Love [2.2]

Love [2.2]

Author : Monic

Main Cast : Shin Cha Rin  , Lee Jinki

Support Cast : Taeyeon , Minho and others

Length: Twoshoot

Genre : PG 13

A/N : ini ff pertamaku dan terinspirasi dari mimpiku sendiri dan acara gossip(?) wkwkwxD pokoknya aku butuh banget kritik  dan saran . yang penting si selamat membaca!

 

JINKI POV

Aku tak punya kata untuk melanjutkan pembicaraan . sebaiknya aku menghabiskan makananku. Kulihat Cha Rin juga sudah memegang garpu dan pisaunya lagi.

Setelah makanan kami habis . sejenak kami terdiam membiarkan makanan yang kami telan turun dengan sempurna . lalu barulah aku melanjutkan pembicaraan.

“eum.. Cha Rin aku ingin melanjutkan kata-kataku. Aku menyukaimu. Sekali lagi Aku menyukaimu. Mau kah kau jadi Yeojaku?”

Kulihat dia memerah dan berkeringat.

“eum.. Oppa serius padaku?” Tanyanya gugup.

Haduh Cha Rin yaiyalah aku serius. Kalau aku bohong mana mungkin aku tahan sampai selama ini.

Aku hanya menggangguk . Ia tampak berfikir sampai akhirnya

“eum.. I will Oppa.” Ia menjawab dengan senyum dibibirnya . dia manis sekali.

“Gomawo. Eum kau mau menginap dirumah Taeyeon kan? Kajja pulang kerumahmu ambil yang kau butuhkan.” Aku langsung menarik tangannya

Aku pun langsung mengantarnya kerumahnya dan menbantunya membawa yang dibutuhkan.

“sudah ini saja yang kau bawa?”tanyaku

“ne..”jawabnya sambil memasuki mobilku

Aku langsung menutup bagasi belakang mobilku dan masuk juga kemobilku dan menjalankannya kerumah Minho.

3 Minggu kemudian.

Sudah 3 minggu Cha Rin menginap dirumah Minho . dan sudah 3 minggu juga aku dan Cha rin berpacaran. Padahal baru 3 minggu. Tapi karena aku mengenalnya sudah lama jadi berasa sudah lama sekali aku dengannya. Rasanya juga sama saja seperti dulu. Hanya lebih extra perhatian saja. Hari ini aku akan mengajak Taeyeon dan Cha Rin kerumahku . selama ini aku belajar memasak. Aku ingin mereka menjadi orang pertama yang mencoba masakanku. Masakannya sudah tersaji dimejamakanku. Tinggal menunggu tamunya saja.

*Ting Tong

Bel rumah ku berbunyi aku bergegas membukanya.

“Annyeong! Silahkan masuk.” Ucapku sambil memberikan senyum idealku

Mereka pun masuk.

“langsung saja duduk dimeja makanku. Kajja”ujarku

Mereka pun duduk. Taeyeon tampak mengedarkan matanya keseluruh penjuru rumahku. Sementara Cha Rin sedang melihat layar ponselnya.

“wah Oppa , kau tinggal sendiri disini? Rumah ini bagus sekali dan tampak rapih. Kau Good boy juga ternyata.” Puji Taeyeon padaku. Aku hanya membalasnya dengan tersenyum.

Kulihat Cha Rin masih sibuk dengan ponselnya.

“ekhem..ekhem..” aku memainkan tenggorokanku tapi dia masih tampak serius dengan ponselnya.

“ekhem..ekhem..”lanjutku

“Yaaa.. Cha Rin berhentilah sebentar . Namjamu butuh perhatianmu!”omel Taeyeon pada Cha Rin . mungkin karena hamil Taeyeon jadi agak sensitive.

Barulah Cha Rin berhenti. “Ahh mian mian , aku sedang melihat grafik perusahaan.”

“Bukankah untuk sementara itu bukan tugasmu. Suamiku bilang tugasmu hanya menjaga dan menemaniku. Kau tetap digaji seperti dikantor kok cha Rin. “ sambar Taeyeon

“ya tapi aku merasa itu tak adil . setidaknya aku mau memantau perusahaan terus. Aku tak mau makan gaji buta.”balas Cha Rin.

Ya Tuhan dia sangat bertanggung jawab. Aku tak salah memilihnya.

“ya sudah sekarang kita makan dulu” tegurku.

“enak” jawab 2 sahabat itu serempak.

“gomawo” ucapku dan melanjutkan makan.

Setelah selesai beres-beres mereka menonton tv sebentar dirumahku.

“Cha Rin. Kenapa kau dan Jinki Oppa tidak langsung menikah saja? Untuk apa kalian pacaran ? kalian sudah saling mengenal satu sama lain sejak lama dan Jinki Oppa sudah mapan untuk menjadi seorang suami.”

Aku dan Cha Rin saling menatap kaget. Beberapa saat aku berfikir.. Taeyeon benar. Untuk apa kami berpacaran? Sepertinya aku harus mengajaknya menikah segera.

“eum.. itu ada waktunya.” Jawabku singkat. Cha Rin tampak mengatur nafasnya. Aku rasa dia gugup.

Besoknya setelah pulang dari kantor aku melewati toko perhiasan. Terlintas dipikiranku untuk melamar Cha Rin. Jadi ku hentikan mobil ku didepan toko itu dan membeli cincin untuknya.

Saat aku pulang aku bingung karena semua lampu dirumahku mati. Seingatku tadi pagi ada lampu yang belum ku matikan. Saat aku menekan tombol lampu.

“Happy Birthday Oppa! Saengil chukkae Hamida!”

Aku sangat terkejut melihat didepanku sudah ada Cha Rin dengan kue tar coklat ditangannya yang diberi lilin angka 26 diatasnya.

“Maafkan aku akhir-akhir ini suka mendiamimu Oppa! Aku ingin memberi kejutan padamu! Sekarang buat permintaan dan tiup lilinnya” lanjutnya

Dalam doaku aku berharap aku bisa berada di samping Cha Rin dalam suka maupun duka dan dia mau menerima lamaranku setelah ini. Ku tiup lilin itu dan disambut ceria olehnya.

“Mana Taeyeon? Kau Hanya sendirian?”tanyaku

“dia tidak mau ikut. Dia bilang dia mau dirumah saja.”

Aku hanya mengangguk. “Cha Rin ini kan ulang tahunku , mau kah kau mewujudkan permintaanku?”

Dia tampak antusias dan menaruh kuenya di meja. Aku merendahkan diriku dan mengeluarkan cincin yang aku beli tadi.

“Cha Rin aku ingin kejenjang yang lebih tinggi. Will you marry me?”

Aku menyodorkan cincinnya . dia tampak terkejut . tak lama dia tersenyum dan

“eumm… I will Oppa” jawabnya malu-malu.

Aku langsung memasangkan cincin itu di Jarinya.

“aku mau pernikahan kita cepat. Jadi 2 hari lagi. Hahaha”

Cha Rin tampak terkejut. “Yaa Oppa sudah gila!”

“aku serius . kan taeyeon mau meninggalkanmu sampai setahun kedepan. Apa kau mau menikah tanpa dia? Kalau menunggu setahun lagi itu terlalu lama. Malah aku berharap saat mereka kembali kau dan aku juga sudah punya…”

“Yaa Oppa kenapa jauh sekali!”

“jadi bagaimana? Rencanaku bagus kan? Kalau anak kita dan mereka lawan jenis bisa kita jodohkan! Hahaha..”aku kembali membujuknya dengan gelak tawa dia tampak berfikir.

“eumm.. anak itu sudah ada yang mengatur Oppa. Bukan hanya jodoh yang tuhan atur. Kalau cepat aku tak keberatan. Tapi kau jangan menyesal karena menikah buru-buru denganku. “balasnya agak mengejek.

“aku tak akan menyesal kalau orang itu kau! Oke kau setuju aku akan hubungi keluargaku! Tenang aku sudah menceritakanmu pada mereka sejak lama. Mereka bilang aku hanya tinggal memberitahu kapan aku menikah denganmu. Sekarang aku memberitahu mereka dan kau juga ne..”

“ne…”

Jinki’s POV end

Cha Rin POV

*Hari Pernikahan

Semuanya sudah tertata rapih.  Jujur aku gugup. Jadi ini yang Taeyeon rasakan saat itu..

“gimana Cha Rin? Kau gugup kan? Dulu aku begitu! Ga enak kan rasanya:P”ujarnya meledekku

“yaa Taeyeon. Ini terkesan buru-buru. Aku takut” balasku

“sekarang gantian aku yang akan menjagamu. Jangan takut cha rin aku disini.” Kini dia memelukku.

Dia sahabat terbaikku. Terimakasih Tuhan.

“yasudah ayo kita keluar” ujarnya

Saat aku keluar dari ruang makeup sudah banyak sekali orang yang hadir . kulihat Jinki sudah ada dekat pendeta. Ada pamanku yang menjadi waliku hari ini. Appaku sudah meninggalkanku saat aku masih kecil. Sesaat aku sedih mengingat bukan Appaku yang mendampingiku menuju Altar. Tapi aku ingat aku tak boleh sedih didepan calon suamiku.

Sebelum ikrar janji suci dimulai. Aku menyempatkan mengedarkan mataku keseluruh penjuru ruangan. Kulihat disamping Taeyeon sudah ada Minho. Aku yakin minho buru-buru kesini. Ada teman-teman SMAku dan Ada Jonghyun , Key , Taemin juga. Bagaimana mereka bisa disini?

“aku yang mengundang mereka.” Jawab Jinki oppa. Aku kaget dia bisa membaca pikiranku.

Acara pun dimulai.

“Aku berjanji , akan selalu bersamanya dalam suka maupun duka sampai maut memisahkan kita.” Ucapnya. Aku membalasnya. Dan penutup bagi sepasang pengantin apalagi kalau bukan ‘kiss’?

Dia menciumku hanya sebatas bibir. Aku tahu dia sangat gugup. Dan aku tahu ini adalah pertama kalinya ia melakukannya . begitupun aku. Seluruh undangan memberi kami tepuk tangan dan selamat.

Saat sesi makan malam..

“eumm Cha Rin?” Taeyeon dari belakang memanggilku. Aku langsung menengok dan memeluknya.

“Gomawo atas segalanya sahabatku.”kataku dalam peluknya.

Ia melepasnya dan “cheonma Cha Rin. Mian aku tak bisa lama-lama besok aku akan berangkat ke china dengan Minho. Aku ingin mengucapkan selamat untukmu. Semoga kau bahagia! Aku harap satu tahun lagi aku bisa bertemu denganmu. Saranghae “

“Nado saranghae Taeyeon. Hati-hati disana! Jangan nakal! Jaga anakmu dengan baik ne..”

“ne.. kau juga ya! Aku harap saat aku kembali sudah ada bayi di gendonganmu. Hahahha! Aku harus cepat pulang untuk istirahat. Annyeong.! Kajja chagi!” ujarnya bersama minho sambil meninggalkanku.

=====================================================================================

Mulai sekarang aku akan tinggal di rumah suamiku dan tidur di kamar ini dengannya . Ais lalu rumahku bagaimana nasibnya? Sudah sebulan tak kuurus . pasti sudah banyak debu.dan kotor.

“Oppa rumahku ottoke? Apa aku harus menjualnya?” tanyaku padanya yang sibuk mengeringkan Rambutnya yang masih basah habis mandi.

“eum.. oiya! Yasudah jual saja kalau tak ada yang menghuni!”

Aku mengangguk meresponnya.

“Eum Cha Rin.. “ gumamnya . dia sudah merebahkan tubuhnya disampingku.

“ne..” jawabku menatapnya..

“ingat rencanaku?”

“oh yang jauh itu? Ingat! Waeyo?”

“sekarang saja mulainya!”

“Yakkkkkkkkk!!!!!”

=====================================================================================

Setahun Kemudian…

*Ting Tong

Haduh siapa yang pagi-pagi datang kemari? Baru 3 hari aku menjadi seorang ibu rasanya berat sekali! Ditambah suami yang sibuk kerja.

Ingin pergi membuka pintu saja aku harus menggendong bayiku. Namanya Lee Rin . dia adalah yeoja cantik yang Tuhan hadirkan ditengah-tengah aku dan Jinki. Saat aku membuka pintu ternyata..

“waaaa Cha Rin! Annyeong! Apa kabar?” ternyata keluarga Choi yang mengunjungi kami. Taeyeon membawakan ku bingkisan sementara Minho yang menggendong anak mereka.

“Ahhh Taeyeon Annyeong! Bogoshipoyo! Masuk masuk..” ujarku mempersilahkan mereka masuk.

“Nado Bogoshipo Cha Rin. Ini aku bawakan buah-buahan. Kau sangat membutuhkannya saat kau baru melahirkan.” Ketusnya sambil meletakkan bawaannya dimeja makan ku.

“Gomawo Taeyeon. Ahhh Yoogeun sudah 3 bulan ya! Dia mirip sekali dengan Appanya!”kataku.

Yoogeun bahkan tertawa.  3 bulan yang lalu Taeyeon menghubungiku kalau dia sukses lahir normal. Walau kami jauh tapi disaat penting kami saling menghubungi.

“Mana Jinki Hyung?” Tanya Minho Padaku.

“dia masih dijalan. Mungkin sebentar lagi pulang.”jawabku.

“dia cantik sekali Cha Rin! Sepertimu. Iya kan chagi?” ujar Taeyeon yang sudah menggendong Lee Rin.

“aku setuju!” kata Minho.

Aku tak mampu menjawab dengan kata. Aku hanya bisa tersenyum memandangi putriku.

“Aku pulang!!!!” teriak suamiku dari ambang pintu.

“Yaaa ada keluarga choi disini! Annyeong!”lanjutnya

“anyyeong! “ balas mereka berbarengan.

“Oh ini Yoogeun! Wah Tampan dan mirip sekali denganmu Minho!”

“Gomawo Hyung!”

“Wahhh Cha Rin! Rencana ku sepertinya akan berhasil.”katanya padaku

“Rencana apa?”

“Itu rencana perjodohan anak kita!”

Kami bertiga membulatkan mata terkejut. Minho dan Taeyeon saling menatap dan..

“MWOOOOOOOO???”Teriak mereka berdua yang menggema keseluruh penjuru rumah.

END

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

5 thoughts on “Love [2.2]

  1. wahhhhhhh
    athor nya mantap bgt pada part. end ini…
    sukses buat aq lari maraton bacanya…
    rasanya alurnya terlalu cepat…
    “jujur deh”…
    tp crt nya ttp mantap kok…😉
    di tunggu ya ff berikutnya…🙂

  2. Ngeeek bener aku juga baru baca lagi alurnya ngebut banget kayak orang gapunya rem.___. hehehe ini fanfict aku juga bikinnya ngebut soalnya ini buat ngetes ngirim kesini. hehe aku punya fanfict yang sekuel . itu fanfict spesial bgt bagi aku *ah lebay
    Makasih tapi buat yang baca! aku makin semangat aaah❤ *pelukanamaonew xD

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s