Love [1.2]

Love [1.2]

Author: Monic

Main Cast : Shin Cha Rin  , Lee Jinki

Support Cast : Taeyeon , Minho and others

Length: Twoshoot

Genre : PG 13

A/N : ini ff terinspirasi dari mimpiku sendiri dan acara gossip(?) wkwkwxD pokoknya aku butuh banget kritik  dan saran . yang penting si selamat membaca!

Cha Rin POV

Terlihat dari sana Taeyeon berjalan didampingi Appanya menuju Altar. Aku bisa melihat ada buliran air mata dipipinya . Aku yakin dia sangat terharu . begitu pun juga kami yang menyaksikannya.

Saat Mereka ingin mengikrarkan janji suci Minho yang melihat masih ada tetesan air mata dipipi Taeyeon menyempatkan diri untuk menghapusnya dengan lembut. Barulah acaranya dimulai.

Aku tak menyangka , Sahabatku kini bukan hanya milik tuhan , orang tuanya  dan aku . Tapi sekarang juga sudah menjadi milik Minho. Sepertinya nanti aku akan cemburu pada Minho. KekekexD

Setelah mereka selesai dengan Ikrar mereka tak disangka Taeyeon justru berlari menuju padaku dan langsung memelukku erat.

“Cha Rin , Gomawo mau menemaniku dari dulu sampai sekarang . Aku janji akan terus menjaga persahabatan kita. Walau aku sudah menjadi milik Minho tenanglah . Aku tak akan berubah padamu. Aku Janji.”

Aku hanya mengangguk-angguk dipelukkan Taeyeon. Ku lihat Minho mau menghampiri kami . Perlahan ku lepas pelukannya.

“hmm… Taeyeon sekarang kita tak bisa lama-lama berpelukan seperti dulu . aku takut nanti suami mu cemburu.” Kulihat Taeyeon sudah menatap Minho dan muka mereka berdua memerah. Sepertinya aku harus pergi dulu…

“eumm… kalian berdua saja ya , aku mau menyapa teman-teman yang lain dulu.. dahhh” ujarku sambil meninggalkan mereka.

 “ Shin Cha Rin!” Tiba-tiba dari belakang ada seseorang yang memanggilku . Reflek ku putar badanku untuk melihat orang yang memanggilku.

Dia disana . menggunakan tuxedo hitam dan sepatu yang senada sedang memamerkan rentetan gigi kelincinya padaku . Matanya yang tenggelam malah membuat ku geli. Tak banyak yang berubah dari dirinya . Tak lama dia mendekatiku.

“Kenapa kau hanya tersenyum? Harusnya kau menjawabku.!” Tegurnya.

Yaa dia Jinki Oppa! Dulu waktu aku kelas 10 dia kelas 12 . saat MOS dia yang mengerjaiku . dia adalah ketua osis dulu disekolahku. Yaa yang membingungkan kenapa  dia bisa ada disini juga?

“Oppa apa kabar? Dan kok Oppa bisa ada disini?” Tanyaku

“Aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu? Minho itu rekan bisnisku. Aku juga tak menyangka kalau dia juga Adik kelasku dulu . Aku juga tak menyangka bisa bertemu denganmu disini.” Jawabnya.

“Aku baik kok Oppa. Oppa mengapa tak pernah menghubungiku lagi setelah lulus?” gumamku dengan menunjukkan wajah cemburut padanya . Dia malah terkekeh

“Ahh Mian… Mian aku sibuk dengan kuliahku. Dan waktu itu Ponselku hilang . padahal aku ingin memberitahumu kalau aku mendapat beasiswa ke Amerika untuk mengambil Jurusan IT! Aku bisa kan mewujudkan mimpi kita!”

Hari itu di tempat pernikahan Taeyeon dan Minho ku habiskan bersama Jinki Oppa . Dia menceritakan semua hal-hal menarik yang iya punya padaku , tertawa bersamaku , dan kebiasaanya yang belum hilang yaitu mencubit pipiku sampai merah. Aaish padahal sakit. Tapi Karena aku sangat Rindu dengan suasana ini jadi tak sedikit pun sakit terasa.

Sejak saat itu aku dan Jinki Oppa sering bertemu lagi . baik dikantor maupun diluar kantor. Dia jadi lebih sering ke kantorku sendiri. Minho bilang dulu Jinki oppa lebih sering menyuruh Asistennya yang menghadiri rapat . Tapi semenjak tahu keberadaanku dia jadi lebih semangat kalau menghadiri rapat . Bahkan dia suka mengantar jemputku.

Suatu hari saat rapat sudah selesai dan waktunya pulang Minho memanggilku.

“Cha Rin , ada sesuatu yang ingin ku sampaikan . keruangan ku sekarang.” Ujarnya sambil berlalu meninggalkanku.

Setelah aku membereskan berkas-berkas aku langsung menuju ruangan Minho. Disana Minho sudah duduk dibangku nya. Dia menyuruhku masuk dan duduk

“eumm begini Cha Rin . Apa Taeyeon sudah memberitahumu?”

“Hah? Memberitahu apa? Akhir-akhir ini karena tugas yang menumpuk aku juga jadi jarang berkomunikasi dengannya. Emang ada apa?”

“Dia sedang hamil sekarang Cha Rin.” Jawabnya

“MWOOOO?????” Sontak aku kaget. “Sudah berapa usia kandungannya?”tanyaku penasaran

“tenanglah. Jangan kaget seperti itu. Entah , baru kemarin dia mengeceknya dengan alat itu .dan jawabannya positif.”

“Waah Selamat Minho! Kau akan menjadi seorang Ayah!” ucapku memberinya selamat sambil menyodorkan tangan kananku untuk berjabat tangan.

“Gomawo Cha Rin” ujarnya sambil membalas tanganku.

“Tapi Cha Rin..” gumamnya setelah kami berhenti berjabat tangan.

“Tapi apa?”

“Lusa aku akan mengurusi bisnis di China. Aku ingin mengajaknya tapi Guk Ahjussi bilang kalau di China cuacanya kurang baik. Aku takut kalau mengajaknya dia bisa sakit. Kan aku disana untuk bekerja. Mana mungkin aku bisa disampingnya terus. Aku takut dia kenapa-kenapa Cha Rin. Jadi aku mau kau menjaganya , menemaninya dirumah. Soal pekerjaan tenang saja. Tugasmu akan ku serahkan pada bawahanmu . Aku tak mau dia bosan dirumah karena dia sendirian . itu juga tak baik untuk jiwanya. Kau mau kan?” Pinta Minho. Dia Suami yang perhatian sekali. Disini aku bisa melihat betapa dia mencintai istrinya. Taeyeon kau tak salah pilih😉

“berapa lama kau pergi?”

“eum.. kalau tak terkendala 8 bulan.”

“MWOOOO???? Itu lama Minho.! Kau tega meninggalkan istrimu hamil tanpa suami disini?” ujarku gregetan . apa dia sudah tak waras?

“yaa aku hanya menitipkan padamu sampai cuacanya sudah membaik Cha Rin. Guk ahjussi bilang itu mungkin hanya satu bulan. Nanti kalau cuacanya sudah membaik aku akan kembali untuk menjemputnya. Setelah itu aku akan kembali kesini lagi kira-kira setahun .” Tuntasnya.

Hah satu bulan? Setelah itu satu tahun aku akan berpisah dengan Sahabatku? Itu menyedihkan. Tapi sekali lagi aku harus sadar . sekarang Taeyeon sudah jadi milik Minho dan sebaliknya . Aku yang hanya sebagai Sahabatnya tak bisa melarangnya bersama suaminya lah -____-

“Oke . jaga dirimu baik-baik Minho. Cepatlah kembali untuk keluargamu ne?”

“Gomawo Cha Rin . Ne itu pasti. Sepertinya kau harus cepat ke Parkiran menghampiri Jinki Hyung. Aku tidak enak membuatnya menunggu lama”

Yaa! Minho benar. Aku baru ingat kalau Jinki Oppa pasti sedang menungguku di Mobilnya.

“Oh iya Minho! Aku duluan ne.. Annyeong”

Aku langsung berjalan secepat mungkin agar tak membuat Jinki Oppa menunggu lama. Terlihat ia sedang bersandar di pintu mobilnya sambil memainkan mobilnya. Dia mengenakan kaos dan celana levis dan sepatu biasa seperti orang ingin jalan-jalan. Ehh apa dia tidak bekerja hari ini?

“Mian Oppa . mian membuatmu menunggu lama.”tegurku.

Ia berhenti dari aktivitasnya memainkan ponselnya dan menatapku.

“ani , belum lama. Ayo masuk” ujarnya  membuka kan pintu untukku. Dia pun masuk.

“Oppa kok pakaianmu? Apa kau tidak bekerja hari ini?”tanyaku penasaran

“heumm.. tadi aku pulang cepat dan mengganti bajuku dulu dirumah sebelum kesini.”

Aku hanya menggangguk menangapi Jinki Oppa.

“Yaa.. dari dulu kau hanya bisa menanggapi seseorang dengan mengangguk. Cha Rin tak pernah berubah ya! Mau makan malam dulu?”

“boleh. Kebetulan aku lapar.”

Dia langsung menjalankan mobilnya menuju café sekitar SMA ku dulu. Aiss dari dalam Café ini pun gedung SMAku bisa terlihat jelas.

“Aku pesan steak ayam dan steak salmon dengan dua lemon tea.” Ucapnya  pada pelayan setelah kami duduk dibagku café. Aku sedikit terkekeh karena bahkan dia masih ingat dengan pesanan yang biasa kita pesan disini dulu.

“Kenapa kau senyum-senyum begitu? Aku hebatkan masih ingat pesanan yang biasa dulu kita pesan disini.”

“Yaah Oppa hebat!” ku acungkan 2 jempolku didepan matanya. Itu sukses membuat nya tersenyum. Oppa lebih manis tersenyum dari pada tertawa.

“Cha Rin kau masih ingat di kelas lantai 3 itu?”gumamnya sambil menunjuk jendela yang ada dilantai 3 gedung SMAku dulu.

“Dulu disitulah aku melihatmu. Saat aku memperkenalkan diriku sebagai ketua osis kau malah bercanda dengan Taeyeon yang membuat bawahanku menghukum mu  menggombaliku. Kau ingat? Hahaha”

Yak kenapa hal Konyol seperti Itu malah Oppa ingat -…-

“yak aku ingat. Tau kah oppa. Dulu apa yang aku bercandakan dengan Taeyeon.?”

“Molla . emang apa?”tanyanya penasaran

“Dulu saat aku melihat Oppa aku jadi ingat kelinci tetanggaku yang hilang . Mungkin kalau kuping Oppa panjang seperti kelinci tetanggaku itu pasti tetanggaku sudah menangkap Oppa dan menjadikan Oppa sup kelinci! Hahaha” aku tak bisa menahan tawaku.

“Yaaa dasar Cha Rin!!!!” dia mengacak-ngacak rambutku tapi sambil tertawa bahkan sampai pesanan kami datang kami masih tak bisa berhenti tertawa . sampai Ponselku bergetar.

Ternyata ada sms dari Minho.

From : Minho

“Cha Rin mulai malam ini kau menginap dirumahku saja ne? aku sudah menceritakan semuanya pada Taeyeon dan dia hanya mau selama sebulan ini kau tinggal dirumah kami dan menemaninya. Kau tidak keberatankan?”

“sms dari siapa?” Tanya Jinki Oppa yang kini sudah memotong steaknya.

“eumm.. dari Minho . mulai hari ini aku akan tinggal dirumah mereka untuk sementara waktu. Menjaga  Taeyeon yang sedang hamil. Minho akan ke China lusa “.

Jinki oppa hanya menanggapiku dengan menganguk sambil melahap makanannya. Lalu aku membalas sms Minho.

To : Minho

“Ani… oke nanti malam aku kesana.”

Aku langsung mengambil garpu dan pisau dan memotong steak salmon ku. Ternyata Café ini dari dulu masih tak merubah rasa makanannya. Rasanya masih sama enak.

“Setelah aku lulus , apa kau masih seperti pelajar biasa?” Tanya nya memecahkan keheningan karena kami sibuk dengan makanan masing-masing.

“eumm.. masih , aku tak berubah. Hanya saja aku jadi tau sesuatu semenjak kau lulus.”

“tau apa?”

“dulukan aku suka meninggalkan Taeyeon untuk bersamamu . menemanimu diruang osis , pulang bersamamu dan pokoknya gitu deh. Tapi waktu kau lulus dan aku dan Taeyeon nempel terus saat kelas 11 semester 2 Minho menembak Taeyeon . Sebenarnya dulu Taeyeon juga pernah menyukai Minho . Tapi semenjak Minho jadi Kapten Basket dia jadi sangat popular dan disukai banyak yeoja. Taeyeon jadi menjauhinya tapi tak disangka Minho ternyata menyukai Taeyeon. Dan taukah kau oppa?”

Aku memutuskan kalimatku untuk mengambil napas. Kulihat Jinki oppa tampak antusias mendengar ceritaku .

“Minho menembak Taeyeon ditengah lapangan Basket , Saat Taeyeon menerimanya Minho langsung menggendongnya dan berlari mengelilingi lapangan basket. Itu sangat menggelikan Oppa.” Tuntasku.

Jinki Oppa masih menatapku penuh tanda Tanya.

“Lalu apa yang kau tau?”

“Semenjak mereka jadian , mereka selalu bersama . terkadang Taeyeon melupakanku. Tapi tak jarang juga dia mengajakku bersama ketika dengan Minho. Tapi aku merasa tidak enak ada diantara mereka jadi aku suka menolak. Tapi aku berusaha selalu ada di samping Taeyeon saat dia sedih. Dia terkadang sedih karena ada yeoja yang mendekati Minho lah . atau kakak kelas yang mengancamnya tak mau memutuskan Minho lah . Pokoknya aku selalu ada saat dia membutuhkanku dan sebaliknya. Itulah yang membuat kami tetap menjadi sahabat yang baik sampai sekarang.”

Tanpa sadar aku meneteskan air mataku . aku terharu membayangkan persahabatanku sendiri.

“Kalian beruntung sekali bisa saling dipertemukan” Responnya sambil menghapus Air mataku dengan tangannya lembut.

“Cha Rin . sebenarnya ada yang ingin ku katakan padamu.” Lanjutnya

Aku hanya merespon dengan menatapnya.

“eumm… sebenarnya aku menyukaimu dari awal aku melihatmu.Apa kau tak sadar? Aku sering memintamu menemaniku di ruang osis , mengantarmu pulang itu karena aku menyukaimu. Kau ingat saat aku mengajakmu keloteng sekolah hanya berdua? Tadinya aku ingin menyatakan perasaanku padamu  tapi saat kau bilang kau ingin kuliah jurusan IT ideku jadi beralih untuk mengambil jurusan yang sama denganmu dan sukses bersamamu. Aku ingin kau focus pada sekolahmu . Saat itu aku pun begitu. Aku jadi makin semangat untuk belajar.”

Lidah dan seluruh tubuhku kelu untuk bergerak. Aku bingung harus apa.

“Saat Ponselku hilang aku sedih karena tak bisa lagi menelpon mu di Amerika . Disana sangat sulit untuk berkomunikasi kesini . Jadi kuputuskan untuk focus pada kuliahku lalu kembali mencarimu. Dulu aku sempat bilang pada diriku kalau aku berjodoh denganmu pasti Tuhan akan mempertemukan kita lagi. Ternyata Tuhan mengabulkan doaku.. sekarang yeoja idamanku sudah ada didepan mataku.”

Aku terharu mendengar lanjutannya. Pelan-pelan tubuhku kembali normal , aku langsung berusaha meresponnya.

“Gomawo telah menyukaiku Oppa. Dulu aku juga pernah menyukaimu.tapi semenjak kau lulus aku justru berfikir kalau kau hanya cinta sesaatku saja. Bahkan sampai sekarang aku tak memiliki Namjachingu karena belum ada yang mebuatku nyaman. Aku lebih nyaman menggapai cita-citaku sendirian. Dan mengingat masa-masaku bersamamu. Kau harus tau. Semenjak kau lulus dan Taeyeon jadian aku jadi suka sendiri dan banyak yang menyatakan perasaannya padaku.”jelasku.

Dia tampak terkejut dan penuh pertanyaan.

“Jinjja? Siapa saja?”

“Jonghyun oppa yang waktu itu juara menyanyi itu loh Oppa . lalu teman kelasku Key yang fashionista dan selalu tampil keren . dan Adik kelas namanya Taemin . banyak teman-temanku yang menyukainya karena dia pandai sekali dalam dance dan wajahnya imut.”

“Kenapa kau tak menerima salah satu dari mereka?”tanyanya lagi

“Ya mereka berbeda denganmu. Jonghyun itu Playboy Oppa! Sementara Taemin dan Key banyak teman-temanku yang menyukainya. Dulu kan aku pernah bisa dibilang dekat denganmu. Dulu banyak juga teman-temanku yang menyukaimu . mana mungkin aku tega mengambil mereka juga. Nanti aku bisa tidak punya teman selain Taeyeon Oppa!”

Jinki Oppa hanya melanjutkan makannya. Aku pikir dia mau menembakku-_-

 

TBC

//

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

10 thoughts on “Love [1.2]

  1. haha d dunia nyata, d ff, psti aja slalu sangtae😀 apapun ff nya, asal main cast ny bang ayam psti aku suka😉 ditunggu lanjutannyaaa🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s