Aku Berbeda Denganmu

Title: AKU BERBEDA DENGANMU

Author: sonyakyu a.s tamiii

Main Cast: Lee Jinki dan OC Kim Hana

Length: ficlet

Genre : life,filosofi, romance

Rating: PG -13

Warning!!! Disini mengandung unsure SARA jadi diharapkan kalo yang gak suka gak usah komen, ato jangan baca aja dari pada ngebash, tapi sangat di anjurkan mengkriktik karna author masih pemula dalam urusan tulis menulis . sekian wassalam

 Admin’s Note: Sepertinya ini engga terlalu berbau SARA (menurut aku pribadi)

 

Prolog

Dulu Ia seorang gadis yang baik, rambutnya sebahu berwarna hitam…

 Matanya berwarna hitam pekat, terlihat jelas betapa besar nyali yang ia punya…

Wajahnya memang tidak mulus seperti gadis kebanyakan, tapi raut wajahnya yang bersih seakan ia punya sinar sendiri…

sekarang ia masih gadis yang sama, tapi penampilannya berubah,ia memakai sebuah kain di kepalanya, warnanya pink, sangat cantik… ia adalah Kim Hana.

 

 

 

Angin dingin kota seoul seakan sedang berpesta bersama teman coklatnya yang berhamburan untuk merayakan musim gugur, hanya ada seorang laki-laki yang ikut bergabung dengan pesta menusuk tulang itu  sembari menimang-nimang takdirnya, ia duduk di sudut kota,lalu ia mengeluarkan sebuah benda tajam yang bisa kapan saja mengeluarkan raga dari jasadnya, sesekali ia terisak meratapi hidup yang begitu kejam kepadanya.

Benda tajam itu berkilau seakan memberi pertanda siap untuk mengakhiri hidup si lelaki,namun tiba –tiba seorang gadis yang berpenampilan ‘tak biasa’ muncul di hadapan si lelaki, ia tersenyum dengan ramah, tapi lelaki itu tetap tak bergeming dan terus memainkan benda tajamnya.

“huh sepertinya aku harus menjauh jika ingin kehidupanku tenang.” Ujar gadis itu dan ia pun beranjak dari tempat yang ia pijak, tapi hujan menghentikan langkahnya sehingga ia terpaksa diam di tempat.

“mau jadi pahlawan?”kata lelaki itu datar.

“hah?! Apa? sudahlah aku tau kau juga belum mau mati, aku hanya tidak mau kena getahnya…” gadis itu duduk di samping lelaki tadi dan langsung merampas benda tajam yang dipermainkan si lelaki untuk mengakhiri takdirnya.

Laki-laki itu menatap sejenak gadis ‘aneh’ yang duduk di sampingnya… “ini namanya kerudung, kau belum pernah lihat, huh? Ah namaku KIM HANA dan kauuu tung-gu ka-u lee jin…, lee jin ki oppa…”gadis itu sempat tercekat saat menyebutkan nama laki-laki dihadapannya,

lalu laki-laki itu menatap wajah gadis yang ada di depannya ini, semburat senyum sempat menghiasi wajahnya tapi selang beberapa detik kemudian tampak kesedihan yang mendalam terlihat jelas di wajahnya,

Keheningan seolah menjadi media kerinduan masing-masing… hingga akhirnya gadis bernama hana itu memulai percakapan…

“apa kau baik-baik saja?” seakan jadi pertanyaan terbodoh didunia, Hana lalu merutuki dirinya sendiri karena bagaimana bisa baik jika harus bunuh diri…

Jinki tetap tak bergeming, ia masih menatap tanah yang kelak akan bersatu dengan dirinya…

“Jinki oppa, aku tak tahu masalahmu,,,tapi apa tak ada cara lain selain bunuh diri?” Jinki tetap tak bergeming seakan ia memang tak punya harapan hidup.

“kenapa kau tak mau bicara oppa? Apa kau masih membenciku untuk…”   “sudahlah lupakan,aku baik, bagaimana denganmu?” seakan ada topeng besar Jinki begitu lues memulai percakapan…

“hah?! Bad liar” ujar gadis itu sembari mengeluarkan senyum mengejek.

‘Kenapa kau kembali Hana?’ batin Jinki seolah berbicara

“oh iya aku kembali ke seoul karena mau melanjutkan study di Seoul University,aku keren kan?!” seolah Hana tau apa yang Jinki pikirkan, ia memaparkan semuanya,

‘kau selalu tau pikiranku,’ batin Jinki berbicara, lalu ia tersenyum tipis mendengar paparan Hana,sebuah senyum yang sangat tipis.

“heum, bagaimana keadaanmu sekarang,oppa ?” Tanya Hana pada Jinki, tapi Jinki hanya tersenyum miris…

“kau  salah satu alasan aku hampir mati Hana,”jawab  Jinki dengan datarnya tapi Hana langsung membalikan wajahnya pada Jinki, ia bingung apa yang dikatakan laki-laki di hadapannya ini…

“yaaa!!! mati hidup nya seseorang itu karena tuhan, jadi jangan sekali-kali membuatku menjadi alasan kau mati,,,”  tapi Jinki tak bergeming wajah datarnya masih mendominasi…

‘hana aku mencintaimu, tapi aku dan kau berbeda seharusnya kau mengerti tentang ini juga’

Flash back

“Jinki oppa!!! Aku petikkan buah, kau naik ya ?!” gadis kecil berambut hitam sebahu tersenyum dengan riangnya,,,

“aku maunya ayam,wle :p”anak lelaki yang berada di bawah pohon itu tak bergeming.

“ayolah oppa , tidak seru kalau aku yang panjat pohon sendiri!!!” gadis itu mulai merengek

“hey!!! Turun kau!!! DASARRRR Anak nakal!!!! ” wanita paruh baya yang berstatus ibu dari gadis itu terlihat naik pitam.

“YAKKK HANA CEPAT KAU LOMPAT!!!” dengan polosnya Hana lompat dari pohon, dan GEDEBLUKK “huaahh sakit, hiks hiks hiks ” Hana terjatuh dengan posisi terjungkir, tak ada masalah serius, ia hanya lebam di tangan , kaki dan wajahnya sedikit berdarah di pipi dan pelipis karena tergores ranting.

Jinki bersiap menggendong Hana tapi Hana malah bergeming “apa?! Oppa jangan peluk-peluk aku! Kita itu bukan mukhrim, kata umma orang yang bukan mukhrim gak boleh peluk-peluk nanti ngundang setan…” Jinki terdiam ia tak mengerti apa yang dikatakan Hana, apa itu mukhrim? Sejenis kemenyan? Tapi dia kan gak pake kemenyan…

Flashback end

Yah mereka tidak pernah menanyakan agama masing-masing saat masih kecil, mungkin karena saking polosnya yang mereka pikirkan adalah teman yang baik, tapi sayang perasaan  Jinki jauh dari itu ia telah jauh mencintai gadis dihadapannya ini,,,

“oppa bunuh diri itu dosa.” Hana bicara pada Jinki tapi Jinki hanya menundukkan kepalanya..

Dosa? Apa itu dosa? Yang jinki tau hidup itu adalah bagaimana caranya untuk bertahan ia tak kenal dosa atau pahala,,, yang ia kenal adalah kekuasaan dan penindasan yang baru saja menimpanya…

“aku manusia mutasi Hana shi, aku tak layak hidup…dan tak layak mencintaimu.” Jinki mulai membenamkan matanya seraya menahan tangis…

“ aku tahu.” jawab Hana datar dan Jinki langsung membalikkan wajahnya “kau tau, dan kau tak  membenciku?kau tak takut padaku?” Hana hanya menggelengkan kepalanya.

“aku tak layak membenci ciptaan tuhan, ” tuhan? Yah ini adalah jurang perbedaan antara Jinki dan Hana , Jinki tidak tahu tuhan dan ia tidak percaya adanya tuhan…

“kau atheis?” Tanya Hana hati-hati tapi Jinki hanya terdiam dengan raut wajah bingung.

Hana lalu memotong daun-daun yang ada di hadapannya dengan benda tajam yang Jinki bawa tadi…

“apa yang kau lakukan?” Tanya jinki penasaran , tapi hana hanya tersenyum  lalu ia menyusun suatu daun tadi menjadi sebuah jejak ,,,

“apa yang kau pikirkan?” “kau membuat jejak dari daun?” Jawab Jinki ragu.Hana mengangguk,

“jika sebuah jejak kecil saja ada yang menciptakan, bagaimana dengan alam semesta ini?”

Untuk beberapa saat Jinki terdiam. Tapi bukankah ia juga buatan manusia?

“manusia,,, ia bisa membuat sesuatu bukan menciptakan… lihat pisau ini jinki, kau tau dari apa ini terbuat?” jinki mengangguk .

“besi, dan almunium di tambah oleh bahan plastic, jadi siapa yang membuatnya? Siapa yang menciptakan bahannya? Jawabannya pasti berbeda”papar Hana. “Ini dibuat oleh manusia, dan diciptakan oleh tu…han?”jawab Jinki walaupun ragu, Hana lalu tersenyum.

“apa tuhan juga menciptakan manusia mutasi sepertiku?” Tanya Jinki dengan raut wajah polos “hahahaha kalau tidak, mana mungkin kau ada , Oppa pabbo!”

“jadi kau masih mau mati? Padahal tuhan sudah baik loh memberimu kesempatan hidup,masa kau tidak mau berterimakasih dengan cara mensyukurinya.” Hana memaparkan pikirannya.

 “huh?!” Jinki lalu tersenyum, senyum yang sangat tulus, bukan senyum tipis atau miris sebagai bentuk penyesalan kehidupan, tapi senyum bersyukur telah di ciptakannya gadis baik hati dihadapannya ini.

“satu lagi , jika kau mati bagaimana?” Tanya Jinki, lalu Hana tersenyum “itu artinya tuhan ingin segera bertemu denganku…”jawab Hana lalu pandangannya berubah menjadi kosong, sangat kosong hingga akhirnya Jinki menyadari bahwa tuhan Hana benar-benar mengambil Hana dari sisinya…

Epilog

“satu lagi, jika kau mati bagaimana?” Tanya jinki, lalu Hana tersenyum “itu artinya tuhan ingin segera bertemu denganku…”jawab Hana sambil melangkah pergi dari tempat Jinki tapi cerobohnya ia masih melihat Jinki,dan hanya melihat Jinki…

Jinki yang terhipnotis oleh perkataan Hana seakan tak bisa melihat apapun selain wajah Hana, padahal yang sebenarnya terjadi han sedang di tengah jalan hendak menyebrang dan  ada  sebuah mobil berkecepatan tinggi tengah melaju di samping Hana hingga DUAGHHHRRRRRR gadis berkerudung pink itu sudah terbujur kaku dihadapan Jinki.

Ending.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

11 thoughts on “Aku Berbeda Denganmu

  1. Ceritanya bagus
    Tuhan harusnya dengan huruf besar.
    Masih banyak typho terutama pada tanda kutip dan juga pemberian huruf besar.
    Ga mengandung unsur sara menurutku.
    Ending yang tak terduga.

  2. wuih, jadi ngingetin aku sama ff-ku sendiri, nih.
    Tami, kamu pemberani, yah? #tepuk tangan.
    em, seperti yang imelia katakan. masih banyak kesalahan penulisan. aku kasih tahu detilnya:
    1. setelah tanda kutip, huruf yang mengikuti harus huruf kapital alias besar. contoh : “Apa kabar?”
    2. nggak ada tuh tanda seru berlipat-lipat. paling banyak dua.
    3. please habis titik atau koma kasih spasi. kayaknya kamu tahu itu tapi menyepelekan. dan sebelum tanda … kayak ginni harus dikasih spasi, ya?
    sebenarnya masih banyak lagi, tapi kamu perbaikin aja sedikit dulu.

  3. Whoah… Cerita yang mengharukan endingnya….

    Spt yg dikatakan… Cukup berani pengambilan temanya.hehe #acungjempol…

    Belum termasuk SARA memang, tp yg menonjol jilbab Pink-nya. Klo misalkan itu tidak ditonjolkan, jatuhnya cuma memberikan pemahaman kpd Jinki ttg adanya Tuhan.. Good job Sonyaa.

    Okeh.. Keep writing ya!!

  4. Whoah… Cerita yang mengharukan endingnya….

    Spt yg dikatakan Lee Hana…. Cukup berani pengambilan temanya.hehe #acungjempol…

    Belum termasuk SARA memang, tp yg menonjol jilbab Pink-nya. Klo misalkan itu tidak ditonjolkan, jatuhnya cuma memberikan pemahaman kpd Jinki ttg adanya Tuhan.. Good job Sonyaa.

    Okeh.. Keep writing ya!!

  5. Ceritanya bagus \^o^/
    Cuma mau ngasih tau nih,
    Manusia mutasi itu bukan diciptain manusia, tapi karena pengaruh lingkungan atau keabnormalan gen.
    Kalau yang dibuat sama manusia, itu manusia kloning
    Selebihnya aku suka~~

  6. Bener! Dalam pengambilan tema cerita authornya cukup berani ^^ tapi keren kok, jarang lho yg bikin kyk gini.
    Tetapi, perlu diperhatikan cara penulisannya. Kata-katanya udah bagus, hanya saja, beberapa typo pd penulisannya itu yg kurang tepat. Dan itu sudah di jelskan oleh eonni2 diatas ^^
    for all, ini bagus banget!
    Tetap berkarya, hwaiting! ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s