My Housemate – Part 5

MY HOUSEMATE – CHAPTER 5

Author : Vanesa.Choi aka Choi.Eun.Soo

Main Cast : Choi Eun Soo (OC),Lee Jinki

Support Cast : Mason Moon as Lee Soo Jin,Han Sungyeon KARA

Genre : Romance,Friendship,Comedy

Rate : PG17

Lenght : Chaptered

img1390922417502 (1)

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

I don’t like…..

 

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

“Aku pulang”seru jinki pelan dengan wajah muram.

Mendengar suara jinki eun soo pun segera bergegas menemui namja itu untuk menanyakan tentang keberhasilan interview kerja yang diikutinya tadi.

” otte?bagaimana interviewnya jinki-ah?”tanya eun soo penasaran dengan wajah berharap.

Tidak ada sahutan jinki hanya terus menundukan kepalanya dalam diam.

“Gwenchana,kalau kau belum diterima diperusahaan itu.

Aku yakin banyak perusahaan diluar sana yang membutuhkan orang sepertimu” balas eun soo mencoba memghibur jinki hingga akhirnya jinki tidak dapat menahan tawanya lagi.

“YA!!!kenapa kau tertawa begitu?” Jinkipun mulai menghentikan tawanya dan menatap kearah eun soo.

Perlahan kedua tanyannya ditumpukannya kearah pundak eun soo pelan.

“Sebenarnya…aku diterima bekerja disana eun soo-ah”ucap jinki sambil menatap mata eun soo dalam.

Sedangkan eun soo yang masih belum menyadari ucapan jinki tadi hanya bisa  kebingungan.

Hingga beberapa saat kemudian ekspresi bingung diwajah eun soo pun menghilang dan tergantikan dengan ekspresi yang terlihat senang “Chukae jinki-ah” ucapnya sambil tersenyum lebar kearah eun soo.

Refleks jinkipun memeluk eun soo untuk mengungkapkan rasa senang yang dirasakannya.

“Kau tau aku begitu senang ketika diterima bekerja disana rasanya seperti mimpi eun soo-ah.

Begitu cepat aku mendapatkan sebuah pekerjaan yang selama ini kuidam-idamkan ” ungkap jinki dengan posisi masih memeluk tubuh eun soo erat.

“Ini nyata jinki-ah aku yakin kau akan diterima bekerja disana .sekali lagi kuucapkan selamat ne”.

“Aigoo,kenapa jantungku jadi berdetak kencang begini dan perasaan hangat tiba-tiba menjalar keseluruh tubuhku”

Gumam eun soo dalam hati ketika ia berada dalam pelukan jinki.

“Nyamannya kenapa aku merasa begitu nyaman memeluk tubuh yeoja ini.OMO!!!” Seru jinki dalam hati dan segera melepasakan pelukannya dari tubuh eun soo.

Keduanya saling terdiam dan sibuk menenangkan degup jantung masing-masing karena pristiwa tadi.

“Mia..mian,Ka…kalau begitu aku naik ke kamarku dulu ne annyeong” ucap jinki gelagapan sambil berjalan kearah tangga.

Baru saja eun soo mau meneruskan kegiatan memasaknya yang sempat tertunda tadi didengarnya suara keras dari arah tangga.

#Bruk

“OMO!!!jinki-ah suara apa itu?”teriak eun soo dari arah bawah tangga.

“Gwenchana,tadi aku hanya tersandung dan terjatuh”mendengar penuturan jinki itu eun soo pun hanya bisa tertawa geli mengingat tingkah sangtae teman serumahnya itu.

##########################

Beberapa bulan pun berlalu dengan tenang.

Jinki sudah dapat beradaptasi dengan baik di tempat kerja barunya tersebut.

Jadwal menjaga soo jin pun kini telah mereka atur sedemikian rupa demi kenyamanan keduanya karena jadwal kuliah eun soo yang kembali padat jadi jinki lah yang bertugas menjaga soo jin pada hari sabtu dan sepulang kerja.

##########################

“Aigoo lelahnya” keluh eun soo sambil berjalan kearah sofa ruang tamu .

“Kau baru pulang.mandilah aku sudah memasak sup kimchi dan telur dadar dengan sosis ayam untuk makan malam kita ” seru jinki yang tiba-tiba muncul dibelakang eun soo.

“Ne,gomawo tuan lee jinki yang baik” sahut eun soo sambil tersenyum kearah jinki.

“Aigoo,ada apa dengan mu eun soo-ah tiba-tiba saja memujiku begitu”perlahan jinkipun ikut duduk disebelah eun soo yang masih asik menyenderkan tubuhnya yang terasa lelah disofa tersebut sambil menutup kedua matanya.

#Bib..bib…bib…

Mendengar suara telpon yang cukup keras eun soo pun segera membuka kedua matanya dan menoleh kearah sumber suara yang rupanya nada dering dari telpon genggam milik jinki.

“Yeobseo”

“………..”

“Oh sungyeon-ah wae?”

“……………………”

“Besok, baiklah aku akan menemanimu”

“………………………”

“Ne cheonma”

“……………”

“Annyeong,sampai bertemu besok ne”

Ucap jinki memutuskan sambungan telpon yang diterimanya itu.

Mendengar pembicaraan jinki ditelpon tadi entah mengapa membuat eun soo penasaran ditambah ekspresi jinki yang berbinar-binar selama menerima telpon.

“Nugu” tanya eun soo singkat sambil menatap jinki aneh.

“Hanya seorang rekan kerja” jawaban singkat jinki itu jelas tidak membuat eun soo puas mendengarnya.

“Yeoja atau Namja?” tanya eun soo lagi.

“Aigoo,kenapa kau jadi bawel begini eun soo-ah” keluh jinki sambil menatap eun soo yang kini telah duduk tegap disampingnya.

“Aish,kau pelit sekali jinki-ah aku kan hanya mau tanya” dengan sebal eun soo pun segera berdiri dari posisinya dan berniat segera meninggalkan tempat itu atau lebih tepat meninggalkan jinki disana.

Baru saja eun soo melangkah tangannya telah ditahan oleh jinki yang menggenggam tangannya erat untuk menahannya pergi lebih jauh.

“Wae?lepaskan tanganmu jinki-ah.

Untuk apa menahanku disini kalau kau tidak mau menceritakan sedikitpun tentang teman baru mu itu padaku”

Melihat ekpresi eun soo yang terlihat lucu karena menggembungkan pipinya kesal jinkipun tertawa kecil dan segera menarik eun soo untuk kembali duduk disebelahnya.

“Aigoo,rupanya ada yang kesal ne.

Hey, nona choi eun soo jangan cemberut begitu kau malah terlihat lucu” merasa gemas jinkipun mencubit pipi eun soo pelan, “lama-kelamaan aku jadi tau ternyata eun soo yang keras kepala dan galak ini rupanya punya sifat manja juga jika sedang merajuk” lanjut jinki dmyang kini mengacak rambut eun soo pelan.

Jalas saja mendengar itu eun soo semakin cemberut dan kesal, “YA!!!! Jadi kau menahanku disini hanya untuk mengejeku.Jadi apa sekarang kau sudah puas?kalau sudah aku ingin kekamarku untuk istirahat”.

“Aish,kau ini baiklah akan ku ceritakan padamu.

Yeoja yang tadi menelponku itu namanya Han Sungyeon teman sekantorku.

Ia memintaku untuk menemaninya  membeli hadiah ulang tahun untuk  appanya.kau puas?” Tanya jinki kearah eun soo yang terlihat begitu menyimak cerita jinki tadi.

“Oh…. bulet apa kau sangat dekat dengannya ?”dengan wajah curiga eun soo menatap jinki.

“Yah dapat dikatakan cukup dekat.

Kupikir dia adalah yeoja yang baik dan dewasa jadi aku nyaman berteman dengannya”.

“Kau menyukainya?” Tanya eun soo to the point.

“Entahlah,tapi kupikir dia menyukaiku”sahut jinki begitu percaya dari malah membuat eun soo mendengus kesal.

“Jangan terlalu percaya diri kau pikir kau begitu tampan apa?” ejek eun soo spontan membuat jinki kesal.

“MWO!!!kau memangnya tidak sadar kalau aku ini tampan “bela jinki.

“Ne,kalau kau dibandingkan dengan seekor ayam mungkin memang kau lebih tampan tapi catat ya SEDIKIT “.

“Apa kau bilang?! Menyebalkan,coba lihat wajahku baik-baik dan bandingkan dengan Jonghyun. lebih tampan siapa ?

Aku kan jelas pasti aku” seru jinki sambil mendekatkan wajahnya kearah eun soo dengan begitu dekatnya.

Sesaat eun soo seakan tersihir menatap wajah jinki yang begitu dekat dengannya hingga ia pun tersadar dan menggeleng cepat sambil mendorong tubuh jinki menjauh darinya.

“Jelas lebih tampan jonghyun oppa dibandingkan denganmu.

Dia punya otot-otot yang kekar sedangkan kau coba lihat tubuhmu tidak berotot sama sekali yang ada hanya lemak-lemak berlebih seperti ini” ucap eun soo sambil mencubit perut jinki  dan segera berlalu pergi.

“O..oppa kau memanggilnya OPPA ?! YA kenapa kau memanggilnya oppa sedangkan memanggilku hanya dengan nama” protes jinki itu pun benar-benar diacuhkan oleh eun soo yang lebih memilih menutup kedua telinganya dan berjalan menaiki tangga.

Saat itulah terdengat tangisan soo jin dari arah kamar membuat eun soo segera bergegas mngecek keadaan putra kecilnya itu.

Beberapa saat kemudian…..

Eun soo pun kembali sambil menggendong soo jin dipelukannya.

Dengan segera ia berjalan menuju kearah jinki dan langsung menendang kaki jinki keras.

#Buk

“YA!!!apa yang kau lakukan eun soo-ah .neomu appo” seru eun soo sambil mengusap kakinya yang terasa nyeri.

“Biar saja .Lihat karena kau berisik tadi soo jin ku jadi bangun” seru eun soo keras sambil melirik bocah laki-laki yang tengah sibuk meminum susunya didalam gendongannya.

Jinki POV

Menyebalkan,sebentar baik lalu dalam hitungan menit berubah lagi menjadi galak.

Memang sifat yeoja yang satu ini benar-benar menakutkan dan tidak dapat diprediksi#emangnye cuaca oppa wkwkwkwk….

Rasanya aku masih tidak rela ia memanggil si pendek itu oppa

{NT-Si pendek=>Kim Jonghyun #author:minta ampun ama Blingers kan yang ngomong  juga bukan aku tapi onew oppa hehehehe…..}

Bayangkan, bisa-bisanya ia memanggil jjong oppa sedangkan padaku hanya memanggil nama itupun kalau ia sedang baik padaku.

Kalau dia sedang kesal padaku seperti ini pasti dia akan mengubah namaku menjadi Chiken,Pria Tua,atau Namja Sangtae.

Onew POV End

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

“eun soo-ah apa hari ini kau akan pergi bersama soo jin?” tanya jinki penasaran melihat eun soo yang terlihat bersiap pergi sambil memvawa tas berisi perlengkapan soo jin.

“Ne,bukannya kau yang minta agar aku membawa soo jin untuk hari ini karena kau merasa lelah dan ingin istirahat dirumah tanpa diganggu siapa pun” tanpa meboleh kearah jinki eun soo pun sibuk mengenakan jaket pada tubuh soo jin kecil.

“Nde?oh ia aku lupa hehehehe… gomawo eun soo-ah”.

“Hem,lagi pula hari ini hanbyul sedang tidak ada kegiatan jadi dia bisa membantuku menjaga soo jin” ucap eun soo polos tanpa menyadari raut wajah jinki yang berubah sinis setelah mendengar nama hanbyul disebut.

“Jadi kau akan kencan dengannya?” Tanya jinki dengan nada menyelidik membuat eun soo sedikit bingung.

“Kencan?tentu saja bukan kan sudah ku katakan kami hanya bersahabat tidak lebih.

Apa salahnya bila nanti kami memiliki hubungan special ” sahut eun soo balik asal sambil menatap intens ke arah jinki.

“Anio tentu saja tidak ada salahnya yasudah,sana pergi berkencan saja dan selamat bersenang-senang ne” seru jinki terdengar jengkel.

Baru saja mau membalas ucapan jinki eun soo pun mendengar suara klaskson dari luar rumah.

“Pasti hanbyul” pikirnya dan segera bergegas merapihkan barang bawaannya dan menggandeng soo jin kecil yang berjalan disebelahnya.

Namun sebelum keluar dari pintu langkah mungil soo jin tiba-tiba terhenti membuat eun soo ikut menghentikan langkahnya.

“Wae soo jin-ah?tanya eun soo pensaran.

Soo jin pun menoleh kearah jinki dan melambaikan tangannya seakan mengucapkan salam.

Melihat perkembangan soo jin yang cukup cepat itu eun soo pun tersenyum kecil tak menyangka baby nya kini sudah tumbuh semakin besar dan juga pintar.

Diliriknya jinki yang masih belum menyadari tingkah soo jin padanya itu.

“Hey chiken lihat soo jin ku melambai kearahmu”.

Mendengar itu jinki pun langsung menoleh kearah soo jin dan melambai kearah bocah itu balik “annyeong, selamat bersenang-senang soo jin-ah dan jangan lupa iangatkan eomma mu itu agar tidak melupakanmu karena terlalu asik dengan kencan nya ne”  dengan sengaja jinki mengucapkan hal itu untuk membuat eun soo kesal dan benar saja setelah mendengar ucapan jinki tadi eun soo segera bergegas pergi meninggalkannya.

“Huft… bosannya sendirian dirumah lebih baik aku tidur saja dikamar” baru saja jinki menaiki 3 anak tangga terdengar suara bel dari luar rumah membuatnya terpaksa kembali turun.

“Apa yeoja itu kembali lagi” pikirnya dan segera bergegas membuka pintu untuk memastikannya.

#Cklek

“Kenapa kau kem,- ” ucapan jinki sontak terhenti ketika menyadari yang datang bukanlah eun soo melainkan orang lain yang sangat ia kenali.

“Jinki-ah annyeong” sapa yeoja dihadapan jinki ramah sambil tersenyum kearahnya.

“Oh sung..sungyeon-ah kau rupanya.a..ada keperluan apa kau datang kemari “tanya jinki gelagapan membuat sungyeon merasa aneh.

“Kebetulan aku lewat sini jadi kuputuskan untuk mampir dan membawakanmu sesuatu” ucap sungyeon terdengar semangat sambil menunjukan bungkusan makanan yang dibelinya tadi.

“Tidak usah repot-repot ne”.

“Anio,kebetulan saja aku sedang membeli sesuatu disana jadi kusempatkan untuk membelikannya untuk mu. tapi… apa kita akan terus berbincang diluar sini” dengan sengaja sungyeon menanyakan itu agar jinki segera mempersilahkannya masuk kedalam rumah.

Mendengar ucapan sungyron jinkipun langsung terdiam kaku dan menatap kedalam rumah dengan ragu-ragu.

Entah mengapa bayangan wajah eun soo tiba-tiba muncul dibenaknya seakan menahannya untuk mengijinkan sungyeon memasuki rumah tersebut.

“Waeyo jinki-ah apa aku tidak boleh masuk kedalam?atau jangan-jangan ada seseorang didalam mungkin… yeoja chingu mu ” tanya sungyeon penasaran dengan wajah terlihat muram.

“Yeoja Chingu” gumam jinki pelan dan entah mengapa membuat pikirannya melayang membayangkan eun soo yang tengah bersenang-senang bersama hanbyul dan soo jin.

“A..anio tentu saja bukan aku tidak punya yeoja chingu hanya saja rumahku sedikit berantakan aku takut kau merasa tidak nyaman nantinya”kilah jinki cepat sambil menunjikan senyuman khasnya.

“Oh begitu rupanya”.

“Masuklah,mian kalau sedikit berantakan” ucap jinki yang kemudian  mempersilahkan sungyeon untuk memasuki rumahnya .

Jinki pun segera membuatkan minum untuk tamunya itu sedangkan sungyeon sibuk melihat-lihat ruang tamu jinki.

Beberapa saat kemudian jinki kembali dengan 2 cangkir teh hangat dan kue kecil untuknya dan sungyeon.

Merekapun mulai asik berbincang tentang berbagai hal hingga tak sadar kalau hari sudah siang.

“Jinki-ah aku permisi ke toilet dulu ne” pamit sungyeon yang ingin buang air kecil.

“kau naik saja toiletnya ada di di ujung kamar”.

Setelah itu pun sungyeon segera bergegas naik kelantai atas hingga beberapa saat ia pun kembali ke ruang tamu dimana mereka berbincang tadi.

“Jinki-ah apa aku boleh bertanya sesuatu padamu”.

“Tentu saja” sahut jinki singkat sambil menatap sungyeon penasaran.

“Apa kau tinggal sendirian disini hem.. maksudku tadi saat aku kembali dari toilet aku melewati sebuah kamar dengan pintu bercat putih merasa penasaran akupun mencoba membuka pintu tersebut yang rupanya sebuah kamar yeoja dan kuliahat juga ada beberapa potong pakaian serta mainan balita disana.

Mian,karena aku telah lancang masuk kesana tanpa ijin”.

Jinki bungkam mendengar penuturan sungyeon tadi ia benar-benar merasa bingung untuk menjawabnya apa.

Ia bimbang untuk berkata jujur atau menutupi semua ini pada sungyeon.

“Oh i..itu kamar adik perempuanku dan soal pakaian dan mainan balita itu milik  keponakanku yang masih berumur 1 setengah tahun dan ia sering menginap disini dan tidur dengan adiku ya begitu” dusta jinki meyakinkan sungyeon kalau semua yang dikatakannya itu memang benar adanya.

“Oh rupanya kau memiliki adik perempuan kukira kau adalah anak tunggal” mendengar ucapan sungyeon jinkipun merasa sedikit lega.

“Sudah siang apa kau tidak lapar?bagaimana kalau kubuatkan makan siang untuk kita berdua”tawar jinki berusaha mengalihkan pembicaraan mereka tadi.

“Mianhe,bukannya tidak mau tapi aku sudah janji dengan temanku dan sepertinya aku harus segera menemuinya karena ia sudah mencoba menghubungiku tadi” .

“Baiklah kalau begitu gomawo sudah berkunjung kemari dan repot-repot membawakanku kue” ucap jinki sambil mengantar sungyeon keluar rumah.

“Sama-sama jinki-ah lain kali aku akan kemari lagi ne kupikir berbicang dengan mu benar-benar menyenangkan “

“Kau pikir hanya kau yang bisa menjalin hubungan dengan orang lain akupun bisa” gumam jinki terdengar misterius sesaat setelah mobil milik sungyeon melaju meninggalkan halaman rumahnya.

#Answer from Author : Ayo ada yang tau gk apa maksud ucapan jinki tadi?dan ditunjukan untuk siapakah kata-kata itu? #author numpang eksis ni ye wkwkwkwk

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Malam pun tiba tak terasa waktu telah menunjukan pukul 20.00 malam.

Terlihat jinki yang tengah asik menonton televisi diruang tamu sambil memakan kue yang tadi sungyeon bawakan untuknya.

Sesekali diliriknya jam yang terpampang apik pada didinding ruang tamu dengan pandangan resah.

Mengingat sudah hampir larut malam begini namun eun soo dan soo jin belum juga pulang kerumah ataupun menghubunginya semenjak mereka meninggalkan rumah tadi pagi.

Pikiran-pikiran aneh pun mulai berkeliaran dalam benaknya “apa karena terlalu asik berkencan ia jadi lupa waktu?memangnya ia tidak ingat kalau soo jin ikut bersamanya atau jangan-jangan eun soo masih marah padaku karena kejadian tadi pagi dan memutuskan untuk tidak pulang kerumah.

Tapi aku yakin eun soo bukanlah yeoja kekanak-kanakan yang akan merajuk karena hal sepele semacam itu.

Aigoo,kenapa aku jadi memusingkannya biar saja kalau ia ingin menginap diluar lagipula itu haknya dan bukan tanggung jawabku.

Terlebih lagi ia punya hanbyul namja yang dapat diandalkannya itu”.

Saat jinki tengah sibuk dengan pikirannya pintu rumah pun tiba-tiba terbuka dan munculah sosok eun soo yang tengah menggendong tubuh mungil soo jin yang sepertinya tengah tertidur lelap dalam gendongnya.

“Dari mana saja kau?” tanya jinki datar dan terdengar begitu dingin kearah eun soo yang berjalan melewatinya seakan tak menyadari keberadaan nya diruangan itu sejak tadi.

“OMO!!!kau mengagetkanku saja jinki-ah kukira kau sudah pergi tidur” jantung eun soo masih berdetak kencang karena kekagetannya tadi dikiranya tidak ada seorangpun diruangan itu .

“Kalau kau tau sudah malam kenapa kau baru pulang sekarang.apa kau lupa membawa soo jin bersama mu” Eun soo terdiam entah kenapa ia merasa sikap  jinki begitu protektif padanya belakangan ini.

“Lee jinki waeyo?kenapa kau bertanya seperti itu padaku kau tau aku pulang semalam ini karena mengerjakan tugas kuliahku bukannya bermain-main.

Kau tau akupun sangan lelah menjalani nya bukan kemaunku untuk pulang semalam ini terlebih bersama soo jin yang masih kecil ini” eun soo terdiam sambil menarik nafas dalam-dalam dan kembali menatap kearah jinki “kupikir dengan pulang kerumah aku bisa beristirahat dengan tenang tapi yang kudapat hanya pertanyaan-pertanyaan yang seakan memojokanku seperti ini.

Sudahlah aku malas membahas ini lagi dengan mu dan terserah kau mau berpikir apa tentangku” tanpa menoleh kearah jinki eun soo pun segera naik kekamarnya dalam diam.

Walaupun sekelebat jinki masih dapat melihat wajah eun soo yang terlihat memerah seperti menahan tangis terlebih kedua mata eun soo yang terlihat berkaca-kaca membuatnya mendadak merasa begitu bersalah.

“Aish…apa yang kau lakukan lee jinki bisa-bisanya kau menanyakan pertanyaan bodoh semacam itu padanya.lihat akibat sikap bodohmu itu ia jadi menangis” runtuk jinki dalam hati menyesali perbuatannya itu.

Malam itu benar-benar menjadi malam terburuk bagi mereka berdua.

Rasa kantuk yang tadi mendera keduanya seakan langsung menghilang karena peristiwa tadi.

Mereka benar-benar terjaga sepanjang malam tanpa mampu menutup mata mereka sedikitpun.

Terutama eun soo yang merasa sangat kesal dan sedih mengingat pertanyaan jinki tadi yang seakan menyudutkannya.

Sedangkan jinki merasa begitu bersalah dan memikirkan perasaan eun soo yang mungkin terluka karena ucapannya itu.

TBC

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Akhirnya aku bisa menyelesaikan chapter 5 nya juga nih.

Di chapter ini mulai terjadi konflik-konflik yang membuat mereka semakin menyadari ada sebuah rasa yang mereka simpan satu sama lain.

 

Di chapter berikutnya aku mau bikin konflik ini semakin besar dengan eksistensi dari orang ketiga di antara jinki dan eun soo.

 

Gomawo buat pembaca setia ff ini yang udah mau sabar nunggu postingan yang lumanyan lama.

Mian kalau masih banyak typo berserakan di setiap paragraf.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

15 thoughts on “My Housemate – Part 5

  1. Yes! Akhirnya publish~
    Suka aja sama story kamu ini, ttg kisah-yg sedang atau akan menjadi kasih #apabetdah
    Simple, ringan but so interest!
    Jinki oppa bagaya nih, pd gila pulak jd org lol
    Mereka udh jd nampyeon-anae gitu yaa so sweet ajaa :*
    Ayoo, author yg baik, segera klarifikasikan perasaan mereka #lokiraapa
    Aku tau pertanyaan kamu itu mksdnya apa, jd Jinki oppa tuh mau membuktikan pd Eunsoo kalau dia jg bisa punya tmn dkt (lawan jenis) sebagaimana Eunsoo yg dkt dgn Hanbyul~ Mungkin jg oppa punya plan u/manas”in Eunsoo, who knows?Only u~~~ ㅋㅋㅋ

    Sippo! Ditunggu kelanjutannya yaa :*
    Keep writing n fighting!!^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s