My Housemate – Part 1

Author:Vanesa.Choi aka Choi.Eun.Neul

Main Cast :

+ Choi Eun Soo (OC)

+ Onew SHINee as Lee Jinki

Support Cast :

+ Song Hyerim (OC)

+ Choi Hanbyul (OC)

+ Choi Hyun Woo (OC)

+ Kim Jonghyun SHINee dll

Genre : Romance,Comedy, Frendship

Lenght : Chaptered

Rate : PG

Annyeong semua ^_^ . ini ff pertama aku mian kalau ceritanya agak gaje tapi aku harap ceritnya dapan menghibur.selamat membaca .

_ The Story Begin _

my-housemate-cover

” Eun soo-ssi buka pintunya !!!! Aku tau kau didalam cepat keluar kau harus melunasi uang sewamu selama 2 bulan ini atau kau harus angkat kaki dari sini!!! ” teriak ahjjuma pemilik rumah dengan nada marah .

Setelah puas berteriak didepan pintu rumah yang disewakannya ia pun segera pergi sambil masih mengumpat kesal.

Eun Soo POV

Aku masih bersembunyi di balik pintu kamarku sambil mendengarkan semua umpatan-umpatan yang Jung ahjjuma ucapkan dari balik pintu rumah sewa ku.

Ya , memang Jung ahjjuma adalah pemilik rumah sewa yang kutinggali sekarang dan yang diucapkannya tadi memang benar sudah kurang lebih 2 bulan ini aku menunggak uang sewa .

 

Itu karena selama 2 bulan ini aku sibuk kuliah untuk menyelesaikan tugas-tugasku yang menumpuk dan akibatnya selama 2 bulan ini aku hanya bisa bekerja part time beberapa kali yang hasilnya hanya bisa untuk makan sehari-hari saja. Dan jadilah aku seperti sekarang ini menjadi ‘Buronan’ Jung ahjjuma . Aigoo….. Menyedihkannya hidupku TOT.

Ah mian aku lupa memperkenalkan diri sebelumnya.

Namaku Choi Eun Soo umurku 22 tahun.aku adalah salah satu mahasiswa tingkat dua di Kyunghee University jurusan arsitektur .

Apa yang kalian pikirkan setelah melihat keadaanku sekarang?menyedihkan?

Apa kalian mengira aku anak dari keluarga miskin yang harus membanting tulang menghidupi diriku demi berkuliah di universitas impianku ?

Tapi sayangnya tebakan kalian salah besar.

Latar belakang keluarga ku bisa dibilang cukup berada . Appaku Choi Han Seok adalah seorang pengusaha otomotif yang cukup ternama di Busan. Tapi….. .kenapa aku yang notabene putri tunggalnya harus hidup terlunta-lunta di Seoul?

Itu karena aku yang melarikan diri dari rumah setelah lulus dari sekolah beberapa tahun yang lalu .Wae?

Karena appa dengan seenaknya menjodohkan ku dengan anak dari rekan bisnisnya.

Sontak keputusan appa yang sepihak itu membuatku marah besar dan pada akhirnya ku putuskan untuk pergi dari rumah .Ini lah hidup ku sekarang mencoba hidup mandiri tanpa bantuan appa maupun umma.

Eun Soo POV End

*****

[ Di Kantin ]

”MWO?!! Jinja?jadi jika kau tidak melunasi uang sewamu selama 2 bulan ini kau akan diusir?” seru hyerim dengan suara kencang.

”YA!!jangan berteriak semua orang melihat kearah kita .aku jadi malu bodoh ” seru eun soo kesal karena melihat tanggapan hyerim yang dianggapnya begitu berlebihan.

” YA nona Song suara mu itu sangat besar bahkan dapat mengalahkan suara petir sekalipun ” ejek hanbyul sambil duduk dibangku sebelah hyerim.

” Apa kau tidak sadar suaramu itu bisa menyebabkan ketulian” ucap hyun woo sakartis.

Mendengar itu hyerim hanya memandang hyun woo dan hanbyul dengan tatapan kesal tanpa bisa melawan keduanya .

” Ku dengar tadi ada yang akan diusir . Nugu?” tanya hanbyul penasaran.

Akhirnya eun soo pun menceritakan kejadian yang tadi pagi dialaminya pada hanbyul dan hyun woo .

” Sabar ya. Ah aku punya ide bagus?” seru hanbyul antusias .

” Otte ?” tanya hyun woo penasaran.

” Bagai mana kalau kita patungan untuk melunasi uang sewa pada jung ajjhuma” gagas hanbul dan disambut anggukan setuju oleh hyerim dan hyun woo.

” Aniyo nan gwenchana aku tidak ingin merepotkan kalian aku yakin aku pasti bisa melunasinya sendiri ” sahut eun soo sambil tersenyum kearah hanbyul,hyerim,dan hyun woo.

”Tapi jika terjadi sesuatu padamu cepat hubungi kami arraso?”

” arasso sajangnim ” ucapku sambil menekankan kalimat sajangnim kepada hyun woo.

” yakso ?” ucap hyerim,hyun woo dan hanbyul serempak

” yakso chingu ,gomawo ”

Sahut eun soo sambil merangkul ketiga teman baiknya itu.

” kajja kita pulang sekarang.aku harus mengerjakan tugas-tugas dari kyuhyun ssaem .” seru hyerim menggebu-gebu.

” Ne ,sama aku juga dapat tugas segunung dari si penyihir{minri seosaengnim} ” seru eun soo sebal.

*****

[ Hasel and Gratel Cafe ]

Jam menunjukan pukul 22.00 suasana cafe sudah sepi dari para pengunjung .

hanya tinggal beberapa pekerja yang tengah bersiap untuk pulang di rest room yang disediakan oleh pengelola kafe untuk para pegawainya.

” Jinki-ah aku duluan ya ,annyeong ” pamit seorang namja sambil menunjukan gummy smile nya kearah jinki yang tengah sibuk mengambil sesuatu didalam lokernya.

” Ne ,annyeong hyukjae hyung” balas jinki kearah namja yang tadi menyapanya.

Setelah selesai iapun segera bergegas meninggalkan kafe sambil membawa tas punggungnya.

Langkah kakinya tertuju pada halte bus yang berada dekat kafe tempanya bekerja part time sekarang.

Tidak perlu waktu lama bus yang ditunggunya pun tiba.

*****

Jinki POV

Ah…. lelahnya akhirnya aku bisa pulang juga kerumah dan segera beristirahat.

Rasanya tulangku ini hampir remuk karena hampir setiap hari aku harus pulang selarut ini.

Untung pada jam segini bus yang ku tumpangi sudah tidak terlalu ramai dari penumpang jadi aku bisa duduk dengan nyaman sampai tujuan.

Perkenalkan sebelumnya namaku Lee Jinki mahasiswa tingkat akhir di Kyunghee Universitas jurusan Seni Musik.

Seperti ini lah kehidupanku selama 3 tahun belakangan ini sibuk dengan kegiatan perkuliahan dipagi hari dan setelah itu bekerja partime di sebuah kafe pada siang sampai malam hari seperti sekarang ini.

Tidak lama kemudian bus yang kutumpangi berhenti .

seorang yeoja dengan hodie berwarna coklat dengan aksen telinga di tudung kepalanya masuk sambil melihat sekeliling .Kurasakan seseorang duduk di kursi sebelahku. Saat kutolehkan keplaku ternyata yeoja tadi.

Melihat dari tinggi tubuhnya yang tidak tinggi ah anni lebih tepatnya pendek.ku tebak ia masih bersekolah walaupun kini ia tidak menggunakan seregam sekolahnya.

yeoja disampingku ini masih asik dengan ponsel miliknya.

Tiba-tiba saja ia menoleh kearah ku .

Untungnya aku bisa langsung mengalihkan perhatianku kearah lain kalau tidak ia bisa tau aku tengah memperhatikannya.

Eits, jangan mengira Aku tertarik pada yeoja ini .

Ini hanya salah satu kebiasaanku saja yang suka memperhatikan orang-orang di sekitarku arraso!!

( ^_^ )

Jinki POV End

*****

Eun Soo POV

Ah lelahnya kalau tau begini aku akan ikut hanbyul pulang.

Sudah malam tapi lihat aku masih harus menunggu bus disini setelah selesai membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk praktek minggu depan.

Aigo…. Dinginnya untung bus yang kutunggu datang juga.

Kulangkahkan kakiku menuju kedalam bus kupandangi sekelilingku.

Untung saja masih ada bangku kosong yang tersisa.

Segera aku berjalan kearah bangku tersebut kulihat ada seseorang yang duduk disebelahku bisa kupastikan seorang namja.

baru ingin kutolehkan kepalaku kearahnya kurasakan ponselku bergetar.

Ternyata ada pesan dari hyerim .

Beberapa saat aku larut dalam kegiatanku berkirim pesan namun masih dapat kurasakan namja yang duduk di sebelahku ini tengah mengawasiku.

Segera kutolehkan kepalaku kearah namja itu .

Kulihat ia tengah memandang keluar kaca ah,pasti hanya perasaanku saja mana mungkin dia tadi memandangiku.

segera kualihkan perhatianku ke telpon genggamku lagi meneruskan kegiatannku yang tadi sempat tertunda.

~Beberapa saat kemudian ~

Akhirnya, sudah hampir sampai . Saat aku baru berdiri tiba-tiba bus yang kutumpangi mengerem membuatku terdorong . Segera kutolehkan kepalaku melihat apa yang menyentuh bagian belakangku . Lebih tepatnya bokongku dan ternyata ……..

Eun Soo POV End

*****

Eun soo segera menoleh kearah belakang saat ia merasakan sesuatu menyentuh bokongnya . Ternyata tangan namja tadi .

Seketika suasana menjadi hening. Keduanya membeku , dengan posisi tangan jinki yang masih menempel pada bokong eun soo sedangkan eun soo masih betah menatap tangan jinki yang masih menempel pada bokongnya.

” Mwo !!! Neo Namja Mesum!! ” teriak eun soo histeris sambil menatap sinis jinki.

Mendengar suara teriakan eun soo sontak membuat beberapa penumpang bus menoleh kearah mereka. Segera jinki melepaskan tanganya yang tadi masih menyentuh bagian bokong eun soo.

” Agassi ini tidak seperti yang anda bayangkan .aku tidak memegangnya secara sengaja sungguh ” jelas jinki gugup.

” Jangan mengelak buktinya tadi tanganmu itu menempel kebokongku .Dasar namja mesum ” teriak eun soo keras dengan muka merah padam menahan marah sekaligus malu.

” Aigoo aku bukan namja mesum tadi tanganku tidak sengaja menyentuhnya” jelas jinki terlihat frustasi.

” Sekali mesum tetap saja mesum ” sahut eun soo sakartis.

Beberapa orang mulai mengerumuni mereka.beberapa saat kemudian bus berhenti di sebuah halte yang tidak lain halte yang dituju oleh eun soo.

#Plak

Sebuah tamparan telak diterima jinki tepat dipipi kirinya. membuatnya sedikit mengerang kesakitan sambil memegang pipinya..

” Rasakan itu dasar namja mesum.masih bagus aku tidak langsung mematahkan leher mu ” seru eun soo kesal sebelum berjalan keluar bus.

” Aigo…. Anak muda hal tersebut termasuk pelecehan jangan diulangi lagi ya.Dasar anak muda jaman sekarang ” seru seorang ahjjuma kearah jinki. Beberapa orang juga ikut menasehati jinki .

Jinki hanya bisa pasrah menerima nasihat-nasihat tersebut sambil menundukan kepalanya menahan malu.

*****

Eun Soo POV

Aish… Rasanya tadi aku ingin mematahkan tulang namja itu menjadi beberapa bagian dan membuangnya langsung kesungai Han.

Dasar namja mesum bisa-bisanya ia mengelak dan bilang tidak sengaja dikira aku ini bodoh apa bisa dengan mudahnya dikelabui olehnya.Eomma Appa ottokhe?? Bokong putri kalian ini sudah ternodai oleh tangan namja mesum tadi !!! Hiks hiks TOT

Kalau dingingat-ingat lagi wajah namja tadi polos sekali saat melakukan perbuatan mesum itu padaku seperti tidak terjadi apapun membuatku tambah emosi >o0<

Eun Soo POV End

*****

Jinki POV

Aigoo….mimpi apa aku semalam bisa tertimpa kesialan seperti ini.padahal aku tidak sengaja menyentuh bokong yeoja itu tapi dia menuduhku yang bukan-bukan.jelas-jelas karena bus yang tadi mengerem tiba-tiba membuatnya terdorong kebelakang dan sialnya saat itu aku tengah merenggangkan tangan ku .Terjadilah insiden salah paham seperti tadi.

Pipiku masih terasa panas bekas tamparan yeoja tadi jangan-jangan akan berbekas dan juga kakiku masih terasa nyeri akibat tendangan yeoja tadi .kecil-kecil tenaganya kuat juga seperti namja .dasar yeoja jadi-jadian. Wajahnya boleh polos tapi kelakuannya seperti pereman pasar .Semoga aku tidak bertemu yeoja jadi-jadian itu lagi.

Jinki POV End

*****

_+_ Terkadang yang kita kehendaki tidak berjalan sebagai mestinya .

Karena segala hal didunia ini sudah diatur oleh Takdir _+_

*****

Hari masih terlalu pagi jam menunjukan pukul 04:00 dini hari .

Orang-orang masih enggan membuka matanya namun tidak bagi eun soo yang sudah sibuk berkeliling mengantar koran dan susu disekitar kompleks dekat rumah sewanya.Inilah kegiatannya sehari-hari pada padi hari ia akan mengantar koran dan susu setelah itu pergi ke toko buku untuk bekerja part time hingga siang hari bahkan sore setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan perkuliahan hingga malam hari.

” Ah segarnya udara saat pagi hari seperti ini” seru eun soo sambil merentangkan kedua tangannya sambil sesekali ia berlari kecil menikmati suasana dipagi hari.

Setelah selesai eun soo segera bersiap kembali kerumah dan meneruskan tugas-tugas kuliahya .

*****

Eun Soo POV

Aku tengah berjalan menyusuri jalan kearah rumah .entah kenapa sejak tadi perasaanku merasa tidak enak seperti sesuatu yang buruk akan terjadi.

Ah mungkin ini hany perasaanku saja. Kulangkahkan kakiku lebih cepat baru memasuki teras ku lihat barang-barangku sudah berserekan diteras lengkap dengan Jung ahjjuma yang tengah berdiri sambil memandangku sinis.

ANDWE!!! Jangan katakan aku benar-benar diusir .

” Ahjjuma kenapa barang-barangku ada diluar sini ” tanya eun soo bingung.

” Kebetulan kau sudah datang mulai hari ini angkat kaki dari sini dan bawa semua barang-barangmu ini ” tunjuk jung ajjhuma kearah barang-barang miliku yang berserakan diluar rumah.

” Kumohon ahjjuma jangan usir aku dari sini aku janji akan melunasi uang sewanya segera” ucapku memohon .

Tapi Jung ahjjuma hanya tersenyum sinis kearahku.

” Hanya janji-janji kosong yang bisa kau ucapkan namun tidak ada buktinya sama sekali .sudah cepat pergi dari sini ” usir kim ajjhuma.

” Aku harus tinggal dimana kalau ajjhuma tiba-tiba mengusirku seperti ini?” tanyaku lemas sambil memungut barang-barangku yang berantakan.

” Apa peduliku .lagi pula rumah ini sudah kusewakan pada orang lain dan dia sudah membayar dimuka untuk 3 Bulan kedepan. Jadi cepat pergi dari sini arraso ” ucap Jung ahjjuma sebelum pergi meninggalkanku.

Astaga apa yang harus kulakukan sekarang .hiks…hiks…hiks…umma appa otthoke? Air mata ku semakin deras mengalir memikrkan nasibku nanti.Kubereskan barang barangku dan mulai membawanya pergi.

Pikiranku terasa kosong aku hanya berjalan tanpa arah sambil membawa koper dan beberapa barang ku .

#Dret…..Drett……Drettt……

” Yeobseo ”

” ……………..”

” hiks….hiks…. Hyun woo-ah otthoke? Aku diusir oleh jung ajjhuma ” tangis ku pecah sesaat setelah menerima telpon dari hyun woo.

” …………..”

” ne arraso hiks…hiks…”

ucapku sesaat sebelum memutuskan sambungan telpon dari hyun woo.

hyun woo mengajaku bertemu di kafe langganan kami katanyaia akan menghubungi yang lain juga .

Baru kusadari suasana jalan yang tengah kulewati ini begitu sepi .

Tiba-tiba langkahku terhenti karena seseorang menabrakku dengan kencang hingga membuat ku terjatuh.

”Ya pabbo !!! Matamu buta menabraku begitu kencang” teriak kearah namja yang tadi menabraku.

Kulihat ia memungut sesuatu yang tadi terjatuh saat menabraku .

Seperti tas wanita dilihat dari modelnya seperti tas -tas bermerek.

”untuk apa namja ini membawa benda seperti ini ”batinku bertanya-tanya.

Raut wajahnya terlihat kebingungan.

”KAU BISA DIAM TIDAK ?BERISIK !!!” ucapnya ketus sambil mencoba pergi .

Mwo apa dia bilang ? Dia benar-benar cari mati segera ku tendang kakinya dengan keras hingga membuatnya terjatuh.

” RASAKAN ITU !! kau yang menabraku hingga terjatuh dan hanya itu respon mu ” ucapku emosi sambil menatapnya .

Ia pun segera berdiri kembali.

” AWAS KAU DASAR YEOJA PABBO ” sahutnya kasar sambil mendorongku.

sontak mendenga r ucapannya mebuatku marah besar .ternyata dia benar-benar sudah bosan hidup.

segera ku jambak rambut namja ini dengan kencang hingga membuatnya mengaduh kesakitan .

”AKH… YEOJA TENGIK APA YANG KA LAKUKAN?! ”

apa dia bilang yeoja tengik mati kau.

Cukup sudah rasakan ini segera kutarik namja ini dan membantingnya dengan keras ketanah.

kurasa beberapa tulang rusuknya akan patah.kulihat ia sudah tidak bergerak hanya bisa merintih kesakitan.

Rasakan itu akibatnya karena sudah berani menantang ku .Tidak lama kemudian beberapa polisi datang menghampiriku dan namja tadi.Sial sekali aku hari ini apa aku akan dijebloskan kepenjara karena sudah menghajar namja ini. Otthoke ?? (T.T)

Eun Soo Pov End

*****

Ternyata para petugas kepolisian tadi ingin meringkus seorang pencopet yang tidak lain adalah namja yang babak belur dihajar oleh eun soo tadi.

Mereka berterima kasih pada eun soo yang dianggap sudah membantu petugas kepolisian untuk menangkap pencopet itu.

Akhirnya eun soo diminta untuk ikut kekantor polisi utuk dimintai pertanyaan sebagai saksi.

*****

Beberapa petugas kepolisian tengah sibuk menanyai si pencopet .

Sedangkan eun soo masih ditanyai beberapa pertanyaan guna penyidikan lebih lanjut .

tiba-tiba seorang wanita paruh baya memasuki ruangan dan berjalan kearah petugas yang tadi sempat berbincang dengan eun soo di TKP.Si petugas tengah sibuk membicarakan sesuatu bersama wanita paruh baya tadi sambil sesekali melirik kearah eun soo.Beberapa saat kemudian akhirnya eun soo pun selesai.

” akhirnya selesai juga ” seru eun soo sambil membawa barang-barangnya keluar kantor polisi.

”permisi agashi bisa bicara sebentar?”tanya si wanita paruh baya tersebut kearah eun soo.

Singkat cerita yeoja tadi adalah pemilik tas yang kecopetan tadi .wanita itu sungguh berterima kasih pada eun soo karena sudah membantu mengembalikan tas milknya .dan menawarkan sejumlah uang pada eun soo .namun hal itu jelas ditolak eun soo karena ia merasa hal tersebut hanya kebetulan semata.

”agashi anda mau kemana membawa koper dan barang-barang sebanyak ini ?”tanya wanita paruh baya tersebut .

Eun soo pun menceritakan semua yang telah terjadi padanya pada wanita paruh baya tersebut.

” mian aku jadi bercerita panjang lebar pada nyoya ” seru eun soo malu sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.

”gwenchana ,jangan memanggilku nyonya panggil saja aku kim ajjhuma.bagaimana kalau kau tinggal dirumahyang ku sesakan saja ?” usul kim ajjhuma membuat mata eun soo berbinar.

” Jinja ?? Tapi aku belum bisa membayar uang sewanya ” sahut eun soo pelan.

” Gwenchana kau bisa membayar uang sewanya nanti ”

” Jeongmal gomawo ahjjuma ”

” Ne cheonma .kalau begitu mari ikut ahjjuma” .

Akhirnya eun soo pun pergi bersama dengan mengendarai audi milik Kim ahjjuma.

*****

” Ayo silahkan masuk ” ucap kim ahjjuma setelah membuka pintu rumah yang akan ia sewakan kepada eun soo.

” Ne ” sahut eun soo sambil menatap sekeliling ruangan.

” Ahjjuma apa ini tidak terlalu mewah untuk disewakan pada ku?”

” Ini adalah rumahku yang dulu.sekarang aku tingnggal disebelah .karena sayang untuk dijual jadi aku sewakan ” jelas kim ajjhuma terkesan ramah.

” hem… Apa aku akan tinggal sendiri disini ajjhuma?”

” Aniyo, ada seseorang yang akan tinggal dengan mu disini dia sudah lama menyewa dirumah ini ”

” Oh,arraso ”

beberpa saat kemudian merekapun sampai dilantai dua rumah tersebut.

” Disini ada dua kamar .kamar mu yang di ujung sana ” tunjuk kim ajjhuma sambil berjalan kearah kamar tersebut.

‘ Llalu kamar yang di sebelah kamarku kamar siapa ajjhuma” tanya ein soo penasaran.

” kamar teman serumahmu.mungkin kau tidak bisa berkenalan dengannya sekarang karena dia sedang kuliah ”

#Cklek

Pintu kamar pun terbuka menampakan suasana kamar yang terkesan kelasik .terlihat beberapa prabotan yang ditutupi kain putih guna menutupinya dari debu.

” Cha!! Ini kamarnya mian agak berdebu . Kamar ini memang jarang dibersihkan karena tidak ada yang menempatinya.”

jelas kim ajjhuma saat kami memasuki kamar yang akan eun soo tempati nanti.

” Gwenchana ajjhuma ini sudah lebih dari cukup . Kamarnya nyaman dan soal debu aku dapat membersihkannya sendiri ” sahut eun soo semangat sambil tersenyum sumringah .

” Bagus lah kalau begitu Ahjjuma tinggal dulu ya .

Ada rapat yang harus ahjjuma ikuti dan mungkin untuk 1 minggu kedepan ajjhuma akan pergi ke Paris jadi jaga dirimu baik-baik ne” pamit kim ajjhuma simbil berjalan keluar kamar.

” Ne tentu saja . sekali lagi saya ucapkan terima kasih ahjjuma ” ucap eun soo tulus sambil mengantar Kim ahjjuma keluar rumah.

” Cheonma eun soo-ssi .ah… aku sampai lupa .

Ini kunci pintu depan dan kunci kamar mu ”

setelah menyerahkan kunci tersebut Kim ahjjuma segera melajukan mobil audinya meninggalkan pekarangan rumah tersebut.

*****

Eun Soo POV

Beruntungnya diriku .memang tuhan maha pengasih dan penyayang bagi hambanya yang membutuhkan ^__^

Selain puas melampiaskan kemarahanku pada namja yang ternyata seorang pencopet tapi juga aku mendapat rumah sewaan yang baru dari Kim ahjjuma yang baik hati.Sebaiknya aku segera membereskan kamar ini lagi pula aku harus segera bergegas ke kafe untuk bertemu hyun woo dan juga yang lain.

*****

[ Kyunghee University ]

Suasana kampus terlihat ramai dari para mahasiswa maupun para dosen yang tengah hilir mudik disekitar area kampus.Memang sekarang waktunya makan siang terlihat suasana kantin yang mulai dipadati para mahasiswa.

Namun masih ada beberapa kelas yang masih berlangsung.Sama halnya dengan seorang namja yang masih sibuk berkutat dengan tugas-tugasnya.

” Jinki-ah kau tidak makan siang ??” tanya seorang namja pada sahabatnya yang masih asik berkutat dengan buku-buku pelajarannya padahal kelas sudah mulai sepi dari para mahasiswa yang lain.

” Sedikit lagi Jonghyun-ah tanggung tinggal satu nomer lagi tugasku akan selesai ” sahut jinki sambil tersenyum kearah Jonghyun Sahabatnya.

” Selalu saja begitu.kalau sudah bertemu tugas kau akan lupa waktu” grutu jonghyun .

” Cha.. Selesai juga kan.

Mumpung masih ada waktu luang harus segera diselesaikan tau ” sahut jinki sebelum merapihkan buku-bukunya kedalam tas miliknya.

#Dret.. Drett….

Segera jinki melihat ponselnya yang bergetar . Ternyata ada pesan masuk.

sesaat jinki terdiam membaca pesan yang diterimanya.

” Wae? ” tanya jonghyun penasaran sambil menatap kearah jinki.

” Aku baru mendapat pesan da-”

belum sempat jinji menjawab pertanyaan jonghyun seorang teman jinki yang lain muncul sambil menepuk bahu jinki.

” Jinki-ah . Ku dengar hari ini ada promo spesial di restoran ayam goreng lee ajjushi .Buy one get one??” ucap namja tadi kearah jinki.

” Ayam goreng?buy one get one?” ucap jinki memastikan.

” ne.Untuk hari ini spesial beli satu potong ayam goreng geratis satu potong lagi ”

” JINJA ?! ” seketika wajah jinki berbinar mendengar ucapan dari temannya tadi.

” Ne,Segeralah kesana sebelum kehabisan ”

Segera jinki bergegas pergi meninggalkan kelasnya tampa menghiraukan jonghyun yang masih diam memandanginya yang mulai menjauh pergi.

” YA…..JINKI-AH KAU MAU KEMANA?!!” teriak jonghun sambil mengejar sahabatmya itu.

”AKU MAU BELI AYAM GORENG TAKUT KEHABISAN” Teriak jinki tak kalah keras masih sambil berlari keluar .

” Aish , jinja kalau sudah berhubungan dengan ayam dia bisa lupa daratan.” keluh jonghyun sambil berjalan mengikuti jinki yang sudah jauh didepannya.

” Tunggu sebentar ayamku . I’m coming” seru jinki senamg sambil memikirkan ayam-ayam gereng yang akan dibelinya nanti.

” Aish kau cepat sekali sih jalannya” gerutu jonghyun setelah berhasil menyusul jinki.

Tiba-tiba seorang yeoja berlari melewati jinki dan jonghyun membuat perhatian jinki terarah pada yeoja itu.

” yeoja itu …” mendengar suara jinki membuat jonghun mengikuti arah pandangan jinki.

” Nugu?yeoja yang kau sukai ya?” tanya jonghyun penasaran.

” Anni ”

” manis juga ” sahut jonghun membuat jinki menoleh kearanya.

” manis?? Menyeramkan ia ” sahut jinki sinis .

” wae?”

akhirnya jinki pun menceritakan kejadian yang dialaminya kemarin malam saat ia didalam bus pada jonghun.

bukannya prihatin tapi jonghyun malah tertawa terbahak-bahak dan mengejek jinki .

*****

Sedangkan ditempat lain eun soo tengah asik mengunyah makanannya dan teman-temannya yang lain malah menatap eun soo bingung.

”eun soo-ah makannya pelan-pelan nanti tersedak.” ucap hyerim sambil menyodorkan segelas air kearah eun soo.

” Gomawo” sahut eun soo sambil tersenyum .

” Kurasa ada yang salah dengan otaknya . Jelas-jelas tadi pagi saat aku menelponya ia sedang menangis sesunggukan karena diusir oleh Jung ahjjuma” seru hyun woo tak percaya.

” Tapi lihat !! Eun soo baik-baik saja malah terlihat sangat bahagia ” protes hanbul sambil menunjuk-nunjuk eun soo.

” ne aku setuju dengan hanbyul.tadi kau bilang eun soo tengah menagis saat kau menelponya membuat kami khawatir saja ” sambung hyerim membuat hyun woo berdecak kesal.

” Sungguh tadi saat aku menelponnya ia tiba-tiba menangis sesunggukan dan bilang ia baru saja diusir oleh jung ajjhuma ”

”sudah-sudah jangan ribut lagi.

Lebih baik kalian makan juga makanannya enak sekali tau ” seru eun soo kearah ketiga temannya yang lain.

setelah selesai ia pun menceritakan semua hal yang terjadi padanya hari ini dari Jung ahjjuma yang mengusirnya sampai ia menghajar seorang namja sampai babak belur dan bertemu dengan Kim ahjjuma yang dengan baiknya menawarkan tempat tinggal baru untuknya.

” Benarkan kata ku kenapa kalian tidak percaya pada ceritaku ” seru hyun woo kesal pada hanbyul dan hyerim.

” hehehe……. mianhe ” seru hyerim dan hanbyul kompak .

*****

[ JinSoo’s House ]

# Cklek

Perlahan jinki memasuki rumahnya dengan sekantong plastik besar ayam goreng ditangannya ia berjalan kerah dapur dan menaruhnya di sana.setelah selesai segera ia menuju kamarnya.

” Kenapa rambutku terasa gatal lebih baik aku segera mandi sekarang ”

segera jinki membawa handuk miliknya kearah kamar mandi di lantai bawah.

memang di rumah ini ada dua kamar mandi yang terletak masing masing dilantai satu dan lantai dua .Sayangnya kamar mandi dilantai dua sudah lama rusak jadilah jika ingin mandi atau ketoilet harus menggunakan kamar mandi di lantai bawah.Sesaat jinki menoleh kearah pintu masuk saat mendengar suara motor yang berhenti didepan pekarangan rumahnya.

” Mungkin hanya suara motor tetangga sebelah” batin jinki dan segera masuk kedalam kamar mandi.

*****

” Cha !! Sekarang aku tinggal disini hanbul-ah otte?” ucap eun soo kearah hanbyul sambil menunjuk ke rumah yang baru ia sewa dari kim ajjhuma.

” Besar juga ya ,beruntungnya dirimu eun soo-ah” puji hanbyl.

” hehehe….. yasudah aku masuk dulu ya aku kebelet nih ” seru eun soo sambil memegangi perutnya.

” aish…. Kebiasaan .yasudah aku pulang dulu ya annyeong” pamit hanbul sambil menstarter motornya.

” anyyeong” balas eun soo sambil melambaikan tangannya ke arah hanbyul .

setelah motor yang dikendarai hanbyul menghilang dari pandangannya segera ia bergegas masuk karena rasanya ia hampir mengompol karena menahan buang air kecil selama di perjalanan tadi.

#Cklek

Segera eun soo berlari ke kedalam rumah tepatnya menuju kamar mandi di lantai bawah.

#Sret….

Segera dibunya pintu kamar mandi tanpa menoleh kesekeliling dan segera berlari ketoilet duduk.

” Ah leganya hampir saja aku ngompol ” seru eun soo lega.

tiba-tiba mata nya menangkap seseuatu di sebelah nya . Sebuah ruangan dengan kaca .Namun matanya fokus pada objek didalamnya seorang namja tengah mandi didalamnya sambil bersenandung ria. Saat matanya masih asik memperhatikan objek tersebut .Si namja menoleh kearahnya juga.Waktu terasa terhenti keduanya saling berpandangan satu sama lain.1…..2…..3……

AAAaaaaa…………………… Teriak keduanya bersamaan.

*****

Eun Soo POV

Aish aku sungguh kebelet .

aigoo…. Dimana kamar mandinya .

segera ku berlari ah akhirnya kutemukan juga segera kugeser pintu kamar mandinya dan berlari kedalam tampa menoleh kesekeilingku.mataku fokus pada toilet duduk dihadapanku.

beberapa saat kemudian ~

ah leganya .ada sesuatu yang menarik perhatianku sesuatu disebelahku segera kutolehkan kepalaku .kulihat sebuah ruangan mandi dari kaca tembus pandang .namun yang lebih menarik perhatianku sesuatu didalamnya seseorang tengah mandi di didalamnya .Lebih tepatnya seorang namja tengah mandi didalamnya .sekarang namja itu menoleh kearahku tunggu Namja?Namja?MWO!!!NAMJA!!!

AAAAaaaa…………… Teriakku serempak dengan namja itu .

Eun Soo POV End.

*****

Ruang tamu terasa sunyi padahal ada dua orang yang tengah duduk disana namun kedunya masih bungkam sejak kejadian dikamar mandi tadi.

” Kenapa kau ada disini ” ucap eun soo pelan masih dengan posisi awalnya .menunduk.

”Mwo? Harusnya aku yang bertanya padamu kenapa agassi disini?” tanya jinki balik.

” Mulai hari ini aku tinggal disini ”

” Jadi kita akan tinggal serumah?”

sesaat keduanya terdiam mencerna kata-kata tersebut.

” MWO !! Tinggal bersama mu.ANDWAE………………!!!! Ucap jinki dan eun soo kompak.

”aku tidak mau tinggal dengan namja mesum seperti mu ”

” siapa juga yang mau tinggal serumah dengan yeoja jadi-jadian seperti mu”

eun soo segera berdiri dari duduknya dan menatap jinki dengan tatapan membunuh.

” apa kau bilang?? Aku ini pihak yang dirugikan tau!! Kemarin kau memegang bokongku sekarang kau mengintipku saat aku tengah buang air kecil.” teriak eun soo kesal.

” YA agashi kemarin itu tidak sengaja dan tadi sungguh aku tidak melihat apapun tau.lagi pula aku tidak suka dengan anak kecil seperti mu!! Tubuhmu itu rata tau!!”

” Neo jinja!! Kau bilang rata dasar namja kurang ajar !! Dan perlu kau ketahui aku bukan bocah aku ini mahasiswa tau.dasar ajjushi mesum!!” hardik eun soo dengan muka merah padam merasa malu sekaligus Kesal.

” jelas-jelas kau yang mesum !!kau yang mengintipku mandi .katakan kau lihat semuanya kan!!”

”aa..a.. annio .sudahlah aku mengantuk mau tidur.Lagipula itu salah mu siapa suruh mandi pintunya tidak di kunci ” segera eun soo berlari kearah kamarnya tanpa menghiraukan keberadaan jinki .

” Aish dasar yeoja jadi-jadian .pasti dia melihat semuanya ” jinkipun mengacak-acak rarambutnya frustasi.

****

Pagi hari yang tenamg menyambut kediaman jinki dan eun soo .

Diruang makan jinki tengah menyantap sarapan paginya sebelum berangkat kekampus.

Sedangkan eun soo sudah siap pergi ke kampus untuk menyelesaikan tugasnya .

” hausnya ” gumamnya pelan sambil berjalan menuju dapur .

Saat berpapasan eun soo hanya melirik jinki singkat sama halnya dengan jinki tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut keduanya.

# Dret….Drett…..

” Yeobseo ”

”……………..”

” Aku akan segera keluar ,tunggu sebentar ya ”

”…………….”

” Annyeong ”

Ucap eun soo sebelum memutus sambungan telpon yang diterimanya tadi.Setelah menerima telpon dari hanbyul eun soo pun segera bergegas keluar rumah.

*****

Jinki POV

Hari ini aku harus kekampus lebih awal dari biasanya karena ada janji bertemu dengan dosen untuk berkonsultasi mengenai skirpisiku yang hampir rampung.

Sebelum pergi kusempatkan sarapan terlebih dahulu.Saat aku tengah menikmati sarapanku seseorang datang membuat mood ku sedikit rusak siapa lagi kalau bukan yeoja jadi-jadian itu.Lihat dia sekarang berjalan dengan angkuhnya dan hanya menoleh sekilas kearah ku.Kulihat ia mengangkat telpon dari seseorang.Dari yang kudengar ada seseorang tengah menunggunya nugu?ah untuk apa aku peduli padanya.

tidak lama kemudian dia segera pergi keluar rumah.Ah,aku sudah selesai segera ku langkahkan kakiku keluar rumah namun dari jendela dapat ku lihat yeoja itu tengah berbincang dengan bersama seorang namja .tak lama kemudin mereka pergi mengendarai motor Ducati milik namja itu.Apa dia namjachingunya? Dilihat dari penampilannya namja itu tampan juga. Hebat juga yeoja jadi-jadian itu bisa mendapatkan namja seperti itu.

” Aigoo…. Lee Jinki apa yang kau pikirkan.Kenapa aku harus peduli dengan yeoja jadi-jadian itu lupakan jinki-ah lupakan untuk apa memikirkannya ” gumamku dalam hati.

Jinki POV End

*****

– Saat Akhir Pekan –

Hari ini Seoul tengah diguyur hujan deras disertai petir.Kebanyakan orang memilih beristirahat dirumah daripada beraktifitas diluar dengan cuaca buruk seperti ini.Sama halnya dengan eun soo dan jinki yang kini tengah berada dirumah dengan kegiatan mereka masing-masing.

*****

Eun Soo POV

Diluar sedang hujan lebat terpaksa aku membatalkan janjiku dengan hyerim hari ini.Sudah waktunya makan siang tapi kalau hujan begini aku jadi malas membeli makanan diluar.Aha!!aku delivery saja kalau tidak salah di nakas dapur ada brosur makanan.Akupun segera berjalan kearah dapur sambil membawa ponsel ku.

_ Di Dapur_

Saat aku tengah sibuk mencari brosur tersebut tiba-tiba ada suara seseorang yang mengagetkanku siapa lagi kalau bukan namja mesum itu.

”Apa yang sedang kau lakukan disini? ” ucapnya sambil berdiri dihadapanku.

”Bukan urusan mu sudah sana jangan urusi aku” lihat sekarang wajahnya terlihat marah .siapa suruh duluan membuatku kesal.

” Siapa juga yang mau repot-repot mengurusi yeoja jadia-jadian seperti mu .kan aku hanya bertanya ”

” Dasar menyebalkan. Aish,kemana sih brosur ayam gorengnya ” gerutu ku kesal sambil mongobrak-abrik laci dapur.

”Ayam Goreng ??” segera kutolehkan kepalaku kearah namja mesum itu.Lihat sekarang lihat matanya terlihat berbinar-binar seperti habis menerima undian jutaan won.Dasar namja aneh.

” Ne,Ayam goreng .kau lihat tidak ?” tangaku sambil bertolak pinggang menghadapnya.

” Kalau kau mau pesan aku mau ikut titip ” serunya seperti bocah yang meminta permen pada ummanya.Sok imut.

”SHIRO!!!!” Teriaku mantap.Hahaha lihat wajahnya berubah murung seperti ingin menangis .

” Baiklah kalau begitu jangan harap kau akan menemukan brosurnya.annyeong” Mwo !! Jinja jadi dia sengaja mengancamku .Dasar menyebalkan.

segera ku halangi jalannya agar dia tidak bisa keluar dari dapur.

” Ya chicken katakan kau simpan dimana brosurnya .”

” Entahlah ” jawabnya ringan mencoba melewatiku.

” Aish cepat serahkan brosurnya padaku ” seruku sambil menahan tangannya .

” Andwe!! Kalau kau mau ada syaratnya otte?”

Aish…. Kalau begini aku harus mengalah padanya.Dengar ya bukan Kalah tapi mengalah camkan itu.

Kalu bukan karena kondisiku yang kelaparan ini aku tidak akan mengambil langkah ini >0<

Eun Soo POV End

*****

” Arraso,cepat katakan apa syaratnya CHICKEN ” seru eun soo sambil menekankan kata-kata chicken kearah wajah jinki.

” Jangan panggil aku dengan panggilan chicken .Ganti dengan Sunbae atau lebih bagus lagi oppa ” jelas jinki sambil tersenyum . Sedangkan eun soo hanya bisa melebarkan matanya mendengar permintaan jinki yang tidak masuk akal itu.

” SHIRO!!! ANDWEYO AKU TIDAK MAU ” Teriak eun soo tepat ditelinga jinki membuat jinki menutup kupingnya yang terasa mendengung ”

” Oh jadi kau lebih memilih kelaparan baiklah kalau begitu ” Seru jinki sambil melepaskan cengkaraman tangan eun soo .

” Oppa aku lapar tolong berikan brosurnya pada ku.” ucap eun soo pelan sambil memandang wajah jinki.

sontak mendengar suara eun soo membuat jinki mengurungkan niatnya melepaskan cengkraman tangan eun soo pada lengannya . Entah sejak kapan mata keduanya saling berpandangan .

#Duar…

Seketika suara petir terdengar begitu keras dan membuat keduanya segera tersadar. Seketika suasana canggung menyelimuti keduanya.

” Em… Baiklah aku akan mengambilnya dulu ” ucap jinki gugup sambil memandang kearah lain mengindari pandangannya kearah eun soo.

” N…n…ne gomawo ” sahut eun soo menunduk tak berani menatap jinki .perlahan eun soo melepaskan cengkramannya pada lengan jinki dan berjalan kearah ruang tv .

Jinki pun segera pergi kekamarnya mengambil brosur tersebut.

*****

Jinki POV

_Kamar Jinki_

Astaga apa yang terjadi padaku tadi . Bisa-bisanya aku terpesona dengan yeoja itu . Kuremas rambutku pelan mengingat hal yang tadi terjadi padaku dan yeoja jadi-jadian itu.tapi jujur saat ia memanggil ku ‘oppa’ dan menatap ku dengan lembut rasanya ada sesuatu yang membucah dalam hatiku seperti ada rasa bahagia yang begitu kurasakan.Aish…. Sadar lah Lee jinki apa yang kau rasakan?? Ini salah tidak boleh begini !! Pasti itu hanya perasaan puas mengerjainya .ia pasti hanya itu.Sudah lah lebih baik aku bertingkah biasa saja .setelah itu akupun segera turun untuk memberikan brosur itu pada eun soo-ssi.

Jinki POV End

*****

Eun Soo POV

Astaga Choi eun soo lihat apa yang kau lakukan!!Sungguh memalukan mau ditaruh dimana mukaku yang imut ini ??Bisa-bisanya mulut ini berbicara seperti itu .segera ku pukul-pukul pelan mulutku yang telah mengucapkan kata-kata ‘TERLARANG’ itu pada Si Jinki Chicken .Tapi kenapa rasanya ada sesuatu yang rusak pada otak ku yang biasanya cerdas ini jadi blank saat bertatapan dengannya.Ah, pasti karena terkena radiasi dari otak bodoh nan lemot namja itu.Ia pasti karena itu.ucapku meyakinkan diriku.Kulihat ia mulai menuruni tangga dan berjalan kearah ku. Segera kubersikap sewajar mungkin agar dia tidak curiga.

Eun Soo POV End

*****

” Ige ,pesankan aku 2 potong ayam goreng bagian dada,dan 1 porsi nasi ya ” ucap jinki sambil menunjuk menu-menu yang ada dibrosur tersebut.

” Tapi bayar masing-masing ya ,aku tidak mau membelikanmu secara geratis karena pesananmu banyak sekali ” protes eun soo .

” Lihat baru tadi bersikap manis sekarang sudah buas lagi dasar yeoja berpribadian ganda ” grutu jinki dalam hati .

” Arraso ,akan aku bayar jangan takut ” sahut jinki tak kalah keras.

”Astaga eun soo lihatlah namja yang tadi kau pikirkan sekarang menjadi sosok yang sangat menyebalkan” seru eun soo dalam hati

” Jelas saja aku takut bisa-bisa aku rugi besar membayarkan makananmu yang banyak begitu seperti orang yang kelaparan saja” grutu eun soo .

” Dasar yeoja pelit ” sahu jinki pelan.

” Bukan pelit tapi IRIT tau” balas eun soo tak mau kalah.

Jinki hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah (teman)serumahnya itu.

Sambil menunggu makanan tiba mereka memilih menonton tv setelah melewati perdebatan yang lama tentang acara tv apa yang akan ditonton dan jarak duduk keduanya yang harus diatur berjauhan.

” Tumben kau hari libur begini ada dirumah ” ucap jinki tiba-tiba dengan mata yang masih fokus pada acara tv yang ia tonton sekarang.

Eun soo pun segera menoleh kearah jinki .Bingung.

” Wae? Kau tidak suka kalau aku disini ?” tanya eun soo ketus.

” Kau selalu saja negatif thinking .biasanya kan kau selalu berkencan dengan namjachingumu itu.ah… Aku tau kau pasti sudah diputuskan olehnya ya hahahahaha…..”

” Namjachingu?nugu? ”

” Aish…. Itu namja yang suka mengantar – jemput mu ke kampus .” jelas jinki.

Sesaat eun soo terdiam memikirkan siapa namja yang dimaksud jinki. Tiba-tiba seluet seseorang muncul dalam bayangannya.

” Jangan-jangan yang kau maksud hanbyul yang suka mengantarku dengan motor Ducati miliknya itu ?”

” Ne choi hanbyul yang itu ” seru jinki mantap sambil menatap eun soo.

” Dia bukan namjachinguku .Kami sanya sahabatan.wae?”

” em… Pantas saja aku bingung ada namja yang tahan punya kekasih jenis seperti mu” ucap jinki mantap sambil menatap eun soo dari atas sampai bawah.

” Mwo!!! Apa kau bilang mati kau!!! Hya!!” teriak eun soo keras sambil melempar bantal kewajah jinki.

#Buk

” Hwa!! Appo awas kau yeoja preman nan kasar ku balas kau !!’ ucap jinki segera melempar bantal lagi kearah eun soo.

” Tidak kena .Aku tidak takut pada ancamanmu Siluman ayam menyebalkan hahaha……” seru eun soo girang setelah berhasil lolos dari serangan balik yang tadi jinki lakukan.Dan pada akhirnya terjadi kejar-kejaran sambil lempar-lemparan bantal diruangan itu hingga membuat suasana ruangan seperti habis terkena bom atom hirosima dan nagasaki.Suara teriakan serta tawa membahana diruangan tersebut mengalahkan suara hujan yang kian deras turun diluar rumah.

#Ting …Tong…

Seketika kegitan keduanya terhenti mendengar suara bel dari luar rumah.

” Ayam ku ” Teriak jinki kegirangan segera membuka pintu rumah.Benar saja seorang kurir yang mengantarkan pesanan mereka telah tiba.beberapa saat lemudian jinki masuk sambil membawa bungkusan besar berisi makanan.

” Mana pesanan ku ,cepat berikan padaku ” ucap eun soo yang tiba-tiba muncul di hadapan jinki.

” Mintanya yang sopan nanti baru ku kasih ” suruh jinki.

” SHIRO !!! Cepatlah aku sudah kelaparan tau !! ” sahut eun soo ketus.

”Araso kalau begitu jangan harap kau bisa memakan ayam ini ” ancam jinki sambil berjalan meninggalkan eun soo menuju ruang makan.

” Baiklah, Oppa aku lapar berikan makanannya padaku ” ucap eun soo sambil menunjukan pupy eyesnya ke arah jinki.

Sesaat jinki terdiam melihat eun soo.

” Nomu Kyopta ” batin jinki saat melihat eun soo .

” Sunbae ,cepat berikan.

Apa kau mau kalau besok ada berita tentang seorang yeoja yang mati kelaparan karena teman serumahnya yang PELIT .Dan lebih parahnya ternyata si pelaku adalah sunbaenya sendiri dikampus.”ucap eun soo dengan nada didramatisir.

” Aish, ara…ara stop cerita bodoh mu itu dan cepat makan ” sahut jinki mengalah sambil menyerahkan makanan milk eun soo.

” Gomawo sunbae” seru eun soo sumringah dan segera berlari kekamarnya sambil membawa makanannya.

*****

Semenjak itu hubungan eun soo dan jinki mengalami kemajuan .Walau mereka tidak saling menyapa saat berada diluar tapi setidaknya dirumah mereka sering berkomunikasi walau dengan bentuk berbeda seperti pertengkaran,ejekan,maupun sindiran.

*****

– Ruang TV –

Hari sudah larut malam terlihat Jinki tengah asik mengerjakan sesuatu dileptop miliknya .Tak lama kemudian eun soo muncul dari arah tangga sambil membawa ponsel miliknya .

” Sedang apa kau ?” tanya eun soo yang tiba-tiba sudah duduk disofa disebelah jinki.

” Cuci piring. Jelas-jelas sedang mengerjakan tugas kuliah pakek nanya lagi ” sahut jinki ketus .

” Napun !! Padahal aku tanya baik-baik tapi disahutin begitu” protes eun soo sambil mengganti chanel TV dihadapannya.

” Mianhe ” ucap jinki pelan. Hanya dibalas lirikan oleh eun soo.

” Permintaan maaf mu tidak diterima ” sahut eun soo sebal sambil berjalan kearah dapur.

Tak lama kemudian eun soo kembali keruang tv sambil membawa semangkuk mie instan.

” Kau makan mie ?” tanya jinki sambil memandang mie dimangkuk yang eun soo bawa dengan wajah berbinar.

” Bukan aku makan Spaghetti ” sahut eun soo asal.

” Jalas-jelas mie instan ,Spaghetti dari mana?”

” Sudah tau pake tanya ” sahut eun soo ketus.

” Aish… Kau mau balas dendam ya?”

” Aniyo ”

” Kau beli dimana ?”

” Pulau Jeju ” sahut eun soo asal .

” Ah paling-paling kau beli di toko klontong Park Ajjhusi ” sahut jinki .

” Itu tau pake tanya segala ” sahut eun soo sebelum menyerumput mie instan dihadapannya.

”Aish… Kau benar-benar menyebalkan .” seru jinki kesal.

” Gomawo atas pujiannya ” sahut eun soo enteng sambil tersenyum .

” Apa kau beli lebih aku mau dong ” pinta jinki sambil tersenyum balik kearah eun soo.

” Sudah kutebak .dasar tidak modal ” sindir eun soo.

” Ayolah ,bagi aku satu .aku juga lapar ” rajuk jinki sambil menunjukan wajah memelasnya.

” Baiklah ,seduh saja sana mie nya ada di rak atas dapur.”

” hehehe…. Gomawo”Segera jinki berlari kerah dapur meninggalkan eun soo yang tenag asik menonton sambil makan mie instan.

~Beberapa saat kemudian~

” Eun soo-ssi kau nonton apa serius sekali ?” tanya jinki penasaran melihat eun soo yang serius menonton TV.

” Film horor ” jawab eun soo singkat tanpa menoleh kearah jinki sedikit pun.

melihat eun soo ang begitu serius membuat jinki penasaran dan memutuskan untuk bergabung bersama eun soo.

*****

Akhirnya merekapun larut dalam kegiatan menonton mereka tanpa menyadari jam sudah menunjukan tengah malam dan juga keadaan diluar yang tengah diguyur hujan deras.

” Omo!! Hantunya muncul ” teriak eun soo ketakutan sambil menutup wajahnya dengan bantal .

” Dasar penakut ” sindir jinki sambil melihat tingkah eun soo yang tengah duduk disebelahnya.

” Diam kau !!”

” Tingkah seperti pereman tapi lihat nonton film horor saja ketekutan ”

” Mwo !! Jinja das-”

#Blam

Belum sempat eun soo meneruskan kata-katanya tiba-tiba lampu padam seketika.

” HUWA !!! ” Teriak eun soo ketakutan.

” YA!! Kenapa lampunya padam ??” gerutu jinki sambil mencoba mencari penerangan segera.

” Tolong jangan tinggalkan aku.aku takut ” gumam eun soo pelan mendengar hal itu jinki pun segera bergerak mecari eun soo .

” Kemarikan tangan mu genggam yang erat ya .sekarang kita cari senter atau lilin ” ucap jinki sambil menggandeng tangan eun soo.Sedangkan eun soo hanya menurut pada jinki.

”Aigoo,dimana ya senternya ??” ucap jinki sambil meraba laci diruang tamu .

” Mungkin dilaci meja dapur ” ucap eun soo pelan.

” Mungkin juga .Kajja kita kesana ”

” Ada tidak ??” tanya eun soo penasaran pada jinki yang sedang sibuk mecari senter di laci meja dapur.

” Cha…. Akhirnya ketemu juga ” seru jinki senang.

” Sekarang tinggal cari lilin ” lanjut jinki sambil berjalan keluar dapur.

# Duar

Terdengar suara petir menggema keseluruh ruangan.

” OMO!!! ” kaget eun soo segera mengeratkan pegangannya pada lengan jinki.

” Apa kau begitu ketakutan itu hanya suara petir” ucap jinki tiba-tiba.

” Tidakah kau sadar keadaan kita seperti di film tadi .bagaimana kalau tiba-tiba ada hantu muncul .”

” Jangan berfikir yang tidak-tidak .sekarang lebih baik kita segera menemukan lilin untuk penerangan sementara” . Beberapa saat kemudian akhirnya eun soo dan jinki dapat menemukan lilinnya.

” Akhirnya ada penerangan juga. ” Ucap jinki lega sambil mendudukan dirinya kesofa ruang tamu.

” Ne ” jawab eun soo singkat dengan posisi masih bergandengan tangan dengan jinki.

” Mau sampai kapan kita bergandengan tangan begini eun soo-ssi?” tanya jinki sambil mengangkat tangannya yanga masih terkait dengan tangan eun soo.

” Sampai lampunya hidup ” sahut eun soo sambil tersenyum kearah jinki.

” Kalau ada maunya saja kau berlaku manis padaku” sindir jinki sabil memanyunkan bibirnya.

” Oppa bukankah kau juga sama begitu ” ucap eun soo dengan menekankan panggilan oppa pada jinki.

# Flip

Seketika lampu menyala terang membuat eun soodan jinki sedikit kaget.

” Hore nyala ” seru eun soo girang sambil melompat-lompat senang.

” Ne,akhirnya kukira akan lama padamnya” sambung jinki sambil tersenyum .tanpa disadari tangan mereka masih saling bergandengan erat.keduanya saling melempar senyum satu sama lain mengungkapkan kesenangan mereka .

” Eh mian ” ucap eun soo sambil melepas genggaman tangannya dari tangan jinki.

” a….gwenchana hehehe” sahut jinki sambil mengaruk tengkuknya .gugup.

” Gomawo soal yang tadi ” ucap eun soo malu-malu.

” Cheonma ” sahut jinki pelan sambil memandang eun soo lembut.

” Kalau begitu aku kekamar dulu Op…ppa ” pamit eun soo sambil berjalan kearah tangga menuju kamarnya.

” ne” sahut jinki sambil memandang punggung eun soo yang mulai jauh meninggalkannya.

*****

# Brem…. Brem….

sebuah motor sport bermerk Ducati berhenti tepat didepan sebuah rumah berlantai dua.seorang yeoja mulai turun dari motor yang ia tumpangi .

” ini helm mu .gumawo ” ucap si yeoja sambil menyerahkan helm yang tadi dikenakannya pada si namja pengendara motor.

” ne, cheonma”ucap si namja sambil menerima helm yang diserehkan yeoja tadi.

” Coba kau pikirkan lagi soal yang tadi.Mau sampai kapan kau menutupi tentang hal ini?” ucap si namja serius .namja yang tidak lain adalah Choi hanbyul salah satu mahasiswa Kyunghee unitersitas tingkat dua jurusan teknik.” Ne aku juga berfikir seperti itu ” sahut si yeoja pelan.

” Yasudah aku pulang dulu ya .annyeong ” pamit hanbyul sambil menstarter motornya.

” Annyeong” balas si yeoja sambil melambaikan tangannya pada hanbyul.

Sesaat motor yang dikendarai hanbyu telah berjalan menjauh.Namun si yeoja masih betah berdiri diposisinya sambil memandang kosong kearah jalan. Tanpa disadarinya seorang namja tengah berdiri dibelakangnya sambil memandanginya.

” Eun soo-ssi ” sapa si namja sambil menepuk pundak eun soo pelan.

” OMO!!ternyata kau jinki-ssi ku kira- ”

” Apa? Hantu ?” tanya jinki sambil melipat tangannya didepan dada.

” hehehehe……. Kau tau saja” sahut eun soo sambil tertawa garing.

” Sudah ku duga .lagi pula kau tidak merasa kalau aku terlalu tampan untuk disamakan dengan hantu??” ucap jinki bangga sambil meraba wajahnya dan merapihkan tatanan rambutnya .Tanpa disadari eun soo yang mendengar perkataan jinki hanya bisa terperangah .

(O.O)?!! ” Kenapa dia begitu PD ?? Dasar namja gila” batin eun soo .

Eun soo pun segera berjalan meninggalkan jinki yang masih berkokok eits.. Ralat maksudnya berbicara sendiri .

Ketika ia selesai bicara ia pun baru menyadari eun soo telah menghilang dari sana itu artinya daritadi ia bicara sendiri seperti orang gila.

” Aish… YA CHOI EUN SOO TEGANYA KAU MENINGGALKAN NAMJA SETAMPAN AKU BICARA SENDIRIAN DILUAR !!!!!!” teriak jinki sambil memasuki rumah.

#Buk

sebuah bantal terlempar tepat diwajah jinki.

” DIAM KAU AYAM GILA .INI SUDAH MALAM KALAU TETANGGA DENGAR MEREKA BISA TERGANGGU !!!” Teriak eun soo yang tengah menyandarkan tubuhnya di sofa ruang tamu.

” Aish menyebalkan !! ” sindir jinki sambil ikut duduk disebelah eun soo.

” Kalau menyebalkan jangan dekat-dekat.Hush…hush “usir eun soo sambil menatap jinki.

” Ah malas pindah bokongku sudah menempel disini jadi susah untuk digeser ” balas jinki tak mau kalah.

#Ting….. Tong…..

” Buka bintunya sana ” suruh jinki dapa eun soo.

” Enak saja kau saja aku lelah tau”

” Kau kira aku tidak lelah apa ”

” kalau gitu kita suit aja yang kalah buka pintunya.” usul eun soo sambil menegakan tubuhnya.

” Baik sapa takut ” ucap jinki segera duduk tegap.

#Ronde satu hasilnya seri

#Ronde dua hasilnya seri juga

#Dan ronde ketiga hasilnya SERI

” Kalau tidak ada yang menang ataupun kalah siapa yang buka pintu??” tanya eun soo kesal.

” Karena seri jadi kita berdua yang buka otte??”

” Aish …malas ah kau saja ”

” Andwae !! KAJJA!!” seru jinki sambil menarik eun soo kepintu depan .

# Cklek

Pintupun terbuka namun tidakada siapapun disana.

” Kok tidak ada orang ??” ucap eun soo sambil mengawasi sekitar.

” Mungkin hanya orang iseng ” ucap jinki .

” Maybe ” balas eun soo sambil melihat kearah bawah.

Dilihatnya sesuatu tergeletak tepat didekat kakinya.

” Jinki-ssi Cepat lihat ke bawah ” ucap eun soo sambil menarik-narik ujung baju jinki.

”Wae? Memangnya ada apa sih ?” tanya jinki penasaran .

Ketika matanya menatap kearah yang eun soo maksud matanya tiba-tiba membulat .Kaget.

” i…itu…. Apa aku tidak salah liat?” tanya jinki sambil mengucek matanya.

” Aniyo ,akupun melihat yang sama denganmu ” ucap eun soo pelan .mereka akhirnya saling berpandangan beberapa saat hingga mere sadar dengan apa yang mereka lihat dihapan mereka itu.

_TBC_

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

19 thoughts on “My Housemate – Part 1

  1. ya ampuuuun! ni panjang banget.
    mungkin harusnya kamu bagi part jadi dua, atau hapus aja scene-scene yang nggak perlu. biar lebih pendek. maaf, ya EYD-nya masih berantakan banget. penggunaan spasi, titik, koma, maupun kata langsung kamu harus bener-bener diperbaiki. kamu bisa searching, atau lihat bagaimana penulisan novel dan buku. atau juga boleh kamu lihat ff dari para author tetap di sini.
    trus kamu pelajari deh. untuk penggunaan eyd buat aku penting. biasanya klo yang ngerti bakal males dan pusing buat baca sebuah tulisan dengan eyd yang berantakan. jadi harus bener-bener diperhatikan.
    maaf, ya banyak kritiknya. tapi untuk ff pertama itu bisa dimaklumi kok. semua butuh proses.
    semangat, ya, buat ff lainnya!

  2. Woow.. Part satunya panjaaang^^

    Baca ff ini berasa lagi nonton kdrama.
    Adegan Eunsoo-Jinki di bis, ngingetin saya sama kdramanya Lee Min Ho..

    EYD atau tata cara penulisan, saya gak begitu paham. Untuk ide ceritanya saya suka.🙂

    Tebakan saya yang tergeletak di hadapan mereka adalah Baby..😀

    Ok Vanesa, ditunggu lanjutannya ya..

  3. Apa itu?
    Makanan, hantu, kamera, bayi, orang.
    Penasaran ʕʘ‿ʘʔ
    Lanjut author (งˆ▽ˆ)ง
    Part 1 panjang, •̃⌣•̃◦​‎​◦°◦нê◦нë◦нê◦◦°◦•̃⌣•̃

  4. Hallo, saeng…. salam kenal…. Miina Kim eonni imnida…
    Author baru….??? Met bergabung di wp ini…..
    Readers n author laen: Siapa lho, pakek sok nyambut segala…!!!!
    Hehehee…. iya, ya… ni juga rumah orang, kok, aku sok jadi tuan rumah…???

    Oke, Pakek Jinki sbg main castnya bakalan otomatis
    buat eonni mojok di kamar depan lepi baca cerita ini…
    Ceritanya lucu…, ada bbrp scene yg sepertinya terinspirasi dari K-Drama
    Eon suka interaksi Jinki oppa dan si yeoja…
    (eon gak inget namanya… O.O…)
    Beruntunglah oppa dapet temen sepersewaan yang rempong
    kayak gitu, biar rame. Sekalian buat jadi petugas ronda
    Kan udah pengalaman nangkep copet….

    Eon baca ini, kayak gak habis2…
    Kirain beneran kayak K-Drama, satu jam…
    Mana kemampuan baca agak STD… *standar, maksudnya…
    Tapi asik, kok…
    Dan karena panjangnya itu, perkembangan ceritanya sangat mulai kerasa…
    Dari yang mulai, illfeel jijaibajai, di pertemuan pertama,
    sampe sekarang udah mulai merasa nyaman dengan
    kehadiran masing2… Walaupun tetap berantem dan bikin onar
    ampe tengah malem…!!!

    Soal EYD, ata tata bahasa, dll…
    Kayaknya yang lain lebih paham dan punya kredibilitas untuk itu…
    Jadi eon disini, fokus ma feel yang eonni dapet aja, ya….

    Oke, deh… Part 1, udah sangat bagus…
    Semangat terus, ya… Ditunggu Part 2 nya…
    Jangan kelamaan… Gak sabar pengen tau apa
    yang ada di depan pintu….
    Annyong….

  5. Konyol bangettt
    Suka ªkŮ sama ceritanya
    Apa Ɣää kira2 Ɣªήğ Ά̲̣̥​ϑǎ̜̣̍​ didepan pintu rumah kos mereka
    Hmmmm perkiraanku sih bayi
    Hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi

  6. kyaaaaaaaaa ditunggu banget chap selanjutnya !!😀 Omoooo Jinki-ya gemesss deh ! nae jd makin cinta sma dirimu oppa :* hehehehe bagus thor ff nya, keren abissss suuer dah !😀 kyak nnton K-drama, romance+comedy, genre favorit ku. hehehe pkoknya dtunggu banget ! hwaiting yah author😉 Keep writing😀 chap 2 jgn lebih pendek yah klo bisa :3 *bawel bgt sih nih org* #bow

  7. Annyeong!
    Aku baru baca ff ini~ ffnya seru lho!!Lucu, agak kocak juga kekkekek
    Penasaran sama cerita selanjutnya!

    Sippo! Keep writing n fighting ne!!^^
    Oh ya, aku tak menemukan yg part 2nya…. boleh kinta linknya? Gomawo :’)

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s