I Hate U, But I Love U – Part 6

I Hate U but I Love U Part 6 (She’s Back! He’s Back!)

Title: I Hate U but I Love U

Author: xiluhania

Cast:

  • Kim Ki Bum (SHINee)
  • Kang Yun Ji (YOU)

 Support Cast: SHINee members, Park Ji Yeon, Kim Mi Ri, Choi Hyochan, Choi Sulli, Lee Donghae, Jung Nicole, Kim L

Genre: romance, family, friendship

Length: sequel

Rating: PG-13

Disclaimer : This mine. Don’t copy this ff !!!!!  I do not own Key, his belongs to SME. Other cast belongs to themself. I do own this plot story that’s belongs to my imagination. I hope you like it. Enjoy..  (editanku?? Berantakan!) Happy reading and don’t be silent reader! *SILENT READER,, NYEMPLUNG DI LAUT AJAH!!J* (sekalian visit blog ini http://hellohyeonney.wordpress.com)

“kau tidak peduli walaupun aku meninggalkanmu dan berpaling padanya?”

“ahm, aku- aku…..”

“yun ji,,,, Kau mencintaiku?”tannyanya serius.

“key…. Aku-aku…”

“jawab aku dengan jujur..”

“key-ah…. Aku………..”

==========

Key POV

Entah iblis apa yang mendorongku untuk menanyakan hal itu. Ia terlihat gugup. Sepertinya ia bingung akan jawabannya sendiri.

“yun ji-ah….. aku hanya butuh satu kata. Nado atau aniyo…”

“aku… aku…”. Aku menggenggam tangannya. Tangannya dingin bagaikan es. Dan perlahan-lahan mencair menjadi hangat.

“key-ah…. Aku ada urusan.”ujarnya pelan. Aku menahannya.

“aku tak akan membiarkanmu pergi sebelum kau menjawabnya.”ancamku. raut wajahnya menurun 180 derajat.

“aniyo..”jawabnya datar. Aku menghadapkan tubuhnya ke arahku. Ia menunduk.

“kau berbohong.”

“aniyo! Aku tidak bohong!”bantahnya.

“tatap aku.”suruhku. ia menatapku.

“sudah kubilang aniyo tadi kan…”

TENG… TENG… TENG…

Bel masuk berbunyi nyaring. Yun ji pun berlari meninggalkanku di uks sendirian.

==========

Author POV

“yun! Kau ke mana saja? Dari tadi aku mencarimu!”omel mi ri yang melihat yun ji datang dengan langkah malas.

“uks.”jawab yun ji singkat dan duduk di sebelah mi ri.

“yun! Kau kenapa?”tanya mi ri.

“aniyo. Aku hanya sedikit pusing. Aku pulang duluan ya. Kalau pelajaran Shin sosaengnim nanti beritahu saja aku pulang duluan karena sakit. Anyeong.”pamit yun ji dan keluar kelas.

“huff… aku duduk sendirian deh.”

==========

“key…. Gwenchana?”tanya Nicole khawatir.

“dwaeseo.. hanya luka kecil..”jawab key dan meninggalkan nicole sendirian.

“huh! Key memang sudah berubah drastis! Pasti ini karena yun ji!”umpat nicole dalam hati dan bergegas ke kelasnya.

==========

Yun Ji POV

Aku berjalan lemas ke arah kamar.

“yun!! Gwenchana?!!”tanya hyochan membuatku terlonjak kaget.

“aissh!! Kau ini! gwenchana!”jawabku malas.

“araseo… aku kan ingin mengajakmu membuat hotcake dan muffin…”

Aku yang sudah terbaring di tempat tidur langsung keluar berlari ke dapur dan mulai membuat hotcake dan muffin. Kalau aku sedang stress seperti ini, aku memilih untuk membuat roti. Itu membantu pikiranku mencair. Aku mulai mengerjakan adonan-adonan untuk muffin terlebih dahulu.

“kalau membuat roti, kau bersemangat.. ah,, yun! Kau tidak pulang ke apartemenmu?”tanya hyochan. Ah, iya!

“omo! Aku lupa kalau sekarang aku tinggal di apartemen. Huff.. kalau begitu, selesai membuat muffin baru aku pulang.”ujarku malas.

“baiklah.. kau boleh datang dan pergi kapan saja yang kau mau..”kata hyochan yang serius dengan pizzanya.

Hari menjelang mallam. Sudah jam 6 sore, aku selesai membuat hotcake dan muffin. Akhirnya, kuputuskan untuk pulang. Aku mengenakan jaket skyblueku dan memakai tas ransel biruku.

“hyochan, sulli, ahjuma, aku pulang ya! Anyeong!”pamitku. Aku merogoh saku jaketku. Ponselku bergetar. Aku sudah membeli ponsel baru sebelum key mengembalikan ponselku dulu.

Key calling…..

Aku hanya menatap layar ponsel tersebut sampai key memutuskan sambungan teleponnya. Bravo! 15 panggilan tak terjawab dan 20 pesan masuk. Itu semua dari key! Semua pesan isinya sama. ‘yun ji, ediseo? Aku mengkhawatirkanmu! Pulanglah!’. Bayangkan saja ia mengirimkan pesan yang sama sebanyak 20 kali. Pencetak rekor memnuhi memori ponselku! Akhirnya aku merasa iba dan membalas pesannya. ’20 menit, apartemen.’

==========

Aku menekan bel apartemen. TING TONG…

Cklekk! Key membuka pintu dan memelukku.

“hyaa! Lepaskan!”bentakku. “aku mengkhawatirkanmu, babo!”marahnya dan menarikku masuk.

“kajja! Kita makan malam! Aku sudah membuat menu special!”ajaknya bersemangat dan mendapat respon super positif dariku. Di meja makan, semua makanan terjejer rapi. Ada pasta, kimchi, samgyupsal, dukbokki dan galbi.

“key-ah! Kau yang membuatnya??!”tanyaku tak percaya.

“ne.. sudah makan sana!!”suruhnya sambil menolakku duduk. Aku duduk dan mulai mencicipi satu per satu makanan yang ada. Mulai dari kimchi, kemudian galbinya, dukbokkinya, samgyupsal dan pasta.

“hum… neomu mashida!”pujiku pada key. Tak ada respon. Hampir saja aku memukulnya, tapi, ia terlihat capek dan tertidur lemas. Dasar! Tidur di meja makan. Untung saja makanannya sudah habis. Aku melahap habis makananku dan meneguk segelas jus jeruk. Aku hanya menatap key yang tertidur pulas.

“aissh!”gumamku dan mencuci piring kotor bekas makan malam. Beberapa saat, aku selesai mencuci piring. Aku bergegas mandi. Aku masih membiarkan key tertidur di kursi meja makan. Ia masih saja nyenyak. Aku hanya mengeleng-geleng kepalaku dan pergi mandi.

“segarnya!”ujarku sambil menyibakkan rambutku yang basah. Aku keluar kamar dan mendapati key yang sudah tidur di lantai dengan santainya.

“aissh! Dasar!”omelku. akhirnya dengan terpaksa, aku membopohnya ke kamarnya.

“aissh! Dia lebih berat dari yang kubayangkan!”celetukku. Aku membaringkannya di tempat tidur berseprai pinknya itu. Lagi-lagi, aku melihat foto itu. Foto mi ri yang terpajang jelas. Aku selalu saja merasa kesal jika melihat foto itu. Aku mengerjapkan mataku berkali-kali.

“ayolah!! Kau masih waras, yun ji!”kataku pada diriku sendiri. Akhirnya, aku keluar dari kamar key dan beristirahat di kamarku.

==========

Key POV

“hoamm…”aku menguap pelan. Sinar matahari yang menembus gorden kamarku memaksaku untuk membuka mataku. Aku mengucak-ucak mataku dan keluar dari kamar. Aku berjalan menuju meja makan.

“ohh, kau sudah bangun rupanya..”ujar yun ji tanpa melihatku.

“apa yang sedang kau lakukan??”tanyaku penasaran karena daritadi ia berbicara tapi tidak melihatku sama sekali.

“aku sedang membuat sup daging..”jawabnya. Aku hanya mengangguk kecil dan duduk di meja makan. Aku meneguk the hangat yang sedari tadi sudah ada di meja makan sambil membaca Koran.

“igeo… makanlah..”suruh yun ji sambil menyodorkanku semangkuk nasi dan semangkuk sup daging.

“ahh… baunya sedap..”pujiku. Ia hanya tersenyum kecil dan duduk di depanku. Ia langsung menyantap duluan makanannya. Ia terlihat lahap.

==========

“jadi, siapa yang bisa menjawab pertanyaan saya?”tanya Shin sosaengnim serius. Tak ada jawaban dari seluruh siswa.

“siapa yang bisa?!”tanyanya sekali lagi. Tak ada jawaban dari semuanya.

“yaa!! Aku tanya, siapa yang bisa menjawab pertanyaaanku??!!!!”tanyanya dengan nada super tinggi yang dapat mengalahkan 3 oktaf IU dan taeyeon.

“saya, sosaengnim!”jawab yun ji. “ya, baik. Kau yun ji. Silahkan!”suruh Shin sosaengnim. Yun ji maju dan mulai mengerjakan soal matematika di depan kelas.

“gomapta yun ji.. jawabanmu semuanya benar.”puji Shin sosaengnim.

“ahh… chonmaneyo.”jawabnya lalu kembali duduk. Aku melihat Nicole yang sedang memakai kuteks pinknya.

“siapa yang membawa kuteks ke sekolah?”tanya Shin sosaengnim. Sepertinya bau tajam kuteks tersebut menyebar sampai di kandang singa. (shin sosaengnim maksudnya ^^)

“saya!”jawab Nicole pede.

“aissh… jung Nicole, apakah tata tertib yang pernah diberikan padamu itu tidak kau baca?”tanya Shin sosaengnim.

“oops.. I forget it..”jawab Nicole santai. “araseo. Kau murid baru. Tolong simpan kuteksmu itu.”suruh Shin sosaengnim dan Nicole menurut.

“aissh! Payahnya!”sindir yun ji pelan agar tak terdengar nicole.

“mworago?”tanyaku.

“chingumu itu payah sekali. Lihat, ia tidak menghitung atau mengerjakan satu soal yang diberrikan..”omel yun ji. Aku menoleh Nicole di sampingku. Memang, bukunya bersih tanpa satu coretan.

“hah.. jinja! Ia lebih bodoh dari yang kukira..”lanjut yun ji sambil mencoret-coret bukunya. Aku hanya menggeleng-geleng kepalaku.

===========

“key, aku mau itu…”ujar Nicole manja.

“Nicole-ah… jangan seperti ini.”kataku yang melihat ia menggandeng tanganku.

“waeyo? Tidak boleh? Dulu aku boleh seperti ini kok!”bantahnya.

“Nicole, itu dulu… sekarang beda!”protesku.

“memangnya ada yang salah denganmu? Kau sudah punya yeoja chingu?”tanyanya membuatku bingung harus menjawab apa. Anae atau yeojachingu?

“uhm,, eopseoyo… tapi, bersikaplah seperti biasa!”marahku dan meninggalkannya. Ia terlihat kesal. Aku berjalan ke arah lapangan basket. Di sana, terlihat sosok yeoja yang sedang tertawa bersama seorang namja. Anehnya, namja itu tidak mengenakan seragam. Aku mendekati mereka. Aku bersembunyi di dekat semak-semak.

“oppa kenapa di sini?”tanya yeoja itu. Aku memperhatikannya dari belakang. Bukankah ini yun ji??

“haha… oppa diundang ke sini untuk pensi nanti..”jawab namja di sebelahnya itu.

“oh… oppa akan bernyanyi?”tanya yun ji.

“of course! By the way, where’s key?”tanya namja itu.

“key?! Untuk apa oppa menanyakan dia?”tanya yun ji.

“oppa ingin melihatnya. Kau bawa dia ke sini saja.”suruh namja itu.

“andwae! Untuk apa membawanya ke sini?!”protes yun ji. Aku pun keluar dari persembunyianku dan menampakan diri di hadapan yun ji dan… chankaman! Lee donghae?!

“ough! Anyeonghaseo!”sapa donghae ramah sambil membungkukkan sedikit badannya. Yun ji yang melihatku hanya mendengus kesal.

“yun ji-ah. Oppa pulang dulu. Ingat! Bawa key nanti!”suruh donghae tersenyum.

“aku tidak akan membawa dia!”omel yun ji. Aku segera menjajarkan diri dengan yun ji menghadap donghae.

“anyeong haseo! Key imnida…”sapaku ramah pada donghae. Terlihat wajah donghae yang terkejut.

==========

“jadi, kalian sekarang tinggal diapertemen?”tanya donghae sambil menyeruput softdrinknya.

“nee..”jawabku dan yun ji kompak.

“araseo. Apartemen kalian di daerah cheong dam kan? Besok aku ingin berkunjung dengan teman.”ujar donghae.

“nee..”jawabku dan yun ji kompak. (lagi)

“ya sudah. Aku pulang. Anyeong!”pamitnya dan berlalu. Kami diam.

“yaa! Kenapa kau muncul tiba-tiba?!”tanya yun ji kesal.

“kebetulan lewat..”jawabku singkat.

==========

Yun Ji POV

Tok… tok… tok…

“key! Bukakan pintunya!”suruhku pada key yang sedang asyik menonton kartun spons berwarna kuning dan temannya bintang laut merah jambu itu. Aku sedang menyiapkan makan malam. Donghae oppa sudah bilang mau berkunjung sih.

“key! Siapa yang datang?”tanyaku sambil teriak-teriak. Tak ada jawaban. Aku pun melepas celemekku dan berjalan menuju ruang tamu.

“key, siapa yang dat….”

Pantas. Pantas saja key tak menjawab pertanyaanku.

“hello, miss!”sapa namja itu.

“siapa dia?”tanya key bingung.

“ah, mianhaeyo. L imnida.”ujar L memperkenalkan diri.

“apa yang kau lakukan di sini?”tanyaku.

“aku disuruh donghae untuk datang lebih dulu darinya.”jawabnya

“kau kenal dia?”tanya key menatapku. Aku mengangguk.

—–flashback—–

Inilah aku, gadis tomboy di SMP yang paling benci dengan hal-hal romantic dan namja tampan. Namun, aku merasa hanya dua namja yang tampan untukku. Onew oppa dan L, sahabatku.

“yun ji! Kau tidak ke kantin?”tanya L.

“aniyo… aku sudah kenyang.”jawabku. ia menjitakku pelan.

“dasar! Kau itu hanya mimpi kau makan sebanyak 10 piring! Tapi perutmu tetap kosong! Igeo!”omelnya sambil memberikanku sekotak bekal.

“ige mwoya?”tanyaku.

“bekal. Aku sengaja membuatnya untukmu. Aku tau kau pasti tidak sarapan tadi pagi.”jawabnya.

Aku tersenyum dan mencubit pipinya gemas.

“gomawo! Kaulah sahabat paling baik!”pujiku dan melahap habis bekal buatannya.

Setelah lama mengikuti pelajaran yang diajarkan, akhirnya pulang juga. Aku dan L berjalan keluar kelas. Kami berdua bergandengan tangan. Aku merasa biasa saja. Aku sudah menganggapnya kakakku sendiri. Mungkin semua orang mengira kami berdua berpacaran. No! aku tidak akan mau! Ia terlalu tampan untuk dijadikan pacar. (memang si yun ji aneh minta ampun!! Onew gak kalah ganteng juga!^^)

“yun ji, kita jalan-jalan dulu ya.. aku ingin membeli baju dengan pesetujuanmu..”mohonnya.

“no! no! no! Onew oppa ingin menjemputku.”tolakku.

“sekali saja… ayolah yun ji..”mohonnya lagi sambil mengeluarkan jurus puppy eyesnya.

“ne! ne!”terimaku. aku mengirim onew oppa pesan.

 

To : Onew oppa

Oppa, hari ini aku pulang dengan L…. ia ingin membeli baju dengan persetujuanku.. bisa kan oppa??

From : Onew oppa

Gwenchana… jangan pulang larut.. ^^

To : Onew oppa

Siiipp!!

 

Aku dan L berjalan-jalan ke Dongdaemun mall. Tak lelah juga L memilih-milih baju dan tidak aku setujui.

“hmm,, yun ji! Yang ini bagus tidak?”tanyanya sambil mencocokkan baju itu ke tubuhnya.

“itu terlalu keyeoja-yeojaan! Cari warna lain! Masa warna pink?!”protesku ia memanyunkan bibirnya dan menggantungkan kembali baju itu di tempatnya. Kami melanjutkan petualangan kami mengelilingi pulau Dogdaemun ini… aku mengarahkan pandangan ke seluruh mall dan mendapati sebuah manekin dengan mini dress skyblue dengan renda-renda putih susu yang sangat cantik. Aku meninggalkan L dan berjalan menuju manekin itu. Aku menyentuh mini des situ dan menatapnya penuh arti. Aku mencoba mencari label harga di balik mini dress itu. Dapat! Aku membacanya. 500.000 won! Ya!! Ini kemahalan! (sekitar 5 juta???). aku menatap kesal manekin itu.

“apa yang sedang kau lihat?”tanya L mengagetkanku.

“ah,, aniyo…. Aku melihat boneka pink ini..”bohongku sambil menunjuk boneka di samping manekin itu.

“ohh.. ya sudah kita pulang saja.”ajaknya. aku hanya menatap manekin itu. Bukan keberuntunganku.

——- Keesokan harinya, aku datang pagi-pagi dan duduk di bangkuku. Aku memasukkan tasku ke dalam laci meja.

“ugggh!”kesalku  karena tasku tidak mau masuk ke dalam laci. Aku mengelurkan tasku dan mengintip ke dalam laci. Pantas saja! Ada sebuah kotak biru denga pita putih aku mengambil kotak itu. Aku membukanya dan ternyata sebuah kain skyblue. Ada sebuah kartu di dalamnya. Aku membaca kartu itu.

Apakah ini yang kemarin kau ingini? Semoga kau suka…. Aku di kebun sekolah. Di tanaman jagung..

L…

Aku terbelalak melihat nama yang tertulis di bawah. L?! akku membuka kain tersebut. Ini bukan kain! Ini mini dress yang aku suka kemarin! Aku menaruh kembali dress itu di kotaknya beserta kartu dan pergi ke kebun sekolah tepatnya di tanaman jagung. Tunggu! Di sekolah tidak ada jagung! Aku tidak mendapati siapapun di kebun. Aku melihat ke bawah kakiku. Bulir-bulir jagung yang amat banyak membentuk kata.

L Love Yun Ji

Aku melihat L yang sudah berdiri di depanku.

“would you be my girlfriend?”tanyanya. aku menjatuhkan kotak yang sedari tadi ku pegang.

“L… kau kuanggap kakakku…”ujarku pelan. Aku sudah menganggapnya kakak. Aku berlari pulang ke rumah.

“I know your answer is that…”ujar L sambil tersenyum pahit.

—— Hari ini, L harus berangkat ke Jepang. Ia ingin melanjutkan SMA di Jepang. Aku hanya menatapnya sedih di bandara. Aku mengenakan mini dress yang ia berikan padaku.

“gomawo, yun ji. Jaga kesehatanmu. Aku takkan melupakanmu..”

Itulah kata-kata terakhirnya dan ia pun pergi.

—–end of flashback—–

 

“anyeong! Maaf terlambat!”sapa donghae oppa yang ternyata sudah sampai. Aku masih bengong. L terus menampakkan senyum di bibirnya.

“bau apa ini? hangus?”tanya donghae oppa sambil mengendu-endus seperti anjing. ^^

“uwwaa!!”teriakku yang menyadari kalau itu beef yang sedang kupanggang. Aku berlari ke arah dapur.

“uwaa! Beef ku!”rengekku. aku segera mematikan api dan membuang beef itu. Padahal beef itu menu utama. Masa kami harus memakan sayur, sambal dan telur saja?

“apa yang terjadi?”tanya key menghampiriku di dapur.

“beef nya hangus!”rengekku.

“aissh! Pabbonya kamu!”marah key. “terus, kita makan apa?”tanya key sambil berkcak pinggang. Aku menggeleng. Ia mengendus kesal.

“ya sudah. Makan di luar saja.”usulnya.

==========

Kami dengan lahap menghabiskan hidangan resto key.

“hidangan penutupnya sup jagung…”ujar key. Aku menatap sup jagung tersebut. Lagi-lagi aku mengingatnya!

“sudahlah, yun ji…. Jangan kau ingat lagi..”bisik L.

“ingat apa??”tanya key yang sepertinya mendengar.

TBC~~~

Hi hai! Readers! Maaf banget ga pernah update lagi , untuk part selanjutnya bisa cek di http://myfanfictworld.wordpress.com kamsahamnida ^^

Semoga suka part 6 nya.

Haha! Jangan menduga kalau next partnya ada other cast lagi.

Sudah cukup! Authornya juga pusing..

*wink*okee… seperti biasa,,, : RCL!!

*bow* gomawo!

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

3 thoughts on “I Hate U, But I Love U – Part 6

  1. suka, suka, suka ^^
    padahal belum baca part sebelumnya, tapi ngerti kok maksudnya
    Bahasanya ringan, jadinya asyik deh bacanya hehehe
    Lanjut!!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s