[WFT A] Unpredictable Moment

Tittle : Unpredictable Moment

Author : ViKeykyulov

Maincast : Lee Taemin.

Support cast : orang-orang yang terlibat dalam cerita, termasuk author.

Genre : Humor absurd, life, Adventure, Family.

Rate : G.

Length : Oneshot

Warning : Aslinya tiga episode yang dipadatkan, jadi maap kalo kepanjangan. Jadi siapin popcorn aja, siapa tahu boring.hehe Bahasa campuran, tidak sesuai EYD, banyak hal-hal yang tidak terprediksi. Siapkan hati dan siapkan diri. Mari menggila bersamaaa!!! Aaaaaaa!!! Kalau misalkan menang (ngarep do’ang. Klo gak menang ya tetep berharap menang.hahaha) ntar tak bikinin sekuelnya.. #modus.. udah ah,,, Happy Reading! Dilarang gak Ketawa ya!!!!😄

Nb. Disini Taemin pake cucunya ‘mbah google’ alias ‘google translate’ jadi bahasa indonesianya lancar ok!

 

 Unpredictable Moment1 - Taemin

 

First Moment : Terdampar

 

Swizsland.

Langit biru terlihat begitu cerah. Awan seputih kapas beriringan tampak seperti noda yang sesekali menutupi hamparan biru yang membentang. Lembutnya butiran salju, menempel pada jejak-jejak sepatu yang digunakan oleh seorang namja bermata sipit khas oriental.

“Are you ready Taemin?” Seseorang menepuk bahu laki-laki bermata sipit itu.

“Yes Sir!” Sahut Taemin si laki-laki bermata sipit.

“Nah, setelah semua peralatan ok. Silahkan naik, helicopter akan membawamu terbang.”

“Kukira aku akan naik jet milik NASA” Gumam Taemin.

“Memangnya mau skydiving dari bulan.” Salah seorang staff yang mendengar gumaman Taemin menyahut dengan geli.

“Ah… ide bagus. Skydiving dari bulan. Siapa tahu aku bertemu Neil Amstrong disana. Atau bertemu alien, nanti kuajak mereka goyang Gangnam Style. Hahaha” namja itu terkekeh, geli sendiri mendengar ucapannya.

“Ada-ada aja kau Tae… sudah sana masuk. Tunggu 20 tahun lagi kalau mau skydiving dari bulan. Lagipula, setahuku Neil Amstrong sudah meninggal. Memangnya kau mau ketemu sama arwahnya.” Pria dengan kamera besar ditangannya itu mendorong tubuh Taemin untuk segera masuk kedalam helicopter.

“Bye..bye… huuu.. aku akan terbang seperti burung.” Taemin menjerit dengan kegirangan. Melonjak-lonjak bahagia saat kakinya menapaki lantai helicopter.

Drngg,,,, drnggg,,… suara mesin helicopter mengaung.

“Woaaa…. Woaaa… Semuanya terlihat kecil. Anyeong!” lagi, Taemin melambaikan tangan dengan gembira saat dia sudah mencapi ketinggian 20 meter.

Helicopter terus menderu semakin tinggi membawa Taemin dengan ke-excited-annya yang berlebihan.

“Kita sudah menemukan titik yang tepat untuk pendaratan.” Suara co-pilot menghentikan gumaman-gumaman takjub maknae SHINee itu.

“Kita berada diketinggian berapa?” Tiba-tiba sekujur tubuh Taemin menegang saat pintu dibuka. Perasaan senang dan riangnya langsung berubah sedikit gusar.

“Kita berada pada 9800 kaki dari permukaan laut.”

“APA? Seetinggi itu… ya ampun!!” Dengan ngeri, Taemin melongok kebawah. Hanya hamparan pegunungan bersalju yang terlihat. Membuat nyalinya sedikit menciut.

“Sudah siap Taemin?”

“Tunggu sebentar…” Taemin menahan lengan sang instruktur yang berniat mendorong tubuhnya. Mulutnya berkomat-kamit tak jelas. Sepertinya sedang berdo’a. Kemudian matanya terbuka dan berkata.

“Bolehkan aku mengucapkan kata-kata terakhir sebelum terjun, buat jaga-jaga. Ternyata cukup mengerikan melihat ke bawah sana. Bagaimana kalau aku jatuh, terperosok kedalam jurang. Tak bisa ditemukan. Membeku dan menjadi fosil. Dan baru akan ditemukam oleh ilmuan 2000 tahun lagi. Lalu menjadi bahan penelitian dengan judul ‘fosil member SHINee yang paling tampan berhasil ditemukan dalam keadaan utuh dengan posisi gangnam style.’ Kan itu tidak lucu.”

“Belebihan kau ini.” Tegur sang cameramen yang hanya bisa geleng-geleng kepala melihat ke absurd-an anak didik Lee Sooman ini.

“Untuk Onew hyung, maaf. Kemarin aku yang menghabiskan ayammu. Jonghyun hyung, gitarmu ada didalam gudang, kemarin aku lupa mengembalikan padamu. Key hyungie, boxer polkadot hijaunya ada didalam lemari atas dikamarku. Kalau aku selamat, kupinjam lagi ya. Dan untuk Minho hyung, PSP-mu aku yang merusakkan. Hehe.. maaf. Dan untuk Roo, besok-besok lagi kalau Key hyung lupa memberimu makan, gigit saja kakinya. Ok! Dan unt—“

“Kelamaan Taemin!” Dengan tak sabar, cameramen tadi langsung mendorong tubuh instructur yang duduk dibelakang Taemin keluar dari heli, yang otomatis membuat tubuh namja penyuka susu pisang itu ikut melayang diudara.

“HUWAAAAAAAA…. UNTUK LEE SOOMAN SAJANGNIM!! AKU MINTA GAJIKU DINAIKKAN SETELAH INI!!” Taemin melanjutkan wasiatnya sembari berteriak panjang. Merasakan adrenalinnya terpacu dengan kencang begitu merasakan angin yang berhembus. Matanya terbelalak lebar. Sensasinya begitu luar biasa.

“Its crazy!! Crazyyy!!” Teriaknya lagi. Tangannya terentang bagai burung yang terbang bebas dia angkasa.

“WALAU MENAKUTKAN! AKU MAU TERJUN DARI BULANNNN!!!!!”

“Ini benar-benar gila! Neomu michiyoseo~…” Adrenalinnya terpacu. Rasa takut, ngeri, menantang, kegembiraan, kepuasan dan sejuta rasa lainnya bercampur aduk menjadi satu. Dia benar-benar tak bisa melukiskannya. Ah… ini menyenangkan. Tubuhnya melayang, semakin turun. Hingga parasut di buka, Taemin masih belum menyadari bahwa sebentar lagi dia akan mendarat.

“Aaaaaaa….!!!!” Teriaknya lagi saat ketinggian mulai terkikis.

“God Job Taemin!!” Puji beberapa kru begitu dia dan instrukturnya mendarat dengan selamat.

“Aduh… kepalaku pusing. Apakah di otakku ada yang konslet. Oh… “ Taemin masih memegangi kepalanya. Jalannya sedikit terhuyung. “Crazy! Totallay crazy!” Decak Taemin.

“Oh.. tunggu, kenapa semuanya berputar. Kenapa aku ingin goyang gangnam style… oh.” Taemin meracau sendiri.

“Lee Taemin… are you ok!!” Sang Instruktur melihatnya dengan cemas.

“Yes… I’m A right!!” Taemin berjalan menjauh. Dunianya masih berputar. Kemudian namja dengan panggilan makdongie itu mendudukkan tubuhnya diatas salju.

“Taemin… kamu kenapa?” Salah satu staff yeoja mendekatinya.

“Tidak… tidak apa-apa. Cuma pengen duduk diatas salju. Hehe.. dingin, enak.” Jawab Taemin absurd.

“Oh…” Respon wanita berambut hitam itu. Jawaban yang aneh, pikirnya.

“Nah Taemin… ini tiket dan semua keperluanmu. Maaf, kita harus berpisah disini.” Tiba-tiba Ketua tim menyodorkan sebuah amplop coklat besar.”

“Eh… ini sudah selesai ya.” Heran Taemin.

“Iyap… karena kami harus langsung ke Jepang menggantikan beberap staff yang bersama Jonghyun. Jadi kami nggak bisa antar kamu ke Korea. Maaf ya Tae!!”

“Iya… santai saja hyung. Semuanya serahkan padaku.” Sambut Taemin dengan suka cita. Suatu prestise untuk seorang Lee Taemin, setelah berhasil sky diving –meski tidak dari bulan. Kini Taemin kembali ditantang untuk bisa pulang dari Swiss ke Korea sendiri –tanpa manajer, tanpa kru dan tanpa keempat hyungnya. Yeah ‘I Like Challenge’.

.

.

.

.

Kini Taemin sudah bersiap di bandara International Swiss. Dan ternyata efek berputar yang dialami pasca Skydiving masih berlanjut bahkan sampai ia sudah duduk di kursi tunggu bandara. Dengan cerobohnya, Taemin menaruh amplop coklat yang berisi tiket dan seperangkatnya di kursi disampingnya saat dia mencoba mengecek ponselnya. Lima belas menit berselang, pemberitahuan pemberangkatan berkumandang. Taemin berdiri tanpa menyadari bahwa ia salah mengambil amplop. Dengan santainya melenggang. Kemudian berjalan menuju boarding pass.

“Nomor penerbangan 4071. Silahkan kesini.” Ujar petugas embarkasi saat melihat surat-surat dan tiket yang ditunjukkan Taemin. Tak ada rasa curiga, dance machine SHINee itu masuk kedalam pesawat sesuai arahan sang petugas.

Masih merasa sedikit pusing, Taemin mencoba tidur dengan nyaman di tempat duduknya. Tanpa menyadari bahwa Pesawat yang dinaikinya berputar melewati daratan Eropa, memasuki kawasan Asia lalu Korea Selatan, langsung menuju daratan pulau Singapura. Pesawat berputar sebentar tanpa berniat menurunkan penumpang, kemudian take off kembali.

Setengah jam berselang, pesawat dengan logo garuda itu bersiap landing.

.

.

.

“Eh… sudah sampai ya!” Pemuda berkulit putih dengan mata sipit khas itu meregangkan badannya. Kemudian turun dari pesawat mengikuti penumpang lainnya.

“Ada yang aneh!” Gumamnya seraya berjalan menuju ke dalam bandara. Masih di escalator. “Ini seperti bukan di Incheon. Gerah sekali”. Setelah itu dia kembali berjalan. Kedua tangannya mengipas-ngipas wajahnya yang memerah kepanasan.

“HAH!! Benar! Ini bukan Incheon. Dimana ini?” Mata coklatnya berputar mengawasi sekitar. Membeliak kaget.

“Aish… sebenarnya ini dimana?” Taemin mendesah. Semakin bingung, sedari tadi dia berputar-putar, bolak-balik didalam bandara hampir 1 jam dan belum juga menemukan pintu keluar. “Bandara Seokarno – Hatta” akhirnya Taemin menemukan titik terang saat membaca papan reklame. “Ahaa… aku punya ide. Pabbo Taemin, kenapa tidak terpikirkan dari tadi. Tanya dengan mbah google yang sakti.” Gerutunya sendiri. Lalu dia mengeluarkan ponsel dan sayangnya sang ponsel langsung mati begitu di aktifkan. Classic story, baterai habis. Lupa di charger.

Aish… Not Nice.” Gerutunya dengan kecewa. Duduk dengan lesu di kursi tunggu. Persis anak kecil yang kehilangan ibunya.

 “Nak… sedang apa?” Seseorang menegur Taemin dengan bahasa yang sama sekali tak ia pahami. Oh, Tuhan! Dibelahan bumi mana dia terdampar sebenarnya. Taemin menatap pria berseragam hitam dengan id card bergambar seperti diamond. Matanya mengerjap bingung, tanpa sadar mengeluarkan tatapan memelas bak anak kucing yang kehilangan induknya.

‘Dih… ni anak imut banget sih. Kalau di orbitin jadi artis lumayan, mana tampangnya kayak orang Korea sana. Bisa jadi BB ngetop nih kalo didebutin.’ Batin si pria berseragam itu. Menelusuri tubuh Taemin dari atas kebawah.

Are you…” ucapan si pria terhenti, ‘tersesat bahasa inggrisnya apa sih. Nyesel dulu kalau pelajaran bahasa inggris lebih milih baca novel.’ Batinnya lagi.

Do You come from?” Akhirnya si pria mengganti pertanyaannya.

Taemin, sedikit banyak paham maksud si pria itu. “Oh… Korea… hangguk. You know me?” Telunjuk Taemin mengarah pada wajahnya sendiri, berharap orang dihadapannya ini mengenali bahwa dia adalah maknae SHINee, ayolah! Masa bapak ini tidak tahu SHINee, Boyband dari Korea yang memiliki lima member, dan dia adalah member paling bungsu yang terganteng.

No… who are you?” Si pria menggeleng. Tak mengenali, ‘tapi dia dari Korea. Dan jangan-jangan anaknya presiden Korea Utara. Oh, sepertinya aku harus hati-hati.’

‘Dih… nih Ahjussi gak up date. Huh.. kudet. Masa SHINee aja gak kenal. Apa kata dunia’ oceh Taemin dalam hati.

“SHINee… personel SHINee. You know SHINee? Suju? DBSK? SNSD?”

Ah… sorry I Don’t Know.”

‘Aduh… bagaimana ini. Aku tersesat, mana lapar lagi. Aku kan tidak punya uang.’ Sedari tadi Taemin suka sekali bermonolog dengan dirinya sendri. Lalu menekuk wajahnya, kedua tangannya mengusap perutnya yang berbunyi dengan nyaring.

“Kryuukkk~”

“Hehe…” Taemin tertawa garing.

Are you hungry?” si Bapak memperagakan pertanyaannya, kedua tangan bergerak seperti orang makan. Yang ditanya hanya bisa nyengir dengan indah.

Oke… Follow me.” Tanpa penolakan berarti, si bapak-yang sampai sekarang belum ketahuan siapa namanya itu- menarik lengan Taemin menuju pintu keluar. Kemudian berjalan dan menyebrang  jalan raya besar didepan bandara. Dan anehnya Taemin sama sekali tidak curiga, bagaimana kalau bapak ini penjahat, komplotan Human traficcking, terus Taemin dijual, jadi budak. Kerja tidak digaji. Oh, No!!. ‘Jangan khawatir, instingku berkata orang ini baik kok’. Inner Taemin –lagi.

Keduanya memasuki kedai bertulis “Warung Pekalongan mbak Rahayu”.

Sit down here… please!” Pinta si bapak-yang sampai sekarang belum ketahuan siapa namanya itu- kepada Taemin.

“Mbak Yayuk… megono kaleh nggeh. Teh anget ambek gorengan. Jo lali tambahane ayam. )* Pesan si bapak-yang sampai sekarang belum ketahuan siapa namanya itu- kepada wanita muda yang menyambutnya di dalam warung.

Eh… Mas Bambang. Kaleh sinten iku. Jan Guanteng tenane loh mas.” Mbak Yayuk yang melihat Taemin langsung ternganga, tersepona eh maksudnya terpesona pada pandangan pertama.

ANGGIE!!…Gie.. meneo jal!!” Tiba-tiba mbak Yayuk berteriak –dengan aksen jawa medognya- memanggil seseorang, entah  adiknya atau anaknya. Si bapak –yang sudah diketahui bernama Bambang itu menutup telinga dengan kaget diikuti Taemin setelahnya. Namja tampan itu mengedarkan pandangannya dengan takjub, terlihat gambar seperti kain yang begitu rumit dan berwarna-warni –baca: Batik. ‘Keren’ puji Taemin.

Opo tho mbak… aku kan lagi asah-asah. Ra reti repot opo yo, kan—“ Tiba-tiba peremuan yang dipanggilnya Anggie itu melotot begitu melihat siapa yang tengah duduk dengan tampang innocent.

“Mirip Lee Taemin!!!” Gumamnya tanpa sadar. “HAH!! LEE TAEMIN!! LEE TAEMIN YANG ITU!!” Teriak Anggie dengan histeris. “Aku pasti mimpi… oh my god! Oh Noo… nan michieoso~” Gadis muda itu menepuk pipinya berkali-kali, masih tak percaya.

“SHINee… Taemin?” Anggie masih membuka matanya lebar-lebar. Berjalan mendekat kearah Taemin.

You know me?” Tanya Taemin dengan bingung karena gadis yang baru saja berteriak dengan histeris itu mendekatinya. “Hu’uh…” Anggie mengangguk beberapa kali. Masih terpana, merekam dengan sungguh-sungguh tiap inci wajah yang selama ini hanya bisa dia lihat lewat layar computer di warnet sebelah.

“Nggie… Kamu kenal anak malang ini.” Pak Bambang bertanya.

“Ih…pak Bambang Kudet banget sih. Dia ini anggota boyband Korea yang terkenal itu. SHINee. Ah, aku penasaran. Boleh colek dikit dong?” Langsung saja Anggie mencolek pipi Taemin. What!! Mencolek pipi super star paling diminati abad ini. Sepertinya setelah ini jarinya tidak akan dicuci berminggu-minggu.

“Lembut… hihihi! Pipinya Taemin aja udah lembut, gimana pipi Onew yang terkenal kayak Tahu.”

“Anggie… “

“Ya!” yang di panggil menoleh sebentar. Tapi langsung kembali menatap Taemin dengan tampang mupeng –kayak wajah Onew dan Minho di MV Why So Serious.

“Dia ini siapa, kok kayaknya kamu kenal banget.” Tanya Mas Bambang dengan penasaran.

“Dia ini…” Anggie menunjuk wajah Taemin dengan semangat berlebihan membuat yang ditunjuk menarik wajahnya menjauh 50 centi. “Member terakhir, termuda, alias maknae dari boyband fenomenal yang cetar badai membahana mengguncang dunia tralalala… SHINee LEE TAEMN!!”

“WAH!! KEREN!! MEREKA ITU MEMANG LUAR BIASA!!” Respon Mas Bambang gak kalah semangatnya.

“Hebat!! Memangnya mas Bambang kenal SHINee tho!!” Komentar mbak Yayuk dengan takjub.

“Enggak… emang SHINee siapa sih?” Sahut mas Bambang Innocent.

Toeng!!

Anggie, Taemin dan Mbak Yayuk Sweet drop berjamaah.

“Kirain…Capek deh!! Tau ah gelap. Nah Taemin neomu Metjyoe… jangkamanyo~” Walaupun bahasa Koreanya pas-pasan (cuman bermodal belajar dari FF yang sering dia baca), Anggie dengan pedenya cuap-cuap pake Hangguk. Lalu melesat secepat kilat menuju kedalam.

“TARAA~” Tak lama berselang, gadis itu keluar lagi dengan membawa poster jumbo bergambar Key dan tempat album Fire –tanpa kaset yang dia beli dari tukang loak di pasar Minggu.

“Key hyung~” Alis Taemin berkerut bingung saat Anggie mengulurkan poster itu padanya. Masa iya dia harus tanda tangan di posternya Key. Yang benar aja.

“Hehe… karena aku nggak punya poster kamu. Jadi, tanda tangannya disini aja ya. Gak papa kan.” Anggie membalas pertanyaan Taemin dengan cengiran indah.

‘Dasar fans girls gak modal’ Inner Taemin. bukannya menandatangani poster berwajah hyung-nya yang ketiga itu, Taemin justru mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. “Nah… ini untukmu.” Sebuah kotak di ulurkan pada Anggie. Album Dream girl original dengan cover si Tampan nan mempesona Lee Taemin.

“AH!! Beneran buat aku? Album dream Girl original. Gumawo Taemin, jeongmal gumawo~” Entah sengaja atau reflek, Anggie memeluk Taemin dengan girang.

“Iya… iya.. sama-sama.” Sambut Taemin balas menepuk kepala fansnya -atau fans Key. Dan mengerang dengan sakit –Anggie memeluknya dengan sangat erat.

.

.

.

“Makanmu lahap sekali nak. Ayo tambah lagi.” Mas bambang tersenyum geli. Melihat Taemin menghabiskan sepiring nasi dengan cepat. ‘maklum, di Korea sana tidak ada SMS, alias ‘sego megono sambel’ inner pak bambang.

“Mas Taemin… kamu mau dapat uang banyak apa nggak?” Tanya Mas Bambang begitu Taemin sudah menandaskan minumannya yang merupakan minuman kebanggaan orang Indonesia –ice tea. Dan tadi Taemin dipanggil mas? Nggak salah tuh –ah, abaikan.

Sambil makan, tanpa sadar Taemin sudah menceritakan kisah asal mula danau Toba, eh salah. Maksudnya asal mula ia terdampar di bandara Seotta yang tentu saja dengan bantuan ‘Cucunya’ mbah google alias Google translet.

“Uang?” Taemin mengerut bingung.

“Money?” Jempol dan telunjuk Mas Bambang bergerak, menunjukkan gerakan khas memegang uang.

“Kamu ikut acara di TV Indonesia ya… lumayan. Nanti bayarannya bisa buat ongkos kamu pulang ke Korea. Gimana?”

“Baiklah… saya setuju. Terima kasih bantuannya Bambang ahjussi.” Sungguh, Taemin sangat berterima kasih pada Bambang ahjussi ini. Juga pada Anggie, coba saja kalau dia tidak ketemu mereka. Pasti dia sudah jadi gelandangan di Jakarta. Yang pastinya akan masuk Guiness book record sebagai gelandangan paling tampan dan menggemaskan sepanjang masa.

“Mas… saya punya barang bagus. Dijamin setelah ini rating acara kita bakalan melambung tinggi. Tahu Boyband Korea kan? Nah, kita bisa datengin salah satu member dari Boyband fenomenal Korea Selatan itu. Jangan khawatir, soal honor bisa diatur. Serahkan padaku semuanya. Ok!! Besok aku ke kantor.”

Mas Bambang mengakhiri pembicaraannya di telepon. Tersenyum ramah pada Taemin, kemudian meminta bon ke pemilik warung. Lalu terkekeh geli melihat tingkah absurd Anggie yang masih melayang di langit ketujuh akibat perbuatan Taemin. Benar-benar ‘virus’ berbahaya pemuda satu ini. Batinnya.

.

.

.

.

 

@@@

 

London, Inggris.

“APA!!!” Suara namja penghuni sebuah penginapan di daerah Pinggiran kota London itu menjerit tak percaya.

“Benar Key… kami baru dapat laporannya tadi pagi. Seharusnya Taemin sudah sampai di Korea kemarin malam.”

“GIMANA BISA!! Kalian ceroboh. Kalau terjadi apa-apa pada Taemin, kalian kami tuntut. Lihat saja!!” Namja berambut pirang absurd itu menatap si pemberi informasi itu dengan pandangan berkilat. Kemudian mengambil ponselnya dengan tergesa.

“ONEW HYUNG!!! TAEMIN HILANG!!” teriaknya dengan kencang.

Hokkaido, Jepang.

“AH… JINJA!!” Teriakan namja berahang khas dino itu mengagetkan beberapa kru yang masih bersiap.

“Jangan bercanda Onew hyung!!”

“APA!!! TAEMIN HILANG!!!” Kali ini teriakkannya naik tiga oktaf.

“Baik… baik… hari ini juga aku kembali ke Korea.” Jonghyun menutup ponselnya. Kemudian membuka aplikasi twitter. Mengaploud foto Taemin bersama pisang.

@realjonghyun : Bingung… oh pisangku… kemana kau pergi. Twit terbaru Kim Jonghyun.

Krabi Island, agi.mnya  Taemin pun jadi.” membereskan barang-barang yang disebutkan tadi kedalam tas.

Thailand

“Ish.. kau itu kemana Taemin.” Leader ganteng kita ini mengacak rambutnya bingung. ‘Bingung… bingung… aku jadi bingung.’ Lirihnya sambil bernyanyi.

“Jangan mencoba merebut posisiku maknae… hanya aku yang boleh jadi sangtae!!” Lanjutnya dengan tegas.

“Hei… kau tahu kemana Taemin pergi?” Tanya Onew pada sebelahnya.

 “Jawab dong… kok nggak di jawab.” Tumbuh tanduk satu dikepalanya. Lima menit berlalu.

 “Ya! Aku kan menunggu jawabanmu. Malah diem.” Dua tanduk mulai muncul.

Krik…

Krik…

Krik…

“ DASAR KURA-KURA PEMALAS!! Jawab pertanyaan aja ogah! Mirip Yesung hyung.”

Toeng!!!

Ternyata dari tadi leadernim kita ini bertanya pada seekor kura-kura. ‘Demi Ddangkoma yang sedang pertapa, tolong sembuhkan kesangtean uri dubu sekarang juga.’

Lalu Onew mengeluarkan ponselnya. Dan bersiap untuk….

“MINHOOO!! BURUAN GIH PULANG!! TAEMIN HILANG!!”

 

@@@

 

 

Kesesi, Pekalongan, Indonesia.

“Girls, Girls, Girls
nae-gen neomu eoryeoun geol
Girls, Girls, Girls
cheongmal hanado moreuneun geol
uri-ga allyeojul-ke—”

-Klik!-

Lagu yang mengalun dari televise itu terpotong.

“Ya!! Ganti yang tadi… lagu SHINee.” Seorang gadis merebut remot yang dipegang adiknya.

“Apa sih…” protes sang adik. Dengan manyun, mengganti channel TV.

“Eh… beneran SHINee.” Gadis itu melonjak kegirangan. Di televisi tampak wajah salah satu member SHINee yang bernama Lee Taemin.

“Empat Mata edisi special Lee Taemin. Senin, pukul 21.00. AAA!! Iku beneran!!”

“Mbak Evi Lebay!!!”

 

Bekasi, Jawa Barat.

Itu Beneran Lee Taemin!! Lee Taemin di Indonesia.”  Langsung mengambil BB-nya.

“Rempong girls : KYAAA!!! Taemin di Indonesia. Jadi guest Bukan Empat mata.” Dia messege di WA.

“AKU HARUS NONTON BABY!!! SECARA LIVE!”

 

Bogor Jawa Barat.

“AH…. Aku tidak bisa lihat!” giliran gadis lain yang meratap dengan penuh kesedihan. Menatap foto Taemin sendu.

“Taemin~ah… kapan aku bisa bertemu denganmu.”

“Kaniaaaa!!!! Angkat jemuran!! Hujan tuh diluar.” Suara teriakan wanita sedikit tua –baya, mengintrupsi lagu sedih gadis bernama Kania.

 

Gang Kelinci, Jakarta Barat.

“Ha… itu beneran. Lee Taemin? SUMPEH LO?!!” Lagi, seseorang memekik tak percaya.

“Pletak!!”

Sebuah sandal melayang.

“Adauw!!”

“Jangan berisik… emak lu lagi sakit noh!!”

 

Cakung, Jakarta Utara.

“Ulalala… ulalalala… nggak sabar mau nonton Taemin di TV. Light Stick udah! Kaos Official udah. Kamera udah.” Terlihat gadis manis berambut panjang membereskan barang-barang yang disebutkan tadi kedalam tas.

“Walaupun bukan Minho… tapi gak apa-apa lah. Gak ada rotan akar pun jadi. Gak ada Minho, Taemin pun jadi.” Gumamnya lagi.

Dan dikota-kota lainnya pun sama, dari Semarang, Magelang, Madiun, Surabaya. Bahkan luar jawa seperti Medan, Padang Pariaman, Banjarmasin, Kutai dan Bali. Banyak gadis-gadis muda yang berteriak histeris jika melihat iklan acara di salah satu stasiun TV swasta itu.

.

.

.

Dan sejak ditayangkannya iklan acara (Bukan) Empat Mata dimana tertulis special guest starnya Lee Taemin. Langsung, nama Taemin dan (Bukan) Empat Mata menjadi buah bibir di Indonesia –buah yang hasilnya tidak bisa dimakan. Di twitter menjadi tranding topic dengan hastag #TAEMINBUKAN4MATA. Bagi shawol Indonesia, bagaikan mendapat durian runtuh, atau menemukan oase di tengah gurun Sahara. Kesempatan ini digunakan dengan baik untuk mereka-mereka yang sangat ingin bertemu dengan Taemin secara langsung.

@@@

Moment 2 ; Bukan Empat mata. Ready!

Para kru dan pengisi acara sudah menempati posisi masing-masing. Lighting studio mulai dinyalakan. Penonton sudah duduk dengan rapi.

“Bukan Empat Mata special Lee Taemin, READY!!” Teriak ketua tim produksi.

.

1…

.

2…

.

3…

Action!!!

“Pe- pemirsa… bagaimana kabarnya malam ini.” (Tukul berjalan ke depan, camera close up, back song 2NE1 I’am the best.)

“Sungguh, malam ini begitu istimewa. Bukan empat mata edisi special, se-special seluruh penonton yang sudah hadir di studio, dari sabang sampai merauke, dari rawa belong sampe rawa bangke semuanya perempuan-perempuan cantik. Luar biasa! Beri applaus!!”

(Penonton : Eaa… eaaa…)

“Saya merasa kembali muda… hahaha… fresh, berasa umur saya masih 17 tahun.” Kekeh Mas Tukul.

 (Penonton tertawa)

“Loh… memang iya… 17 tahun. Gak percaya, Tanya susi sana.”

 “Betul 17 tahun, tapi lebihnya 50 tahun.” Peppy menyahuti.

“Puas… puas.” Mulut Mas Tukul mangap lebar “Kembali ke laptop! Pemirsa, tema kita malam ini adalah masa muda. Young time.”

“Tamu saya malam ini, begitu luar biasa. Di usianya yang masih terbilang muda. Dia sudah begitu banyak dikenal masyarakat dunia. Wajahnya tampan, sebelas dua belas dengan saya lah. (Wuuu…. Penonton bersorak), dan bagi kalian yang perempuan, bersiaplah untuk menjerit bersama.”

“Please Welcome!! LEE TAEMIN!!” Suara Mas Tukul menghilang ditelan riuh sambutan penonton yang 99 % adalah kpopers.

(Taemin muncul, dengan balutan kaos biru muda ditutup hoodie dengan rambut berwarna dark brown yang ditata acak. Dia terlihat begitu luar biasa tampan dan Manly tentu saja.)

Nal nochi anneun noonbichi isseo
Noonmuri saljjak maechyeo areumdaweo your eyes

Geu du noon sokaen seulpeumdo isseo
Geugae mweonji da algo shipeo
Neo ae modeun geol gamssa aneulgae
Ipsoori dahtneun e soongan

Suara Taemin mengalun dengan indah. Membuai semua telinga yang mendengarkan. Hingga tanpa sadar, seluruh penonton ikut bernyanyi bersama.

Areumdaweo
Ne sangchyeokkajido na aegae jweo
Areumdaweo
Neo ae geu jonjaega areumdaweo girl

“TAEMIN! TAEMIN! TAEMIN!” (Suasana seketika bergemuruh, semua penonton yang didominasi yoeja itu berdiri, ada yang berteriak, bertepuk tangan dan histeris melihat dari dekat betapa mempesonanya maknae SHINee itu. Terlebih saat di akhir lagu, namja penyuka banana milk itu mengerling atau bahasa kerennya memberikan wink. dibangku belakang bahkan sudah ada yang megap-megap, ternganga, silau, bahkan pingsan ditempat terkena radiasi sinar Ultra Taeminografi.)

Taemin masih berdiri ditengah panggung, kemudian sang mc –Mas Tukul mendekatinya. Memandanginya dengan tatapan takjub. ‘kayaknya cocok jadi mantu’ inner MC yang dikabarkan mirip dengan salah satu penghuni laut bernama Arwana.

“Lee Taemin! The youngest on SHINee… how are you Son?” Mas Tukul sok English. Menarik Taemin dan mempersilahkannya duduk.

“I’m Fine.” Sahut Taemin yang sudah duduk di sofa panjang disamping kursi Mas Tukul.

“Owoooo….” Olla Ramlan -sebagai co-host- yang baru muncul langsung menjerit tak percaya melihat makhluk tuhan yang paling tampan dihadapannya.

“Mas Tukul… ini orang asli?” Tanya Olla tak percaya.

“Asli lah… si Peppy tuh yang jejadian.” Tukul menimpali. Taemin yang tak mengerti ocehan host dan dua co-hostnya itu hanya bisa tertawa hambar. Maklum, ‘cucunya’ mbah google gak bisa translate omongan gak penting –upss…

“Di Korea masih ada 4 lagi yang begini.” Mas tukul menunjuk Taemin.

“Maksudnya?” Olla masih dengan ekspresi mupeng.

“Lah iya… Lee Taemin inikan maknae-nya SHINee, kakaknya masih ada 4 yang nggak kalah cakepnya.”

“Ah… mas Tukul!! Aku mau!” Olla bergenit-genit ria yang langsung mendapat geraman marah dari seluruh penonton di studio.

“Huss… huss.. ingat yang dirumah!” Timpal Peppy iseng.

“Baiklah Pemirsa… pe-pe mir-mir sa-sa… pemirsa.”

“Eaaa… Eaaa… Eaaa..” jarkon andalan Mas Tukul.

“ Kita lihat profil Lee Taemin dan SHINee sekilas.” Semua mata terarah pada layar besar dibelakang Taemin, menampilkan profil Lee Taemin dan beberapa foto transformasi dari awal debut sampai come back Dream girls. (Back sound Runaway – SHINee)

“Kelahiran 93… masih muda sekali.” Komentar Olla Ramlan.

“Nah… yang ini profil saudara Taemin di SHINee. Ada Onew, Jonghyun, Key, Minho.”

“Hoaaahhh….” Lagi, penonton bersorak melihat foto 4 member SHINee lainnya.

“Satu hal, yang membuat diriku kagum dari Boyband Korea adalah latihan mereka sebelum debut. Untuk Lee Taemin sendiri, cerita sedikit tentang pengalaman Trainee sebelum akhirnya menjadi bagian dari SHINee.” Mas Tukul mengalihkan matanya dari layar laptop kearah Taemin.

“Kami memulai Trainee sejak kami masih duduk di bangku sekolah. Aku bergabung dengan SM tahun 2005.”

“Tahun 2005. Itu delapan tahun yang lalu. Umur berapa saat itu?” Mas Tukul terlihat begitu penasaran.

“Kira-kira umur 13 tahun. Masih middle School. Tiga tahun menjalani Trainee, pada Tahun 2008 aku debut bersama Onew hyung, Jonghyun hyung, Key hyung dan Minho hyung dalam SHINee.” Taemin meneruskan ceritanya.

“Hyung… hyung itu apa sih?” Peppy menyela. Kayaknya Mas Peppy ini dari tadi sukanya nyela, jangan-jangan emang digaji buat jadi penyela nih.

“Kakak!!” jawab Penonton sedikit gemas. Ayolah, mereka kan sedang asyik mendengarkan cerita Taemin. walaupun sudah hafal didalam kepala –kalau diluar kepala sama aja lupa- dengan cerita masalalu Taemin, tapi denger langsung rasanya pasti berbeda.

Trainee selama tiga tahun, baru kemudian debut. Patut kita contoh, totalitas mereka benar-benar mengagumkan. Dari 2008 sampai sekarang, berarti sudah lima tahun. Kan dirimu itu, menjadi member termuda, juga SHINee punya 5 member yang artinya ada banyak perbedaan diantara kalian. Gimana tuh cara kalian menghadapi perbedaan diantara kalian agar terlihat begitu kompak.”

“Aku dan keempat hyungku, kami berusaha saling memahami satu sama lain. Hidup bersama lebih dari lima tahun membuat kami menjadi begitu dekat. Mereka sudah seperti saudara kandungku. Bukan lagi sekedar rekan kerja. We are big Family.”

“Wah luar bisa sekali, dari rekan kerja menjadi saudara. Jadi kepengin ketemu sama keempat member SHINee lainnya. Beri Applause!!” komentar Mas Tukul.

“Mas… sekalian aja datengin member SHINee lainnya” Ujar salah satu penonton yang duduk lesehan tak jauh dari kursi mas Tukul.

“ONEW!!” Pasti yang berteriak dari MVP’s.

“JONGHYUN!!” Seru Blingers, tapi tak tahu juga kalau ada yang bukan blingers.

“KEY!!! KEY!!” Lockets tak mau kalah termasuk Vikey yang ikutan teriak dari depan TV.

“MINHO!!!” Teriakan paling kencang berada di deretan tengah. Gadis itu terlihat mencolok dengan kaos bertuliskan LUMINHO FOREVER. Kayaknya dia lupa –entah sengaja- kalau yang jadi tamu sekarang ini Taemin. Bukan Minho.

”Sekalian saja SUJU, EXO, SNSD. Pasti rating kita tambah naik.” Timpal salah satu penonton perempuan.

“SETUJU!!!!” Sorak seluruh penonton kemudian.

“Tak datengi mereka, tapi kalian semua yang patungan buat bayar honornya? Gimana?” Mas Tukul menanggapi. Memberikan penawaran yang sangat tidak menguntungkan.

“Yeee… kalo kita yang bayarin honornya mah sama aja.” Seloroh penonton lain dengan logat sunda kental.

“Tenang aja… ntar aku ikut bantuin.” Mas Peppy ikut bersuara.

“Beneran mas??” Koor penonton lagi. Harapan sedikit berkibar.

“Bantu do’ain maksudnya… hehe.” Mas Peppy nyengir indah.

“Huuu~ PHP!!” Mas Peppy kena sorak.

“Apaan tuh PHP?”

“PEMBERI HARAPAN PALSU!!”

“Anak muda jaman sekarang kreatif-kreatif ya. PHP, pemberi harapan palsu. HTS, hubungan tanpa status. Sekarang TGS ajalah.”

“TGS? Apaan lagi tuh.”

“Tukul ganteng sekali.”

“HUUU~… salah itu mas. Yang bener, TGS itu TAEMIN GANTENG SEKALI!!” Protes gadis yang berada di dekat mas Tukul –lagi.

“Prok!! Prok!!” Tepuk tangan membahana.

“Puas… puas…” Mulut Mas Tukul kembali mangap.

“Kembali ke Lap..top!” Teriak mas Tukul dengan gerakan andalannya. Jari tengah dan jari telunjuk mengacung kedepan.

“Berbicara tentang K-pop, Korean pop. Biasanya terbatas pada lagu, performs mereka yang luar biasa energic dan denger-denger SHINee itu masuk salah satu boyband yang sering di cover dance oleh banyak penggemar didunia. Betul itu?”

“Ya!!” Jawab Taemin dengan wajah gembira –untung ada Google translet-, sesekali Taemin menatap keseluruh penonton. Menebarkan binar-binar sinar ultra Taeminografi-nya.

“Tapi, Bukan Empat Mata biasanya membahas hal-hal luar biasa. Jadi, malam ini yang akan kita bahas adalah salah satu bentuk kecintaan fans pada idola yaitu Fanfiction.”

“Ada yang belum pernah denger istilah Fanfiction?” Mas Tukul bertanya pada penonton.

“Saya sudah Mas!” jawab Peppy.

“Hah!! Kamu tahu Fanfiction Pep? Luar biasa!!”

“Loh.. kan tanyanya siapa yang pernah denger. Ya aku kan denger dari Mas Tukul barusan.”

“Huu… dasar!!”

“Speak-speak so’al fanfiction, Lee Taemin sendiri pernahkah mendengar atau tahu tentang fanfiction ini.” Kini perhatian Mas Tukul tercurah pada Taemin.

“Fanfiction…” Taemin memasang pose berpikir. “Sekilas pernah dengar dan pernah iseng-iseng membaca juga. Jadi, semacam cerita fiksi yang dibuat oleh fans dengan tokoh dari idola mereka.” Lanjutnya dengan senyum mengembang, yang lagi-lagi membuat seluruh studio bergetar karena riuhnya suara penonton.

“Seperti yang dikatakan tamu ganteng saya ini, fanfiction kurang lebih seperti itu. Cerita karangan fans dengan tokoh salah satu idola mereka. Dan ternyata, di Indonesia sendiri ada begitu banyak fanfiction dengan tokoh artis-artis kpop termasuk SHINee. Coba perhatikan layar! Nah ini contoh salah satu blog yang menampung Fanfiction kiriman fans salah satu boyband korea.”

Layar LED yang terletak dibelakang set kursi menampilkan beberapa blog yang memuat fanfiction. Dan tampak ditelevisi, gambarnya menjadi full screen.

“Ini tokohnya Super Junior, Cho Kyuhyun. Kemudian ada 2PM. Bigbang. Nah, yang ini SHINee. Judulnya Beautiful Stranger, apa itu artinya. Wah, ada gambarnya juga. Mas.. coba di perbesar.” Mas tukul menyuruh operator gambar men-zoom tampilan poster FF ‘Beautiful Stranger’.

“Onew hyung.” Tanpa sadar Taemin mennggumam. Sepertinya dia terpesona, matanya terlihat berbinar dengan rasa kagum dan penasaran. “Kris.” Lirihnya lagi.

“Sebentar mas… lihat headernya.” Peppy ikut menimpali. “SHINee Fanfiction from Shawolindo, nah kebawah coba.”

“Isinya semua fanfiction SHINee, ada Undisclosed Desire, Blue. Who are you? I’m an Eve. Luar biasa!! Tepuk tangan untuk admin yang mengurus blog ini.”

“Prok!!”

“Prok!!”

Tepuk tangan membahana.

“Kembali ke laptop…! Berdasarkan penghitungan mesin pencari, search engine.” Jeda sebentar, Mas Tukul menoleh pada barisan penonton yang duduk lesehan dibelakangnya. “Google! klo yang nggak tahu. Katrok…. Gitu aja gak tahu.” Mas Tukul pura-pura mencibir penonton disebelah kanan kursinya, yang sedari tadi suka protes. “Paling banyak, di Indonesia itu fanfiction dari Suju dan SHINee.”

“Sebuah apresiasi yang luar biasa. Diantara sekian banyak Boyband dari Korea, ternyata SHINee termasuk yang paling banyak dijadikan tokoh oleh fans-fans dari Indonesia. Tepuk tangan untuk SHINee dan semua fans SHINee di Indonesia.”

“Shawol Indo… Jjang!!” Puji Taemin dengan semangat. Terlihat begitu sumringah.

“Apa itu artinya??”

“Shawolindo kalian hebat!!”

“Shawol itu sebutan untuk fans SHINee.”

“Ooo…”

“Bintang tamu saya selanjutnya, salah satu ahli fanfiction di Indonesia. Kita sambut bersama Founder dari SF3SI…!!” lighting berputar di pintu masuk, diiringi lagu Senorita kemudian dua sosok gadis manis muncul dari pintu.

“Ini dia Lana dan Bibah!”

“Aaaaaaaa..!!! LEE TAEMIN!!” Jerit Lana dan Bibah. Kedua gadis yang baru muncul itu mengacuhkan sang MC yang sudah siap untuk menyambutnya. Malah  mendekat kearah Taemin. Keduanya langsung merona begitu Taemin berdiri dan ikut mendekat.

Anyeonghaseyo…” Lana dan Bibah membungkuk sedikit.

Anyeong…” Respon Taemin balas melakukan bow.

‘Ah… ya ampun gantengnya.’ Inner Lana. ‘image Lana… image. Ada Jinki yang menantimu suatu hari’ batinnya mengingatkan diri sendiri.

‘Ih… ternyata Taemin sekarang Manly abis. Aduh Key, Yoochun. Ikhlaskan aku berpaling pada Taemin sebentar saja.’ Kali ini giliran Bibib a.ka Bibah yang membatin sendiri, masih terpesona untuk beberapa saat.

“Ehem…” Dehemen keras dari penonton membuyarkan keterpesonaan Lana dan Bibah. Terutama yang duduk di bagian tengah. Ada wajah-wajah familiar kayak Lumina, Dwi K. alias nunadk, Dhila, Diya, Mamoth, Lydia dan sederet nama yang nggak asing lagi buat reader-reader SF3SI.

“Hei… kalian tidak iri pada kami.” Lana langsung menyahuti, makin mendekati Taemin dengan tatapan mengarah pada barisan penonton. Sedikit memeletkan lidahnya dengan maksud bercanda.

“Huuuu~…” Terdengar sorakan bergemuruh. Benar-benar ngajak berantem nih Founder satu.

“Lana menyebalkan!! Aku kan juga mau deket-deket baby-ku kayak gitu.” Gerutu gadis manis yang duduk disamping yeoja berkaoas ‘LUMINHO FOREVER’ itu.

“Sabarkan hatimu Dee eon. Lana gak doyan Taemin, doyannya ayam. Sama kayak biasnya, Onew.” Bisik si ‘LUMINHO FOREVER’ menenangkan.

Kembali ke panggung….

“Mbak Lana dan mbak Bibah. Silahkan duduk.” Mas Tukul selaku tuan rumah menyuruh kedua gadis itu duduk. Tapi, lagi-lagi di acuhkan. Malah keduanya kini berada tepat didepan Taemin dengan jarak kurang dari 25 centi.

“Taeminst… Mianheyo~…” ijin Lana seraya menyambut uluran tangan Taemin dan…

“Greb!!”

“KYAAA!!!! AKU JUGA MAU!!” Malam ini sepertinya studio Trans 7 diguncang gempa berkali-kali. Seluruh yeoja yang ada di studio bergemuruh dengan iri begitu melihat Taemin menarik tubuh Lana dan memeluknya dengan erat.

“Taemin Modus!!” Gerutu Bibah. Tertawa geli setengah berharap.

“AH… KALIAN BENERAN BIKIN IRI!!” Sepertinya stamina seluruh penonton bukan empat mata malam ini benar-benar luar biasa. Terus-terusan berteriak dan bersorak. (Kayaknya abis ini penjual Permen Hexos bakalan laris). Terlebih saat Taemin memeluk Bibah sama seperti dia memeluk Lana.

“Selamat datang untuk admin dan Founder Shinee Fanfiction from Shawolindo atau SF3SI. Blog yang konsisten mempublish FF Khusus SHINee dari tahun 2010.” Sambut Mas Tukul. Kali ini nggak ada acara di cuekin lagi. Karena Lana dan Bibah sudah duduk manis di sofa persis disamping kiri kanan Taemin.

“Untuk Lana, bisa cerita sedikit sejarahnya bagaimana bisa tertarik membuat blog khusus fanfiction SHINee.” Mas Tukul menatap laptopnya, dilayar terpampang homepagec dari Sf3SI alias Shining Story.

“Awalnya SF3SI dibentuk hanya sekedar iseng-iseng. Memberikan tempat buat teman-teman yang sama-sama suka menulis ataupun membaca FF SHINee. Aku senang, banyak yang masih menyukai SF3SI dan pada awalnya aku tidak menyangka bahwa kami bisa bertahan selama tiga tahun ini. Dengan SF3Si kami banyak menemukan teman baru, bahkan sudah seperti saudara. Dan sampai sekarang aku masih inget waktu itu reader pertama tak lebih dari lima pengunjung.” Lana menghentikan ceritanya sebentar. Sepertinya teringat masa-masa perjuangannya membesarkan nama SF3SI.

“Tahun pertama, pengunjung blog kami bisa dibilang masih sedikit. Akhirnya, perlahan-lahan SF3SI mulai ramai dikunjungi seiring dengan melonjaknya popularitas SHINee di Indonesia. Dan pada pertengahan tahun 2011 adalah masa kejayaan kami. Setiap harinya bahkan ada ribuan visitors.”

“Hebat!!” Puji mas Tukul.

“Buat Lana, sebenarnya apa sih tujuan membuat FF itu sendiri.”

“Tujuan menulis FF, pada mulanya hanya iseng-iseng dan hobby. Ada seseorang yang mengatakan bahwa menulis FF itu sebagai bentuk penyaluran rasa cinta pada idola kita. “ Jawab Lana dengan lugas.

“Juga Salah satu cara agar kita merasa dekat dengan idola kita dalam hal ini SHINee.” Bibah menambahi.

“Kebanyakan author, penulis FF mereka menulis FF dengan tokoh bias mereka. Atau idola utama mereka. Seperti aku contohnya, bias utamaku Onew, tentu aku lebih suka menulis atau membaca fanfict dengan cast atau tokohnya Onew.” Lana menjawab lagi.

“Nah, kalau Bibah sendiri. Siapa bias utamanya?”

“Bias utamaku awalnya Onew, terus akhir-akhir berubah menjadi Key dan kebanyakan FF aku tokohnya Key.”

“Ah… sayang sekali. Pasti Onew hyung akan sedih mendengarnya Bibah~ssi.” Celetuk Taemin yang sedari tadi mendengarkan dengan serius.

“Haha… tolong jangan beri tahu Onew.” Pinta Bibah dengan malu.

“Membahas lebih lanjut. Kaliankan masih muda, pastinya cerita yang dibikin nggak jauh-jauh dari kisah percintaan. Biasanya, siapa yang jadi pasangan dari member SHINee ini. Taemin sendiri pasti penasaran juga kan?”

“Memang, kebanyakan FF yang dikirim ke kami genrenya romance atau kisah percintaan. Tapi, ada juga yang bertema tentang keluarga, sahabat dan perjuangan hidup. Bahkan tidak sedikit dari author yang mengangkat kisah hidup salah satu member SHINee dari awal trainee sampai dia bisa tenar seperti sekarang. Dan biasanya dalam FF seperti itu terselip kalimat-kaliamat bijak.”

“Strong Heart… salah satu judul FF yang mengangkat kisah member SHINee. Dari perjuangan Onew, Key, Minho dan Taemin. sayang, kisah Jonghyun belum.” Bibah menambahi pernyataan Lana.

“Dan so’al dengan siapa member SHINee berpasangan, para author bisa ambil dari nama member Girls band Korea, tapi yang ini lebih sedikit dibanding ‘couple’ –istilahnya- dengan Original karakter atau nama karangan sendiri. Ada beberapa yang bahkan nama couple-nya sudah terpatenkan.” Lagi, Lana menyambung perkataan Bibah.

“Daebak!!” Gumam Taemin dengan takjub.

“Sungguh luar Biasa!!! Beri tepuk tangan!!” Mas Tukul meminta seluruh penonton untuk memberikan applause.

“Sungguh, anak muda sekarang ini begitu luar biasa dan kreatif. Saya jadi iri, kenapa tidak lahir di masa sekarang saja.” Celetukan Mas Peppy mengundang tawa penonton.

“Kembali ke Laptop!”

“Selama tiga tahun mengurus SF3SI, pastilah ada suka dukanya. Nah, kesulitan apa yang pernah kamu rasakan. Apa semua menyenangkan?”

“Kesulitan… hmm, apa ya?” Lana memasang Pose berpikir. Bertatap-tatapan dengan Bibah. Tanpa sengaja, matanya terpaut dengan manic bening milik Taemin. lalu pipi keduanya merona. Ih… kiwoyeo~. Jeongmal kiwoyeo.

“Ah, mungkin dalam kepengurusan admin. Karena, jujur saja. Kami bekerja tidak sendiri. Ada puluhan admin yang bekerjasama dan mengurus blog supaya tetap menarik minat readers. Lebih-lebih, kebanyakan dari kami hanya terhubung melalui internet. Daerah kami berbeda-beda, bukan hanya dipulau jawa. Bahkan dari seluruh Indonesia.

“Hmm… tapi, patut di acungi jempol. Kalian adalah contoh anak muda-anak muda yang kreatif dan inovatif. Good job!!” Puji Mas Tukul.

“Eh… mbak Lana mbak Bibah. Kalau saya minta dibikinin FF boleh gak? Tokohnya Olla Ramlan dan Aufar.” Tiba-tiba Olla menimpali.

“Hahaha… nanti dipikirkan ya mbak.” Bibah memutar bola matanya dengan geli. Haha.. kena deh tuh Bibah. Harus penuhin janji, bikin FF pairing Olla-Aufar. Asal jangan Olla-Key aja deh.

“Kembali ke laptop!! Untuk Lana, sebagai Owner juga Founder. Pastinya kepinginlah kalau blognya semakin terkenal, yang otomatis pamor SHINee juga terangkat. Nah, punya gak tuh langkah-langkah khusus atau promosi special biar menarik minat pembaca.”

“Di SF3SI, kami biasanya mengadakan event khusus tiap kali member SHINee ulang tahun. Biasanya di akhir tahun, kami mengadakan FF party untuk merayakan hari jadi Key, Minho dan Onew. Dan kemarin, project Jonghyun birth day berhasil diselenggarakan. Rencananya bulan Juni nanti kami juga mau mengadakan event untuk merayakan Hari jadi Taemin dengan event bertajuk ‘Write From Taemin’.”

“Write for Taemin. Sepertinya menarik.” Taemin menelengkan kepalanya pada Lana dengan penasaran. Namanya disebut-sebut.

“Yah… seperti FF party, kami membuka kesempatan bagi siapapun untuk menulis dan mengirimkan FF dengan tema dan syarat tertentu. Juga tokoh utama harus Taemin pastinya.” Lana menjelaskan. Sedikit gugup melihat wajah serius Taemin yang terfokus padanya.

“Uhm… dan sebagai penyemangat, kami menyediakan hadiah yang tidak seberapa.” Bibah melengkapi penjelasan Lana.

“Wah… bahkan memberikan hadiah.” Mas Tukul terlihat takjub. “Hadiah apa yang kira-kira kalian siapkan. Kalau boleh tahu.”

“Iya… siapa tahu mas Tukul mau ikut menambahi. Ya kan mas.” Olla mengintrupsi.

Don’t Worry be Happy. Itu bisa diatur. Ya pep?” Kekeh sang punya acara.

“Sip lah!” Mas Peppey menunjukkan jempolnya tanda persetujuan.

“Tadi belum di jawab ya pertanyaanya… Monggo Mbak Lana atau Mbak Bibah yang mau menjawab.” Lagi, mas Tukul menuntut jawaban atas pertanyaanya.

“Kami malu menyebutkannya. Bukan hadiah yang muluk-muluk. SHINee the 3rd album chapter 2 Why so Serious? Untuk juara pertama. Dan untuk juara keduanya, SHINee The 2nd album Repackaged : Hello. Lalu, salah satu reader  kami yang ber id Nuna DK memberikan T-Shirt unofficial P.O sebagai reward juara ketiga.”

“Prok!! Prok!!”

Suasana langsung riuh. Tepuk tangan membahana.

Briliant… brilliant… salut banget sama tottalitas kalian.” Mas Tukul memberikan applause.

“Lee Taemin… kau mau memberikan ucapan apa pada Lana dan kawan-kawan. Mereka begitu luar biasa. Mencintai kamu dan keempat kakakmu dengan cara yang berbeda.”

“Aku… mungkin hanya ucapan terima kasih. Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Hanya terima kasih. Terima kasih dan terima kasih. Jeongmal kamsahamnida.” Taemin berdiri, mengucapkan terima kasih dan membungkuk beberapa kali pada penonton. Lalu tersenyum begitu lebar saat Lana dan Bibah ikut berdiri disampingnya.

“Mungkin, aku akan mengajak hyungdeul untuk berkunjung dan menstranlate fanfiction yang ada di SF3SI. Agar bisa dibaca semua orang. Aku pribadi merasa tersanjung dengan adanya SF3SI.  Sekali lagi, Terima kasih.” Lanjutnya.

Jeda sejenak, semuanya berdiri dan memberikan tepukan tangan terkeras. Terlebih dideretan tengah, dimana mayoritas admin dan reader SF3Si berkumpul. Mereka bangga dengan ucapan Taemin barusan. Berasa kalau acara ini khusus diadakan untuk mereka.

“Kalian senang malam ini?” Mas Tukul bertanya pada penonton di studio.

“SENANG!!” Kompak mereka bersama.

“Syukurlah… nah pemirsa. Tiba saatnya dipenghujung acara. Kita harus berpisah sampai disini.”

“YAH!!!” Protes penonton. Tak rela harus berpisah dengan pujaan sejuta fan girls itu, yang tentunya bukan sang MC alias Mas Tukul Arwana.

“Wah… saya sedih dengarnya. Tapi apa boleh buat. Durasinya Cuma segitu.” Mas Tukul memasang wajah memelas. Lalu merangkul Taemin, membawa namja yang lebih jangkung –yang dibandingkan mas Tukul—ke depan stage. Semakin dekat pada audiens.

“Sungguh mengagumkan… Banyak hikmah yang dapat di petik dari cerita-cerita tamu istimewa saya malam ini. Juga dari perjuangan Lana Bibah dan teman-teman. semoga, dari kalian nanti akan muncul penulis besar yang karyanga di akui oleh dunia.” Menepuk bahu Taemin bangga. Lalu tersenyum pada Lana dan Bibah.

 “Tiada kesuksesan tanpa usaha dan perjuangan. Jangan pernah takut untuk mencoba, mencoba dan mencoba. Don’t lose before fight. Jangan kalah sebelum bertanding. Dan hargailah hasil karya orang lain.”

“Taemin terima kasih, Lana juga Bibah terima kasih. Untuk seluruh penonton di studio maupun pemirsa dimanapun berada.  Saya tukul Arwana mengucapkan terima kasih, selamat malam dan sampai jumpa. Persembahan terakhir kami, LEE.. TAE-MIN!!”

Lighting berpendar, suasana sedikit redup. Semua tamu dan penonton berdiri sambil bertepuk tangan. Taemin maju kedepan dan terdengar alunan suara merdunya. Juga dance-nya yang menghentak.

Ja ejae choolbalhae let’s fly to Neverland
Shiganeun uripyeoni anirado (Okay)
Insaengeun dahn hanbunbboon nawa neutgi jeonae
Nae sohneul jaba cause

 It’s going down tonight
Meotjin miraero let’s ride
Nooneul gamgo se eobwa ([AUDIENS] 3, 2, 1)
Naragabolkka?

Chulbal mokjeokjin eopseodo
Neomahn yeopae itdamyeon
Sesang eodideunji eonjedeunji alright

Hey, love, let’s run away
E sohn jeoldae nochi malgo
Dalkomhan sangsanghae
Jayuro-oon kkoomi itneun

Meotjin segyero

 

“Bukan empat mata special Lee Taemin SUCCESS!!!” Ketua tim produksi mengacungkan jempolnya saat salah satu staff mengangkat papan informasi.

.

.

.

Special Moment. Back Stage

Klik! Klik! Klik!

Suara jepretan kamera terdengar dimana-mana. Terlihat tokoh utama kita, Lee Taemin tengah dikerubungi puluhan yeoja muda. Tanpa risih Taemin melayani setiap permintaan foto bersama.

“Taemin~ah… take picture with us plis.” Ujar Lana menyela dan mendapat sambutan positif dari sang punya nama.

Yes of crouse!!” Taemin tersenyum lebar. Menyapa seluruh fans-nya dengan hangat. Ah, seandainya semua Idol seperti dia. Betapa dunia terasa damai. Dan, apa coba alasan Anti fans membenci Taemin juga SHINee? Patut di tanyakan ke Psikolog kayaknya.

“Semuanya! Bilang keju!!” Aba-aba sang fotografer.

“KEJU!!!” Lana dan seluruh admin juga beberapa readers SF3SI mendapatkan special moment dan berfoto bersama Lee Taemin.

“Lana… tunggu bentar.” Setelah acara foto bersama itu selesai. Taemin menahan lengan Lana. Sang founder kebanggaan kita.

“Ini…” Dari dalam tasnya, Taemin mengeluarkan beberapa lembar foto dan kertas. Juga kotak kaset original Dream girls berikut tanda tangannya. “Sedikit tambahan dariku, untuk hadiah pemenang WTF di SF3SI.” Lanjutnya, seraya mengulurkan benda di tangannya kepada Lana. “Maaf, hanya ada seperti ini. Jika aku tahu dari awal, mungkin lebih banyak lagi yang bisa ku kasihkan.”

“Woah… Terima kasih banget Taemin. aku speechless. Gak bisa ngomong apa-apa lagi. Ini mengejutkan.” Balas Lana, menerima pemberian Taemin dengan suka cita.

“Terima kasih.” Ucap Taemin sungguh-sungguh. Wajahnya berubah tulus, ah! Membuat semua yang melihat menjadi salting dan melting. Taemin~ah, jangan pasang wajah seperti itu. Aku jadi gemas dan ingin menggigitmu. Begitu kira-kira yang ada di kepala mereka.

“Untuk? Harusnya kami yang berterima kasih.” jawab Lana dengan bingung setengah terpesona. ‘O-M-G! Lama-lama aku bisa berpaling dari Jinki ini’ innernya berteriak.

“Karena mencintai kami dengan cara yang luar biasa. Aku mewakili keempat hyungku, merasa tersanjung. Kalian udah menghadirkan ruang untuk mengapresiasi dan mendukung kami dengan cara yang berbeda. Lebih-lebih dengan special event yang kamu ceritakan tadi. Write for Taemin, aku merasa sangat diistimewakan.”

Lana, Bibah, Lumi, Dhila dan semua orang di sekitarnya mendadak diam.

“Ya ampun!! Lee Taemin, kamu kok so sweet gitu sih.” Dhila menatap Taemin dengan mata mendamba.

“Ah… haha. Bukan apa-apa.” Sahut Lana salah tingkah, menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak terlalu gatal. Kan rajin shampoan.

“Kami juga berterima kasih. Karena kamu menjadi seorang Lee Taemin dan akan terus menjadi Lee Taemin kebanggan kami. Jeongmal gumawo~yo. We always love you.” Diya yang berdiri disamping Lana langsung mengambil alih suasana. Membalas ucapan terima kasih Taemin yang disambut anggukan setuju semua yang ada disitu.

Naddo… Lee Taemin juga Onew hyung, Jonghyun hyung, Key hyung dan Minho hyung juga akan terus mencintai kalian. Neomu saranghe. Neooomuuuu~ saranghae.” Taemin mengakhiri ucapannya dengan aegyo menggemaskan. Dan semua ikut tersenyum.

“Hey Love run away! Chulba…” Dhila si mood maker penggila Taemin menyanyikan sebait lagu Run Away dengan terlalu semangat dan menular pada yang lainnya. Lalu, lagu Run Away berkumandang dengan ceria. Semua tertawa, semua senang. Terutama bagi Lee Taemin. moment ini, benar-benar membekas di hatinya. Yah, sebuah moment yang tak terduga sebelumnya. Unpredictable Moment istilahnya.

Selesai~

.

.

.

Tunggu bentaran deh…

Eh, belum selesai ternyata.

 

Dorm SHINee, Korea selatan.

“Onew hyung… Ayo segera!!”

“Iya!! Tunggu sebentar kenapa Jjong.” Protes Onew sambil menenteng tasnya.

“Mana Key dan Minho?” lanjutnya saat menyadari ketiadaan kedua adiknya yang lain.

“Mereka sudah di mobil. Hyung sih… L to the A to the M to the A, LAMA!. Key sudah ngomel-ngomel dari tadi.”

“Sabar dong… aku kan harus habisin ayamku dulu. Sayang kalau masih sisa.” Kilah  Onew dengan ekspresi tak bersalah. “Lagian kan kita udah tahu kalau Taemin baik-baik saja di Indonesia. Repot amat!”

“Ya Ampun… keadaan genting gini masih mikirin ayam. Sadar Lee Jinki… Yang hilang itu Taemin, hyung… TA-E-MIN!! dan dari mana hyung tahu kalau maknae kita itu baik-baik saja disana. Dia itu kan pelupa.”  Jonghyun mengelus dadanya mencoba sabar. Berhadapan dengan Onew, memang kadang-kadang harus menyiapkan kadar kesabaran lebih tinggi dari kadar kabut asap di Singapura atau Malaysia.

“Makanya… punya Twitter itu jangan buat mejeng foto si Roo mulu. Jadi kudet kan.. kurang up date. Jangan khawatir. Taemin baik-baik saja. Udah ah… yuk berangkat!” dengan rasa ‘sayang’ berlebihan, Onew menyeret ransel di pundak Jonghyun, menariknya menuju pintu.

‘Asem bener… malah dikatain kudet. Jangan-jangan Onew hyung itu followersnya Raditya Dika.’ Gerutu Jonghyun. Berjalan dengan langkah gontai mengikuti Onew.

“INDONESIA!! I’M COMING!! TAEMIN!! TUNGGU HYUNG YA!!” Teriak Onew dengan sangtaenya.

~Dan ini Selesai yang sebenarnya.

 

Pojok istilah :

 

“Mbak Yayuk… megono kaleh nggeh. Teh anget ambek gorengan. Jo lali tambahane ayam. )*Bahasa Jawa artinya “Mbak Yayuk… Megomo dua. Teh hangat sama gorengan. Jangan lupa tambahannya ayam.

Megono)* makanan khas kota pekalongan dari nangka muda yang dibumbui parutan kelapa.

Kaleh sinten iku. Jan Guanteng tenane loh mas)* Bhs Jawa, sama siapa itu. Kok ganteng sekali mas.

Opo tho mbak… aku kan lagi asah-asah. Ra reti repot opo yo, kan)*Bhs Jawa, Ada apa sih mbak… aku kan lagi cuci piring. Tidak tahu repot apa ya.

 

Notesnya lumayan panjang kawands :

Aaaahhhh…..!!! Ya ampun!!! Leganya, kayak lagi kena bisul. Terus pecah deh tuh bisul.hahha #apadeh. Maap banget lah buat LANA, BIBAH, DIYA eon, DK eon, LUMINA DAN SEMUA YANG NAMANYA KECANTUM. #jangan minta royalti yah..😄. Kan gak niat buat di Komersilin (eh, ada deng modus komersilnya dikit. Siapa tahu entar menang. :P)

Pokoknya aku buat FF ini cuman having Fun doing, suerr…!!! Apapun yang terjadi… Pliss!!! Jangan ada yang marah atau dendam yahh!! #Puppyeeyes. Ide awalnya sih, cuman karena sebuah pertanyaan : Gimana yak tanggapan orang-orang diluar Kpop tentang SF3SI dan FF. beneran, aku Corious about that. Karena bagiku, SF3Si itu udah kayak rumah. Tempat berkumpul, bertemu dan bersosialisasi dengan banyak penggemar FF terutama FF SHINee. Basecamp-nya orang-orang rempong macam aku ini..hahaha. terutama karena Sf3si dan adminnya yang luar biasa ini konsisten dalam menerima juga mengapresiasi karya-karya abal New bie seperti aku. #muka imut. Dan ngadain even-even special kayak WFT, ff Party ini dengan hadiah album SHINee yang kita semua tahu harganya lumayan lah bikin kantong kering.. gila gak Tuh!! #standing applause buat Lana dkk.

Big Thanks buat Sf3SI dan semua readernya, karena secara tidak langsung udah ngasih aku ruang buat mencintai SHINee dengan cara yang berbeda dan luar biasa. Gak perlu keluar duit banyak (walopun masih hrs beli pulsa atau kewarnet sih.)😄. Terutama juga, gak ada galau-galauan tiap denger ‘sesuatu’ tentang SHINee. Key deket –baca : Pacaran- sama Nicole (misalnya doang lohh!! Jangan death glare gitu ah.. XD) kan tinggal bikin FF penyangkalan (Cast-nya 2kim pastinya#wkwkw). Denger Taemin ikut WGM?? Jadi galau, sedih merana? Oh noooo…udah gak jaman. kan tinggal bikin FF WGM versi sndr. Dikirim ke SF3SI, dibaca banyak orang. gak jadi galau. Selesai kan? Iyakan? (yang setuju tunjuk jari.hehe). udah ah curcolnya… udah dipelototin admin nih..hehe durasinya kepanjangan.xixixi pokoknya say Thanks and Sorry for all. And plisss!! Keep support Me ya guys…#Innocent face… #ambil sandal siap kabur… takut dilemparin botol berjamaah…HAHAHAHA See YA!!! Bbyong!!

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

35 thoughts on “[WFT A] Unpredictable Moment

  1. aduh, ya Allah kaaak..ya ampuuun..
    ini campur aduk semua feel la baca ini semua..aduuh..
    ketawa ngakak ngikik pukul2meja trus diem trus terharu trus senyum mesem2 trus cekikikan..
    berasa terlahir jadi orang gila subuh2, beneran =________=”

    RAME BANGET KAAAAK, SUMPAH RAME PAKE BANGEEET!!!!
    gaya Taemin skidiving katrok banget =_=”
    trus gimana hebohnya para hyungdeul shinee itu bikin gubrak! apalagi punya si Jinki, nanya ke kura2 coba? =_=”
    sampe terdampar di warung makan (modus banget beneran..XDDD). Dan aku juga bakalan kayak gitu maaah kalo kejadian!!!
    dan itu, bawain cerita bukan 4 matanya emang tukul banget gayanya, ketahuan kalo suka mantengin malem2 ini mah..xD
    Ramee!!! Rame pake banget pas SF3SI juga turut diundang. Plus bacotan dari para reader yang terdampar di seluruh Nusantara..xD
    Luminho forever??!!! sumpah ngakaaak!!!! *dicabik2 kaLumie*
    (terima kasih banyak buat scene aku-Taemin-nyaa *o* #pelukcium)

    Aaaaah, speechless baca ini kaaak :”)
    Ada kesan harunya…apalagi pas kilas balik SF3SI, trus gimana SF3SI sekarang. penasaran gimana pendapat dari sang founder pas baca ini😉 nangis gak yaaaaa? #plakk

    kak Vikeey!!! ceritanya kece super pake daebak daah!!! Ngaliiir aja, padahal seobrak abrik gini idenya, beneran gak terasa maksa😉
    Makna di balik ceritanya aku sukaaaa!
    Good Luck!!! Semoga menang ini mah >.<9

    1. Hai Dhillllaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!

      ‘berasa terlahir jadi orang gila subuh2, beneran. wkwkwkwkw aku ngakak ga berhenti dikalimat ini.hahaha

      haduhhh… maaf banget yaaa… dan thanks dengan koment-nya yang sup-er duper panjang… ahhhh… jadi ikutan terharu… #hug dhila
      AMIN!!! AMIN!!!!
      hahaha

  2. ahh..
    Daebak!!
    Jinja..!! Jeongmal!!
    Tapi..tapi.. Kenapa aku mesti ngangkat jemuran coba… Huhuhu..😄
    Ah.. Semoga suatu saat taemin bener2 terdampar di indonesia.. Haha
    keep writing Vii-yaaa..

    1. Gak tahu kenapa tiba-tiba adegan itu yang muncul waktu nulis nih cerita…hahahha

      AMIN!!!! dan gak cuman TAEMIN!! aku mau KEY juga terdampar di kota aku.hihihi

      Gumawo ya Hyo!!!

  3. Ga ngebayangin Taem ngisi empat mataaaaa XDXD

    Wakakakak ini lucu bgt, bikin perut sakit. Wasiatnya Taem bikin ngakak. Wkwkwk

    Onew ga akal ngelupain sangtaenya. Mwahaha

    aku suka!!!😀

  4. nie ff ngeborong ya Vie?
    satu kampung SF3SI diajak semua..😛

    emang kalo ide lg lancar bikin cerita ngalir aja ya..
    saya terharu bgt dengan cerita awal mula SF3SI, saya baru tau wp ini pertengahan 2012, jd gk tau perjuangan Lana, admin n author-nya..

    Saya yg baca jg ngerasa ikutan nonton Taemin di acara si Tukul.
    jangan2 yang hadir di acara itu pada berubah biasnya, karena terpesona sama si magnae..😉

    Saya suka ffnya Vie, bikin lagi yang seru kyk begini ya…🙂

    1. Hu’uh eonni…. udah permisi sih… tapi pas udah publish mendadak khawatir.. takut ada yang ga rela namanya aku nistakan..hehehe

      Sebenarnya antara lancar dan tidak lancar nih ide… sempet pending berminggu-minggu juga sampai akhirnya jadi FF absurd macam ini. Taemin, maaf kan noona mu ini ya… hahaha

      gumawo ya eonnii…..

  5. Hahahaha….nih anak emg paling hebohh….hehe

    Good job viii….^^

    Serasa nonton bukan empat mata beneran…apalagi karakter tukul ma peppi nya…pas bener…hahaha… *ngepens ya vii?? XDD

    Taem…ntar an klo mo terdampar lagi….sekalian geret hyung tersangtae mu yaaa….XD

    1. Gimana ya eon… klo ga heboh itu jadi gak afdol… udah ciri khas…wkwkwk

      Ihh…. eonni tahu aja klo aku Pens beratnya mas Tukul.. hikkkkkk

      Geret juga hyung pirangmu yah..hahaha

      Gumawo Eonniii….. #hug

  6. Bentar2 itu kenapa ada cakung? YAK! Itu deket rumahku!! Aku di kebon bawangnya kakak xD kita sama2 di jakut :* Siapa2? Siapa yg tinggal di cakung?? Huooooo

  7. akhirnya baca FF kak evi lagiii, setelah sekian lama gak berhasil nemu FF yg cocok sama jiwa dan raga(?), sekarang beneran nemu FF yg bener2 bikin penasaran dari awal cerita sampe akhir.

    Duh, kak evi mah emang JAGOOO di komedi. JEMPOL dah buat kakak (y). Sumpah, itu bisa muncul ide kayak gitu bener2 fresh bgt, gak nyangka lah bahasa itali-nya, hahaha.

    Pertama kali baca mulai dari Taemin yg mau skydiving dari bulan tuh bener2 somplak -___-” terus lanjut dia nyasar makan di warteg, ketemu fangirl yg malah bawa poster Key, duh sarap sumpah, hahaha.

    Terus pembawaan acara Bukan Empat Mata-nya bener2 ASELI euy, kayak lagi beneran liat acara itu di TV. Dialog Tukul, Peppy sama Olla nya beneran mirip jadi kebawa suasana kayak nyataa. Feel-nya dapet bgt lah kak, mulai dari seneng2 karena tingkah koplaknya Taemin, terus berubah jadi gregetan pas Taemin dateng ke acara tv itu, terus ditambah ada header-nya SF3SI yg ditampilin, owner+founder-nya didatengin, sekalian ajang promosi FF lain ya kayaknya nih? Hahaha.
    Terharu juga tuh pas denger cerita awal mula SF3SI, langsung terharu gitu. Pokoknya dapet bgt lah feel-nya. JEMPOOL GEDE lah buat kakak, aku tambahin pake jempolnya Shindong oppa deh biar puas, hehe.

    Sedikit koreksi aja kak, seingatku tadi hp nya Taemin mati kan di bandara lupa di charger tapi kenapa tiba2 pas di warteg udah bisa pake google translate buat ngomong sama Anggie. Kalo sepenangkapku sih, harusnya hp nya masih mati, kan masih dalam satu periode waktu(?) *apasih.
    Tapi gak tau juga sih, kalo aku yg salah nangkep, hehe (^^)v .

    Semoga menang kak FF WFT nya, amin.
    *udah promosiin blog+admin2nya masak gak menang sih, oops. Hahaha.

    1. akhirnya baca FF kak evi lagiii, setelah sekian lama gak berhasil nemu FF yg cocok sama jiwa dan raga(?), sekarang beneran nemu FF yg bener2 bikin penasaran dari awal cerita sampe akhir.
      ya ampuun say…. koment kamu bikin aku melayang diudara kayak Taemin lagi skydiving.wkwkwk

      untuk bagian itu, emang sih awalnya aku ngerasa janggal. mau aku masukin satu adegan lagi, dimana Taemin nyolokin charge nya buat ngisi baterai.. tapi akhirnya ga jadi aku masukin dengan asumsi ga ada yang merhatiin..hehehe eh, ternyata ada yang jeli.. gumawo udah ngingetinn.

      AMIN!! MAKASIH YAHH AYUNII!!!!

  8. vikeeeeeeeeeeeeeey #teriak dari monas.
    mana Taemin? aku mau cari Taemin #mulai nggak waras.
    ya, ampuuuuuuuuuuuuuuuun!!!
    ternyata, eh ternyata. hwalah, njowomen. lucu, asli ngakak.
    tapi maap-maap nih, ya. ada sedikit kekurangan selain eyd yang masih sedikit berantakan. yaitu, pas dibagian reality show #bener apa salah? ya, pokoknya bukan empat mata itu.
    di sana dari pada Taemin yang lebih difokuskan itu justrus tentang ff dan sf3si (lana dkk) bukan si bintang tamu. ada juga tulisan WFT bukan WTF.
    Tpi nggak papa. kritik tadi boleh diingat boleh juga dilupakan. yang penting saya senang dan yang penting saya bisa ketawa kayak orang gila.
    ditunggu cerita lainnya, key?

    1. Yaaaa…. HANAAAAAA!!! #bales teriak dari namsan.

      Iyo aku jowo tulen loh… pekalongan punya.wkwkwkw
      Masukannya aku terima dengan baik.. ah.. gumawo… emang masih acak kadul sih nih FF.
      dan so’al kenapa aku kayak lebih ke fokus masalah itu pas di reality show-nya… karena pas aku survey #jiahlah bahasanya, emang di acara mas tukul itu kadang apa yang di omongin ga sesuai sama topik atau sama bintang tamu. dan karena aku itu type yang ‘lurus’ jadi tak bikin sama. taeminnya cuma tak munculin pas opening sama endingnya do’ang..hahaha
      tetep tak ingetlah kritiknya Hana… thanks yaaaaa… #hug

      SIp!!!!

  9. Ahahahahahahah

    EVIIIIII, SUPER DUPER SOMPLAK INI MAH!!!!!

    Sampe gabisa ngungkapin yg mana aja part terlucu,, lucu semuaa ini mah!!!😄😄😄

    Doh, baby, seunyu itu kah dirimu wkt mau skydiving?❤ so cuteeeeee
    Love ya more n more!!
    APA-APAAN TUH NYEBUT2 REALITY SHOW GA MUTU????????????????
    *esmositingkatdewa

    Typos? Eum, gausah dibahas deh ya.
    Wlo ada bbrp yg fatal :p

    Kelogisan cerita? Eum, cm terletak di bag salah ambil amplop n terdampar di Soetta. Abisnya klo mau masuk pesawat pasti dicek dl tiket+paspornya,. Kkk
    Karena ini FF ya sah2 aja lah ya..😀

    Setuju ama Hana, bag terakhirnya rada ga fokus ke tokoh utamanya.😀

    Ps: Lan, Bib, terharuuu pas kalian muncul trs nyeritain sejarah sf3si, moga jd kenyataan yaa (ง'̀⌣'́)ง

    Kangen Pekalongan kan jadinyaaaaaa,,, nanti kita kopdar lg yaaa trs maem SMS depan RS Kajen, enak! Dulu pas praktek di sana aku sering maem itu.😀

    Good Luck, Eviiiiiiii,, moga menang deh, krn km udh bawa masukkin SMS di sini *eh
    😄

    1. Iya eonni #innocent face,

      so’al typo.. aku udah pundung duluan eonni.. ada typo yang fatal banget itu dibagian pas scene Onyu sama kura-kura.. padahal itu tadinya ga ada. kayaknya ga sengaja ke kopi pas terakhir aku edit. dan yang typo kata-kata salah, kebalik emang udah bawaannya sih yaaa… jadi biar udah edit ribuan kali tetep aja naksir tuh si typo.. ampuun dehhh!!!

      untuk part di bandara itu juga emang aku udah stuck… idenya ga nyampe buat cari yang logisnya… bahkan itu bagian paling akhir yang aku edit. udah mandeg disitu duluan..hahaha

      so’al SMS.. yo’i dong eon.. cinta produk asli daerah..wkwkwk
      Yoooooo….. lebaran yaahhh.. aku tunggu di Kajen..hahaha

      GUMAWO EONNIII!!!

  10. Annyeong ^^
    Arra imnida,bangapta ^^

    Suka pake banget ma ne story,feel’a dpt bgt. Serasa babytaem bener2 nge-live d 4mata >.<

    Mua ff yg d sebutin author dsni daebak,rekomendasi yg bgs wat readers baru.

    Okelah cukup ky'a,,
    SF3SI Jjang!

    1. Anyeong arraaa…. #lambai tangan

      Syukurlah klo feelnya kerasa…. gumawo yaahhh….

      btw itu ga maksud pilih2 FF sih.. aku ambilnya emang yang waktu itu publish bareng satu hari..hahaha

  11. Hyaaaaaaaaa ini lucu banget, dari awal udah ngakak guling-guling bacanya…
    Pesan terakhir pas mau loncat itu kelamaan tetem, instrukturnya untung sabar menghadapi kamu yang tiba-tiba aneh alias di nista(?)kan oleh Vikey eonni. LOH xd

    terinspirasi dari wonderfull day kah? Kekeke dari scene awal sampai yang taemin lupa tiket.xd
    aku ketawa lagi nginget ekspresi wajah taemin yang linglung saat dia lupa naro tiket, dan yang taemin terkenal dengan tangan apa ya lupa lagi. Eh malah bahas video wonderfull day

    idenya kreatif eonni, sampe admin SF3SI dibawa,tukul ngikut, dan eonni jg ngikut eksis.eh (digampar)
    lucu pokoknya…
    Feel dapet, typo kayanya gak ada. Atau mungkn gak nemu karna tiap ktwa bca ff ini mataku merem.hehehe
    nice story eonni pokoknya. DAEBAK
    semoga menang ya ff nya.aamiin
    fighting

  12. ya ampun itu ada saya critanya?? si Anggi jadi orang jawa gtu ceritanya?? *pelototin author… tapi gpp udah coelcoel taeminn.. behahahaha.. ya ampunn ga berhenti ketawa ini bacanya, sakit peruuttttt.. oh my God, muleeesss!!!!! bikin lagi tapinyaaa…tapi saya jadi pacarnya Key ajah juga gpp ko.. *wink.. smangat ^o^d

    1. Aslinya sih ga bermaksud anggi siapa-siapa.. cuma kebetulan nama itu yang di kasih bang Ilham waktu nulis Nih FF.. baru keingetan klo staff SF3SI juga ada yang bernama anggi..hehehe

      Trims yaaaa…..

  13. weleh2 super duper kocak thor.gk bsa ngomong ap2 lge.. bner2 kya nyata FF nya.Si taemin jde baek bgt ky bgtu.. Bner aku jde trhru bneran..
    Wkkkkkhhhhhh good job.. Lanjutin yah.thor
    slm knal..^^

  14. Wuahahaha…. Beneran menggila di pagi buta aku bacanya -_- untung ibu aku yang lagi tidur gak denger suara tawa aku –”

    Kok nama aku gak ada eon ??? Aku kan readers baik dan suka coment atau aku ikutan jadi penonton disana ?? O.o *apa apaan ini -_-

    Ceritanya keren, sekeren aku :3 *ditimpuk masa
    Pairing baru tuuhhh *nunjuk Olla-Aufar ._.

  15. Aaahhh kereennnnnn :’)
    Abaikan segala typo dan sejenisnya… ff nihh bgs bgt… campur aduk baca ini.. ngakak gelindingan(?) trs berkaca2 krn trharu, senyam senyum gaje, smpe akhirnya ngakak lagi xD
    Aku sngt bisa ngebayangin ekspresi linglung taemin pas nyadar dia lg g d.incheon, ekspresi melas nya krn nyadar klo akhirnya dia bneran jd anak hilang internasional wkwkwkkk xD
    kisah sf3si it bikin trrharu bgt lohh :’)
    Daebakkkk ^^)b

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s