Silence

Silence

Main Casts : Kim Jonghyun and me

Length       : 501 words

Genre         : Angst

Rating         : R

 tik tok tik tok

Pukul tiga pagi, badanku sudah tidak sanggup bergerak lagi. Selain rasa kantuk yang menyergap karena efek obat, penyakit yang sedang bersarang di tubuhku sudah menghabiskan sisa tenagaku untuk batuk dan bersin-bersin tanpa henti. Sekarang aku hanya teronggok di sofa, berteman anjing betina kecil yang bergulung di perutku. Ia sama terjaganya seperti aku, menunggu majikannya pulang.

Televisi sudah kumatikan sejak berjam-jam lalu, mendengar suaranya di tengah suasana temaram dan hening jauh lebih menyenangkan daripada menonton acara tengah malam. Lampu bernuansa hangat di sudut ruangan hanya membantu penglihatanku sedikit untuk mengenali semburat cahaya bulan dari balik tirai yang membiaskan warna putih keperakan. Seperti miliknya.

Deru halus pendingin ruangan terdengar seirama dengan napas pendek dan degup jantungku. Ponselku yang tidak lagi terpaku pada frekwensi radionya, teronggok malas di sisiku dengan sebelah earphone yang masih menempel di telinga. Statis, sama seperti pergerakanku.

Mataku berpindah dari tirai ke langit-langit, menatap hamparan putih yang kini berubah kekuningan terbias lampu. Sesekali warna itu berubah gelap, terhalang kelopak mataku yang membuka dan menutup perlahan. Mulutku membuka, menggantikan fungsi hidung untuk bernapas. Pernapasan dada, berganti perut seiring dengan detak jarum jam yang kini ikut-ikutan menganggu.

Tik tok tik tok, begitu bunyinya. Seperti menyuruhku tidur. Namun aku tidak boleh tidur sekarang.

Aku mendengarnya sekarang. Suara langkah teratur, gemerincing kunci yang keluar dari saku, grendel yang terbuka, putaran kenop kemudian dorongan pelan hingga bunyi pintu ditutup dan hal yang sebaliknya terjadi. Sepatunya berkeletok pelan di rak kemudian disusul suara resleting jaket yang terbuka, coat hanger yang bergerak pelan ketika jaketnya tersampir dan helaan napas panjang.

Salakan anjing betina di perutku membuatnya berjalan ke sofa tempatku berbaring. Ia meraih makhluk mungil itu dari tubuhku, mengecup ujung hidungnya pelan kemudian membiarkannya berlari ke kamar. Tanganku yang terangkat disambut oleh jemarinya yang dingin.

Aku beringsut, memberinya ruang untuk duduk sebelum aku bergerak ke sampingnya. Ia tersenyum, jemarinya menghalau rambut lembabku di sekitar dahi sebelum mengecupnya pelan. Ia masih berbau kopi, Arabica dengan sedikit aroma gula. Dopingnya ketika bekerja.

Kusandarkan kepalaku perlahan ke dadanya, ia mengusap lenganku perlahan. Gerakan halus yang berulang-ulang sehingga membuat mataku terpejam. Mungkin aku akan tertidur jika ia tidak bersuara.

Jemarinya bergerak perlahan mengusap bibirku. “Mungkin jika kau bisa berbicara lagi, kerinduanku akan sedikit terobati.”

Aku bergerak perlahan, menggosokkan pipiku ke dadanya kemudian bertingkah seolah tidurku tidak nyaman. Ia mendesis pelan, memelukku sedikit lebih erat kemudian menggosok lenganku kembali. Hanya helaan napasnya yang terdengar, perlahan napasnya mulai stabil, dadanya naik turun sesuai dengan ritme yang kukenal. Ia sudah tertidur.

Kedua mataku terbuka perlahan. Aku bergerak dengan hati-hati, memindahkan kepalanya perlahan ke dadaku sebelum menjelujur halus rambutnya. Ia bergumam, mengigau, memanggil nama yang tidak ingin kudengar lagi.

Aku bersumpah untuk tidak mengeluarkan suaraku sebelum ia lupa pada wanita itu. Aku tidak ingin menjadi bayang-bayangnya, aku ingin ia melihatku sebagai diriku. Bukan sebagai pengganti. Aku ingin ia melihatku seperti saat ia belum bertemu dengan wanita itu. Sangat ingin hingga rasanya mau gila.

“Maaf aku sudah berbohong kepadamu,” Kukecup dahinya pelan ketika ia menggerung tidak nyaman. “Aku ingin kau melihatku seperti dulu lagi, Jonghyun Appa.

 

12.17

03.03.2014

©2013 SF3SI, Chrysalis

siggy chrysalis

Officially written by Chrysalis, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

25 thoughts on “Silence

      1. Sama2.. ^^
        Owalaaah~ terus memangnya kenapa dgn si Appa ini? Jd si ‘aku’ pengen appa melihat ‘diriku sebagai aku’. Appa menganggap kalau ‘ini bukan anaknya melainkan istrinya begitu?’

  1. Ini cerita Chrysalis banget. Udah bikin readers mikir yang aneh-aneh, eh ujung-ujungnya dibikin bingung. Jonghyun Appa? Si ‘aku’ anak angkatnya Jonghyun kah?

  2. Jong bapaknya si ‘aku’,mungkin emaknya si ‘aku’ udah meninggal,si bapak ini mungkin saking terpukulnya ditinggalin istri tercinta,malah nganggep ankanya sndr jd kaya bayangan istrinya gt?.

  3. Menipu. Aku selalu amazed sama ficsnya chrysalys. Dan yang ini sukses bikin aku terjebak dan melongo pas baca akhirannya. Sukaaaa

  4. Blank….aku itu anaknya Jjong (kl aku istrinya Jjong*apa sih*) pura-pura gak bisa ngomong,trus Jjong anggep aku sbg bayangan pengganti istrinya yg ninggalin pergi Jjong dan aku.Makanya aku sakit hati dan kecewa krn kepergian gak jelas wanita yg namanya tidak ingin aku dengar,dan Jjong yg terpuruk sampe anggep aku itu si wanita itu…hhhhmmmppp…maybe…*ikutan tidur sebelah Jjong aja deh,bareng si “aku”*

  5. Ooh, paham2. Si “Aku” itu anaknya Jjong. dan mungkin istrinya itu udah meninggal. dan saking miripnya anaknya Jjong sama istrinya, jadi kalo liat anaknya keinget istrinya terus…
    terus, anaknya itu gag terima karena hidup dalam bayangan ibunya tadi. gitu kan???

  6. aduh jadi liar ini pikirannya
    liat di koment kind of semua hahahhaa
    ya udah pake mind set sendiri kenapa si ‘aku’ seperti itu xD
    good job author bikin reade berfikir keyas cekali😄

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s