Babe…

Babe…

Author             : BlueRhey (ratnariia13)
Main Cast        : Key, Key’s wife
Length             : Ficlet
Genre              : Romance
Rating             : PG-16
Summary         : Kau mencintaiku?

A/N : Otakku sedikit nakal waktu nulis ep-ep abal-abal ini. Ngebayangin muka Key yang jahil dan tatapan matanya yang tajam tapi mempesona itu bikin otak mikir yang ‘iya-iya’. Hehehe… So, here we goes. Enjoy…

Key - Babe

Malam itu Key tidak dapat memicingkan matanya barang sekejap. Hatinya gelisah, tubuhnya bergerak ke kanan dan ke kiri. Sementara di sebelahnya terbaring sang istri yang sudah mulai terlelap. Key kemudian membalik tubuhnya menghadap perempuan yang terbaring lelap di sampingnya. Ditelusurinya wajah istrinya perlahan, takut gerakan tangannya akan membangunkannya dari mimpi. Wajah yang mungil, bulu mata yang lentik, alis bulan sabit yang melengkung sempurna, hidung mancung, dan juga bibir mungil dan tipis yang semerah cherry. Key tak pernah bosan, tak akan pernah bosan memandangi wajah istrinya itu. Dengan gerakan perlahan dia selipkan rambut yang terurai menutup wajah isrtinya itu kebelakang telinga.

“You are beautiful as usual babe…” bisik Key lirih sambil membelai pipi istrinya perlahan.

“Sampai kapan kau mau memandangiku seperti itu. Ini sudah larut malam, kau tidurlah.” perempuan itu masih terpejam, tapi dia tahu betul apa yang saat ini sedang dilakukan oleh suaminya. “Aku tahu aku cantik, tapi kan kau masih bisa memandangiku lagi besok pagi, besoknya lagi, dan besoknya lagi dan seterusnya. Sekarang kau istirahatlah, besok pagi kan kau ada jadwal bersama SHINee.” lanjutnya sambil memiringkan badannya menghadap Key dan kemudian membuka matanya perlahan. Inilah yang membuat Key begitu tergila-gila pada istrinya itu. Bulu mata lentik itu akan terlihat sempurna ketika sang pemilik membuka matanya perlahan dan memperlihatkan bola matanya yang indah berwarna cokelat dan teduh.

Jantung Key selalu berdetak kencang ketika melihat wajah istrinya. Ini bukan malam pertama, kedua ataupun malam ke sepuluh. Ini sudah malam ke tiga ratus mereka habiskan bersama, tetapi getaran itu bukannya semakin padam malah semakin kuat dirasakan oleh Key setiap kali melihat wajah istrinya dari jarak sedekat ini. Tidur di ranjang yang sama, di bawah selimut yang sama dengan jarak kurang dari tiga puluh senti. Bagaimanapun juga dia tetap lelaki normal yang jantungnya tetap berdebar dua kali lebih cepat ketika melihat istrinya hanya mengenakan baju tidur tipis yang dengan jelas menggambarkan lekuk tubuhnya yang indah.

“Aku takut jika aku tidur malam ini, besok pagi ketika aku bangun ternyata ini semua hanya mimpi. Aku takut jika nanti aku bangun, kau tidak ada di sampingku.” Bisik Key pelan. Istrinya hanya tersenyum tanpa membalas pernyataan Key. Lelaki itu kemudian menatap mata sang istri dalam. Matanya berusaha mencari jawaban dari pertanyaan yang masih dia pendam dalam hati. Sementara itu kini sang istri bingung mengapa suaminya bertingkah aneh.

“Kau mencintaiku?” Key mengutarakan pertanyaan yang sejak tadi berkecamuk di hatinya.

“Tentu saja. Kalau tidak, untuk apa aku mau menikah denganmu.” Dijawabnya pertanyaan Key singkat.

Key kemudian diam. Dia mengulurkan tangannya membelai pipi perempuan di depannya itu. Dia bertanya sekali lagi,

“Kau sungguh mencintaiku?”

Perempuan itu terlihat sedikit kesal dengan pertanyaan berulang dari suaminya. “Iya, aku mencintaimu. Kau ini kenapa sih?”

“Aku tidak apa-apa. Aku hanya ingin tahu apakah kau sungguh mencintaiku.” Key menjawab pertanyaan istrinya sambil membelai lembut rambutnya. Dia mendengus kesal dan kemudian berbalik dan memunggungi suaminya. Melihat reaksi istrinya, Key lalu merapatkan tubuhnya pada perempuan di depannya itu dan kemudian memeluknya dari belakang. Dia sandarkan dagunya di bahu istrinya. Key kembali bertanya untuk ketiga kalinya.

“Kau sungguh mencintaiku?”

Kekesalan perempuan itu memuncak. Suaminya tahu betul bahwa dia sangat mencintainya, kenapa harus dipertanyakan lagi? Dia berdecak kesal dan membalikkan tubuhnya menghadap Key.

“Iya, aku mencintaimu. Sangat. Kau puas? Sekali lagi kau menanyakan hal ini, akan kutendang kau keluar.” jawabnya ketus dan menatap mata suaminya tajam. Key tersenyum, dia tahu betul apa yang akan diucapkan istrinya itu.

“Kau sebaiknya tidur sekarang. Aku sudah sangat mengantuk untuk meladeni pertanyaan konyolmu yang lain.” Perempuan itu melanjutkan kata-katanya ketika dilihatnya senyum di wajah suaminya berubah menjadi senyuman jahil. Ini pertanda buruk baginya. Senyuman itu mengandung berbagai makna yang sulit ditebak, makanya dia memilih untuk buru-buru memejamkan matanya. Key tertawa pelan nyaris tak terdengar sambil menutup mulutnya dengan salah satu tangannya. Sejurus kemudian tawanya terhenti dan dia memandang istrinya dengan tatapan datar.

Mendengar tidak ada lagi suara mencurigakan dari suaminya, dia kemudian membuka matanya perlahan. Dia terkejut ketika mendapati Key menatapnya tanpa ekspresi. Diapun bertanya, “Ya! Kau kenapa lagi?”

Masih dengan ekspresi yang sama, Key kemudian berujar, “Aku ingin mempunyai anak laki-laki yang wajahnya mirip denganku.”

“Kau… apa maumu sekarang?” Dia kembali bertanya. Key mengabaikan pertanyaan istrinya. Sebagai gantinya dia menarik tubuh sang istri mendekat.

Perempuan itu terkejut dengan perubahan tiba-tiba yang terjadi pada suaminya.

“Ya! Ya! Ya! Kau mau ap…”

Belum sempat istrinya menuntaskan kalimatnya, Key sudah membungkam bibir istrinya itu dengan sebuah ciuman yang penuh gairah.

Tamat.

*Ini juga udah pernah saya publish di decemberblue.wordpress.com dan di note facebook saya. Udah hampir setahun lalu saya tulis dan baru inget buat edit ulang Juni lalu. Sekian.*

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

21 thoughts on “Babe…

  1. so sweet! haha aku lgsg baca lagi pas liat judulnya pdhl udah pernah baca ff ini jg kalo ga salah di wpnya hanakimchi eonni hehe nice story! really!^^

  2. tatapan key it emang tajam dan ngebuat melting,, aigoo~ bilang aja pengen bang, gak usah basa-basi nanya ‘kau sungguh mencintaiku?’ *tepok jidat… :v
    kekeke nice story. . .tp kenapa g d lanjutin? *doublep plaakkk
    like this, ditunggu karya lainnya thor. .🙂

  3. Nahh bnr udh prnh dpost.. aku udh prnh baca tp g inget baca dmana..enth d fb ato mgkn d.wp nya hana eonni..
    Nice ff authornim..udh baca yg ke 2 kali tp ttp senyam senyum pas baca hehe

  4. omg….. key,, km jahil bgt sih?? segitu cinta bgt y ma istrimu??? aku juga mencintaimu kok oppa, hehehe…..#kedip2
    maniss bgt, bikin iri….
    nice story, babe, hehehe…..

  5. Aku geregetan seperempat mati ketika lagi klimaks-klimaksnya alur cerita ini, tiba tiba:

    “Tamat”

    Terima kasih author, aku yang tadi lagi terbang dengan tingginya tiba-tiba dijatuhin, habis dijatuhin, dikubur pula.

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s