Some Truths are Meant to be Sealed

Some Truths are Meant to be Sealed

 Author             : Faciikan

Main Cast        : Minho-centric

Support Cast    : many, all of them aren’t named

Length             : drabble

Genre              : angst, songfic (GooGoo Dolls’ Iris)

Rating             : General—I think?

Summary         : Seluruh dunia tidak perlu tahu kebenarannya.

A.N                  :Been marathon-ing Law & Order SVU….

Aku memandang kosong ke arah podium tiga meter di depanku. Pria dengan jubah hitam itu mengamatiku lekat-lekat. Ia menyandarkan punggungnya ke kursi. Kemudian ia mulai membacakan vonis agar seluruh ruangan mendengarnya. Setengah dari ruangan menjadi pucat pasi. Ibuku mulai menangis di belakang, ayahku mencoba menenangkan. Setengah lagi dari ruangan itu merayakan kemenangan palsu yang baru saja mereka dapat.

Kuasa hukumku mengalihkan pandangannya padaku. Kuharap ia tidak akan menyesal sudah menerima pekerjaan ini. Ia pasti lelah sekali menangani kasus ini dan berjuang di sampingku, karena ia tampak beberapa tahun lebih tua dalam kurun waktu empat bulan terakhir ini, karena sepertinya helai-helai rambut keperakannya bertambah. Aku memberikannya sebuah senyum, yang mengatakan bahwa ia sudah bekerja semampunya, ia sudah mengeluarkan keringat dan apapun hasilnya aku bisa menerimanya.

Aku mengatakan bahwa ia sudah bekerja keras, aku memeluk wanita paruh baya itu. Ia memberiku kecupan singkat di kedua pipi, ia menggenggam tanganku selama beberapa saat. Air mata di pelupuk matanya, tapi ia tarik kembali cairan bening itu.

Setelah menyalami pengacara paling sabar sedunia itu, aku mengalihkan pandanganku ke seseorang yang sedari tadi hanya duduk diam di belakang kursi orang tuaku. Hari itu ia terlihat cantik, ia mengenakan kemeja dan rok kerja selutut. Rambutnya digelung, aneh juga melihatnya berpakaian formal begitu, mengingat ia selalu tampil santai di hadapanku.

Tatapannya sendu, air mata mulai mengalirinya. Tapi ia tidak menangis karena sedih, kurasa ia menangis karena haru, karena ia bangga kepadaku. Aku memberikannya seulas senyum. Senyum terima kasih, aku berterima kasih padanya karena telah menjaga rahasia ini. Rahasia yang sebenarnya bisa menjauhkanku sejauh-jauhnya dari bui.

Tapi tidak, aku hanya menceritakan itu kepadanya. Karena bagaimanapun, tiada satu pun orang di bumi ini yang berhak tahu cerita sebenarnya kecuali aku, dia, dan “penjahat” yang sebenarnya, dan Tuhan. Karena aku tidak yakin bahwa orang lain akan mengerti.

Kemudian ia tersenyum padaku, ia mengarahkan telapak tangannya yang kecil agar bersandar di dada kirinya. Kemudian ia mengangguk, anggukan itu berarti semua akan baik-baik saja. Lalu ia menyilangkan jari tengahnya ke jari telunjuknya. Ia berjanji padaku, dan aku tahu janji itu tak akan pudar.

Pandanganku mengarah ke si penjahat… Yah, kurasa ia bukan seorang penjahat karena ia tidak tahu apa yang ia lakukan. Ia hanya melambaikan tangannya, ia bahkan tidak tahu bahwa aku akan pergi jauh darinya. Ia dan penyakitnya… Kurasa memang lebih baik dia ada di luar sana, ia lebih aman.

Tidak lama, dua orang petugas berwajib mendatangiku untuk mengawalku ke tempat yang akan kutinggali selama dua tahun ke depan. Kurasa ini bagus juga, mungkin aku bisa melihat tipe orang-orang yang baru, yang tidak pernah kutemui sebelumnya.

Untuk catatan, aku sama sekali tidak menyesal. Biarlah aku saja yang menggantikan.

Seluruh dunia tidak perlu tahu kebenarannya.

 

—freaking fin—

P.S : Who is coming to SWC3 in Indonesia?

@2013 SF3SI, Faciikan

sign-faciikan

Officially written by faciikan, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

21 thoughts on “Some Truths are Meant to be Sealed

  1. singkat sekali tapi ntah kenapa menurutku tidak perlu dijelaskan lebih lanjut. pas. dan menurutku (lagi) ini mengharukan :”””)

  2. ga perlu percakapan buat gambarin ceritanya. aaahhh~
    sebenernya benci yg gantung gantung gini. jadi banyak kan pertanyaan yg muncul.. tanggung jawab!!😀
    apa si penjahat gila? atau punya kepribadian ganda? kejahat apa itu? apa ceweknya bisu? kenapa ada yg seneng dia masuk penjara? apa si penjahat di jadikan alat?

  3. Singkat, padat, dan entah kenapa menurut aku ini ‘ngena’. rasanya itu banyak banget orang yang ngga salah dihukum, dan yang salah dibiarin bebas begitu aja. good job author!

  4. Oke, jadi Minho merelakan kebebasannya karena si penjahat itu sakit. Penyakit parahkah?

    Terlalu banyak pertanyaan diotakku. Well, ga perlu percakapan karena disini dengan kata-kata aja udah bisa melukiskan situasi yg ada dengan jelas tp buram dibeberapa bagian dan itu bikin aku kesel -_-

    Kutunggu karyamu yang lainnya author-nim🙂

  5. Hey, aku pernah baca cerita semacam ini.. nah, dari sudut pandang yang jauh berbeda tapi somehow terasa sejalan
    Semacem, Minho melindungi seseorang yang punya kepribadian ganda kah? Sosok itu melakukan kejahatan tanpa dia ketahui, dan Minho melindungi sosok itu?
    Aku pernah baca sih konsep cerita begini, tapi tetep aja…
    Di sini kamu membuat Minho jadi sosok yang wow, stand strong with his decision. Kalau sosok seperti ini ada di dunia nyata, sebenernya aku gak yakin harus dukung atau enggak.
    Well yeah

    terima kasih cerita nyaaa ^O^

    1. Ide kayak gini banyak yang punya kak… Kalo di pikiranku si penjahat nya itu mentally disabled.
      Kalo karakter minho tu gara2 sentimen. Nggak tau kalo di dunia nyata aku nggak tau, tapi kalo buku sih banyak .-.
      Thanks for reading

  6. Apakah ada cerita sebelumnya ? Apa cuma ini aja . Semacam dibuat kepo sama ini ceritaa , lanjut dikit lah thor ~ hehe

  7. Authornya nyebelin banget -_- bener-bener dunia gak boleh tau sampai readerpun gak boleh tau, sedih aku T^T

    Setuju sama beberapa komentar. Ada banyak ide cerita sejenis, tapi kamu hebat deh bawain cerita kamu sendiri. Sini aku cium :* << sksd tapi biarlah

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s