Try to Catch Onew – Part 2

Try to Catch Onew part 2

 

Author: Lee mincha

Cast: Choi hyejin, Onew, minho, key, jonghyun, taemin, jung rim, kai, menejer and many others

Length: sequel

Genre: romance

Rating: general

Summary: aku kembali ke korea untuk mengejar kembali onew oppaku. Hyejin hwaiting^^

Sorry for typo ya readers, dan yang pasti mohon maaf atas segala kesalahan tata bahasan #bow

 

Hyejin pov

Mataku terasa perih, mungkin Karena menangis semalaman. Rasanya aku baru saja menghadapi sebuah bencana besar malam tadi. Aku bangun dari tidurku berjalan menuju kamar mandi dan mencuci wajahku. Aku menatap diriku di cermin. Aku tidak buruk, aku yakin aku lebih baik dari yeoja itu. aku punya banyak nilai plus, tidak hanya dari segi fisik tapi juga hal lain. Aku bisa mengandalkan semua itu, dan yang paling penting, aku mendapatkan dukungan yang sangat besar dari para oppaku. Mulai hari ini aku akan berjuang, berjuang tanpa henti.

 peperangan dimulai! Aku tidak peduli jika aku akan menjadi seorang tokoh antagonis, aku tidak peduli dengan semua itu. biarlah orang membenciku, biarlah kali ini aku menjadi egois, biarlah kali ini aku menjadi seorang pengejar mimpi, mimpiku bersamanya. Aku tahu mungkin mimpi itu tidak akan seindah harapanku nantinya, tapi aku akan tetap berjuang demi semua itu. meskipun aku harus terjatuh berkali-kali, meskipun aku harus terluka sayatan yang tajam, aku akan tetap berjuang untuk cintaku. hyejin hwaiting^^

Aku bersiap menuju kampus, aku sibuk mendandani diriku sebaik mungkin sampai akhirnya kudengarkan suara ponselku yang heboh berdering di pagi ini.

Hyejin: yeobseo…

Minho: oppa sudah di depan apartemenmu, apa aku boleh masuk.

Hyejin: masuk saja oppa, aku sudah selesai.

Bipp…

Aku menutup ponselku dan keluar dari kamarku, kudapati minho oppa duduk di sofa sambil sibuk dengan kameranya. Sementara key dan taemin oppa masih sibuk menguap.

Hyejin: oppa tidak ada skedul?

 Minho: hari ini aku akan kuliah. Aku datang untuk menjemputmu.

Hyejin: kau yakin? Bagaimana jika ada yang tahu?

Key: kau pasti kesepian sendirian, jadi kami berencana untuk mengajakmu kemanapun kami pergi, selain itu juga untuk mempermudah rencana kita. karena hal itu kami mencoba mencari cara agar tidak menimbulkan skandal.

Taemin: kau sangat mirip dengan minho hyung, kau punya mata yang besar dan wajah yang kecil, orang-orang tidak akan curiga jika kau menjadi sepupu minho hyung.

Minho: mulai hari ini kau akan jadi sepupuku yang pindah dari Indonesia. Aku sudah beritahu oemma dan menejerku, dan mereka tidak masalah.

Hyejin: sepertinya kalian benar-benar bersungguh-sungguh.

Minho: kaja…

Kami berangkat dengan key oppa sebagai pengemudi, saat sampai di kampus aku dan minho oppa turun sedangkan key dan taemin oppa akan pergi untuk skedul mereka. Saat aku dan minho oppa turun dan memasuki kampus, aku bisa merasakan pandangan mematikan semua orang padaku. kemudian seorang fans datang menghampiri minho oppa.

Fans: oppa, siapa yeoja ini?

Minho: dia adik sepupuku, dia baru pindah dari Indonesia beberapa minggu lalu.

Fans: aigoo yepputa, kau mirip sekali dengan minho oppa.

Kemudian kami berlalu.

Minho: kau beruntung bisa memulai kuliahmu di Indonesia.

Hyejin: wae?

Minho: di usia 18 kau sudah bisa kuliah, sedangkan kami baru bisa kuliah saat umur 19 lebih. Ditambah lagi kau axelerasi, aku iri denganmu. Bagaimana kau bisa sepintar ini?

Hyejin: benar juga, aku bisa tamat cepat.

                                                                ****************************

Hyejin pov

Aku dan minho oppa bergegas menuju gedung SM menaiki taxi, kami mengobrol banyak hal, terutama tentang onew oppa. Aku bisa rasakan rindu yang mendalam akan hyungnya, ternyata firasatku sejak awal tidaklah salah.

Hyejin: oppa, apa istri onew oppa tidak akan datang?

Minho: dia tidak akan pernah datang ke acara show ataupun gedung SM, itu bisa menimbulkan masalah.

Hyejin: rasanya baru kemarin aku mengenalnya, hari ini dia sudah menjadi milik orang lain.

Minho: hyejin hwaiting^^

Hyejin: J oppa, gumawo…

Minho: berapa kali harus kubilang? Kau itu dongsaengku, sejak awal sampai kapanpun. Arrachi?

Minho oppa mengusap pelan kepalaku.

Hyejin pov

Aku duduk di sofa ruang tunggu SHINee melihat kesibukan para oppaku. Mereka sibuk dengan pakaian masing-masing sampai tidak peduli satu dengan lainnya, bahkan aku terlihat tidak ada di sini , menyebalkan sekali -_-

Tak lama kemudian seorang kru datang dan berteriak SHINee harus naik panggung 5 menit lagi. semua stylist dan asisiten yang sedari tadi sibuk dengan aktifitas mereka mengurus kostum keluar dari ruangan. Hal itu sengaja di lakukan agar member SHINee tidak stress saat akan naik panggung, aneh -_-.

Key: ini dasi siapa?

Semua perhatian teralih pada key oppa yang menyadari masih ada satu atribut yang belum terpasang.

Minho: bukankah itu milikmu hyung?

Onew oppa segera mengambil dasi itu dan memasangkan di kerah kemejanya, but I know this well, dia tidak bisa memasang dasi -_-

Sementara itu semua member SHINee mulai meninggalkan ruangan tersebut kecuali onew oppa yang terlihat frustasi dengan dasinya. Apa dia tidak melihatku? Kenapa begitu sulit meminta bantuan padaku?

Dengan segala kerendahan hatiku aku menghampirinya, aku melepaskan tangannya yang sedari tadi sibuk mengacak dasi itu. ekspresinya terlihat terkejut sementara aku berusaha bersikap setenang mungkin.

Hyejin: biar aku bantu.

Aku mulai memasang dasi itu sebaik mungkin, berusaha focus pada benda itu agar aku tidak menatap onew oppa yang tepat berada di hadapanku, karena jika aku menatapnya, aku bisa-bisa berhenti bernafas seketika dan akan sangat konyol jika hal itu terjadi.

Aku merapikan dasi itu beserta kemejanya yang sedikit berantakan karena ulahnya.

Hyejin: selesai.

Aku tersenyum padanya, seperti biasa dia hanya diam dengan ekspresi anehnya.

Kru: onew, palliwa…

Onew: ne…

Dia bergegas pergi tanpa mengucapkan apapun padaku, aku rasa aku benar-benar dalam posisi yang sulit.

                                                                ***********************************

hyejin pov

aku menatap layar TV, memperhatikan oppadeulku tengah bernyanyi dengan bling-blingnya. Beruntungnya aku pernah mengenal mereka. Tak lama sampai mereka selesai dan kembali dengan tubuh penuh keringat dan wajah yang mulai lelah.

hyejin: aku tidak percaya kalian punya jadwal seketat ini.

minho: aku lebih tak percaya aku bisa menjalani jadwal semacam itu.

key: besok kami ada pemotretan, apa kau mau ikut?

hyejin: jeongmal? di mana?

key: aku tidak ingat pasti lokasinya, tapi kita harus berangkat pagi-pagi sekali besok.

hyejin: aku ragu bisa bangun pagi.

taemin: ya sudah, biar aku yang membangunkanmu. ottae?

hyejin: jika aku menunggu kau yang membangunkanku, yang ada kita akan terlambat berjam-jam.

taemin: ck… aku tak separah itu hyejin.

key: kau jangan khawatir, lagi pula membangunkanmu bukan hal sulit.

dan di sinilah aku sekarang, aku sibuk menatap SHINee yang lebih sibuk dengan aktivitas pemotretannya, mereka terlihat bahagia menikmati pekerjaan itu. Menjadi idol memang menyenangkan, tapi aku tetap lebih suka menjadi manusia biasa. Bosan dengan menunggu, aku memilih jalan-jalan di sekitar lokasi pemotretan, meskipun di dalam gedung, tapi tempat ini cukup luas. Aku melihat dereta foto para selebritis yang pernah melakukan pemotretan di sini, mulai dari TVXQ, boa, bigbang sampai crayon pop ada di sini tak terkecuali SHINee. Mereka terlihat santai dengan pakaian dan style di foto itu.

onew: anyi…

“……..”

onew: arraseo…

aku mengenal suara itu, onew oppa, sepertinya sedang menelfon. Tak lama kemudian namja itu muncul di hadapanku.

hyejin: apa pemotretannya sudah selesai?

onew: belum, sekarang istirahat makan siang. Apa kau sudah makan?

hyejin: belum, aku tidak bisa menemukan satu makananpun di sini, yang ada hanya foto-foto dan orang-orang yang sibuk. Aku fikir percuma aku ikut, membosankan sekali.

dia mendekat kemudian mengacak pelan rambutku yang sukses membuatku menatap wajahnya.

onew: arraseo… kaja, kita makan.

ia menarik lembut tanganku kemudian membawaku menuju tempat seperti café yang ada di lantai teratas. di sana sudah ramai oleh para kru yang sedang istirahat dan makan siang.  Onew oppa membawaku ke meja di mana semua member SHINee sedang sibuk dengan aktivitasnya.

onew: kau mau makan apa?

hyejin: hmmm… aku sudah terbiasa dengan makanan Indonesia, jadi aku tak tahu makanan terbaik apa yang mungkin cocok dengan perutku.

kemudian ia mulai sibuk dengan seorang pelayan membicarakan tentang makanan.

key: dari mana saja kalian?

hyejin: pergi melihat-lihat. aku bosan dan merasa diabaikan.

minho: siapa yang mengabaikanmu? kami hanya sibuk hyejin.

hyejin: arraseo…

jonghyun: hyung, apa kau bisa mengantarkan hyejin setelah ini?

onew: aku?

jonghyun: ne, aku harus mengunjungi oemmaku.

minho: aku ada skedul bersama taemin.

key: dan aku harus latihan musical.

onew : arraseo, aku juga ingin ke dorm, ada yang harus aku jemput.

                                                                                *****************************

Onew oppa sibuk dengan aktivitas menyetirnya sedangkan aku sibuk menatap keluar jendela dengan segudang pemikiran.

hyejin: oppa, kau terlalu kurus sekarang.

onew: aku suka menjadi kurus, wajahku akan terlihat lebih tirus.

hyejin: ya, tapi kau pucat dan itu mengerikan.

onew: mengerikan? jadi kau takut padaku?

hyejin: aku tidak takut padamu , hanya mengkhawatirkanmu.

onew : aku baik-baik saja.

hyejin: huh… selalu begitu, masih mau berbohong padaku? aku tidak mengenalmu kemarin atau seminggu yang lalu, aku sudah mengenalmu selama bertahun-tahun.

onew: aku sungguh baik-baik saja.

ia mencoba tersenyum padaku tapi aku hanya mendesah sedih.

hyejin: aku merindukan onew oppaku yang dulu? aku merasa tidak mengenalmu sekarang.

onew: banyak hal yang kau lewatkan tentang aku hyejin, dan kita tidak bisa menjemput itu kembali.

hyejin: seandainya kau tahu apa yang aku alami.

onew: seandainya kau tahu apa yang aku lewati.

hyejin: oppa,  jhebal…

onew: waeyo?

hyejin: apa yang terjadi padamu? kenapa bisa kau jadi seperti ini? kau tidak seharusnya seperti ini.

onew: aku tidak bisa memberitahumu.

aku menutup kedua wajahku frustasi kemudian kurasakan mobil sudah berhenti. Kami sudah sampai di parkiran apartemen.

hyejin: apa menikah menjadi mimpi buruk bagimu? aku rasa semua orang baik-baik saja setelah menikah.

onew: tapi aku menjalani pernikahan yang tidak sama dengan orang lain.

hyejin: lalu kenapa kau menikah? kau tidak mencintai dia, kenapa kau memilih bersama dia?

onew: aku tidak bisa hyejin, aku tidak bisa membiarkan dia menanggung semuanya sendiri.

hyejin: sampai kapan kau akan hidup untuk kebahagiaan orang lain? sampai kapan? apa sampai mati nanti kau akan tetap membiarkan kebahagiaanmu menguap?

onew: mungkin saja.

hyejin: oppa…

suaraku mulai bergetar dan kulihat wajahnya mengeras, rahangnya mengatup sangat rapat. oh, aku sudah siap untuk menangis.

onew: aku tidak dalam posisi memilih, dan pilihanku pergi meninggalkanku. bagaimana bisa aku mengelak saat peganganku dan semua kebahagiaanku pergi? Aku tidak punya hal yang membuatku bisa mengelak dari semuanya.

hyejin: kenapa selalu alasan? kenapa kau selalu butuh alasan? tidakkah sedikitpun kau memikirkan tentang dirimu?

oh dear, dan aku mulai menangis.

onew: aku memikirkan diriku, aku memikirkan perasaanku, aku juga ingin seperti orang lain yang hidup bahagia dengan pilihan mereka, tapi aku… aku tidak bisa hyejin.

dan dia mulai frustasi dengan percakapan kami. Aku tidak bisa menahan air mataku lebih lama lagi. Aku keluar dari mobilnya berlari menuju lift dan bergegas menuju apartemenku.

Aku menghempaskan tubuhku di ranjang dan mulia menangis. Aku merasa benar-benar menyesal, tapi aku bahkan tidak tahu apa yang aku sesalkan. Apa aku menyesal karena tak sempat menyatakan perasaanku waktu itu?

“arrrrrrrrrrrggggggggggggggggggg………………”

                                                                ******************************

genap seminggu sejak aku berbicara di mobil dengan onew oppa dan selama itu pula aku mencari alasan untuk membohongi para oppaku untuk tidak menemui mereka.

minho: YA!

Aku menatap minho oppa yang duduk di hadapanku setelah ia datang secara tiba-tiba.

minho: apa kau sedang makan?

aku mengangguk kemudian kembali sibuk menatap makananku.

minho: kau bahkan belum memasukan sesuapun ke mulutmu.

oh man, dia benar. Bergegas aku memasukan satu sendok makanan ke mulutku dan mulai asik mengunyah.

mendapati reaksiku, minho oppa berpindah duduk di sebelahku.

minho: apa kau baik-baik saja?

hyejin: ya…

minho: hyejina, kau bukan onew hyung yang bisa menyembunyikan semuanya dengan baik.

hyejin: aku serius, aku baik-baik saja.

minho: baik-baik saja? well, kau baik-baik saja tapi bahkan tidak datang ke dorm dan tidak menemui kami.

hyejin: aku hanya bingung, aku tidak tahu cara seperti apa yang bisa membuat dia melihatku. Dia bahkan tidak mau pergi denganku tanpa kalian minta. Dia tidak terbuka lagi seperti dulu, dan itu berarti buruk bagiku. Aku mencoba menjadi gadis cantik dan manis, tapi dia tidak peduli, apa kau ingat saat aku ikut kalian ke show?

minho: ya, kau dengan gaunmu yang indah dan membantu onew hyung memasang dasi.

hyejin: seandainya kau tahu dia bahkan tidak berterimakasih atas usahaku. Aku juga mencoba peduli padanya, aku mencoba mengerti dia dan mencoba membuat dia mau menceritakan sesuatu padaku tentang dirinya, aku berusaha agar aku tahu apa yang ada di otaknya itu, tapi yang ada…

aku diam sejenak kemudian menatap minho oppa.

hyejin: dia akan membenciku jika aku terus memaksanya.

tes…

dan aku tidak bisa menahan air mataku. Aku beruntung café sekolah sangat sepi, dan aku lebih beruntung karena memilih duduk di tempat tersudut.

kurasakan minho oppa menarikku ke dalam pelukannya yang hangat.

minho: uljima…

Aku bukannya berhenti menangis, yang ada aku semakin larut dalam tangisku. Aku bersyukur minho oppa membiarkan aku menangis.

minho: kau tidak perlu memaksakan dirimu, jadilah seperti kau yang kami kenal.

aku melepaskan tubuhku dari minho oppa dan menatapnya.

minho: jadilah hyejin yang dulu, maka kau akan membawa semuanya kembali seperti dulu. Jangan berfikir tentang ini salah atau benar, ini mungkin akan membuatnya tertarik atau apapun itu. Kau hanya perlu menjadi biasa, seperti kau yang semula. Aku yakin, secara perlahan kau akan membawanya kembali.

                                                                                *************

hyejin pov

Aku menarik nafas sebelum membuka pintu dorm SHINee, semua ucapan minho oppa terngiang di otakku. yah, dia benar,aku hanya perlu menjadi diriku, biarkan semuanya mengalir.

aku membuka kenop pintu kemudian memasuki dorm SHINee. Saat aku masuk mereka masih sibuk dengan aktivitas masing-masing. taemin dan minho oppa sibuk dengan PS mereka, jonghyun oppa sibuk dengan kursi massagenya, key oppa sibuk dengan ponselnya dan onew oppa duduk dia menatapku sambil memegang novel yang ia baca.

hyejin: aish… kenapa semuanya berantakan???!!!!!!!!!!

aku bisa rasakan semua mata tertuju padaku, dan wajah mereka sangat lucu. Tapi aku sedang marah, lihatlah dorm ini, semuanya kacau. Ada apa dengan mereka? mereka tidak pernah seberantakan ini sebelumnya. makanan berserakan di lantai, komdae sibuk menarik-narik bantal dan pakaian di seluruh rumah, kaus kaki berserakan, sepatu berantakan dan mereka duduk diam seolah tidak melihat kekacauan apapun.

hyejin: bagaimana bisa kalian masih nyaman dalam keadaan seperti ini?!!!!!!! aish…

key: YA! kau ini, datang-datang menganggetkan saja. kami baru saja pulang, jadi biarkan saja dulu, lagi pula pelayan akan membersihkannya.

hyejin: pelayan?! apa kau lupa sekarang hari apa? sekarang minggu, aku harap kau tidak lupa jika hari minggu ia libur.

minho: yasudah, tunggu besok saja.

hyejin: MWO? kau akan hidup sampai besok dalam kondisi sekacau ini?

jonghyun: yasudah kau saja yang bersihkan.

hyejin: MWO??? aish… onew oppa, lihatlah betapa jonghyun oppa sungguh keterlaluan.

onew: YA! kim jonghyun! seharusnya kau yang membersihkan semua ini! anjing kesayanganmu dan anjing key membuat semuanya jadi lebih berantakan.

jonghyun: yasudah, suruh key saja.

key: mwo? kenapa aku?  hyejina… sebaiknya kau pulang kalau tidak mau lihat berantakan. Aku sudah membayar pelayan untuk ini, jadi aku tidak akan menyiakan uangku.

onew: YA! kim ki bum!!!! berani sekali kau mengusirnya?!

seketika onew oppa berdiri, ia mematikan TV membuat taemin dan minho oppa menatapnya.

onew: semuanya berhenti!!! kita bersihkan dorm! sekarang!

minho: tapi hyung…

onew: tidak ada alasan, kita sangat bersih sebelumnya, kenapa jadi begitu jorok sekarang. meskipun ada pelayan, tidak berarti tanggung jawab menjaga kebersihan hilang.

dan dengan malas mereka mulai bergerak. Aku melihat taemin oppa yang jengkel dan terus mengumpat dan dia menatapku.

hyejin; merong :p

meskipun aku tidak berpartisipasi mengotori dorm SHINee, aku tetap membantu mereka, dan seperti biasa aku mencuci piring kotor sedangkan onew oppa membersihkan dapur.

hyejin: aku tidak percaya kalian jadi sangat jorok sekarang. pasti karena sudah pakai pelayan.

onew: sampai kapan kau akan mengomel? dasar berisik.

seharusnya aku marah dan kesal dengan ucapan itu, tapi yang ada aku tersenyum.

hyejin: sudah lama sekali tidak mendegarmu memanggilku seperti itu.

onew : aku fikir kau sudah berubah, tapi ternyata masih sama, berisik dan suka mengadu. Aku mungkin tidak akan membelamu  lagi di lain waktu.

hyejin: kau selalu bilang begitu, tapi pada akhirnya kau akan tetap membelaku. benarkan?

onew: aish… aku tidak percaya aku melakukan hal itu.

hyejin: kekekekekekekekekekekekekeke

aku rasa minho oppa benar dengan nasehatnya, tapi aku yakin dia menyesal telah menasehatiku seperti itu karena sekarang dia harus berurusan dengan kebersihan.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

 

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

20 thoughts on “Try to Catch Onew – Part 2

  1. Menurut sy PART II ini…. Kyaahhh Kerennnn !!!!😀
    Hyejin terus lah seperti itu😉 dan skali lagi, tingkah mereka sngt lucu . sy suka😀
    Mian g bsa comment typo ato smcam nya, sy kurang faham tntang cara tulis menulis ^^ mngkin sy hny bsa comment kesan baca ff ini🙂
    Trus sy suka dgn karakter minho dsini, sprti seorg pahlawan brtopeng (?) buat hyejin . kkkkkk~
    Dan terus prtahankan nuansa2 Konyol/komedi di FF ini🙂
    Sip mngkin cuman itu,Keep Writing, di tunggu PART III nya MinCha😀
    Oh iya hyejin tolong kmbaliin jinki sy mnjadi seseorg yg sangtae lg :3 *ngebacot mulu nih orang!!* #dilempar ke empang
    next.. next.. next…😀

  2. wah suamiku menikah dengan yeoja lain -_-/slap/ #abaikan
    Semangat mincha buat lanjutin FF nya ,soalnya ditunggu bgt nih lanjutannya😀 Hehehe aku suka ceritanya, maf part prtama g bsa comment, soalnya nih juga baru nemu ff nya😥 hks hks, maklum aku newbie :3 /ga nanya/
    salam kenal aja buat mincha😀 skali lg semangat buat hyejin+mincha !!😀 #kibar banner
    #cukup sekian dan trimakasih :3
    #poft!

  3. hahaha lucu! lucu! penasaran ama lanjutannya🙂 tp kalo dtambah sedikit garem (?) #emangnya sayur -_- mksudny klo dtambah ama bumbu2 comedy psti lbh keren😀 tp ini jg dah keren kok😉 next next –>>

    1. masih belum lucu ya? maaf ya author g bakat bikin yang lucu-lucu. sekedar info ni, selama ini author bikin FF sedih aja kebanyakan makanya sisi humor author udah lenyap karena bawaannya mau mewek mulu T.T

      1. waduh jgn bkin ff yg sedih mulu dong author, seimbangin jg ama comedy. tar kotak komedinya rusak lho (?) #ala spongebob
        tp ini dah lucu kok aplg yg pas terakhirnya itu lho, di dorm. hahaha bsa ngbayangin ekspresi dongsaeng2nya onew :3 mngkin kurang garem dikit😀 #nih apa sii makanan mulu
        hahaha sukses deh buat author, hwaiting😀 (y)

  4. Huwaaaa….. Bacanya asyik banget, lho…
    Gak kerasa udah habis aja part 2. Apa memang kependekkan, ya?
    *digampar ampe mimisan

    Tanpa aku sadarai, mataku berkaca-kaca pas Hyejin nangis dengan
    keputusasaannya setelah percakapannya dengan Jinki oppa di mobil.
    Disitu, narasinya aku suka banget, lho… Gak tau apanya. Pokoknya bagus.

    Dan scene terakhir, buat aku senyum lagi….
    Yes!!! Hyejin tahu harus berbuat apa…
    Untuk para istri pertama… *diinjekrame2
    Aku dukung wanita idaman lain cuma untuk cerita ini aja, ya…
    Demi Jinki oppa yang dulu…
    TT__TT….. Hyejin berjuang….!!!

    Kahona pyar hai… Kahona pyar hai…
    Tell me that you love me… Tell me that you love me… Jinki oppa….
    *ditendang ke got nya Larva

  5. seru-seru,btw aku kok ngerasa ini lebih pendek dari part sebelumnya y?
    ya mungkin crita cinta mereka bisa dimulai lagi dari awal
    btw si Kai jangan dimunculin cepet2 takutnya malah bikin ricuh tuh
    lanjut

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s