6 Hours of Love

6 Hours of Love

cute-lepillow-vintage-Favim

Author : Vanesa Choi aka Choi Eun Neul

Main Cast : Choi Eun Soo ( OC ),Onew SHINee as Lee Jinki

Genre : Romance,Sad

Lenght : One Shoot

Rate : PG17

Dengan nafas terengah-engah seorang yeoja berlari sambil menenteng sepatu higheels miliknya. Tidak jauh dibelakangnya beberapa namja dengan setelan jas serba hitam tengah mengejarnya.

Eun soo POV

Aigoo ….mau sampai kapan mereka mengejarku apa mereka tidak lelah .

Bahkan ini hampir setengah jam kami kejar-kejaran begin kaki ku saja rasanya mau patah.

Aku tidak boleh tertangkap kalau aku tertangkap berarti sia-sia sudah usahaku ini.

‘Ya tuhan tolong bantu aku meloloskan diri dari mereka ‘ gumamku sambil terus berlari.

Eun Soo POV End

Entah sudah seberapa jauhnya eun soo berlari tubuh mungilnya kini sudah basah oleh keringat bahkan tanpa disadarinya telapak kakinya sudah terluka karena dipaksakan berlari diatas aspal yang kasar.

Karena merasa panik ia tidak melihat keadaan jalan yang cukup ramai hingga sebuah mobil hampir saja menabraknya.

Sontak kejadian itu membutnya sedikit kaget dan terdiam di depan mobil tersebut.Pada saat yang bersamaan didengarnya teriakan yang memanggil namanya dari arah belakang. Dapat dipastikan itu suara dari para namja yang mengejarnya karena panik ia pun memutuskan untuk masuk kedalam mobil yang hampir saja menabraknya.

Jinki POV

” ne,aku akan segera kesana kira-kira se,- “belum sempat aku meneruskan kata-kataku tiba-tiba seorang yeoja melintas didepan mobilku membuat ku harus mengerem mendadak.

kulihat yeoja itu masih terdiam didepan mobilku sepertinya dia sedikit shock.

Namun tiba-tiba ia menoleh kearah belakang dan segera masuk kedalam mobilku.

Jelas kelakuan yeoja itu membuatkukaget sekaligus bingung.

” YA!! Apa yang kau lakukan didalam mobilku ?!!” teriaku kencang kearah yeoja yang kini duduk disebelahku.

Kulihat keterkejutan diwajah yeoja itu .

” Kumohon tolong bawa aku pergi dari sini namja-namja itu ingin berbuat jahat padaku ” ucapnya memohon kepadaku .Kupandangi wajahnya sejenak hingga akhirnya kuputuskan untuk menolongnya.

Jinki POV End

Eun Soo POV

Akhirnya aku bisa lolos juga dari kejaran mereka .Ini semua berkat bantuan dari namja ini kalau dia tidak membawa ku mungkin sekarang aku sudah tertangkap.Kupandangi namja yang kini tengah menyetir disebelahku ‘Ya tuhan apa dia malaikat yang kau kirimkan untuk membantu ku’ saat aku tengah memandanginya tiba-tiba ia menoleh kearahku sontak melihat itu akupun segera mengalihkan pandanganku kearah lain.

” Em…agassi sebentar lagi aku ada meeting apa sebelum itu kau mau kuantar kesuatu tempat” tanya sopan sambil sesekali melirik kearahku.” Aku tidak mau merepotkan tuan lebih baik tuan pergi meeting saja dulu aku akan menunggu tuan hingga selesai ” mendengar jawabanku namja itu terlihat kaget ‘aigoo…wajah kagetnya itu sangat lucu ‘.

” Me…menunggu ku apa kau akan ikut denganku terus ?” tanyanya pelan. Mendengar pertanyaan darinya membuatku sedikit kecewa sepertinya dia menolak keberadaanku didekatnya.

” Aniyo ,aku akan pergi tapi nanti kalau tuan tidak berkenan aku akan pergi sekarang ” sahutku pelan .entahlah aku merasa tidak rela berpisah dengannya secepat ini .

Eun Soo POV End

” Aniyo ,aku akan pergi tapi nanti kalau tuan tidak berkenan aku akan pergi sekarang ” sahut eun soo pelan sambil menundukan kepalanya.Melihat hal itu jinki pun jadi merasa bersalah ‘ Kenapa dia jadi terlihat sedih begitu apa kata-kataku tadi membuatnya tersinggung’ batin jinki bingung .

” em…. agassi boleh ikut denganku sampai nanti ” Sontak mendengar jawaban dari jinki eun soo pun segera mengangkat kepalanya dan tersenyum kearah jinki ” Jinja?gomawo tuan jeongmal gomawo karena mau membantuku” .

Jinki yang melihat eun soo tersenyum pun entah mengapa merasa lega dan senang.

Setelah itu mobil yang mereka kendarai pun tiba di sebuah pusat perbelanjaan besar.

” aku akan kembali satu jam lagi apa kau mau ikut kedalam ?” tanya jinki sambil melepas setbelt miliknya.

” An..niyo aku tunggu diluar saja ”.

Saat jinki melihat eun soo yang hanya memakai dress tanpa lengan secara refleks ia melepas jasnya dan menyampirkanya ke pundak eun soo.

Beberapa saat mereka saling berpandangan hingga akhirnya telpon jinki berbunyi dan menyadarkan keduanya.

” A…aku masuk dulu kau tunggu di taman saja kalau sudah selesai aku akan menyusulmu kesana ” .

” Ne ,aku akan menunggu mu ” ucap eun soo sambil tersenyum kearah jinki.

Mendengar jawaban eun soo jinki merasa begitu senang bahkan jantungnya berdetak begitu kencang membuatnya jadi sedikit bingung.

Eun Soo POV

Kini aku sedang menunggu namja itu sambil menikmati pemandangan taman.

Masih bisa tercium wangi tubuhnya dari jas yang kini kukenakan .Dialah yang memberikannya padaku betapa kagetnya aku saat ia tiba-tiba melepaskan jasnya ini dan memberikannya padaku rasanya saat itu aku begitu senang ,bahkan untuk mengucapkan terima kasih pun aku tak mampu ditambah lagi saat kedua mata kami saling bertemu rasanya aku hampir pingsan karena jantung ini rasanya mau copot untung saja telponnya berbunyi disaat yang tepat membuat ku bisa mengendalikan diriku kembali.

‘ Aigoo rasanya aku tidak bisa berhenti tersenyum dari tadi semua ini karena namja itu untung saja ditaman ini sepi kalau ramai mungkin aku sudah dikira gila karea tersenyum-senyum sendiri ‘

Eun soo POV End

Jinki POV

” Baiklah cukup sampai disini meeting kita kali ini semoga proyek ini bisa berjalan dengan lancar Tuan Kim ” ucap ku sambil menjabat tangan tuan kim klien baruku.

Akhirnya selesai juga sekarang aku bisa segera menemui nya. Cukup sudah sejak meeting berlangsung pikiranku benar-benar kacau karena bayangan yeoja itu selalu muncul didalam pikiranku .

Sebelumnya aku ingin membelikannya sesuatu.

Segera aku bergegas tidak mau yeoja itu menungguku terlalu lama.

Jinki POV End

” Apa aku terlalu lama membuatmu menunggu ” sontak mendengar suara jinki eun soo pun segera tersadar dari lamunannya dan beralah menatap jinki.

” Aniyo ,gwenchana ” sahut eun soo pelan tidak berani menatap jinki terlalu lama.

” Sini ku obati kakimu ” ucap jinki sambil berjongkok didepan eun soo .

Eun soo pun mengangkat kakinya pelan dan dengan telaten jinki mengobati luka dikakinya dengan hati-hati.

” nah,sudah selesai .agassi ,bisa tolong ambilkan kotak yang ada di bingkisan yang aku bawa tadi ” pinta jinki sambil menunjuk bingkisan yang ada di sabelah eun soo.

” ige” ucap eun soo sambil menyerahkan kotak itu pada jinki.

Ternyata kotak itu berisi sepasang sepatu flat berwarna coklat senada dengan dress yang kini eun soo gunakan.

Jinki pun memasangkan sepatu itu pada kaki eun soo,” Semoga kau menyukainya ,aku membelikannya untukmu karena kupikir dengan kaki terluka seperti ini tidak mungkin kau mengenakan higheels itu ” ucap jinki sambil menunjuk higheels milik eun soo.

” Gomawo ,-” .”jinki panggil aku jinki saja jangan tuan itu terlalu formal’ potong jinki sebelum eun soo memanggilnya tuan.

Sesaat eun soo tersenyum kearah jinki ,” Gomawo jinki-sii karena sudah menolongku dan perhatian pada ku”

ucap eun soo tulus .

” Cheonma,tapi apa aku harus memanggilmu agassi terus?” .” eun soo imnida ” seru eun soo sambil membungkukan badannya sopan.

Eun Soo POV

” Jadwal ku untuk hari ini sudah selesai,apa ada tempat yang ingin kau kunjungi ” tanya jinki padaku saat kami baru saja masuk kedalam mobil .

Sesaat aku memikirkan tempat apa yang ingin ku kunjungi sekarang hingga sebuah tempat terlintas dalam benaku.

” Jinki-ssi aku ingin ke taman bermain tapi aku ingin kau menemaniku ” .kulihat raut keterkejutan dari wajah jinki setelah aku mengatakan keinginanku ini.” Ke taman bermain?dengan ku?” tanyanya memastikan dan aku hanya mengangguk semangat menanggapi pertanyaanya itu.

” Kumohon,untuk terakhir kalinya .setelah ini aku akan pergi dan tidak akan mengganggumu lagi” ucapku memohon sambil menunjukan pupy eyes andalanku.beberapa saat ia terlihat berpikir hingga akhirnya ia tersenyum kerahku sambil menganggukan kepalanya setuju.

‘Hore!! Akhirnya dia setuju’

Eun Soo POV End

Lotte World

” Palli, jinki-ssi ” teriak eun soo semangat pada jinki yang berjalan santai di belakangnya sambil tersenyum melihat tingkah eun soo yang menurutnya lucu.

Melihat eun soo yang mulai berjalan jauh didepannya ia pun segera berlari mengejar yeoja itu berharap ia tidak akan menghilang dari jarak jangkaunya.

” Eun soo-ssi tunggu aku kau berjalan cepat sekali sih ” gerutu jinki setelah berhasil menyusul eun soo.

Tidak ada sahutan dari lawan bicaranya membuat jinki penasaran dan segera melirik eun soo yang ternyata tengah memandang permainan kuda-kudaan dengan mata berbinar.

*****

Jinki POV

Akhirnya kutemukan juga yeoja ini benar-benar hebat bahkan dengan kaki terluka ia bisa berjalan begitu cepat.

Kulihat ia tengah memandangi mainan kuda-kudaan itu dengan mata berbinar .’Nomu Kyopta’ segera kegenggam tangannya kearah antrian sontak tindakanku ini membuatnya kaget namun ia hanya terdiam sambil menatap tangannya yang masih ku genggan dalam diam.

”mian aku sudah lancang ” ucap ku sambil melepas genggaman tanganku saat kami baru selesai menaiki permainan .Kukira ia marah pada ku tapi ia malah tersenyum kerahku sambil menggenggam tanganku lagi membuatku benar-benar bahagia dan gugup.

Setelah itu kami menaiki beberapa wahana permainan lainnya .

Aku merasa begitu bahagia hari ini bahkan jantung ini tidak berhenti berdegup kencang semenjak aku bersama dengannya.

Kupandangi eun soo yang kini tengah tersenyum senang sambil memeluk sebuah boneka beruang yang kudapatkan karena memenangkan sebuah permainan.

” Boneka ini akan kuberi nama jinki oppa ” ucapnya sambil memandangku.Astaga eun soo-ssi jangan memandangku seperti itu karena setiap kau memandangku dengan senyuman mu itu jantungku ini rasanya berdetak begitu kencang .

Jinki POV End

# Kriuk Terdengar suara dari perut eun soo .Sontak eun soo segera menutup mukanya malu sedangkan jinki hanya tertawa kecil sambil menatap eun soo.

” Kajja,kita makan siang dulu eun soo-ssi ” seru jinki sambil menggandeng eun soo ke arah food court.

*****

Eun Soo POV

Aigoo…aku begitu malu pada jinki kenapa perut ini bisa berbunyi pada saat yang tidak tepat sih.

Kini aku sedang makan siang bersama jinki sepertinya ia juga sangat lapar kulihat sejak tadi ia sudah menghabiskan 2 Potong ayam goreng .

Makanya seperti anak kecil bahkan ada nasi menempel di pinggir bibirnya.Segera aku ambil tissu dan mengelapnya membuatnya menoleh kerahku .

Mata kami saling bertemu dan sebelah tangannya menggenggam tangan ku yang berada dipipinya dengan pelan.

‘Astaga jangan lagi jinki-ssi aku bisa benar-benar kehilangan kendali jika kau menatap ku begini’

Eun Soo POV

Jinki dan eun soo masih betah dengan posisi mereka sekarang bahkan tangan jinki sudah berpindah mengusap wajah eun soo .

Dipandanginya wajah eun soo dengan lekat ketika matanya melihat bibir eun soo yang merah merona membuatnya kehilangan akal rasanya ia ingin mengecupnya . Dengan perlahan jinki mendekatkan wajahnya kearah eun soo melihat respon eun soo yang malah menutup mata ia semakin mendekatinya.

Tiba-tiba secara tidak sengaja ia menyenggol gelas minuman hingga tumpah.

Kedunya pun segera tersadar dengan cepat jinki menjauhkan wajahnya dari eun soo sedangkan eun soo segera mengalihkan pandangannya kearah lain.

Beberapa saat keduanya terdiam canggung .Bahkan keduanya tidak saling menatap satu sama lain dan hanya saling melirik .

” Mianhe ” ucap jinki mencairkan suasana.” Gwenchana ” sahut eun soo pelan sambil melirik kearah jinki.

Tiba-tiba seorang namja mendatangi mereka sambil membawa sebuah brosur .

Ternyata sebuah lomba foto prewedding untuk pasangan kekasih berhadiah sepasang perhiasan couple untuk pemenangnya.

Melihat hadiah yang ditawarkan eun soo pun jadi tertarik mendapatkannya namun masalahnya ini lomba yang harus dikuti sepasang kekasih sedangkan dia tidak punya kekasih.

” hadiahnya benar -benar bagus aku suka ” gumam eun soo pelan sambil memandangi brosur yang ada di tangannya. Tanpa disadarinya jinki mendengar ucapannya itu dan sebuah ide terlintas dibenaknya.

Jinki POV

Kudengar ia menginginkan hadiahnya tapi ini lomba yang harus diikuti sepasang kekasih .akupun memikirkan bagaimana caranya aku bisa membuatnya mengikuti lomba itu.

aha,kenapa aku jadi bodoh begini aku punya ide cemerlang untuknya.

” eun soo-ssi aku punya ide supaya kau bisa mengikuti lomba itu ” ucap ku yakin membuatnya menoleh kearahku penasaran.” otthoke? ” .

” bagaimana kalau kita berperan sebagai sepasang kekasih hingga pukul 18.00 nanti ” entahlah dapat keberanian dari mana aku bisa mengatakan itu semua padanya. Kulihat matanya membulat kaget beberapa saat ia terlihat tengah memikirkan tawaranku ini hingga sebuah senyuman terukir diwajahnya. ” Ne ,aku setuju jinki-ssi ” akupun segera membalas senyumannya.

” Kajja,kita mendaftar lomba dulu .tapi jangan panggil aku jinki-ssi panggil aku oppa araci ?” pintaku sambil mengulurkan tanganku kearahnya ia pun langsung menyambut uluran tangan ku .”ne,jinki op…ppa” mendengar memanggilku ‘oppa’ membuatku begitu senang .

Tanpa menunggu waktu lama segera kugenggam tangannya.

*****

Ternyata pasangan yang mengikuti lomba ini banyak juga terlihat dari antrian yang panjang ini.Untung lah kami tidak terlambat kalau tidak mungkin kami akan mengantri seperti yang lain sekarang aku akan bersiap memilih kostum yang ku inginkan bersama eun soo.

” Berikutnya” mendengar suara salah satu staf kami pun segera masuk keruang ganti .” Yang namja ikut dengan ku ” ucap seorang staf bernametag ‘changsun’ tidak lama kemudian muncul staf yoja yang membawa eun soo keruang disebelahku.

setelah itu aku pun segera berganti pakaian dengan taxedo putih yang dipilihkan staf itu.Rasanya aku jadi gugup dan penasaran dengan gaun apa yang akan eun soo kenakan .

” Silahkan keluar jinki-ssi acara pemotretan akan segera dimulai ” seru staf tersebut kearahku.akupun segera keluar dari ruang ganti kulihat eun soo belum muncul sepertinya ia belum selesai.

Beberapa saat kemudian pintu ruang ganti eun soo terbuka membuatku mengalihkan perhatianku kerah pintu.

Seketika mataku tertuju pada yeoja yang baru keluar dari ruangan tersebut.

Jantung ini rasanya berdegup lebih kencang dari yang kurasakan tadi setelah melihat sosok seorang bidadari dihadapanku.

Jinki POV End

“Op…pa ” panggil eun soo pelan kearah jinki yang masih memandanginya tanpa berkedip.

”Eh,eun soo-ah k….kau sudah selesai?” tanya jinki dengan mata yang masih memandangi eun soo lekat.

”ne, oppa kajja ” seru eun soo sambil mendekati jinki.

” eh..ne ” setelah itu merekapun saling bergandengan menuju tempat pemotretan.

Jinki POV

Semenjak kami melangkahkan kaki keluar dari ruang ganti tatapan toap orang seperti terpatri kearah kami lebih tepatnya kearah eun soo.Jelas saja mereka benar-benar terpukau dengan penampilannya yang cantik dan juga terkesan elegan karena gaun pengantin yang digunakan nya sekarang.

” Tolong lebih dekat lagi jinki-ssi ” ucap seorang fotografer kearahku .

aku pun segera merangkul eun soo lebih dekat .

” Baiklah sekarang ganti pose.tolong jinki-ssi peluk eun soo-ssi dari belakang ” mendengar ucapan fotografer itu aku pun kaget sama halnya dengan eun soo yang terlihat malu.Dengan perlahan ku peluk eun soo dari arah belakang .kurasakan tubuhnya menegang ketika kedua tanganku mengalung di perutnya.

” Relax eu soo-ssi jangan gugup begitu anggaplah aku sebagai kekasih sungguhanmu ” bisiku pelan tepat ditelinganya membuatnya menoleh kearahku beberapa saat hingga akhirnya ia mengangguk setuju.

” Lebih erat lagi jinki-ssi dan letakan dagumu dibahu eun soo-ssi ” dengan tenang ku letakan daguku pada bahu polos eun soo.

jujur setiap aku bersentuhan dengan eun soo tubuhku ini menjadi sedikit aneh seperti ada sengatan-sengtan listrik yang kurasakan dalam tubuhku terutama jantungku yang terus berdegup kencang.

“Ya bagus ,sekarang eun soo-ssi tolehkan kepalamu kearah jinki dan pertahankan posisi kalian sekarang” seru sang fotografer pada eun soo.

Dengan lembut eun soo menoleh kearahku membuatku balas menatapnya .Kurasakan kilatan flas kamera menerpa kami tapi kami masih betah dengan posisi saling berpandangan seperti ini hingga ku dengar seorang staf memanggil nama kami .

” OK,ini pose terakhir kalian harus lebih romantis lagi .Sekarang gendong eun soo-ssi ala bridal style ”

Perlahan kuangkat tubuhnya dengan pelan dengan gaya bridal style.

Secara perlahan kedua tangannya mengalung dileherku membuat jarak kami begitu dekat.Namun wajahnya enggan menatapku hingga kusadari kedua pipinya merona merah saat ia mengangkat wajahnya kearahku.” Dengan pipi bersemu merah begitu kau tambah cantik eun soo-ah ” ucapku pelan sambil memandang wajahnya.

Kulihat wajahnya semakin memerah dan perlahan dia sembunyikan wajahnya itu kearah dadaku.

Tak terasa proses pemotretanpun telah selesai sekarang tinggal melakukan poling untuk menentukan pasangan mana yang paling disukai para penonton maupun juri.

Jinki POV End

Eun Soo POV

Akhirnya selesai juga sekarang tinggal menunggu pengumuman pemenangnya.Aku tidak yakin akan memenangkannya terlebih lagi aku dan jinki hanya bersandiwara menjadi sepasang kekasih.Selama pemotretan saja kami sedikit kaku tidak seperti pasangan lainnya. Tapi satu hal yang kurasakan hingga sekarang saat bersamanya nyaman dan aku merasa selalu ingin berada didekatnya .

” Sekarang waktunya pengumuman pemenang lomba kali ini adalah…. Jinki dan eun soo ”

mendengar namaku dan jinki disebut akupun segera melompat kegirangan hingga tidak menyadari kini aku tengah memeluknya erat dan kurasakan ia membalas pelukanku juga.

‘Astaga ,apa yang kau lakukan eun soo-ah ‘ segera kulepaskan pelukanku sambil menutup wajahku malu .

Para peserta yang lain pun segera memberi selamat kearah kami karena telah memenangkan lomba ini .akhirnya aku bisa mendapatkan kalung couple hadiah utama yang ku inginkan itu dan jinki mengenakan cincin pasangan dari kalung yang kukenakan ini.

“Sekarang kita mau kemana lagi?” tanya jinki sambil mengenggam tanganku erat.

” Bianglala” ucapku sambil tersenyum kearahnya.

Akhirnya kami pun segera menaiki bianglala sesuai keinginanku.

” Dari sini kita bisa melihat matahari tenggelam ” ucapnya sambil memandang langit yang muai berganti warna menjadi jingga.

“Apa aku boleh tau kenapa kau bisa dikejar oleh para namja tadi ” tanyanya penasaran .

” Aku lari dari sebuah perjodohan yang appa ku rencanakan karena aku tidak mau menikah dengan orang yang tidak kuncintai sama sekali” jelasku .

” Tapi,menurutku tidak ada salahnya kau menerima perjodohan itu karena aku yakin appamu tau yang terbaik untukmu ” Mendengar ucapannya membuat hatiku merasa sakit entahlah apa hanya aku yang merasa mulai mencintainya sedangkan ia sepertinya tidak memiliki perasaan yang sama denganku.

Aku merasa begitu kecewa .rasanya air mataku ini sudah tak terbendung lagi .

” Oppa waktu perjanjian kita tinggal 30 menit lagi ” ucapku sambil memandang matanya teduh. Kulihat ia sedikit bingung mendengar perkataanku.

” maukah kau menganggap ini kencan pertama dan yang terakhir untuk kita ” ucapku memohon membuatnya tersentak kaget.

” Apa maksudmu eun soo-ssi?” .

” Aku ingin bersama mu setidaknya hingga waktu perjanjian kita berakhir.Sebelum pada akhirnya kita akan berpisah nanti ” kupandangi wajahnya tak terasa air mataku sudah mengalir dipelupuk mataku.

Dengan sigap jinki menariku kedalam pelukannya .Hangat kurasakan mata ini semakin memanas bahkan air mataku ini telah membasahi kemeja yang ia kenakan.

Setelah sedikit tenang diangkanya daguku menghadapnya perlahan diusapnya bekas-bekas air mata dipipiku.

Mata kami saling bertemu hingga kurasakan wajahnya semakin mendekat membuatku refleks menutup mataku beberapa detik kemudian kurasankakan sesuatu yang lembut menyentuh bibirku .

Eun Soo POV End

Ciuman mereka semakin dalam tangan eun soo kini sudah dikalungkan dileher jinki bahkan posisi jinki kini sudah begitu menghimpit eun soo hingga beberapa menit akhirnya merekapun melepaskan tautan mereka .

Keduanya mulai sibuk mengatur nafas mereka dan detak jantung mereka yang terasa begitu berdetak kencang.

“Gomawo untuk semua kenanga yang kau berikan padaku dalam 6 jam ini setidaknya ini akan menjadi sebuah kenangan manis yang akan selalu kusimpan untuk ku kenang ” ucap eun soo mencoba tersenyum walaupun pada kenyataan hatinya begitu hancur memikirkan hidupnya setelah ini.

Tidak ada suhutan dari mulut jinki hingga mereka turun dari bianglala.

Jinki POV

‘Pabbo…jinki-ah kau benar-benar pabbo’ Bisa-bisanya kau membuatnya menangis. Rasanya begitu sakit melihatnya menangis seperti tadi.Dan bisa-bisanya aku menjadi namja bajingan yang menciumnya seperti tadi hanya karena tidak bisa mengendalikan diriku untuk tidak menyentuhnya.

Mulutku ini terasa terkunci rapat saat mendengar semua ucapan terima kasihnya padaku.

Kami sekarang sudah turun dari bianglala dan hanya berjalan-jalan tanpa arah .

” Oppa aku mau ice cream itu ” tunjuknya pada penjual ice cream diujung sana.

” Aku akan membelikannya untukmu kau tunggu disini ya ” sahutku sambil menunjuk bangku kayu didekat kami.Dia hanya mengangguk sambil berjalan kearah bangku tersebut. Akupun segera membeli ice cream yang diinginkannya.

Saat aku kembali sambil membawa 2 cup ice cream aku tidak menemukannya di dimanapun hanya tertinggal jas miliku yang tadi dikenakannya dan beberapa foto kami saat pemotretan tadi.

Aku begitu panik sehingga ice crem yang berada dalam genggamanku pun terjatuh. Segera kuambil foto-foto tersebut hingga baru kusadari ada sebuah tulisan dibaliknya.

– Oppa ,sudah pukul 18.00 itu artinya kesepakatan kita telah berakhir.Oppa gomawo telah membuatku seperti Cinderea selama 6 Jam ini.” Saranghe Jinki Oppa” dan mianhe,aku tidak bisa mengatakannya secara langsung karena aku takut saat aku melihatmu aku semakin tidak bisa meninggalkanmu –

Rasanya dada ini begitu sesak setelah aku selesai membaca ini semua.Ia mencintai ku?Kenapa aku begitu bodoh tidak bisa menyadarinya lebih cepat .

‘Semoga ia belum jauh .aku harus menemukannya ‘ segera aku bergegas mencari eun soo kesemua tempat yang tadi kami datangi berharap aku dapat menemukannya .

“eun soo-ah neo odiga?” teriak ku sepanjang jalan tak kupedulikan pandangan orang-orang yang memandangku aneh karena berteriak-teriak seperti orang gila.Rasanya begitu resah tidak melihatnya berada didekatku .

Ini sudah satu jam aku berkeliling namun tidak kutemukan keberadanya .

Rasanya dadaku semakin sesak seperti ada sesuatu yang menghantamnya dengan keras.

” Eun soo-ah nado saranghae ” gumamku pelan dengan kepala tertunduk.

‘ Ya tuhan kumohon pertemukan aku lagi padanya .Karena aku pun mencintainya’

Jinki POV end

+ Tanpa mereka sadari lewat pertemuan singkat itu mereka telah terikat dalam benang takdir yang tak akan pernah putus +

-END-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

22 thoughts on “6 Hours of Love

  1. Ah… Endingnya sad…😦

    cinta bisa terjadi dalam waktu singkat ya. The power of love🙂

    feelnya dapet🙂 tapi penulisannya kurang diperhatiin. Penggunaan huruf kapital ama tanda bacanya… Tapi ga perlu dipermasalahin bgt sih, aku suka ceritanya🙂

    Keep writing yaa🙂

  2. Sediiihhhh T^T
    Feel nya dapet sih, cuma penulisan masih agak berantakan. Diperhatiin lagi ya xD Tapi ceritanya udah bagus kok hehe.
    Sepertinya butuh sekuel nih, hehe xD Good job author-nim😀 keep writing😀

  3. aq suka ama ceritanya
    kesannya ringan dan feel nya jg dapat😉
    ending nya sad dan sukses membuat q berkaca-kaca…😦
    di tunggu ff berikutnya thor…🙂

  4. Thorrrr ceritanya dapet tapi sayang alurnua rada kecepatan sama tata bahasanya juga heheheh
    Tapi secara keseluruhan udah bagus thor ^^
    Butuh sequel ni thor gak tahan baca ff yang sd endin
    g kan kashian juga sama jinki nyaa😥
    Semangat thor buat penulisan selanjutnya ^^

  5. Ceritanya bagus, feelnya dapet banget, tapi cara penulisan, penempatan tanda baca dan huruf-hurufnya masih kurang
    Tapi bagus kok ^^
    Endingnya gantung jadi penasaran, sequel nya nihh ditunggu ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s