Secret Time – Part 4 (End)

Secret time

Title                 : Secret Time Part 4.4

Author            : Astina a.k.a Kang hyo kyo

Main cast       : Kim yokyo dan Minho

Support cast  : Member SHINee

Appa Kim Yokyo

Kang Yuki

Length           : Sequel

Genre             : Family, romance, friendship

Minho pov

‘Yokyo-a kau dimana’ itu pesan yang kutulis untuk yokyo, tapi aku kembali menghapusnya, aku tak ingin dia berprasangka aneh.

~~bip~~~

By yokyo : oppa, aku mengenal seseorang yang baik kepadaku, dia ramah dan juga romantis. Mmm dia menyatakan cintanya. Apa aku harus menerimanya

Andwe !! Jangan bilang sekarang dia sedang bermesraan dengan pria itu. Aahhh kau tak boleh menerimanya yokyo-a. Wait !! Mengapa ?? Mengapa aku sakit ?? Apa benar aku mencintainya ??

“Sudahlah, jangan kau buat ragu perasaanmu. Kau itu menyukainya” tiba tiba saja onew datang dan langsung menasehatiku

“Aku masih tidak yakin”

“Senang saat di dekatnya” hyungku ini malah bertanya

“Ya”

“Saat dia jauh kita memikirkannya?”

“Ya”

“Tidak senang saat tau dia dengan namja lain”

“Ya” itu barusan terjadi

“Kau mencintainya”

“Aku pasti gila jika memcintainya?”

“Berarti sekarang kau sedang gila”

***

Yokyo pov

Hhhhaahhh entah kenapa aku rindu dengan minho oppa, aku ingin sekarang dia bersamaku. Oppa !!! Begoshippo. Sudahlah lebih baik aku istirahat !!

***

Minho pov

Onew hyung malah meninggalkanku, mencintainya. Ya aku pasti mencintainya

To yokyo : kau harus menolaknya karena ada yang lebih mencintaimu

***

Key pov

Hahaahhahaha minho-a kau mencintai sepupuku, aigooo

To minho :jinja ?? Nugu ?? Kalau begitu nanti saat matahari terbenam aku akan menolaknya, tapi aku berharap orang yang lebih mencintaiku itu datang dan menyatakan cintanya. Sampaikan pesanku oppa.

Yokyo, maafkan oppamu ini karena membajak hp-mu. Tapi ini juga demi kebaikanmu

***

Minho pov

Bagus bagus, aku akan menyatakan cintaku kim yokyo.

To yokyo :ne, dimana posisimu ?

***

Key pov

Hahahaha rencana berhasil.

To minho : pantai }«\}>÷`\

Di tempat lain yo kyo pov

Aaaaaa baru sehari saja tidak bertemu mengapa rindu sepertii ini. Minho oppa bogoshipo ! Saranghae ! Oops, sarang ??

Tentu saja, itu adalah kata yang mewakili semua perasaanku selama ini. Wwwuuuwww apa aku harus menyatakannya ?? Aku malu jika harus mengatakannya. Kupendam ???

***

By yokyo : pantai }«}>÷`

Omo, itu jauh sekali butuh 3 jam untuk ke sana, bukankah aku harus sampau di sana sebelum senja. OMO !!!! Jam 4. Aku harus bergegas

***

Author pov

“Oppa aku akan main ke pantai”

“Ne, pulang sebelum malam yokyo-a”

“Ne”

Yokyo berjalan di tepi bibir pantai, kadang kakinya terkena ombak yang ingin menaiki daratan, 1 jam berlau dia tak lagi berjalan namun duduk sambil melihat ke arah laut. Saat dia mengingat kejadian bersama bersama minho dia tersenyum polos. Namun hatinya juga sakit saat mengingat minho berjalan bersama wanita. Bahkan yokyo melihatnya sampai 2 kali.

“Senja ?? Wah cantiknya, harusnya aku tadi mengajak key oppa” tepat saat ia menyelesaikan kalimatnya tiba tiba ada seorang namja yang memeluknya dari belakang “OMO, nuguya ??” Lanjut yokyo dan mencoba melepaskan pelukan itu

“Diamlah !!!!” Suara berat dan serak itu keluar saja dari rongga mulut namja itu dan suara itu sangat di kenali yokyo.

“Minho oppa ?? Wae?” ucap yokyo dan mencoba menghadap kebelakang agar bisa melihat minho. Namun nihil.

“Jangan pergi tanpa memberi kabar, dimana namja itu ?? Aku ingin melihatnya” ucap minho dan sedikit melonggarkan pelukannya. Dengan tangan masih melingkar di pinggang yokyo, yokyo pun berbalik dan berhadapan dengan minho.

“Namja ?? Maksud oppa, key oppa?” Tanya yokyo polos karena memang dia tidak mengetahui apapun, dan dengan jantung yang seperti ingin keluar dari dada yokyo berusaha tetap tenang.

“Apa ada namja lain selain key ??”

“Aniyo, wae ??”

“Dimana hp mu?” Minho mulai mencium ada yang aneh ‘mereka mengerjaiku awas saja’ runtuk minho

“Dengan key oppa” seperti awal, yokyo menjawab dengan polos. ‘Hhhaahh awas mereka, tapi maksud mereka baik. Mereka menyadarkanku akan suatu hal’ batin minho kembali berbicara

Mendengar jawaban yokyo, minho berdecak lalu memeluk yokyo. “Saranghae” minho mengucapkan itu sangat pelan yokyo pun sangat sulit mendengarnya.

“Apa oppa ?? Aku tidak mendengarnya”

“Ani” dasar minho bukannya berkata dengan jujur dia lalu melepaskan pelukan itu dan menarik tangan yokyo

‘Sangat jelas minho oppa mengatakan sesuatu, tapi apa??’ Batin yokyo terus saja memikirkan hal itu

***

Author pov

Di dorm pukul 10 malam

“Rencana berhasil” teriak key, tentu saja dia berani berteriak karena sudah dari tadi yokyo tertidur pulas dan minho mengangkatnya dan membaringkannya di kamar.

“Sudah jadian?” Onew ingin tahu lebih lanjut

“…” Tidak menjawab key menampakan wajah sedih dan meneguk segelas air mineral “minho mengatakannya tapi dengan suara yang sangat pelan sehingga yokyo yang di peluk pun tak sanggup mendengarnya” lanjut key

“Ais jinja ?? Sisanya terserah saja lah, yang penting kita tahu kalau minho menyukai yokyo” jonghyun menambahkan

“Gomawo hyung” tiba tiba saja minho mengucapkan itu saat keluar dari kamar yokyo

“Jadikan dia milikmu !! Dan jaga dia ” kata key sambil memegang bahu minho, karna key tahu minho adalah namja yang baik untuk yokyo.

“Tentu hyung”

***

Author pov

“Yuki-a, bogoshippo” ucap yokyo saat melihat yuki memasuki kimkyo cafe dan langsung memeluknya

“YA LEPASKAN” dengan gerakan cepat yuki melepaskan pelukan itu “… Kau membuatku sesak” lanjutnya

“Emmm ada apa kau ?? Kenapa kau garang sekali ?” Yokyo lalu duduk dan di ikuti yuki.

“Meet a stupid boys” ucapnya ketus mereka pun berbincang, memang ke dua sahabat ini sudah lama tidak bertemu. Yuki pergi ke amerika menstalker 2pm. Karena dia memang sedang tidak ada kerjaan.

“…. Oa ini undangan untukmu, ulang tahunku”

“Yuki-a, gomawo. Katanya kau mengundang SHINee dan boy girl band lain ??”

“Sudah, heheheh siapkan kameremu yokyo-a”

“Oke” yokyo pun meminum minumannya

“Yokyo-a?”Panggil yuki sepertinya ingin membicarakan sesuatu yang penting

“Wae yuki-a ? Tatapanmu menakutkan” yokyo mulai merinding

“Bukankah saat ulang tahunku tiba ..” Yuki menggantungkan kalimatnya lalu menelan air liurnya “… Semua rahasiaku terbongkar, kekayaanku akan di ketahui semua orang dan semua orang tahu kalau aku adalah pewaris tunggal” jelasnya yuki panjang lebar

“Lalu ??” Tanya yokyo polos

“Kau harus membuka kacamatu saat ulangtahunku”

“Uhuk uhuk, w-wae ????”

“Yokyo-a, kau neomu neomu yeppo. Aku ingin melihat wajahmu saat hari itu. Jaebal aku ini sahabatmu” yuki memasang wajah yang penuh harapan sementara yokyo terus berpiikir sehingga terjadi keheningan, 1 menit 5 menit, yuki tidak bisa mempertahankan ekspresi berharapnya, akhirnya dengan wajah datar dia terus melihat yokyo.

“Akan kubuat kejutan untukmu” ucap yokyo, lalu mereka tertawa bersama

***

“Gomawo yuki-a” setelah mengatakan itu mobil yuki melesat pergi dan yokyo berjalan menuju dorm SHINee. Tiba tiba saja hp yokyo berbunyi.

“Yoboseyo, eo ? Jinja ?, ne aku akan menjeput appa. Ne” setelah menjawab itu terukir senyuman di wajah yokyo. Saat memasuki dorm tidak ada siapapun melainkan dirinya sendiri. Akhirnya dia mengemasi barangnya sendiri.

‘Oppa, aku sudah pulang ke rumahku. Besok appa sudah pulang, sebenarnya aku ingin menunggu kalian, tapi melihat pukul 21.00 kalian belum juga pulang. Aku memutuskan pulang tanpa menunggu kalian. Gomawo atas semuanya, mianhae atas kesalahanku’ itu sms yang di ketik yokyo saat berada di dalam TAXI, semua sms itu ia kirim ke seluruh member SHINee.

***

Minho pov

Omo ! Aku sedikit kaget saat seseorang menyentuh bahuku dengan ujung jarinya dan saat aku menoleh ke belakang aku sudah melihat yokyo tersenyum. Melihat wajahnya aku kesal bukan main, mengingat dia pergi tanpa memberi tahuku.

“Oppa” panggilnya, aku masih tidak bergeming. Dia selalu melakukan kebiasaannya yaitu melihat wajahku.

“Apa tidak ada yang ingin kaku katakan ??” Tanyaku, mungkin saja ia ingin meminta maaf atas perlakuannya. Dan dia menggeleng. Ais jinja “kan sudah kubilang jika pergi, kau harus memberi tahuku” aku sedikit berteriak dan bisa kulihat ekspresi kagetnya saat aku berteriak.

“Aku sudah mengirimimu sms” dia mencoba membela dirinya sendiri.

“Bisa saja seseorang menggunakan hp-mu lalu mengirimu sms itu” ucapku dengan wajah marahku, mengingat key pernah melakukan itu.

“Ta-tapi ..” Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya aku pun pergi dari tempat dudukku.

***

Kapan pelajaran ini selesai, aku sudah ingin berlumut duduk disini

“Benar benar membosankan” ucap seorang namja di belakangku, dan aku pun mengangguk angguk membenarkan

“Hari ini kau datang ke pesta ulang tahun yuki ?” Tanya namja yang satunya, ntah mengapa dari pada mendengarkan guru aku lebih memilih menguping. Yuki ?? Sepertinya aku tak asing dengan nama itu.

“Tentu saja, yang membuatku semangaat adalah yokyo”

Mereka mengenal yokyo ?? Apa hubungan yokyo dengan yuki ?? Aku sedikit menyesal saat mengingat kejadian tadi

“Hahaha, sudah kubilangkan yokyo dan yuki itu mempunyai rahasia. Aku sudah mencurigainya sejak SMA”

Aku semakin tidak mengerti, rahasia apa ?? Yokyo ?? Yuki ?? Aaahhhhhh

“Kita lihat saja nanti”

Kalau begitu yokyo akan hadir di pesta ulang tahun yuki, dan hari ini aku akan ada jadwal untuk tampil di sebuah pesta ulang tahun. Apa yuki ?? Lihat saja nanti

***

Author pov

“Appaaaa, omo bogoshippo”

“Nado, bukankah kau akan menghadiri pesta ulangtahun keluarga kang.”

“Ne, aku akan bersiap nanti”

Yokyo pov

Ah, kalau appa tidak memaksa aku tidak akan berada di salon ini. Aku masih ingin bersenang senang dengan appa.

Biasanya seseorang akan ber’makeup di depan cermin, aku ?? Tidak. Aku akan melihat tampilan diriku di cermin saat semua sudah selesai. Sekarang sedah tahap memakai gaun.

Aku menggunakan gaun berwarna pink, tanpa lengan, dan panjangnya hanya setengah pahaku. Sangat feminim. “Apa nyonya sudah siap ?” Tanya seorang pelayan kepadaku. Ya sekarang aku ingin melihat diriku di depan cermin dan … “Yeppoda !! Apa ini aku” tanyaku pada pelayan itu.

“Ne” jawabnya lalu tersenyum.

Aku memasuki sebuah mobil limo dengan ukuran sedang. “Dasar appa” ucapku. Pesta akan mulai setengah jam lagi. ‘Jangan telat’ ini isi dari sms yuki. Aku tertawa kecil membacanya.

***

Author pov

Akhirnya yokyo sampai di sebuah rumah yang .. WAW cukup besar dan meriah. Yokyo keluar dari mobilnya dan memasuki pintu besar itu beberapa orang telah menatapnya dan yokyo hanya tersenyum membuat semua namja ingin melting saat itu juga.

“Nah, ini dia orang yang kita tunggu. YOKYO” ucap seorang MC acara ini, yuki pun naik ke atas panggung dengan ke dua orang tua mereka begitu juga kuenya.

“Waw” gumam yokyo

“Yokyo-ssi silahkan naik ke atas panggung”

Yokyo pun ikut naik keatas panggung, betapa besarnya rumah yuki. Bahkan di dalam rumah pun ia bisa mendirikan sebuah panggung. Saat di atas panggung, yokyo melihat member SHINee dan hanya key yang tersenyum sementara yang lain menganga.

Dan juga ada sistar, beast, f(x), miss a dan b.a.p yang datang ikut memeriahkan suasana. Yuki telah selesai meniup lilin, lalu memberi kue pertama untuk kedua orang tuanya sementara kue kedua untuk yokyo.

“Yokyo kajja berfoto” ajak yuki, mereka pun berfoto dengan teman lama, sekarang dan juga artis artis yang hadir.

Acara sudah berlangsung 2 jam, membuat yokyo menyerah untuk kembali berjalan mengelilingi ruangan, sementara yuki karena dia tuan ruma dia harus tetap menyapa tamu yang datang.

“Ais jinja !! Ini sangat melelahkan” gumamnya lalu duduk di sebuah kursi “mengapa rumah ini bisa seperti bar” lanjutnya

“Benarkah ?”

“Key oppa” ucapnya lalu tersenyum

“Aigo, sepupuku ini benar benar yeppo” puji key

“Heheheh, oppa ayo berfoto” ajak yokyo dan key menyanggupinya.

***

Acara terus berlanjut, kadang kadang beberapa namja mengajak yokyo berbicara dan hanya di tanggapi biasa saja oleh yokyo. Hingga akhirnya acara sampai di penghujung acara dimana penampilan seluruh artis.

“Aigo, kau pasti senang” ucap yokyo kepada sahabatnya

“Ne, dan kebahagiaan ini lengkap karna kau” balas yuki lalu memeluk sahabatnya “gomawo” jawab sahabat.

“Mmm yuki-a, bolehkah aku meminjam bajumu untuk pulang ??” Yokyo telah berhasil membuat suasana berubah drastis.

“Kau ini, pulanglah menggunakan mobilmu” yuki kembali mengomel

“Aku ingin menggunakan bis” rengek yokoyo

“Shireo”

***

Yokyo pov

Dasar yuki pelit sekali. Harusnya tadi aku menunggu di dalam rumah. Yaaa walau acara sudah selesai masih ada beberapa orang yang berkumpul di dalam, mungkin sedang bercanda. Sementara aku sudah sangat lelah untuk berinteraksi dan aku sekarang sedang berada di taman depan rumah yuki. Eo ?? Minho oppa.  Apa benar dia minho oppa ??? Air mataku menetes melihat kejadia di depanku ini.

Aku ingin pergi, tapi sulit sekali melangkah pergi. Kenapa kaki ini tak mau bergerak.”Hiks” aku berhasil membalikan badanku. ‘Jangan menangis’ ucapku lirih. Aku pun berhasil menahan airmata ini keluar dengan tidak mengedipkan mataku.

“Yokyo-a”

Aku mendengar seseorang memanggilku, dan membalikan posisiku ke posisi semula. “Wae ?” Tanyaku pura pura polos lalu membersihkan sedikit air mata yang sebenarnya tak sempat jatuh.

“Aku bisa menjelaskannya” aku sering mendengar kalimat itu di drama drama, biasanya si perempuan langsung pergi tanpa mendengarkan, tapi aku ingin mencoba untuk tetap diam.

“Menjelaskan apa ? Kalian berciuman tidak ada hubungannya denganku” jelasku, sangat sakit untuk berbicara dalam situasi seperti ini

“Perempuan itu bahkan aku tidak mengenalnya, dia terjatuh dan matanya kelilipan, aku hanya berusaha menolongnya” jelasnya dan semakin mepererat pegangannya di bahuku. Sementara aku melihat perempuan itu tersenyum licik.

Apa arti senyuman itu ?? Aku tidak tahu. “Minho lama sekali ?” Terdengan suara seseorang dan aku ingin tahu itu “taemin ??”

“Eo ?? Eonnie ?? Apa perempuan yang minta tolong tadi eonnie?” Tanya taemin lagi, aku tidak tau harus berkata apa. Saat melihat limo hitam, aku mencoba untuk lari dari situasi ini.

“Aku harus pergi, aku sudah di jemput”

***

Author pov

Sejak kejadia itu yokyo selalu mengutuk dirinya bodoh karena mencintai minho. Ia mencoba mempercayai penjelasan minho, karena faktor datangnya taemin. Yokyo hanya berpikir wanita itu pasti ingin menjebak minho, dan gagal karena datangnya yokyo. Pemahaman bodoh itu yang ada di benak yokyo. Saat di kampus kadang kadang ada beberapa namja yang menemuinya, ia tahu ini akan terjadi tentu saja faktor kaya dan cantik. Dan keadaan ini sungguh membuat yokyo mual.

Pukul 15.00, yokyo telah selesai kuliah dan ia memilih untuk duduk di taman belakang di kampusnya.

“Hhhaahhh” yokyo menghela napas seperti semua bebannya akan hilang, tapi saying itu tidak terjadi.

“Apa yang kau lakukan ?” Seorang namja menghampirinya.

“Jangan ganggu aku” ucap yokyo ketus tanpa melihat namja itu.

“Apa kau yang menggunakan gaun pink saat pesta yuki kemarin?” Namja itu mendekatkan duduknya.

“Namja brengsek” maki yokyo lalu berdiri dan ingin pergi namun tangan namja itu mencapai pergelangan tangan yokyo dan memasukan yokyo ke dalam dekapannya.

“Lepaskan aku” ucap yokyo tanpa meronta sedikit pun, namun dengan nada yang kasar.

“Apa kau tak mengenali suara ini ??” Namja itu memperkuat pelukannya, sementara yokyo berpikir. “Minho oppa?” gumamnya

“Mengapa kau tak mengenaliku ?? Mengapa hari ini kau tak menghampiriku ? Mengapa banyak sekali namja yang menghampirimu ? Kau tau itu membuatku cemburu, apa kau sibuk mencari penggantiku sehingga tidak menemuiku ?? Mengapa kau membuka kacamatamu ?? Aku senang bisa melihat wajahmu, tapi harusnya wajah itu hanya untukku bukan untuk seluruh namja sekolah ini ?” Minho bertanya panjang lebar, sementara yokyo tersenyum mendengar pertanyaan itu, apa lagi pernyataan cemburunya.

“Minho oppa cemburu ?” Tanya yokyo manja dan mendongakkan kepalanya agar bisa melihat wajah minho.

“Ne, kau juga cemburu kan saat melihat kejadian kemarin?”

“Tidak” elak yokyo

“YA !! Kau hampir menangis, kalau aku tidak datang dan menjelaskan mungkin kau sudah menangis tersedu sedu”

“Mungkin tidak” ucap yokyo lalu tersenyum “jadi ?? Apa yang ingin sunbae katakan” lanjut yokyo

Dalam situasi seperti ini, keduanya sudah tahu kalau mereka saling mencintai hanya tinggal pengakuan saja. “Saranghae” ucap minho dan tersenyum, angin yang lewat membuat suasana semakin indah. Masih mendongak dan dalam dekapan minho yokyo mengatalkan “Nado saranghae”

***

“Yokyo-a”

“Wae oppa ? Apa oppa tidak ada kegiatan ?? Mengapa malah datang rumahku”

“Aku hanya ingin bersamamu, mengapa kau malah berkutat dengan laptop itu?”

“Hehhehehe oppa jangan baring di tempat tidurku” yokyo pun menarik minho dan mendudukannya di depan laptop, dengan menutup mata minho. “Oppa ingin melihat seseorang yang membuat dadaku berdegup dengan kencang ?” Tanya yokyo

“Buukankah itu aku?”

“Geer sekali” yokyo pun membuka mata minho “tttaaadddaaaa”

“Hhhaahhh !!!! Kau ingin selingkuh” bentak minho

“Sepertinya ia, hehhehe”

“YA !! Apa kerennya wooyoung ?? Dia tidak bisa nge-rap sekeren aku”

“Aigo, jika kau ingin melihat orang itu kau harus mengklik ini” yokyo pun melakukan minimize pada foto wooyoung tadi di laptop dan tampaklah wajah minho menjadi wallpaper laptop yokyo.

“Aku bahkan sangat menyayanginya” lanjut yokyo dalam posisi di belakang mino yang tengah duduk dan sedikit mencondongkan badannya agar tangannya bias menyentuh laptop lalu mencium pipi mino dan pergi keluar kamar.

“YA !!” Minho merasa telah di kerjai pun sedikit kesal.

“Aku lapar” teriiak yokyo

“Kau ini” walau minho kesal tapi setelah itu dia tersenyum mengingat tingkah yokyo yang sangat sulit ia tebak.

___END___

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

One thought on “Secret Time – Part 4 (End)

  1. Huaaaa!!! Nggak rela cerita ini end!!!
    Akhirnya kedua anak manusia(?) ini bisa bersatu juga. Walau harus lewati banyak rintangan ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ~
    Suka deh sama cerita yang kompleks kaya gini. Jarang orang bikin fanfiction sekompleks ini
    Cuma masalah cuma ada typo doang, tapi bisa ditutup sama alur cerita yang ringan

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s