Letter of Will

Title       : Letter Of Will

Author  : ReeneReenePott

Maincast : Choi Minho, Jung Heenim (OC)

Supporter cast : Choi Seul Rin (@vanflaminkey91)

Genre   : Romance… gagal?

Rating   : Teen

Length  : Vignette

Before story : It’s Sleep Time | Baby! Baby! Baby! | Good Person | Think of You |Sweet Dream | Seul Rin’s Side : Mr. Fussy | Summer Paradise

Heenim POV

Aku sedang mengerjakan PR matematika di ruang keluarga, sedangkan kakak—angkat—ku Minho sedang selonjoran di sofa belakangku. Kenapa aku mengerjakannya di sini? Entahlah, mungkin karena camilan yang disediakan eomma lebih dari cukup (?)

“Yak, yak, DAN ARRGGHHHHHH Messi BODOH!! ITU PENALTINYA ARGHHH!!” Minho menjerit tepat di belakangku.

BRAK

Aku menoleh menatap kakak laki-lakiku satu-satunya sadis. “Bisa diam tidak? Bawa TV beserta grup Lionel Messi-mu itu ke kamar! Jangan ganggu aku!”

BRAK

“Hyaaaa tempat televisi itu di sini. Salah sendiri kenapa kau belajar di sini?!?” Jawab Minho tak kalah keras. Aku mendelik.

“Kalian bisa diam tidak?!?!?” Seru eomma dari dapur. Aku celingukan menatap Minho, lalu duduk kembali. Biarlah manusia itu mau melakukan apa.

“Hei, jangan marah dong,” Minho menoel bahuku. Aku bergeming. Dia menyebalkan! “Hya, kenapa kau jadi marah? Hei, bertengkar kan kebiasaan kita Heenim sayang,”

CUIH! Heenim sayang?

Keracunan apa dia? Tumben sekali memanggilku dengan embel-embel centil menye-menye (?) Itu.

Ting tong
Ting tong

“Buka pintu sana,” ujar Minho santai lalu mencomot biskuit di tanganku. Aku mendelik.

“Dasar penindas!” Gerutuku kesal. Aku segera membukakan pintu, tapi aku terpaksa mengangkat alis tinggi-tinggi ketika appa menyerobot (?) Langkahku.

Aku melihat appa mempersilahkan seorang pria paruh baya berjas lengkap masuk, dan aku tidak tahu itu siapa. Tiba-tiba appa berpaling menatapku.

“Nak, bisa kau ke kamar? Sebelumnya panggilkan Minho ke sini, ya,”

Aku membungkam mulut dan mengangguk, mengangkat seribu langkah kembali ke ruang keluarga dan menggebuk pundak kakakku satu-satunya itu.

“Dipanggil appa,”

BUGH

“Aukh! Sakit! Kau jahat sekali Heenim-ah,”
__

“Heenim-ssi, kenapa wajahmu seperti penunggu Haloween sih?” Seul Rin melayangkan sepotong stick keju ke dalam mulutnya sebelum membetulkan lagi letak kacamatanya. Aku meliriknya sebentar lalu memasukkan buku cetak bahasa Inggrisku ke dalam tas.

“Memangnya kenapa, Seul Rin-ssi?” Balasku. Seul Rin kali ini mengambil sekaligus 3 potong.

“Pasti ada masalah dengan kakakmu, kan? Heuh, dari tadi aku tidak melihatnya,” keluh Seul Rin kecewa. Aku menyipitkan mataku.

“Kau mau fangirling-an lagi padanya?”

“Tentu saja! Hidup seorang Choi Seul Rin harus penuh dengan fangirling kalau tetap ingin survive di kehidupan ini!” Jawabnya pede. Lihat, sekarang dia memasukkan banyak stick keju ke dalam mulutnya. “Kakakmu kemana sih?”

Aku menyambar sebuah kertas dari dalam tas lalu menyerahkannya kasar pada Seul Rin. Sedangkan sahabatku itu hanya mengangkat alisnya dan menerima kertas putih dengan corak kartun Cars di dalamnya, dan dihiasi tulisan miring kakakku sebanyak hampir 3/4-nya.

“Apa ini?”

“Surat wasiat,” jawabku sekenanya.

Jung Heenim yang paling kusayang, terimakasih atas hadirnya dirimu dalam hidupku. Kau tahu, kata-kataku di pantai tempo lalu serius loh. Kau jangan mengabaikannya ya. Karena itu akan menyakiti hatiku u,u

Adik angkatku yang paling cantik, terima kasih sudah menjadi partner berantemku selama ini. Terimakasih juga sudah menjadi jam alarm hidup yang selalu berbunyi bagai sirine kebakaran setiap pagi. Terimakasih juga sudah menjadi alarm oven yang selalu menjerit ketika waktu makan tiba🙂
Sekarang, kita sudah besar loh. Kita tidak terikat hubungan darah, kan? Karena itu, kita harus hidup berpisah. Apalagi kita tidak terlalu akrab sebagai saudara. Bisa gawat X_X

Karena itu juga, aku memutuskan untuk pergi, meneruskan belajarku di Kanada. Aku tidak sendiri Heenim-ah, tapi bersama orangtua kandungku. Kau jangan mengkhawatirkanku yah?

Kau pasti bertanya-tanya soal orangtua kandungku. Mereka yang tadi malam tiba di rumah, dan untuk saat ini kau tidak perlu tahu. Suatu saat nanti, aku akan mengenalkan kau pada mereka sebagai adik yang paling kusayang selama hidupku.

Tapi bukan berarti kau bebas, Jung Heenim, kau harus makan teratur, jangan banyak minum arak bersama appa, jangan main kencan buta sembarangan, kerjakan PR-mu, tidur cukup dan makanlah dengan teratur. Jangan lupa mandi dan cuci muka ya🙂

Salam, kakakmu yang paling tampan sejagad raya

Choi Minho,”

Aku melirik Seul Rin yang selesai membaca isi surat itu dengan suara pelan.

“Kau ini… Pacarnya atau adiknya sih?” Tanya Seul Rin bingung. “KYAAA MESRA SEKALI, ASTAGA AKU TIDAK MENYANGKA KAU SEDEKAT ITU DENGAN KAKAKMU HEENIM-AAHHH~”

“ASTAGA CHOI SEUL RIN PELANKAN SUARAMU! INI KELAS BODOH!”

“Jadi dia pergi ke Kanada?”

“Ya,”

“Bersama orangtua kandungnya?”

“Ya,”

“Berapa lama?”

“Mana kutahu, Seul Rin-ah! Kau tahu sendiri sifatnya seperti bunglon begitu!”

“Tapi kan kau adiknya!”

“Iya, tapi dia hanya meninggalkanku surat wasiat sialan ini! Huek, isinya membuatku ingin muntah!”

“Ck, jadi ini alasanmu menggalau sepanjang pelajaran tadi? Ckck, sudah kubilang Jung Heenim, pesona Choi Minho itu tak terkalahkan, kkk,”

Aku mendengus. Moodku benar-benar buruk sekarang.

END

Lanjut… atau tidak?😛

©2011 SF3SI, reenepott

signaturesf3siOfficially written by reenepott, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

38 thoughts on “Letter of Will

  1. Cerita sebagus ini kenapa harus TAMATT (۳˚Д˚)۳
    AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

    Aku akan baca cerita sebelumnya. Aigooo jantungku jangtungku jantungku ??

    Author kau sukses membuatku serasa ingin mati menahan detak jantungku #lebay #abaikan.

    Surat dari choi minho ?? Aaaaa sini untuk aku aja hhahaha

    Daebak thor (y)

  2. diawali dengan kesebelan (?) heenim ke minho dan diakhiri dengan kegalauan heenim gegara minho
    uh…masa minho minggat (?) ke kanada sih?
    ceritanya gimana coba dia bisa tau orang tua kandungnya?
    latar belakang minho jadi kakak heenim apa?
    ada typo
    bergeming itu sesuai makna leksikal artinya bergerak
    sering nemu penyalahgunaan ttg kata bergeming yg sering dikira artinya diam
    lanjut dong
    keep writing🙂

    1. *garuk leher* abis aku pengennya gitu sih #jedor
      Kan waktu itu papa nya heenim minta panggilin minho, terus kelanjutannya aku hidden #NGEK nanti deh itu bakal di bahas nanti nyahahaha~
      Latar belakangnya bakal di bahas nanti yaaa ^^
      Ohh iya ya, haha terimakasih ya sudah ngingetin (?) haha xD
      Terimakasih ^^

  3. mhuahahaha..😀
    berantemnya seru juga ya..
    si Minho, ninggalin surat wasiat apa kesan dan pesan tuh?

    ini yang ff sebelumnya Minho nembak Heenim ya?

    Ditunggu lanjutannya Reene..🙂

  4. hahahaha minho nyebelin juga ya.
    udah gitu narsis, hadeh.. ckckck -_-
    aku jadi keinget kakak aku yg nyebelin itu -.-
    ditunggu lanjutannya.

    1. Masalahnya adalah, apakah di vignette selanjutnya akan ada Minho atau tidak… #jedor
      SPY nya udah kelanjuttt cuma yg spy13 rada lelet lagi kayaknya._. maap yaa ._. #diinjek
      Trima yaaaaaaaa ^o^

  5. Waaah.. Ga nyangka kalo minho bakal dijemput keluarga kandungnya dan pergi ke luar negri, harusnya di surat itu minho bilang kalo dia bakal ngenali heenim ke orangtua kandungnya sebagai gadis yg paling dia sayang bukan sbg adik-_-
    Lanjuuuuut, penasaran sama cerita selanjutnya, ditunggu banget next story nyaaa. Keep writing and fighting, thanks author^^

  6. Jangan bilang END dong~ Bikin readers bahagia termasuk pahala lho Reene.
    Aku nggak inget pernah komen di ficlet/vignette sebelumnya, tapi kata – kata ‘Oppamu yang tampan sejagad raya’ itu bener2 membuat hati ini berteriak tidak rela kalau ini end.
    Sorry baru komen sekarang setelah beraksi sebagi siders untuk ff komedimanis ini.
    Bang Minho peluk Reene dong biar dia mau lanjut *Mulainyogok.
    Keep Writing ya!!

  7. Ya…wae? napa Minho nya pergi? Tapi kenapa surat wasiatnya ala lebay gtu ya😄 ckckck, emang aneh karakter minho disini.
    Lalu yg bikin ketawanya ‘jangan lupa mandi dan cuci muka’😄 hahaha seharusnya Minho bilangan itu ke aku :p soalnya sering lupa (lupakan -_-)
    seperti biasa kali ya thour…ada lanjutannya kan?
    oke, aku tunggu ya ^^

  8. LANJUUUUUUUUUUTTTTTTTTT!!!
    ini harus lanjutttt.. G masalah Minho pergi, itu lebih bagus malah haha..
    Berarti mereka bner2 udh g bersaudara lagi, minho kn udah ikut org tua kndungnya. itu artinya Heenim dan Minho bisa sama2 aaahhhhhh…..
    Reene-ssi ini wajib lanjut g boleh end pokoknya!!!!!!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s