[WFT B] Kenapa Taemin Jadi Artis?

Judul: Kenapa Taemin Jadi Artis?

Author: Kinanti Dwi Restika

Main Cast: Taemin

Support cast: Inspektur

Length: 500-600 kata

Genre: drama-detective

Rating: general(mungkin)

 

      Sekarang masih pagi,namun Inspektur Kepolisian  itu terus saja berlarian menuju ruangan detektif cilik.
“Detektif Taemin,ada surat dari Jubah Hitam” ujar Inspektur itu. Taemin menerima surat itu dengan santai,berbeda dengan Sang Inspektur yang deg-degan menerima surat itu.

      Sedikit tentang Jubah Hitam,adalah sebuah geng yang cukup berbahaya di Korea Selatan. Berbahaya,karena geng ini sangat berambisi menguasai Korea Selatan. Tidak ada yang tahu dimana keberadaan tiap anggota,kecuali ketika salah satu anggota mengirimkan surat kepada Taemin. Surat itu berisi kode-kode yang hanya Taemin bisa mengerti akan kode itu.

      “Detektif,mau kemana?” tanya Inspektur  saat melihat Taemin memakai jas nya dengan cepat.
“Seminar Ibu Hamil. Bapak Inspektur juga ikut” jawab Taemin santai.
“Tapi Taemin,kita harus menyelesaikan masalah ini dengan cepat” ujar Inspektur.
“Anggota nya sekarang berada disana.Seorang wanita paruh baya” jawab Taemin sambil menggigit bibirnya.

      Taemin segera keluar dari ruangannya,disusul Inspektur yang dari tadi cemas akan maksud dari surat itu. Mereka segera memasuki van. Namun,ada suatu kebingungan yang dirasakan Inspektur, karena Taemin menyamar sebagai clining service. Sepertinya masalah ini bukan main-main,pikir Inspektur.
“Inspektur juga harus menyamar,nanti kita ketahuan” ujar Taemin sambil memberikan kacamata hitam dan kumis palsu.

 

Sesampainya di Seminar Ibu Hamil

      “Nah,sekarang Pak Inspektur pura-pura nyapu aja,saya akan mencari anggota Jubah Hitam” ujar Taemin sambil memberikan sapu kepada Inspektur. Tak lama setelah perkataan itu Taemin menghilang dari penglihatan Inspektur. Tiba-tiba,terdengar beberapa suara ledakan. Para Ibu hamil berteriak,ada juga yang berlarian meninggalkan venue.Inspektur itu melihat ke sekitar,dan ternyata Taemin telah berhasil membunuh seorang wanita paruh baya yang tak lain tak bukan adalah salah satu anggota Jubah Hitam. Inspektur itu mulai mendekati Taemin yang sedari tadi memeriksa tas wanita yang dibunuhnya.

      “Detektif Taemin,bagaimana anda bisa menggunakan pistol asli?” tanya Inspektur itu. Taemin hanya membalasnya dengan senyuman,namun Inspektur itu menjewer  telinga Taemin.
“Aduh Pak,sakit”
“Masih kecil sudah berani main pistol” ujar Inspektur itu. Taemin hanya mencibir.Tak lama kemudian, tempat itu kini dipenuhi oleh polisi,satu buah ambulance, dan beberapa wartawan. Taemin berusaha untuk pergi,namun seorang wartawan mengejar.

      “Taemin,anda telah berhasil membunuh salah satu anggota Jubah Hitam. Bagaimana tanggapan anda?”
“Maaf,sekarang saya sedang sibuk” jawab Taemin. “Saya pergi dulu,annyeong haseyo.”

      Taemin segera berangkat menuju ATM terdekat untuk mengambil uang.Maklum,akibat pembunuhan ini Taemin mendapatkan reward sebesar 100.000 won. Setelah mengambil uang,ia menyegerakan diri menuju restoran daging kesukaannya.

Sesampainya di rumah..

      “Aku pulang,” ujar Taemin sambil memasuki rumah.Namun,ibunya tak terlihat senang melihat tangan Taemin yang dipenuhi beberapa bungkus daging.
“Kenapa,eomma?” Tanya Taemin. “Eomma ga suka?”
“Eomma senang.Tapi…bolehkah eomma meminta sesuatu padamu?” Taemin mengangguk.
“Eomma minta,Taemin segera berhenti menjadi detektif cilik.”
“Kenapa,eomma? Untungnya kan banyak.”
“My Baby Taemin,sekarang kamu baru 12 tahun. Kehidupan detektif itu keras.Eomma tak ingin kamu kenapa-napa.dan ibu minta,kamu jadi artis saja,sukses dan aman” ujar ibu Taemin sambil mengelus pundak Taemin. Tak tahu pasti bagaimana perasaan Taemin saat ini,  karena setelah mendengar perkataan itu Taemin segera masuk ke dalam kamar dan membanting pintu.

      Taemin menangis.Bagaimana tidak,kegemarannya menjadi detektif cilik ditentang keras oleh ibunya. Dulu,Taemin pernah nyaris meninggal akibat kegemarannya menjadi detektif cilik.

      Sebuah pesan masuk.Taemin kemudian mengecek handphone nya.

Kami tunggu di atap Mall Seoul City

Jubah Hitam

      Dengan segera Taemin keluar dari kamarnya tanpa memedulikan perkataan ibunya. Ia bergegas,menuju atap Mall Seoul City.
“Taemin,mau kemana?Sudah malam” ujar ibu Taemin. Taemin tak menjawab,ia hanya keluar dari rumah dengan wajah datar.

Di atap Mall Seoul City

      Taemin melihat banyak sekali orang-orang berkumpul disana.
“Jubah Hitam,kalian mau apa?” tanya Taemin penuh selidik. Ketua Jubah Hitam itu tertawa terbahak-bahak.
“Ah tidak,kami hanya ingin menghabisimu,Taemin” ujar ketua Jubah Hitam.
“Huh?Tak akan!”
“Semua orang yang berkumpul disini adalah anggota Jubah Hitam.Tak ada yang tersisa” jawab ketua JH(Jubah Hitam) sambil menghisap rokoknya. “Cepat serahkan dirimu,Taemin!”
“Tak akan!” jawab Taemin mantap. Ketua JH itu tertawa,dan kemudian menyeret seorang wanita, tak lain tak bukan adalah ibu Taemin sendiri.

      “Jangan sakiti ibuku!” pinta Taemin.
“Aku akan membunuhmu sekarang,jika kau tak ingin,akan ku bunuh ibumu!” jawab ketua JH. Taemin yang pasrah akhirnya mengangguk. Ketua JH mengambil pistol dan mulai melayangkan peluru menuju Taemin. Ibu Taemin yang tak tega segera melindungi  Taemin sehingga ibu Taemin lah yang terkena peluru mematikan itu.

      Tiba-tiba,seluruh anggota Jubah Hitam terjatuh ke lantai disertai bunyi ledakan. Ternyata,para polisi mengikuti Taemin secara diam-diam.

Keesokan harinya, saat Press Conferention

      “Terima kasih kepada semua orang yang mendukungku hingga menjadi orang yang hebat seperti sekarang. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden yang telah memberiku hadiah uang sebesar 1 Milyar won atas keikutsertaanku memberantas seluruh anggota Jubah Hitam. Tapi maaf,mulai hari ini aku,secara resmi berhenti menjadi detektif cilik” ujar Taemin di depan 100 orang wartawan. Tentu saja semua wartawan terkejut mendengar berita ini.
“Aku hanya menuruti keinginan terakhir ibuku yang kini telah berada di surga.Ia begitu menginginkanku menjadi seorang artis… Dan.. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.”

      Hari demi hari pun telah berlalu,Taemin pun mengikuti audisi SMTOWN dan lolos menjadi trainee disana. Tiga tahun kemudian,Taemin berhasil debut bersama teman-temannya dalam sebuah boyband bernama SHINee.

THE END

Simpulan: Jadi,Taemin ingin menjadi artis karena keinginan kuat dari ibunya,yang menentang Taemin menjadi seorang detektif.

Pesan moral : Jangan pernah melawan orangtua,orangtua tahu apa yang terbaik untuk kita.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

52 thoughts on “[WFT B] Kenapa Taemin Jadi Artis?

  1. Ceritanya kereeennn😀 ga ngebayangin taem jadi detektif XDXDXD

    penulisannya cukup rapi, tapi alurnya kecepetan😦 gitu aja sih

    tapi ceritanya keren kok🙂

    Keep writing yaa😀

  2. Hahaha…. Baca pesan moralnya lgsg jd ketawa… Yg kebayang Taemin cilik trs kayak upin-ipin gtu ngsih pesan moral so’alnya..😄

    Good story… Bahkan pesan moralnya disampaikan lgsg…

    But… Disini kerasa buru-buru banget… Spt koment yongie-jjong… Alurnya kayak kereta express.. Mungkin klo di explore lagi bakalan makin keren deh tuh.. Yakin deh…

    Trs diawal masuk lgsg disuguhi konflik tanpa narasi.. Klo bisa sih, narasi dulu, misal pengenalan tokoh.. Siapa Taemin itu, trs knp dia jadi spt itu. Baru deh ke konfliknya.

    Eh.. Tunggu… Ini ficlet ya… Haha
    tp klo ficlet juga hrs gtu gak sih?? Tahu ah…. Hahaha aku aja masih belajar.

    Keep writing ya!! Semangat!! Semangat!!

  3. Kerennn thorr… lucu pas yg taemin dijewer itu lohh… tp kasian pas eommanya taem ketembak.. hiks2.. wah ada pesan moralnya jga.. kyknya komen ini kebanyakan deh.. mian thorr… hehehe

  4. Author, bahasanya lumayan bagus. Tapi aku boleh kasih masukan kan yaa?
    Jadi gini… Mungkin akan lebih baik kalo author menggunakan tanda baca di tiap akhir kalimat. Biar kesannya ceritanya lebih hidup. Contohnya di kalimat ini : “Aduh Pak,sakit”
    kenapa ga gini : “Aduh Pak, sakit!” ? Ehehe:D

    Terus saran aku lagi, lebih baik author konsisten sama panggilan yang digunakan. Tadi pas aku baca, ada panggilan ‘eomma’ dan juga ada panggilan ‘ibu’. Kenapa ga dipilih salah satu aja? Ehehe:d
    Terakhir, mungkin lebih baik lain kali author engga usah kasih tau pesan moral dll nya.. Kenapa ga biarin reader itu yang cari pesan moral dsb nyaa? Ehehehe:D
    Sekian kritik, saran, da masukan dari saya. Kalau ada kata yang kurang berkenan, saya minta maaf, ya. Hehehe:D

    Author, jangan lupa baca+comment ff saya juga, yaa^^ Judulnya Switzerlove:) EHheehe:D

    1. yang penggunaan tanda baca di tiap akhir kalimat yg kalimat langsung itu emang gak sengaja aku pake, soalnya aku agak bingung abis kalimat langsung nya ditutup kata sesudahnya harus huruf besar ato kecil.. tapi makasih atas komennya^^

  5. komen komeeeen~~~😀
    Aku kira Taemin itu berasa Sherlock gimanaaa gitu. Trus pas baca seminar ibu hamil, ngakak bentar, tapi pas Taemin ngasih tau kalau itu sekalian menjalankan misi, langsung serius. Trus pas Taemin make pistol, serius lagi. Tapi pas inspekturnya ngejewer, aku heran. Eh, ternyata dia masih bocah =________=”
    Lugu-lugu Taeminnya dapet. Pas Taemin ambil duit, pas ngasih kata sambutan. Pas permintaan Ibunya yang langsung to the point pengen Taemin jadi artis itu lawak menurutku..xD
    Tapi sedih juga karena ibu Taemin meninggal😦

    Nah, sama kayak komen di atas, cerita ini berasa cerita anak-anak yg temanya serius. Kayak apa yaa? Bingung juga ngejelasinnya, tapi cukup unik aku rasa😉
    Baca ff ini bikin aku bingung, amu masang ekspresi serius, kocak, ato sedih gitu. Hahaha..gak papa😀 Tapi emang benar, kalo ini bukan ficlet, mungkin lebih cetaarr gitu..heheheeee…

    Aku tunggu karya lainnya Dwi. ^o^/

  6. wah, ini bener2 berasa kyk cerita anak2… idenya bagus, d…^^ ga kebayang Taemin dulunya tuh detektif cilik terkenal… kayak shinichi d conan kali, y? haha

    smua komen d atas udh bahas masukan yg mau aq kasih. perbaiki aja tekhnik penulisan ama eyd-nya. kalo ini bukan ficlet, pasti bgs banget. oh, y aq smpet bingung knp jubah hitam ngirim pesanny ke Taemin dari awal. apa ada hubungan khusus antara organisasi itu dan Taemin

    good job, by the way. keep writing!!

  7. saya suka saya suka, aku ngebayangin taemin yang masih kecil kayak waktu debbutt~ masi imut imut hahaha…
    ffnya beneran fresh banget😀 keep writing yaa Kinanti~

  8. Halo, Kinanti ^^
    Cerita kamu bagus, tapi narasinya kayaknya perlu dikembangin lagi, deh ^^
    Perluas lagi referensinya soal ide cerita, narasi, dan deskripsi, ya ^^
    Trus, coba deh Kinanti perhatiin tanda baca di cerita-cerita yang mungkin pernah Kinanti baca. Ketika hendak melanjutkan kalimat lainnya, setelah tanda baca mesti diberi spasi ^^
    Alurnya agak buru-buru, kayaknya.
    Kembangin lagi untuk karya-karya berikutnya, ya, Kinanti ^^
    Nice job!

    1. waktu mau bikin ff WFT aku bingung nanti kalo ceritanya kepanjangan harus pake part-part kan.. sedangkan waktu2 pengiriman ff WFT aku lagi sibuk-sibuk belajar buat ujian masuk SMA , jadi aku bikin aja ff ficlet ^^

      kalo ada waktu panjang insyaAllah aku bakal bikin ff sequel hahaaa ^^

  9. Ceritanya keren, trus ada pesan moral lagi,
    Tapi Alurnya kecepetan ._. Ini Ficlet ya ?

    Btw…. Keep Writing Chingu ^^ jangan lupa mampir di ep ep sebelah : We Hate (Love) You, Lee Taemin! *promosi lagi -_- *kabuurr

  10. terkadang pesan moral tersirat bukan tersurat,,, klo yang aku ambil si pesan moralnya adalah, jalani hidupmu sesuai yang kau inginkan, karena apa? klo Taem dari awal ngikutin apa kata ibunya, pasti ga akan ada ending kayak gitu khan? Tapi Taem tetep jadi detektif dan akhirnya taem dapet hadiah… *ehh ini pendapat pribadi yahh…

    untuk ficlet ini sesuai, ceritanya mulus, dan mudah dimengerti… tapi bisa dikembangkan jadi sequel, pasti akan lebih bagus lagi, karena klo kita baca conan yang serial detektif pasti ga akan ngebosenin, ya khan??

    seruuuuuu!!! and keep writing dear ^^

  11. aigoo.. Trnyata taemin d xnhi hnya brumur 12 taun? Ckckck
    Ya, sperti comment” sblumnya, alurnya trlalu cepat..
    Pemilihan kata ckup bagus kok..
    Keep writing ya ^^

  12. duh, kalo detektif ciliknya si taemin pasti unyu lucu bikin gemes ya =3
    waktu si taemin ngomong mau ikutan seminar ibu hamil, aku langsung bayanginnya taemin yg masih 12 tahun pura2 jadi ibu hamil lengkap dengan perut buncit ._.v *ditimpuk taem
    bagus chingu =) tapi alurnya rada kecepetan ._. hehehehe

  13. Itu berarti Taem nya udah terkenal ya sebelum jadi artis? Dan berarti dia udh kaya banget dong, secara dia dapet hadiah gede banget gitu..😀 wkwkwk Harusnya Taem gak usah ikut trainee, langsung debut aja.. kan udah terkenal.. Keren thorr ceritanya.. Keep Writing.. ;D *wink*

  14. #bayangin taemin cilik jadi detektif.. keingetan conan.. kawaiii
    Kasihan taemin, ibunya meninggal saat melindungi taemin. Tapi yang penting taemin jadi artis ^^v sesuai kata ibunya

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s