore ini? “ Tanya Hankyung.

“ Malam nanti, mungkin. Jadi kami dibebaskan untuk melakukan sesuatu sebelum melakukan jadwal kami nanti. “ Jelas Kai. Kai langsung duduk di sebelah kanan Hankyung dengan ice coffe dan chocolate cakenya.

“ Jangan dekat-dekat dengan dia, hyung.  “ Kata Sehun. Sehun langsung duduk di sebelah kiri Hankyung. Hankyung tertawa melihat tingkah kedua member muda itu.

“ Lebih baik kau yang minggir dan jangan mengganggu yeojaku. “ Balas Kai tak mau kalah.

“ Ya! Sudahlah. Biarkan dia makan dengan tenang. “ Relai Chanyeol. Hankyung tersenyum ringan, namun manis terlihat.

EXO-K, Hankyung dan Shinhye akhirnya makan bersama di meja ‘piknik’ di kafe itu. karena pertemuan mereka ini, manager EXO-K mentraktir Shinhye dan Hankyung. Kala itu Hankyung ingin mengambil fuit cake, namun garpunya meleset dari piring, padahal ia melihat dengan jelas bahwa piringnya berada disana.

“ Hankyung-ssi? Wae irrae? “ Tanya Kai curiga.

“ Anni. Gwenchana. “ Balas Hankyung dengan senyumnya seperti biasa. Kai hanya diam namun memiringkan kepalanya curiga. Hankyung kemudian mengambil makanannya dan memakannya.

Selesai mereka makan, Hankyung dan Shinhye yang memutuskan pulang dan EXO-K yang kembali ke gedung SM.

“ Hankyung-ssi… “

“ Jangan terlalu formal, kita punya umur yang sama. “ Potong Hankyung pada Kai.

“ Ahh, ne, Hankyung. Kau yakin kau tak apa? Karena aku melihatmu tadi tak fokus. Kau ingin kuantarkan ke dokter? “ Tawar Kai. Hankyung tersenyum dan menggeleng.

“ Jeongmal gwenchana. Lebih baik kau pergi bersama member lain. “ Perintah Hankyung kemudian. Kai mengangguk pasrah namun ragu.

Malam harinya, dimana angin malam musim dingin yang merasup. Hankyung yang berada di kamarnya setelah seharian berlatih dan bersekolah sedang menulis tugas-tugasnya yang menumpuk di mejanya. Ketika tugas terakhirnya hampir saja selesai, ia merasa matany yang agak kabur. Tangannya tiba-tiba kaku, tak mampu bergerak. Urat-uratnya seperti tertahan sesuatu, namun sebelum ia menyadari apa itu, tangannya sudah kembali normal.

“ Wae irrae? Kenapa tiba-tiba seperti ini? “ Tanyanya pada diri sendiri. Ia kembali mencoba menulis, semuanya sudah terasa normal kembali.

************************

Pagi hari yang melelahkan. Sangat melelahkan karena ia hanya tidur selama sejam kurang. Ia harus mengerjakan tugas-tugas kelompok yang seharusnya ia kerjakan bersama chingunya.

“ Apakah kau tidur nyenyak? Kau terlihat seperti Tao. Mata panda serta kantung mata yang begitu terlihat. Mian, bila kami menyusahkanmu. “ Ejek seorang chingunya di kelas. Mereka kemudian tertawa. Ya, seorang Hankyung yang begitu beruntung itu tak mempunyai keberuntungan di sekolahnya. Ia tak mempunyai teman membuatnya lebih lelah menjalani hari dibandingkan harus berlatih di gedung SM berjam-jam. Ia menggeleng kemudian pergi dari kelasnya.

“ Bila bukan karena aku senang, aku tak akan mau mengerjakan semuanya. “ Keluhnya di atap. Ia menghentakkan kaki kesal. Tak ada yang bisa dilakukannya kecuali menggeleng dan mengeluh. Perjanjiannya adalah tak boleh memberitahukan apapun, bukan? dan ia agak kesal dengan hal itu.

“ Ayolah, Kyungie. Kau bisa melakukannya. Aku akan menemanimu. Aku berjanji. “ Jawab Yejin kemudian.

‘Kenapa semua hal ini mengerikan? Tapi aku masih berpikir bagaimana senangnya menjadi artis seperti mereka. Shinhye benar. Ini sangat melelahkan. Tapi aku tak ingin berakhir seperti trainee lainnya. Aku harus dan pasti sukses. Aku ingin menyenangkan . Aku ingin menjadi seseorang publik figur yang bisa menghibur dan membuat orang tertawa. ’

 

~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~

TBC

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

6 thoughts on “X Y Z – Part 2

  1. ‘ “ Sehun oppa! “ Hankyung sangat terkejut ketika Sehun ada disana.’
    ‘ “ Jangan terlalu formal, kita punya umur yang sama. “ Potong Hankyung pada Kai.’

    Maaf, tapi bukannya Kai lebih tua dari Sehun ya? Kenapa Hankyung manggil Sehun ‘Oppa’ kalau dia seumuran sama Kai? ._.

    Oke, kembali ke cerita. Aku suka~ ini udah mulai keliatan tanda-tanda anehnya (?) si Hankyung. Fighting Hankyung-ah! Taem, jangan galak-galak sama Hankyung yak.

  2. sebenernya mau banget baca.. tapi karna aku takut penasaran, jadinya bacanya nanti kalo udah complete aja deh hehehe ^.^ tinggalin jejak dulu

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s