Don’t Believe Me – Part 2

Tittle : Don’t Believe Me

Author : ViKeykyulov

Maincast : Lee Taemin, Park Hyunsoo, Choi Minho.

Support cast : SM artis (slight Key-Hyuna, Jonghyun-Hyora)

Genre : Romance, sad, little angst.

Rate : PG 17 (I Warned it)

Length : Sekuel.

Summary : jangan pernah mempercayai sesuatu dari tampilanya. Karena apa yang terlihat dari luar terkadang tak sama dengan isi di dalamnya.

don't belive me

Part 2. Its beginning

 

Pria itu masih setia berdiri di depan ruang latihan. Dari dalam, music keras terdengar menghentak. Membunuh waktu dengan memainkan aplikasi di ponsel sepertinya cukup untuk mengusir kebosanan. Jemarinya dengan lincah berselancar dalam layar datar gadget canggihnya. Meskipun sesekali tetap melirik kedalam ruangan besar yang menampilkan sekelompok pria tengah berlatih dance.

Lee Taemin, nama pria itu. Sesekali membetulkan posisi berdirinya yang besandar pada tembok luar dari ruang latihan anak-anak EXO.

“Jadi dia benar-benar seorang yeoja. Sulit dipercaya.” Gumamnya saat dia menangkap gerakan seorang ‘namja’ berambut coklat gelap sedang mengusap keringatnya yang bercucuran. Bergerak lincah mengikuti intruksi pelatih agar gerakannya sinkron dengan member EXO-K yang ikut berlatih barisan terdepan.

“Park Hyunsoo… Sepertinya aku bisa memanfaatkanmu untuk menjauh dari si brengsek itu. Gotcha!” Tiba-tiba Taemin tersenyum dengan puas. Lalu, memasukkan ponselnya kedalam saku dan memperbaiki posisinya untuk mengamati setiap tindak-tanduk seorang Park Hyunsoo.

.

.

.

“Hyung… maafkan aku!” Dengan wajah innocent yang selalu berhasil mengelabuhi semua orang agar meluluskan keinginannya, Taemin mencoba menahan langkah Hyunsoo yang berjalan lurus tak memperdulikannya.

“Hyungiee… Mianhe.” Lagi pintanya dengan manja seolah mereka sudah kenal begitu dekat.

Hyunsoo masih terus saja berjalan tanpa memperdulikan segala polah maknae SHINee itu.

“Hei Park Hyun…” Dari arah berlawanan muncul Yunho dan Changmin, keduanya berjalan beriringan. Lalu berhenti saat berpapasan dengan Hyunsoo yang direndengi Taemin dari belakang.

“Hyung… apa kabar?” Jawab Hyunsoo dengan suara maskulin. Ikut tersenyum membalas senyuman member Boyband senior di SM itu. Melihat respon Hyunsoo yang sangat berbeda jauh dengan sambutan padanya membuat Taemin langsung cemberut. Menampilkan wajah ‘ngambek’ andalannya.

“Maknae… ada apa dengan wajahmu itu. Jelek sekali. Kenapa? Susu pisangmu habis hah?” Ledek Changmin tanpa menyadari bahwa dirinya juga maknae. Tangan panjangnya menarik pipi Taemin dengan gemas –ganas. Salah satu alasan yang kadang membuat Taemin merasa diperlakukan seperti anak-anak. Dan Taemin membenci itu.

“Changmin hyung… jangan mengejekku. Menyebalkan!” Sumpah, Taemin sangat benci harus berpura-pura bertingkah imut di hadapan orang-orang ini.

Kini perhatian Yunho juga Hyunsoo ikut beralih pada Taemin. walaupun sedikit kesal, Taemin sempat bersyukur karena akhirnya Hyunsoo mau melihat kearahnya.

“Yunho hyung… tolong bilang pada Park Hyun hyung untuk memaafkanku. Padahal aku sudah menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Tolonglah hyung…” Memasang wajah memelas sebaik mungkin, Taemin kini bergeser dekat dengan Yunho.

“Tae… memang apa yang sudah kau lakukan sampai membuat Hyun marah. Kau mengganggunya, menjahilinya.” Sahut Yunho dengan sabar. Mengusap kepala Taemin seolah anak kucing yang butuh di sayang.

“Yah… aku sudah melakukan kesalahan dan Hyun hyung marah padaku. Tapi benar hyung aku sudah menyesal. Maafkan aku hyung.” Dengan sengaja Taemin mengambil tangan Hyunsoo dan menggenggamnya erat. Ada sedikit ketegangan yang dirasakan Taemin dari tangan Hyunsoo. Menyesal dia sudah membuat Hyunsoo takut padanya. ‘Terkutuklah kau Taemin!’ makinya dalam hati.

“Yakin kau sudah menyesal Taemin?” Yunho berusaha meyakinkan.

“Tapi, ngomong-ngomong memangnya apa yang sudah kau lakukan pada dancer kesayangan kami ini Taemin jelek!” Changmin menimpali ucapan Yunho. Terlihat sekali kalau dia penasaran.

“Ih… Changmin hyung kepo. Mau tahu urusan orang.” Mehrong Taemin tanpa melepaskan genggamannya pada Hyunsoo. Sedikit menghindar saat Changmin berusaha menoel lagi pipinya.

“Sudah-sudah… Changmin, Taemin. hentikan itu.” Lerai Yunho melihat kelakuan duo makane itu. “Hyung memang tidak tahu masalahmu dan Taemin. Tapi Hyun… maafkan saja Taemin. terkadang dia memang suka usil. Tapi percayalah, dia adalah anak yang manis dan baik hati. kau pasti tidak akan betah berlama-lama marah padanya.”

.

.

.

Mendengar ucapan Yunho, membuat Hyunsoo seketika membeliakkan mata. Anak manis dan baik hati, ayolah dia sudah bosan mendengarnya. Taemin kalian ini tak semanis yang kelihatan. Ingin sekali Hyunsoo mengatakan pada duo member DBSK itu.

“Baiklah… aku akan memaafkannya.” Ujar Hyunsoo sembari menarik tangannya sedikit kasar. Melotot pada Taemin tanpa sepengetahuan Yunho dan Changmin.

“Ah… hyungie! Gumawo! Aku senang sekali.” Girang Taemin sambil berseru dan memeluk tubuh Hyunsoo erat-erat. Ingin rasanya Hyunsoo mendorong tubuh Taemin, dan memukul muka poker face-nya itu yang berhasil mengelabuhi Yunho dan Changmin.

“Akting yang hebat Lee Taemin!” Bisik Hyunsoo sarkastis sambil memaksakan senyum. Kedua tangannya berusaha melepaskan pelukan Taemin yang kini sudah melingkar erat di pinggang. Mungkin dua DBSK itu tidak menyadari kejanggalan perlakuan Taemin. semestinya dua orang namja yang berpelukan pasti tangan mereka melingkar di punggung bukan pinggang.

“Terima kasih… kuanggap itu pujian.” Balas Taemin tak kalah rendah. Membuat Hyunsoo semakin merasa risih. Karena sepertinya Taemin sengaja berlama-lama tak mau melepaskan belitan tangannya.

“Ah… untuk merayakan ini, bagaimana kalau kita makan-makan. Hyungdeul setuju.” Taemin melepaskan pelukannya pada Hyunsoo. Dan berganti merangkul pundak ‘pria’ bermarga Park itu. Dengan gusar, Hyunsoo berusaha melepaskan diri tapi lagi-lagi gagal.

“Tenang saja hyung… aku yang traktir. Iyakan Hyun hyung?” Hyunsoo mendengar nada ceria dari namja yang masih merangkulnya itu.

“Kau akan menyesal mengatakan itu Taemin.” Sahut Changmin dengan wajah senang. Yah, eat Machine SM yang terkenal ini menemukan pasangan sejatinya. Makanan. Melihat hal itu, mau tidak mau Hyunsoo tersenyum geli.

“Changmin~ah… kita ada urusan dengan manajer.” Hyunsoo melihat Yunho menepuk pundak Changmin yang langsung cemberut mendengar ucapannya. “Taemin… kalian makan berdua saja sana. Hyung dan Changmin hyung masih harus bertemu manajer. Kami pergi dulu. Kajja Changmin.” Lanjut Yunho lagi, kali ini dengan menarik lengan Changmin. “Oh iya… Tae, pastikan Park Hyun makan banyak, tubuhnya sudah semakin kurus akhir-akhir ini.” Tambahnya sebelum benar-benar berlalu meninggalkan Hyunsoo dan Taemin berdua.

“Kau dengar noona! Kurasa apa yang Yunho katakana benar. Terakhir kali menjadi back dancer di lagu Aside kau tidak sekurus ini.” Hyunsoo mendengar nada mengejek dalam suara Taemin ketika mengeraskan panggilannya, Noona. “Kajja! Di sekitar sini ada restoran China yang enak.” Tambah Taemin.

“Lepaskan aku Lee Taemin! kau menakutkan.” Sentak Hyunsoo berusaha melepaskan cekalan di lengannya. “Kuharap, mulai saat ini kita tidak akan bertemu lagi. Semuanya selesai. Permisi.” Pamit Hyunsoo dengan ketus. Lalu berbalik dan meninggalkan Taemin dengan langkah tergesa.

“Tidak semudah itu Park Hyunsoo, aku tidak akan melepasmu.” Gumam Taemin dengan seriangai yang membuatnya terlihat begitu ‘naughty’ sebuah gumaman yang tidak akan mungkin di dengar oleh seorang Park Hyunsoo.

Lalu namja yang baru genap berusia 20 tahun pada Juli lalu itu mengambil ponselnya, memencet beberapa nomor lalu ditempelkan ditelinganya.

“Hyung… aku ingin Park Hyunsoo jadi back dancer lagu semua lagu terbaru SHINee.”

oOoOOo

“Jadi, disini tempatnya?” Hyuna menginjak rem mobilnya. Menolehkan wajah untuk melihat kembarannya yang duduk di sampingnya.

“Sepertinya. Kemarin dia bilang target kita mengajak bertemu di tempat ini.” Sahut Hyora dengan yakin.

“Aneh… inikan tempat umum. Terlalu berani untuk seorang artis mengajak blind date di taman kota seperti ini.” Komentar Hyuna dengan pandangan menyapu suasana sekitar dari balik kemudi. “Siapa target kali ini?” Imbuhnya penasaran.

“Lee Jonghyun CN.Blue. kau tahu kan? Pria tinggi yang baru-baru ini menjajal kemampuannya di dunia acting. Ah, aku tidak sabar ingin bertemu dengannya. Berapa lama ya kira-kira aku bisa bertahan dengannya”

“Aku tidak kenal siapa itu Lee Jonghyun, dan aku tidak peduli. Yang ku pedulikan, hubunganmu dengannya jangan sampai lebih dari satu bulan. Lebih dari itu, dia akan merasakan akibatnya.” Ujar Hyuna dengan wajah serius.

“Iya.. iya… adikku yang over protectiv.” Balas Hyora dengan gemas. Lalu mencubit dua belah pipi adik kembarnya yang lahir 6 menit setelah dirinya itu.

Gemanhe Kim Hyora!.” Kesal Hyuna, yah meski saudara kembar kedua gadis bermarga Kim itu memiliki karakter yang berlawanan. Kim Hyora memiliki karakter yang aktif dan easy going dia cenderung  periang dan ramah, sedangkan Kim Hyuna termasuk pribadi yang dingin dan introvert. Hanya dengan orang-orang tertentu dia mau menunjukkan senyuman dan kesan ramah. Bahkan wajah keduanya pun tidak terlalu mirip hanya rambut hitam tebal kesamaan yang mereka miliki.

“Baiklah saengi… aku turun disini saja. Baik-baik disini yah.”

“Seharusnya itu kata-kataku. Dan berhenti memanggilku dengan kata menjijikkan itu. Tidak ada kakak dan adik disini. Kita kembar.” Ketus Hyuna yang dibalas kekehan oleh Hyora.

“Lihat saja! Kali ini endingnya akan sama dengan kisah-kisah yang lalu Kim Hyora.” Ucap Hyuna dengan suara datar, menatap kepergian kakak kembarnya itu dengan tatapan yang sulit di artikan.

.

.

.

Sepeninggal Hyora, Hyuna kembali menghidupkan mesin mobil untuk mencari tempat parkir dan mencari spot yang nyaman sambil mengamati posisi Hyora. Penasaran juga, takut saudara tersayangnya itu kenapa-kenapa.

Setelah berputar mengelili kawasan taman kota yang terletak tidak jauh dari daerah Chungdamdong itu, Hyuna akhirnya menemukan tempat parkir tepat di belakang Audi putih. Posisi yang pas karena dia bisa melihat beberapa sudut taman yang terdapat kursi-kursi nyaman untuk berteduh di sore yang indah ini.

Dengan hati-hati gadis bermarga Kim itu berusaha memarkir mobilnya agar pas. Sedikit kesulitan karena ternyata posisi mobilnya terlalu masuk ke dalam hingga nyaris menyerepet Audi putih yang parkir di depannya. Dan memang dasarnya ceroboh, tangan Hyuna justru menarik perseneling yang membuat mobilnya melaju ke depan.

BRAK!!

Tabrakan tak bisa di hindari, mobil Hyundai keluaran tahun 2010 miliknya menabrak bodi belakang Audi putih entah milik siapa.

“Sial…” Gerutunya sambil membuka pintu mobil. Saat ia keluar dari mobil dan berjalan untuk melihat keadaan mobilnya saat itulah pemilik audi putih yang ia tabrak itu juga keluar. Mata coklatnya mengamati bodi mobilnya yang sedikit penyok tak jauh berbeda dengan kondisi mobil yang ditabraknya.

“Ah… Mobilku!!” Jerit seorang namja dengan histeris. Berlari mendekat pada posisi Hyuna berdiri. Dari tempatnya, gadis berambut sepunggung itu bisa melihat dengan jelas raut terkejut di wajah namja berkulit pucat dengan rambut hitam pekat. Ada sebuah anting panjang yang terpasang di telinga sebelah kanan.

“Kau…!! apa yang kau lakukan pada mobilku ini” Semburnya pada Hyuna. Menunjuk wajah Hyuna dengan galak. Kemudian berjongkok untuk mengelus body belakang mobil miliknya. Tatapannya berubah ngeri saat melihat kerusakan mobilnya yang terbilang cukup parah. Mendongak lagi, namja bersweater coklat tebal itu melayangkan tatapan ‘membunuh’ pada Hyuna.

“Menabraknya, memang apa lagi.” Dengus Hyuna bosan, membalas tatapan si namja dengan ekspresi datar.

“Kau… bagaimana bisa berkata sesantai itu. Gara-gara ulahmu mobilku hancur.”

“Tidak usah berlebihan, perbaiki mobilmu. Apa segini cukup?” Merogoh kantung celana jeans yang di kenakan, Hyuna mengulurkan beberapa lembar won.

“Apa-apaan ini. Hei nona! Kau kira semua hal bisa terselesaikan dengan uang sekali.” Hyuna bisa mendengar suara namja berambut hitam di hadapannya itu tengah meradang. Menahan amarah yang siap meledak. “Kau bahkan tidak inisiatif minta maaf padaku.” Imbuh namja tersebut.

“Mianhe…” Ujar Hyuna masih dengan wajah datar, tanpa ada raut bersalah sedikitpun. Untuk ukuran orang yang berniat meminta maaf, wajah Hyuna justru terlihat mengajak ribut.

“Ck… jinja! Jaman modern begini masih ada yeoja sombong sepertimu.” Pria bersweater tebal tertawa miris melihat kelakuan Hyuna. “Jika saja kau laki-laki, sudah habis mungkin wajah sombongmu itu.” Geramnya lagi.

“Drtt… drtt…”

Dering ponsel mengurungkan niat Hyuna yang ingin membalas geraman kesal namja tersebut. Mengabaikan tatapan kesal si pria, Hyuna langsung mengangkat ponselnya begitu melihat nama Hyora di layar ponselnya,

“Ya… ada apa?”

“……….”

“Mwo… salah target? Apa maksudmu.”

“………………..”

“Jadi marganya berbeda, dia bukan Lee Jonghyun tapi Kim Jonghyun.”

“………………”

“SHINee!!”
Mendengar pekikan Hyuna, namja dengan mata kucing itu melebarkan matanya. Menyimak obrolan sepihak yang di lakukan gadis dihadapannya itu.

“………….”

“Baiklah, aku kesitu. Jangan  temui dia sebelum aku datang.” Setelah berkata seperti itu, Hyuna langsung mematikan sambungan dan menyimpan ponselnya lagi.

“Aku benci SHINee.” Gumam Hyuna rendah, namun sayangnya masih bisa didengar oleh indera si namja bermata kucing di hadapannya.

“Maaf, aku buru-buru. Silahkan bawa mobilmu ke bengkel. Masukkan saja tagihannya padaku. Ini kartu namaku.” Jelas Hyuna buru-buru. Mengeluarkan selembar kartu nama dan menjejalkannya ke tangan si namja. Tanpa memperdulikan respon yang diberikan lawan bicaranya, Hyuna langsung pergi begitu saja. Melangkah dengan tergesa.

“Benci SHINee –eh?” Bisik pria dengan rambut hitam sekelam malam itu sambil mengamati siluet tubuh Hyuna yang makin menjauh. “Kim Hyuna, akan ku buat kau jatuh cinta padaku. Kim Kibum, member SHINee ketiga. Lihat saja!” lanjutnya yang ternyata dia adalah Kim Kibum atau yang lebih dikenal dengan nama Key, jempolnya bergerak mengusap  lembaran halus kertas berwarna biru yang tercetak nama KIM HYUNA dengan jelas. Seringai licik berkilat di bola mata coklatnya di barengi dengan sebelah sudut bibirnya yang naik membentuk evil smirk.

Sepertinya jalan takdir kembar duo Kim itu akan bersinggungan dengan takdir duo Kim lain dari boy grup bernama SHINee.

Bersambung…

 

Note : entahlah, aku merasa lebih senang mengap date FF pendek sekarang. Walaupun pendek tapi yang penting bisa sering-sering up date iyakan?

Hyora! Dee Eonni! Gimana chapter 2-nya? Udah mulai keliatan ceritanyakah. Review! Review! Please…..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

6 thoughts on “Don’t Believe Me – Part 2

  1. eiiiiii, ada duo Kim😀
    walaupun dgn jalan cerita yg beda…

    diposternya ada Minho, tp cerita Minhonya blum nongol.
    Apa di ff ini bakalan ada kisah member Shinee yg lainnya juga yg bikin readers gk nyangka dengan sifat aslinya mereka?

    si Jjong mau blind date gitu ya sama si Hyora?

    gak pa2 pendek ceritanya kalau sering up date, pasti ditunggu deh Vi.. 🙂

    1. Iye eon…. minhonya di simpen dulu… ntar dia juga nongol Kok… jangan kangen gitu ah…hehehe

      Sifat member SHINee yang bikih\n ga nyangka?? apa yaaa?? ahahha… mendadak dapat ide saia…hehehe

      Trims eon….

      ditunggu aja lanjutannya yahh…. semoga cepat. amin.

    1. Iyaaa…. Minho disimpen dulu… ntar juga keluar. terima kasih udah ngikutin…. ah, apa iya? orang yang dihindari Taemmin pastinya ga mungkin aku sih..hehehe
      Ditunggu aja lanutannya ya….

  2. Waaah… Pasangan rempong Kim Hyuna dan Key muncul, nih.
    Ada juga Kim Hyora dan Jonghyun… Oke, kita lihat bakalan seperti
    apa kisah mereka ntar…

    Disini 3 karakter utamanya ‘irit’ banget, Vikey…
    Lom bisa banyak komen di sini. Minhonya aja, lom muncul.
    Penasaran sebrengsek apa dia ke Taemin.
    *Padahal, Minho salah satu adekku yang well-behaved banget.
    Gak apa-apa, deh.. Ayo, kita ‘acak-acak’ dia di sini!!!

    Part-part selanjutnya, aku harap perkembangan ceritanya
    lebih banyak, ya, Vikey…
    * Piiiiissss (^__^)V

  3. wah… sepertinya bakalan ada 2 couple Kim nih… Kim Kibum-Kim hyuna, Kim Jong Hyun-Kim Hyora… hahah tapi berharapnya endingnya bakal jauh dari tebakan dan gak biasa… fighting Vikey!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s