[FFP 2013 – 3] Polaris

polaris

Main Cast        : SHINee Onew

Length             : Drabblet [423 words]

Genre              : AU

Rating              : PG

Summary      : Polaris, or that has been known as the guiding star.

 

Jinki menggerakkan ayunannya perlahan sambil menatap langit. Ia mengerti bahwa langit Seoul sudah terpolusi dengan gemerlap lampu yang berlebihan sehingga menutupi pendar-pendar bintang. Namun entah kenapa malam ini langit bisa terlihat sangat bersih, berbeda dengan malam-malam sebelumnya.

Aah, mungkin karena Beruang Besar dan Beruang Kecil sudah menggeram marah dan menakuti lampu-lampunya.

Pria itu terkekeh. Mungkin memang benar, Beruang Besar dan Beruang Kecil sama-sama menggeram untuk mengusir cahaya yang telah menutupi mereka dari mata manusia yang masih suka mencari mereka. Seperti Jinki salah satunya.

Atau mungkin Beruang Kecil merengek pada Beruang Besar untuk mengusir cahaya yang mengganggunya. Sama seperti aku ketika minta dibelikan es krim yang katamu tidak sehat.

Bukan tidak sehat sebenarnya. Hanya tidak tepat untuk memakannya saat tengah malam sambil menatap bintang-bintang di atap. Bayangkan, angin malam yang sudah jahat bertambah dengan dinginnya es krim. Kombinasi yang buruk, bukan?

Kau tahu kenapa aku suka dengan Beruang kecil? Karena Beruang Kecil punya kompas yang bernama Polaris. Nah, Polaris itu yang membuat Beruang Besar selalu menemukannya sehingga mereka tidak pernah terpisah. Mungkin kau juga punya Polaris seperti Beruang Kecil, karena kau selalu bisa kutemukan.

Bagi Jinki, menjadi Polaris bagi gadisnya adalah hal yang menyenangkan. Ia tidak akan segan membawa gadisnya diam-diam keluar dari ruang rawatnya untuk mencari konstelasi Beruang Besar dan Kecil untuk dipotret setelah gadis itu menurutinya untuk rutin minum obat dan istirahat yang cukup. He guides her to the better way, pikirnya, hingga operasi gadisnya gagal. Jinki tidak bisa berhenti menyalahkan dirinya meskipun rekan-rekannya berkata bahwa operasi mereka berhasil, namun tubuh gadisnya yang sudah tidak sanggup lagi bertahan.

Pendar-pendar Polaris Jinki meredup, mungkin akan mati jika seseorang tidak menemuinya pagi tadi.

Hyung, aku tidak menyalahkanmu. Adikku meninggal karena sudah waktunya. Aku banyak berhutang padamu, mungkin jika kau tidak menanganinya maka ia tidak akan pernah bertahan sejauh ini. Adikku benar, Hyung, kau memang Polaris untuknya. Ia bahkan bisa menerbitkan Photo Essay-nya sebelum meninggal. Asal kau tahu, ia sudah menyiapkan satu buku tambahan yang berjudul Polaris, khusus untukmu.

Polaris. Satu buah Photo Essay berisi foto-foto Jinki dan pasien-pasiennya yang lain. Bukan hanya pasien, ada beberapa Dokter muda yang terlihat sedang belajar bersamanya dan pegawai Rumah Sakit yang kadang ia bantu.

Jinki menghela napas panjang kemudian menatap Polaris yang berpendar terang sambil tersenyum. Mungkin gadisnya sekarang telah menjadi bagian dari Polaris yang kini seolah tersenyum padanya. Ya, Jinki sekarang mengerti mengapa ia harus bisa memaafkan dirinya sekarang.

“Dokter Lee.”  Jinki menoleh ketika seseorang memanggilnya. “Kurasa aku butuh bantuan anda, besok operasi pertamaku dan . . .”

Ia harus bisa menjadi Polaris bagi orang lain juga.

16.27

04.12.13

Kepada author ff ini dimohon untuk tidak membalas komen sampai event FFP ini berakhir

37 thoughts on “[FFP 2013 – 3] Polaris

  1. kyaaaa~ aku suka cerita yang ada bintang bintangnya sama polarisnya/apaseh?/
    aku mimisan ngebayangin onew makan ice cream
    Nice!

  2. Adakah kata yang bermakna lebih dibandingkan ‘luar biasa’? Jika iya, aku akan menggunakan kata itu. Saya sangat suka drabble, menurut saya drabble adalah cerita singkat yang maknanya mengena, dan tulisan ini benar-benar mengena. Saya sangat kagum, filosofi yang mengangkat tentang polaris, dan Jinki sebagai polaris. Ahh~~ Ini indah.😀

    1. aaakk yaampun aku beneran makasih kamu nganggep polaris segininya
      sebenernya ini nggak related juga sih sama filosofi (I’m suck when it comes to the philosophy subject )
      ini cuma kaya anggapan seseorang aja
      btw makasih sudah mampir ^^

  3. Setiap Jinki jadi sosok seorang dokter di cerita para author,
    aku bayangin dia pasti keliatan cakep dan berkharisma banget….
    Rumah sakit gak bakalan jadi tempat ‘angker’ lagi bagi pasien dan keluarga pasien…
    hehehhehheheeee…..

    Balik ke cerita, walaupun singkat tapi pesannya bener2 dapet
    Bahasa yang dipakai juga mulus banget, semulus kaki noona2 snsd
    *nariGenie

    Tapi ada yang buat aku sedikit ganjel, nih…

    “…Karena Beruang Kecil punya kompas yang bernama Polaris. Nah, Polaris itu yang membuat Beruang Besar selalu menemukannya sehingga mereka tidak pernah terpisah.”

    Itu maksudnya, Beruang Kecil mempunyai kompas agar Beruang Kecil yang selalu bisa menemukan Beruang Besar.
    Iya, kan? Maaf, ya, aku rada lola… Ibu mertuaku udah maklum kok… *Lirik eomma Jinki

    Nice story…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s