I’ll Treasure This Feeling

I’ll Treasure This Feeling

Author : Cemsky

Main Cast : Kim Jonghyun (SHINee), Jessica/Jung Sooyeon (Girl’s Generation)

Length : Ficlet

Genre: Romance

Rating: G

Summary : ‘…..dan aku mencintaimu.’

A/N : Fanfic ini terinspirasi dari kisah nyata sahabat aku, hanya diterapkan dalam beberapa kondisi yang berbeda. Selamat membaca!

***

Siang itu Jonghyun memutuskan untuk duduk di bangku taman yang terdapat di bawah pohon rindang di depan gedung kampusnya. Ia segera mengeluarkan game konsol keluaran terbaru miliknya dan mulai larut dalam dunianya sendiri ketika seorang yeoja datang menghampirinya. Yeoja itu berdiri di hadapan Jonghyun dan menendang kaki kirinya perlahan. Yeoja itu tidak tahu bahwa kaki kiri Jonghyun sedang terkilir karena terjatuh saat bermain basket kemarin. “Ah!” Suara mengaduh Jonghyun langsung menyadarkan yeoja itu. Namun ia hanya bisa terpaku melihat Jonghyun yang segera meraih kaki kirinya dan memijatnya dengan perlahan, berusaha untuk menghilangkan rasa nyeri yang menyerang kakinya. Jonghyun sedikit kesal, ia kemudian mengangkat kepalanya dan bertemu pandang dengan dua manik mata berwarna coklat gelap yang kelihatan bersalah dan khawatir secara bersamaan.

“Mianhae, jeongmal mianhae……” Yeoja itu berkata dengan lirih, membawa rasa kesal Jonghyun hilang entah kemana. Jonghyun menghela napasnya. Ia kembali menatap kedua manik mata yeoja itu.

“Gwaenchana, Sooyeon-ah.” Jonghyun kemudian memberi tempat kosong di sebelahnya dan menepuk-nepuknya, mengisyaratkan agar Sooyeon duduk di sebelahnya. Sooyeon menerima tawaran Jonghyun dengan senang hati, bagaimanapun juga Jonghyun adalah namja yang disukainya, dan menolak Jonghyun merupakan salah satu hal sulit bagi dirinya. Sooyeon menikmati saat-saat seperti ini dengan Jonghyun, dimana hanya ada mereka berdua dan waktu yang bergulir dalam diam, membiarkan mereka larut dalam pikiran mereka masing-masing namun merasakan kehadiran satu sama lain.

Sooyeon mengingat kejadian sebulan yang lalu ketika ia menyatakan perasaannya kepada Jonghyun. “Aku menyukaimu, Kim Jonghyun. Tapi, aku tidak ingin merusak persahabatan kita. Aku hanya ingin memberitahumu bahwa aku menyukaimu. Jadi, tetaplah menjadi Kim Jonghyun yang biasanya ya…..” Kata-kata itu masih tertanam jelas di benak Sooyeon, ia tidak mengerti mengapa ia bisa begitu berani menyatakan perasaannya. Seorang Jung Sooyeon yang biasanya tidak mau membuka dirinya, justru menyatakan dengan lantang bagaimana perasaannya kepada namja yang disukainya. Ia memang menyatakan perasaannya kepada Jonghyun, tetapi seperti yang ia katakan, ia tidak meminta Jonghyun membalas perasaannya. Ia menyatakan perasaannya agar beban tersebut bisa lepas, tidak lagi menghimpit dadanya, karena ia tahu bahwa dirinya dan Jonghyun tidak memiliki peluang untuk bersama. Ia telah memutuskan untuk tetap menyukai Jonghyun, karena menyukai Jonghyun merupakan salah satu bentuk kebahagiaan bagi dirinya.

Tanpa disadari Sooyeon, Jonghyun yang duduk di sebelahnya sudah melupakan game konsolnya dan sedang memerhatikan profil Sooyeon dari samping. Jonghyun memerhatikannya sedetil mungkin. Bagaimana bulu mata lentik Sooyeon ikut bergerak ketika matanya berkedip, hidung kecilnya, dan bagaimana bibir Sooyeon membentuk seulas senyuman. Pikiran Jonghyun juga kembali ke saat Sooyeon menyatakan perasaannya. Kata-kata Sooyeon saat itu masih menempel dengan erat di kepala Jonghyun. Tidak pernah terpikirkan oleh Jonghyun bahwa Sooyeon, teman sejurusan musiknya, memiliki perasaan yang lebih kepadanya. Ia mengakui kehebatan Sooyeon menyembunyikan perasaannya. Atau mungkin dirinyalah yang tidak peka terhadap keadaan sekitarnya?

Di sebelahnya, Sooyeon bertanya tentang dirinya yang mengapa masih nekat masuk kelas padahal kakinya sedang terkilir. Jonghyun segera menjawab pertanyaan Sooyeon, tidak pernah melepaskan pandangannya kepada Sooyeon meskipun Sooyeon tidak memandang balik dirinya. Jonghyun tidak pernah memperhatikan seorang yeoja dengan sebegini lekatnya. Ia tidak tahu mengapa ia berlaku begini terhadap Sooyeon, seolah ada medan magnet yang menarik matanya untuk menatap Sooyeon lebih lekat.

Sooyeon berdiri dari duduknya dan menyandangkan tasnya di pundak. “Jonghyun-ah, aku rasa aku harus pulang sekarang…..” Ia baru saja akan melangkahkan kakinya namun tangan Jonghyun segera meraih pergelangan tangan Sooyeon. Sooyeon membalikkan badannya dan menatap Jonghyun bingung. Baru kali ini Jonghyun meraih tangannya, hal itu membuat pipi Sooyeon bersemu merah. Namun terima kasih kepada matahari yang saat itu bersinar dengan teriknya, rona merah di pipi Sooyeon bukanlah menjadi suatu hal yang janggal bagi mata Jonghyun.

Jonghyun kelihatan salah tingkah dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Ia sendiri bahkan tidak mengerti mengapa ia seperti itu kepada Sooyeon. “Kau……” Jonghyun berkata dengan gugup. “Kau….. tidak ingin mengucapkan sesuatu kepada kakiku yang sakit?” Jonghyun segera menyesal ketika ia sudah selesai mengatakan hal yang begitu bodohnya. Ia hanya bisa menundukkan kepalanya karena malu. Ia kemudian mendengar suara tawa Sooyeon yang bagaikan suara lonceng angin yang sedang tertiup angin di musim panas. Jonghyun mengangkat kepalanya dan melihat Sooyeon sedang tersenyum dengan manisnya.

“Cepat sembuh Kim Jonghyun….” Sooyeon kemudian membalikkan badannya, kali ini benar-benar pergi dari hadapan Jonghyun. Sooyeon kemudian tersenyum dan menyembunyikan wajahnya di balik buku-buku yang di dekapnya, ‘…..dan aku mencintaimu.’

END

A/N : Terima kasih yang sudah baca, dan maaf karena banyak kekurangan. Mohon kritik dan sarannya untuk membangun karya lain ke depannya, sekali lagi terima kasih.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

7 thoughts on “I’ll Treasure This Feeling

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s