Secret Time – Part 3

Secret time

Title                 : Secret Time Part 3.4

Author            : Astina a.k.a Kang hyo kyo

Main cast       : Kim yokyo dan Minho

Support cast  : Member SHINee

Appa Kim Yokyo

Kang Yuki

Length           : Sequel

Genre             : Family, romance, friendship

Yokyo pov

“Yuki-a kenapa kemari ?” Tanyaku, pelajaran pertama matakuliahku sudah selesai, dan pelajaran selanjutnya akan berlangsung setengah jam lagi.

“Apa kau membawa uang lebih ??”

“Bawa, wae ??”

“Aku lupa membawa dompetku, boleh kupinjam ?”

“Tentu saja, ige. Kalau mau makan ke cafeku saja, terserah kau mau hutang atau ku traktir”

“Ne, gomawo. Bye. INGAT SABTU ACARA MUBANK” ucap yuki setengah berteriak

Sahabatku itu ada ada saja. Em masih sekitar 20 menit lagi ‘apa minho oppa ada di perpustakaan?’? Akan ku lihat. Aku pun berjalan menuju perpustakaan, saat memasuki aku berjalan perlahan agar tidak ada orang yang mengetahui keadaanku. Dan aku melihat minho oppa. Aku sedikit merapikan rambutku aaa~~~ ralat aku membuatku diriku seperti hantu dengan rambut yang berada di depan wajah. Aku mendekatinya

“Aaaaaaa”

“Hahahahha oppa wajahmu lucu”

“Kau ini. Ais”

“Au, appo. Tidak perlu menjitakku oppa” rengekku.

Tidak berbicara lagi dia kembali menulis, aku heran kenapa oppaku yang satu ini selalu saja menulis di perpustakaan. Aku memperhatikan wajahnya. Aigo tampan. Jantungku hhhhaaahhh begitu cepat sampai aku sulit untuk bernapas. Ntah apa yang terjadi aku sudah melupakan kejadian dia memarahiku. Hhhmmmm semoga dia tidak ingat.

“Sampai kapan kau mai melihat wajahku ?” Ucapnya

“Tidak tahu …” Aku melirik ke arloji ku, sekitar 10 menit lagi aku masuk ~cup~ “.. Aku belajar dulu ya oppa”

Aku berjalan agak cepat keluar perpustakaan, entah kenapa aku menciumnya lagi, itu sebuah ketidak sengajaan. Jangan jangan ?? Aku ?? Mencintainya ??? Aigo lupakan lupakan lupakan.

***

To yuki : yuki aku sekarang di taman kota, di seni sepi cuaca juga lagi mendung. Untuk mengambil gambar sangatlah indah

To yokyo : mian, hari ini mata kuliahku sangatlah banyak

To yuki : gwenchana

Dan disinilah aku, sendiri mengambil gambar. Kadang beberapa orang yang berlalu lalang menjadi objek karena sangat cocok dengan pemandangan. Aku juga mengambil gambar hewan kecil ‘ulat kupu kupu’ seperti itu lah. Aku juga menjadi objek dengan memasang timer di kameraku. Aigo sudah jam setengah tujuh, aku harus pulang.’Buk’

“Aaiiissss sakit sekali” omo kameraku ??? Yach lensanya pecah. Aaiiisss lututku juga berdarah.

“Sial sekali, hiks ….appo hiks kameraku, kenapa aku cengeng sekali, kenapa malah menangis” aku berbicara dengan diriku sendiri. Dan juka kenapa pke jatoh siihhhh

***

Author pov

“…kau ini bukan mengakuinya malah membantah” onew mulai menyelidik

“Hyung, aku ini serius aku tidak mencintai yokyo”

“Tapi yokyo mencintai hyung” taemin

“Tapi belum ada bukti” key membantah

“Eonnie menangis karena melihat minho hyung bersama wanita lain” taemin membela

“Dia menangis karena kacamatanya rusak, buktinya sekarang dia senang” key kembali membuka mulut

“Anggap saja itu iya, tapi bagaimana jika yang di katakan taemin benar” jonghyun akhirnya membuka mulut

“Minho mengakulah” onew sepertinya mulai memohon

“Aku tidak mencintai yokyo” pengakuan yang sama keluar dari mulut minho

“HAH !!!”

Mendengar suara seorang yeoja semua member melihat kearah pintu. Dan mendapati seorang yeoja.

“Itu pasti yokyo …” Onew berdiri lalu berniat mengerjar yokyo namun yokyo terus berlari sambil menangis terisak “YOKYO jangan lari”

Yokyo pov

“Hiks hiks… Se dih se ka li, len sa ka me ru sak. Lu tut ber da rah” ahhh aku bodoh sekali sudah tau menangis terisak masih mau berbicara.

Aku menekan tombol dan ‘klek’ pintu terbuka saat aku mau masuk tiba tiba saja lensa kameraku yang retak lepas dari tempatnya lalu dia menggelinding “HAH” aku terkejut. “Hiks hiks kenapa kau pakai lepas” aku mengejarnya namun ia terus menggelinding, sedangkan aku semakin merasa hari ini menyedihkan sekali sudah kakiku sakit. Aku mendengar seseorang memanggilku tapi tak ku hiraukan aku lebih perduli dengan lensaku.

“KIM YOKYO” saat dia berteriak seperti itu lensa kupun berhenti menggelinding, aku jongkok untuk mengambilnya “hiks hiks hiks” lensaku bukan hanya pecah namun kacanya sudah pada lepas lepas

Author pov

“KIM YOKYO” teriak onew sementara member lain mengintip dari depan pintu ‘akhirnya kau berhenti juga’ batin onew

“Hiks hiks hiks”

“Jangan menangis, kau pasti bisa melewati ini semua” ucap onew

Sementara di tempat lain ‘eonnie pasti sedih ini karena minho hyung’ taemin

Onew mendirikan yokyo, memeluknya dan mengusap punggungnya “uljima”

“Aku tau aku bisa, hanya saja ini terlalu sulit” akhirnya yokyo berhenti menangis ‘mengapa onew oppa tahu masalahku, dia memang leader yang baik’ batin yokyo

“Kajja ke dorm, kita bicarakan baik baik dengan yang lain, kami semua akan membantumu” ucap onew lagi

‘Mereka kesini cepat pasang posisi’ ucap jonghyun di dalam dorm

“Jinja ?? Gomawo” balas yokyo ‘oppa oppaku baik sekali kalau begini lensa kamera ku akan cepat benarnya hehhe’

di dalam dorm dengan posisi yokyo di sebelah minho lalau di depan mereka berdua ter dapat meja lalu ke 4 member SHINee yang lain

“Karena masalahku, semuanya sampai seperti ini. Gomawo” ucap yokyo

“Tentu saja eonnie, ini demi my lovely eonnie. Hati eonnie tidak boleh tersakiti” ucap taemin sementara di batin yokyo ‘bicara apa sih taemin, aku seperti orang yang patah hati saja’

“Hatiku tidak begitu sakit, hanya sedikit sedih saja” jelas yokyo

“Baiklah, minho katakan yang sebenarnya” onew membuka mulut ‘jangan jangan minho tidak mau menolong, tapi sepertinya lebih baik aku membeli lensa baru tanpa bantuan mereka bukankah karena kacamata kemarin aku sudah sangat merepotkan mereka’ batin yokyo

“Kan sudah kubilang sebelumnya, jawabanku tetap sama, aku tidak ..”

“Tidak apa apa jika kau tak mau” belum sempat minho menyelesaikan kalimatnya yokyo sudah memotongnya.

“Oh ya onew oppa jonghyun oppa key oppa dan taemin gomawo, tapi lebih baik aku membeli lensa sendiri. Aku tidak ingin merepotkan kalian apa lagi minho oppa yang tidak mau menolongku”

“Apa yang kau bicarakan?” Key tampak bingung

“Kenapa memasang ekspresi seperti itu, onew oppa bilang kalian semua mau membantu menyelesaikan masalahku”

“Kami sedang menyelesaikan masalahmu?” Jonghyun

“Tunggu tunggu, sepertinya ada kesalahpahaman. Yokyo kenapa kau menangis ?” Onew sepertinya tau ada yang aneh

“Karena lensa kameraku rusak, karena kalian mau membantu ku pikir kalian mau menyumbang untuk membelikan yang baru. Dan juga lututku berdarah, aaappppppoooo”

“Omo itu harus segera di obati” minho sepertinya sudah mulai khawatir dengan keadaan yokyo

“Jadi eonnie tidak mendengar pembicaraan kami ?” Taemin juga ikut membuka mulut

“Pembicaraan apa ?” Yokyo bertanya bingung dengan keadaan yang terjadi

“Ya pembicaraan kami. Kau tidak mendengarnya?” Key juga bertanya hal yang sama untuk memastikan dan mendapat gelengan dari yokyo.

“Hhhhhhhhaaaaaahhhhhh” semua member langsung merasa di bodohi

“Ada apa ?? Apa aku begitu menyusahkan ?? Mianhae” yokyo tampak semakin sedih.

“Tidak yokyo-a, kami hanya sedikit salam paham” ucap onew lagi

“Tentang apa ?” Yokyo menjadi penasaran

“Lebih baik kau tak tahu” onew

“Oppa jjjeebbbaalll”

“Lebih baik kita bersihkan lukamu, kajja” tiba tiba saja minho menarik tangan yokyo yang sedang berbicara dengan onew

***

 

Author pov

Hari sabtu yang cerah, beberapa menghabiskan waktu untuk santai. Tapi tidak dengan member SHINee, mereka harus latihan untuk tampil di mubank besok.

Di ruang latihan, SHINee sibuk menentukan koreografi untuk special stage mereka. Sementara yokyo sibuk dengan laptopnya.

“…. Taemin aku bukan dance machine,buat lah yang lebih mudah” jonghyun mulai memarahi taemin

“Apa bagian ini begitu sulit hyung ?” Tanya taemin polos dan ke 4 hyungnya mengangguk.

“Butuh bantuan” tanya yokyo

“Eo ??”

Taemin memutar lagu yang menjadi pilihan mereka, masalah mereka hanya di koreografi. Saat lagu sudah mulai “perhatikan baik baik” ucap yokyo lalu ngedance. Yokyo bergerak dengan lincahnya, mengikuti alunan musik. Kadang kadang ada gerakan yang begitu seksi ia keluarkan, dengan ekspresi yang .. Mmmmm sorotan mata yang tajam mebuat semua gerakan begitu pas.

Prok prok prok

“Yokyo-a, mau kah kau menjadi ibu dari anakku” tiba tiba saja jonghyung melamar yokyo.

“YA Apa maksudmu hah ?” Key membesarkan matanya mendapati jonghyun yang bertingkah aneh

“Bercanda hehhehe” jonghyun malah tertawa garing

“Yokyo-a sejak kapan kau bisa ngedance” tanya onew lagi

“Aku suka mengcover dance hehehe, dari pada kalian kagum dengan dongsaeng kalian ini. Lebih baik kalian latihan.” Yokyo pun berjalan kembali duduk di tempatnya

***

Ini adalah hari minggu, semua orang di dorm sangat sibuk. “YA yokyo-a kau mau kemana ?” Tanya minho

“Tentu saja menonton acara mubank”

“Kau akan ikut dengan kami?”

“Tentu saja tidak minho oppa, aigo aku pergi dulu”

***

“Yokyo !! Apa kau siap” tanya yuki sambil memasang semua persiapan, papan nama bando kamera baterai air mineral, dan name tag hahahaha

“Tentu saja, kajja”

Lokasi utama, belakang panggung. Yokyo dan yuki mulai mengeluarkan jurusnya yaitu dancing, dia mengaku sebagai penari latar belakang, dengan name tag palsunya dia berhasil masuk.

“Hhhaahhhh begitu mudah” ucap yuki lalu mereka ber-tos-ria

Acara pun dimulai, yuki dan yokyo berpencar, yokyo lebih memilih merekam di atas panggung, dan yuki mengambil gambar di belakang panggung.

Yokyo sedikit kesulitan saat menentukan posisi mana yang tepat, akhirnya dia memilih berkenalan dengan dengan salah satu camera man, dan di sini lah dia sekarang. Tempat yang sangat pas.

Inilah penampilan yang ditunggu tunggu, special stage, minho membuat matanya ingin keluar dari tempatnya saat melihat yokyo, sedangkan yokyo hanya melambaikan tangan. Yokyo memang sudah handal dalam rekam merekam, membuat pekerjaannya sangat mudah di lakukan.

Setelah penampilan SHINee selesai dia memilih untuk pergi ke belakang pangung. “Oppa” yokyo langsung masuk ke ruangan yang bertuliskan SHINee pada pintunya.

“Bagaimana kau bisa ke sini?” Tanya key

“Key oppa, adikmu ini stalker yang hebat, kalau seperti ini bukalah hal yang sulit” jawabnya sedikit bangga lalu berjalan dan duduk di samping minho.  “Oppaaaa”

“Wae ?” Tanya minho, yokyo diam dan hanya melihat wajah minho. “Sudah kubilang berhenti melihatku” lanjut minho

“Tidak bisa oppa”

Mmmm pada akhirnya minho terus saja duduk dengan mata terpejam sedangkan yokyo sedang asyik menikmati wajah minho

Di lain tempat, key jonghyun dan Onew sedang berpikir bagaimana cara menyatukan ke dua sejoli itu. Taemin ??? Dia sedang ngedance dengan boa di atas panggung.

“… Rencana ini pasti berhasil” kalimat itu mengakhiri pembicaraan mereka dan tak lupa senyuman evil mereka.

***

“Mwo ? Onew oppa juga ada urusan ? Hanya tinggal aku dan minho oppa?”

“Ne, oppa akan pulang besok. Bye yokyo” ucapnya langsung melesat pergi.

Yokyo terdiam, lalu dia memilih untuk berkomunikasi dengan orang yang paling dingin. Yokyo masuk ke kamar minho dan membaringkan tubuhnya tepat di sebelah minho.

“Ada apa ?”

“Ini sudah jam 7 malam. Apa key oppa jinki oppa dan jonghyun oppa tidak lelah”

“Kenapa memangnya ?”

“Mereka pergi, keperluan syuting katanya”

“Taemin?”

“Tidur di rumahnya, hhhaahhhh, ayo kita lakukan sesuatu yang menyenangkan. Main monopoly, sodoku apa aja ?”

Mereka yang sedari tadi berbicara tanpa bertatapan pun terdiam keduanya, yokyo memandang langit, minho membaca. Tapi tiba tiba minho memandang yokyo.

“Tidurlah, besok hari senin kita harus kuliah” minho mengucapkan kalimat itu dengan lembut, yokyo yang mendengarnya merubah posisinya, yang tadinya melihat ke atap kini mereka saling bertatapan, yokyo dengan posisi baring dan minho sebaliknya.

“Selamat malam” ucap yokyo lalu mengecup pipi minho dan mengejamkan matanya

“Kau ini !!” Minho hanya bergumam kecil, tapi hatinya saat ini sangat senang, tapi tiba tiba saja sms masuk ke hp’nya

±bip±

To minho : ‘Aku sudah sampai di amerika’

By minho : ‘ne, lain kali berhati hatilah’

Sms itu dari yeoja yang selama ini yokyo selalu lihat, minho kembali mengingat 2 kali pertemuan mendadaknya, pertama di kampus saat itu dia kehilangan kunci mobilnya. Akhirnya minho membantu mencarinya

Yang kedua saat di tepi sungai han, gadis itu menghilangkan kunci mbilnya lagi. Akhirnya ingatannya kembali pada yokyo. Ada perasaan menyesal saat mengingat kejadian tempo hari “mianhae” ucapku lalu memindahkan yokyo ke kamarnya. Dasar mengapa dia dengan mudahnya tidur di sebelah pria.

***

Author pov

“Dimana pemilik cafe ? Kami harus bertemu dia belum menjelaskan suasana seperti apa untuk iklah ini” ucap seorang sutradara

“Dia akan terlambat, dia menitipkan pesan menginginkan suasana yang romantis-frienship- dan relax”

“Baiklah kalau begitu aku akan mengatur semua, dan tidak ada protes” sutradara itu mengakhiri pembicaraannya, lalu mempersiapkan semua perlengkapan untuk syuting.

“1 2 3 action”

……

“Minho-a, saranghae”

“Nado saranghae”

Setelah menyatakan cinta kedua insan itu pun berciuman. Tak lama kemudian mereka melepaskan ciuman itu dan tersenyum satu sama lain.

“Yokyo”

“Cut cut cut, minho biasanya kau dapat berakting dengan baik…”

***

“Yuki-a nanti saja menelpon aku sedang terburu buru ingin ke kimkyo cafe annyeong” yokyo mengakhiri panggilannya dengan yuki dan buk.

‘Ahhh kenapa pakai tersandung, eo ? Kameraku ?? Andwe!! Lensanya jangan pecah lagi’ runtuk yokyo dalam hati, karena terlalu fokus dengan apa yang dia lihat yokyo jadi tidak tahu dimana dia sedang berdiri. Sekarang dia berdiri di samping cafenya sendiri, dengan dinding kaca putih bersih dapat dilihat seseorang yang tengah tersenyum satu sama lain.akhirnya dia menegapkan badannya dan memperhatikan sekeliling, sekilas dia melihat mereka berdua itu tapi itu tak penting baginya.

“Aaaahhhh hiks hiks hiks” tiba tiba saja tangisan yokyo pecah saat kembali melihat lensa kameranya, karena itu adalah lensa baru.

“Yokyo ?” Ucap orang yang tadi berciuman,yokyo yang merasa di perhatikan lalu melihat ke arah orang yang tadi berciuman dengan air mata yang masih penuh di wajah.

‘Minho oppa ?’ Batin yokyo, yokyo tidak mau tau apa yang minho lakukan, dia pun membungkukan badan lalu berlari pergi.

***

“Cut cut cut, minho biasanya kau dapat ber akting dengan baik, lakukan dengan benar. Ulangi” sutradara mulai mengomel karena ini sudah mengulang untuk ketiga kalinya

“Annyeong” seorang yeoja masuk dengan napas yang ngos ngosan “bagaimana syutingnya ??” Lanjut yeoja itu lagi

‘Yokyo, kenapa dia masuk ?? Ais bagaimana aku bisa melakukan kiss scane?’ Batin minho

“Tidak apa apa nyonya kim, hanya tinggal 1 adegan lagi” entah apa yang melanda, kali ini sutradara berbicara sangat lembut

“Owh begitu” yokyo pun masuk ke dalam mendekati semua kru dan juga sutradara “..aku ingin melihat apa saja yang sudah direkam”

Yokyo pun melihat adegan adegan sebelumnya dengan vidio yang belum di edit, saat adegan ciuman itu yokyo kembali merasa sesak, bukan karna lensa kameranya yang pecah tapi karena kemesraan minho pada wanita lain, yokyo tahu ini hanya sebuah akting tapi ntah mengapa ia tetap merasakan sakit ‘lupakan lupakan lupakan’ batin yokyo selalu berkata seperti itu.

Dengan beberapa kompromi dan diskusi, akhirnya proses syuting berjalan dengan baik.

“Nyonya yokyo, terimakasih atas kerja samanya” kata sutradara lalu menyalami tangan yokyo

“Sama sama” setelah mengatakan itu, seluruh kru termasuk sutradara pulang ke tempat asal mereka ***hehehhehe*** dan yang tersisa hanya pegawai cafe, yokyo dan minho.

“Aku pulang dulu ya, sekretaris hong ingat laporan keuangan bulan ini”

“Ne, hati hati dijalan”

Yokyo pun berjalan keluar cafe dan ingin menuju halte bis, saat berjalan yokyo merasa ada seseorang yang mengikutinya, dengan spontan yokyo pun berbalik badan “eo ?” Yokyo menaikan satu alisnya menandakan dia kebibungan saat melihat minho di belakangnya.

“Aku juga ingin pulang” hanya berkata seperti itu minho melanjutkan jalannya sehingga posisi menjadi terbalik, yokyo yang mengikuti minho, dan mereka jalan dengan di selimuti kesunyian.

Suasana yang sama tetap menyelimuti mereka di bis. Tapi tiba tiba minho sedikit kaget karena mendapati yokyo menaruh kepalanya di bahu minho. “Ya !! Yokyo-a” minho mencoba menyadarkan yokyo tapi yokyo sudah tertidur di bahu minho.

‘Ais jantung ini kenapa berdetak begitu cepat’ batin minho selalu mengatakan itu saat di dekat yokyo. Mereka pun tiba di halte tempat pemberhentian mereka, karna rasa tak tega dari minho untuk membangunkan yokyo jadi minho menggendong yokyo.

~~~ting ting ting~~~ minho menekan bel

“Omo !! Hyung, eonni kenapa ??” Taemin terlihat panik saat melihat yokyo yang sedang tidur pulas.

“Tidak kenapa kenapa, hanya tertidur” ucap minho lalu masuk ke dorm

“Yokyo kenapa?” Key juga bertanya hal sama saat melihat minho menggendong yokyo.

“Hanya tertidur”

Minho pun membaringkan yokyo di kamarnya saat ingin keluar minho mengecup singkat kening yokyo, lalu dia sendiri membersihkan diri lalu tidur di kamarnya sendiri

***

“Rencana di mulai” jonghyun, onew dan key tersenyum licik. Saat pukul 3 dini hari mereka membangunkan yokyo dan ingin memulai rencana mereka untuk menyatukan minho dan yokyo yang saling mencintai, tapi sayang mereka berdua tidak sadar akan hal itu.

“Yokyo-a bangun” panggil key

“Ada apa oppa ?, ini masih sangat pagi”

“ireona, ada tempat yang indah harus kau kunjungi”

“Ne ?? Maksud oppa ?? ” Yokyo berkata seperti itu lalu duduk di tempat tidurnya.

“Mandilah, aku sudah membuatkanmu sarapan, 1 jam lagi kita pergi”

“Ne oppa”

Key pun keluar dari kamar yokyo, sedangkan yokyo ‘sebenarnya ada apa, hhhaahhhh bukankah ini masih sangat pagi. Tapi bagaimana bisa aku tidur disini ?? Apa minho oppa menggendongku ?? Aahhh hehehehe, senang sekali rasanya. Omo omo apa yang aku pikirkan ?? Lupakan lupakan lupakan’ batin yokyo.

Yokyo pun akhirnya selesai mandi dan ingin keluar kamar untuk sarapan. “Sssttt diam diam yokyo nanti yang lain bangun” ucap key saat melihat pintu kamar yokyo terbuka.

“Ne oppa” yokyo pun berjalan ke arah dapur untuk sarapan yang diikuti oleh key. Setelah mereka makan mereka keluar dan menuju parkiran lalu pergi ke suatu tempat.

***

“Hyung, kenapa hanya ada makanan di atas meja ?? Kemana key umma ?” Tanya minho saat bangun, sekitar pukul 6 “omo taemin kenapa kau menangis ??” Lanjutnya lagi.

“Eonnie meninggalkan kita, hiks hiks aku senang sekali dia ada disini” jelas taemin

“Eonnie mu hanya pergi hari ini, jangan cengeng” jonghyun menampali lagi

“Yokyo pergi ??” Minho kembali mengorek informasi yang tadinya ingin mulai sarapan, kini makanannya mulai ia abaikan

“Ne, hanya hari ini. Katanya ada janjian dengan namja”

“Namja ?” Minho memastikan sementara batinnya ‘namja, ais dada ini rasanya sakit sekali, apa benar aku menyukainya ?? Tidak’

“Ne, aku berharap dia namjachingunya. Setidaknya agar dia mempunyai seseorang yang melindunginya ketika kita tidak ada” jelas jonghyun lagi

“Itu benar. Bagaimana menurutmu minho ??” Timpal onew lagi

“Eo ?? A – a – aku setuju” jawab minho tapi tidak sigap dan keren ‘kenapa pke gagap sih ngomongnya?? Pabo minho’ runtuknya dalam hati

“Hhhhhhaaaaaa hiks hiks hiks” taemin menangis semakin menjadi jadi

“YA TAEMIN, WAE ??” Bentak jonghyun yang mendapati taemin tidak berhenti menangis

“Apa minho hyung selalu ingin berbohong, minho hyung kan mencintai eonnie. Nyatakanlah cinta hyung, aku gak rela eonnie sama namja lain.”

“Kenapa ?” Minho terus memasuki percakapan ini

“Karna nanti aku sulit bertemu eonnie”

“Siapa yang menyukainya ?? Yang benar saja” setelah berkata seperti itu minho lalu keluar meninggalkan ruangan

‘Bagus taemin kau sangat membantu’ batin jonghyun lalu tersenyum licik ke arah onew.

***

“Wwwuuuuaahhhh pantai yang menyenangkan oppa” yokyo terlihat senang saat dia di bawa ke pantai oleh key

“Apa kau senang ?? Apa kau tak mau mengambil beberapa gambar?” Tanya key dengan senyuman khasnya

“Hhhaaahhhh lensa kameraku rusak oppa, jadi aku tidak membawa kamera” yokyo yang tadinya senang kini terlihat sedih “.. Mmm tapi tidak apa apa kok, aku tetap merasa senang karna sudaha lama tak ke pantai”

“Bagus lah” ucap key lalu mengacak pelan rambut yokyo “..ige” lanjutnya lagi sambil memberi sesuatu

“Mwoya ??” Yokyo terlihat bingung namun mengambil apa yang key berikan “wah gomawo oppa. Untukku” senyuman yokyo semakin membesar saat melihat isi kotak itu adalah sebuah kamera.

“Ne”

***

Minho pov

Aaahhhh jinja ?? Kemana yokyo ?? Kenapa aku rindu sekali ?? Aaiiissss apa benar aku menyukainya ??? Aaaagggghhhh.

Sekarang ini batinku sangat kacau, entah berapa kali aku mengacak rambutku sendiri. Aku berusaha konsentrasi dengan tugas kuliahku, tapi hasilnya NOL.

Akhirnya aku memilih untuk mengiriminya sms, namun masih ada keraguan. Aaaggghhh aku terus saja memutar mutar otak agar bisa menghubungi yokyo.

***

Author pov

“Hhhhahhhh aku lelah sekali oppa” yokyo baru kembali setelah selesai mengambil gambar, dan berniat istirahat dan ingin memeriksa handphonennya.

“Istirahlah, apa yang kau cari ??” Jawab key sekaligus bertanya.

“Hp ku oppa, seingatku aku tidak lupa membawanya” ucap yokyo sambil terus mengobrak abrik tasnya

“Kau tak lupa membawanya, oppa baru saja men’charge’nya”

“Jinja ?? Setauku baterainya masih penuh”

“Yang tidak kau ke tahui ??”

“Hehehhehe”

Mereka berbincang lebih banyak, hingga saat pukul 2 key menyuruh yokyo untuk makan lalu beristirahat

***

—BERSAMBUNG—

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

2 thoughts on “Secret Time – Part 3

  1. 😉😉
    cerita nya makin seru dan makin banyak buat tertawa…😉
    tp masih banyak tipo dimana2,tp gak pa2,ttp seru dan feelnya dpt bgt malah.😉
    ditunggu part selanjutnya ya…🙂

  2. Ahahahaha oppadeul pada salah paham nih!!
    Sumpah ini cerita kompleks banget, ada sedih, lucu, nyesek, romantis
    Aigooooo oppa, kenapa kau tidak mengatakkan yang sebenarnya saja ke Yokyo?! Apa susahnya ngomong??
    Daebak thor!! Makin kesini makin dapet feelnya

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s