Tokki

Title                 : Tokki

Author             : Chrysalis

Casts                : kid!SHINee Minho & Hyewook (OC)

Length             : Drabblet [395 words]

Genre              : Fluff

Rating              : PG

Disclaimer       : I own nothing but the plot and Hyewook. Non-profit works but don’t try to plagiarize nor steal it.

 

Aku tahu Minho nakal, aku tahu Minho sering membuatku menangis. Aku tahu. Tetapi aku tidak tahu jika Minho bisa sejahat ini.

“Heh, sedang apa kau di situ?”

Aku bangkit kemudian mendorongnya sekuat tenaga. Ia jatuh, entah karena tenagaku atau karena ia terkejut. Tapi yang penting Minho jatuh. Ia menatapku marah, dari caranya menutup mulut rapat-rapat dan napasnya yang cepat.

“JAHAT!” kata itu yang pertama keluar dari mulutku setelah menangis sejak tadi. “MINHO JAHAT!! AKU BENCI!! PERGI SAJA, MINHO PERGI!!!”

Aku menangis keras-keras. Aku tidak peduli jika Minho memukulku karena aku berisik. Aku tidak takut sakit. Aku sedih karena kelinci-kelinci di sekolah mati dimakan musang.

“Diam.”

Aku menangis semakin keras dan memukulnya saat Minho berusaha mendekatiku. Ia menarikku kuat-kuat kemudian memelukku sambil berkata agar aku jangan menangis lagi. Aku tidak mau diam, biar, aku mau menangis sampai ibu guru datang.

“Hyewook-a, Minho-ya, kenapa kalian masih di sini?”

“IBU GURU, HUWAAA!” Ibu guru melepaskanku dari pelukan Minho. “ke . . . kelinci . . . kelincinya di . . . dimakan  . . . musangg, huwaaaaa!”

“Ibu guru, maaf. Aku kemarin yang memberi makan kelincinya.”

“Aah, Minho pasti kemarin lupa menutup pintu kandangnya.” ibu guru mengelus punggungku. “tidak apa-apa, Hyewook-a, nanti ibu bilang Kepala Sekolah agar dibelikan kelinci lagi.”

“Ta . . . tapi nanti Minho tidak boleh diberi jadwal memberi makan kelinci lagi.”

“Iya, Hyewook-a. Sekarang kau pulang, ya. Ibumu sudah menunggu di gerbang.”

-.-.-.-

“Tidak mau.” aku meringkuk di bawah selimut. Eomma bilang Minho datang ke rumah. “suruh pulang! Aku tidak mau bertemu orang jahat.”

“Hei, Hyewookie.” eomma membuka selimutku perlahan. “appa dan eomma tidak mengajarimu untuk membenci teman, kan?”

“Tidak, tapi . . .”

“Sekarang, turun dan temui Minho di halaman belakang, ya.” eomma mencium dahiku. “kasihan, Minho sudah lama menunggumu bangun.”

Aku turun dari tempat tidur kemudian menuruni tangga dan berjalan ke halaman belakang. Ada Minho yang sedang duduk menghadap pot bunga Matahari milik appa.

“Mau apa?”

“Ini.”

Aku melongo. Ada tiga kelinci yang persis dengan Cici, Mochi dan Poci di paha Minho. Ia menyuruhku duduk dan menaruh kelinci-kelinci itu di pahaku.

“Kau sudah punya kelinci sendiri sekarang. Tidak usah lama-lama berada di kandang kelinci lagi untuk bermain.”

“Aaa, terima kasih.”

“Aku minta maaf karena membuat kelinci di sekolah dimakan musang.” Minho tersenyum sambil menyodorkan kelingkingnya. “sekarang kita berteman ya.”

“Iya,” aku mengaitkan jariku dengan punya Minho. “kita ja-“

Cup!

 

07.04.13

10.23 pm

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

15 thoughts on “Tokki

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s