Hunter

Hunter

Main cast : Kim Jonghyun and a girl
Length      : 363wc
Genre         : AU, Angst
Rating        : PG
A/n               : Happy 4th anniversary SF3SI :*

The hunter should not saving Snowdrop for any reason

Jonghyun menggenggam tangan gadis yang berlari bersamanya erat-erat. Entah sudah berapa jauh mereka berlari hingga pohon-pohon di sekitar mereka sudah bertambah besar dan rapat. Napasnya tidak beraturan, kakinya tremor hingga ia nyaris menghantam pohon di depannya. Pemuda itu segera berputar cepat, membiarkan punggungnya beradu dengan kayu kokoh berlumut sebelum merosot ke tanah. Pemuda bertubuh kekar itu terbatuk ketika tubuh sang gadis menghantamnya.

“Putri baik-baik saja?”

Gadis itu mengangguk, berusaha mengatur napas dalam dekapan Jonghyun. Bibir merahnya membuka perlahan, membantu hidungnya untuk mengais oksigen setelah sempat lupa bernapas. Jemari lentiknya menyentuh luka di bahu Jonghyun dan membuat pemuda itu mendesis pelan.

“Ma . . af.”

Jonghyun menggeleng, menyapukan ibu jarinya ke pipi sang gadis yg tergores ranting. “Aku yang harus meminta maaf karena membuat putri terluka.”

Gadis itu menggeleng. Ia merobek gaunnya, membasuh luka Jonghyun dengan kantung air yang terikat di pinggang sang pemuda sebelum membebatkan kain berwarna merah itu ke bahunya.

“Istirahatlah, Jonghyun. Kau terluka dan kelelahan.”

“Tapi Pu-“

Ucapan pemuda itu terhenti ketika jemari sang gadis menyentuh bibirnya. Jonghyun tidak bisa memungkiri bahwa tubuhnya letih dan sakit karena goresan pedang dan anak panah yang sempat tertancap di bahunya karena ulah pasukan yang dikirim sang ratu. Namun ia tidak akan bisa istirahat dengan tenang sebelum membawa sang putri ke tempat yang menurutnya aman.

“Aku akan segera membangunkanmu jika ada hal yang mencurigakan.” Gadis itu berpindah ke sisi Jonghyun, menyandarkan kepala sang pemuda ke dadanya. “Setelah kau istirahat sebentar, kurasa kakiku akan bisa diajak berlari lagi.”

Jonghyun urung bicara ketika jemari sang putri menjelujur rambutnya, membelai lembut sembari bersenandung. Perlahan kedua mata pemuda itu terasa semakin berat, tubuh letihnya memang butuh istirahat. Bukan rasa tenang yang menghampirinya, namun rasa sakit yang luar biasa di seluruh tubuhnya. Matanya membeliak, ia ingat bahwa air yang ia bawa adalah racun yang akan digunakan untuk membunuh sang putri jika belatinya tidak sampai hati untuk melukai sang putri. Dan putri tahu benar hal itu. Tubuhnya mulai mati rasa ketika melihat senyum yang terkembang di bibir merah sang putri. Hal terakhir yang Jonghyun rasakan adalah kecupan lembut di dahinya.

‘Cause Snowdrop prefers to have a Prince Charming rather than a Hunter

 

20.00
04.04.13

©2013 SF3SI, Chrysalis

siggy chrysalis

Officially written by Chrysalis, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

37 thoughts on “Hunter

  1. udah? kok pendek?
    hahaha…. bercanda, keren kok ff-nya, tp kurang panjang aja, wkwkwk…
    itu ceritanya Jonghyun yang kena racun-nya?
    atau cuma karena dia kecape’an aja, sampai tubuhnya mati rasa??
    maaf kl banyak nanya😀

  2. haha… twist banget endingnya. jadi sebenarnya si jonghyun itu mau nolong atau nggak sih? si putrinya pintar sekaligus licik deh. hahahaha….
    kurang panjang, Chrys….

    1. yeyeyey akhirnya aku bisa ngetwist juga *joget macarena bareng jing sama ming*
      ya ini sih kaya yang di cerita klasik putri salju itu
      si pemburu kan nggak sampe hati buat bunuh sang putri terus dilepaslah gadis itu ke hutan belantara
      hahaha, makanya entah apapun alasannya jangan menyelamatkan putri salju karena pada akhirnya sang pemburu bakal terbunuh juga
      either di tangan ratu or putri sendiri
      aduh bel, kalo panjang namanya sekuel atuh hahahaha

      makasih udah mampir ^^

      1. ups, aku lupa kalo kamu benci banget sama double S. kekeke… oke, deh. ga maksa kok^^

        tapi kalo versi movie-nya, si putri salju sama pemburu kn? yah, gmanapun ceritanya asalkan bermakna sih ga masalah^^

        1. loh kok tau
          jangan-jangan kamu baca curhatanku yang itu ya hayo ngakuuu
          nggak benci-benci amat sih soalnya ada beberapa yang rasanya pengen banget dijadiin sekuel tapi nggak berani karena takut discontinue dan mengecewakan pembaca
          takut dirajam lagi huhuhuhu T____T

          ya, kayaknya sih itu yang remake kan kalo ga salah
          aku nggak nonton soalnya nggak suka sama si itu yang menghancurkan impianku tentang vampir
          *nangis di pelukan jjong*
          btw movie-nya bagus kah?
          soalnya seleraku suka melenceng, macam cerita ini nih hehe

        2. haha… i have to say sorry cuz i didn’t leave any comment there. koneksi yg super ngadat di batas akhir kuota memutus kegiatan komen2an page yg udh dibaca. n bgtu diisi malah jadi lupa #slap

          hmmm… tapi kan oops sama double door udh terbilang sekuel dong. kamu bisa kan ternyata jadi g ada salahnya mencoba^^
          aku menantikan cerita kamu yg panjang tapi ttp super sweet itu~
          *tapi aku ga maksa supa g dibilang jahat*

          ah, jadi karena film vampire iru y? #garuk2
          yah, aku jg g bgt recommend film itu buat ditonton krn aku pribadi lbh milih putri sama pangerannya. lagi pula g bgtu seru juga…

        3. hahaha iyasih aku juga sering gitu
          kadang malah karena mau ngapain komen yang kutulis nggak jadi kepost karena terlanjur ketutup itu tab berendeng
          *dan sekarang makin sering terjadi huhuhu kayaknya harus minum ginkgo biloba*
          iya sih ya, belum berencana bikin lagi
          mungkin bakal aku coba dan dipostnya pas udah selese semua biar enggak berasa dikejar-kejar

          oke, berarti mari kita skip saja dan memilih nonton yang lain hahaha

  3. Honest opinion from me: Aku narik napas, dan ceritanya udah habis pas aku buang napas.

    Enggak kenapa juga sih, asal twist-nya terasa dan enggak bisa aku expect. Pas aku baca paragraf dan dialog awal, aku ketawa cekikikan. I was like, “Ya ampyun Ku, ini apa?! Legenda picisan dari mana?!” Begitu sampai di paragraf akhir.

    Oh, ternyata.

    1. hah, masa sih?
      horeeeee, ternyata aku bisa bikin twist jugaaa *tumpengan*
      berasa alay ya, engg harusnya bukan kata alay yang aku pake
      berlebihan? ungg, kayaknya emang picisan deh
      aku waktu baca aja ketawa sendiri

      hahahaha kaget ya
      *ketawa di atas tebing*
      makasih ya udah mampir ^^

    1. bukan, ini murni dari snowdrop yang aku baca dari buku the grimm
      aku bahkan belum liat snow white and hunter karena karakter ceweknya aku nggak suka
      hahaha yaampun kasian banget si jjong kematiannya diharapkan gitu

      makasih udah mampir ^^

  4. Ini pertama kalinya aku mau cekik karakter putri dalam cerita…
    And this is because of you, Chrys…

    Sang Putri tahu bahwa Jonghyun adalah pemburu yang diutus Sang Ratu untuk membunuhnya, tapi Jong malah balik mencintai dan melindungi Sang Putri. Sampai akhirnya mereka berada disini karena dikejar pasukan ratu. Nah, ini yang sedikit melawan kata hati. Walaupun aku yakin kalau Putri dengan sengaja membunuh Jonghyun dengan racun yang dia bawa sendiri untuk meracuni putri, aku masih sedikit berharap bahwa putri gak tahu bahwa air itu adalah racun dan dia sengaja membunuh Jonhyun dengan itu. Karena itu adalah tindakan terbodoh yang dia lakukan.

    Give me a break…!!!
    She’s been after by the queen’s men and meant to be killed, and the only person who stands up for her is Jonghyun. Though how much she feels disappointed that Jong was a hunter to kill her, he didn’t do it, right?!. He’s trying to protect her… Now, Jong’s gone, what is she gonna do? go back to the castle and wait for her execution from the queen? or just drink that poison and die with him… Realizing that her life is a source of conflicts to many people surround her and even she herself can’t give any mercy to a person that shows mercy by not killing her…

    “The hunter should not saving Snowdrop for any reason ‘cause Snowdrop prefers to have a Prince Charming rather than a Hunter”

    Where’s your prince charming now?
    Where is he when you have to run to the deepest forest for your life?

    A prince charming and a princess are surely a perfect portrait in a kingdom fairytale.
    But a rotten heart princess will never deserve a noble place in any kingdoms…

    I remember an old Chinese Kungfu movie my father loves to watch many times before.
    The mother of the protagonist character said to her son,
    “The more beautiful a woman is, the more dangerous she will be…”

    Thank you, Chrys… You really make my day by making me choked with the ending of the story and your one and only evil princess character… I’m starting to imagine Sekyung’s face for
    the role of the princess… Sorry, no private intention… I swear ^^v😀

    I love your narration much here. I don’t know how, it lets my imagination to those-never-revealed scenes before and after the scene you present in Hunter…

    PS: Is this one of the three short stories you ever mentioned?
    Where are the other two? Will they leave me with this feeling, too?
    I hope not, because you’ll be my no. 1 badass writer…
    Like Jinki becomes my no.1 badass man on Everybody’s teaser picture.

    1. mmm, oke aku buat dosa lagi
      hah, berat sekali hidup ini *kemudian sok merenung di atas batu kali*

      putri kan bukan orang yang hanya duduk diam di istana sambil minum teh atau berjalan-jalan di taman
      oke, mungkin itu adalah pendapat yang menjerumuskan seperti dalam cerita pangeran kodok yang putrinya hanya main-main bola emas kemudian bertemu dengan kodok yang bisa berubah menjadi pangeran
      tapi sebenarnya, sang putri memang berniat untuk membunuh pemburu hahaha
      putri nggak bodoh lho untuk tahu kenapa jonghyun masih bawa-bawa air itu
      he’s gambling his life on the princess’ hand

      okay, I gave you the break since I replied it 2 hours 5 mins after commenting
      how should I form my negation if your arguments pouring like the rain ;__;
      o my gosh, the sinner won’t admit her sin besides she needs her life to meet prince charming
      so, killing is the best way to save herself
      okay?
      I think you’ll say that’s not okay
      alright then

      yeah, fairy-tale
      fairy and tale, and their portrait of perfection
      but you know
      even the sleeping beauty has the actual dark story that hasn’t been revealed to the children
      and look how disney perfectly remake the story into the beautiful one
      because everyone wants to be Aurora, not Talia
      wawawaw, yes, beauty is a danger

      your welcome😀
      okay, I dunno the exact face of SSK btw
      and I’ll forget it as soon as I find her

      thanks for dropping by ^^

      ps.
      what story?
      I swear to the God that I forgot what I’ve told to you
      mind to explain?
      my mind is already fogged by the mid-term thingy and all the shitties of school life
      *pardon my mouth*
      I have bunch of stories about the-secret-behind-fairy-tales
      and it’s easy to wash them by school thingy
      sorry T___T

      1. You’re not making any mistakes, Chrys…
        A writer is never wrong. They have the right where and how to ‘drive’ their stories.
        Readers are the those who state the feeling or interpretations they get from the stories which of course will be different from one to another, and these interpretations are a little or much influenced by their preferences and point of views…🙂

        I may be included to the people who love princesses in their soft, gentle, a little or much adventurous will be fine, tough will be okay, but still noble and merciful characters…
        Okay, I admit… I’m the one who’s very immature, drown too deeply to those pretty stories…

        Disney hides some dark sides of fairy tales…?
        I don’t mind reading them… but if we intend to use them as a bedtime stories to our beloved sisters, brothers, and children…, ‘white lies’ is a wise decision…

        Hmm… I’m not pretty sure, but I thought you mentioned sth ’bout three short FF (I don’t know how you guys call it…) you’re about to post here in the comment box of Double Door 3.3, if I’m not mistaken, when you replied my comment. Heheheee…😀 Or I’m the one who misunderstood it… My English is still awful, then…

        Can’t wait for your Double Door side stories…

  5. apah??? apa apaan ini si putri? what ??? aku kira si jjong ngelindungi putri dari penjahat, trus gegara ke charmingannya si putri suka ama pengawalnya… tapi apaa apaaan ini T.T jjongnya jahat ternyata dan putrinya cerdik, hidudp selalu tak tertebakkk tapi itulah yng menjadikan DAEBAK!!!

    1. hahahaha yaampun, bukaaaan
      ini ceritanya si jjongie jadi pemburu yang disuruh ratu buat menghabisi nyawa putri salju
      jjongie nggak bisa dibilang jahat dan sang putri juga nggak bisa dibilang cerdik atau licik
      boleh juga itu idenya tentang hidup yang tidak tertebak

      makasih ya udah mampir ^^

  6. KAMPRET KAMU TUAN PUTRI!!
    dan semua yang mau aku lontarin udah ditulis sama si heboh Miina Kim itu *lempar racun*
    This is sooo dark
    and when you mention Sleeping Beauty’s dark side.. i was like.. oke, kak kuku ini harusnya brainstorming sama Storm. Pernah baca Secret of Dawn? yes, penulisnya namanya Strom, dan kalau dia baca cerita ini pasti komentarnya… heemmm *angkat tangan*

    aniwey… peri dan cerita alias fairy-tale ini not always as beautiful as it seems.
    okeeeyyy *buang koleksi buku dongengku*

        1. iiihh kamu mah, orang aku aja langsung dapet

          eeeehhh udah ah jangan oot di sini, kalau mau ke talk3 aja
          kasian kak kuku notif boxnya jadi penuh ._.v

    1. yaampun kamu juga bilang tuan putri kampret
      baiklah, artinya aku nggak perlu nulis double esai buat hari ini hahaha *peluk miina, digampar lana*
      hahaha abis gimana itu kaya pembohongan publik
      dari putri talia yang errr, kemudian di grimm si putri briar rose yang pangerannya cuma nemu cium trus aurora yang pangerannya harus melawan naga atau monster atau apa yang lewat semak belukar itu
      baiklah, rasanya aku terlalu menelan banyak versi cerita hingga bingung
      sumpah aku bingung
      ya intinya kan they do nothing much gitu

      aku belum baca itu
      lah, nama penulisnya aja udah badai cetar membahana gitu
      di kepalaku masih banyak ide fairytale destruction yang enggak berani aku keluarin lantaran nggak bisa nulis sekuel
      aku nggak mau mereka berubah jadi psy-thriller gagal *nemplok di pohon willow*
      dia masih nulis nggak sih btw? jadi penasaran

      jangaaaaan, gimanapun juga jangan buang buku dongeng
      *ini orang gimana against dongeng tapi cinta mati sama dongeng*
      kalo nggak mau dikasih aku aja hehe *ditampar*

      makasih udah mampir ^^

      ps.
      heeeeeeh, kupikir ini apaan kok notif komen kedip-kedip
      ternyata kalian ngerusuh tidak pada tempatnya
      hayoh sini bayar denda =______=”

  7. Sepertinya aku harus mengganti mindset nih. Bisa-bisanya kepikiran bahwa sang putri tidak sengaja. Tapi dia senyum lho.
    Kesimpulannya, putri tidak selugu itu.
    Dan membaca beberapa komentar di atas membuatku merinding sendiri. Ada sisi gelap dari setiap cerita dongeng. Dan meskipun aku merinding, aku nggak bisa bilang tidak untuk cerita ini.
    Well, it’s impressing🙂

    1. kan sebagai putri ada aturan ‘mind your manner’
      jadi senyum dikit lah biar terlihat agak bagus
      agak sedih sih liat image putri selalu digambarkan sebagai wanita yang lemah (ya lemah beneran kaya gabisa apa-apa kalo nggak ada yang menyelamatkan) lembut
      iya ada beberapa dan itu nggak mungkin diperlihatkan ke anak-anak
      kan kasian masih kecil tapi ditampar sama kenyataan kalo dunia nggak seindah yang dikatakan oleh orang dewasa
      makasih atas pujiannya hehehe jadi malu

      makasih ya udah mampir ^^

  8. ya ampun aku kudet karena bolt sialan yang ga ada kuotanya#abaikan

    aku sakit perut sampe lupa nafas pas baca bagian terakhir, si putrinya tau dan dia malah biarin hal itu?! AKU GA TERIMAAA~ #kejangkejang

    dan kenapa dia harus tetap tersenyum atas nama manner? itu jahaaaatttt, tidakkah ia tahu itu? aku udah ga niat buat comment sejak tiap aku send comment nya itu ga pernah berhasil, dan ini bikin aku geregetan buat comment. ceritanya bagus, bagus banget aku sampe ngerasa ikutan mati pas ff ini selesai.
    udah kok itu aja, spam gelaaa~ nosebleed, aku ga tau harus bilang apa, jujur, awesome lah pokoknya. dadaaa~h #pindah ke sebelah jjong, ikutan mati

    1. ya aku gabisa bilang jahat atau enggak sih kan tergantung perspektif orang juga
      yaampun aku terharu kamu bela-belain komen huhuhuhuhuhu
      makasih banget ya perjuangannya

      makasih juga udah mampir ^^

  9. hehehe kaget ya
    kalo dibikin oneshot nggak seru soalnya ntar tinggal ngikutin cerita dan gabisa bayangin yang enggak-enggak *plakk*

    makasih ya udah mampir ^^

  10. Loh kak? Kok buyar?
    Dan akhirnya jonghyun mati? :(( yaah, tak pikir bakalan happy ending menilik pada perlakuan si putri. Lha kok jadi gitu ? :3 u,u ya udaah, lagi2 ini kan cumak ff ya😀
    Thanks ^^
    -andrea

  11. Bahahahaha ngakak bentar

    Astaga… Gak ketebak banget ni ff. Pendek. Sad ending pula…
    Tapi feels nya dapet banget yaa… Bagus ff nya ya ampun… Dari dulu pengen banget buat ff bagus kayak gini. Tp gak pernah bisa…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s