Secret Time – Part 2

Secret time

Title                 : Secret Time Part 2.4

Author            : Astina a.k.a Kang hyo kyo

Main cast       : Kim yokyo dan Minho

Support cast  : Member SHINee

Appa Kim Yokyo

Kang Yuki

Length           : Sequel

Genre             : Family, romance, friendship

***

“Aaaahhhh baterai kameraku sudah lemah, ini baterai terakhir” omel yokyo

“Jinja ? Sama”

“Aaaahhhhhhh” ucap mereka bersamaan saat kamera mereka mati

“Cut” ucap seseorang

“Sudah selesai?” Tanya yuki

“Sepertinya iya. OMO sudah jam 8. Kajja pulang”

“Ne”

Mereka pun mulai berjalan kearah mobil dimana mereka parkir, kali ini yang membawa mobil adalah yuki, mereka sengaja tidak menaiki bis, mereka tahu pasti akan pulang malam.

“Tumben sekali syuting dimulai sore?” Tanya yokyo saat memasuki mobil

“Benar, dan parahnya ini sudah jam 8.30 kita menghabiskan setengah jam untuk berjalan menuju parkiran” ucap yuki lalu menghidupkan mesin mobil dengan sedikit kesal

“Jinja ?? Aku bisa di marahi oppa”

“Kibum oppa ?” Bbbrrrmmm bbbbrrmmmm mobil sudah tancap gas

“Ne, aku sudah tinggal di dorm SHINee”

“Pasti menyenangkan, hei buka kacamatamu. Aku rindu sekali melihat wajah aslimu” yokyo pun melepas kacamatanya

“aigo kau memang cantik, apa kibum oppa tahu wajahmu sebenarnya?”

“Tau, dia kan keluargaku. Kau mau bertemu dengannya ? Bukankah kalian sudah lama tidak bertemu” jelas yokyo

“Kapan kapan saja, sebentar lagi aku ulang tahun kan. Rencananya aku akan mengundang Boy dan Girl band” kata yuki

“Tak takut kekayaanmu terbongkar?”

“Biar saja, hehehhe”

“Kau ini” decak yokyo

***

“Yuki-a gomawo”

“Ne bbbbyyyyyeeeee”

“Aku sungguh beruntung bisa berteman dengannya” yokyo bergumam pelan

Yokyo berjalan pelan menuju dorm SHINee, ini sudah pukul 9 lewat, sungguh sepi sehingga hanya terdengar langkah langkah yokyo. Sesampainya yokyo di depan pintu, dia menekan beberapa kode dan ‘klik’ pintu dorm sudah terbuka.

‘Kenapa sepi sekali’ batin yokyo. Yokyo berjalan ke dalam dan mendapati ke empat oppanya sudah duduk berjejer di depan TV.

“OMO !!!” yokyo sangat terkejut, apa yang akan terjadi sungguh tak terduga.

“Mianhae oppa, aku tidak tahu ini akan membuatmu marah” yokyo meminta maaf, dia sekarang sedang di introgasi dengan ke empat oppanya.

“Hhhhaahhhh ini pesananmu” jonghyun memberikan barang pesanan yokyo, sungguh menyimpang dari yang lain

“gomawo oppa”

“Yokyo-a kami tidak marah, kami hanya khawatir dan …”

“Aku mengerti oppa” yokyo memotong ucapan key

“Begini saja, kau bisa keluar jika ada yang menemanimu” onew mengeluarkan sarannya

“MWO ???? Bagaimana jika aku mau menjadi stalker ? Tidak mungkin salah satu dari kalian harus mengikutiku” bela yokyo

“Begini saja, yokyo harus dirumah saat pukul 8 malam, jika ingin keluar di atas jam 8 malam ia harus ditemani” minho yang sedari tadi bungkam akhirnya membuka mulut

“Aku setuju” yokyo

“Aku juga setuju” jonghyun

“Setuju” key

“Masalah selesai’ onew yang terakhir berbicara lalu pergi menuju kamarnya “selamat malam” ucapnya sebelum memasuki kamar. Sungguh hari yang melelahkan untuk onew.

***

“Oppa aku pergi”

“Yokyo-a kau tidak pergi dengan minho ?”

“key oppa. Aku lebih suka pergi sendiri, bye”

Yokyo pun dalam sekejap hilang begitu saja.

‘Ada apa dengan mereka, mereka pikir aku anak kecil atau apa’ batin yokyo. Dia pun berjalan dengan girangnya. Hari yang indah menurutnya, dan keindahan itu bertambah saat ia bertemu seseorang yang sangat tak terduga.

“Yuki-a, wah tumben sekali kita bertemu di bis” ucap yokyo bersemangat

“Hai, sini”

“Apa kau sudah mengedit vidio kemarin?” Ucap yokyo lalu duduk di sebelah yuki.

“Belum rencananya setelah pulang kuliah”

“Yyaacchhh temani aku mengambil gambar di sungai han” inilah yokyo, bukan hanya hobby meng’stalker’.

“Kau tidak bisa menganggu jadwalku, aku sudah sampai bye” yuki pergi begitu saja saat bis mereka berhenti di halte.

“Yuki-a !!! Ais jinja . Aahhh aku tahu” sepertinya yokyo mendapatkan ide.

***

“Songsaenim ini tugasku”

“Ne, kau boleh keluar”

“Ne, gomawo”

Yokyo pov

Sudah menyelesaikan 4 dari 5 matakuliah. Mata kuliah yang terakhir satu jam lagi, lebih baik aku makan. Akhirnya aku putuskan untuk menuju ke kantin. Aku makan sambil bermain dengan laptopku.

“Junhyung, i’m melting” gumamku pelan ketika melihat vidio kemarin, aku sedang memisah misahkan vidio itu.

~~~5 menit lagi~~~

Hhhaaahhhh alarm hp ku berbunyi, jinja !!! aku tidak ingin beranjak pergi, namun aku harus menyelesaikan mata kuliahku. “Hhhhaaahhh”

Aku berjalan sedikit cepat, karena posisi kelas yang cukup jauh dari kantin. Pandanganku tiba tiba saja melihat minho, ntah mengapa aku ingin mendekatinya tapi mengingat aku ada kelas aku meninggalkannya.

Sekarang aku sudah di kelas, aku sengaja duduk di dekat jendela agar aku bisa melihat langit. Tapi aku terkejut ketika melihat minho sedang berjalan di bawah, dia ? Bersama seorang wanita. Tiba tiba aku merasa aneh, apa ini ??? Ais jinja. Lebih baik aku kembali fokus ke pelajaran, dari pada aku merasa ada yang aneh lebih baik aku melupakannya.

***

“AAAAA. Kau !!!! aaiiisss”

“Annyeong minho-a, mengerjakan tugas?”

“Ne, berhentilah mengagetkanku dan berhentilah memperhatikanku”

“Aaiiiggoooo jangan mengomel oppa” ucapku lalu mencubit pipi minho

“YA ! Kau berani sekali” oppa menyingkirkan tanganku dari pipinya. Kekeke lucu sekali

“Haruskah aku takut, -cup- oppa aku pergi ya” aahhh pasti pipiku sudah merah, mengapa aku mencium pipinya. Omo ada apa denganku?? Aiis. Lupakan lupakan lupakan

***

Minho pov

“AAAAAA. Kau !!!!! aaiiisss” ntah apa yang ada dipikirannya, mengapa ia seperti hantu.

“Annyeong minho-a, mengerjakan tugas?”

“Ne, berhentilah mengagetkanku dan berhentilah memperhatikanku”

“Aaiiiggoooo jangan mengomel oppa” dia mengucapkan sambil tersenyum, ‘yeppo’ itulah wajahnya dan mencubit pipiku.

“YA ! Kau berani sekali” aku sedikit berteriak, hhhaaahhh aku ingin sekali bersikap lembut tapi sulitsekali. Lagian responnya saat aku berteriak lucu sekali.

“Haruskah aku takut, -cup- oppa aku pergi ya” apa apaan dia. Aku pun menyentuh pipiku. Aaiisss aku tak pernah merasakan hal ini. Apa ini ?????

***

Yokyo pov

Sungai Han benar benar indah. Klik klik klik

Sepertinya foto yang ku ambil sudah banyak. Aku peun memilih baring di rerumputan yang kering ini. Aku melihat langit, cuaca yang mendung membuat aku bebas melihat langit. Klik aku mengambil gambar lagi.

Selain mengedit vidio aku juga suka mengedit foto, kadang kadang aku menggabung gabungkan foto foto ini. Tsk “hujan” tsk jujut saja, aku masih tak ingin beranjak, namun dari pada kameraku rusak lebih baik aku berteduh. Maka dari itu di sinilah aku sekarang, berteduh di depan sebuah kedai. Hhhhuuuhhhh.

~~~ecery day i shock (shock) everi …~~~~

“Ne oppa ? – di kedai dekat sungai han – ne gomawo”

Bagaimana dia tahu kalau aku kehujanan, aku termenung melihat hujan hujan itu. Tiba tiba saja tanganku mengambil gambar. ‘Sedih namun cantik’ gambar yang ku ambil ini pintu depan kedai ini, di ambil dari sisi aku berdiri yaitu dari samping dengan tambahan beberapa rintikan air hujan (tempias)

Lalu aku menganbil pemandangan di depanku ‘klik’ pemandangan ruko ruko yang berjejer, tidak jelas karena hujan yang begitu lebat namun bisa di mengerti. Aku kembali melihat dan ingin mengambil gambar.

“Sampai kapan mau berhenti ?”

“Aaahhhh, oppa?? Omo jantungku”

“Hehehe senang sekali rasanya bisa membalasmu”

‘Wajahnya lucu sekali saat kaget, apa ekspresiku juga begitu ais pantas saja dia ketagihan’ pikir minho

“Jangan lagi oppa, aku benar benar kaget”

“Kajja pulang” dia menggenggam tanganku dengan  tangannya yang besar. Aku benar benar merasa dilindungi, apakah ini rasanya dilindungi oleh seseorang yang di cintai. Omo cinta ?! Ais apa yang kupikirkan. Lupakan lupakan.

Ternyata minho oppa membawa mobil, bukankah dia selalu membawa mobil ?? Hehehhe paboya. Eemmm tiba tiba saja aku merasa ada yang aneh dengan bongkongku. Aku ingin mengambilnya, namun minho oppa pasti menganggapku aneh.

“Oppa lihat” aku pura pura panik sambil menunjuk kearah kanan saat lampu merah, dengan sigap tangan kiriku mengambil sesuatu yang membuatku tidak tenang itu. Karena tak melihat apa apa. Minho oppa melihatku “ada apa ?” Tanyanya lanjut

“Tidak ada apa apa. Hehhehehe” tawaku garing

“Kau ini !!!” Ucapnya lalu mengacak pelan rambutku, dan kembali berjalan karena sudah lampu hijau. Ada perasaan aneh saat dia menyentuhku, senang ???!!! Aku ingin tersenyum tapi menahannya. Cinta ??!!! Aaiisss apa yang kupikirkan. Lupakan lupakan lupakan

Aku pun melihat benda itu. Jepit rambut ????  pasti milik wanita kan ?? apa wanita yang tadi kulihat ?? aahhh kenapa aku ini, lebih baik aku lupakan. Aku hanya adik yang terpaksa di terima oleh minho karena aku memaksanya. Aku tidak boleh merasakannapapun, walaupun hanya rasa kesal.

***

“…jadi hanya tinggal aku taemin dan minho oppa ?”

“Ne, kau tak apa ?” Apa maksud pertanyaannya aku bukan anak kecil

“Gwenchana”

Beberapa hari kemudian

Hhhhaaaahhhh onew syuting drama, jonghyun syuting CF, key ikut variety show. Mengapa semuanya harus pergi. Hhhhhaahhhh untung saja masih ada taemin dan minho oppa.

Tapi sudah jam 7 malam minho oppa belum juga kembali.

“Eonnie, aku lapar” rengek taemin

“Kau sudah selesai belajar?”

“Ne”

“Kajja”

Author pov

Yokyo mengajak taemin makan di luar, berhubung key tidak ada, dan kemampuan masak yokyo tidak cocok untuk taemin akhirnya mereka memutuskan untuk makan di luar.

“Wah ini mobil siapa?”

“Tentu saja mobil eonnie”

“Wah kenapa eonnie lebih suka naik bis” bbbbbrrmmmm bbbbrrmmmm bbbbrrrmmmm mobil pun tancap gas

“Hanya lebih menyenangkan”

“Eonnie pulang aku yang menyetir ya?”

“Tidak boleh”

“Eonnie, jebal”

“Tidak taemin, kau ini manja sekali”

“Eonnie pelit” ucap taemin lalu memanyunkan bibirnya

“Makan malam hari ini akan eonnie traktir” ucap yokyo menyenangkan hatinya

“Jinja ?? Yey yey yey”

***

“Bagaimana masakannya?”

“Enakk sekali eonnie, kita harus mengajak hyung ke sini.”

“Itu gampang”

“Cafe ini elegan namun sederhana, bagaimana mengatakannya, aku suka suka tempat ini.”

“Heheheheh berterimakasihlah pada pemiliknya”

“Benar juga, kimkyo cafe ??? Nama yang unik juga, eonnie ? Ada apa ?”

“Eo taemin ? Tidak apa apa”

Yokyo pov

Bukankah itu minho oppa ? Apa itu yeoja yang kemarin ?? Kenapa jadi sulit sekali untuk bernapas.

“…. Eonnie ada apa?”

“Eo taemin ? Tidak apa apa” ada apa aku ini. Yokyo lupakan lupakan. Lupakan rasa sakit ini.

“Eonnie, itu seperti minho hyunh?” Ternyata taemin juga menyadarinya, karna gadis itukah dia melupakan aku dan taemin. Bahkan ia tak tahu kalau kami kelaparan di dorm. Aku ingin sekali melihat ekspresi minho. Apa dia bahagia berjalan dengan gadis itu ?? Jujur saja sulit melihat ekspresinya dengan kacamata dan topi yang ia gunakan.

“Mungkin orang lain, kita tidak bisa memastikan”

“Eonnie?”

“Ada apa taeminn ? Apa kau ingin menambah ? Bagaimana kalau sandwitch ?”

“Aku sudah kenyang eonnie, kita bersantai dulu di cafe ini, aku sedang menikmati jalan raya ini”

Inilah istimewanya, cafe yang berdindingkan cermin, membuat kita bebas melihat keluar, dan yang di luar juga bebas melihat kita. Taemin dengan mudahnya menikmati pemandangan di luar sana, sementara aku ??? Mengamati minho sedari tadi.

“Eonnie ?”

“Ne?”

“Jangan menangis” ucap taemin lalu menghapus air mataku, aigo aku menangis ?? Bodohnya aku sampai tidak menyadarinya. “Lebih baik kita pergi” lanjut taemin lagi. Dia menggenggam tanganku dan menariku. Aku menjadi teringat saat minho menjemputku. Dia juga menggenggam tanganku. ‘Hangat’, bahkan aku merasa dilindungi oleh taemin, walau dia lebih muda. Ngomong ngomong mengapa aku menangis ??? ais yokyo paboya

***

Author pov

“Aku lelah sekali” jonghyun

“Aku juga” key

“Istirahatlah, besok kita harus latihan untuk tampil di mubank” onew menasehati

“Ne”

“Taemin minho dimana yokyo ?” Sifat leader onew sudah keluar, selalu mencoba memastikan dongsaengnya baik baik saja.

“Keluar, mungkin dia marah. Minho hyung namja yang jahat selalu saja membuat eonnie menangis”

“Taemin apa maksudmu ?”

“Tadi dia ber kelahi dengan minho hyung” jelas taemin

“Minho !!!” Belum sempat onew mengomel, minho langsung menceritakan kejadiannya

Flashback

“Oppa kembalikan kameraku!” Ucap yokyo saat tiba didorm.

“Kau mengikutiku ! Aku harus memeriksa kameramu”

“Nnneeeee ????? Sudah kubilang aku sedang mengambil beberapa gambar di sungai han, manaku tahu kau sedang pacaran”

“Aku tidak pacaran”

“Terserah oppa mau bilang apa, aku tidak perduli yang penting kembalikan kameraku” akhirnya yokyo mendapatkan kameranya kembali dan langsung pergi padahal mereka baru saja sampai.

Flashback end

“Minho kau harus minta maaf kepadanya, yokyo tidak mungkin membuat skandal atau menjual informasi ke media”

“Onew hyung benar” taemin membenarkan dan mengangguk anggukkan kepalanya

“Aku tidak salah apa apa” bela minho

“Hyung membentaknya” taemin kembali membuka mulut.

“Hiks hiks hiks” tiba tiba saja seorang yeoja masuk sambil menangis terisak

“Yokyo-a , gwenchana ?” Onew bertanya

“Hiks hiks hiks”

“Hyung kau harus minta maaf” ucap taemin lagi

“Yokyo-a , gwenchana ?” Onew bertanya saat menghampiri yokyo di depan pintu

“Hiks hiks hiks”

“Hyung kau harus minta maaf” ucap taemin lagi

“Naneun gwenchana” ucap yokyo lalu beranjak ingin ke kamarnya, isakan tangisnya sudah berhenti.

Yokyo pov

Bodoh, buat apa aku menangis karna hal itu. “Naneun gwenchana” ucapku ketus saat kulihat wajah minho, aku ingin mencabik cabik wajahnya. Baru saja aku ingin berjalan ke kamar onew oppa memanggilku.

“Wae ?”

“Kau harus mendengar apa yang ingin di katakan minho” apa sih maksud onew hyung, aku tidak mengerti

“Tidak perlu ada yang di katakan oppa” ucapku, karena aku sangat lelah dan ingin beristirahat

“Sebegitu malu kah kau karena ketahuan menguntitku” mwo ?? dasar hanya karena wanita itu minho oppa selalu marah denganku. aaahhh

“YA, berapa kali kukatakan, aku tidak menguntitmu” jawabku sedikit berteriak, dengam maksud membela diri. Entah kenapa key dan jonghyun oppa tetap tidur pulas walau aku sudah berteriak

“Kalau begitu kenapa kau menggunakan masker?”

“A-a aku …” Aku sangat sulit untuk menjawab, aku hanya tidak mau mereka melihat wajah asliku. Mengapa kacamata ku pakai rusak sih. Aahhhh aku semakin menggerutu di dalam hati

“Kau tidak bisa menjawabkan. Dasar !!”

“Berhenti memojokanku,bukan urusan oppa jika aku menggunakan masker”

“kau ?? siapa yang memojokkanmu hah ??”

“Hyung sudahlah, yang salah kau kenapa memojokan eonnie” apa sih yang taemin bicarakan, apa salah minho ?? apa salahku ??

“Taemin benar, kau harus meminta maaf buka memojokan” maaf ?? Ada apa ??

“Tidak. Yokyo dengarkan aku, aku tidak akan minta maaf karena alasan apapun. Termasuk karena aku membentakmu. Itu semua terjadi karena kau mengikutiku”

“Aku tidak mengerti apa yang terjadi, aku mau masuk kekamar” akhirnya aku pergi meninggalkan mereka, aku menjadi bingung.

***

Author pov

“Aku tidak mengerti apa yang terjadi, aku mau masuk kekamar”

“Hyung kenapa kau membuat keadaan menjadi sulit, kasian eonnie”

“Apa yang aku lakukan?” Bela minho

“Kenapa kau tidak meminta maaf?”

“Aku tidak salah hyung, aku sendiri tidak mengerti mengapa ia menangis”

“Aku tahu” minho dan onew melihat ke arah taemin

“Kenapa ?”Tanya onew

“Karna dia menyukai minho hyung”

“MMMWWOOOO ????” Minho dan onew membulatkan matanya.

“Dia menangis bukan karena minho hyung membentaknya, tapi karena dia melihat minho hyunh bersama yeoja lain”

“HHHaaahhhh ??? Kau benar taemin”. Setelah mengatakan itu onew melihat ke arah minho.

“kalian sudah gila. Aku harus pergi” minho langsung berdiri dan melesat pergi.

Sementara onew dan taemin saling melihat satu sama lain

***

Minho pov

Yang benar saja yokyo menyukaiku ????. Aku memegang dadaku. Karena ini dalam fikiranku, aku tidak akan berbohong, ini perasaan senang. Tapi senang akan hal apa ???

Aku senang karna yokyo menyukaiku ??? Ais jinja. Aku harus memastikan perasaan ini.

***

Author pov

“Minho bangun”

“Yokyo ayo keluar kamar”

Pagi yang indah tapi tidak di dorm SHINee, minho yang sulit di bangunkan dan yokyo yang tak mau keluar kamar membuat suasana di dorm menjadi riuh.

“Ne ne ne aku bangun, aku tahu hari ini aku akan kuliah”

“Hyung cepat, nanti aku terlambat sekolah” rengek taemin lagi.

“Taemin berhentilah merengek, habiskan sarapanmu” key juga ikut mengomel.

Masalah selesai satu. Namun masih ada masalah yang sangat sulit di pecahkan.

“Yokyo, cepat keluar”

“Kacamataku rusak oppa”

“Setelah pulang kuliah akan kubelikan, sekarang keluar dulu”

“Bagaimana dengan member yang lain??”

“Aku jamin mereka tidak akan mengatakan apa apa”

Onew menelan air liur, apakah dia berhasil membuat yokyo keluar kamar. Taemin yang sudah sarapan sangat memfokuskan matanya ke pintu kamar yokyo. Begitu juga dengan key yang telah selesai masak. Bahkan jonghyun yang sedang asyik menonton TV mengikuti aktivitas yang lain dan mematikan TV. Suasana mendadak sepi hanya terdengar siraman air dari kamar mandi (minho lagi mandi).

‘Klek’ pintu kamar sedikit terbuka, “yokyo tidak apa” ucap onew lembut bagaikan kapas ***heheheheh*** . Yokyo membuka semakin lebar pintunya, akhirnya ia pun keluar, dengan seragam sekolahnya yokyo tampak sangat manis, almamater sekolah yang berwarna biru gelap, rok mini yang menutupi setengah pahanya, rambut yang terurai dan ransel berwarna cokelat. Sukses membuat semua member kaget, kecuali key dan minho. “YYYEEEPPPPPPOOOOODDDDAAAA” ucap semua member kecuali minho dan key. Yokyo hanya tersenyum mendapati kata yeppo untuknya dari member SHINee.

“Sudah kubilang akan begini” yokyo akhirnya cemberut, karena sejujurnya ia tak suka orang mendekatinya karena 2 hal, harta dan wajah. Karena itu lah dia menutupi dirinya yang sebenarnya “yokyo tersenyumlah, kami sudah baik kepadamu sebelum kau membuka kacamata itu. Kami akan selalu berteman denganmu” ucap key di meja makan seolah tau apa yang di pikirkan yokyo, yokyo pun menghampiri meja makan. Jonghyun dan onew mengekori dari belakang.

“Eonnie, wajah ini yang selalu eonnie tutupi. Bagaimana bisa terlihat sangat berbeda?” Kata kata taemin membuat member yang lain ternganga

“Jangan sampai kau menyukai eonniemu, karena eonniemu ini adalah milik hyungmu” ucap jonghyun sambil menepuk dadanya.

“Apa maksud hyung, eonnie menyukai minho hyung” taemin yang asal ceplas ceplos membuat key dan jonghyun semakin ternganga sementara yokyo mengucapkan “mwo ?” Hampir tidak bersuara

“Ya taemin, kita belum mengumpulkan semua bukti” onew membuka mulut.

“Ada apa, kudengar ada yang mengucapkan namaku?” Tanya minho setelah keluar dari kamar mandi. Secara refleks jonghyun dan onew menutupi wajah yokyo dengan berdiri tepat di depan mereka, tentu saja dengan ekspresi aneh “hyung kesambet apa sih?” Lanjut minho lagi.

“Aku akan mengantar dongsaengku sekolah, bye sarapan yang tertib ya” key pergi sambil merangkul yokyo sedangkan minho hanya melihat yokyo dari samping, itu pun tidak bisa melihat wajahnya karena tertutupi oleh rambutnya.

“YA yokyo-a !! Kau mau kemana ?? Kau harus menjelaskan sesuatu!!”Ucap minho lagi dan bermaksud mengerjar yokyo dan key tapi jonghyun menghadangnya. “Lebih baik kau cepat bersiap atau taemin akan terlambat” ucap jonghyun dengan gaya sok cool~nya. “Sok cool kau hyung” ucap minho ketus

***

Sekarang yokyo dan key sudah di dalam mobil. Mereka pergi ke toko kacamata langganan yokyo. Semalam dia sudah memesan sehingga bisa di ambil walau toko masih tutup.

~~perjalanan menuju kampus~~~

“Sepertinya kacamata baru ini bagus?”

“Hahahah kau ini kapan mau terus bersembunyi”

“Sampai aku sudah mendapatkan pacar, hehehe”

“Minho ???l”

“Apa maksud oppa?”

“Kau menyukainya ??”

“Mmmm tidak tahu aku hanya senang melihat wajahnya”

“Kau harus memastikan perasaanmu”

“Haruskah ?”

***

*** bersambung ***

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

3 thoughts on “Secret Time – Part 2

  1. Huaaaaa suka deh sama cerita yang satu ini!!!!
    Ceritanya ringan, nggak terlalu rumit, gampang diikutin alurnya!
    Walau pun aku telat bacanya (maklum newbie)
    Daebak thor!!! Lain kali bikin cerita yang semacam ini lagi ya!!! ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ~

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s