My Precious Woman – Part 1

MY PRECIOUS WOMAN-PART 1

MAIN CAST :
  •       CHOI MINHO
  •       KIM RAENA
SUPPORT CAST :
  •       KIM KIBUM
  •       LEE YOONJI
  •       PARK SERA
RATING : PG 17
GENRE : KONFLIK,MARIAGGE LIFE
LEFT : SEQUEL

Happy Reading

 

Author POV

“chagi..ireona !!!”Raena menarik selimut tebal yang menutupi hampir seluruh tubuh suaminya itu

“mmhh..”namja tampan itu hanya menggeliat dan merubah posisi tidurnya

“aigooo~ ini sudah siang Choi Minho,kau tidak pergi kerja?kalau begitu aku duluan”omel sang istri yang sudah kesal dengan kelakuan Minho,Raena meninggalkan Minho yang masih terlelap itu

“aaissh jinja?ne..ne aku sudah bangun”Minho mengerjapkan matanya dan bangun dari tidur nyenyaknya begitu sadar dengan omelan istrinya,ia beranjak mengintari rumah dengan topless saja,begitulah kebiasaannya,tengah malam ia pasti membuka kaosnya.sadar kalau istrinya tidak ada didapur ia bergegas kesuatu tempat

“chagi….kenapa dikunci?aku juga mau mandi”gerutu Minho saat ia gagal membuka pintu kamar mandi

“ini sudah siang,tidak ada waktu untuk melakukan ‘itu’…lagipula aku sudah mau selesai”teriak Raena dari dalam

****

Raena Pov

Ya..sudah sekitar satu tahun aku menikah dengan namja ini,namja tampan namun terkadang menyebalkan ini. Choi Minho,dia namja yang sangat berwibawa dan sangat membawa nama baik keluarganya. Yah benar,keluarga Choi ! keluarga yang cukup di segani dikalangan pembisnis. Dia memang sangat hebat,itu menurutku,karena diusianya yang semuda ini dia sudah menjadi CEO salah satu perusahaan milik keluarga Choi..sudahlah dia akan semakin menyebalkan jika dipuji seperti ini. Dan aku,aku tidaklah seperti yeoja biasa yang menunggu suami kerja hingga larut malam,membereskan rumah setiap hari,atau mengurus anak, bahkan kami belum memiliki anak,dan peembantulah yang  membersihkan rumah ini walau tidak setiap hari,aku adalah seorang wanita karier. Aku bekerja di salah satu perusahaan fashion?tidak aku bukan lah seperti wanita lain yang terobsesi dengan fashion tapi jangan salah fashionku tidak terlalu buruk yah hampir sama seperti para member Girls Generation itu. Aku bekerja disebuah perusahaan editorialbook,melihat tumpukan buku dan novel itu sudah biasa bagiku

Raena Pov End

Author Pov

“oppa,aku kerja dulu”ucap Raena pada suaminya yang memang setiap hari mengantarnya pergi kerja “tidak perlu menjemputku,dan jangan lupa makan siang.arra ?” Raena mencium bibir lembut suaminya itu,tapi Minho malah melanjutkan hingga ciuman itu semakin panas “eummh..oppa ini bukan waktunya” Raena tersadar

“mianhae..aku sangat rindu denganmu”ucap Minho menyeriangai

“ck…omongan macam apa itu?”Raena berlalu keluar dari mobil mereka,dia sedikit malu keluar dari mobil dan masuk kedalam lobby kantornya,takut ada yang melihat kissingnya dengan Minho

***

“Kim Raena~”

“oh annyeong haseyo sanjangmin”Raena membungkuk memberi hormat kepada orang yang memanggilnya

“aigoo..ayolah panggil namaku saja tak usah seperti itu”ucap pria itu lebih dekat dengan Raena

“Kibum-ssi aku tidak enak dengan pegawai lainnya,bahkan aku bisa di bilang tidak sopan dengan atasanku sendiri”ucap Raena bercanda dengan namja yang ia kenal sejak berskolah dulu itu yang baru saja satu minggu ini menjadi atasannya,mereka sudah lama tidak bertemu dan tiba-tiba Kibum datang dan menjadi atasannya

“biarkan saja”ucap Kibum tertawa dan kembali berjalan menuju ruangannya tentu saja bersama Raena

***

Hari sudah semakin larut,memang belum tengah malam tapi ini sudah jam pulang kantor,Raena masih berkutat dengan laptopnya padahal ruangan sudah semakin sepi

“Kyaa~ nyonya Kim berhentilah bekerja”Kibum yang tidak sengaja lewat karena memang akan pulang melihat Raena masih serius bekerja

“aah ne,sudah hampir selesai”ucap Raena tersenyum

“kau tidak berubah dari dulu”gumam Kibum mendekati Raena

“mwo?apa yang bicarakan Key?”ucap Raena yang masih terfokus dengan pekerjaannya itu

“Aigoo~ kau masih ingat panggilanku?”Key menatap Raena seolah kaget

“aishh….siapa yang akan lupa denga nama jelek itu”ucap Raena terkekeh

“jinja! *PUK” Key menutup laptop Raena dengan sengaja

“Hey apa yang kau lakukan?”Raena mendongkak menatap Key,mereka bertemu ditatapan itu,tatapan yang dulu sering terjadi saat mereka bersama,tatapan yang menyatukan hati mereka,Key yang sadar akan itu langsung mencairkan suasana yang semakin canggung “aaish..kajja pulang”ucap Key berlalu

“ne..”Raenapun sama! ia sempat salah tingkah

“kau pulang naik apa?”ucap Key mengawali pembicaraan saat mereka berada di lift

“mungkin taksi atau bus kota”ucap Raena

“mwo?ini sudah malam,kajja kuantar”ucap Key menawarkan

“anniyo..gwaenchana aku bisa naik taksi”ucap Raena tersenyum simpul

“tidak perlu menolak,lupakan saja kejadian tadi..itu sudah lama berlalu”ucap Key meyakinkan Raena,Raena hanya mengangguk pasrah

Dulu mereka memang saling mencintai,tapi kepergian Key ke California membuat mereka memutuskan hubungan indah itu

“rumahmu masih di apgujeong?”ucap Key ditengah konsentrasinya menyetir

“anniyo aku sudah pindah!”ucap Raena

“eodi..?kau sudah tinggal sendiri ?”tanya Key

“di heukseokdong…”singkat Raena

“kawasan gangnam itu,bukankah banyak aktor  yang tinggal disana?kenapa kau pindah?”Key terlihat begitu penasaran

“waeyo???karena aku….”jujur saja Raena belum bicara tentang pernikahannya kepada Key

“karena ada Hyunbin,Lee Minho,dan Jung ilwoo idolamu kan?”Key tertawa riang meledek Raena,karena memang kawasan itu banyak dihuni bintang seperti mereka

“ne ??”Raena masih sedikit bingung dengan pemikiran Key

“yang mana rumahmu?”ucap Key bingung

“mmh…di depan sana paling ujung”ucap Raena menunjuk,kini sampailah mereka di perumahan elite bergaya villa dan didominasi oleh para selebritis dan orang tertentu saja yang tinggal disini

“gomawo Key”ucap Raena

“cheonma,rumahmu sangat bagus dan terlihat mewah..tak sia-sia kau bekerja keras”ucap Key memuji Raena

“mmh..anniyo bukan seperti itu”ucap Raena merendah,karena memang rumah ini diberikan oleh orang tuanya Minho,bukan jerih payahnya

“ahh sudah malam,aku pulang dulu”ucap Key tersenyum

“ah ne..”ucap Raena

*****

“nan wasseyeo”ucap Raena saat masuk rumahnya

“kenapa baru pulang?”ucap Minho menghampirinya

“aku ada lembur chagi”ucap Raena pelan “kau sudah makan malam?”

“sudah!yeobo~..”panggil Minho dengan manja

“waeyo?”ucap Raena berlalu masuk kamar,Minho menggenggam tangan Raena menariknya kedalam pelukan,Raena memeluk erat suaminya itu

“gomawo”gumam Raena

“mandilah,setelah itu kau istirahat ne..”ucap Minho perhatian,Minho selalu memeluk Raena jika Raena terlihat lelah atau bahkan sedang marah padanya,pelukan hangat itu terlalu membuat Raena nyaman berlama-lama dipelukan suaminya itu

*****

“Yeoboo~ berhentilah membaca majalah itu,sekarang waktunya tidur”ucap Minho menegur Raena yang sejak tadi membaca majalah di atas ranjang mereka

“ne arraseo”ucap Raena lalu menyimpan majalah itu ke meja kecil yang ada disebelah ranjang mereka,Raena membenarkan posisinya menghadap Minho yang sudah mencoba untuk tidur,Raena menatap wajah tampan suaminya mengelus pipinya

“apa kau mau membuatku tidak tidur malam ini?”ucap Minho menyeringai

“bukankah besok hari libur?”Raena tersenyum penuh arti

“Aigoo~ kau harus bertanggung jawab dengan perkataanmu itu”Minho langsung merengkuh kepala Raena mencium bibir istrinya itu,kecupan hangat menempel di bibir Raena,membuat Raena kaget namun menerima perlakuan suaminya itu,ia bahkan membalas ciuman Minho yang tubuhnya sudah ada di atasnya..entah lupa akan lelah mereka terus berciuman mesra di tengah dinginnya malam,bahkan kini Minho sudah menciumi leher jenjang istrinya penuh nafsu,membuat Raena bergidik kegelian.  Raena menggenggam erat bahu Minho membuka perlahan kaos tidur suaminya itu,membuatnya lebih leluasa menyentuh abs yang sempurna milik suaminya.Minho terus menciumi kulit mulus Raena memberikan tanda di beberapa tempat hingga tak terasa tanganya sudah menyelinap masuk kedalam baju tidur Raena dan mengelus halus pungung istrinya

“chagiya~ “Raena sedikit berteriak membuat Minho kaget

“waeyo?”tanya Minho

“matikan lampunya”ucap Raena dengan muka aegyeonya

“aah ne arraseo”dengan senang hati Minho melakukannya

*PLIP

Dan begitulah seterusnya pasangan ini menikmati malam yang indah

*****

Pasangan yang bahagia bukan?memang tapi tetap saja masih ada yang kurang..yah baby..kesibukan mereka berdua membuat mereka terpaksa tidak memiliki anak dulu,padahal kedua orang tua mereka sudah menginginkan seorang cucu,terlebih orang tuanya Minho.

Posisi Raena di kantornya memang cukup penting,sungguh sulit baginya berlibur atau berdiam diri dirumah…

*****

“yeobo..lihat anak itu yang sedang menyebrang  lucu bukan?”ucap Minho tersenyum saat melihat anak laki-laki berjalan menyebrang di depan lampu merah menggeggam erat tangan ibunya

“ne..jeongmal kyeopta”Raena pun ikut memandang bocah itu

“aaa…yeobo ~ apa kau tidak mau memiliki anak?”ucap Minho sembari melajukan mobilnya karena lampu sudah hijau

“ne ?”Raena sedikit kaget “minho-ya aku..”

“ne arraseo..kau sangat mencintai pekerjaanmu kan?”ucap Minho tersenyum miris

“anniyo bukan seperti itu,bukankah kita sudah berkomitmen untuk menunda kehamilanku?”ucap Raena menatap suaminya itu

“tapi lihatlah,bahkan teman-temanku sudah mengantar anaknya pergi sekolah”ucap Minho mulai serius,Raena diam terpaku menatap keluar jendela mobilnya ia sedikit merasa bersalah kepada suaminya itu

“ahh..lupakan  chagi~” Minho menghentikan mobilnya karena memang sudah sampai di kantor Raena,ia keluar akan membukakan pintu Raena

“mianhae”Raena memegang pipi suaminya itu

“anniyo..cepat masuk”ucap Minho tersenyum simpul,lalu ia mengecup lembut kening istrinya itu

*****

“pacarmu sungguh tampan”

“mmhh…nugu?”tanya Raena yang lagi lagi bertemu dengan Key di lobby kantornya

“Choi Minho! Siapa yang tak kenal pengusaha muda itu”lugas Key

“ohh dia bukan pacarku”gumam Raena

“jinjayo?”sepintas cahaya bahagia terpancar dari wajah Key,dia sadar dia masih begitu mencintai Raena,terlebih karena ulahnya lah mereka berpisah,keputusannya untuk meneruskan sekolah di luar negri saat itu sangat menyakitkan untuk Raena membuatnya harus melepaskan namja yang sangat ia cintai saat itu

“dia adalah..”ucap Raena terpotong

“Key-ah”ucap seseorang memanggil

“aah hyung,kau kemari?”tanya Key sedikit kaget namun terlihat senang

“ne…aigoo kalian..”ucap namja itu terpotong

“annyeonghaseyo Kim sanjangnim”ucap Raena membungkuk hormat.dia adalah Kim Jonghyun kakak kandung Key,Raena sudah mengenalnya sejak SMA dulu,kalian pasti bertanya tanya kenapa Raena bekerja di perusahaan ini ? awalnya Raena tidak tahu kalau perusahan ini milik keluarga Kim,ayahnya Key..karenanya ia mengambil pekerjaan ini,tapi saat pengenalan pegawai baru dengan Presidir,Raena sangat terkejut melihat wajah paruh baya Presidir yang selalu Key banggakan,sekarang ada dihadapannya menjadi atasanya

“annyeong haseyo Raena”Jonghyun tersenyum nakal kearah Key

“kalau begitu aku duluan”Raena membungkuk kembali

“ah ne bekerjalah dengan semangat”ucap Jonghyun

Raena berlalu meninggalkan Kim brothers itu,semuanya mengingatkan ke masa lalu,masa saat ia pacaran dengan Raena dan selalu diganggu olehJonghyun,ia duduk dan mulai berkutat dengan pekerjaannya

“yakk..Kim Raena kenapa kau sangat dekat dengan si tampan itu?”ucap teman sekantorya yang memang satu ruangan dengannya

“nugu?”dengan polosnya Raena bertanya kembali

“yaak..belum puas telah mempunyai suami seorang Choi Minho?heum ?”ujar temannya itu dengan geregetnya

“Sena-ah percaya kah kau dengan takdir?bagaimana jika takdirku mempunyai mantan pacar si tampan itu,dan sekarang menjadi seorang istri Choi Minho?”Raena tersenyum geli

“mwoyaa?direktur Kim mantan pacarmu?yaak…”ucap Park Sena

“yaak jangan berteriak pabo”dengan cepat Raena menutup mulut Sena

“kau membuatku begitu kaget ..aissh mengapa takdirmu sebagus ini?”ucap Sena frustasi

“sudahlah kembali bekerja”ucap Raena tak mau meneruskan perbincangannya

Raena Pov

Ya tuhan… apa aku berdosa?mengapa Minho selalu mengalah untukku?bagaimana jika ia sangat kecewa denganku tapi Minho menutupinya dariku..dia sangat menginginkan seorang bayi,sudah berapa lama kami menikah?

Selama ini Minho selalu membuatku senang,bahkan saat ibu mertua sedang  marah denganku karena tidak saja mempunyai anak,ia yang melindungiku..

Tapi aku takut tidak bisa menjadi ibu yang baik untuk anakku kelak,tidak bisa seharian bersamanya dirumah,aku akan sangat sibuk bekerja..

“Raena jangan melamun saja”

Ah sena selalu mengagetkan

Author Pov

“Raena jangan melamun saja”ucap Sena yang dari tadi melihat Raena sedang berpangku tangan dan meihati komputernya dengan tatapan kosong

“aah ne..”Raena tersenyum lembut

“apa yang sebenarnya kau pikirkan?”ucap Sena mendekati

“anniyo..ah bukankah ini sudah jam makan siang?”Raena melirik jam tangannya

“ah ne,kajja !aku sangat lapar”ujar Sena

“sena-ah mianhae aku ada janji makan siang”ujar Raena

“dengan suamimu?”tanya Sena penuh selidik

“anniyo,dengan sahabatku..”ucap Raena tertawa sekilas

“arraseo..jangan sampai terlambat,nanti mantan pacarmu itu marah”ucap Sena jail dan sesegera mungkin menjauh dari Raena

“yaak…Park Sena~”

***

“Yoonji-ah aku tidak menganggumu kan?”ujar Raena

“yaak,sejak kapan kau bertanya seperti itu?biasanya saja kau langsung menarikku dari kantorku”ucap Yoonji heran

“bukankah kau sedang sibuk mengurus pernikahanmu bersama Myungsoo?”ucap Raena santai

“ibu mertuaku yang sibuk mengurusnya,eumh kau mau bicara apa denganku?”tanya Yoonji

“bagaimana ya,aku bingung mengatakannya”ucap Raena sembari memainkan minumannya dengan sedotan

“kau ada masalah dengan Minho?kalian bertengkar?apa kalian….”

“anniyo..kami tidak bertengkar sama sekali,dia tidak pernah menyakitiku..mungkin aku yang sedang meyakitinya”ucap Raena dengan wajah bersalahnya

“mwoya?apa kau selingkuh?yaak..Kim Raena apa kurangnya seorang Choi Minho?kau…”

“yaak..siapa yang sedang selingkuh,aish jinjaa”ujar Raena sedikit frustasi menghadapi sahabatnya ini

“lalu apa masalahnya?bicara yang  jelas”ucap Yoonji dengan wajah tidak sabarnya

“aku sudah setahun menikah dengannya,dia ingin memiliki seorang bayi”ucap Raena dengan muka polosnya

“aissh jinja neo michyeoseo..tentu saja dia ingin memiliki bayi,kalian sudah cukup lama menikah bukan,lalu apa masalahnya??”Ujar Yoonji

“tapi aku..”

“apa kau tidak tahu caranya menciptakan seorang bayi,sudah berapa kali kalian melakukannya?”ucap Yoonji setengah berteriak

“yaak..apa yang kau katakan?ini tempat umum pabo”Raena malu setengah mati,ia menutupi sebagian wajah cantiknya

“lalu apa masalahnya?”Yoonji mendekatkan wajahnya dengan wajah Raena seraya berbisik

“aku takut tidak bisa menjadi ibu yang baik untuknya,aku bahkan takut tidak bisa menemaninya setiap hari bermain dirumah,bersamanya sepanjang hari,atau bahkan menceritakan dongeng sebelum tidur untuknya”Raena bicara tanpa melihat wajah sahabatnya itu

“pekerjaan?”seakan yakin,Yoonji melontarkan pertanyaan ini

“aku harus bagaimana?”ucap  Raena

“aku heran,bukankah pekerjaanmu itu hanya duduk dan melihat satu per satu buku yang akan di launching,atau bahkan kau hanya menatap layar komputer kan?tapi kenapa seperti bekerja di sebuah bengkel 24 jam”

“maksudmu?”

“kau harus memilih”ucap Yoonji menatap lekat wajah Raena yang mulai terlihat tak beremangat

“aku tidak bisa!”ucap Raena lemas

“lalu kau mau membiarkan suamimu menderita?mau menunggu dia pergi darimu?pulang kerja pergilah ke dokter bilang bahwa kau sudah siap memiliki anak,lepaskan alat yang selama ini menunda kehamilanmu itu,biarkan Minho tidak tahu tentang ini,berikan kejutan dengan kehamilanmu kelak,masalah mengurusnya nanti,percayalah! tuhan akan menjaga anakmu,kalaupun kau sibuk bekerja dan tak sempat mengurusnya”

“Aaah Jinja….apakah setiap orang yang akan menikah akan sebijaksana ini?”ucap  Raena yang masih terperangah mendengar perkataan sahabatnya

“kau sedang bercanda Nyonya Choi?”

“anniyo..gomawo Yoonjiah…”

“hal seperti ini saja harus menunggu saran dariku,sudah berapa usiamu itu?masih saja seperti anak kecil”

***

“Yoboseyo ? Minho oppa kau tidak perlu menjemputku”setelah jam kantor selesai Raena tak berpikir lagi untuk mentelpon suaminya meminta ijin untuk pulang telat

“waeyo?”Minho mulai kesal jika mendengar kalimat ini seakan ia sudah  kalau Raena akan pulang telat

“aku ada lembur”ucap Raena datar

“sudah kubilang,jang terlalu banyak melembur”Minho tidak habis pikir dengan semangat Raena yang tak habisnya untuk bekerja

“arraseo..ini hanya sebentar,jangan khawatir”ucap Raena meyakinkan suaminya

**

Raena turun dari taxi tepat di depan rumah sakit yang biasa ia datangi,sejak awal Minho memang tidak menginjinkan Raena untuk mengedarai mobil sendiri,ia pikir itu akan bahaya bagi istrinya dan Minho hanya akan berkata “aku akan mengatarmu kemanapun kau pergi” setiap Raena ingin memakai mobilnya

Raena berjalan dengan langkah yang pasti dan wajah yang begitu yakin untuk melakukannya..

“Nyonya Choi,giliran anda”panggil sang suster

“ah ne..”Raena beranjak dari duduknya setelah sekian lama menungu giliran,ia  beitu iri melihat ibu ibu muda yang sedang mengandung disekitarnya. Raena masuk ke ruang periksa,bertemu dengan dokter dan menceritakan semua yang ia inginkan

“keputusan yang sangat baik Nyonya Choi”ucap sang dokter

“ah ne,aku sudah memikirkanya dan dia sangat menginginkan seorang bayi”ucap Raena tersipu malu

“usiamu memang sudah cukup untuk memiliki anak, dan perbanyak makan sayuran dan jaga staminamu. Tuan Choi pasti sangat bahagia,kenapa dia tidak kemari?”ucap sang dokter di sela pemeriksaannya

“dia tidak tahu tentang ini”ucap Raena tersenyum kembali

“ah kau mau memberinya kejutan?”ucap sang dokter yang memang sudah menjadi dokter langganan Raena untuk masalah seperti ini “oke sudah selesai Nyonya Choi”

“jeongmal gomawo..aku akan  segera pulang setelah ini”Raena tersenyum membayangkan senyum manis suaminya

“ne ..aku menuggu berita kehamilanmu,kalian harus segera melakukannya”ucap Dokter dengan candanya

“ah ne sekali terima kasih banyak”dengan senyumnya ia berpamitan

***

Klek..

“oppa..nan jibeyo~ kau sudah makan?aku membeli ramen untukmu~”Raena berteriak ceria saat masuk rumahnya

“oppa~”karena Minho tak kunjung menjawab Raena memangginya lagi “oppa~ eodiga?”

“eoh eommonim-“Raena kanget melihat suaminya duduk berhadapan dengan wanita yang cukup berumur namun tampak muda ini “Annyeong hasseyo eomma”

“jadi seperti ini kelakuanmu?”ujar Nyonya Choi menatap tajam wajah Raena

“ne?”Raena tidak mengerti apa yang dikatakan mertuanya

“cepat duduk”ucap Nyonya Choi,sesegera mungkin Raena duduk berdampingan dengan Minho

“eomma kapan kau tiba?apa sudah makan?”tanya Raena dengan sangat ramah

“apa yang kau lakukan sampai selarut ini di kantor?kau ini seorang istri!sangat tidak pantas membiarkan suami menunggu dirumah”ucap Nyonya Choi

“eomma-“cegah Minho

“diam Minho”sela Nyonya Choi

“aku ..aku hanya bekerja,dan tadi aku~”Raena mulai bingung menjawab pertanyaan  ibu mertuanya

“cukup dengarkan saja aku”ucap Nyonya Choi  “tidak sadarkah kau itu siapa?heo?kau itu seorang istri,mana tanggung jawabmu hah?membiarkan suami menunggu dirumah sendirian?begitu?”

“eomma ! hentikan~”Minho sudah tidak tahan melihat Raena mulai menangis tertunduk

“apa?kau mau membelanya Minho?”ujar nyonya Choi menatap anaknya tajam

“ne,saat ini aku memang sedang membela istriku”ujar Minho membalas tatapan ibunya

“cih..yak!Kim Raena berhentilah bekerja”nyonya Choi berkata sambil membuang muka

“ne?maldo andwae”Raena menolaknya mentah-mentah dan langsung beranjak masuk kedalam kamar

“yak…Kim Raena~”teriak Nyonya Choi memanggil menantunya

“eomma!cukup,hentikan semuanya. Kau tidak berhak menyuruhnya berhenti bekerja,kau bahkan bukan orang yang mengurusnya sejak lahir dan menyekolahkannya,aku sudah cukup lelah dengan pekerjaanku hari ini,sebaiknya eomma juga pulang”Minho menghentikan ucapanya dengan menghela nafas

“sudah kubilang,jangan menikah dengannya”umpat Nyonya Choi

TBC

GOMAWO YANG UDAH BACA,MIANHAE KALAU ADA TYPO ,PERASAAN SIH GA ADA PERASAAN AJA SIH,DAN PASTI TANDA BACA HURUF KAPITAL MASIH BERANTAKAN MAAF BANGET.KEJAR DEADLINE..HEHEHE

DON’T BE SILENT READER!!LEAVE YOUR COMMENT CHINGUDEUL

∞ CHARMINGALMIGHTY∞

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

24 thoughts on “My Precious Woman – Part 1

  1. omo chuaeyooo… tp konfliknya blom ada ya.. sepertinya part selanjutnya ney baru ada lebih bnyak konflik.. over all aku suka jalan ceritanya… hehehe semgat athour… jgn lama” ya ngpostx…

  2. Aaaaa joahae thor! Aq udah lama gak baca FF suamiq tercinta apalagi yg critanya macem gini #mendadakgirang~ nice ff😀 next!!!!!!!!!!!!!! Dn tolong prbnyak adegan yg so sweet dn komedinya yah😀 #readermaruk

  3. jangan sampe mereka cerai huhuhu
    atau jangan jangan nanti key deketin raena lagi? o.O andwae!! raena hanya milik choi minho seorang dan key punyaku😄

  4. Hai.. hai…. salam kenal….
    Minna eonni disini…… *gak nanya
    istrinya Lee Jinki… XD……. *dikepret

    Ide ceritanya bagus…. aku suka.
    Penyajiannya juga bagus, mudah dimengerti.
    Tentang diksi, kesalahan tanda baca, dll,
    ntar mungkin ada yang lebih tau ttg itu
    aku cuma bilang ni part pertama udah bagus banget
    Pas lihat rate nya PG17, rada khawatir authornya msh
    dibawah umur… heheheee…
    emang brp sih umur authornya…? *kepogakpenting

    Buruan yah, part 2 nya….
    part 1 udah kerasa kok konfliknya,
    dan endingnya pas, di bagian itu, bikin penasaran…
    sip… sip….

  5. Waaaah.. Daebak, ga nyangka kalo key itu mantannya raena, seneng banget rasanya punya suami kayak minho yg selalu ada di setiap istri membutuhkan hahahaha..
    Eommanya minho ga setuju ya sama pernikahannya mrka berdua? Pdhal si raenanya udah punya keputusan buat punya anak. Tapi eommanya minho malahan kyk gitu, kasiaaaaan..
    Ditunggu part selanjutnyaaaa, thanks author^^

  6. konfliknya udh dimulai nih… kok kyknya eommanya minho benci sama raena ya ..

    thor ditunggu ya next partnya..
    keep writing thor!!

  7. HAI HAI AUTHOR DISINI !!!
    Thanks banget ya yang udah baca,,ngasih saran pujian dan kritiknya
    part 2 lagi proses ko bentar lagi,
    ohya yg nanyain umur,tenang aja aku tidak semuda yg kalian pikirkan :p

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s