Jjinja, We Are Twins? [2.2]

Jinjja, We Are Twins

Jjinja, We Are Twins?

Title : Jjinja, We Are Twins?

Author : Park Sihyun

Main cast :

– Kim Key Shinee

– Kim Jibum

Genre : Family

Rating : PG-13

Lenght : Two Shoot

A/N : Setelah kemaren ada masalah kecil, akhirnya FF ini aku kirim lagi dengan revisi. Sebenernya ini ada beberapa part, tapi aku potong disana-sini jadinya tinggal segini. Jadi mian kalo alur ceritanya gak nyambung. Hehe..

Summary : Baru dua hari kita bertemu tapi rasanya sudah seperti bertahun-tahun. Dan ternyata itu karena kau adalah belahan jiwaku. Belahan jiwa yang terpisah dalam raga yang lain. –Kim Jibum

Disclaimer : It’s purely my imagination, so don’t be plagiat!! Okey?

 

~**Happy Reading**~

Key POV

Aku tersenyum-senyum sendiri.’Mereka pasti kaget, seorang Key SHINee, naik sepeda tua dengan seorang yeoja.’ pikirku.

Tapi kenapa aku tidak malu?Aku selalu senang bersama yeoja ini.Aku merasa seperti telah mengenalnya selama bertahun-tahun.Seakan-akan dia adalah separuh diriku. Aku merasa seperti..seperti diriku telah terlengkapi.

Jibum POV

Aku duduk di boncengan sepeda tuaku bersama namja ini.Baru dua hari aku mengenalnya tapi rasanya seperti sudah bertahun-tahun.Aku merasa senang.Senang yang aneh, aku tidak pernah merasa senang seperti ini sebelumnya.Bahkan ketika aku tertawa bersama anak-anak.Aku merasa seperti inilah separuh jiwaku.

Namja ini lalu membawaku memasuki sebuah perumahan yang menurutku elit.Apakah dia tinggal disini?

Dia memasuki halaman sebuah rumah yang megah.Inikah rumahnya?

“Jibum-ssi, kajja kita turun.”

Mataku sibuk menjelajahi halaman rumah yang megah ini.

“Jibum-ssi, Gwenchanayo?” dia melambaikan tangannya di depan wajahku. Aku mulai tersadar,

“Eh, N..Ne..Nan Gwenchana.”Aku turun dari sepedaku. Dia memarkir sepedaku di dekat taman depan rumah itu.

Aku menghampirinya dan berbisik,

“Kibum-ssi, mwo ige neo jip?”

Dia malah tersenyum.Bukannya menjawab pertanyaanku, dia malah menarik tanganku.”Kajja, ttara hae.”

“Eh,”

“Annyeong Eomma!” Sapanya pada seorang ahjumma yang langsung menghampiri kami di ruang tamu.Ahjumma itu mengerutkan keningnya.Ia pasti heran kenapa ada yeoja kumal bersama anaknya. Aku sudah mengenakan baju terbaik yang kupunya, tapi rasanya tetap tidak sepadan.

“A.. Annyeong.., Key-ah, ige nugu?”

“Oh, Eomma kenalkan ige Jibum.Jibum-ssi, Ige nan eomma.”

“Jibum Imnida.”

“Ne, Na eomma Key.”

Aku merasa tidak berguna sekarang.Di rumah yang besarnya 10kali lipat dari rumahku ini, aku merasa sangat kecil.

Tapi tunggu dulu, apa katanya tadi? Key-ah? Namanya Key? Kenapa dia bilang padaku namanya Kibum?

“Cheogi Ahjumma,”

“Ne?”

“Umm..Sebenarnya siapa namanya ahjumma?Key atau Kibum?”

Ahjumma tersenyum.”Dua-duanya benar Jibum-ssi.”

“Mwo?”

“Ne, Nama asliku Kibum, dan Key adalah nama panggungku.”

“N.. Nama panggung?”

“Apa kau tidak pernah mendengar boyband terkenal bernama SHINee?Aku adalah salah satu membernya.”

Hah? Jadi dia artis?Aku semakin merasa kecil.

“Umm.. Kibum-ssi, Ahjumma, aku..lebih baik pulang saja.”

“Waeyo Jibum-ssi?  Kenapa terburu-buru?Ahjumma masih ingin mengobrol denganmu.”

“Eh,”

“Ne, Jibum-ssi.Kau disini dulu. Aku akan mengantarmu nanti. Sementara kau ngobrol dulu dengan Eommaku ne?”

Aku terpaksa mengangguk. Kibum meninggalkanku dan Kim Ahjumma berdua di ruangan itu, sementara ia pergi ke atas.

“Kajja Jibum-ssi, silakan duduk.”

“Ne, Gamsahamnida Kim Ahjumma.” Aku duduk di sofa yang rasanya ternyata sangat empuk, melebihi kasurku.Pasti sofa ini harganya mahal.

“Jibum-ssi, Apa margamu?”

“Kim, Ahjumma. Kim Jibum.”

Kim Ahjumma POV

Mwo? Kenapa namanya sama persis? Apa dia memang..

“Jibum-ssi, apa ahjumma boleh tahu siapa nama orangtuamu?”

“Umm..Saya hanya punya appa, ahjumma. Namanya Kim Jaewon.”

MWO? Be.. Berarti dia memang..Aku langsung memeluknya dan airmataku tumpah.

Author POV

“Neo..Neo nan kkoma!”

Jibum melebarkan matanya saat mendengar perkataan Kim ahjumma barusan.

“M.. Mwo Ahjumma?” Jibum tergagap.

“Jangan panggil aku ahjumma, Chagi.Aku Eomma mu.Panggil aku eomma.”

“Eo.. Eom.. Ma..? Wa..Waeyo?”Jibum masih tidak mengerti. Tiba-tiba Kim Ahjumma memeluknya dan mengatakan ia adalah anaknya?

“Jibum-ssi, Neo nan kkoma yang hilang selama 19 tahun.”

“Hilang?”

“Kau dan appamu, menghilang saat appamu berusaha menyelamatkanmu yang terjatuh ke dalam sungai. Saat itu kau dan Key masih berumur 3 tahun. Jadi kalian tidak tahu apa-apa soal ini.”

Deg! Jantung Jibum serasa berhenti mendadak. Jadi ia dan Kibum bersaudara? pikirnya.

“Ahjumma,”

“Eomma, Chagi.” Kata Kim Ahjumma masih dalam sisa-sisa isak tangisnya.

“Eo.. Eomma..Jadi apa hubungannya aku dan Kibum-ssi?”

“Kau masih tidak tahu?Neo wa Key itu Kembar.”

‘MWOO?KEMBAR?AKU DAN KIBUM KEMBAR?’ pikir Jibum.Ia terang saja shock. Bagaimana tidak, perasaan nyaman, senang, dan lengkapnya itu karena mereka memang satu.Mereka adalah satu jiwa yang terbelah menjadi dua raga.

Tanpa sadar, air mata Jibum menitik.Ia terharu. Dia akhirnya bisa merasakan bagaimana rasanya punya eomma.Ia juga bahagia karena ia telah menemukan sebelah jiwanya.

“Eomma..hiks, A.. Aku..hiks, bahagia sekali..” Jibum berkata sambil terisak.Tapi dalam hatinya masih ada yang mengganjal. Bagaimana mungkin ia bisa bahagia jika appanya sedang berjuang melawan sakitnya.

“Eomma,”

“Ne chagi, waeyo?”

“Eomma, aku ingin eomma tahu bahwa sekarang appa sedang sakit keras.”

“M.. Mwo? Appamu sakit keras?”

“Ne eomma, sejak satubulan yang lalu, appa di diagnosis terkena kanker.”

“Jjinja?”

“Ne eomma.”

“Jibum-ssi,” Panggil Key yang baru saja turun dari atas. Jibum menoleh ke arah Key dan langsung memeluk Key. Key mengernyitkan dahinya.

“Wa.. Waeyo Jibum-ssi?”

“Aku..Aku hanya ingin memeluk separuh jiwaku, apa salah?”

“Separuh jiwa?apa maksudmu?”

“Key-ah, Jibum-ssi ini adalah saudara kembarmu.” kata Kim Ahjumma. Key melebarkan matanya. Ia juga kaget. Rasa lengkapnya itu ternyata karena Jibum adalah saudara kembarnya.

“J.. Ji.. Jibum-ssi.” Key balas memeluknya. Kim ahjumma meneteskan air matanya lagi.Ia senangkarena anak-anaknya bahagia.

Jibum melepaskan pelukannya. Key juga melepaskan pelukannya.

“Eomma, kalau aku dan Jibum kembar kenapa eomma baru memberitahuku?Selama ini aku selalu berpikir kalau aku ini anak tunggal.Dan kenapa wajah kami tidak mirip eomma?”

“Mianhaeyo Key-ah, eomma pikir eomma tidak perlu memberitahumu karena eomma pikir kita tidak akan bertemu dengan mereka.Dan kalian memang bukan kembar identik, jadi wajah kalian berbeda. Kau lahir 5 menit lebih dulu  dari Jibum-ssi. Umm..Eomma panggil kau Jibum-ah saja ne?”

“Ne Eomma. Berarti kau adalah kakakku Kibum-ssi.”

“Ne,”

“Umm..Key-ah,” panggil Kim ahjuma.

“Ne Eomma?”

“Antarkan Eomma ke rumah Jibum.Eomma ingin menemui appanya.”

“Ne Eomma.”

Mereka lalu pergi ke rumah Jibum.Se sampai disana, Kim Ahjumma langsung menuju kamar appa Jibum.

Tok.. Tok.. Tok..

“Appa,” Jibum masuk ke dalam kamar appanya.

“Kau sudah pulang Jibum…” Kim Ahjussi tidak melanjutkan kalimatnya.Saat itu Kim Ahjumma dan Kibum masuk.

“Jaewon.”

“Soona?” Kim Ahjumma langsung memeluk Kim Ahjussi dan lagi-lagi air matanya tumpah.

“Aku merindukanmu.” kata Kim Ahjumma.

“Nado.”Jawab Kim ahjussi.

Key POV

Sekarang, Jibum dan appa sudahpindah ke rumah kami.Appa sekarang bisa mendapatkan perawatan untuk menyembuhkan penyakitnya.

“Kajja, kau sudah siap kan?”

“Ne,” Aku akan mengajak Jibum ke mall untuk membeli beberapa baju baru dan aku ingin me-make overnya agar ia terlihat lebih cantik. Sebenarnya ia sudah sangat cantik. Hanya saja, aku ingin membuat Hyung dan dongsaengku, termasuk appa dan eomma terkejut saat melihat Jibum nanti.

Aku membawanya ke salon.Setelah menunggu, akhirnya Jibum keluar.Aku sempat terpesona.Dia..Dia tampak sangat cantik.

“Kajja,” Aku mengajaknya ke dorm SHINee.

“Annyeong!”Sapaku saat memasuki dorm SHINee.Terlihat mereka semua tampak kaget dan senang.

“Kalian merindukanku ne?”

Mereka semua langsung memelukku.

“Hyung, hyung tau gak, semenjak Hyung gak ada, kita semua kelaperan tau.”Kata Taemin bercanda buat nyairin suasana.

“Hehe..Lagian siapa suruh kalian gak bisa masak. Oh,iya.. Aku pengen ngenalin kalian ke seseorang.Jibum-ssi.”Aku memanggil Jibum.Semuanya menoleh ke pintu.Jibum berjalan masuk dengan anggunnya.Semua member SHINee tampak terpana melihat Jibum.

“K.. Key-ah.. Ige Nugu? Yeojachingumu?” Tanya Jonghyun.

Aku hanya tersenyum.’Yes, berhasil.’ pikirku.”Hyungdeul dandongsaengdeul, kenalin ini Jibum.Jibum-ssi, kenalin, mereka ini teman-temanku sesama member SHINee.”

Onew langsung menjabat tangan Jibum. “Onew Imnida.” “Jibum Imnida.” Onew menjabat tangan Jibum cukup lama.Lalu Jonghyun melepas tangan mereka.

“Gantian dong hyung.”Jonghyun lalu menjabat tangan Jibum.Onew mengerucutkan bibirnya. “Jonghyun Imnida.” “Jibum Imnida.”

Lalu mereka bergantian dari Minho sampe Taemin.

“Hyung, sebenernya Jibum noona itu siapanya Hyung sih?” tanya Taemin.

Jibum langsung merangkul leherku.Ia pasti sedang punya ide jahil, pikirku.

“Aku.. Aku adalah..”Jibum menggantung kalimatnya.Terlihat wajah penasaran mereka semua.Aku hanya tersenyum.Mereka pasti berpikir bahwa yeoja cantik yang sedang merangkul leherku ini adalah yeojachinguku.Aku lalu merangkul pinggang Jibum.

“Aku adalah saudara Kembar Key-ssi.”

Mereka semua membelalakkan mata. “Ke..Kembar? Bukankah kau anak tunggal hyung?” tanya Minho.

“Dia saudaraku yang telah lama hilang. Belahan jiwaku yang berada dalam raga yang lain. Dan aku menyayanginya.Amat menyayanginya.”

Mereka tersenyum senang.Mereka pasti ingin mendekati Jibum.

“Awas ya kalian kalau sampai berani macam-macam dengannya.” ancamku.

“Tenang aja Key.” Onew hyung langsung mengeluarkan senyum terbaiknya yang ia yakini dapat melelehkan hati semua yeoja.

“Aku tidak percaya kalau kalian kembar.” kata Minho.

“Kau yakin?..” Jibum menggantung kalimatnya.Minho mengangguk.Lalu aku dan jibum berteriak bersama.

“JJINJA! WE ARE TWINS!”  Mereka menutup telinga.Aku dan Jibum tertawa lepas.

“Baiklah.Aku percaya, tapi jangan berteriak lagi.Suara kalian sama-sama keras tahu.Bisa-bisa dorm ini runtuh kalau kalian berteriak lagi.” Kata Minho.

The End

Mian kalau banyak typo dan tulisannya gak sesuai EYD. *gak sempet ngedit* Hehe..😀 Makasih udah baca.. Ditunggu komennya ne? Annyeong!!

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

6 thoughts on “Jjinja, We Are Twins? [2.2]

  1. mmm….
    jadi begitu ceritanya makanya mereka terpisah..

    ada beberapa bahasa korea yg gk saya ngerti, spt kata2 eomma-nya Key-Jibum, akan lebih baik, kalau ada penjelasan di akhir..

    Kenapa Kibum masih manggil Jibum dgn embel2 “ssi”? itu panggilan yg masih formal, bukankah mereka sudah menjadi keluarga..

    Ok Sihyun, ditunggu karya lainnya ya..🙂

  2. Ah… Endingnya unyu sangat😄
    Ceritanya bagus, tapi setuju ama semua comment di atas. Ada beberapa bahasa korea yang aku ga ngerti .____. Konflik batinnya kurang kerasa dan menurutku alurnya agak cepet. Tapi ceritanya aku suka kok :3

    Keep writing yaa🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s