Antifans or Sasaeng Fans? [1.2]

     Antifans or sasaeng fans? (1.2)

Author : Lyn aka Choi Hyerin

Cast : Choi Minho . Young Yora (oc ) Lee Jinki (oc )

Support cast : other SHINee’s member. Krystal Jung

Length : twoshot

Genre : friendship. Romance. Comedy » maybe

Rating : PG

A/N : Annyeong^^ makasih bgt wat admin yg dah mo post ff ini. Ni first Q. Jdi mohon maklum law banyak kekurangan # bow

Warning : Lee Jinki disini OC dan.beda sama Onew Jinki okeh?? Tapi tetep imajinasinya bleh Onew ko’.’

Happy reading^^

antifans or sasaeng fans

»»»»»»»

Minho tampak menimang sesuatu dihadapannya. Ya atau Tidak. Tapi setelah bertapa dan semedi (?) serta menanyakan pendapat dan ceramah dari Eyang Subur(?) ia akhirnya mengambil keputusan.
Ditariknya nafas dalam-dalam.

” Young Yora BANGUN !! KITA SUDAH SAMPAI !!! “

Gluduk… Gluduk… Jegeeerrr!!!

Tiba-tiba suara memekakan telinga, petir disertai hujan plus angin plus badai itu menggelegar dari pita suara Minho. Ia sendiri langsung menutup mulutnya terkejut. Ia tak menyangka bisa berteriak sekeras itu.

Yaah,tapi apa daya. Kenyataan dihadapannya tetap saja mengecewakan.

” Aishh.. Ini sudah keempat kalinya dan dia belum bangun juga. Aigo, penerbangannya satu jam lagi ”
Gumamnya.

Kali ini ia tak ingin gegabah. Dari pada menghabiskan kotak suaranya dengan berteriak seperti tadi ia akhirnya mengambil sesuatu dari kantong ajaibnya(?).

“Haa.. Ini dia. Rasakan ini anak malas ” desisnya licik.
Beberapa saat kemudian.

“Aaaaaaahhhhh….”

Gadis manis bernama Yora itu akhirnya terbangun juga. Dengan sisa nyawanya ia menggapai kakinya yang terasa perih.

“YA! Choi Minho ! Kau tahu aku bahkan rela menolak ajakan teman untuk makan randang jengkol (?) demi menjaga bulu kakiku ini HAAAH??!! Dan sekarang kau malah mencabutnya??!! Keterlaluan sekali… “

” YA!!! DIAM ! ” Minho mengatur nafasnya ” Diam Young Yora lebih baik sekarang kau keluar dan turun dari mobilku “

“mwo?! Ya! Ya! Tapi kenapa? Ini bahkan bukan taman rumahku. Bukankah kau berjanji menjadi supirku tujuh hari ini dan … “

” YA! Aku ini Choi Minho SHINee!! Kau dengar? SHINee !!! Mana mungkin kau memperlakukanku seperti ini !! “

” Ya! Kau sendiri yang mengajukan taruhan itu dan sekarang kau menggerutu padaku? Kau fikir aku akan diam saja karena kau artis hah?! “

” Ya! Ya, ok. Baiklah. Tapi kumohon jangan sekarang. Aku masih banyak urusan “

” Aku tidak perduli. Managermu bilang  kau kan tidak ada jadwal. Lihatlah internet, bahkan aku yakin para sasaeng fans pasti sudah mengerubungi dormmu. Mereka seperti orang melayat saja ” ucap Raena meremehkan diakhir kalimat.

” Mwo? Kau fikir dorm ku itu pemakaman hah?! “

” Memang ya. Dorm kalian adalah kuburan yang dihuni oleh 5 hantu namja yang sangat menyebalkan. Tidak punya sopan santun dan hanya berambisi pada kepopularitasan “

Minho tampak melongo dengan ucapan gadis itu. Ia menghembuskan nafas kesal dan memilih turun. Ditariknya yeoja itu untuk keluar.

” Keluar sekarang! Turun…”

” Shireo…! Antarkan aku sampai kerumah sekarang supir Choi. Itu adalah tugasmu ” Lantang Yora

” mwo? Supir Choi ? Haaa sulit dipercaya. Turun sekarang Young Yora atau aku akan menjejalkan kaos kakiku padamu.

Kau tahu, aku selalu merasa lebih bodoh dari tikus bodoh saat membayangkan betapa cerewetnya aku saat kau membuat masalah padaku? Bahkan Key lebih baik daripada aku SEKARANG! “

” Itu urusanmu “

Setelah lama perdebatan lama bagai antara freddy dan john (?) itu mereka akhirnya terpisah dengan terseretnya Yora keluar.

” Ya! Kau tidak boleh menurunkanku disini. Kau adalah supirku kodok pabo “

“Haaa kodok pabo? Kau lah manusia gila yg terus mengikutiku sasaeng gila “

” m.mwo? Ya! Aku bukan sasaeng kodok! Aku adalah antifansmu pabo…”

“oh ya? Uuhh aku takut…”

“Ya!!!! “

” Bye-bye Young Yora. kuharap kau tak masuk berita pencarian anak hilang…haaaaaaaa ” balas Minho tanpa perduli sambil melambaikan tangannya.

Tawa Minho menggelegar, bahkan beberapa pohon ditaman dekat Yora terlihat tumbang.
»»»»

»»»Yora POV

Sial!! Kulihat donat coklat raksasa itu mulai menggelinding lagi. Aish lalu bagaimana sekarang? Aku memang tak buta arah disini. Tapi tetap saja menurunkan wanita cantik dijalan seperti sekarang adalah melanggar UU dalam diaryku.Apa dia tak tahu itu? Menyebalkan

Bagaimana mungkin? Sulit dipercaya bukan? Benar sekali,dia adalah namja paling sadis di dunia. Demi Tu- haaaaannn ( ngikutin logat arya^^) saking kesalnya aku sampai ingin membakar rumah tetanggaku sekarang*upss

Hhuuh sudahlah, dia juga sudah pergi. Aku terpaksa harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Aku menggerutu sepanjang jalan sampai seseorang malah menarik perhatianku lebih.

“Aku datang!? ” Aku sedikit berseru padanya hingga dia menoleh. Kulihat raut kagetnya tapi kemudian kami sama-sama tersenyum.

“Yora? Oh kau datang? Tumben sekali? “

“Tentu saja. Bagaimana keadaan Rian? “

“Sudah mendingan. Dia hanya flu “

“Hi Rian…umma datang. Bagaimana keadaanmu nak? ” Aku mengelus lembut punggung Rian dari balik dada bidang seorang namja tampan yang sedari tadi mengobrol denganku. Namanya Lee Jinki.
Saat ini Rian digendong olehnya.

Entah Tuhan sangat sayang padaku. Tapi ternyata aku baru sadar bahwa ini kawasan tempat kerja kenalan ku yang sudah seperti oppa bagiku. Beruntunglah aku, dia tak terlalu sibuk.

” Tentu saja Umma… Appa sudah menyembuhkanku. Dia adalah Appa yang sangat hebat “

“Haaa…” Sontak saja aku tertawa keras saat Jinki oppa menirukan suara anak kecil. Itu lucu sekali.

Tiba-tiba Rian menggeliat membuat Jinki oppa kewalahan dan menurunkan gendongannya.

“hhuhh dia manja sekali beberapa hari ini setelah sakit ” Keluhnya padaku

” Itu pasti karena dia merindukanku ” Ucapku dengan sombong diiringi tawa

“Hhuhh enak saja. Yang membesarkan dia kan aku mana mungkin dia sakit karena merindukanmu. Kalaupun dia rindu Itu pasti adalah aku “

Kami tertawa lepas memikirkan kekonyolan kami. Tentu saja kami sangat konyol.

” Haaatchiii “

Aku dan namja disampingku refleks menjauhkan tubuh saat didengarnya suara bersin. Tapi sedetik kemudian kami tertawa lagi. Itu adalah bersin Rian.

“Haaa.. Kera yang nakal ” Ucap Jinki mengelus Rian yang berkeliaran bersama para chingunya dipohon dihadapan kami.

Tidak sadarkah kalian kalau sebenarnya sesuatu yang kami bicarakan sedari tadi adalah hewan? Yah, seekor kera yang kami anggap anak kami sendiri. Konyol bukan? Jinki oppa adalah dokter hewan.

” Oppa, bagaimana kalau kita ke cafe seberang ? ” Tanyaku setelah tawa kami mereda

“Ide yang bagus. Aku yakin setelah ini dompetku pasti langsung menipis “

Aku tertawa renyah menanggapi ucapannya. Dia selalu berlebihan, padahalkan setiap ke cafe aku hanya memintanya mentraktirku bukan meminta uangnya untukku. (nah loh? Sama aja dong?/plaak )

»»»»»»»

“Haaaa ….”

Lagi-lagi tawanya menggelegar setelah kuceritakan semuanya. Walaupun tisue toilet dan bawang merah kau masukan pada rongga mulutnya. Dia pasti tetap akan tertawa. Sangat sulit menghentikannya kalau sudah begini.

” Ya! Jangan tertawa lagi…”

” Jadi dia menganggapmu sasaeng dan menurunkanmu dipinggir jalan? Haaa kalian sangat konyol “

“Aku tidak konyol! Dialah yang menantangku taruhan. Karena dia kalah dia harus jadi supirku tujuh hari ini. Lagipula dia tak terlalu sibuk sekarang “

Aku bernafas tak karuan saat mengingat bagaimana dia menurunkanku tadi. Bahkan bulu kakiku, dia mencabutnya dengan lakban. Oh jeongmal! Padahal aku ingin terlihat sexy dengan bulu ditubuhku (?)

“Ya! Yora kau melamun ? ” Aku terlonjak melihat tangan Jinki oppa melayang. Hhiih kenapa aku jadi merinding?

” Kenapa kau terus membuat masalah dengannya? Kau antifans kan? Kenapa kau malah betah berlama-lama disisinya? “

Aku menggigit bibir bawahku. Antifans? Antifans? Satu kata yang masih terlalu asing untukku. Sebelumnya tak pernah aku menjadi antifans artist atau boyband,girlband manapun di Korea ini.

Aku adalah fans. Bahkan aku memilih Konkuk University karena namja itu. Ya aku adalah shawol dan flamers. Tapi itu dulu, sebelum aku tahu seperti apa sebenarnya mereka.

<i> »» flashback

Waktu itu aku duduk disudut sebuah cafe. Yang kudengar idola ku itu, SHINee, mereka sering datang kemari. Bahkan juga artist – artist lain.

Dan tepat. Aku melihat mereka, disudut depanku ini. Aaahh betapa senangnya. Jadi begini rasanya jadi sasaeng fans. Pantas saja chinguku banyak yang ketagihan.

Aku memperhatikan mereka. Mereka terlihat asik bercerita,tertawa bahkan sesekali terbahak. Tak salah jika saat voting mereka juga mendapat kedudukan group yang paling tak di ingini mampir ke cafe oleh para pemilik cafe. Ternyata benar,mereka sangat berisik. Hhhihihi

Tapi nampaknya pengunjung maupun pemilik cafe sudah maklum. Dan lagi, aku yakin para yeoja yang ada disini juga kebanyakan adalah sasaeng. Lihat saja, yeoja dihadapanku ini bahkan berkali-kali memotret mereka yang kebanyakan adalah Key dan Minho. Huh menyebalkan .

Beberapa saat aku melihat Minho beranjak. Aku kira dia akan kekasir atau apa. Tapi ternyata dia kemari,dia berjalan ke arahku.

Deg…

Bagai tersihir pesonanya, aku melongo menatapnya. Dia sangat tampan. Susah untukku tak meneguk salivaku. Yah lebih baik daripada meneteskannya dihadapan idolaku sendiri. Tapi kenapa dia kemari?

Braaakkk…

Dan bingo! Apa yang kulihat sekarang? Dia menggebrak meja? Kurasa suasana cafe berubah bagai hutan mencekam. Sangat hening.

“Nona, kau terlihat mengerikan. Kau tahu, ini jam makan kami. Tak sepantasnya menyiramkan sinar kameramu itu terus menerus pada kami. Kami sudah bersinar. Kau tak perlu repot-repot “

Glek…
Salivaku kembali tertelan. Kali ini membuat tenggorokanku sakit.

” Minho, hapus fotoku juga ya? Aku tahu aku pasti yang paling banyak ”
Dari sana Key tiba-tiba menyahut begitu pula dengan member lain.

Kalian tahu apa yang kufikirkan? Tepat. Ya!! MICHEO !!

Bagaimana mungkin idolaku berbuat semacam ini? Memalukan. Sungguh sangat memalukan. Aku merasa kepalaku berputar.

” ya, kenapa kau diam saja? Serahkan kameramu. Kami itu hanya melayani foto saat fan meeting “

Lalu tangan Minho bergerak mengambil kamera diatas meja dan dengan lincah menghapus satu persatu foto yang susah payah diambil. Omo…Aigo… Apa-apaan ini? Aku harap aku hanya mimpi. Idolaku tak mungkin bersikap kekanakan seperti ini.

Marah pada fans hanya karena mengambil foto dijam makan siang mereka. Tidak mungkin. Ini terlalu lucu untuk dijadikan lawakan.

Dengan tangan terkepal serta kepala yang hampir meledak aku bergegas keluar. Tak kuat melihat apa yang selanjutnya terjadi. Aku yakin yeoja itu menangis dan mungkin meraung.

Yah,setidaknya memang bukan aku orang yang dipermalukan Minho. Tapi yeoja dihadapanku tadi. Hhuuhh yeoja yang malang.

»»»flashback end <i/>

Tbc….

Leave comment,please^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

12 thoughts on “Antifans or Sasaeng Fans? [1.2]

  1. Ceritanya menarik..
    Masa sih minho setega itu..
    Aku kira yora udh nikah sm jinki, ga tau nya itu hewan yg dikira anak haha *koplak*
    Lanjutkan thor, penasaran bgt soalnya. Makasih

  2. Ini kebanyakan lawaknya nih author.hahaha

    Bagus sih komedinya.. Tapi klo FF kebanyakan komedinya juga takutnya malah gak fokus sama ceritanya… Porsinya harus seimbang, antara humornya dan Alur cerita jadi pas reader baca gak kebingungan.hehe

    ada beberapa kalimat absurd yang aku gak paham maksdunya… Wkwkw

    Dan itu randang jengkol? Apa rendang ya?
    Jinki disini gak member shinee y? Penasaran sama taruhan mereka… Oke, keep writing… Penasaran! Ditunggu lanjutannya.

    1. Kebanyakan lawak?#kaget# Kemampuan lawakku masih cetek masa.

      klimat absurd yg mana ya? Rendang or randang sama za deh. Terserah readersnya za^^
      Ya, Jinki disini da dua. Jadi nma tmennya Yora tu kembar ma Jinki SHINee.

      Ok. Thanxs for reading. Gidaryo nan!!

  3. Kalau dari sudut pandang MinHo atau idola, sebenarnya manager yag harus melakukan hal itu
    Kasihan fansnya, tapi kalau dipikir”. Para member juga kan manusia, masa iya terus”an d foto ga berhenti-berhenti. Kan merasa terganggu.

    JinKi bukan member SHINee, terus Onew yang member SHINee?

    Dtunggu klanjutannya author
    파이팅!! (งˆ▽ˆ)ง

  4. Aku setuju ama komen2 di atas. Untuk first ff ini menurutku bagus kok😉 tapi kebanyakan komedi yah… Gapapa aku suka komedi #plak

    kurang rapi ama dikit cepet kalau menurutku. Tapi gatau deh aku ga terlalu ngerti juga #plak

    tapi ceritanya seru kok aku suka. Cma waktu mino ngambil kameranya itu agak janggal. Harusnya kan itu tugasnya manager.

    Ditunggu next partny yaa🙂

    1. Kalimat absurd yg mana ya?^^. Aku juga ngerasa ini kpendekan.. Hhee^^
      Mau tahu knp bukan managernya? Ditunggu next part ne? Thanxs for reading

  5. o_O ternyata rian itu kera? aku kira anak dari yora sama jinki yg udah nikah. di sini minho galak banget, gak nyangka bisa begitu.
    tapi ceritanya bagus! lanjutkan, ne? author, fighting!

    1. Hhee^^ begitulah. Rian itu kera. Ya itu Minho galak bgt. Kekeke^^
      Thanks dah baca.next part gidaryo..! Ok fighting!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s