Jalan Alternatif

PhotoGrid_1397400290211

Author :  dhila_アダチ

Title : Jalan Alternatif

Cast : SHINee

Genre : A bit horror

Length : drabble (740 words)

Rating : General

Author’s note : Ini versi belum di-beta. Jadi kalau ada kekacauan, mohon dimaafkan (_ _) Jangan berharap terlalu tinggi dengan cerita ini ya, karena ini cerita yang sangat simpel dan dikerjakan dalam waktu singkat, dan ini ff bergenre horror pertamaku xD.

 Ingat, kekacauan kalimat ada di mana-mana. Hahahahaa… xD

Taemin menegakkan punggungnya. Ia baru saja menungkupkan wajahnya di balik tas ransel yang digunakannya sebagai bantal. Posisi tidurnya mungkin dianggap sebagian orang sebagai posisi tidur yang sangat tak nyaman. Tapi, Taemin malah menomorsatukan posisi tidur tersebut sebagai posisi tidur ternyamannya saat dalam perjalanan seperti ini.

Minho menyetir mobil, sedangkan Jinki menjadi pemandu jalannya.

Taemin melihat keluar. Langit sudah mulai gelap, namun, ia masih bisa melihat matahari yang sudah tinggal setengahnya di ufuk barat. Langit memanjakan setiap mata yang memandangnya dengan gradasi warna lembayung yang perlahan menjadi hitam.

Ia memutar wajahnya ke arah kanan. Jalanan sudah lengang. Maklum, ia sudah masuk ke daerah pedesaan. Ia menduga hanya mobil inilah yang melintas sedari tadi, karena mobil-mobil lainnya yang juga bertujuan sama dengan dirinya memilih jalan utama. Jonghyun mengambil jalan alternatif ini ketimbang bermacet ria di sana. Kasihan Jonghyun yang harus terjebak macet karena Kibum yang tetap bersikeras memilih jalan utama tersebut.

 

“Gila kamu Jinki! Jalan alternatif kan serem. Tebingnya rentan longsor.” Kibum memulai perdebatan siang itu.

“Tapi Kibum, kan sekarang hari libur. Sembilan puluh sembilan koma sembilan persen bakal macet total. Percayalah! Aku sudah sering melewati jalan alternatif itu. Dan nyatanya aman kok.”

“Ya sudah, terserah kamu saja. Biarin macet total ketimbang lewat jalan serem seperti itu.”

“Jalan utama juga serem kali. Nggak tahu apa sekarang ada perbaikan jembatan di sana. Perbaikan jembatan sama dengan jembatannya rusak. Kalau kita terjun bebas gimana?”

Masa bodo’! Jonghyun! Kau yang akan menyetir mobil nanti!”

Jonghyun tersentak, “Apa?!”

“Iya! Gak mau tau! Kita harus buktikan mobil kita akan lebih cepat sampai di tujuan daripada mereka!”

Jonghyun tak bisa mengelak.

Oke, Minho! Aku berharap pada kemampuanmu dalam menyetir di medan yang berat. Bagaimana?”

Jinki menatap Minho dengan serius. Minho merasa tersihir tak mampu menjawab selain menatap Taemin yang ketakutan.

“Kalau aku terserah Taemin memilih yang mana,” jawab Minho pada akhirnya.

“Oke, Taemin mau pilih jalan utama atau jalan alternatif?”

Taemin bingung.

“Taemin, ikut aku saja! Jalan utama itu menyenangkan, ada penerangan, gak berkelok-kelok, gak bikin kamu pusing,” Kibum mencoba merayu.

“Kau suka sunset?”

Taemin langsung menoleh ke arah Jinki, “Suka!”

“Nah, di jalan alternatif kau bisa melihatnya.”

Mata Taemin berbinar. Minho pun mulai tahu arah pilihan Taemin. Jinki tersenyum lebar. Kibum tak terima. Jonghyun pun tak bisa melakukan apa-apa.

——

 

Begitulah ceritanya mengapa mereka bisa terbagi menjadi 2 mobil seperti saat ini.

Taemin menikmati pemandangan sekeliling. Masih alami dan tentunya asri. Awalnya ia sempat takut dengan jalan yang berkelok-kelok yang terkenal di jalan alternatif ini. Tapi karena diiming-imingi oleh ‘sunset‘ seperti kata Jinki, Taemin langsung meng-iyakannya.

Ia mengabadikan pemandangan sunset tersebut dengan ponselnya. Di saat yang sama, Jinki mengambil sebungkus snack di bangku belakang mobil.

“Kau sudah bangun, Taemin?” tanya Jinki sambil membuka tasnya yang berada di bangku belakangnya dengan sebelah tangan.

Taemin menjawabnya sambil tersenyum tipis, “Hmm…”

Taemin terus memotret pemandangan di perjalanan tersebut. Juga sisi-sisi jalan yang terkadang dilewati oleh satu-dua orang penduduk setempat. Ada yang memakai sepatu boots dan kemeja putih. Taemin menerka orang tersebut baru saja pulang dari sawah, namun ia takjub dengan kerapian bajunya itu.

“Oh iya, aku pernah diberi tahu oleh Eomma-ku mengenai salah satu penduduk di sini.”

“Mengenai apa?”

Jinki memutar badannya ke kiri agar bisa menatap Minho, “Dulu ada dokter yang bertugas di daerah sini. Orangnya sangat baik dan rendah hati.”

“Lalu..?”

“Dia suka pakai sepatu boots kalau pulang pergi ke klinik dari rumahnya. Jadi orang yang melihat sering salah menduga kalau dia itu seorang petani. Lumayan untuk berjaga-jaga dari perampok. Ya tidak?”

Wuih, benar juga ya. Apa sampai saat ini dokternya masih bertugas di sini?”

“Tidak. Kabarnya dia mati terbunuh di sini. Tepatnya dibunuh warga.”

Loh, bukankah dia orangnya baik?”

“Iya, karena ada orang yang salah duga dia itu petani yang baru saja menjual tanah warga diam-diam. Saat malam hari di waktu itu dia ditusuk dari belakang. Setelah itu, warga langsung menyesal dan setiap tanggal kematiannya warga mengadakan acara khusus untuk mendo’akan arwahnya.”

Jinki menyudahi ceritanya dengan meneguk air mineralnya. Sementara Minho kembali fokus ke jalanan. Jinki menoleh ke belakang. Dilihatnya Taemin sudah tertidur pulas.

Wah, kasihan Taemin, pasti dia letih sekali sehabis perform kemarin,” komentar Jinki sambil kembali menatap lurus ke depan.

Minho membelok ke arah kiri, “Hmm.”

Tak ada yang tahu, kalau sebenarnya Taemin tengah tak sadarkan diri. Karena setelah mendengar cerita Jinki tadi, Taemin langsung berbalik menatap ke belakang untuk melihat orang berkemeja putih yang baru saja lewat di sisi jalan…

…dan pada bagian belakang kemejanya terdapat warna merah darah di bawah terpaan sinar lampu tepi jalan.

THE END

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

34 thoughts on “Jalan Alternatif

  1. huehehehe
    oke kanapa aku malah ngakak baca ff horor ya ._.
    suka suka aku bingung mau comment apa lagi sian si tetem semaut gak ada yang tau
    keep writing authornim^^

    1. ini ff-nya emang edisi ngakak.. horror di atas cuma ajang penipuan aja LOL
      iyaa, si temin emang cocok dibikin naas nasibnya *?*
      maaci ya keynuin-ssi udah ninggalin jejak di sini :”

  2. kok agak merinding ya pas awal baca?!! tapi ujung2nya malah pengen ketawa gara2 tau taemin pingsan, hehe…
    eh, kira2 taemin moto dokter itu g ya?!! hehe

    1. merindingnya sukses ya?! serius?! ahahaha… senengnyaaa XDDD
      wahaa, dia udah gemeter duluan kali ya pas liat tu ‘dokter’..wehee..
      maaci ya siscahaena-ssi udah ninggalin jejak di sini :”D

    1. wahaaa, ini ff humor dibalik tipuan genre horror kok say..xD
      IYAAA!!! ada salah nama sebenernya..pas mereka lagi ngerusuhin jalan yang ditempuh.. tapi yasudlah, udah ke publish. aku nyadarnya juga pas udah dikirim ke sini..xDDD mianhae (_ _)

      maaci ya xaditavalentina-ssi udah singgah ke sini :”D

  3. Aku ngakak, tapi aku merinding

    DHILAAAAAAAAAAAA
    Duh, aku kangen FF kamu, tapi ini juga lama banget ya baru aku publish hahah maaf maaf ya Dhila
    btw, ini murni gak sengaja FF model begini di terbitin bulan Ramadhan. Terus aku keinget perjalananku setiap pulang kampung. Bener sih, lewat jalan alternatif itu asri, walaupun berkelok-kelok, tapi mata seger. Tapi ya itu… ati-ati aja kalau lagi liat keluar jendela hahaha

    makasih ceritanya ya Dhilaaaa~
    nulis lagi duummsss

    xoxo,
    Lana

    1. baguuusss kaak, baguuus!!! itu sensasi yang la harepin muncul sama pembacanya..xDDD merinding2 ngakak..xD

      huwaaa, aku juga kangen ff kak lanaaa :” ihiii, nggak papaaa, la masih setiaaa nunggu kok..malah kaget pas liat di notif ff-nya ke-publish.. kirain gak lolos seleksi karena ancur beliau -.- xD

      nahnahnah, aku malah terimakasih kalo gituuu publishnya pas ramadhan bginian..lagi jaman mudik gitu kan yaah..wkwkwk.. #ciumpelukhero #ciumpelukkaklana
      iyaa, seringan parno kalo lewat jalan yang sepi pas malem2..hihihi..ati2 ajaa x)

      masamaaa kak Lanaa :” iyaa, la kepengeeen banget nulis lagii..moga2 bisa yaaa…😀

      xoxo baliiik kak Lanaaa😀

      1. Kekeke

        FF ku apaan =,=a
        hahaha enggak kok, koreksinya cuma sedikit, terus karena ceritanya unik jadi lolos deewww keke~
        Hahah iya, ini kebetulan yang bagus yaaa #ciumpelukdhilabalik
        wii siang aja parno apalagi malem. aku pernah tuh malem2 eerrr

        Pasti bisa nulis lagi, mumpung liburan nih dhil, ayo duunndd😀

  4. Hahaha! Daripada merinding, lebih ke arah humor mungkin. Beneran, aku nyengir-nyengir gaje.

    Akhirnya, setelah lama bermukim. Genre yang jauh-jauh dari romance datang juga …. *habis kesel baca novel romance gaje*

    1. iya Hanaa, ini emang humor kook.. tp aku pengen ngibulin pembaca dikit sama genre-nya xD #ditampol

      wahahahaa, iya yaa? aku gak sempet baca semua cerita di sini soalnya… T__T

      maaci banyaak ya Hanaa udah nimbrung di siniiii :”D

    1. wakakakkaakk.. ini ff horror yang gagaal alias humor..wakakak.. entah napa aku kepengen bangeet bikin si taemin pingsan, karena pasti lawak..xD

      maaci banyak ya vivi novi-ssi udah singgah ngomen di siniii :”D

  5. taemin melasnya dirimu nak… *pukpuk taemin
    FFnya bagus, nulisnya rapi, walaupun yah… agak mainstream juga sih, tapi bagus! jadinya malah agak sedikit lucu, ehe….
    tapi ada satu kalimat (dua, ding) yg agak ganjel: ‘Jonghyun mengambil jalan alternatif ini ketimbang bermacet ria di sana. Kasihan Jonghyun yang harus terjebak macet karena Kibum yang tetap bersikeras memilih jalan utama tersebut.’, Jonghyun di kalimat pertama itu mestinya Jinki bukannya?
    keep writing!

    1. wahahaha..mari nge-pukpuk taemin bersamaaa..LOL

      iyaa, ini mainstream paraah. udah kesel soalnya karena gak juga berhasil bikin cerita. alhasil bikin cerita bginian deh..wkwk..moga gak mengecewakan bangeeet yaa..hihihihi..

      IYAAAA..itu dia kesalahan namanyaa.. berhubung ngetik di tab waktu itu dan langsung dikirim lewat tab, jadi aku gak ninjau ke atas lagi T___T
      makasi banyaak yaa udah ngoreksi kesalahan inii…huhuhu u,u

      skali lagi makasi banyaaak Liana-ssi udah ninggalin jejak di sini :”D

  6. Author ngibulin nih😀
    Gak terkesan Horror thor. Dan emang, humor ini mah😀
    Tapi gapapa thor, masih bagus kok (y)😉
    Keep Hwaiting nulis epepnya :*
    Saia bakalansering” mampir kok😀

  7. author bikin dong ff yaoi shinee yang horror bgt mystery bgt yayayayaya pleaseee #bhuing bhuingg# tokoh utama nya taemin yayaya dan harus ada exo k nya yayaya plsss ^_^ , thor ff ini juga bagus kok aku suka (y)

    1. Wahaa, ada yg ngerikues ff yaoi. Maap say, aku suka gak kuat baca yaoi, apalagi nulisnyaa….wkwkwk…
      Rikues ke penulis lain aja ya saay yaa ;D
      Tp klo non yaoi gppaa, tp gatau kapan bisa nulisnya xD

      ihiii, makasiii atas apresiasinya ismi😀

  8. Lho..lho…kok selesai???
    Itu gimna deh nasib si tetem….
    Pingsan tapi gak disadari kawan”nya……
    Kaciiiaan…sini deh aku bangunin pake ciuman cinta sejati…(malah ngomong gak jelas ini mah)
    Pas baca genre horor..aku udah mikirnya si jing tuh hantu.. kan di awal di bilang dy jadi pemandu jalan….nah aku mikir si minho nd tetem tuh nyari jalan…abis itu nemu jinki di tengah jalan…nawarin diri jadi pemandu gitu…..trus mrk setuju..eh..malah kena sial….deuu..mikir.a udah kejauhan…taunya begini toh…
    Asli ngakak pas baca bagian tetem gak sadarkan diri….melas amat tuh bocah….
    Trus gmna deh lanjut annya?? Yg menang jinki apa key?? Kepo sumpehh…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s