Minus

Author            : Liana D. S.

Main Cast       : Lee Jinki (SHINee Onew), Lee Taemin

Length            : Drabble

Genre              : Friendship

Rating             : G

Summary       : “Jumlah mereka selalu tidak utuh ketika mereka kembali. Bagaimana dengan kita, Jinki-hyeong?”

Author’s note : Bisa menangkap pesan terselubung FF ini? Entahlah, ini gaje juga sebenernya *yea

***

Jinki mempersiapkan pedangnya, mengecek kondisinya entah untuk yang keberapa kali. Ia dan pasukannya akan menyerbu medan barat setelah matahari terbit. Lima pasukan telah diberangkatkan sebelumnya ke medan utara, selatan, timur, tenggara, dan barat daya; tinggal pasukannya sajalah yang belum memulai penyerangan. Pasukan Jinki memang disimpan untuk pertempuran yang terbesar oleh kerajaan karena pasukan itulah yang terbukti paling kuat.

Meski ada satu keraguan dalam hati Jinki, ia dan pasukannya harus tetap melangkah dengan keteguhan hati.

Hyeong.”

Betapa terkejutnya Jinki ketika salah satu anggota termudanya, Taemin, memasuki tendanya. Sang komandan tersenyum, membuat matanya tampak makin sempit. “Hei. Tumben sekali kau datang.”

“Hm…” Sudut-sudut bibir Taemin terangkat lemah, “A-aku cuma ingin bersamamu.”

Jinki maklum akan sikap Taemin yang sedikit kekanakan ini. Taemin menjadi tentara pada usia yang terlalu muda, jelas membutuhkan banyak dukungan. Jinki kemudian menepuk tempat kosong di sebelahnya. “Duduklah.”

“Terima kasih, Hyeong—eh… Komandan.”

Tawa kecil lolos dari Jinki, terdengar agak canggung. “Sudahlah. Aku ini memang hyeongmu, panggil saja aku seperti kau memanggilku di rumah. Kok kau gugup begitu, sih?”

Pedang Jinki memantulkan binar mata Taemin yang—anehnya—terus meredup.

Hyeong… maaf, tapi kurasa… pertempuran kali ini bukanlah pertempuran biasa yang dapat dengan mudah kita menangkan.”

Alis Jinki terangkat ketika ia menoleh dan bertanya, “Apa maksudmu?”

“S-salah satu… atau beberapa dari kita… akan mati, Hyeong…”

Dahi Jinki berkerut. “Hah?”

“Iya, Hyeong. Aku punya keyakinan yang kuat akan hal ini.” Taemin memandang Jinki sedih, “Lihatlah lima pasukan sebelumnya. Pasukan Matahari kehilangan tiga prajurit intinya. Salah satu pimpinan Pasukan Biru tewas, bersama seorang prajurit yang dianggap paling terlatih. Pasukan Dewi Pembaharu dan Pasukan Bunga Kedamaian masing-masing berkurang satu intinya. Pasukan Enam Penjuru, sama seperti Pasukan Biru, ‘terpenggal kepalanya’ karena salah satu pemimpinnya dibunuh.”

Perang telah mengubah Taemin menjadi lebih tahan banting, jadi jangan salahkan Jinki jika dia kaget. Kaget karena sang adik menitikkan air mata.

Sebutir saja.

Yang diiringi dengan sebuah pertanyaaan sulit.

“Jumlah prajurit inti mereka selalu tidak utuh ketika mereka kembali. Bagaimana dengan kita, Jinki-hyeong?”

Perang selalu memakan korban, bahkan pemenangnya juga akan menderita suatu kehilangan. Jinki tahu, tetapi tidak pernah ada satupun dari enam pasukan kerajaan yang pernah merugi sebesar ini.

Delapan prajurit inti. Dibunuh. Padahal ada ratusan orang prajurit kelas rendah yang melindungi ‘inti’ selama penyerangan.

Maka musuh yang mereka hadapi bukan main hebatnya. Inilah yang Jinki khawatirkan, tetapi seharusnya, Taemin tak perlu mencemaskan hal yang sama. Tangan Jinki terulur, menepuk bahu yang sedikit merosot itu dengan tepukan semangat. “Mereka tidak utuh, tetapi mereka menang, bukan?” ucapnya.

“Tak ada gunanya kalau kau, atau Minho-hyeong, Kibum-hyeong, atau Jonghyun-hyeong tewas.” Getar suara Taemin sangat kentara, tetapi Jinki tidak membiarkan satu tangisan pun pecah. Kali ini, dua tangannya mendarat di bahu Taemin. Ditatapnya sang adik penuh keyakinan.

“Pasukan Cahaya adalah pasukan terkuat, karenanya kita dikirim terakhir. Menurutmu, kita tidak sanggup mengatasi musuh dan kembali ke kerajaan dengan ‘inti’ yang utuh?”

Taemin hendak menjawab ketika Jinki memeluknya dengan segera. “Jawablah sendiri dalam hatimu—karena aku ingin kau percaya pada kemampuanmu sendiri.

Juga… aku tak ingin memberikan harapan yang terlalu tinggi padamu.”

Taemin memejamkan mata.

Aku ingin kau percaya pada kemampuanmu sendiri.

Taemin memaknai kalimat Jinki ini sebagai jawaban ‘ya’ atas pertanyaannya. Pasukan Cahaya akan kembali dengan lima inti seperti harapan Taemin.

Juga… aku tak ingin memberikan harapan yang terlalu tinggi padamu.

Sedangkan kalimat pamungkas Jinki berlawanan arti dengan kalimat yang pertama.

Sebaiknya, pertanyaan Taemin dijawab di medan perang saja, karena jika Pasukan Cahaya belum bertempur, baik Jinki, Taemin, atau siapapun tak bisa memberi jawaban pasti atas pertanyaan ini.

Yang dapat Taemin lakukan sekarang hanya menepuk punggung Jinki balik setelah memeluk pemuda yang lebih tua itu.

“Aku akan melakukan yang terbaik.”

***

TAMAT

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

18 thoughts on “Minus

  1. Oke. Maaf. Aku ngerti bagian pasukan Cahaya mau bertempur. Atau pasukan biru kehilangan salah satu pimpinan perang atau pasukan bunga pembaharu terpenggal kepalanya.

    Aku ngerti bagian perang di cerita ini. Nah, sekarang inti terselubungnya apa? Kepo, nih.

  2. Heungg..kok aku bingung ya??
    Ngerti sihh sedikit..tapi..ehm…kalo pasukan mrk sebelum.a udah pada menang tuh..ngapain mrk nyerang lagi???
    Trus..ini intinya apa deh??
    Mereka menang apa kalah????
    Nge gan tung…

  3. Menarik, hanya saja karena aku baru saja menonton sebuah film jepang tentang samurai, saat membayangkan Jinki dan Taemin berdiskusi, aku justru membayangkan mereka mengenakan hakama dan bukan pakaian tradisional korea, jadi yah gitu:/

  4. semoga pasukan Cahaya awet bersama.. 10thn, 20thn, bahkan hingga maut memisahkan mereka..
    Fenomena yang sedang terjadi di perusahaan itu bikin takut..
    Aku hanya berharap mereka tangguh..
    Akhir cerita ini memang menggantung. Ya, krn perjalanan pasukan Cahaya memang masih terus berlanjut.

  5. Oke, ngerti+paham bgt apa yg dmaksud dgn pasukan biru, dewi pembaharu, dewi kedamaian, dan pasukan 6 penjuru. Dan inti cerita ini, sma peperangan yg diceritakan, ngerti lah apa mksudnya. Sbnernya abis bca ff ini, ko sy ngerasa tmbah miris yah… Tp bgaimanapun keadaannya, percaya bahwa pasukan cahaya memang akan slalu utuh :’) mm mngenai pesan terselubung, mngkin dr kata2 pamungkasnya jinki..? Hahaha tp intinya..keep applause for ur ff. Keep writing😉

  6. ini tuh, waaawww.. OAO
    aku suka ff yang nyindir gini..hihihi

    iyaa, memang, si termuda dari pasukan cahaya udah dapet pengakuan lebih di mata kerajaan ketimbang anggota pasukan cahaya lainnya. smoga tetap utuuh terus habis berperaang..aamiiin…

    dan, kata2 jinki itu bneran misterius bangeet. sukaaa..

    intinya, keep writing laah, Liana-ssi! ~^o^~

  7. Uhhh…i dun care bout the wars.. shinee fighting!!

    Buat saya yang udh bukan umurnya lagi bisa fangirlingan jejingkrakan, cengar-cengir.. yang udh kudet banget sama berita, cuma shinee yg bisa bawa saya nostalgia ke masa2 yg ngangenin itu.. :’)

    Long last yaaaaa guys! Kalian bisa!

  8. OMGGGG dua kali baca di bagian ‘pasukan2 lainnya yg kehilangan anggota’ baru “dong”.
    Itu ttg companymates nya the boys ya..
    /sigh/

    Kibum has ever said on 6th anniv, “nothing last forever..” sad but true.

    Tp aku ttp berharap SHINee ttp ot5, at least they have started it as 5 so pls having a good ending as 5 tho.. a longgggg later..

  9. astaga ‘pasukan cahaya’ itu maksudnya SHINee? Oke mungkin aku harusnya refresh otak saking lambatnya. Apa aku satu-satunya orang yang nggak mudeng baca cerita ini? Tapi kemudian aku baca komentar yang lain dan baru sadar inti cerita sebenernya apa. Um, okay. Sorry.

    Ditunggu karya lainnya di sini yaaa🙂

  10. Okey. Ini keren. Aku nyambung, otak licikku nyambung #jdukh

    Pasukan Cahaya itu SHINee. Dan mereka tengah berperang… maaf kalo terlalu frontal, jadi kepikiran DBSK, SJ, GG, EXO sama CSJH. Hufttt…… Entah kenapa yah malah nyambung ke sini ._. Yang Matahari itu DBSK. yang Biru-Biru itu SJ. Sisanya.. yah mungkin mereka #DER

    Aduh maap yah kalau aku jadi ngaco kayak gini. Hohoho…
    Sempet takut sih, tapi… mereka kuat kan? Mereka harusnya kuat. SHINEE foghting!!!

    jadi kangen kambek mereka… :’-(

  11. hemmm
    pasukan lain udah kehilangan inti, member inti maksudnya?
    jangan sampe pasukan cahaya kehilangan juga yakan yakan yakaaaan

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s