Asylum

Title : Asylum

Author : vanflaminkey91 (@perfection2508)

Genre : AU, angst, psychology

Length : drabble

Rating : G

Main cast : Kim Jonghyun

Support cast :

Disclaimer : I don’t own Kim Jonghyun, I just own the story and its cover🙂

A. N : terinspirasi dari tayangan On The Spot tanggal 13 Juni 2013. Salah satu info uniknya telah menciptakan adegan ini di kepalaku.

Dipublis juga di http://perfectionee.wordpress.com

Asylum

asylum

Aku berjalan ke atap sekolah, lalu bertemu dirimu.

Saat itu kau berada dalam balutan seragam, rambutmu menjuntai kemayu.

Lalu kupegang bahumu lembut, kau menoleh. Tersenyum. Senyum bibir salem itu.

Di dalam rengkuhan sulaman oranye keperakan, aku bertanya: kau belum pulang?

Semuanya terjadi di atap itu.

Awal semuanya tentangmu.

Kau cantik. Cantik sekali.

Dalam balutan gaun putih, merengkuh sekumpulan bunga, berjalan ke arahku. Aku menyambutmu dengan senyuman.

Burung-burung pipit kecil bernyanyi mengiringimu.

Cahaya mentari begitu hangat gemerlapan.

Lembayung biru bersih.

Awan seputih kapas menggumpal.

Mata berbalur cinta.

Setiap hari aku membungkus jemarimu dengan jemari-jemariku.

Membisikkanmu kata-kata yang sama setiap detiknya.

Aku mencintaimu.

Kau juga hanya tersenyum dan mengangguk. Setiap detiknya.

Tapi aku membutuhkan jawaban langsung dari mulutmu. Tiga kata sakral itu.

Aku cinta kamu.

Tapi tidak. Kau hanya tersenyum dan tersenyum.

Aku pun lelah.

Lelah, hingga akhirnya membuat kesalahan besar. Besar. Tidak termaafkan bahkan oleh diriku sendiri.

Sekarang aku berlutut di depanmu. Bibir salemmu telah putih seputih kertas.

Matamu masih sama. Menatap lurus dan tegas, tapi kini sangat kosong.

Mungkin hanya bibirmu yang masih setia tersenyum. Kecil. Manis.

Kau tidak berkata apa-apa padahal lututku sudah ngilu bersentuhan dengan lantai.

Aku membungkus lagi tanganmu dengan jemariku. Erat. Hangat. Berharap kau bisa merasakannya.

Aku mencintaimu, kau juga mencintaiku, kan?

Kau tetap tersenyum.

Sekelilingku terasa beku; tanpa kehangatan.

Lalu ketika aku hendak berdiri, seseorang menyalakan lampu sedemikian terang.

Hei, matikan lampu sialan yang menyilaukan itu!

Namun cahayanya makin terang benderang. Aku hendak menutup mata, tapi tak jadi saat melihat sebuah siluet berdiri di depanku.

Aku takut. Seluruh jiwaku diselimuti takut.

Takut yang berangsur luruh saat cahaya itu akhirnya meredup.

Aku melihatmu berdiri. Tersenyum kepadaku. Matamu memancarkan sinar. Harapan. Kekuatanku.

Lalu, aku memberanikan diri meraih tanganmu. Mengenggamnya erat. Sedemikian erat.

Kau… mencintaiku, kan?

Aku merasakan sesuatu menetes, membuat jejak di pipiku.

Ya.

Kau menjawab.

Saat itulah aku baru benar-benar menyadari apa yang tadi menetes di pipiku.

Air mata.

***

“Apa Anda bersedia memberikan informasi kepada saya?”

“Tergantung seberapa banyak dan seberapa dalam pertanyaanmu itu, Tuan Reporter.”

“Tidak banyak. Hanya beberapa.”

“Silakan.”

“Apa yang sedang dilakukannya, berlutut di depan sebuah boneka?”

“Menunggu ajal. Menunggu cinta.”

“Bersama boneka?”

“Itu jasad istrinya.”

“Oh?”

“Sudah ia awetkan dan tubuhnya disirami lilin.”

“Ia akan mendekam di sana selamanya?”

“Karena ruangan di balik jeruji putih ini sudah menjadi rumahnya.”

Thanks for reading! 🙂

Kemungkinan besar ada sequel (one-shot), tapi saya tidak menjanjikannya🙂 tergantung ide dan kesempatan ^^

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

43 thoughts on “Asylum

  1. Ah iya, aku juga nonton yang itu. Waktu itu sih aku mikir “Duh, orang ini sinting ya?” tapi hati orang siapa yang tau kan? :’)

    Keren, Van. Ditunggu karya selanjutnya😀

  2. hiiyyy jadi inget film bangku kosong “-”
    seren deh bayangin jonghyun begitu… biar kutebak, itu istrinya meninggal dia jatuhin dari atas gedung ya? hehe cuma nebak kok maaf kalo salah

  3. astaga demi apa ini keren~
    jonghyunnya aduh, sakit jiwa emang ya ._.
    kasian~

    jadi pengen ngeliat infonya langsung, sayang jarang nonton on the spot😦
    ga kebayang ada orang yang bener2 ngawetin jasad istrinya
    itu… speechless ._.

  4. Yaampun….. FFnya keren bangettt……. Suka banget sama kalimat ini: Saat itulah aku baru benar-benar menyadari apa yang tadi menetes di pipiku.

    Air mata.

    Huaaaa<3 FFnya menginspirasiii bangett. Tapi kalo boleh jujur, aku ga gitu ngerti jalan ceritanya=_= Maksudnya….. Kenapa itu ada reporter? Emang Jonghyun ceritanya di sini artis/rakyat biasa?(?) Terus yang jawab pertanyaan reporter itu siapaa?
    Tapi secara keseluruhan, aku justru mengabaikan rasa penasaran itu abisnya ff ini keren banget xD
    Aku menunggu sequelmu, authorr! Hehehee:D

    1. Ih kok kita sehatiiiii, aku jg demen kalimat itu XDDD. Hmmm, jadi gini, Jjong itu rakyat biasa (?) tapi dia gak sengaja bkin istrinya itu kecewa, terus si istri ini mati, tp bukan jjong yg bunuh kok. Jjong frustasi, kan? Dia ngawetin jasad istrinya. Kasusnya terkenal bgt, sampe ada mahasiswa wawancara dokter jiwanya si jjong. Kenapa si dokter bilang “tuan reporter”? Karena si mahasiswa ini tujuannya kan nanya gitu kayak reporter, sebenernya di bayanganku dia ini bukan reporter🙂 makasih yaaaa udah bacaaa

  5. aku pertama tebak-tebak. bibir putih? maksudnya tuh orang dah mati gtu?
    eh, ternyata bener. ngenes lagi. ngenes lagi. belakangan ini baca main cast Jonghyun ngenes terus. #ada apa denganmu Jong?
    ceritnya keren. cuma yang masih rada nggak mudeng gimana alurnya.

  6. Apa cuman saya yang gak bisa buat kalimat cantik seperti ini? *nangisdalampelukanTaem*
    Author-ssi~ Daebak! Aku selalu suka ff Pysco gini lho~
    Aku udah pernah ngunjungi wp kamu dan itu daebak bangeet. Semuanya bagus-bagus~
    Pokoknya semangat buat Author~ Fighting^^;;;

  7. Aduuuuuuuuh
    Ini cerita mendayu bgt
    Jinghyun mendalami perannya ya
    Cocok drh klo jadi aktor
    Eh emang dia udah jadi artis ya
    Hehehehehe keren thor ceritanya 😀

  8. astaga jong, ternyata selama ini dia ngomong sama mayat? sereemmm banget.
    emm kalo ga salah on the spot itu beritanya nyata kan ya? berarti kejadian ini nyata dong? ya ampun ada aja orang sampe segitunya, mayat diawetin.

    nice ff🙂

  9. pernah lihat ini beritanya😀 tapi lupa.. -_- yang saya inget cuma yang orang cina yang mayat anaknya itu di dinginin (kalo gak salah) muahahaha,, menurutku memang jong yang paling cocok jadi karakter cowoknya😀 aku suka gaya bahasanya kak .. nice ff😀

  10. apa yang harus aku katakan?

    singkat tapi ngena.. suka banget
    .

    udah itu aja. abis bingung sih. hehe..

    ini ff buat aku speachless.. ^^ good job thor..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s