Karena Bocooorrr

KARENA BOCOOORRR

Author : Monic

Main Cast : Lee Jinki (Onew) , Gwiboon

Support Cast : Find Alone

Length : One Shoot

Genre : Romance , Schoollife ,

Rating : Teen

A/N : Annyeong! Hihiw aku ngetik lagi nih buat MVP,😄 Makasih buat admin yang mau ngepos ini , makasih buat yang baca , makasih semuanyaaaa J ini kisah nyata. Ceritanya ga diubah , yang diubah nama-nama dan bahasa kayak ‘oppa’ ‘eomma’ nya aja. Kalau ada kesamaan mohon maaf , tapi sekali lagi ini fanfictku . Bahkan ada kata-kata yang aku tulis persis. Ahh udah lah ya kelamaan curcolnya. Happy reading! ~~

 

Gwiboon POV

Pelajaran hari ini sangat menegangkan. Matematika , kimia , biologi , sastra , ditambah olahraga yang menguras tenaga. Wah lengkap sudah penderitaan di hari pertamaku datang bulan di bulan ini. Aku sudah merasa tak nyaman dengan apa yang aku pakai. Aku ingin buru-buru pulang . Tapi Jinki Oppa….?

“Maaf ya chagy , ada rapat osis mendadak . aku tidak bisa mengantarmu pulang hari ini. Pulang sama Chani aja ya?”

Itulah kata-kata yang ia langsung berikan padaku saat bertemu di tangga . hah kenapa semuanya pas dihari ini sih , hari sial -.-

Sudah keliling aku mencari chani . Karena ga ketemu juga akhirnya kuputuskan untuk pulang sendiri. Saat aku melewati kantin ternyata ada chani disana sedang makan ~ aisss dasar tukang makan.

Tanpa babibu aku langsung bergegas untuk menghampirinya.

“Chani ? daritadi dicariin ternyata kamu disini”

Dia langsung berhenti dari aktivitasnya memakan mie.

“Ada apa?”tanyanya

“Pulang bareng yuk… Jinki Oppa ada rapat osis nih.”

“Yaaa giliran gaada dia aja larinya kesini. Aku ada ekskul, maaf ya?”

Oiyaaa aku baru ingat kalau dia ada ekskul PMR hari ini . lalu aku?

Kulihat dari arah jauh ada segerombolan yeoja teman kelasku. Alhasil aku inisiatif bersama mereka.

“Eum gapapa kok chani , aku bareng mereka aja deh. Duluan ya??;)”

Dia hanya meresponku dengan anggukan sambil melanjutkan makannya. Aku langsung menghampiri gerombolan yeoja untuk pulang bersama.

“Kalian mau pulangkan?” tanyaku membuat mereka berhenti berjalan

“Yaiyalah gwe ,kamu ga pulang?”Tanya Yonnie

“Pulang juga lah . aku bareng yaa?”

Pertanyaan ku hanya dibalas anggukan oleh mereka . karena mereka jalan sambil mengobrol dan sangat lama dalam melangkah alhasil aku jalan sudah didepan mereka.

“Gwe..”

Aku menoleh . ternyata Fany yang memanggil.

“Ne?”

“Kamu lagi datang bulan ya?”

Sontak aku terkejut. Buru-buru aku melihat kearah rok belakangku. Ternyataaa….

“Aaaahhh Ottokeee?? Apa kalian ada yang punya jaket?”

Siaal sekali hari ini , sekarang….. mana roknya putih lagi.. ya tuhan L

Mereka hanya menggelengkan kepala .”Itu tampak jelas gwe , kamu yakin naik angkutan umum dengan keadaan begitu?” Tanya MinA

Aku mulai keringat dingin . Ahhh benar juga . aku mana bisa pulang naik angkutan umum dengan seperti ini. “Kenapa tidak minta jemput eomma mu?” tawar Fany.

Eommaku? Yah yang ada aku hanya di marahi habis-habisan , aku sedang malas untuk dimarahi Eomma. Aku sudah cukup menderita hari ini.

Tiba-tiba kurasakan ada yang menyentuh pinggangku. Saat aku lihat ternyata ada jaket yang dipasang dipinggangku. Saat aku menoleh kebelakang ternyataa..

“Chagy pulang bersamaku saja ya. Rapat osis nya kalah penting sama situasi kamu sekarang.” Kurasakan mukaku memanas. Teman-teman ku yang lain hanya diam melihat aksi Jinki Oppa. Mukaku pasti sudah memerah. Dia seperti malaikat yang datang tepat waktu.

“Ekhem.. Cie cie.. Yasudah ga jadi pulang bersama kan? Kita pulang dulu ya Gwe..” ucap gerombolan yeoja itu dan berlalu meninggalkanku. Entah apa yang harus ku rasakan. Senang atau malu –__–

Gwiboon POV end

Jinki POV

Sayang sekali hari ini ada rapat osis mendadak.  Aku jadi tidak bisa mengantar yeojaku Gwiboon. “Jinki kapan mau dimulai?” Tanya bendahara osis Hyuna.

“Eum aku haus , aku beli minum dulu ya?  Belum semua kan kekumpul? Siapa tahu nanti di kantin ada anak osis . Aku kan bisa sekalian nyuruh mereka ikut rapat.”

“Dasar alasan! Ya cepat-cepaat.. aku juga mau cepat pulang nih”

Aku hanya mengangguk dan langsung berjalan keluar ruangan osis menuju kekantin. Disepanjang jalan aku menemukan banyak anak osis yang seperti tak tahu kalau ada rapat. Mereka terlihat asik dengan teman-temannnya. Apa mereka tidak tahu kalau ada rapat dadakan(?)

“ Hei kalian?? Anak osis kan? Ada rapat!! Cepat kalian ke ruangan osis!”

Walaupun ini tugas Humas , tapi tak salahkan jika Ketua ikut membantu? Hahaha lihat kan kalau aku yang nyuruh pasti semuanya langsung buru-buru bergerak. Coba kalau humasnya yang lemah lembut seperti Krystal? Wah pasti pada ngeles absen rapat-_-

Saat aku ingin melanjutkan jalan ke kantin. Dari kejauhan aku lihat masih ada Gwiboon didekat kantin. Seperti sedang mengejar gerombolan yeoja didepannya. Aku berhenti berjalan untuk mengawasinya sebentar. Sepertinya dia mau pulang bersama gerombolan yeoja itu. Ternyata dugaanku benar. Tapi baru beberapa langkah berjalan Gwiboon sudah tak sejajar dengan mereka. Gwiboon jalannya terlalu cepat sehingga ia jadi didepan. Ku perhatikan teman-temannya itu seperti sedang memperhatikan rok Gwiboon. Tak lama ada salah satu dari mereka memanggil Gwiboon dan membuatnya menoleh. Aku tak menangkap apa yang mereka bicarakan. Tapi tiba-tiba Gwiboon langsung memegangi rok bagian belakangnya. Aku mencoba mendekat. Dan ada percikan darah disana(?)

Aku tahu apa yang harus kulakukan . kebetulan aku masih menggunakan jaket. Langsung ku lepas jaket itu . ku hampiri dia dengan sedikit berlari lalu melingkarkan jaket ku dipinggangnya agar bagian rok itu tertutup.

“Chagy pulang  bersamaku saja ya. Rapat osis nya kalah penting sama situasi kamu sekarang.” Kataku padanya setelah ia sadar akan kehadiranku.

Teman-temannya terus meledeknya. Aku hanya menyengir ria. Sampai teman-temannya itu pergi meninggalkan kami …

“Oppa kamu yakin mau absen dari rapat osis cuma buat nganter aku?”tanyanya

“Yakin lah! Lagipula emang kamu bisa naik angkutan umum dengan keadaan begitu?”

“Yakk!! Jangan balik tanya begitu. Aku hanya perlu meminjam jaketmu saja Oppa.!  Aku bisa pulang sendiri kok , gapapa!”elaknya

“Yaa aku juga punya eomma. Aku tahu yeoja kalau lagi begitu pasti bawaannya repot , bete , dan risih. Aku takut nanti di bus kamu marah-marah sendiri..”

“HaHaHaHaHaHaHa.. Aku tak seburuk itu juga Oppa. Sudah tidak usah takut. Aku gapapa kok , kamu itu ketua. Masa kamu absen cuma untuk urusan sendiri(?)”

Pertanyaan nya memang sukses membuatku bimbang. Dia benar. Aku ketua , masa aku absen hanya untuk yeojaku. Nanti aku bisa dibilang ketua tak professional lagi.

“Oppa jangan bengong! Sudah ya aku pulang sendiri saja. Sana cepat rapat!” Dia mulai meninggalkanku , aku masih berfikir . Setelah berfikir dan dia sudah berjalan 9 langkah aku langsung memanggilnya.

“Gwe..” Dia menoleh.

“Aku akan mengantarmu . nanti aku kembali lagi kesini. Mudah kan(?)”

“Yak oppa paboya! Itu akan sangat menguras tenagamu! Kerumahku butuh setengah jam. Itupun kalau tidak macet sama sekali. Kalau macet? Yah oppa tau kan -_-“

“Daripada yeojaku sendirian. Lebih baik aku yang kelelahan. “

Dia hanya tersenyum malu. “Gomawo Oppa!”

“Iyaiya chagyaaa.. kita keruang osis dulu ya, aku mau bilang dulu ke wakil supaya dia yang memimpin sementara. “

Dia hanya mengangguk. Aku langsung menggenggam tangannya dan berjalan menuju ruang osis.

“Minho mana Hyun?” tanyaku pada Hyuna yang sedang sibuk mengetik laporan keuangan osis bulan ini.

“Ahh dia.. Ahh ada Gwiboon , annyeong! Minho dia sedang ganti baju , abis basket katanya. Wae?”

“Bilang padanya untuk memimpin rapat sementara. Aku mau mengantar Gwiboon pulang. Dia ada masalah dengan rok. Kamu ngerti kan? Yayaya aku harus cepat. “

“Oalah. Oke-oke , kau pacar yang baik Jinki. Aku iri padamu Gwe..”

Kurasakan suasana makin canggung. Hyuna yang membuat kecanggungan setelah sadar langsung mengalihkan pembicaraan.

“Ahh maksudku kan aku iri pada kalian. Ahh kapan Jonghyun seperti itu.?”

“Ya Eonni tembus dulu sepertiku.!” Hahahaha Gwiboon sangat polos , aigoo dia lucu sekali. Aku senang dia tidak cemburuan.

“Hahahah yayaya sudah ketawanya. Nanti ga jadi-jadi pulangnya. Kami pergi dulu Hyuna. Annyeong!”

Jinki POV end

Gwiboon POV

Diparkiran motor ternyata sudah lenggang. Karena jam pulang sudah dari tadi.

Oppa sudah menemukan motornya dan menyalakan mesin. Keluar dari parkiran dan..

“Ayoo cepat naik. “

Aku langsung duduk dimotornya dengan posisi menyamping. Tidak seperti biasanya karena keadaanku yang seperti ini:/

Di motor dia dan aku hanya diam. Aku tahu dia sedang focus dengan jalanan. Pasti banyak tugas-tugas yang sedang iya pikirkan juga. Jadi aku tak mau membuyarkan pikirannya.

Tapi saat lampu merah dia membuka kaca helmnya. Aku tahu pasti dia gerah.

“Gwe..”

“Yaa…”

“Kamu tidak marahkan ? atau merasa kesal dengan Hyuna?”

“Hah? Tidak.  Untuk apa? Aku ini yeoja juga. Aku tahu perasaannya Oppa. Walaupun dia memilih Jonghyun Sunbae tapi aku yakin tak semudah itu melupakan orang yang kita sangat suka sejak lama.”  Jawabku tulus.

“Hiyaa Gwe itu terlalu dewasa , wajahmu tak bisa mewakilkan itu .”

“Yak Oppa! Lampunya udah mau hijau. Siap-siap! “

“Oke! Pegangan yang kuat!”

Yakkk Jinki Oppa kumatt!!! Kalau lampu hijau dan jalanan sepi pasti dia langsung mengendarai bak pembalap. Tapi tumben sekali jalanan sepi? Biasanya ramai._.

Karena jalanan sepi sampai rumahku juga cepat. Aku turun dari motor dengan lemas. Karena aku masih merasa bak melayang.

“Aku kan bilang pegangan yang kuat. Lihat kan aku?  Marc Marquez sama aku cepetan juga aku.”

“Haha apa katamu aja deh. Cepat sana kembali lagi. Jaketnya lusa ya aku balikin, kan mau aku cuci dulu.”

“Oh oke-oke . lain kali lebih hati-hati yaa , aku ke sekolah dulu. Dadah chagyaaa”

Dia pun langsung tancap gas lagi kesekolah.

Sampai dirumah untungnya tak ada orang. Jadi aku tidak dimarahi deh . Yang kulakukan mencuci semuanya. Yang kucuci terakhir memang jaketnya. Sambil mencuci ku ingat-ingat lagi kejadian romantisa tadi saat dia melingkarkan jaket ini dipinggangku. Sukses membuatku senyum-senyum sendiri seperti orang gila. Yak Oppa kau membuatku gila.

Gwiboon POV end

Jinki Pov

Saat aku sampai ternyata rapat masih berlangsung. Kulihat Minho mulai tahu caranya jadi pemimpin yang baik dan benar.

“Ssst.. sini” Hyuna memanggilku untuk mendekat dengannya. Ya aku langsung mendekat.

“Wae?”

“Gwiboon ga marah kan?”

“Dia itu polos , dia ga marah . “

“Oh bagus-bagus.” Kami pun kembali memperhatikan apa yang Minho jelaskan. Aku rasa untuk rapat kali ini Minho saja yang memimpin sampai selesai. Hehehe sekali sekali xD

*Keesokan harinya

Hari ini sebenarnya tidak ada rapat osis. Tapi karena Gwiboon ada ekskul jadi sambil menunggunya aku mengecek data-data osis di ruang osis. Di sini hanya ada aku dan Hyuna yang masih sibuk membuat laporan keuangan.

“Jinki.. bantu aku mengisi ini aku tak mengerti. “ aku yang sedang membuka file di rak data langsung menghampiri Hyuna yang sedang menulis laporannya di computer ruang osis.

“Iya apa?”

“Ini aku sudah membuat kolomnya . tapi masa jadi seperti ini”

Hah bagaimana Hyuna ini. Membuat kolom saja dia masih bingung.-.

“Sini aku klik-in”

Aku pun mulai memegang tangannya yang masih memegang mouse. Dia mulai canggung, tapi aku berusaha untuk sebiasa mungkin.

“Klik.. ini… teruss… nahh”

“OPPAAAAAAA LAGI NGAPAAAAIN??????”  Aku kaget mendapati Gwiboon sudah ada diambang pintu . Dia berteriak seperti orang gila. Aku langsung melepas tanganku dan mengangkatnya seperti di tangkap polisi.

“Aku hanya ingin mengajari Hyuna membuat kolom. Serius.”

“Ohh.” Dia langsung meninggalkan ku dan Hyuna.

“Kejar dia jinki…. Ini salahmu tau!” Hyuna menasehatiku.

Aku langsung mengejarnya. Ternyata dia tidak berlari , dia berjalan santai seperti biasa.

“Gwe.. tunggu aku jelasin ya”

“Gaada yang perlu dijelasin. Aku tahu Oppa lagi ngajarin Hyuna Eonni . gapapa.”

“Kalau gapapa ngapain kamu teriak kayak orang marah tadi?”

“Eumm.. aku kan lagi pms , maaf ya , hehe”

Yeoja ku yang polos , bahkan dia tidak mengamuk seperti yeoja-yeoja lain. Dia tidak cemburu dan selalu berfikir positif. Aku selalu yakin pada diriku kalau aku tak salah memilihnya.

“Yayaya jaga control dirimu nanti bocooorrr. HahahahaxD”

“Yaaa Opppaaaaa!!!!!!”

Kejar-kejaran seperti film India jadi kebiasaan kami jika ada salah satu yang iseng. Hehehe walau suka ditegur guru aku tak peduli. Toh tinggal bilang maaf masalahnya selesai. HahahaxD

END

Gimana? Gaje ya? Aku gapandai berkhayal. Aku cuma nulis apa yang kudengar , apa yang kulihat dan apa yang terjadi. Maaf banget kalau jelek fanfictnya. Terus pasti pada mikir ini aku nyeritain aib orang ya? Hahaha aku itu cuma tertarik sama keromantisan mereka aja. Lagipula aku udah izin sama yang punya kisah. Hehehe. Aku cuma bisa berkhayal cowo itu bias k uterus cewenya… eum…

Yasudah tidak perlu dibahas. Komennya ditunggu ;;)

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

20 thoughts on “Karena Bocooorrr

  1. wahahaha ff-nya lucu walau agak frontal/?/ rasanya kayak lagi baca cerpen dan berada di kehidupan nyata. soalnya ini kayak beneran kejadian lewat bahasanya. Jinkii, oh~ perfect sekali dia!

    ohya menurut aku lebih baik gak perlu diselipin emot. kalau mau mengambarkan ekspresi atau keadaan lebih baik pakai rangkaian kalimat. dan penggunaan EYD nya harus lebih baik😀

    Tapi siplah, ini FF nya baguuuss. Real-life bingits xD

    1. wah komennya bener , hehe bahasa indo aku emang .. yaa begitulah. aku kebiasaan nulis cerpen chingu , jadi ya gini hasilnya.
      Makasih loh udah komen dan sarannya.

  2. Jinki oppa… Saranghae…
    aku mau deh pms setiap hari kalo oppa bakal romantis gitu…
    Kapan sholatnya…? Astaghfirulloh….
    Nice ff…

  3. Ms. Super Potif Gwiboon, lucu banget couple seperti itu. Couple adem ayem (●´ω`●), scene JinKi melingkarkan jaketnya ke Gwiboon sangat romantis tapi juga malu untuk pihak Gwiboon (≧▽≦)づ♥
    Selamat membuat karya-karya FF yang lain (งˆ▽ˆ)ง

  4. haha, sebenernya ini dilema ya. Di satu sisi seneng karena Jinki perhatian, tapi di sisi lain malu setengah mati kedapetan kayak gitu, dilihat cowok pula .-. ga bisa bayangin. Jangan sampee kayak gitu -_-

    mereka manis juga, pingin jadinya punya suami(?) kayak Jinki😀

    1. iya ya , walaupun ama suami sendiri tetep aja rada gimana gtu ya. xD
      Hehehe kayak Jinki aja ya jgn Jinkinya. Jinki buat aku aja. *ngarep xD
      Makasih udh baca🙂

    1. hahaha, oiya? baik bgt mau minjemin dia,
      Makasih udah baca🙂 hehe Di reply komen pling atas lupa kalo disini pake nama monic, soalnya kalo ditmpt lain pke beda2 nama. xD

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s