[FFP 2013 – 3] Grayscale

Main Cast        : Lee Jinki and A Girl

Support Cast  : Lee Taemin

Length             : Ficlet

Genre               : Romance, Fluff, Friendship

Rating              : General

Summary       : Lee Jinki merasa semua warna itu memudar. Menyisakan satu warna. Abu-abu.

N.A : buka Shiningstory blog, kemudian iseng-iseng buka postingan FF Party. Niat pengen ikut tiba-tiba menghampiri, ditambah melihat peraturannya yang menarik. Dan kemudian, melihat gambar ke-3. Entah kenapa yang muncul dikepala malah adegan yg ada di FF ini. Gambarnya galau. Heuheu..😀

Niatnya mau sad-ending. Tapi, tidak ah.. Kemudian jadilah seperti ini. Hahahh…

Selamat membaca, semuanya..😀

=======================================================

Lee Jinki tidak pernah tau apa itu warna.

Bukan, bukan karena ia menderita penyakit buta warna atau jenis penyakit lain yang membuatnya tidak bisa membedakan warna.

Tidak, Lee Jinki bukanlah orang seperti itu.

Lee Jinki hanya tidak mengenal warna cinta. Ia sebenarnya tidak tau warna cinta itu seperti apa. Ia bahkan tidak yakin jika cinta itu memiliki warna. Benarkah?

Apakah warna cinta itu berwarna merah?

Seperti warna Strawberry yang sangat disukai Lee Taemin adiknya?

Apakah cinta itu berwarna kuning?

Seperti bunga Dandelion yang kemarin ibunya beli kemudian ia tata didalam vas cantik dan kini menghiasi ruang tengah.

Apakah cinta itu berwarna biru?

Seperti warna langit yang kini ia tatap. Biru bersih dengan awan berarak dibeberapa spot.

Apakah cinta itu berwarna hijau?

Sehijau rerumputan yang kini ia duduki. Yang kini ia sentuh dengan sensasi basah embun dijemarinya.

Sebenarnya, pertanyaan yang paling sederhana adalah, apakah cinta memiliki warna?

Jika memang cinta memiliki warna, lantas kenapa ia merasa dunia disekelilingnya berwarna abu-abu. Warna-warna yang sedari tadi otaknya kemukakan tidak lebih hanya sebuah fakta yang ia ketahui.

Sejak gadis itu melangkah keluar dari kehidupannya, tiba-tiba warna-warna yang ia kenal terasa lenyap. Menyisakan (well, ini masih bisa dikatakan warna) abu-abu yang hampa.

Jadi, apakah warna cinta itu abu-abu?

Ataukah semua warna yang cerah adalah warna yang dimiliki cinta.

Karena ketika cinta melangkah darinya, warna itu lenyap ikut bersamanya.

“Abu-abu..”

“Abu-abu itu indah, Lee Jinki..”

Jinki menoleh kesamping dengan wajah kaget. Gadis yang baru saja duduk disampingnya tertawa pelan melihat wajahnya yang terlihat konyol ketika kaget.

“Kau tadi menggumamkan ‘abu-abu’ dengan wajah merana. Konyol sekali..” gadis itu mengejeknya. Tawanya semakin meledak melihat Lee Jinki mendecak kesal, memalingkan wajahnya dari gadis itu. Menatap kedepan.

Keheningan mengisi ruang diantara mereka. Lee Jinki tidak lagi memikirkan warna cinta. Lamunannya terusik sepenuhnya oleh kehadiran gadis yang telah menjadi sahabatnya sejak mereka berada di High-school hingga sekarang. Gadis yang selalu ada ketika Jinki sedih, apalagi ketika Jinki bahagia, gadis ini pasti ada.

Dan Lee Jinki bersyukur atas anugerah itu. Setidaknya ia tidak perlu mencurahkan ceritanya pada Lee Taemin dan ia akan ditertawakan sampai puas oleh adiknya yang sok dewasa itu. Lengkungan tipis senyum terukir dibibirnya kini.

“Abu-abu itu indah Lee Jinki. Seperti warna awan Cumulonimbus yang membawa hujan. Aku suka hujan..” gadis itu mulai bersuara. Memecah hening yang tadi tercipta.

“Abu-abu itu indah. Seperti warna seragam kita saat bertemu pertama kali didepan kelas. Oh, dan warna cat pintu kelas kita berwarna abu-abu” tawa kecil meluncur dengan bebas dari bibir gadis itu. Membuat Lee Jinki tersadar jika warna langit diatasnya berwarna biru cerah.

“Abu-abu itu indah. Seperti warna sepedamu yang sering kita kendarai berdua kesekolah..”

Pepohonan itu kini berwarna hijau. Angin menggerakkan tiap dedaunan dan rantingnya. Dan angin itu kini menerpa wajah Lee Jinki dengan lembut.

“Abu-abu itu indah. Seperti warna rambut Kakashi-sensei.. My man..” tawa pelan kembali menggema diantara mereka ketika Lee Jinki menoleh kearah gadis itu dengan alis mengkerut tidak suka.

“..bercanda, Lee Jinki.. Bercanda..” gadis itu menepuk pundak Lee Jinki.

“Kau hanya belum sadar. Bahwa warna abu-abu itu tidak kalah indah dari warna yang lain. Kau hanya belum memperhatikan. Betapa banyak warna abu-abu yang mengisi kebersamaan kita hingga saat ini..” gadis itu menggeser duduknya, menjadi lebih dekat dengan Lee Jinki. Merangkulkan lengannya kebahu Jinki. Menepuk pelan bahunya. Menenangkan. Menguatkan.

“Lee Jinki.. Semua warna itu indah. Percaya padaku..” bisikan dari gadis itu membuat Jinki terhipnotis. Jinki nyaris saja mengangguk mempercayai setiap ucapan yang dikeluarkan gadis itu. Kemudian, gadis itu meletakkan telapak tangannya menutupi kedua mata Lee Jinki.

“Setelah ini, semua warna itu akan kembali, Lee Jinki. Mulai saat ini, cobalah untuk memperhatikan sekelilingmu. Lihat bagaimana warna abu-abu itu indah dengan caranya. Lihat bagaimana warna abu-abu itu menyempurnakan keberadaan warna-warna lain…” gadis itu tersenyum.

Ia menghembuskan nafasnya pelan. Mendekatkan wajahnya kearah Lee Jinki. Lee Jinki tidak akan tahu. Matanya kini ditutupi oleh tangannya. Tapi, Lee Jinki pasti merasakannya.

Merasakan permukaan bibirnya yang disentuh oleh sesuatu yang hangat dan lembut. Tanpa melihatpun Lee Jinki tau itu apa. Hanya beberapa detik, sentuhan itu lenyap. Lenyap seiring dengan hilangnya telapak tangan yang menutupi matanya. Lee Jinki melihat sipemilik tangan telah berlari menjauhinya. Summer dress berwarna abu-abu yang ia kenakan berkibar indah dipermainkan oleh angin yang tercipta dari gerakan larinya.

Lee Jinki tersenyum. Tersenyum sangat lebar hingga membuat kedua matanya tenggelam diantara kelopak matanya yang sipit.

Warna-warna itu kembali. Bahkan jauh lebih indah dari yang sebelumnya. Namun, diantara warna-warni itu, ia menyukai satu.

Abu-abu.

“Ya, abu-abu itu sangat indah…”

Kepada author mohon untuk tidak membalas komen hingga FFP13 dinyatakan selesai ^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

34 thoughts on “[FFP 2013 – 3] Grayscale

  1. warna abu2 memang indah, tp kita sering mendefinisikan abu2 sebagai sesuatu yg tidak jelas antara putih dan hitam, karena itu si Jinki jadi galau gara2 si abu2😉

    saya suka ff-nya author-ssi^^

  2. ah, sweet. tapi, eh, rada bingung. ada ya sahabat yang cium sahabatnya diam-diam? aku jadi ulang deh bagian yang menuliskan kata ‘sahabat’. jadi ragu.
    meski banyak ditemukan typo khususnya penggunaan kata ‘di’ yang menunjukkan tempat ‘disamping’ yang harusnya dipisah dan ada titik dua diakhir kalimat langsung, yang ada kan satu atau tiga. tapi secara keseluruhan bagus. aku suka, dan bisa bikin aku mesem sendiri.

  3. aku suka warna abu-abu, dan makin suka karena pendeskripsian abu” d ff ini.
    sweettttttttt~ banget thor. .
    it si gadisnya jago bgt nyuri hati jinki, kyaaa mereka kiss walaupun langsung kabur.haha merah merona tuh. .
    bagus thor, feel nya dapet. nice story
    aku suka suka suka

  4. itu sobatnya juga suka jinki jangan2? trus jinki nganggep hidupnya abu2 karena belum bisa move on dari cewek sebelumnya gitu ya?
    sama seperti bbrapa komen di atas. abu2 sebenarnya warna antara, tak begitu pasti ‘posisinya’ antara hitam dan putih. tapi lewat ff ini, bisa ngegambarin kalau abu2 itu juga punya makna berbeda yang juga lebih indah. asek lah!😀

    makasi banget udah nyempilin si taemin #eh #salahfokus

    sama seperti komen Lee Hana di atas, penggunaan di- lebih diperhatiin lagi ya. overall ceritanya cakep😉

  5. Unik
    Nggak tau harus coment apa lagi. Menurutku FF ini bisa digambarkan oleh 1 kata itu aja ‘unik’
    FF-nya bagus, cuma aku nemu beberapa typo. Salah satunya tadi penulisan ‘si pemilik’. Seharusnya ‘si’ dan ‘pemilik’ dipisah. Itu menurut EYD. Sedangkan di FF ini ‘si’ dan ‘pemilik’ di gabung.

    Itu aja~

    Good luck ^^

  6. Unik. Biasanya abu-abu itu digambarkan suram, kan, ya? Di sini, tokoh perempuannya bisa meyakinkan Jinki bahwa abu-abu itu sama indahnya dengan warna-warna lain.
    Hanya saja, ada kata di yang tidak dipisahkan dengan keterangan tempat *sudah dijelaskan juga di atas, sih*
    Semangat!!

  7. aku suka pemilihan kata katanya thor, jadi lebih bermakna dan manis haha

    ffnya simple tapi dalam (?) kaya cintaku ke key yang sangaaaaat dalam #rangkulkey #ditamparlockets wkwk XP

  8. AAAAAAAAA aku sukaaa!!! xD
    Iya, abu-abu itu indah kok, bisa menetralisir warna-warna yang ngejreng *apasih reen*
    Tapi sahabatnya berani nyium Jinki… kayak lebih dari sahabat ya ._.a
    Ga keliatan typonya, ah tapi aku memang gak keliatan dah kalau ada typo #dugh
    Dan kenapa ada Kakashi-senpaaaiii?? EARGH KANGEN NARUTOOOOOOO (?)
    Satu kata lagi. Keren. Semangat yaaaa xD

  9. gila parah, kata-katanya gak terlalu rumit tapi bagus bangeet~
    abu-abu ya? Aku sukanya Siver! *siapa nanya?*
    Pokoknya kereen, fluffy banget
    Oh, ya aku gak suka kakashi tapi si Kiba sama Sasukeee~
    ok, mulai beribet nih komen. Pokoknya fighting! Semangat teruuss!

  10. bagus min aku suka, kebanyakan orang pasti akan memandang sebelah mata warna abu-abu, memandang warna itu monokrom. padahal setiap warna punya kecantikan masing-masing

    Author Jjang

    ijin reblog ya thor~~~ kamsahamnida

  11. wah saya suka yang bagian “Abu-abu itu indah. Seperti warna seragam kita saat bertemu pertama kali didepan kelas. Oh, dan warna cat pintu kelas kita berwarna abu-abu yang kebayang langsung saia masih pake seragam abu-abu…hahahaha

    Seperti koment-koiment yang lainnya… abu-abu itu ternyata bisa tampak manis..hehehe

    Good Job!!!

  12. Wah ceritanya unik! Abu-abu emang indah, aku suka warna abu-abu, adem(?) aja gitu ngeliatnya hihi :3
    Dan ituuu… itu kenapa ada Kakashi? Hahaha😄
    Keep writing ya! ^^

  13. Sii cewe nyampeiinn prasaan nya lgsung tindakan wuihh, gag pke basabasi ai lop u. Pinter bgt tuhh jinkii nyah d bkinn nyaman dluu, d bkinn terhanyutdluu, lg meleng. Di kecupp!! ​Нªª:D нªª=D нªª=)) mau sok2 nolak jg g sempet ya nyu, nyengir seneng ajeh diee *pan sii gw jg jd pgenn ​Нªª:D нªª=D нªª=))

  14. Jadi Jinki ceritanya galou abis ditinggalin cewe yang pernah mengisi hatinya, tapi kembali berwarna setelah sahabatnya ini mengisi lagi hatinya. eh, bener gitu ga sih?
    Ah! Dan ada awan Cumulonimbus.hihi. Jadi inget film ‘Up’
    siapapun author-nya, tetap semangat untuk berkarya, yaa ^^9

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s