Sincerity

Title : Sincerity

Author : Han Yeon Young

Main Casts :

  • Choi Minho
  • Lee Aerin (Ailee)

Support Casts :

  • Lee Donghae
  • Lee Jinki (Onew)
  • Kim Jonghyun
  • Kim Kibum (Key)
  • Lee Taemin
  • Kim Youngmin

Genre : Romance

Rate : PG-15

Length : Oneshoot

Don’t be SILENT READERS ^^

 

[Author’s POV]

Melbourne, Australia…

 “Aerin-ah, aku akan kembali ke Seoul untuk debut. Aku…”

“Pergilah.”

“… Kau akan menungguku?”

“… Tidak.”

“Aerin-ah…”

“Pergilah. Aku tahu itu adalah impianmu dan aku tidak mau menjadi penghalang.”

“Tapi…”

“Annyeong, Minho-oppa.”

———-

3 years later…

[Minho’s POV]

“Minho-ssi, apa pendapatmu mengenai leader kalian?” host talkshow ini menanyaiku.

“Hmm, Onew-hyung adalah hyung yang sangat baik, dia selalu memperhatikan dongsaeng-dongsaengnya. Tapi dia juga sangat pandai melucu. Singkatnya, dia sosok seorang hyung yang reliable.” jawabku.

“Geurae… Pertanyaan ini adalah pertanyaan dari salah seorang penggemarmu, apakah saat ini ada yeoja yang menarik perhatianmu?”

“Eobseo.” jawabku singkat.

“Emm, baiklah. Sekarang saatnya SHINee menyanyikan sebuah lagu untuk kita!” setelah host itu memberi aba-aba, kami mulai menyanyi.

———-

@ SHINee’s dorm…

“Semuanya, besok schedule kita agak renggang, hanya beberapa pemotretan untuk sebuah iklan dan juga, kita akan perform di satu acara yang sangat penting dan aku ingin kita melakukan yang terbaik. Jadi, setelah latihan, tidurlah yang cukup. Araseo?” Choi Jin-hyung memberikan pengarahan kepada kami.

“Ne!” kami mengiyakan dengan semangat.

3 tahun sudah berlalu sejak kami debut dan semuanya berjalan lancar. Sekarang, boyband yang terdiri atas Onew-hyung, Jonghyun-hyung, Key-hyung, aku, dan Taemin sudah menjadi boyband yang sangat terkenal. Tidak sia-sia perjuanganku selama ini. Aku berhasil menggapai impianku. Dan yang harus kulakukan sekarang adalah tetap bersinar diatas panggung bersama mereka.

“Oh, ya, kudengar mereka akan mengundang SNSD.” ujar si maknae.

“Geuraeyo?” sahut Key-hyung.

“Dan kudengar mereka akan memperkenalkan member baru mereka. Err, siapa namanya? Ah, kau akan tahu besok.”

S.M. merekrut member baru? Kenapa aku baru tahu? Sudahlah, itu tidak penting.

———-

The next day, on the stage…

“Good job!” manager Kim menghampiri kami begitu kami turun dari panggung selesai perform.

“… Next, SNSD! Annyeong!! Oh, ini dia member baru SNSD! Silahkan perkenalkan dirimu.”

“Annyeong, yeoreobeun!! Aku adalah member kesepuluh dari SNSD. Ailee imnida! Nama lengkapku Lee Aerin, aku kelahiran tahun 92. Aku akan berusaha keras agar tidak mengecewakan kalian! Please look forward to our performance!”

“Hyung! Yeoja yang namanya Ailee itu cantik sekali!” Taemin mengintip dari layar backstage.

“Geurae, yeoreobeun, inilah SNSD dengan single barunya, Angel!”

“Jinjja??” Jonghyun-hyung segera menghampiri Taemin.

Heung?? Lee Aerin?? Dia…

“Minho-ya, kukira kau tak tertarik.” celutuk Key-hyung saat aku ikut menghampiri Taemin.

Tak salah lagi! Dia memang Aerin, mantan yeojachinguku!

“… Not bad! Ailee, produser agensimu tak salah memasukkanmu ke dalam girlband mereka! Baiklah, sebelum kita menyaksikan performance dari band selanjutnya…”

“Aerin-ah!” aku menarik tangannya saat ia turun dari panggung. Dia menatapku dengan tatapan bingung.

“Kau masih ingat padaku? Aku adalah Choi Minho!”

“Eung… mianhamnida. Aku tidak merasa pernah mengenalmu. Tapi, kalau kau mau berkenalan, boleh saja. Choneun Lee Aerin imnida. Kau bisa memanggilku ‘Ailee’.” ucapnya sambil mengulurkan tangan kanannya.

Mwo?? Ini tidak mungkin! Aku yakin sekali dia adalah Lee Aerin yang kukenal dulu!

“Kau… kau benar-benar lupa padaku??”

“Ailee…” aku mendengar suara seorang namja dari belakangku.

“Donghae-oppa!” Aerin menghampirinya.

“Kalian berdua kenal satu sama lain?” tanya Donghae-hyung.

“Ne! Baru saja.” Aerin bergelayut manja di lengannya. Aerin-ah, apa dia namjachingumu sekarang??

“Kalau begitu, kami pergi dulu. Annyeong, Minho-ssi.” Ailee memberi salam padaku, lalu berjalan pergi dengan Donghae-hyung.

“Kau tertarik padanya, huh?” Onew-hyung menepuk bahuku tiba-tiba.

“Hyung, apa hubungan yeoja itu dengan Donghae-hyung?”

“Entahlah, tapi kudengar mereka sangat dekat akhir-akhir ini. Wae? Kau cemburu? Pada yeoja yang baru saja kau temui?”

“Anniyo! Aku memang mengenalnya!”

———-

Aish… kenapa Ailee bersikap seperti itu? Padahal aku yakin dia juga mengenalku. Apakah karena dia sudah mempunyai namjachingu? Maksudku, Donghae-hyung. Kuakui, mereka memang terlihat serasi. Uh, seharusnya aku tidak meninggalkannya saat itu. Jamkkanman, kenapa apa berpikiran seperti itu? Bukankah aku sudah bertekad untuk tidak memikirkannya lagi?

———-

The next day…

“Hyung! Lihat! Itu Ailee-noona, kan?”, Taemin menunjuk-nunjuk seorang yeoja yang baru memasuki ruangan tempat aku dan keempat member lainnya berada sekarang.

Aku memicingkan mataku.Yeoja itu sedang bercakap-cakap dengan beberapa kru. Untuk apa dia ada disini?

“Oke, sekarang semuanya sudah lengkap, kan? Baiklah, sekarang kita akan menuju tempat syuting. Semuanya, silahkan naik ke van yang sudah disediakan dibawah.”, ucap seorang yeoja yang kuyakini adalah seorang co-ordinator. Kami menuruti perkataannya.

———-

Kukira yeoja itu ada urusan dengan Youngmin-sajangnim. Tapi kenapa dia sampai naik ke van yang sama dengan kami?

“Untuk apa yeoja itu disini?”, bisikku pada Jonghyun-hyung yang duduk disampingku.

“Hm? Kau tidak tahu? Dia itu cast yeoja untuk MV baru kita, A.Mi.Go.”, jawab Jonghyun-hyung.

“Mwo? Bukankah kata Youngmin-sajangnim, cast yeojanya adalah trainee dari S.M.?”, tanyaku lagi.

“Itulah yeoja yang dia maksudkan. Kudengar dia training di S.M. sudah hampir 3 tahun.”, jelas Jonghyun-hyung.

“Jinjja? Kenapa aku tidak pernah mendengar ada trainee bernama Lee Aerin?”, ucapku. Jonghyun-hyung hanya mengangkat bahu.

———-

“Bagus! Minho-ya, kurasa kau memang berbakat dalam akting!” puji sang sutradara begitu kami selesai syuting. Aku hanya tersenyun tipis, lalu berlari mengejar seorang yeoja yang sudah berjalan menuju salah satu van.

“Aerin-ah, jamkkanman!” jeritku saat dia hampir menutup pintu van. Dia menghentikan gerakannya, lalu menatapku.

“Boleh aku masuk?” tanyaku. Dia mengangguk pelan. Aku langsung masuk dan mengambil tempat di kursi belakang, tepat disamping Aerin duduk.

Tidak ada orang lain selain kami berdua disini. Ah, aku hampir lupa kalau aku harus mengatakan sesuatu padanya.

“Aerin-ah, na…”

“Oppa, bogoshipeoseo!”

What? Apa ini? Kenapa dia tiba-tiba memelukku? Aku bahkan belum menyelesaikan kata-kataku.

“Oppa… aku tahu kau pasti sangat kesal padaku saat aku berpura-pura tidak mengenalmu. Tapi kumohon, jangan membenciku!” ucapnya, masih dengan posisi yang tadi.

Aku hanya diam dan menunggunya untuk melanjutkan kalimatnya.

“Sejak kepergianmu tiga tahun lalu, aku berusaha melupakanmu, tapi aku tidak pernah bisa. Dan, tahukah kau alasan sebenarnya aku mendaftar menjadi trainee di S.M.Entertainment? Itu semua karena aku ingin berada di dekatmu. Aku ingin agar aku pantas untuk bersamamu. Maka dari itu, aku berlatih keras untuk bisa menjadi terkenal dan bisa berada satu panggung denganmu. Dan sepertinya aku berhasil.” tuturnya, dan memelukku lebih erat lagi. Uh, apa dia mau membunuhku?

“Dan alasan aku berpura-pura tidak mengenalmu adalah, aku ingin memberimu kejutan!” dia melepaskan pelukannya dan tersenyum manis padaku.

“Aku ingin kita kembali seperti dulu. Yah, mungkin permintaanku terdengar egois, padahal akulah yang memutuskan hubungan kita. Dan mungkin juga kau sudah mempunyai penggantiku. Tapi aku benar-benar masih sangat mencintaimu.” ucapnya.

Aku memandangnya dengan tatapan heran. Dia mengatakan dia mencintaiku, tapi dia bermanja-manjaan dengan Donghae-hyung. Apa maksudnya?

“Oh, aku lupa sesuatu. Donghae-oppa hanyalah kakak sepupuku. Kau tidak usah khawatir tentangnya.” lanjutnya seolah bisa membaca pikiranku.

“Jadi… maukah kau menjadi namjachinguku kembali?” tanyanya dengan wajah berharap dan mata berbinar, puppy eyes. Haha… aku hampir saja tertawa melihat tingkahnya.

Kami bertatapan cukup lama. Sampai akhirnya aku menyerah dan membuka mulut.

“Kau tahu, aku ingin sekali tertawa sekarang. Biasanya yang mengucapkan kata-kata tadi itu adalah namja. Dan kalaupun ada yeoja yang berkata seperti itu, mereka pasti akan malu dan menunduk. Sedang kau malah mengucapkannya dengan sangat… manly.” ucapku sambil menahan tawa.

“Oppa…” dia mengerucutkan bibirnya. Kwieopta!

“Kalau kau tetap saja melakukan itu, aku akan menciummu.”

“Mwo?? Oppa, neo…!”

Terlambat, aku sudah mengunci bibirnya dan melumat pelan benda berwarna peach itu.

“Oppa~” desahnya.

Baiklah, aku tidak mau meneruskannya lagi. Karena bisa saja aku melakukan yang lebih. Kalian tahu? Tempat ini sangat mendukung untuk hal ‘itu’.

“Geureom, ini berarti kau menerimaku?” tanyanya saat aku melepaskan tautan bibir kami.

“Kau bercanda? Bukankah dari dulu kau memang milikku?” ujarku sambil tersenyum padanya dan memeluknya.

Kami berdua diam dalam posisi ini selama kira-kira 5 menit.

“Tuk! Tuk!” terdengar suara ketukan dari depan jendela van. Refleks, kami melihat kedepan dan…

“Jepret!” Key-hyung terlihat sedang memegang kamera DSLR kesayangannya.

Mwo?! Mereka mengambil foto kami??

Aish, aku lupa kalau jendela depan van ini transparan.

“Cklek.”

“Blam!”

Aku segera keluar dari van dan menghampiri Key yang masih asyik dengan kamerenya.

“Hyung! Kemarikan!” seruku padanya.

“Shireoyo~” ucapnya dan memeletkan lidahnya kearahku.

“Ya, hyung! Aku akan meremukkan kameramu itu nanti!” ancamku.

“MWO?! KAU BERANI MELAKUKANNYA?!”

Ups, sepertinya aku salah bicara.

Aku segera berlari masuk ke van dan mengunci pintunya.

“YA! BUKA PINTUNYA! AKU AKAN MENCINCANGMU!

“Haha, wajah Key-oppa lucu sekali.” ujar Aerin yang tengah memperhatikan wajah Key-hyung yang memang terlihat lucu.

“Ya… kau memperhatikan namja lain.” ucapku merajuk.

“Aigoo, tidak apa-apa, kan? Dia kan hyungmu.”

“Tetap saja!”

“Kkk~ Araseo, araseo.” ucapnya lalu mengecup bibirku sekilas, tapi segera kutahan dan memainkan lidahku di dalam mulutnya.

[End of Minho’s POV]

———-

– END –

xD Alurnya kecepatankah? Atau kelamaan? Haha, author uda berusaha biar akhir nya ‘ngeh’ -,-” Mian kalo tidak berkenan di hati readers~

Oh, itu lagu SNSD author ngarang sendiri -___-v Bukan niat ngejelek-jelekin, yah.

Akhir kata, RCL yah ^^ Gomawo~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

9 thoughts on “Sincerity

  1. waaaahhh… baguuuus, walaupun kecepetan alurnyaaa.
    buat sequelnyaaaa dong hehe, kayaknya bisa makin seru lagi ceritanya kalo ada sequelnya hehehe
    thanks author, ditunggu karya selanjutnyaa..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s