Ronin

Ronin

 

Author                        : Faciikan

Main Cast       : Kim Jonghyun-centric

Support Cast   : -none-

Genre              : romance; angst(ish?), songfic (The Scripts’ The Man Who Can’t be Moved)

Length                        : Drabble (505 words)

Rating             : General

Summary        :Mungkin mereka sudah tidak memiliki apapun, tapi tidak juga Jonghyun menyerah.

A.N                             : don’t jam on that song.

Toko kopi di ujung jalan itu tidak spesial, tidak memiliki menu spesial, bukan satu-satunya dunia—banyak cabangnya malahan, selalu ramai oleh orang-orang yang buta kopi, selalu ramai oleh para remaja yang sok tahu tentang kopi, selalu ramai menjadi tempat check-in di media sosial. Popular, ya, tapi tidak spesial. Jonghyun senantiasa memperhatikan toko kopi itu ketika punya waktu, sering kali saat siang lengang di apartemennya sembari menyesap teh.

Bagi Jonghyun toko kopi itu spesial.

Ia pertama kali bertemu mata hazelnut itu di situ, jadi menurutnya tempat itu spesial—cukup spesial untuk pindah di bangunan apartemen persis di depan toko itu. Pertama kali bertemu juga sama tidak spesialnya seperti toko kopi itu. Si empunya mata hazelnut itu teman dari temannya. Satu pertemuan menjadi dua, dua menjadi tiga, sampai mereka merekat seperti perangko dengan amplop.

Tapi memang aneh, evolusi hubungan manusia itu. Bagaimana dua individu bisa sama sekali tidak mengenal, lalu mengenal satu sama lain, menjadi teman dekat, sahabat, sesuatu yang lebih, lalu turun drastis menjadi tidak berhubungan sama sekali. Jonghyun sudah lama tidak bertemu si pemilik mata hazelnut itu. Lama sekali.

Mungkin mereka sudah tidak memiliki apapun, tapi tidak juga Jonghyun menyerah.

Karena ia masih berpikir bahwa suatu hari si empunya mata hazelnut itu akan terbangun dari tidurnya. Mungkin tidak rindu dengan Jonghyun, mungkin hanya rindu akan no foam latte with double espresso shot dan datang lagi ke toko kopi itu. Karena ia masih berpikir, bahwa suatu hari ia akan bisa melihat kedua bola mata itu lagi di tempat yang sama di mana ia pertama kali melihatnya. Ia hanya mendamba untuk melihat lagi, lima detik, tidak muluk-muluk.

Dan aneh juga bagaimana alam semesta bekerja.

Suatu hari Jonghyun hendak berangkat bekerja. Ia hanya perlu berdiri di seberang jalan untuk menyetop sebuah taksi. Di tangannya ada sebuat termos terbuka berisi teh hijau yang mengepul. Kepalanya acap kali menengok ke kiri. Sebuah taksi mendekat, lengan kanannya mengulur ke jalan, dengan ibu jari memberi isyarat. Taksi itu menepi ke kanan, lalu berhenti tepat di depan Jonghyun.

Si sopir sudah membukakan pintu, Jonghyun sudah siap masuk. Entah ada roh apa yang merasukinya, hari itu sebelum masuk ke dalam taksi, ia menengadah. Pandangannya tertuju lurus ke toko kopi itu. Dan di situlah tempat di mana alam semesta melakukan perannya.

Di depan toko kopi itu, dengan mantelnya yang berwarna krem, beanie rajut buatan tangan yang sudah sering sekali Jonghyun lihat, dengan gelas kertas berisi—yang Jonghyun bisa tebak adalah latte, ia berdiri. Ia meniupi lubang kecil di tutup gelas kertas tersebut. Anehnya, ia juga menengadah dan melihat ke sekeliling. Mata hazelnutnya melihat ke keramaian. Kemudian kedua bola mata Jonghyun yang mirip biji ceri, bertemu dengan dua bola mata hazelnut.

Tidak ada aksi dramatis, kehidupan bukan telenovela. Keduanya hanya tersenyum pada satu sama lain. Jenis senyum yang mengatakan, “Halo, lama tak jumpa.” Mereka sama-sama mengangkat sekilas kedua tempat minum mereka, memberi semacam salut.

Bebarengan dengan si mata hazelnut yang berbalik untuk melangkah pergi, Jonghyun menurunkan badannya dan masuk ke dalam taksi.

Jonghyun duduk dalam diam. Kemudian ia lihat arlojinya. Sepuluh detik, sudah lebih dari cukup.

-FIN-

@2013 SF3SI, Faciikan

sign-faciikan

Officially written by faciikan, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

12 thoughts on “Ronin

  1. cie jonghyun ketemu mantan. cie saling tatap cie /jstignoremeok/ bhaha
    btw disini ga dikasih tau kalo seseorang di toko kopi itu seorang wanita kan? berarti bisa jadi itu pria ya? wkwk
    it’s a fresh fict. nice🙂

  2. oh, astaga…
    aku butuh bner2 mencermati ceritanya untuk sadar kalo mereka mantan
    haha… good story, faciikan!
    bner juga, don’t jam on that song
    but i love that song too much by reading this fic…

    thanks for the story~

  3. Agak kurang ngerti sih.. Harus baca 2 kali baru paham maksudnya~ but overall its amazing and amusing to.. Btw~ udh pd nonton debut solonya taemin gak? Sebenernya aku lg pengen bgt ada drbble taemin.. But jjong is fine to:D

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s