You and I – 6th Encounter : Mom

yi

Title                      : Mom

Cast(s)                  : SHINee Jonghyun & me

Length                  : Sequel

Genre                   : Romance

Rating                   : PG

Disclaimer           : I own nothing but the plot. Non-profit works but don’t try to plagiarize nor steal it.

a/n                         : Inspired by Zaky’s Americano

Is he yours?

Kepalaku sakit. Mungkin ini yang dirasakan oleh tikus-tikus tanah di arcade ketika dipukuli oleh pengunjung. Baiklah, aku harus mengaku bahwa hari ini merupakan hari terbaik sekaligus terburuk dalam hidupku.

Bagaimana tidak, aku pingsan di hadapan Jonghyun setelah menerima paket Lethal Temptation itu kemudian harus dibawa ke rumah sakit. Iya, aku mendapat infus IV yang sekarang tinggal seperempat dan harus kuhabiskan sebelum aku diperbolehkan pulang. Yeah, aku mengaku bahwa aku kecapekan kemudian flu dan terkapar seperti ini. But for goddamn sake, kenapa diantara banyak hari dalam setahun, harus ketika aku di depan Jonghyun.

Omelan ibuku juga tidak banyak membantu karena membuat kupingku terasa semakin panas. Sudah bagus kan, Jonghyun membantu membawaku ke rumah sakit. Jika tidak, ibu pasti panik mencari taksi. Uh, mungkin juga aku pingsan karena Jonghyun.

Mau mati. Sumpah rasanya aku ingin mati saja jika seperti ini. Aku sudah tidak punya muka jika bertemu Jonghyun atau apapun sejenisnya. Entahlah apapun sejenisnya yang kumaksud itu, persetan. Aku ingin hiatus kemudian mengubur diri di bunker dan hidup sebagai batu saja. Oh itu namanya retired bukan hiatus.

“Sebentar, ibu akan memanggil perawat. Sepertinya infusnya mau habis.”

Aku hanya menggumam pelan sambil memejamkan mata. Oke, infusnya habis, pulang, menulis surat wasiat lalu gantung diri di pohon mawar depan rumah. Oh tunggu, pohon Sakura di seberang jalan maksudnya.

Sengatan kecil di tangan membuatku berjengit. Duh, masih sempat digigit nyamuk lagi. Ini rumah sakit apaan sih sa-

“IBUUUU!!!”

Holyshit darahku tersedot!

Alih-alih ibu, seorang lelaki mendadak datang ke tempatku sambil menggeret dokter di belakangnya. Aku masih megap-megap ketakutan ketika sang dokter berusaha melepaskan jarum infus laknat ini dari tanganku. Demi Tuhan! Kemana ibu saat anak gadisnya mau mati begini.

“Tenanglah, kau akan baik-baik saja.”

“Bagaimana aku akan baik-baik saja jika darah- SAKIT OI! PELAN-PELAN!”

“Kau akan baik-baik saja, tenanglah.” Thanks God, jarumnya lepas juga. “Kita pulang sekarang, hm?”

Pulang?

Jonghyun tersenyum di sampingku dengan kedua tangan yang memegangi bahuku. Tidak, tunggu, jadi lelaki yang membawa Dokter ini Jonghyun. Jadi, ia belum pulang setelah mengantarkanku ke rumah sakit. Jadi ia menungguiku bersama ibu?

“Oh, sudah dilepas infusnya.”

Aku bahkan tak sanggup menjawab saat ibu datang bersama seorang perawat. Beliau mengucapkan terima kasih pada Dokter yang sudah menyelamatkanku dari isapan infus terkutuk ini sebelum mengajakku pulang. Tidak, maksudku pulang bersama ibu diantar Jonghyun, bukan pulang ke rumah Jonghyun.

“Terima kasih nak Jonghyun, jika tidak ada kau mungkin aku akan kebingungan ketika si nakal ini pingsan.” Kalau tidak ada Jonghyun ya aku tak mungkin pingsan, Bu. “Mampirlah sebentar.”

“Ah tidak apa-apa, Bibi. Mungkin sebaiknya aku pulang saja agar Areum bisa istirahat.” Aku bisa meloncat ke Bulan ketika ia tiba-tiba menunduk dan tersenyum padaku. “Ya, kan? Sampai bertemu besok.”

“Eh, uhm, iya. Hati-hati di jalan.”

Jonghyun membungkuk pada ibu kemudian masuk ke mobilnya. Ia masih sempat melambaikan tangan sebelum akhirnya menyetir dengan benar. Anu, maksudku menyetir sewajarnya, bukannya Jonghyun slengekan atau bagaimana.

“Jadi itu? Pantas tidak pernah dikenalkan.”

Aku mengernyit ketika ibu mendadak menyenggolku. “Itu apa?”

“Pacarmu.”

Whut?

 

14.28

01.07.15

©2013 SF3SI, Chrysalis

siggy chrysalis

Officially written by Chrysalis, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

15 thoughts on “You and I – 6th Encounter : Mom

  1. Aduh, antara pengen ngetawain sama kasian. Lagian Areum konyol banget sih, flu sampe pingsan segala masih ditambah ada acara darahnya kesedot infus pula. Malu kuadrat deh kalo jadi Areum…hohoho
    Aaaaa….ga sabar nunggu gimana akhir cerita mereka

  2. Astaga areum.. wkwkwkwkwkwkwk
    sebegitu nervous-nya ‘kah’ sampai pingsan di depan Jonghyun. Ya tuhan Jonghyun disini benar – benar manis ♡♡♡♡♡

    Aaaaa.. tidak sabar ingin melihat Jonghyun mengajak areum berkencan, maksudnya— meminta areum menjadi kekasihnya xD

  3. aaaaakh….
    aku kelewat kalimat ‘is he yours’ di awal cerita sehingga tidak bisa nebak alur ceritanya. okay, okay…. i’m just too surprised with all the ‘sudah-jatuh-tertimpa-tangga-sungguh-areum-yang-malang’ moment. well, jjong is just too cute here and i really wanna bite him. kekekeke

    i need restroom and mirror for smiling myself. kekeke… thanks buat ceritanya kk~ love you❤❤

  4. Kalau jadi Areum dan punya pacar kayak Jonghyun pun juga ga bakalan bilang sama ibu. Nanti aja Jonghyunnya datang ke rumah kalau mau ngelamar #lah

  5. sumpah ya jonghyunnya bikin dagdigdug ih :(( bacanya baper kayak saya yg ketemu jamong beneran lol. KENAPA UPDATENYA PENDEK BANGETTTTTT PADAHAL SERUUUU

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s