To Be With You

TO BE WITH YOU

Author : Monic

Main Cast : Shin Hye , Lee Jinki (Onew)

Support Cast : Find Alone

Length : One Shoot

Genre : Romance , Schoollife ,  Fantasy , Happy

Rating : Teen

A/N: ini fanficku . punyaku . termasuk Onew nya! HahahaxD *DigaplokMVP*ini ff agak panjang . maapin ya kalau tiba-tiba kalian tidur bacanya semoga mimpi onew! Hehehe Happy Reading!

Shin Hye POV

“Yaa Shin Hye.. cepatlah sedikit! Nanti kau bisa ketinggalan.” Yeoja bernama Chaniang itu terus memaksaku bergerak cepat. Padahal aku sudah cepat tapi dia…. -_-

“Sabar Chaniang! Aku menyimpan bukuku dulu dengan rapih dalam tas. Aku tak mau tergesa-gesa.” Jawabanku sukses membuatnya berhenti bicara. Dia hanya menghela napas dan memperhatikan ku.

“Sudah selesai!” ucapku sambil menyelempangkan tasku kepundak.

“Nah…. Sana cepat jalan! Ingat aku selalu mendukungmu Shin Hye! Fighting!” Katanya sambil memberikan semangat padaku. Hari ini aku ada olimpiade matematika. Guruku bilang kalau yang diujikan semua materi dari kelas 10  . entah alasan apa Jung Songsaengnim memilihku. Padahal aku tidak terlalu pintar.

“Gomawo Chaniang. Aku keruang guru dulu ya! Annyeong!” ucapku sambil berjalan keluar kelas.

“Annyeong Shin Hye!! Fighting! Pasti kau bisa!” Itulah ucapan terakhir yang kudengar .

Aku berjalan melalui koridor sekolah dengan menunduk. Disini sepi . aaah istirahat bukannya rame malah sepi. Tapi kalau dipikir-pikir ya pasti rame dikantin lah. Ngapain rame dikoridor. Haduh Shin Hye Pabo…-_-

“Hei..” seseorang memanggilku dan menepuk pundakku dari belakang. Suaranya sangat Asing bagiku. Suaranya Namja..? hah siapa ini…???

Sekian detik ku berpikir akhirnya kuputuskan untuk menengok kebelakang. Aku terkejut melihat Namja ini. Dia sangat asing , aku tak pernah melihatnya sebelumnya. Tapi dia sangat tampan dengan mata sipitnya dan gigi kelincinya yang mengarah tepat kemukaku. Aku gugup sekali.

“Nuguya?” ujarku agak gugup.

“Aku Lee Jinki. Kau Shin Hye yang mau ikut lomba olimpiade matematika itu kan?” jawabnya dengan masih tersimpul senyum dibibirnya.

“Ne..” gumamku singkat.

“Aku juga akan mengikutinya. Kau mau ke ruang guru kan? Ayoo bersamaku.” Tawarnya sambil menarik tanganku untuk berjalan bersamanya . Aigooo.. Namja nya siapa ini.. baru semenit yang lalu mengenalku dia langsung bisa menggenggam tanganku seperti ini… heeei

Tiba-tiba ia melepas genggamannya saat ada orang yang lewat. Aku bingung kenapa dia malah berhenti dan menatapku seperti itu. Dan kulihat orang itu malah menatapku. Dan makin membuatku tak mengerti.

“Yaa apa yang salah denganku?” teriakku memecahkan keheningan.

Orang itu terkejut melihatku dan langsung pergi meninggalkanku dan dia. Hah dasar aneh._.

Setelah orang itu sudah tak tertampak lagi disekitar kami . dia mulai bicara

“Mianhe aku lancang . aku hanya ingin cepat saja biar kita tidak ketinggalan. “ ujarnya malu-malu.

“aahh.. gwenchana jinki shi. Kajja!” ucapku sambil berjalan mendahuluinya. Aku rasa dari belakang dia juga mulai mengikutiku .

Saat aku ingin memasuki ruang guru ternyata murid-murid yang ingin mengikuti lomba sudah ada didepan ruang guru dan berbaris.  Aku langsung mengambil tempat dibelakang barisan yeoja. Dan Jinki mengambil tempat belakang barisan Namja.

“Yaa sepertinya sudah kekumpul semua kan?” Tanya Jung Songsaengnim

“Sudah.” Kata kami serempak.

“Yasudah ayo kita ke bus.” Ujar Jung Songsaengnim sambil menuntun kami ke bus. Haduh aku satu-satunya perwakilan dari kelasku  aku tak punya teman . hih nanti dibus aku sama siapa….?

Saat menaiki bus ternyata sudah penuh sekali. Mereka semua sudah memiliki teman masing-masing. Aisss pasti tinggal belakang yang kosong.

Yaaak! Tinggal satu bangku yang kosong ternyata sebelah Lee Jinki.  Heeuh aku harus bersamanya lagi kah? Atau aku berdiri?

“Yaaa Shin Hye duduklah. Itu ada bangku kosong. Cepat bus nya mau jalan.!” Gumam Jung Songsaengnim yang geram melihatku masih berdiri. Kulihat sekelilingku sudah duduk rapi dan sedang memperhatikanku. Karena aku malu ya tanpa berpikir lagi aku langsung duduk disampingnya jinki.

“Yaaa Shin Hye.. kita bertemu lagi.” Ucapnya setelah aku duduk. Tadi padahal dia sedang melihat keluar. Heh kenapa tidak terus seperti itu sih -__-

“heeemm.. tidak ada bangku lagi selain disini. “ ujarku sambil mengeluarkan ipod ku. Perjalanan itu membosankan kalau tidak ada teman yang bisa diajak ngobrol. Lebih baik aku mendengarkan music.

Dia terus memperhatikanku. Membuatku semakin gugup. Saat aku memperhatikannya kembali aku tersadar dia hanya mengenakan seragam tanpa membawa tas. Bukannya ada perlengkapan yang harus kita bawa?

“Jinki shi ? kau tidak membawa apapun?” tanyaku.

“eumm ani.”

“Hah? Jinjja? Dengan apa kau mengisi soal itu nanti Jinki shi?”tanyaku lagi yang masih tak percaya.

“aku tidak mengisi soal. Aku kan hanya mengikuti bukan ikut mengisi.”

“Jadi kau hanya ikut-ikutan.? Lalu saat yang lain sedang berjuang mengisi soal apa yang kau lakukan?”

Dia tampak berpikir . ada yang aneh pada namja ini ..

“eumm aku akan mengawasimu.”

“Hah? Kok aku?”

“Yaa daripada aku tak melakukan apapun lebih baik aku mengawasimu. Aku pintar kok dalam matematika . kalau kau tidak bisa kau bisa bertanya padaku”

Yaaak! Namja aneh -_- mana ada orang sedang olimpiade nanya-nanya .-.

“Hahahaha itu mustahil. Pikirlah dengan akal sehatmu. Mana mungkin orang sedang olimpiade bertanya dengan orang lain. Itu namanya menginginkan namanya didiskualifikasi”ketusku

“Dengar ya Shin Hye , denganku segala yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin. Kau tak percaya? Aku bisa membuktikan nya. Nanti saat kau mengisi aku bisa duduk disampingmu membantumu mengisi dan kau menang. Kalau aku salah aku akan mentraktirmu deh.”

“HaHaHaHaHaHa… Jinki shi. Itu sangat mustahil. Itu konyol Jinki shi” aku tak bisa menahan ketawaku. Baru pertama kali aku menemukan orang seperti ini. Omong kosong apa yang dia ucapkan itu.-.

Tiba-tiba aku merasa ada yang aneh. Suasana yang tadi agak gaduh karena saling mengobrol tiba-tiba diam dan menengok kebelakang ke arahku.  Termasuk Jung Songsaengnim

“Yaaa Shin Hye jangan berisik.” Aku diam karena malu.

“Nee.. mian Jung Songsaengnim.” Ucapku sambil menunduk.

Saat ku merasa semua orang tidak lagi memperhatikanku ku tegakkan kembali kepalaku. Kulihat Jinki tertawa kecil membuatku geram.

“Yaa jinki .. puas kau?” tanyaku sambil berbisik.

“sangat puas. Hehehe”

“Yaaa!” Ku jitak kepalanya dengan kepalan tanganku. Anehnya dia tak mengaduh kesakitan dan masih tertawa tapi membuang mukanya kearah jendela. Biasanya orang yang ku jitak selalu mengadu sakit padaku. Tapi dia?… Aigoo apa kepalanya memiliki pelindung?-_-

Akhirnya ku pasang lagi headset ku yang kulepas karenanya. Aku mulai memejamkan mataku . tapi…

“Yaa kita sudah sampai.”

Aisss baru aku ingin memejamkan mata sebentar.. eh sudah sampai. .

Aku menuruni bus dengan malas..  aku tak tau ada dimana sekarang . yang diotakku hanyalah mengerjakan soal dengan benar dan baik. Ku hapal-hapalkan terus rumus-rumus yang kemarin aku pelajari . karena dasar dari cermat matematika adalah mengetahui rumus. Kalau tak tau rumus waah itu sangat bahaya.

Aku mendapatkan ruang ujian dilantai dasar. Jadi tak perlu naik tangga yang menguras tenaga. Dan kulihat seluruh meja ternyata namaku ada dimeja belakang pojok kanan. Aisss aku tak suka dibelakang  tapi yasudahlah.

Tak lama ujian pun dimulai. Guru yang memberikan soal terlihat killer. Membuatku agak sedikit gugup.

Saat guru itu selesai menjelaskan cara mengisi LJK tiba-tiba Ponsel yang ada disaku celananya bergetar dan berbunyi membuatnya keluar ruangan untuk mengangkat telpon sepertinya.

Peserta yang lain termasuk aku mulai mengisi soal itu. awal-awal mudah namun makin kebawah makin…

“Yaaa ini kok tidak ada isinya?” eluhku pada soal yang ada didepan mataku.

Tiba-tiba dari arah pintu Jinki masuk . dia berjalan kearahku sambil tersenyum melihatku. Anehnya tak ada yang memperhatikannya atau merasa aneh dengannya. Yaa apa orang ini sudah gila?

“Jinki shi apa yang kau lakukan disini? Kalau pengawas tahu aku bisa didiskualifikasi.” Bisikku padanya yang sudah ada disampingku.

“Tenanglah Shin Hye . Aku kan sudah mengatakan padamu , denganku segala yang tidak mungkin jadi mungkin. Pengawas itu akan kembali nanti . Sekarang berikan ku soal yang tak kau mengerti.. cepat waktunya tak lama.”

Aku masih bingung dan menatapnya. Sebenarnya dia itu manusia macam apa? Apa dia penyulap atau apa?

Karena mungkin dia kesal aku tak meresponnya ,  dengan paksa ia mengambil kertasku dan melihat nomer-nomer yang belum. Lalu dia melihat soalnya..

“Ahh ini aku bisa mengisinya.” Ujarnya sambil mengambil pensil yang ada ditanganku.

Aku masih terpaku dikursiku. Ia terlihat mulai mengisi soal itu tepat disampingku sambil meletakan lututnya dilantai , tapi mengisinya dimeja. (bisa bayanginkan? Aku bingung ngejelasinnya gimana kalau ga kebayang-_-)

“daah sudah aku silangin option yang benar ya.. bulletin tuh di LJK mu . aku harus pergi .” tanpa babibu lagi dia langsung meninggalkanku. Tak lama Pengawas itu kembali kedalam ruang ujian. Huh untung nya Jinki sudah keluar.kalau dilihat pengawas itu aduhh mati aja deh -__-

Kulihat soalku yang dia isi. Tulisannya sangat.. aah abstrak , tapi bisa dibaca.

Dia menulis cara sangat detail dan lengkap. Aku yakin kalau dia benar-benar pintar. Kenapa dia tak ikut ujian ini ya? Namja yang aneh -…-

Kuisi LJK ku dengan jawaban darinya. Huh semoga benar dan menang. Dengan kegugupan kukumpulkan LJK ku kepengawas . kalau sudah selesai bisa langsung keluar. Ingin rasanya aku bertemu dengannya lagi.

Saat ku keluar , dia tidak ada. Aisss kemana namja itu.

“Shin Hye”Ujar seseorang dari belakang

“Nee..” jawabku sambil menengok. Ternyata seorang yeoja.

“Aku Hyuna dari 11 Ipa 3 . kau sendirian kan? Kan hasilnya keluar satu setengah jam lagi. Kita kekantin sekolah ini yuk?” tawarnya padaku.

Aku hanya mengangguk dan mengikutinya dari belakang.

Ohh ternyata seperti ini sekolah terunggul di Seoul . Lingkungannya bersih dan Asri . wajar saja jika ada event event SMA se Seoul pasti sekolah ini yang dijadikan tuan rumah.

Kantinnya sangat luas , bersih dan terlihat seperti Café mewah.

“Kau mau pesan apa Hye?” Tanya Hyuna setelah kami mendapat tempat duduk.

“eumm aku minum saja deh .  yang sama sepertimu.” Aku kan tak tau apa saja yang ada disini. Lebih baik aku menyamainya saja.

“Ok . tunggu disini aku pesankan ya?” katanya sambil berjalan untuk membeli minum.

Sekarang aku sendirian. Kulihat di sekelilingku  ada anak sekolah lain dan banyak juga anak sekolah sini. Mereka terlihat cantik dan tampan . terlihat dari aksesoris yang mereka gunakan merek ternama. Dan gadget yang sedang mereka mainkan adalah gadget keluaran baru. Ternyata disini selain anak-anaknya pintar juga Kaya ya.

“Shin Hye.”

“Yak..!” Aissh Jinki sukses mengagetkanku. Untuk jantungku tak lepas.

“Bagaimana? Yang sudah ku kasih tahu tadi kau isikan? “

“ne..”

“Bagus.. pasti hasil terbaik yang akan kau dapatkan. Percaya padaku!”

“btw. Kau ini kelas berapa sih? Kalau disekolah kok aku tak pernah melihatmu? Tanyaku mengalihkan pembicaraan.

“eum.. Aku kelas 11 Ipa 2. Waeyo?”

“Oh.. ani . aku hanya merasa tak pernah melihatmu saja. Kau itu pintar Jinki shi dalam mengisi soal tadi . kenapa kau tidak mengikuti Ujian itu?”

“Aku tidak bisa” jawabnya agak lesu

“Waeyo?”

“Ada sesuatu yang tak bisa kau ketahui. Aku ada disini juga bukan kehendakku.”

“Lalu?”

“Karena kau!”

“Hah? Kenapa karena aku? Apa-apaan kau menyalahkanku?” eluhku.

“Aisss.. mengobrol denganmu membuatku ingin ketoilet. Aku ketoilet dulu ne.. nanti ketemu di tempat pengumuman oke?” tanpa menunggu jawaban dari ku dia langsung berlari. Apa dia benar-benar kebelet?

Kemudian Hyuna datang membawakan dua strawberry shake.

“itu berapa Hyuna?” tanyaku sambil mengeluarkan dompetku.

“Ahh.. tidak usah aku belikan untukmu” Katanya sambil menyodorkan satu strawberry shakenya padaku.

“Jinjja? Ahh gomawo Hyuna.” Pujiku padanya.

“Cheonma” ujarnya lalu menyedot minumannya.

Karna aku juga haus jadi aku juga ikut menyedot minumanku. Lalu kami sibuk dengan dunia kami masing-masing. Hyuna memainkan ponselnya aku melihat-lihat sekitarku. Orang-orang sekolah ini terlihat sopan walaupun sekilas terlihat mereka seperti orang yang sombong. Tapi cara mereka mengobrol satu dengan yang lain seperti orang-orang biasa.

“Hyuna kau kenal dengan Jinki kelas 11 Ipa 2?”

“Hah? Jinki? Siapa itu? Aku tak mengenalnya.”

“Dia putih , sipit , giginya seperti kelinci dan badannya  tinggi. Serius kau tak mengenalnya?”

“Hmmm.. ahh aku tidak mengenalnya. Waeyo?”

“Eumm.. ani” sebaiknya aku tak menceritakan yang tadi terjadi. Pasti dia tak akan percaya. Ditambah dia tak mengenal Jinki.

Lama kelamaan Hyuna mulai bertanya tentang kelasku Ipa 1 , kita saling cerita tentang kelas masing-masing , tentang guru-guru dan nilai-nilai kita. Sesekali kami tertawa , bercanda dan tak terasa aku makin merasa dekat dengannya. Namun tak terasa juga waktu cepat sekali. Sudah satu jam lebih aku mengobrol dengannya disini. Untuk Jung Songsaengnim mengsms kami. Kalau tidak kami bisa bablas😄

Di ruang pengumuman sudah sangat ramai . alhasil aku harus puas duduk dibagian belakang. Tapi mana Jinki??? Katanya mau ketemu disini ? -_-

“Shin Hye didepan ada bangku kosong satu . kau duduk disana saja biar lebih jelas.” Tawar Hyuna padaku.

“Ahhh.. tidak usah aku disini saja . kau saja yang didepan sana . supaya kalau kau menang kau bisa cepat naik keatas panggung pengumuman. HahahahaxD” Ledekku padanya.

Kebetulan tepat disamping bangku itu ada Jung Songsaengnim. Kulihat Jung Songsaengnim sedang memainkan ponselnya. Tak lama ponsel Hyuna berbunyi.

“Shin Hye ternyata bangku itu memang Jung Songsaengnim tempatkan untuk salah satu dari kita . tadinya sebelahnya juga untuk kita berdua . Tapi keburu ditempatin orang. Yasudah kau saja yang didepan aku disini gapapa kok.” Jelas Hyuna

“Ahh.. gomawo Hyuna , tapi kau saja . aku tak suka terlalu depan.”

“Serius nih.. Ok , kalau lama-lama nanti Aku bisa di pelototi  Guru Jung. Hahaha” katanya sembari buru-buru kedepan.

Pengumumannya sudah mulai.. haduh makin degdegan saja. Wish me luck God!

“Oke kita mulai dari juara 3 dengan Nilai 9,67”

Hah? Juara 3 saja nilainya segitu? Aigooo.. gimana yang juara 1 . haduh ambisiku makin lemah setelah mendengarnya…

“Shin Hye”

Aku terkejut bukan main tiba-tiba dia sudah duduk disampingku. Ahhh Lee Jinki selalu datang seperti Hantu._.

“Yak Jinki Shi…. Kau selalu mengejutkanku. “

“Ahh mian.. “

Kulihat panggungnya lagi ternyata sekolah lain yang mendapat juara 3. Aissh gara-gara lee jinki aku jadi tidak mendengar siapa namanya -_-

“Jangan tegang. Juara satunya itu kau Shin Hye.”

“Yak jinki shi” kujitak kepalanya untuk entah yang keberapa kali.

“Jangan panggil aku seperti itu . Itu terlalu formal . jangan pakai embel-embel shi . Araso?”

“yayayaya…”

Ah tuhkan lagi-lagi gara-gara mengobrol dengannya jadi aku tak tahu apa-apa tentang juara 2. Aku tahunya bukan dari sekolahku. Aisss Lee Jinki kali ini aku akan focus pada pengumuman.

“Sekarang saatnya Juara 1 . Ini nilai nya sangat sempurna , yaitu 100!”

Waah 100 ? soal yang sangat sulit seperti itu bisa dapat 100? Kalau itu aku? Aiss Hye Jinki itu hanya orang aneh . jangan terlalu yakin dengan kata-katanya terus ._.

“Dan tak saya sangka yang memiliki nilai ini bukan dari sekolah yang biasanya. Dan ingat pemenang ini akan mendapat jalur undangan di Universitas Konkuk!”

Yaaa kenapa tak ada yang memberitahuku hadiahnya itu! Hah kalau aku tahu pasti aku bisa semangat dari tadi -_-

“Pemenangnya adalah…… SHIN HYE dengan no ujian 05874328 !!!! “

Hah itu nomerku dan itu namaku!!! Ahhh!!! Ini mimpi atau apa??? Ya Tuhan … itu aku??? AHHHH…….

Dengan senang aku berjalan ke atas panggung . diikuti dengan tepuk tangan dari seisi ruangan. OMG aku senang sekali…..😉

“Yaa untuk mu Shin Hye , ada yang ingin kau sampaikan?” Tanya Mc padaku.

“Ahh Gomawo untuk guru-guru dan teman-teman , gomawo untuk lee Jinki!”

Saat ku melihat kearah bangku tadi dia menghilang. Ah kemana lagi orang itu._.

Saat kami ingin naik bus untuk kembali kesekolah pun dia tak ada.

“Oke semuanya lengkap kan! Oke kita kembali ke sekolah sekarang!” Ujar Jung songsaengnim setelah melihat seisi bus . Apa tak ada yang sadar tak ada Jinki?

“Tunggu bu..”

“Waeyo Hye?”

“Dimana Jinki?”

“Jinki?”

“Ne.. kelas 11 Ipa 2 dia belum naik.”

“hem.. Jinki? Itu Nuguya? Kok saya baru dengar?”

Yaaak kenapa semua orang tak mengenalnya!!! Apa dia tak terkenal..

“Tadi yang berangkat duduk disampingku..!”

“Hah? Disampingmu? Bukannya kau duduk sendiri ya Hye tadi?”

“Sendiri? Jelas-jelas aku bersamanya bu!”

“Yak Hye. Kau lupa kali. Tadi itu kau sendiri. Hah sudahlah.. kalau begini terus kapan sampai sekolahnya . pasti satu sekolah kan ingin melihat kemenanganmu Hye.” Jelas Jung Songsaengnim.

Huh daripada aku kena marah Jung Songsaengnim lebih baik aku menurut saja.  Mungkin Jinki pulang duluan atau ada urusan lain.

Selama perjalanan aku bosan. Hais jinki kenapa tak bersamaku saja. Padahal belum setengah jam aku berpisah dengannya . tapi aku sudah merindukannya. Aiss Hye itu konyol. Merindukan orang itu. Tapi kalau dipikir-pikir benar juga , dia sangat aneh . aku curiga dia penyulap , masa dia bisa tau aku pemenang lomba ini? Pasti dia berbeda dengan Namja lain.

Aiss daripada bosan lebih baik aku mendengarkan lagu dari Ipod dan tertidur  . huhhh itu lebih baik..

Ini aku dimana? Kenapa semua serba putih ? apa aku ada di surga?

“Shin Hye..”

Suara lemah itu datang dari arah belakangku. Saat ku menengok kebelakang ternyata ada sosok lee jinki dengan pakaian seperti malaikat .

“Aku memang malaikat!”

Yaaa kenapa dia bisa membaca pikiranku ._.

“Aku bisa melakukan apapun Hye . termasuk membaca pikiranmu.”

Yaaa itu seram . huh aku harus menetralkan pikiranku .

“Pikirkan saja apa yang ingin kau pikirkan. Manusia tidak boleh membataskan pikirannya.” Katanya dengan lembut

“Kenapa aku bisa ada disini Jinki ? dan apa benar kau malaikat ? ” tanyaku

“Ada yang ingin kuberitahu padamu . eum that’s right ”

“Apa?”

“Selama kau bersamaku. Hanya kau yang bisa mengetahuiku. Orang tak ada yang mengenalku bahkan melihatku. Hanya matamu yang bisa melihatku dengan jelas.”

Hah? Apa? Jadi selama tadi aku seperti orang gila dimata orang lain ? berbicara dan tertawa sendiri?

“Yaaa.. itu benar!”

“Yaaa lee jinki kenapa kau melakukan itu padaku! Apa tujuanmu?”

“Aku hanya ingin membantumu. Suatu hari di langit ke 7 tempatku tinggal pemimpinku memberi kami lomba . lombanya sangat tak terduga , tak disangka lomba itu lomba perilaku kami , kesetiaan kami pada Tuhan . aku juga tak menyangka aku yang memenangkannya dan hadiahnya aku bisa menjadi manusia yang aku inginkan . Semua Malaikat sepertiku ingin seperti kalian , memiliki hidup yang berwarna . Aku bilang pada pemimpinku kalau aku ingin menjadi manusia yang selalu ceria dan berbagi cinta dengan orang lain . Aku ingin memberikan kebahagiaan ke semua orang dan memberikan satu cinta untuk jodohku. Aku bingung kenapa aku mendapatkan Jodoh sepertimu nanti di bumi! Aku sudah mengetahuimu. Makanya aku minta izin sebentar tadi untuk membantumu. Aku ingin melihat jodohku bahagia hari ini”

Aku masih tak menyangka! Apa ini benar? Atau ini hanya mimpi?

“Ini memang mimpi Hye , tapi tak lama akan menjadi kenyataan.”

“Tapi Jinki , kalau aku tidak mencintaimu gimana?”

“Hahaha Hye , itu hanya ucapanmu sekarang , tapi kenyataannya kau akan menghadapi masa depan bersamaku. Oh ya waktuku tak banyak! Dan ada yang harus kau tau kalau setelah kau bangun kau akan melupakanku . yang kau tahu hanyalah hari ini kau memenangkan lomba bukan karena aku tapi karena usahamu. Temanmu si Hyuna juga akan lupa kalau kau pernah menanyakan tentangku padanya.  Sampai ketemu nanti Hye. Saranghae “

Tiba-tiba semuanya gelap. Yang kudengar hanyalah suara orang yang memanggilku.

“Shin Hye , wake up! Wake up!”

Perlahan ku buka mataku.

“Odiga?”

“Kita sudah sampai . ayo turun. Beri tahu satu sekolah tentang kemenanganmu!” ujar Jung Songsaengnim semangat

Shin Hye’s Pov End

Jinki’s Pov

Hye sekarang aku mulai menyukaimu . aku senang sudah mengetahui jodohku itu dirimu.

“Lee Jinki! Apa kau sudah siap? “ Tanya Leeteuk sunbae pemimpinku disini.

“Aku siap.”

“Kau mau di waktu apa? Kau SMA ? Kuliah ? atau saat Kau sudah menikah dengannya?”

“Eum.. aku ingin saat kuliah saja Sunbae , kuliah di Konkuk . aku ingin merasakan berpacaran dengannya , aku ingin belajar bersamanya . bahkan aku mau dari awal , aku mau hadir pada waktu dimana kita baru pertama kali bertemu . karena aku pernah membaca kalau pada manusia pertemuan pertama itu sulit untuk dilupakan.”

“Baik kalau itu mau mu . Kau bisa kembali kesini jika kau mau. Selamat bersenang-senang!”

Tiba-tiba semuanya gelap . Ku buka mataku , kuedarkan mataku kesekelilingku ternyata aku ada disebuah kamar . ku lihat tubuhku dicermin . ternyata tak ada yang berubah . hei lee Jinki hari pertama mu sebagai manusia dimulai!

“Onew….. cepat bangun nanti kau bisa telat kuliah lagi” teriak seorang Ahjumma. Dari luar kamar . Ku yakin dia pasti ummaku . Tapi apa namaku Onew?

“Sunbae ? apa namaku jadi onew di dunia ini?” batinku

“Yaa nama mu tetap Lee Jinki , tapi waktu SMA kau akrab dipanggil Onew!”

Eumm gitu… Onew? Kok aneh ya? ._.

“Ne.. Umma” Responku untuk umma

Aku bergegas mandi , berpakaian untuk kuliah dan turun untuk sarapan bersama keluarga baruku.

“Aku berangkat umma Annyeong!”

Ada yang harus kalian tahu . kalau aku punya pikiran extra . sebenarnya aku ini onew tapi aku juga bisa berfikir sebagai lee jinki . aku tahu apa yang harus kulakukan sebagai Onew , apa kelebihanku sebagai lee jinki.

Aku masuk fakultas statistic . ntar dulu… bukannya statistic itu matematika? Dan Shin Hye kan…? Apa aku akan satu kelas dengannya?? Yaaa Sunbae .. Gomawo lah , Hadiahnya sangat istimewa.

“itulah imbalan yang pantas atas kesetiaanmu pada Tuhan . didunia nyata pun kau harus tetap setia pada Tuhan ne Jinki. Araso?” Jawab sunbae dalam pendengaranku.

“Siap” jawabku dalam hati.

“Pagi semua.” Dosenku menyapa kelas.

“kita kedatangan murid baru . dia adalah anak SMA yang ikut kelas Akselerasi  dan dia juara olimpiade matematika ,  jadi umurnya  eum.. 2 tahun lebih muda dari kalian sepertinya . tapi tenang , dia pasti bisa menyeimbangi kalian lewat kemampuan otaknya. Ayo silahkan masuk Shin Hye..”

Dari arah pintu masuklah Shin Hye ,  dia makin cantik . dengan rambutnya yang digerai dan kacamata nya membuatnya terlihat anggun. Dia memakai Jeans ,  sepatu flat pink , baju putih polos dengan tas selempang dan membawa Ipad . Ahh jodohku.. terimakasih Tuhan

“Annyeong! Nama ku Shin Hye , Salam kenal semua”

Setelah memperkenalkan diri dia pun berjalan menuju tempat duduknya yang disarankan Dosenku duduk disampingku.. Aisss ini sangat sangat menyenangkan❤

“Hai Shin Hye , namaku Lee Jinki.”

“Hai.. eum aku seperti pernah melihatmu sunbae.”

Yaaa jelaslah Shin Hye kau seperti pernah melihatku .

“Yaa kau pernah melihatmu . kita pernah bertemu.”

“Dimana?”

“Di Mimpimu!”

“Hah?”

“Lama-kelamaan kau juga akan tahu maksudku.”

Aku dengannya hanya tersenyum senyum.

“Yaaa tolong Onew , nanti saja kenalan dengan murid barunya . perhatikan pelajaran saya dulu!!!”

Yaaaakkk!!! Pak doseennnn!!!

END

Gimana? Gaje ya? Hahaha aku pengen bikin sequel tadinya . tapi liat responnya dulu lah. Jadilah Readers bawel ya! Karena aku lebih suka Readers Bawel daripada Reader pendiem. hehehe

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

24 thoughts on “To Be With You

  1. awalnya saya kira si Jinki hantu baik hati^^

    sebenernya saya lebih suka gk ada sekuel, karena saya bisa berimajinasi sendiri gmna kelanjutan hubungan Jinki-Shinhye, tapi terserah authornya aja deh^^

    like it Monic🙂

  2. klu ada sequelnya ditunggu… bagus kok critanyaa.. awalnya aku kira jinki jdi hantu gtuu… ehhh ternyta jadi malaikat.. ahhh😄

  3. AAAAAAAA ceritanya lucuuuuuu!!!!
    Tadi sempet mikir kalo Jinki itu arwah atau sejenisnya. Gataunya malaikat. dan mereka bersatu. KYAAAAAAAA SUNGGUH AKHIR YANG BAHAGIA!!! *lo kenapa sih ren*
    Gatau nih, moodnya lagi bagus jadinya labil, hehe. Maap yaa ._.
    Mungkin kalau dilanjut makin sweet deh ya. Hehehehehe xD
    Nice fic xD

  4. Penasarann klo ad sekuelnya, tingkah sii jinki. Jd manusia kaia gmn ya? Pnasarann bgt, kann dia nya jd manusia jg ttep punya klebihan kan? *imajinasi meliarr* pengenn dehh sekuell nya … Buatlahh secakep n seunikk mgkin yaaa, reader menunggu … :*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s