IF

Title       : IF

Author  : ReeneReenePott

Maincast : Jung Heenim, Choi Minho

Genre   : Romance, Sad, Angst

Rating   : PG – 13

Length  : Vignette

Before story : It’s Sleep Time | Baby! Baby! Baby! | Good Person | Think of You |Sweet Dream | Seul Rin’s Side : Mr. Fussy | Summer Paradise | Letter Of Will | 7 Years of Love | Seul Rin’s Side : Couple Ring |

“Heenim-ssi, kita akan mendapat atasan baru. Namanya Choi Minho, dia belajar di Kanada. Kau tahu? Meskipun dia sudah sukses di bidangnya, dia ingin mencoba hal lain, seperti ke stasiun tv ini,”

Heenim merebahkan dirinya di atas kasur empuknya, mengambil napas berulang-ulang lalu memiringkan badannya seraya meraih ponsel. Satu pesan singkat dari Seul Rin.

From : Seulrinne~

Key memberiku cincin pasangan! Kau tahu betapa bahagianya aku! >,<

Heenim mendengus. Seul Rin sering sekali mengirim pesan singkat tak penting padanya. Meskipun pernah tidak dibalas tapi gadis periang yang sangat suka berbicara itu tetap mengirim pesan padanya. Heenim sampai berpikir, apa anak ini menggunakan pulsa gratisan?

Sekali lagi gadis itu memandang layar ponsel android-nya yang meredup dan melamun.

Oh God. Once more.

Once more, that name entered my life. Choi Minho.

Hope he isn’t Choi Minho that I ever knew.

__

Keesokan paginya, Heenim berangkat dari rumahnya dengan perasaan gamang. Ia malas sekali berangkat ke kantor. Tapi Seul Rin sudah merecokinya berkali-kali dengan telepon, kenapa sudah hampir jam delapan ia belum menunjukkan batang hidungnya? Biasanya Heenim memang berangkat pagi, setengah jam sebelum jam delapan.

Galaxy note-nya berdering lagi dengan lagu KARA – Honey. Lagu khusus untuk Seul Rin jika menelpon atau mengirim pesan. “Ya, Seul-ah?”

“Heenim! Cepat kesini kau lama sekali! Produser sudah kebakaran jenggot kalau tidak ada kau! Cepaaat ini bos baru sudah datang dan—OH!” Klik Heenim merenyit bingung ketika panggilan terputus tiba-tiba. Bis yang sedang ia tumpangi tinggal beberapa meter lagi tiba di depan halte kantor stasiun tv tempat ia bekerja, dan Seul Rin makin membuatnya malas.

Here we go.

Heenim akhirnya sudah masuk ke dalam gedung. Para karyawan sudah berbaris di depan dengan hormat, dan akhirnya Heenim menyelip lewat belakang hingga ke dekat produser yang bekerja sama dengannya. Pria tua itu hanya meliriknya, lalu berbisik dingin. “Kau mepet waktu,”

Jwesonghamnida, saya lupa dimana script-nya diletakkan,” karang Heenim sambil membungkuk meminta maaf.

“Yasudah, sana bergabung dengan yang lain,” balas produser itu dan Heenim hanya bisa membungkuk patuh dan bergegas menuju ke tempat Seul Rin yang tadi sudah ia lirik.

“Heenim-ah, kau tahu atasan kita ini akan sangat berpengaruh. Makanya produser sampai heboh. Presiden memang tidak sempat datang tapi wakilnya datang,” oceh Seul Rin langsung. “Maaf tadi telponku terputus, ketahuan produser,”

“Jadi belum datang ya?”

Mata Seul Rin melebar setelah Heenim mengucapkan kalimat itu. “Oh! Kurasa itu mobilnya!” serunya nyaring. Heenim ikut berpaling. Seorang pria tinggi dan seorang wanita turun dari Lamborgini mewah itu, dan dengan segera keduanya masuk denga elegan. Sang wanita tak hentinya tersenyum mengamit lengan si pria. Kedua mata Heenim membelalak menatap siapa pria yang sedang berjalan di depannya sekarang. “Astaga…” desis Seul Rin syok.

“Selamat datang, Choi Minho-ssi, dan…” wakil presiden menyambut kedatangan kedua orang itu smabil menjabat tangannya, dan tersenyum lebar. Tatapannya berlaih dari pria yang dipanggil Choi Minho itu ke wanita yang sedari tadi mengamit lengannya. “Ini…?”

“Saya calon tunangannya, Im Yoona imnida,” ujar wanita itu penuh percaya diri. Dan, bohong bila seisi lobby area itu tak mendengarnya. Wajah Heenim mendadak berubah menjadi pias.

__

“Pria itu… tidak salah lagi dia pasti Choi Minho-mu Heenim-ah! Apa-apaan pria itu hah? Setelah meninggalkanmu nggak jelas, sekarang sudah jadi tunang—HMPH!” Heenim buru-buru membekap mulut Seul Rin dan menyeretnya sedikit menjauh. Mata Heenim memang mulai panas, tapi ia terus menggeret Seul Rin yang sedari tadi mencoba memberontak dari bekapannya, dan sebisa mungkin tidak menarik perhatian karyawan lain yang ada di sekitar mereka.

“Heenim-ah!” pekik Seul Ran setelah lepas dari Heenim. “Pria itu… akan kuhajar dia—“

“Kau berisik, Choi Seulran. Bagaimana kalau kau diomeli? Dia bisa saja hanya orang yang mirip,” Heenim menarik napas berat dan kembali menatap kerumunan itu dengan mata yang hampir memerah. “Tapi dia sangat mirip Minho.”

“Itu dia, Jung Heenim. Kalau wajah dan namanya sama, berarti mereka orang yang sama. Lihat kan, sekarang emosimu jadi meledak-ledak karena dia,” Seul Rin akhirnya memilih untuk bersikap tenang karena yeah, dia bisa mengakui apa yang dikatakan Heenim benar. Jika dia heboh sendiri dia bisa diomeli lagi. “Kau nanti akan rapat dengannya, apa kau butuh pengganti?”

Heenim hanya bisa nyengir pasrah. “Berharap saja dia tidak mengingatku. Atau, dia memang tidak mengingatku. Aku harus tetap profesional, kan?”

Seul Rin menatap Heenim diam, lalu menarik wanita yang sudah bersamanya sejak TK itu kepelukannya. “Kau pasti sangat merindukannya,”

Heenim hanya bisa tertawa tanpa suara, matanya kembali memerhatikan orang-orang di hadapannya.”Aku merindukannya pun bukan berarti ia juga merindukanku. Buktinya, dia sudah mendapatkan kebahagiaannya sendiri,”

Seul Rin menatap Heenim yang nampak kacau sambil mengelus pundaknya lembut. “Kalau ia memang milikmu, ia pasti akan kembali padamu,”

Heenim memaksakan senyum getir. “Kalau,”

END

NB: Harusnya SPY keluar bulan ini. Maaf ya ngaret, lagi stuck DX

©2011 SF3SI, reenepott

signaturesf3siOfficially written by reenepott, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

22 thoughts on “IF

  1. Reene kbiasaan dehh.. ini jls2 blm end knp ada tulisan END dsitu? -_-
    Nasib Heenim gimana ituu adoohhh Minho brkhianat nihh.. balik2 udh punya tunangan aja.. masa iyaa dia udh lupa sm heenim -_-
    G mau tau pokoknya ini msti ad lanjutannya #maksa
    skli2 dbikin 1shoot gt biar panjangan dikit ._.

    Lanjutannya dtunggu yaa ^^)/

    1. Karena…. Mungkin kebiasaan?? #jedor
      1shoot ya?? Hngg… Paling panjang ficlet aja ya, soalnya fic ini ditulisnya juga angin-anginan (??) Kalo 1shoot bakal makin lama keluar kayaknya -_-a
      Makasih yah udah komen xD

  2. gantung….
    renee lanjut, doong…
    ada beberapa typo tapi g masalah selamat ceritanya ternikmati. pengen d ada kejelasan cerita ini lagi. btw, ini sambungan dari cerita lain atau gmn nih

    keep writing, Renee~

    1. Nyehehe, mungkin aye pantes dikasih julukan Queen of Typo kali ye wkwkwkwk ///_-
      Yeepp, sambungan cerita lain, tp sebenernya tiap drabble-nya dimaksudkan biar bisa stand alone gituh wkwkwk
      Makasih ya udah komen😀

  3. Mede mede.. ini kalau aku mau baca cerita ini harus baca before story nya dulu ya?
    Di kasih link bisa kayaknya *ini founder bikin Library tapi males nyari. Keterlaluan!* xD
    Sorry ya komen ku spam gini, kalau udah baca before story nya aku balik lagi deh hohoho

    1. Kak…. aku bukan kacang mede loh -_- #slapped wakakakakaakk xD
      *mikir* gak harus juga sih… kalo udah nyambung yaaa gak usah juga gak papa. wuahahah xD
      Awalnya mau gitu, dikasih link. Tapi aku juga males ngubek-ngubeknya #DOR!
      Nyehehehe, trims ya kak ^^

  4. Hyaaa…. Gantung…. Minho selingkuh sama yoona ? Lah, katanya minho suka sama hyemi. Ga setia amat si minho. Tp hyemi masih ada kesempatan kok…. Yoona masih jadi calom tunangan kok… Direbut ga pa pa kan ??? Hohoho….. Masih lanjutkan ? SPY ngaret ya ?? Padahal udah ditunggu-tunggu. Daebak dehh…. SPY-nya jangan lama-lama yaa… Udah terlalu penasaran nihh…. Mian kalo bahasanya nusuk hati author… Hehehe new reader sihh…. ^_^V

    Lanjutannya ditunggu secepatnya😉 cemungud eaa….

    1. Hehehe :3 figure out later yaaaaa ^o^ Bakal dilanjut sih, kalau masih ada yang pengen baca wuahah xD
      iyah, sedikiiit lagi beres dan februari ini bakal publish… mungkin akhir bulan hehe ^^ Maaf ya -,-
      Trimakasihh ^^

  5. waaahh!!! keren! kalau aja ini sequel pasti menarik.
    Daebak eonni! saya suka. Tolong dijadikan sequel,ya eonni…
    ceritanya bagus. Happy writing!

  6. Ihhhh emg nih kodok jelek kebiasaan bkin org sedih..ming ming muncul2 bawa cewek aje kagak tau itu yg nunggu bertahun2 udah mau pingsan..ckckckck..thor lanjut donk..drabble jg gpp sih tp lanjut aja terus..gemes sama mereka drdlu geje2 terus hahahahaha..semangat!!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s