Our Sweet Nightmare – Part 2

OUR SWEET NIGHMARE – CHAPTER 2

wpid-img1386077316886

Author : Vanesa Choi aka Choi Eun Neul

Main Cast : Song Hyerim ( OC ),Lee Taemin SHINee

Support Cast : Choi Eun Soo ( OC ),Onew Shinee,Choi Ryu Jin(OC)

Genre : Romance,Fantasi,Comedy

Rate : PG17

Lenght : Chaptered

Summary : Bagaimana jadinya saat kau terbangun dari tidurmu kau mendapati dirimu sudah menikah dengan seseorang yang kau benci ?

Bingung ,Kesal dan juga Sedih .

Ya, itulah yang kini kurasakan dan Kuharap ini hanyalah sebuah mimpi buruk yang akan segera berakhir…

Hyerim POV

Kulangkahkan kakiku dengan cepat memasuki halaman rumah eun soo.

Belum sempat aku menekan bel tiba-tiba saja seorang namja muda sudah membuka pintu tersebut.

“Ri..ryu jin-ah”ucapku pelan sambil menatap namja dihadapanku lekat.

Aku yakin namja yang kini berdiri dihadapanku ini ryu jin sepupu eun soo.

Walau kini ia dengan penampilan yang berubah jauh lebih dewasa aku masih bisa mengenalinya.

“Hyerim nuna rupanya.ada apa nuna datang kemari?”tanya ryu jin membuat hyerim tersadar dari lamunannya.

“Aku kemari ingin bertemu eun soo.apa dia ada dirumah”mendengar ucapan hyerin ryu jin hanya mengerutkan keningnga bingung.

“Nuna,apa kau lupa eun soo nuna sudah tidak tinggal disini lagi sejak 3 tahun yang lalu”

“MWO!!! jinja?! ka..kalau begitu bisa beri tahu aku sekarang ia tinggal dimana”ryu jin bertambah bingung mendengar ucapan hyerim yang dianggapnya aneh.

“Masuklah dulu aku akan mencatatkan alamatnya untuk nuna” seru ryu jin mempersilahkan hyerim masuk.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

“Ini alamat eun soo nuna yang sekarang” ryu jin pun segera memberikan selembar kertas bertuliskan alamat eun soo pada hyerim yang tengah menyesap teh buatannya tadi.

“Gomawo,ngomong-ngomong kenapa rumah ini terasa sepi dimana ahjjusi dan ahjjuma (eun soo appa & eun soo eomma) ?”tanya herim polos membuat ryu jin semakin kebingungan menangapi pertanyaan hyerim yang dianggapnya tidak masuk akal.

“Ahjjusi dan ahjjuma memang sudah tidak tinggal disini lagi nuna.mereka sekarang ada di Busan”.

“O..oh… begitu rupanya yasudah,aku pergi dulu ryu jin-ah.gomawo teh nya”

Pamit hyerim segera meninggalkan rumah eun soo.

“Apa yang terjadi pada hyerim nuna?apa dia sedang mabuk?benar-benar aneh”gumam ryu jin sesaat setelah hyerim meninggalkan tempat itu.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

Back to Hyerim POV

Aneh,kenapa eun soo pindah rumah dan meninggalkan ryu jin tinggal sendirian dirumah itu.

Kenapa ia tidak mengajaknya tinggal bersama dirumahnya yang sekarang saja?

Lama-lama kepala ku bisa pecah memikirkan semua hal ini.

“Sudah sampai nona”suara supir taksi menyadarkan lamunanku dan baru kusadari taxi yang kutumpangi sudah tiba di alamat yang ryu jin berikan tadi padaku.

“Ahjjusi apa benar ini apartemen yang ada di catatan yang kuberikan tadi?”tanyaku tak percaya kearah ahjjusi pengemudi taxi ini.

“Benar nona ini apartemen yang kau maksud.Aigoo…sepertinya anda baru tinggal di Seoul hingga tidak mengetahui apartemen mewah semacam ini”

Aish… menyebalkan kalau bukan orang tua mungkin sudah kusumpal mulutnya yang tajam itu dengan sepatu miliku.

Aku pun segera mencari apartemen eun soo hingga akhirnya aku tiba di depan pintu apartemen bernomor 121.

Dengan gugup kutekan bel apartemen tersebut hingga sebuah suara yang ku yakini suara eun soo terdengar lewat interkom yang terpasang pada dinding yang berada dihadapanku.

#CKLEK..

Ku lihat eun soo berdiri dihadapanku dengan senyum yang masih sama seperti dulu namun dengan penampilan yang menurutku lebih dewasa dan feminim.

Dres selutut berwarna pink pastel dengan motif bunga-bunga kecil serta kardigan berwarna putih terihat pas ditubuh mungil nya.

Rambutnya yang dulu hanya sebahu kini menjadi sepunggung terlihat rapih karena dikepang.

Sesaat aku terdiam menatapnya yang kini begitu berbeda.

“Hyerim-ah gwenchana?”tanyanya penasaran sambil mengibas-ngibaskan tangannya pelan di depan wajahku.

Segera kupeluk dirinya erat “akhirnya aku bisa bertemu denganmu juga eun soo-ah” ucapku senang.

“Ada apa dengan mu sih?”ucap eun soo kebingungan sambil melepaskan pelukanku dan kemudian menatapku.

“Gwenchana.tunggu,apa kita akan mengobrol disini seharian”tanyaku membuatnya sadar sejak tadi kami masih berada diluar.

Hyerim POV End

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

“Woah!!! Apartemen mu bagus sekali eun soo-ah”seru hyerim kagum sambil melihat-lihat isi apartemen tersebut.

“Kau seperti baru pertama kali kamari saja.tunggu sebentar ya aku akan membuatkan minum untukmu” eun soo pun segera meninggalkan hyerim diruang tamu dan segera menuju dapur untuk membuat minuman untuk mereka.

Tidak butuh waktu lama eun soo telah kembali dengan 2 cangkir teh krisan di tangannya.

“Gomawo,eun soo apa kau sudah menjadi kaya raya?bagaimana kau bisa membeli apartemen semewah ini?”.

Hampir saja eun soo tersedak mendengar pertanyaan sahabatnya itu.

“Astaga,sebenarnya apa yang terjadi padamu sih.sejak tadi kuperhatikan sikapmu benar-benar aneh hyerim-ah”seru eun soo yang terlihat khawatir.

“Kau tinggal jawab saja pertanyaan ku.araso?!” Sahut hyerim kemudian membuat eun soo mau tidak mau menuruti permintaan aneh sahabatnya itu.

“Baikalah,apartemen ini dibelikan suami ku.Kau puas mendengar jawabanku?”.

“Ja..jadi kau sudah menikah juga?De..dengan siapa?”tanya hyerim lagi membuat eun soo bertambah bingung menghadapi sikap sahabatnya itu.

Tanpa mengucapkan sepatah katapun eun soo segera menarik tangan hyerim dan membawanya keruang keluarga.

“Lihat itu”seru eun soo sambil menunjuk sebuah bingkai foto besar yang tergantung apik didinding tersebut.

Seketika mata heyerim membulat kaget melihat foto tersebut lebih tepatnya melihat namja yang menjadi suami eun soo.

“O..onew sunbae?”sambil menatap eun soo hyerim terus memastika wajah namja yang ada difoto tersebut adalah Onew sunbaenya semasa kuliah dulu yang tidak lain hyung dari taemin.

Belum selesai terkejutannya kala itu tiba-tiba terdengar suara tangisan dari sebuah kamar yang membuat eun soo segera bergegas masuk kekamar tersebut.

Tidak lama kemudian eun soo pun kembali namun kali ini ia tidak sendirian. seorang bocah laki-laki berumur 2 tahun tengah sesunggukuan dalam gendongannya.

“Hiks…hiks..eomma… hu…hu..”seru seorang bocah laki-laki itu sambil menatap wajah eun soo.

“Cup..cup..cup anak eomma yang tampan jangan menangis lagi ya”dengan telaten eun soo menghapus sisa air mata bocah laki-laki yang kini tengah memeluk lehernya erat.

“Eomma?”ucap hyerim tak percaya sambil menatap bocah laki-laki yang tengah eun soo gendong.

“Jangan katakan kau juga lupa kalau aku sudah memiliki seorang anak laki-laki berumur 2 tahun song hyerim” dengan sedikit kesal eun soo mengatakan itu pada hyerim yang masih terlihat kebingungan.

“Dia anakmu dan Onew sunbae”tanya hyerim polos yang dihadiahi jitakan pelan oleh eun soo.

“Tentu saja kau kira aku menikah dengan siapa lagi.sudahlah kita bahas ini nanti aku harus membuatkan susu untuk soo jin”seru eun soo kesal sambil mendudukan putra semata wayang itu disebelah hyerim.

“Soo jin-ah tunggu disini ya eomma akan membuatkan susu untuk mu”ucap eun soo lembut kearah putranya itu.

“Ne,eomma”sebuah senyum terukir diwajah eun soo mendengar sahutan dari putranya itu.

Setelah eun soo meninggalkan ruangan itu hening sejenak.

Hyerim masih menatap bocah laki-laki disebelahnya dengan padangan takjub seakan tak percaya kalau sahabatnya itu telah memiliki anak semanis ini.

“Hyelim(hyerim) ahjjuma kenapa ngeliatin cojin(soo jin) begitu?”tanya soojin dengan nada khas anak kecil membuat hyerim gemas mendengarnya.

“Gwenchana,aigoo wajahmu begitu imut soo jin-ah membuatku gemas saja” seru hyerim sambil mengusap kepala soo jin pelan.

Bocah itu hanya terdiam sambil menatap ahjjumanya itu.

“Cha..ini susu untukmu soo ji-ah habiskanya ” seru eun soo sambil membawa sebotol susu ditangannya.

Setelah itu eun soo pun memangku tubuh mungil soo jin yang mulai sibuk meminum susu buatannya tadi.

“Eun soo-ah bisa ceritakan padaku apa yang terjadi pada ku dan taemin saat acara berkemah sewaktu kita kuliah dulu”.

“Hyerim-ah hari ini kau benar-benar aneh.apa terjadi sesuatu padamu kumohon jangan membuatku khawatir seperti ini.kau seperti bukan hyerim yang kukenal”ucap eun soo sambil menggenggam tangan hyerim pelan.

“Kumohon ceritakanlah ” mohon hyerim kearah sahabatnya itu.

“Baiklah, saat itu kami menemukan kalian ditengah hutan dalam keadaan tak sadarkan diri.

Jujur,saat itu aku benar-benar takut kehilanganmu sama halnya dengan onew oppa yang begitu cemas melihat keadaan taemin saat itu.

Kalian tidak sadarkan diri selama 7 hari membuat ku dan yang lainnya begitu cemas.

Hingga akhirnya taemin sadarkan diri terlebih dahulu dan dengan paniknya mencari keberadaanmu.

Karena kalian dirawat dirumah sakit yang sama taemin pun datang kekamar tempatmu dirawat.

Dengan khawatir ia terus menggumam namamu sambil memegang tangan mu erat dan ajaibnya tidak lama kemudian kau sadarkan diri.

Setelah kejadian itu kalian memilih untuk berdamai dan lama-kalamaan kalian semakin dekat sama halnya dengan aku dan onew oppa.

Hingga 6 bulan yang lalu kalian memutuskan untuk menikah mengikuti jejakku dan onew oppa yang sudah terlebih dahulu menikah 3 tahun yang lalu”setelah selesai mendengar seluruh cerita tersebut hyerim hanya bisa terdiam.

“aku tiba-tiba berdamai dengan taemin”gumam hyerim tak percaya setelah mendengar cerita eun soo tadi.

“Awalnya aku dan onew oppa juga sempat bingung melihat perubahan sikap kalian.Tapi karena kami pikir perubahan ini adalah hal positif jadi kami tidak mempertanyakannya pada kalian”sahut eun soo kemudian.

Hyerim terdiam mencerna semua ucapan eun soo.

Tidak mungkin eun soo membohonginya.

Kenapa ia bisa melupakan semua yang terjadi padanya dan taemin setelah insiden di acara berkemah waktu itu.

Sungguh,semua ini benar-benar membuatnya bingung.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

Akhirnya taemin pun tiba dirumah milik keluarganya.

Rumah tersebut masih terlihat sama seperti saat ia tinggali dulu hanya beberapa bagian rumah yang terlihat baru mengalami renovasi.

Diruang santai terlihat sepasang suami istri paruh baya tengah asik berbincang sambil sesekali menyesap secangkir teh hijau yang disajaikan untuk mereka.

“Eomma appa” seru taemin sambil menatap kedua orang tuanya senang.

ia pun segera memeluk appa dan eommanya secara bergantian.

Melihat tingkah putra bungsunya itu kedua suami istri itu hanya bisa saling berpandangan bingung dengan tingkah aneh putranya itu.

“Kenapa hari ini appa berada dirumah.apa appa merasa kurang enak badan dan memilih beristirahat dirumah hari ini”tanya taemin sambil menatap appanya khawatir.

Sekali lagi sepasang suami istri itu dibuat kebingungan oleh tingkah aneh putra bungsu mereka itu.

“Taemin-ah ada apa denganmu?bukankah memang sudah seharusnya appa berada dirumah. kan sudah ada hyung mu yang menggantikan posisi appa diperusahaan”mendengar ucapan appanya itu seketika taemin terdiam kaget.

“Jinja?! Ka..kalau begitu aku pergi dulu ketempat hyung.annyeong”pamit taemin terburu-buru meninggalkan kedua orang tuanya.

“Apa yang terjadi anak itu?”yanya sang suami bingung yang disahut gelengan kepala oleh istrinya.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

Tidak butuh waktu lama taemin sudah tiba di perusahaan milik appanya itu.

“Pasti onew hyung ada di ruangan yang dulu menjadi ruangan appa”pikir taemin dan segera menekan tombol lift menuju lantai paling atas gedung dimana ruangan direktur berada.

Sepanjang jalan beberapa orang memberikan hormat padanya.Hal itu jelas membuatnya sedikit gugup.

“Selamat siang tuan lee taemin”sapa seorang yeoja yang diyakininya sebagai seketaris pribadi jinki.

“Eh,ne apa onew hyung ada didalam?aku ingin menemuinya”serutaemin kearah sekertaris hyungnya itu.

“Sajangnim sedang mengikuti rapat dewan mungkin baru akan selesai setengah jam lagi”.

“Kalau begitu aku akan menunggunya didalam”ucap taemin kemudian membuat rae in segera membukakan pintu ruangan tersebut agar taemin bisa segera masuk.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

Ruangan itu masih sama seperti yang dulu hanya ada beberapa furniture yang diganti.

Langkah taemin kini tertuju pada meja milik onew yang terlihat sedikit berantakan karena tumpukan dokumen.

Tak disangka kini hyungnya sudah bisa menggantikan posisi appanya di perusahan ini.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

Akhirnya rapat dewan siang itu berakhir juga.

Setibanya diruangan miliknya onew pun segera melepaskan jas yang dikenakannya serta tidak lupa mengendurkan dasi yang terpasang dilehernya.

Namun,langkahnya tiba-tiba terhenti ketika matanya menangkap seluet seseorang yang ia kenali tengah duduk di sofa dekat meja kerja miliknya.

“Taemin-ah”serunya kearah namja yang tengah duduk dengan posisi membelakanginya.

Merasa namanya dipanggil taeminpun segera menoleh kearah suara tersebut dan mendapati hyungnya tengah berdiri disana sambil menatapnya dengan senyum khas miliknya.

“Hyung”teriak taemin girang dan segera memeluk tubuh onew erat.

“YA!!waeyo taemin-ah?”tanya jinki bingung melihat tingkah taemin yang dianggapnya terlalu berlebihan.

“Aku benar-benar rindu pada hyung.dan ada banyak pertanyaan yang ingin ku tanyakan pada hyung” ucap taemin panjang lebar yang membuat onew semakin bingung.

“Aish,kau benar-benar aneh apa jangan-jangan kau sedang mabuk ya?”tanya onew curiga sambil mengendus-ngendus kearah taemin.

“OMO!!!aniyo hyung aku tidak sedang mabuk”bela taemin.

“Benar juga katamu.buktinya aku tidak mencium bau alkohol dari mulutmu tapi kenapa hari ini kau aneh begini?” taemin hanya tertawa garing sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak terasa gatal.

Setelah itu jinki pun segera berjalan kearah mejanya melihat itu taemin pun mengikuti langkah hyungnya itu.

“H…hyung… i..itu foto mu?”ucap taemin pelan sambil menunjuk sebuah bingkai foto yang berada di meja kerja onew dengan tatapan tak percaya.

“Tentu saja.wae?apa ada yang aneh?”tanya jinki sambil tersenyum menatap foto yang ditunjuk taemin itu.

Foto jinki dengan seorang yeoja yang taemin kenali.Didalam foto tersebut hyungnya dan yeoja itu tengah berpelukan mesra di pinggir sebuah pantai.

“Bu…bukannya itu Choi eun soo sahabatnya hyerim”ucap taemin pelan dengan pandangan masih fokus kearah foto tersebut lebih tepatnya pada sosok yeoja dalam foto tersebut.

#Pluk

seketika taemin segera memegangi kepalanya yang terasa nyeri karena jitakan hyungnya itu.

“Panggil kakak iparmu nuna dasar tidak sopan” protes jinki membuat taemin semakin kaget.

“MWO!!!Kakak ipar?a…apa maksud hyung menyebutnya kakak iparku?”

Jinki berdesis kesal menanggapi sikap taemin yang menurutnya benar-benar aneh dan menyebalkan itu.

“Dia istriku otomatis dia jadi kakak ipar mu LEE TAEMIN!!!”seru jinki membuat taemin seketika terdiam.

“Sepertinya hyung harus mulai menceritakan ini dari awal padaku”gumam taemin pelan.

“Taemin-ah gwenchana?kenapa hari ini kau benar-benar aneh membuatku jadi khawatir”tanya jinki sambil mengusap bahu taemin pelan.

“Hyung hanya cukup menceritakan semua ini padaku”ucap taemin dengan tatapan kosong membuat jinki menyerah dan memutuskan untuk menuruti keinginan namdongsaengnya tersebut.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

“Soo jin sayang main disini ya eomma mau masak makan malam dulu”ucap eun soo kearah putra kecilnya yang sibuk menonton film cartoon favoritnya di ruang tamu.

“Ne,eomma”sahut soo jin singkat dan kembali fokus menonton.

Kini pandangan eun soo beralih kesebelah sojin dimana sahabatnya hyerim tengah memakan sebungkus besar snack ditangannya dengan tatapan fokus kearah cartoon yang ada di televisi.

“Aish,yeoja ini benar-benar mirip bocah”grutu eun soo sambil menatap hyerim sebal.

“YA!!!song hyerim mau sampai kapan kau makan itu kajja!!!sekarang bantu aku memasak makan malam”ucap eun soo membuat hyerim menatapnya kesal.

“Shiro….. ini lagi seru eun soo-ah”balas hyerim membuat eun soo kesal dan segera menarik hyerim untuk bangun dari posisinya.

“YA…YA…choi eun soo film spoonbobnya belum habis”protes hyerim sepanjang jalan menuju dapur membuat eun soo menatapnya tajam.

“Diam!!!dan cepat bantu aku.apa kau tidak sadar kau sudah terlalu tua untuk bertingkah seperti ini hyerim-ah”hyerim terdiam mencerna semua ucapan eun soo yang dipikirnya benar juga.

“Araso nyonya lee eun soo.tapi tunggu apa kau bisa memasak?bukannya setahuku dulu kau hanya bisa memasak mie instan?” Ejek hyerim.

“MWO!!!Enak saja aku sudah bisa memasak tau.mana mungkin aku memasak mie instan tiap hari untuk onew oppa dan soo jin” sahut eun soo sambil menggembungkan pipinya kesal.

“Araso..araso kajja kita mulai masak”seru hyerim sambil tertawa kecil melihat tingkah sahabatnya itu.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

“Hyung,apa sekarang kau tinggal di apartemen ini?” mendengar pertanyaan polos taemin jinki pun menghentikan langkahnya dan menatap namdongsaengnya itu aneh.

“Sebenarnya apa yang terjadi pada mu lee taemin semenjak siang kau benar-benar membuatku kebingungan karena pertanyan-pertanyaan aneh mu itu”.

“Aish… sudah lah hyung tinggal jawab saja apa susahnya sih”protes taemin dengan wajah merajuknya.

Sambil menggelengkan kepalannya frustasi jinki kembali meneruskan langkahnya hingga akhirnya mereka sampai didepan pintu apartemennya dan eun soo.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

#cklek

Pintu apartemen itu pun terbuka bersamaan dengan munculnya jinki dan taemin.

“Oppa sudah pulang”seru eun soo yang baru muncul dari arah dapur dan berjalan kearah jinki.

“Ne”sahut jinki sambil tersenyum kearah eun soo yang sibuk membantunya melepaskan jas yang dikenakannya serta membawa tas yang tadi dibawanya.

#Cup

Dengan cepat jinki mengecup bibir eun soo yang berada dekat dengannya.

Hal itu sontak membuat pipi eun soo merona malu.

“Omona hyung”teriak taemin histeris dengan wajah shock menatap onew dan eun soo bergantian.

“Rupanya kau taemin-ah.pasti kau kemari ingin menjemput hyerim ya”ucap eun soo membuat taemin sedikit salah tingkah.

“Tentu saja chagi.tunggu,dimana malaikat kecil ku biasanya dia sudah mengikutimu kesana kemari” tanya onew sambil mencari-cari sesuatu di belakang eun soo.

“Dia sedang bersama hyerim diruang tamu oppa”jawab eun soo membuat onew segera melangkah kearah ruang tamu meninggalkan istrinya dan taemin disana.

“Mau sampai kapan kau disitu taemin-ah”tanya eun soo lembut kearah taemin yang masih sibuk memandangi punggung jinki yang telah berjalan memasuki ruangan tamu.

“Eh,n…ne eun soo-ah”sahut taemin gelagapan dan segera berjalan mengikuti hyungnya.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

Seorang yeoja tengah tertawa cekikikan sambil menonton film cartoon favotitnya.

Disamping yeoja itu seorang bocah laki-laki terlihat sama senangnya menertawakan tingkat tokoh cartoon yang tengah bertingkah lucu.

“Aigoo… anak appa seperti sedang senang”ucap onew sambil berjalan menuju sofa ruang tamu dimana soo jin dan hyerim tengah asik menonton.

Sontak mendengar suara onew soo jinpun segera menoleh dan tersenyum senang.

“Appa udah ulang(pulang)” seru soo jin sambil menatap appanya girang.

Seperti biasa onew pun segera menggendong soo jin sambil mengecupi kedua pipi tembamnya putranya itu.

“Annyeonghaseyo ji..jinki sunbae”sapa hyerim gugup membuat onew tersenyum kecil.

“Kenapa kau memanggilku sunbae bukankah biasanya kau memanggilku oppa”tanya onew sambil sesekali melirik hyerim yang terlihat kebingungan.

“Hyung”panggil taemin yang baru muncul membuat hyerim dan onew otomatis menoleh.

“OMO!!!hyu…hyung anak siapa itu”tanya taemin sambil menunjuk soo jin yang masih betah berada digendongan appanya.

“Astaga…jangan mulai lagi taemin-ah.Masa kau lupa dia ini lee soo jin putra ku dan eun soo”sahut jinki sebal membuat taemin terdiam.

“Oppa lebih baik segera mandi karena makan malamnya sudah siap” ucap eun soo kearah suaminya dan segera mengambil alih soo jin ke gendongannya.

Onew pun mengangguk singkat dan segera meninggalkan ruangan itu dalam diam.

“Kenapa kalian saling diam begitu?apa kalian sedang bertengkar?”tanya eun soo penasaran sambil menatap taemin dan hyerim bergantian.

“A..anio benarkan taemin-ah”sahut hyerim mencoba meyakinkan eun soo.

“N..ne tentu saja”lanjut taemin sambil mencoba tersenyum.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

“Aku khawatir dengan sikap taemin.sejak siang ia bertingkah sangat aneh”ucap onew ketika ia dan eun soo berada di kamar untuk tidur.

Mendengar ucapan suaminya eun soo pun teringat dengan sikap hyerim yang menurutnya juga aneh sejak tadi.

“Aku juga oppa.kau tau hyerim seperti orang asing yang tengah kebingungan.

Sejak datang ia selalu bertanya hal-hal yang menurutku tidak masuk akal” lanjut eun soo sambil menatap suaminya.

“Ku harap mereka baik-baik saja”putus jinki sebelum mematikan lampu kamar dan mulai mengistirahatkan tubuh dan pikirannya.

€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€€

“Akhirnya sampai juga.aigoo lelahnya”seru taemin sambil merenggangkan tubuhnya.

“Awas jangan menghalangi jalanku pabbo”seru eun soo sambil mendorong taemin yang berdiri di depannya.

“Aish… dasar yeoja kasar”balas taemin kesal.

“Lebih baik aku mandi daripada mendengarkan ocehanmu yang mirip ahjjuma-ahjjuma itu”tanpa menunggu sahutan dari taemin hyerim pun segera masuk kekamar.

“Ya tuhan ujian apa lagi yang kau berikan padaku.kenapa harus bersama yeoja gila itu”gunam taemin sambil terduduk di sofa ruang tamu.

Beberapa saat kemudian……

“HUWA…..Ige weoya …” mendengar teriakan hyerin taeminpun segera bergegas masuk kedalam kamar untuk mengecak apa yang telah terjadi.

“YA!!!Waeyo?”tanya taemin yang baru saja memasuki kamar tersebut.

“Kenapa baju tidurku setipis ini.Andwae!!!!”seru hyerim ngeri sambil menunjukan sebuah lingerie yang ia temukan di lemari pada taemin.

“Kukira ada apa.yasudah kau pakai saja pakaian itu lagipula aku tidak akan tergiur dengan tubuhmu yang rata itu tau”balas taemin asal membuat hyerim langsung menggeram kesal.

#Buk

Bravo, lemparan sisir hyerim benar-benar tepat sasaran ke wajah taemin tepatnya kearah hidungnya.

“HUWA!!!Neomu appo”teriak taemin kesakitan sambil memegangi hidungnya yang terasa begitu nyeri.

“Rasakan itu dasar namja menyebalkan”sahut hyerim sambil menggembungkan pipinya kesal.

“Kau keterlaluan song hyerim”balas taemin yang kemudian baru menyadari sesuatu yang mulai menetes dari hidungnya.

“Da…darah?Andwae hidungku mimisan.YA Song hyerim lihat hasil pekerjaanmu ini “seru taemin sambil menunjukan hidungnya yang masih meneteakan darah.

“Ji…jinja?sepertinya tadi aku melemparnya tidak kencang kok”bela hyermin sambil menatap taemin takut-takut.

“MWO!!Kau bilang tidak kencang.kau sadar tidak tenagamu itu sama seperti seorang namja tau”.

“Neo!!!sudah mimisan begitu masih saja mencari ribut padaku lagi” balas hyerim yang kembali kesal.

“Pokoknya kau harus bertanggung jawab padaku hyerim-ah”pinta taemin sambil menunjuk-nunjuk hyerim.

“Aish….araso,tuan lee yang lemah aku akan mengobatimu.kau puas”seru hyerim mengalah.

“Memang sudah seharusnya begitu hyerim-ah”.

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Taemin POV

Dasar yeoja jadi-jadian membuat hidungku mimisan begini.

Sudah salah tidak mau mengaku lagi.

”Sabar taemin-ah sabar….” gumamku dalam hati mencoba menabahkan diriku dan berserah pada yang kuasa#Gaya bener serasa film religi wkwkwkwk.

“Sini ku obati lukamu”seru yeoja itu yang sudah muncul dengan kotak p3k yang ia temukan entah dimana.

“Pelan-pelan”ucapku kearahnya mengingat yeoja ini tidak ada lembut-lembutnya sama sekali catat : SAMA SEKALI!!!

“Dasar bawel!!! Ku sentuh lukamu saja belum malah sudah protea duluan lagi”sahutnya sambil memandangku tajam.

Kemudian ia pun mulai mengobati lukaku dengan telaten.ternyata ia bisa juga bersikap lembut selayaknya yeoja pada umumnya.

“Malam ini kau akan tidur dimana?”tanyanya sambil terus mengobati luka ku.

Sejenak aku terdiam.bingung mendengar pertanyaannya yang menurutku aneh.

“Tentu saja didalam kamar”sahutku polos membuatnya menghentikan kegiatannya dan beralih memandangku.

“Kurasa lemparanku tadi juga mengenai syaraf diotakmu lee taemin.kau lupa diapartemen ini hanya ada 1 kamar dan 1 tempat tidur berukuran king size.jadi kau mau malam ini tidur disana bersamaku?”ucapnya sinis sambil memandangku kesal.

“Kalau begitu kau saja yang tidur di sofa”seruku sambil melirik sofa dihadapanku.

“Shiro,kau saja kau kan namja jadi kau harus mengalah dengan yeoja sepertiku”.

“Yeoja?kau itu lebih mirip namja dari pada yeoja tau”balasku tak mau kalah.

Dan coba tebak apa yang ia perbuat lagi padaku.Yap,benar sekali ia menwkan lukaku dengan kasar membuatku refleks berteriak kesakitan.

“YA!!!yeoja kasar kau mau membuat hidungku ini cacat”seruku kearahnya yang terlihat santai.

“Siapa suruh membuatku kesal saja. Masih bagus aku tidak menimpukmu dengan kotak p3k ditanganku ini”.

”MWO!!!A…apa dia bilang kalau ditimpuk dengan itu bisa-bisa aku gagar otak dibuatnya”gumamku dalam hati sambil meliriknya ngeri.

“Sudah tugasku audah selesaikan aku akan mauk kekamar .jadi selamat tidur diluar malam ini tuan lee yang manja”serunya meledeku dan segera berlari kearah kamar.

“Kau saja yang tidur diluar aku kan sedang sakit jadi harus tidur didalam kamar.Hey!!!kau lupa kau yang sudah membuat hidungku ini terluka”seruku sambil mengejarnya kedalam kamar.

“Keluar kau namja mesum jangan hatap kau bisa tidur bersamaku lagi”teriaknya sambil melempariku bantal.

“Yeoja gila awas kau”teriaku sambil melemparinya bantal juga.

Ternyata kegiatan kami ini cukup menguras tenaga hingga akhirnya membuat kami kelelahan dan memutuskan untuk segera tidur.

Seranjang?tentu saja itu pun setelah melewati perdebatan yang cukup lama diantara kami.

Tidur dengan tenang?jangan harap!!! Tidak seperti kalian bayangkan.

Kalian tau 2 kali ia menendang bokongku hingga terjatuh dari tempat tidur tapi tenang aku juga membuatnya terjatuh dari atas kasur hingga 2 kali.Jadi skor kami sama ^_^

Taemin POV END

TBC

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Gimana nih Chapter 2 nya?

Pasti biasa aja ya #(T.T)hiks…hiks….hiks….

Maklumilah kemampuan author yang standart ini ya (^_^)

Gomawo buat yang sudah mau membaca ff ini saran dan kritiknya ditunggu loh (*.*)

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

7 thoughts on “Our Sweet Nightmare – Part 2

  1. Tadi muter di part 1 nya dulu , tapi komennya sekalian disini yah. hehehexD ceritanya bagus kok thor. typonya dikit itu. part3nya smoga lebih waw yaaa…! aku nunggu lohh!! pngen jadi istrinya onyu.. hihihi… fighting thor🙂

  2. aigoo thor, akku sampe lumutan tau nungguin lanjutannya..
    untung lanjutannya memuaskan,, jadinya penonton gak kecewa😀  ƗƗɐɐ•• “̮ ƗƗɐɐ•• “̮ ƗƗɐɐ••

    btw, lanjutannya jangan lama2 ya thor😀 dah gak sabar nunggu kelanjutannya (•ˆ⌣ˆ•)

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s