Yes, I do

Title(*): Yes, I do

Beta Reader : Bibib

Author(*): Anggi a.k.a Lee Hyo Seok  a.k.a Kim Seung na a.k.a Jojo

Main Cast(*) : Key, Hyo

Genre(*) : Romance

Type/Length(*) : Dribble, ficlet or Vignette (?)

Rating (*): PG 15

Hujan mengguyur kota Seoul. Sangat lebat dalam hitungan detik dan hujamannya dapat menusuk tulang belulang. Para katak berpesta kegirangan, membuat nyanyian merdu di sepanjang tepian sungai Han. Para kucing bersembunyi, apa jadinya bulu halus mereka jika berpasrah diri dihantam hujan, lepek dan tak lagi dipuja. Muda-mudi pun tidak ingin menunggu diam, mereka berlarian menyelematkan diri dari air hujan yang membuat menggigil, mencari tempat aman untuk bersinggah.

Namun, sepasang anak adam tetap bertahan, sama sekali tidak terdorong untuk beranjak dari posisinya, di pelataran sungai Han yang tidak berlangitkan atap lebar. Keduanya masih saling mengatupkan bibir, hanya berani saling menatap—yang sekali-kali disela oleh sang pemuda yang tertunduk malu-malu, kejadian ini mengingatkannya saat pertama kali bertemu dengan gadis di hadapannya.

Pemuda itu Key. Perawakannya yang cukup tinggi pun perlahan memendek dengan kepalanya yang kian menunduk. Apalah daya, ia tidak sanggup lagi bertemu pandang dengan Hyo—gadis yang sejak tadi masih tidak menampakkan ekspresi wajah cerah.

Key dengan sabar menunggu. Lama tidak apa, asalkan tidak selama dirinya menyimpan perasaan untuk Hyo—yang kian hari semakin membengkak, membuat Key kehabisan napas dan terdesak hingga ia memutuskan sesuatu hal. Key tahu dirinya memang tidak akan mati sengsara karena hal itu, tapi mungkin mengutarakan segalahnya dapat lebih melegakan hati—plus mengetahui sesuatu yang memang sangat ingin ia ketahui sejak hari pertama ia menyukai Hyo. Hari ini, mungkin akan menjadi salah satu momen terpenting dalam hidupnya.

Key telah merasakan perasaan itu selama bertahun-tahun, membuat perasaan itu lebih besar daripada sebelumnya, ia menatap sayu gadis yang ada dihadapannya. Gadis yang ia cintai bertahun-tahun lamanya. Key tak bisa melepaskan Hyo yang sudah menjadi sandaran hatinya. Ia tak bisa mengelak bahwa hatinya tak bisa berbohong.

Hyo kini mengikuti jejak Key, ia tertunduk. Bukan karena malu ataupun takut, hanya saja, ia merasakan perih di matanya. Entah karena hujan, atau memang air matanya turut mengambil peran. Hyo tahu betul, ia tidak tengah berada dalam situasi melankolis, tetapi entah mengapa cairan bening itu mulai tertahan di kelopak bawah matanya.

Gadis itu merasakan mulutnya terus terkunci, ia tercekat. Otaknya berpikir terlalu lambat, bertentangan dengan gemuruh hatinya yang kian menderu. Detak jantungnya yang terlalu cepat membuat kakinya mulai merasa lemas, dan menggigil. Digerakkan pun tidak bisa, meski hanya sedikit.

Hyo mulai memberontak pada dirinya, ia mencoba menggerakkan kakinya, berharap otaknya pun mulai menunjukkan gerak. Namun sayang, tidak membantu. Gadis itu menautkan jemari tangannya ketika kepala Key terangkat tegak lagi.

Key, pria itu bertambah berdebar melihat bagaimana Hyo menggerakkan anggota tubuhnya. Salahnya memang, bisa jadi ia baru saja membuat Hyo bimbang. Key tahu ini terlalu mendadak, ia pun tidak pernah membayangkan sebelumnya kalau semuanya akan berakhir pada momentum ini. Waktu dan saat yang tak tepat.

Key hanya mengharapkan dua hal. Pertama, lengannya memiliki tenaga untuk melindung Hyo dari percikan air hujan nakal. Namun apa daya, tangannya terasa rapuh. Untuk mendekat pun ia tidak bisa, untuk merengkuhnya pun ia tak sanggup. Dan ia hanya dapat berpasrah diri, menunggu sang gadis mengucapkan sepatah dua patah kata.

Perlu waktu bagi Key untuk mengendalikan otot dan rangkanya, dengan susah payah Key melangkahkan kakinya 1 langkah ke depan, membuat Hyo tersentak dan memilih menengadahkan kepalanya pada langit yang makin muram. Key sadar dirinya telah mendorong Hyo ke dalam pilihan yang sulit, tetapi ia tetap tidak menginterupsi hening yang berangsur kekal. Key tak ingin memaksakan kehendaknya, ia ingin Hyo yang mengambil keputusannya. Hidupnya dalam genggamannya saat ini. Bahkan hatinya telah ia berikan utuh untuk Hyo.

Yes, I do.”

Tiga kalimat terucap matang dari mulut Hyo. Membuat Jantung Key berdegup sangat cepat, hingga nafasnya sempat tertahan. Kalimat yang ditunggunya sejak bertahun-tahun yang lalu, lebih tepatnya jawaban dari pertanyaan yang baru berani ia utarakan  5 menit yang lalu, akhirnya berhasil menyeruak ke dalam telinganya.

Ya. Ia baru saja melamar Hyo, melamar gadis yang dicintainya.

Tak tahu lagi apa yang harus dilakukannya, Key tertegun, syaraf otaknya tak bisa bekerja dengan baik, kelu, tak dapat bereaksi secepatnya. Key pun berlutut perlahan, kakinya tak mampu lagi menopang tubuhnya. Ia merasakan kehangatan merambati pipinya, ia menangis dalam hujan. Tangis yang tidak akan bisa diartikan oleh siapapun, bahkan oleh dirinya sendiri.

Hyo memeluk Key, secuil kekhawatiran melanda diri Hyo. Apa gerangan yang terjadi pada lelaki yang ia tunggu selama ini? Mengapa Key berlutut di hadapannya?

Tanpa izin Key membalas pelukan Hyo dengan lebih erat, dirasakannya kehangatan yang sempat menjadi daftar dambaannya, berada dalam pelukan gadisnya.

Rupanya hujan paham, ia mereda perlahan seolah tidak ingin airnya menodai kesucian dua insan yang sedang jatuh cinta. Dalam naungannya yang kian melemah, hujan membiarkan dua insan itu melebur, berpelukan lebih lama. Hujan tahu bahwa mereka lebih paham. Sang Pelangi pun tak ingin kalah, ia buru-buru mengambil perannya, terselip di antara awan-awan–menunjukkan keindahannya. Seperti secercah harapan dalam hati Key: menemukan tempatnya berlabuh terakhir dalam hidupnya.

FIN

NB : Thankis buat bibib yang mau tak mau jadi penyunting sekaligus beta reader dalam pembuatan FF ini, yang pertama kalinya saya buat seperti ini, mohon kritik dan sarannya akan sangat membantu saya dalam berkarya di FF berikutnya, mau penghinaan juga saya terima dengan senang hati, karena FF ini pastilah tak sempurna, sekian. Hyo chu~~~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

18 thoughts on “Yes, I do

  1. Anggi eon….

    Aku pikir si Hyo ini gak cinta sm Key, xixixi

    tp itu maksudnya ada bbrp kata yg dicetak tebal apa ya? Itu kan bukan kata serapan bahasa asing,

  2. Apa gerangan yang terjadi pada lelaki yang ia tunggu selama ini?
    Aijijieeee, ternyata Hyo juga udah nyimpen perasaan ke si Key. Awww

    Nah loh, nah loh. Ini tipe ff demenan la bangeet ya ampuun. Daebak lah pokoknya kak Anggi! Mantep. Narasinya juga nyantai, gak buru2. Keren laah!!!

    Gak tau mau ngomen apa lagi. Pokoknya sering2 bikin cerita lagi y kak yaaa ^o^/

    1. thanks to bibib….. narasinya juga boleh diajarin sama bibib,, hahahahah, aku lagi belajar buat nulis, hadeuuuhhh… *melas ngeliat bongkahan draft FF yang belum di edit.. wkwkwkwkwkkwk

      makasih yaaaa udah mau baca *kecup.
      semangat buat nulis lagii yayyyy

  3. si key lamarannya pake ujan2an, biar lebih melankolis ya…😉

    kayaknya abis lamaran bakalan sakit bareng tuh sepasang anak adam..😛

    jadi ikutan terbawa suasana nih, agak deg2an juga nunggu jawaban Hyo, syukurlah diterima.
    selamat ya key^^

    Anggi, saya suka ffnya..🙂

  4. Hyo? bukannya Hyo itu, hyo lo anak orang dinangisin! #dilempar pake sendal sama eonnie Hyo.
    ya ellah eonnie. saking cintanya sama key jadi begini deh.
    narasi bagus banget. tapi maaf, kritik nih. banyak kalimat yang harusnya dkasih titik malah dipake koma atau kebalikkannya. itu aja sih. ini bagus cman aku nggak bisa ngerasan feel fluff tapi malah khawatir key ditolak gitu. #dasar anak aneh.

    1. masih banyak yang salah ya??? nanti deh coba diperbaiki lagi,, hehehehehe.. smangat untuk lebih baik lagii…

      key ga bakal ditolakk *goyang2 jari kaki, *eh???

      gomawo yahh udah kasih kritik n sarannya…

  5. itu itu itu…… pas bagian ending nya manissss bangeeett. bayangin key pelukan sama hyo usai hujan dibawah langit cerah yang melukiskan pelangi indah. aduuuhhh pasti cuacanya enak banget ^^

  6. Hey! Siapa yang mau ngasih hinaan?! Hello~ ini keren abis!! Bisa ngebayangin kan sebagai fans SHINee bias ama key.. Aish! Cute banget dianya

    Thanks for author nd bibib.. Thats a funny ff!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s