Category Archives: Humor/Comedy

Behind The Scene “Loe Boleh Gila” – Kegilaan Pertama-

Author: alyafarahadilamuzdhalifahPa

Ini ff asli karangan aku yang dibuat cuma buat geje gejean aja haha :) ) gomawo buat yang udah baca+kasih komen okeee :)
——————————————————————————————————————-

Suatu hari, di ruang meetingnya stasiun kereta api tv terkenal di Indonesia yang bernama ‘TransToejoeh’ sedang diadakan rapat khusus antara Presiden Direktur dengan beberapa penasihatnya.

PresDir : (muka serius) Kita mempunyai sedikit kendala. 2 pembawa acara ‘Loe Boleh Gila’ kita sedang tidak bisa hadir karena Julio Peres sedang ada di Agentina, katanya sih dia kawin sama Gaskilo Katanyo, ditambah lagi dengan Indri Birama yang sedang ada diluar negeri. Ada yang punya usul, siapa yang akan menggantikan mereka?

Penasihat 1 : Begini pak, akhir-akhir ini Indonesia telah terkena wabah Korea, bagaimana kalau pembawa acara dan bintang tamunya adalah artis Korea?

PresDir : (mikir) Saya kurang setuju. Bagaimana kalau pembawa acara dan bintang tamunya adalah artis Korea Selatan?
GUBRAK~

Penasihat 1 : Yaelah pak, pan tadi saya teh ngomongna kitu pak. Kumaha sih..

PresDir : Kan kamu cuma bilang ‘Korea’, saya bilangnya ‘Korea Selatan’. Apa yang salah?
Semua : Iyadeh terserah bapak aja. Terus maunya gimana pak?

PresDir : Bintang tamu dan presenternya, ada yang punya usul?

Penasihat 2 : Bagaimana kalau boyband Super Junior, DBSK dan SHINee?

Semua : (mangut-mangut) Hmmm…

PresDir : (muka tegas) Saya tidak setuju!

Penasihat 2 : (mukanya jadi bete gara-gara usulnya ditolak)

Penasihat 5 : Kenapa pak?

PresDir : (muka tidak berdosa) Saya maunya DBSK, SHINee dan Super Junior!
GUBRAK~

Penasihat 2 : (kesel) Sama aja atuh bapaaaaaaaak!

PresDir : Beda ah..

Penasihat 6 : Yaudah terus maunya gimana sekarang?

PresDir : Cepat telpon SMEntertaiment sekarang juga.

Penasihat 3 : (muka bingung) Lah? Kok bapak tau mereka kerja di SMEntertaiment?

PresDir : (nada bangga) Yaiyalah, saya kan up-to-date orangnya. Gahooool!

Semua : (dalam hati) Wah bos gue keren juga ya. Hmmm…

Penasihat 4 : Yang up-to-date anak bapak atau bapak?

Presdir : (muka tidak berdosa) Anak saya.
GUBRAK~

Singkat cerita, mereka berhasil mengontrak anak-anak SHINee, DBSK dan Super Junior untuk bermain di reality show ‘Loe Boleh Gila’.

Di pesawat Korea Selatan-Jakarta…

Taemin : Hyung, kita ngapain ke Indonesia?

Semua : (diem)….

Taemin : (bete) Hyung, jawaaaab!

Semua : (masih diem)….

Taemin : Ah, hyung mah! (gaya Pak Allo di Kejar Tayang)

Key : Kamu ngomong sama siapa sih?

Taemin : Sama hyung.

Semua : (sebel) Kami semua ini hyungmu tau! Siapa yang kamu ajak bicara?

Taemin : Hiks, maaaaaap.

Minho : Kita dikontrak untuk main reality show.

Taemin : Benarkah? Reality show apa hyung?

Minho : Loe Boleh Gila.

Taemin : (mikir dalam hati) Hah? Gue gak mau gila!

Leeteuk : (nunjuk-nunjuk jendela) Lihat! Ada es krim rasa nanas dibawah!

Heechul : (celingak-celinguk) Mana? Mana? Mana?

Kangin : Hoh? Es krim nanas? Dibawah? Kok hyung bisa ngeliat segitu tajemnya sih?

Heechul : (masih celingak-celinguk) Mana sih hyung?

Leeteuk : (nunjuk-nunjuk jendela) Itu, yang ujungnya warna kuning emas.
GUBRAK~

Hangeng : Itusih monas hyung, monumen nasionalnya orang Indonesia.

Leeteuk : (seneng) Oh ya? Berapa banyak nanas yang mereka habiskan untuk membuat monumen itu ya?
GUBRAK~

Hero : Huh, dasar hyung ini mikirnya aneh. Itu dari emas asli tau.

Leeteuk : (mangap-mangap) Ooooh…

Changmin : Hahaha hyung norak, ketauan gak pernah liat emas!

Leeteuk : (menatap tajam ke arah Changmin)

Changmin : (sembunyi dibalik punggung Minho)

Di TransTojoeh Corp. ..

PresDir : Mana ya mereka?
Tiba-tiba ada 3 Van Putih yang datang ke TransTojoeh Corp..

PresDir : Annyeonghaseyo. Indonesia-e osingeol hwan-yeonghabnida. Sogaehabnida, naneun daetonglyeong-ui gamdog TransTojoeh-ibnida. Dangsin-i yeohaeng-eul eotteohge? (Selamat siang. Selamat datang di Indonesia. Perkenalkan, saya Presiden Direkturnya TransTojoeh. Bagaimana perjalanan kalian?)

Leeteuk : (pake bahasa indonesia yang lancaaaarrr banget) Ah, siang. Saya leadernya Super Junior, Leeteuk. Ini leadernya DBSK, Yunho (Yunho : dadah dadah geje), dan ini leadernya SHINee, Onew (Onew : senyum senyum geje). Mohon bantuannya. (semua ngebungkukin badan)

PresDir : (bengong sambil mangap)

Leeteuk : Pak? Pak? Kenapa pak? Ada apa pak?

PresDir : (dalam hati dan masih mangap) Tau gini gue pake bahasa indonesia aja deh, orang mereka bahasa indonesianya lancar!

Onew : Halo pak? Masih hidup kan pak?

PresDir : Ah, maaf. Oh iya, salam kenal juga. Kalian bisa mulai syuting hari ini. Selamat berjuang.

Semua : (ngebungkukin badan) Dowa jusyeoseo gamsahabnida. (Terima kasih atas bantuannya)

PresDir : (berkata dalam hati sambil mangap lagi) WHAT THE HELL?? Ngomong apa mereka???

Xiah : Pak?

PresDir : Ah, iya. Silahkan naik vannya dan ke tempat syuting.

Semua : Siap pak.
Mereka semua (kecuali si PresDir) pun naik kedalam 3 van putih yang telah disediakan)

Bagaimana kelanjutannya? Apakah mereka akan jadi gila seperti yang dikatakan oleh Taemin??

TBC

P.S dari admin buat Alya: Berhubung FF ini udah kamu publish di blog kamu, jadi kita langsung copy paste dari sana ya.. supaya lebih gampang.. hehehe.. mian

Advertisements

She’s My (EX)Wife – Part 12

Main Cast: Kim KeyBum, Hyeo So, Choi Minho

Support Cast: SHINee & Super Junior

Rating: PG

Mian.. mian… hohoho… berhubung saia lagi PMS… otaknya jadi rada-rada nih… kkk… maaf yah.. tapi gak parah kok.. masih bisa di tangkep akal sehat karena saia juga bikinnya berusah nahan supaya gak sampe PG 16 bahkan NC… kalo sampe begitu kan gawat.. hohoho…

So all… Happy reading ^o^.. komen masih di butuhkan loh… like our motto.. Comment Like Oxygen! Ciyaaattt!!!!


Minho memandangi kekasihnya yang masih tidak sadarkan diri, terbaring lemah di rumah sakit. Hari ini gilirannya menjaga Hyeo So, Eunhyuk yang tidak ada jadwal menemaninya. “Sudahlah Minho.. Hyeo So akan baik-baik saja.” Eunhyuk menyodorkan selembar tisu. “Mau sampai kapan kau menangis. Lagi pula kau berhasil mengeluarkannya dari kerumunan reporter tersebut.” Ponsel Eunhyuk bergetar membuatnya meloncat kaget.

“Yeoboseyo hyung!… oh ne… ya sudah aku tunggu di bawah. Berapa orang?… aigoo.. berisik sekali!… ya sudah kalau begitu.”

“Aku akan menunggu Eeteuk hyung dan yang lain di bawah, ingat! Jangan sampai Kangin hyung dan Eeteuk hyung tahu rahasia ini… jadi orang yang pertama aku ajak masuk Donghae, Siwon, Ryeowook, Sungmin hyung dan Heechul hyung. Kalau langsung aku bawa masuk semua pasti berisik. Aku turun.” Eunhyuk menepuk bahu Minho lalu keluar. 15 menit berlalu, Minho tetap tidak melepaskan genggaman tangannya karena entah mengapa tangan Hyeo So terasa semakin dingin.

“Aku mohon jangan mati sekarang, jangan tinggalkan aku. Hyeo So bangun lah, aku berjanji aku akan melakukan apapun yang kau minta. Hyeo So bangun lah, aku mohon. Maafkan segala kesalahanku, aku rela menukar nyawaku dengan nyawamu… bahkan kalaupun suatu saat nanti kau menyukai Key.. membalas perasaan Key lalu kau memintaku untuk pergi aku akan pergi. Kau bahagia jika kau bahagia, walaupun sulit melepaskanmu tapi demi kebahagiaanmu aku rela. Jadi kumohon bangunlah… jangan tinggalkan aku sekarang.”

“Minho tidak..,-“ Minho tersentak kaget, Hyeo So bergerak memeluk Minho. “Terserah perasaan Key padaku seperti apa, tapi perasaanku pada Minho akan tetap sama. Hanya itu yang akan selalu aku ucapkan… perasaanku tidak akan pernah berubah.” Hyeo So melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Minho.

“Rasa sakitku masih belum seberapa jika di banding rasa sakitmu. Biarkan tuhan membalas perbuatanku padamu, jangan menangis jika Minho tidak mau melihatku tersakiti.” Minho menatap kekasihnya itu lekat-lekat lalu dengan perlahan menarik wajah Hyeo So mendekati wajahnya.

“ANNYEONG!!!!” seruan itu membuat keduanya tersentak dan reflek menjauh. “Ahahahahaha! Rupanya ada yang sedang mencari kesempatan?” ledek Donghae. “Minho-ah…” Eunhyuk memegangi pipi Donghae. “Hyeo So-ah…” Donghae balas memegangi pipi Eunhyuk. “Salanghaeyo.” Ucap keduanya serempak dengan lirih, lalu mendekatkan wajah mereka berdua. Tawa Yesung yang menyeramkan langsung meledak dan membuat yang lain ikut tertawa kecuali Hyeo So dan Minho.

“Hyung bilang tidak semua langsung di bawa ke sini.”

“Memang tidak semua.. Leeteuk hyung dan Kangin hyung ke toilet.. jadi tidak semuakan.. hanya ada kami di sini. Cuma… 10 orang apa salahnya?”

“Ya.. 10 orang tapi ramainya melebihi 100 orang.”

“Tablo oppa?” Minho menoleh pada Hyeo So dengan terkejut. “Hey.. ini aku Eunhyuk. Kami berdua tidak semirip itu.” Seperti di sihir Hyeo So mengerjapkan matanya. “Loh? Leeteuk oppa dan Kangin oppa kemana?”

“Kau tidak mendengar? Tadi Eunhyuk bilang mereka berdua di toilet.” Hyeo So menggembungkan pipinya mendengar penjelasan Donghae. “Apa kau sudah lebih baik?” tanya Sungmin yang langsung duduk di kursi, membuat yang lain jadi rebutan sisa kursi.

“Ya! Sil Shindong (Shindong gendut)! Lebih baik kau berdiri!” seru Heechul. “Aku kan dapat kursinya duluan hyung.” Keduanya mulai membuat keributan. “Heechul oppa! Kau kan bisa duduk bersama Hangkyung oppa!” dengan kesal Heechul menurut, dengan suka rela Hangkyung memangku Heechul. “Donghae oppa… Eunhyuk oppa! Kalian berduakan bisa duduk seperti Heechul oppa, kenapa harus bertengkar segala sih? Kalian berdua juga biasa tidur bersama saja!”

“Apa tidak ada yang terluka?” tanya Sungmin lagi. “Anio oppa… kincanayo.” Hyeo So tersenyum lemah. “Terima kasih tuhan, atas nama Jesus kau sudah selamat. Kau harusnya berterima kasih pada tuhan karena ia masih…-“ Heechul langsung membekap mulut Siwon. “Kau membuat aku merasa seperti di bakar.” Omel Heechul. “Itu berarti tuhan ingin memberikanmu…-“ Heechul kembali membekap mulut Siwon. “Diam!” Hyeo So terkekeh melihat Heechul yang selalu seperti itu dengan Siwon. “Heechul oppa, kau tidak mau mencoba percaya pada satu tuhan?” tanya Hyeo So akhirnya. “Untuk apa?! Aku hanya percaya pada Zika.. *maunya author XD.. kyaaa~! ralat yah.. hhehehe.* Itu hanya buang-buang waktu. Beribadah… dapat apa?”

“Nanti oppa akan tahu.”

“Hyeo So.. apa kau tahu. Ayahmu itu hampir saja menuntut SM, untungnya aku dan Minho berhasil ke kantor ayahmu tepat waktu. Kalau tidak kau tahu bagaimana kisahmu akan berakhir.”

“Kamsahamnida Eunhyuk oppa, lagi pula tidak seharusnya appa menuntun SM. Memangnya SM ada sangkut pautnya dengan masalahku? SM sama sekali tidak bersalah, kalau appa berani menuntut SM maka aku akan menuntut balik appa! ”

“Oh ya.. tadi manager bilang pemeran yang satu lagi di ganti Minho karena kejadian ini.” mata Hyeo So mendelik mendengar penjelasan Heechul. “MWO?!! Kenapa harus di ganti?!” Heechul mengangkat bahu. “Kata sutradara supaya ceritanya lebih keren, untungnya Jonghyun belum tampil di drama kalian kan. Tapi katanya Jonghyun berperan sebagai penengah.” Sambung Shindong. “Ya tuhan.”

“Permisi… apa aku mengganggu kalian?” seorang suster masuk dengan hati-hati. “Wah.. sudah sadar rupanya. Maaf ya Hyeo So, kamu harus di kasih obat penenang dulu.” Suster tersebut mengambil suntik dari nampan alumunium yang ia bawa. “Permisi.” Suster tersebut terlihat agak terkejut melihat beberapa dari tamu Hyeo So duduk saling memangku. “Tenang suster. Mereka bukan homo, karena kebanyakan jadi gak cukup kursinya.” Suster tersebut mangut-mangut lalu menyuntikkan obat ke selang yang di tusukkan ke tangan Hyeo So.

“Kau akan merasa megantuk setelah ini, jadi lebih baik sekarang berbaring.” Suster tersebut membantu Hyeo So untuk kembali berbaring. “Terima kasih.. silahkan lanjutkan mengobrolnya.”

“Ada yang berfikiran sama denganku?” Sungmin angkat bicara begitu suster tersebut keluar. Semuanya kecuali Minho dan Ryeowook mengangkat tangan lalu tertawa licik. “Cantik sekaliiiiii!!!!!” seru mereka serempak. “Dasar laki-laki!” seru Hyeo So sebelum ia menguap. “Aku mau sering-sering ke sini ah supaya bisa ketemu suster itu.” Hyeo So tersenyum geli mendengar usul Shindong. “Aku juga!” lalu mereka tertawa *ketawa ala Bonamana yaaaa, tapi kan ceritanya belon keluar.. bodo amat!* perlahan Hyeo So merasa semakin mengantuk dan matanya mulai tertutup.

“HYEO SO!!!” Hyeo So tidak terbangun mendengar seruan keras dari Heechul. “Wah.. kebo nih anak!” Heechul menepuk kaki Hyeo So. “Kenapa hyung?”

“Aku mau minta buahnya satu.”

“Ambil aja.” Minho memberikan satu bucket buah pada Heechul. “Annyeong semuaaa!!!” seru Eeteuk yang baru masuk. “Lho?! Kata Eunhyuk, Hyeo So udah sadar.” Eeteuk meletakkan tasnya di atas meja sambil memandangi wajah innocent Hyeo So yang tertidur dengan pulas. “Uhah hahi… sssppp*nyaris nge-ces*…ahi…*Heechul ngomong dengan buah di mulut* emm*buahnya udah di telen*… tidur lagi. Kalian berdua telat!” ucap Heechul. (Maksudnya.. Udah tadi, tapi tidur lagi. Kalian berdua telat!)

“Gak apa-apa deh…” Kangin menarik Ryeowook, duduk di kursi yang tadi di duduki Ryeowook lalu memangku Ryeowook. “Oh ya hyung… tadi ada suster cantikkk banget!” Eunhyuk pamer ke Eeteuk. “Iya? Kayaknya cantikan Hyeo So kalau lagi tidur deh.” Eeteuk terkekeh membuat yang lain jadi memandangi Hyeo So yang sedang tertidur. Minho berdehem… anggota Suju yang tahu rahasianya sih bisa baca tulisan di jidat Minho yang bilang

“DANGER!!! Mandangin lebih lama di gorok, di bakar, di cuci!”

sedangkan Eeteuk sama Kangin yang gak tahu rahasianya sih biasa aja.

“Beruntung banget Key bisa dapet istri kayak gini, kita aja yang udah tua belom dapet calon. Dasar anak muda!”

“Ya itu sih hyung.. kalau aku sih udah dapet.” Elak Shindong tidak terima di samain sama Eeteuk. *emang aslinya udah dapet kok.. bakal ada private marriage, lebih private dari pernikahan Tablo, Epik high*

“Iya.. itukan hyung doang yang belom dapet calon. Kalau kita sih udah.” Sambung Donghae. Eeteuk mengendus kesal.

***

Hari ini Hyeo So sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah, jadi sekarang ia sibuk merapihkan pakaian-pakaian nya. “Annyeong haseoyo.” Hyeo So menoleh. “Oh ne.. annyeong haseoyo.” Hyeo So tersenyum canggung. “Kau sudah boleh pulang ya hari ini?” Hyeo So mengangguk. “Aku ingin memberikanmu ini, ibuku bilang bubur ini bisa membuat orang merasa lebih baik dan akan membuat perut terasa hangat. Aku juga membawa tanaman mint agar kau merasa lebih segar.”

“Kamsahamnida. Terima kasih karena sudah mau repot-repot kemari.” Hyeo So berusaha seramah mungkin sambil mengambil tanaman mint dan tempat buburnya. “Tidak apa-apa, istri Key adalah temanku. Kebetulan juga hari ini aku tidak sekolah karena sedang ada rapat.” Tiba-tiba ponsel keduanya berbunyi serempak dengan ringtone yang sama. “Sepertinya selera kita sama… atau yang mengirim sms sama?” Hyeo So tersenyum mendengar ucapan Shina yang memang bernada bercanda. “SHINee sedang di MBC.” Ucap keduanya serempak. “Kau bisa pulang denganku.” Shina menawarkan dengan nada seramah mungkin. “Aku pasti merepotkan.”

“Oh ayolah…” Shina terkekeh lalu membantu Hyeo So mengemasi barang-barangnya dan membawa barang-barangnya ke dalam mobil Shina. “Pak supir.. kerumah keluarga Kim yah.”

“Siap agassi.”

“Hyeo So-ah.. sepertinya kau sangat berarti bagi SHINee. Sewaktu kau di rawat di rumah sakit mereka seperti kehilangan orang tua.”

“Oh sincayo?”

“Ne… aku ke rumah kalian beberapa kali karena Key bilang mereka bingung mau makan apa, jadi dia memintaku untuk datang dan memasak untuk mereka.”

“Kalau begitu bagaimana kalau kita berdua masak untuk mereka?” usul Hyeo So. “Setuju! Pak.. kita ke fresh market.”

“Masak apa ya kira-kira…”

“Pertama harus ada sup, agar mereka hangat.”

“Setuju! Sup ikan.”

“Dan sup ayam… harus ada!”

~ ~ ~

“Padahal hanya 1 minggu di rumah sakit tapi rasanya seperti 1 tahun. Ya ampun.. rumah ini berantakan sekali.” Hyeo So meletakan belanjaan yang ia bawa di atas meja dapur. “Iya.. waktu itu aku ingin merapihkan tapi gak sempet.”

“Gak usah, biar aku aja yang beresin.”

“Kalau gitu aku bersihin bahan-bahannya ya.” Keduanya saling tersenyum lalu mulai berkerja. “Gak percaya deh sekarang kita udah ngomong informal.” Hyeo So mengerutkan alis. “Kayaknya waktu baru ketemu kita formal banget bahasanya, tiba-tiba sekarang udah biasa aja. Mudah-mudahan kita bisa jadi temen.”

“Of course. Kenapa kita gak jadi temen aja?”

“Aku pikir kamu gak mau jadi temen aku.”

“Kenapa aku harus gak mau? Takut kamu ngambil Key dari aku? Ya enggak lah.. aku gak pernah kepikiran kalau kamu bakal ngambil Key dari aku. Aku maklum kalau kamu deket sama Key.”

“Friends?”

“Friend.” Keduanya saling mengaitkan kelingking mereka. Setelah rumah terlihat agak bersih Hyeo So berjalan menyalakan tape dan memutar lagu keras-keras. “Let’s start cooking!” keduanya mulai asik menggeluti hobi mereka, memasak dengan penuh harapan, kebahagian dan cinta. Bahagia karena ini hobi mereka, berharap SHINee akan menyukai masakan mereka dan Hyeo So menuangkan cintanya untuk Minho sebagai salah stau bumbu agar masakannya terasa lebih enak sedangkan Shina menuangkan cintanya terhadap Key.

“Jam 5?!” pekik Hyeo So. “Wah… udah sore. Coba telpon anak-anak SHINee deh, mereka pulang jam berapa.” Hyeo So mengambil telepon yang berada di sebelah sofa. “Yeoboseyo manager oppa. Ne.. ahahaha… oh?…-“

Sembari Hyeo So menghubungi manager Shina berjalan berkeliling ruangan sambil memandangi setiap foto yang di pajang. Mayoritas foto yang di gantung adalah foto-foto yang di ambil di studio untuk CF, sedangkan foto-foto dengan figura kecil adalah foto-foto kelimanya yang sedang berada di kehidupan asli, foto di rumah, kaamr, taman, pantai dan semua tempat yang pernah mereka kunjungi berlima.

“Shina.. manager bilang mereka akan tiba satu jam lagi.” Shina mendesah. “Sayang sekali aku tidak bisa menunggu sampai selama itu. Aku harus pulang sekarang.”

“Masa tidak bisa?”

“Tidak bisa.. maaf ya Hyeo So, sampai jumpa. Terima kasih untuk hari ini.”

“Ya, aku juga berterima kasih untuk hari ini. Annyeong.”

“Annyeong.” Shina masuk ke dalam mobilnya dan berlalu begitu saja. Hyeo So kembali masuk ke dalam. Setengah jam sendirian di rumah membuatnya bosan bukan main, jadi ia memilih untuk mandi karena ia baru sadar kalau ia belum mandi sore.

Setelah mandi Hyeo So mengenakan setelan piyamanya yang berwarna putih, ia mengancing piyamanya dari bawah ke atas. Hyeo So terhenti begitu mendengar seseorang memukul kasar pintu kamar mandi.

“Key?!” pekik Hyeo So begitu ke terhuyung jatuh menimpanya. “Auw…” Key memegangi keningnya yang terbentur lantai. “Aghh.. K..Key, b..berat… uhuk… ba..ngun!” Hyeo So berusaha mendorong Key karena dadanya mulai sesak karena di timpa Key. Hyeo So berusaha mendorong Key lalu menyandarkannya di pintu. “Kamu kenapa sih?” belum sempat menjawab Key merasa sesuatu akan segera keluar dari mulutnya, dengan limbung Key bergegas memanjat westafel dan… HUEKK…

“Iwyuhhh Key!!! Kamu makan apa sih?” Hyeo So menepuk-nepuk punggung Key, sedangkan Key terus memuntahkan semua yang masuk ke dalam perutnya. Hyeo So mengambil handuk kecil lalu sedikit membasahinya dan menggunakan handuk kecil basah itu untuk membersihkan mulut Key. “Kamu minum?” tanya Hyeo So sambil berusaha mengangkat Key berdiri. “Untuk CF.” jawab Key lemas dan langsung kembali jatuh menimpa Hyeo So. “AAAHHH!!!…. sakit.” Pekik Hyeo So, kali ini keduanya masuk ke dalam shower room dan kepala Hyeo So yang kali ini terbentur.

“KYAAA~~ KEEYYY~!!!!” jerit Hyeo So karena Key bersandar di dadanya lalu dengan reflek Hyeo So mendorong Key sekeras mungkin hingga kepalanya membentuk tembok kacanya. “Aghh…” Key mengerang kesakitan sambil memegangi tengkoraknya belakangnya. “Ya ampun… maaf, aku gak sengaja. Tadi reflek, maaf.” Hyeo So mengusap-usap tengkorak belakang Key. Ia teringat sebuah teori, orang mabuk harus di guyur air. Hyeo So langsung menggeser pintu kacanya sehingga airnya tidak menciprat keluar, lalu ia menekan tombol dan keluarlah air dari shower membasahi keduanya.

“Egh! Bodo.. kenapa aku gak keluar tadi.” Ujar Hyeo So lalu membenarkan posisi Key, menyandarkannya ke dinding kaca. Key kembali memegangi kepalanya yang pusing di tambah lagi tadi terbentur. “Aduh.. maaf Key, aku bener-bener gak sengaja.” Hyeo So mengusap-usap lagi kepala Key lalu mengusapkan rambutnya di bagian kepala Key yang terbentur. Berharap hal yang biasa di lakukan ibunya pada Hyeo So jika kepalanya sakit bisa berhasil. Hyeo So terbatuk karena air yang terus menyiramnya masuk ke dalam kerongkongannya saat ia mengambil nafas.

“Hyeo So…-“ Key berusaha membuka matanya, kepalanya terasa berputar. “Masih sakit?” Key mengangguk lemah, lalu terbatuk dan kembali memegangi kepalanya yang benar-benar terasa sakit. “Dingin…” jemari Key mulai mengeriput dan memucat. “Dingin?” Hyeo So memegangi jemari Key, bingung apa yang harus ia lakukan… berdua dengan Key di dalam shower room membuatnya salah tingkah. “Tunggu…” Hyeo So menekan tombol untuk mengatur temperature air. “Aku ambilin handuk ya.” Ucap Hyeo So begitu selesai mengatur temperature air nya. “Hyeo So…” Key menarik siku Hyeo So. Dalam hitungan detik Key sudah merengkuh Hyeo So dalam dekapanya dan mecium bibir Hyeo So yang basah karena keduanya berciuman di bawah guyuran air shower.

Hyeo So merasa seakan dirinya membeku, matanya membelalak tapi ia tidak bisa bergerak melawan. Padahal Key menciumnya dengan lemah dan dekapannya pun tidak kuat, semestinya Hyeo So bisa dengan mudah melepaskan diri. Jantung Hyeo So berdetak lebih cepat, ia dilemma… dan tiba-tiba seolah ia melihat sosok Minho sedang memperhatikan keduanya. Hyeo So tersentak dan ia berhasil lepas begitu saja, Hyeo So terbatuk sedangkan Key jatuh begitu saja karena ternyata Key sudah kehilangan kesadarannya.

“Key.. bangun!” Hyeo So mematikan shower dan buru-buru keluar dari shower box untuk mengambil handuk. Ternyata ada orang yang sejak tadi menggedor pintu kamar mereka. Cepat-cepat Hyeo So membuka pintu, dan matanya terbelalak begitu melihat Onew, Taemin dan Jonghyun kini berdiri di depannya.

“H..hh.. Hyeo So…k.. kau t..idak apa-apa?” tanya Jonghyun terbata-bata, alis Hyeo So mengerut melihat Onew, Taemin dan Jonghyun menelan ludah. Perlahan Hyeo So menunduk dan ia baru sadar bahwa piyama putihnya kini menjadi transparent karena terguyur air dan sialnyaaa… ia mengenakan bra warna hitam.

“HWUAAAAA!!!” Hyeo So buru-buru menutupi tubuhnya dengan handuk sedangkan ketiganya memiringkan kepala dengan dengan mata terbelalak. Hyeo So menoleh dan mendapati Key berusaha berdiri tegap sambil berpegangan pada gagang pintu. Tubuhnya basah kuyup, sama sepertinya.

“ANDWAE!!!” Hyeo So buru-buru berlari masuk ke kamar mandi dan menarik Key masuk lalu membanting pintu kamar mandi. Jonghyun dan Onew masih tidak bergerak. Sejurus kemudian pintu kamar mandi terbuka dan Key terlempar keluar kamar mandi.

“OPPPAAA!!!! JANGAN BERFIKIR MESUM!!!” Hyeo So keluar dengan piyama biru dan langsung menarik ketiganya masuk ke dalam kamar, lalu cepat-cepat menutup pintu.

~ ~ ~

Hyeo So masih tidak bisa tidur… antara tidak bisa tidur karena Minho belum pulang dengan tidak bisa tidur karena kejadian tadi. Orang mabuk bisa melakukan apapun yang tidak biasanya ia lakukan, bahkan bisa mengakui segala rahasia yang terkunci di dalam hati kecilnya sekalipun.

“Minho?”

“Eh.. kau belum tidur Hyeo So?” tanya Minho sambil berjalan ke arah Hyeo So dan menjatuhkan tubuhnya di atas sofa tepat di sebelah tubuh Hyeo So. “Belum.. aku menunggumu. Pasti sangat lelah, aku sudah menyiapkan makan malam.” Hyeo So bangkit dan mulai menyiapkan makanannya di atas meja.

Tiba-tiba dua buah lengan menutupi sisi kanan dan kiri Hyeo So, dan ia bisa merasakan hembusan nafas di tengkuknya. Tangan itu bertumpu pada meja makan, sehingga Hyeo So tidak bisa bergerak.

“Sabtu ini kita jalan-jalan.” Minho menumpukan dagunya tepat di atas kepala Hyeo So. “Baiklah. Tapi sekarang kau harus makan dan menyingkirlah!”

“Bagaimana jika aku tidak mau?” bisik Minho di telinga kiri Hyeo So, hal itu membuat Hyeo So merinding. Dengan tubuhnya yang slim Hyeo So bisa dengan mudah meloloskan diri dengan cara melewati bawah lengan kanan Minho. “Kurang rapat untuk menahanku.” Hyeo So terkekeh, “Lain kali pasti berhasil.” Gumam Minho lalu memegangi kepala Hyeo So. “Sekarang makan saja, lalu seperti biasa…-“

“Jangan lupa mandi sebelum tidur dan minum susumu.” Sambung Minho yang sudah hafal betul dengan kalimat tersebut. “Anak pintar. Aku tidur sekarang.” Tiba-tiba Minho menarik lengan Hyeo So tapi Hyeo So berhasil menahan tubuhnya. “Tidak berhasil dan tidak sekarang… aku tidak mau ada yang memergoki kita.” Hyeo So menjinjit agar bisa mengusak rambut Minho. “Hyeo So…” rengek Minho.

“Aigoo.. sepertinya bayiku yang satu ini semakin hari jadi semakin manja.” Hyeo So menepuk pelan pipi Minho. “Sudah malam, cepat makan. Makanan ini aku masak khusus untukmu dengan penuh cinta… ehehehe… selamat malam. Mimpi indah!” Hyeo So mengecup pipi Minho dan dengan cepat melesat menaiki tangga.

“Aku akan memimpikanmu.” Hyeo So berhenti lalu terkekeh sambil memandangi Minho yang melambai padanya. “Tidur yang nyenyak!”

“Pasti!” Hyeo So kembali menyusuri tangga. Hyeo So menarik nafas dalam-dalam sebelum membuka pintu kamar. “Key?” ucap Hyeo So setengah berbisik lalu menutup pintu dengan perlahan. “Kincanayo?” Hyeo So menghampiri Key yang terduduk bersandar pada tembok, Key membenamkan wajahnya di antara dengkulnya. “Key?” perlahan Hyeo So mendengar Key terisak. “Hey… ada apa Key?” Hyeo So menyentuh lengan Key dengan lembut. “Ya ampun… biar aku ambil obat dulu.” Hyeo So berjalan mengambil obat dan segelas air. Perlahan Hyeo So mengangkat wajah Key yang memerah karena terlalu sakit.

“Kau ini laki-laki.. jangan menangis kalau hanya sakit seperti ini. Ayo minum obat.” Key mengambil obat dari tangan hangat Hyeo So dengan lemah, tapi kepalanya terasa semakin sakit.. pening sekali. Ia tidak ingin menangis hanya karena hal ini, tapi rasa sakit di kepalanya benar-benar menyiksa. Belum pernah ia merasakan sakit yang seperti ini. Key memasukan obat tersebut ke dalam mulutnya sambil menahan rasa sakit ia meneguk air, tapi ia langsung terbatuk dan memuncratkan lagi obat tersebut.

“Aghhh…” Key mengerang kesakitan sambil memegangi kepalanya, Hyeo So meletakkan gelasnya di meja. “Tenang… tenang… tahan sedikit, kamu harus minum obat dulu baru nanti rasa sakitnya hilang.” Hyeo So mendekap Key, berusaha membuatnya merasa lebih nyaman. ‘Aduh.. gimana yah supaya Key minum obatnya.’ Batin Hyeo So. Ia berusaha mengingat apa yang sering di lakukan ibunya jika ia sedang sakit. Key masih terisak, tapi tubuhnya sudah tidak berguncang lagi seperti tadi… ia sudah lebih tenang.

‘Andwae! Mana mungkin aku melakukan itu!’ sergah Hyeo So pada batinnya. Satu yang pernah di lakukan ibunya saat Hyeo So tidak bisa meminum obat, ibunya mengoper obat tersebut dari mulutnya ke mulut Hyeo So. Hyeo So menelan ludah, jantungnya berdegub lebih kencang. “Hyeo So…”

“N..ne?” sahut Hyeo So gugup. “Bisa kau hentikan itu?” alis Hyeo So mengerut. “Apa?”

“Detak jantungmu membuat kepalaku semakin pusing.” Muka Hyeo So langsung memerah dan memanas. “Kamu mau aku mati ya?!” sahut Hyeo So berusaha santai tapi terdengar kaku. “Bukan gitu… uhuk.. aww.” Key memegangi kepalanya yang sakit karena terbatuk. “Minum obat yah?” Hyeo So mengambil gelas dan obat masih dalam keadaan Key bersandar padanya. “Gak usah deh.. uhuk.. aw.. uhuk.. aww.. uhuk uhuk.. aaawwww!!!” Hyeo So ingin tertawa tapi tidak bisa… jantungnya berdegub semakin cepat dan kencang. “Harus minum!”

“Gak usah deh… aku males gerak.” Hyeo So mengambil nafas panjang.. “Ok kalau kamu masih gak mau juga. Jangan mikir yang aneh-aneh yah habis ini!” Hyeo So memilih untuk melakukan hal itu, walaupun ragu tapi ia berusaha yakin bahwa ia melakukan ini hanya untuk membuat Key bisa meminum obatnya tidak lebih!

Key tersentak begitu bibir Hyeo So menyentuh bibirnya, Hyeo So membuka mulutnya mengoper obat tersebut. Cara ini berhasil membuat Key menelan obatnya, dan cara ini berhasil membuat Key mencium Hyeo So untuk yang kedua kalinya.

Key menahan wajah Hyeo So, menariknya agar keduanya tetap seperti ini. tapi sejurus kemudian Hyeo So mendorong tubuh Key, ia tersedak karena tidak sempat menelan ludah dan saat akan menelan ludah ia malah batuk karena terkejut dengan tangan Key yang menahannya.

TBC

***

P.S: Gak parah-parah amat kan?? Ehehehe.. tapi pasti kalian gak kebayang Minho tiba-tiba jadi gitu… kkk.. maaf yaa -__-‘

Just For Fun ^__~ (Not FF)

I know you must be so bored since there’s only one FF posted in this blog. So.. i gave you a game, after you got the answer please write down your answer as a comment. So.. have fun! ^.^

RULES:
1. Put your iTunes, Windows Media Player, etc. on shuffle.
2. For each question, press the next button to get your answer.
3. YOU MUST WRITE THAT SONG NAME DOWN NO MATTER HOW SILLY IT SOUNDS.

This is the questions:

1. IF SOMEONE SAYS ‘ARE YOU OKAY’ YOU SAY?
2. HOW WOULD YOU DESCRIBE YOURSELF?
3. WHAT DO YOU LIKE IN A GUY/GIRL?
4. HOW DO YOU FEEL TODAY?
5. WHAT IS YOUR LIFE’S PURPOSE?
6. WHAT’S YOUR MOTTO?
7. WHAT DO YOUR FRIENDS THINK OF YOU?
8. WHAT DO YOUR PARENTS THINK OF YOU?
9. WHAT DO YOU THINK ABOUT VERY OFTEN?
10. WHAT IS 2 + 2?
11. WHAT DO YOU THINK OF YOUR BEST FRIEND?
12. WHAT DO YOU WANT TO BE WHEN YOU GROW UP?
13. WHAT DO YOU THINK WHEN YOU SEE THE PERSON YOU LIKE?
14. WHAT WILL YOU DANCE TO AT YOUR WEDDING?
15. WHAT WILL THEY PLAY AT YOUR FUNERAL?
16. WHAT IS YOUR HOBBY/INTEREST??

17. WHAT IS YOUR BIGGEST FEAR??

18. WHAT IS YOUR BIGGEST SECRET?
19. WHAT DO YOU WANT RIGHT NOW?
20. WHAT DO YOU THINK OF YOUR FRIENDS?
21. WHAT WILL YOU POST THIS AS?

It’s Not SMTown, It’s SMKompleks

~Di Teater..~
Narator : *keluar backstage di iringi spot light* Ehem.. Ehem.. *ngecek mic*

~diam sejenak~

Narator : APA KABAR SEMUANYA?? SIAP DIGOYANG?? *siap pose inul geje*

PRANGG !!!

DZIGG!!

BRUGG!!

– n.b : bunyi di atas adalah lemparan benda tumpul dari penonton ke arah narrator-

Author : kayaknya gue udah salah pilih narrator ya?? *geleng kepala bingung karena ketololan sendiri*

Narator : STOPP!! *ngacungin pasak skaligus bawang putih untuk menghentikan aksi anarkis penonton*

Penonton : LO KIRA KITA TUH DRAKULA??!!

– p.s : adegan di atas Cuma OOT’nya author yang lagi kambuh penyakitnya. Jadi jangan terlalu di anggep serius tuh adegan di atas –

Ok, get the real….

***

Alkisah, di suatu bagian di Kota FanFic terdapatlah sebuah kompleks perumahan bernama SM kompleks.

Awalnya, kehidupan di kompleks itu masih sangat normal atau itu berarti masih terdiri atas kaum hawa dan adam. Tapi karena banyak kejadian aneh yang terjadi karena tingkah ‘gila’ para kaum adam, maka lama-kelamaan para warga wanita memutuskan untuk pindah dari Kompleks tersebut.

Narator : ~Entah muncul dari mana~ Penonton.. SIAPA dan APA saja yang mengakibatkan para wanita pindah dari SM kompleks?? ~wajah serius~

Penonton : ~mulai tegang dan antusias~

Author : Wahh, ni’ narrator bisa serius juga ya?? ~ikut antusias~

Narator : MARI.. KITA KUPAS KEJADIAN INI SECARA TAJAM… SETAJAM… ~wajah makin menunjukkan kesan misterius~

~penonton makin deg-degan~

Narator : PENITI ~ngacungin peniti sambil pasang wajah jijay~

GUBRAKK !!!

Narator : Lho kok kalian pingsan sih?? ~bingung ngeliat penonton yang udah pada pingsan di kursi masing-masing~

***

Mreka memiliki tugas dan tanggung jawab masing- masing dalam menjalani kehidupan di kompleks tersebut.

Sebagai Ketua Rukun Tetangga (RT) adalah Leeteuk. Ia memiliki seorang adik perempuan yang hidup terpisah darinya karena sang adik masih harus kuliah di universitas di luar negeri. Leeteuk adalah sarjana kedokteran + ahli gizi. Tapi karena ijazah kedokterannya hanyut oleh arus banjir saat sedang musim hujan, maka sampai sekarang ia belum bisa membuka praktek umum. Selain itu, ia juga sangat memperhatikan pertumbuhan warganya. Bahkan, ia selalu mengelilingi kompleks sebanyak 3 kali dalam sehari hanya untuk mengecek kondisi warganya.

~example~

Leeteuk : Hallo, mbak.. ~wajah sumringah~

warga 1 : Hmmm.. ~wajah bosan karena sudah mengetahui apa yang akan dilakukan Leeteuk~

~Leeteuk langsung membentangkan tali meteran yang biasa digunakan untuk mengukur baju ke arah warga 1~

Leeteuk : ~ngangguk- ngangguk~ Bagus!! Tinggi anda sudah bertambah 0,001 cm semenjak saya datang tadi siang. Nanti saya akan datang lagi jam 9 malam. Jangan lupa makan makanan berprotein ya… ~melambaikan tangan sambil keluar ruangan~

~warga 1 langsung berencana pindah dari kompleks itu sebelum jam 9 malam~

***

Berikutnya adalah Onew. Dia adalah warga yang paling kaya di kompleks. Selain memiliki sebuah warung, ia juga memiliki sebuah tempat kost yang cukup laris dihuni oleh para mahasiswa. Istri Onew adalah seorang arkeolog yang gemar mencari dan mengumpulkan fosil tulang apapun jenisnya.

Kini istri Kangin sedang berada di tempat- yang- tidak- diketahui-namanya untuk mencari fosil tulang dari plankton. Tapi sampai sekarang, istrinya masih belum kembali juga. Hal itulah yang membuat Onew sering bengong dan mengigau aneh apabila ada wanita di sekitarnya.

~example~

…di warung milik Onew..

Warga 1 : Bang, beli gula sekilo

Onew : *masih bengong mikirin istri yang belum pulang biarpun udah 3 kali puasa 3 kali lebaran*

~Narator dijtak oleh Onew~

Onew : Lo kira istri gue si Thoyyib?? *nggak terima istrinya disamain kayak si thoyyib*

Narator : Lho? Kok protes ke gue? Gue kan Cuma disuruh baca ni teks aja. Kalau mau protes, ke author dong!! Kan dia yang bikin cerita.

~Onew memandang tajam kea rah author~

~author sembunyi di belakang Junho~

Warga 1 : Ehem, ehem… *ngerasa bete karna dicuekin* Mau dilanjutin nggak?

Narator : *dorong Onew ke stage*

Author : Ulangi lagi ya.. Ready.. Action!!!

~ TAKE 2 ~
Warga 1 : Bang, beli gula sekilo..

Onew : *Bengong*

Warga 1 : Bang.. beli gula!!! *agak berteriak*

Onew : Hah?? *nengok bentar kea rah si warga 1* Beli gula?? *muka sedih* HUWAAAA.. si eneng juga sering minta gula kalo the’nya kurang manis!!! *nangis tersedu-sedu*

Warga 1 : Ooh, maaf.. maaf.. kalo gitu saya beli susu aja. *mulai panic gara-gara liat ibu-ibu nangis*

Onew : HUWAAA!!! Saya juga sering minta susu tiap malemm ke si eneng!!! *nangis makin kenceng*

Warga 1 : HAH?? Minta susu tiap malem?? *senyum mesum*

~dijitak ama Onew~

Onew : maksudnya tuh saya sering minta dibikinin susu coklat kalo lagi insomnia. Mesum aja sih pikiran situ!!

Warga 1 : ~nyengir garing~

Onew : Eh, tapi situ cucok juga ya?? Mau nggak ngegantiin istri saya buat sementara?? *ngedeketin si warga 1*

Warga 1 : ~kabur sebelum dikurung dalam karung~

***

Berikutnya adalah Taemin. Ia adalah anak Onew yang masih bersekolah di SMP GEJETAKJELAS. Sama seperti remaja kebanyakan, Taemin tak bisa dipisahkan dari yang namanya HANDPHONE, PULSA, dan SMS. Ia akan melakukan banyak cara untuk mendapatkan uang beli pulsa.

~example~
…di warung Onew..

Taemin : Pah, minta duit!! *menengadahkan tangan kea rah Onew*

Onew : Ehhh, ini anak.. *geleng-geleng kepala ngeliat kelakuan anaknya* mau berangkat sekolah tuh harusnya cium tangan orang tua!!! Bukannya malah langsung minta duit!!!

Taemin : cium tangannya nanti aja kalo udah dapet duit!! *masih di posisi semula*

Onew : Nggak ada duit!!

Taemin : Aaah, papah bohong!! *mulai merengek*

Onew : ~nggak peduli~

Taemin : kalau aku nggak dikasih duit, aku bakal kasih tau seluruh warga bahwa PAPAH PERNAH TIDUR BARENG CEWEK LAIN!!!

Onew : HAH?? Gossip dari mana tuh??

Taemin : Itu bukan gossip, Pah !! That’s real. *wajah penuh kemenangan* Mana duitnya?? *makin menyodorkan tangannya*

Onew : ~terpaksa ngasih duit gara-gara takut gossip itu bakal menghancurkan nama baiknya~

Taemin : ASYIKK!!! *langsung cium tangan Onew dan beranjak berangkat sekolah*

Onew : Ehh, tunggu dulu!! Kasih tau Papah, kapan kamu pernah liat Papah tidur bareng cewek lain??

Taemin : Di Bus Kopaja

Onew : Bus??

Taemin : Iya, ‘kan papah pernah ketiduran di bus kopaja, trus di sebelah papah tuh mahasiswa cewek yang juga lagi tidur. Sama aja kan kayak papah tidur bareng cewek itu??

Onew : ANAK KURANG AJARR!! *nyambit Taemin pake sandal jepit swallow yang ada di warungnya*

***

Warga berikutnya adalah Yoochun, Key, Jonghyun, dan Heechul.
Banyak warga yang sudah jadi korban ‘keganasan’ mereka berempat. Tapi mereka berempat sering ribut karena hal yang sepele.
Mereka berempat adalah mahasiswa yang nge’kost di tempat kost milik Onew. Mereka berempat memiliki hobby yang sama yaitu NGECENG!!!

~example~
..di loteng tempat kost…

Yoochun : Ehh, tau nggak? ada warga baru di blok C, loh!!

Key : cewe?

Jonghyun : cowok?

Heechul : ~ngejitak Key dan Jonghyun~ Ya cewek dong!! Mana mungkin Yoochun semangat promosiin warga cowok??

Key : Lho? Gue kan jawab cewek!! Kok masih dijitak juga?

Heechul : ~salting~ tangan gue kepleset. Nggak sengaja!!

Jonghyun : Trus, seksi nggak cewek’nya??

Yoochun : Beeeuhhh… *changcuters style* T.O.P B.G.T S.K.L G.T.L

Jonghyun, Key, Heechul : Apaan tuh??

Yoochun : Top banget sekali gitu lohh!!

Yoochun : Ehh, Itu orangnya!! *nunjuk kea rah jalan*

~Key, Jonghyun dan Heechul nengok kea rah jalan~

Jonghyun, Key, Heechul, Yoochun : Ceweeek!! Godain kita dong… ~nada tante girang~

cewekyangkatanyaseksibanget : Ini kompleks perumahan atau tempat prostitusi?? *merinding ketakutan*

***

Selanjutnya ada Kyuhyun, dan Junsu. Mereka adalah mahasiswa sebuah Universitas Pendidikan Swasta yang sedang menjalani PKL di Jaya Wijaya Regency. Selama di sana, mereka tinggal di rumah Leeteuk yang juga merupakan saudara dari Kyuhyun
Kyuhyun dan Junsu sangat peduli dengan yang namanya Membaca dan Menulis. Bahkan mereka pernah menjalani PKL di Irian Jaya untuk mengajar para warganya yang buta huruf.
Inilah sepenggalan kisah mereka selama di Irian Jaya..

Kyuhyun : Junsu, kok ibu-ibu di sini badannya gede semua ya?? *heran*

Junsu : Iya, ya. Jangan-jangan kalau mereka nulis huruf tuh pake kekuatan superman!!

Kyuhyun : *jitak Junsu* Pikiran lo tuh yang lebay!!

Ibuibuyangbadannyagede : Mas, kapan kita mulai belajar?? *mulai nggak sabar*

Kyuhyun : Oh, iya.. *inget ke tujuan semula* Nah, nanti ibu-ibu nulis di buku ini ya?? *membagikan sebuah buku dan sebatang pensil*

Junsu : Ibu-Ibu, coba sekarang tulis huruf A..

~KREEETT~

~Saking semangatnya, tuh Ibu-Ibu jadi nulis sambil ditekannn banget~

Kyuhyun :Buset!! Tuh kertas ampe robek!! *takjub*

Junsu :sekarang , huruf B..

~BREEEKK~

Kyuhyun : *geleng-geleng kepala*

Junsu : ~mulai ketakutan~ Uhhmph, C??

~KRIEETT~

Kyu : ~mulai ragu dengan teori bahwa manusia purba tuh udah punah~

Junsu : ~makin parno~ Sekarang, D..

Ibuibuyangbadannyagede: Mass, kertas saya udah habis!!

Eeteuk yg prihatin dengan kondisi Kyu yang makin frustasi gara-gara uangnya terus-terusan dipakai untuk membeli buku, menyarankan Kyu utk PKL di Jaya Wijaya Regency saja. Kyu dan Junsu menyetujui saran Eeteuk
Tapi bagaikan buah yang jatuh tak jauh dari pohonnya, Kyu dan Junsu juga bagaikan malapetaka bagi warga pria lainnya.

~example~
..di rumah Leeteuk..

Kyu : Mbak,Mbak,sini deh!!

cewekygdipanggilmbak:*menghampiri Kyu* Ada apa, mass??

Kyu dan Junsu : Mba, coba eja huruf Alpabhet 10 kali..

cewekyangdipanggilmba: HAH??

Junsu : Iya, mba. Ini bertujuan supaya mbak jadi fasih dalam membaca huruf alphabet.

cewekyangdipanggilmba: ~bengong~

***

Berikutnya ada Sungmin. Ia adalah siswa SMA yang sangat mahir merebut hati para ‘bule’. Tidak terhitung sudah berapa banyak pacarnya yang bukan warga Indonesia. Kabar terakhir, kini ia sedang menjalin hubungan dengan salah seorang personil girlband terkenal yang ada di luar negeri. Tapi sampai sekarang ia dan pacarnya hanya menjalin hubungan lewat dunia maya saja.

Narator : Beeuhh, keren banget nihh si Sungmin!!

Sungmin : ~senyum penuh kharisma~ Makasih, makasih..

Narator : Apa sih rahasianya, mass?? *penasaran*

Sungmin : Waahh, rahasia perusahaan tuh mbak. Nggak boleh dikasih tau ke orang lain.

Narator : Yaah, kok gitu sih?? Pliss dong.. Kasih tau apa rahasianya..

Sungmin : *menimbang sejenak* Ya udah deh, saya kasih tau rahasianya.

Narator : ~loncat kegirangan~ Apa rahasianya?? *siap-siap buku jurnal buat nyatet kata-kata Sungmin*

Sungmin : Rahasianya…..

Narator : ~antusias~

Sungmin : NGGAK ADA.

Narator : HAH?? *bingung*

Sungmin : Iya, nggak ada rahasia apapun. Semua itu sih terjadi karena saya memang sudah ganteng dari sananya, pintar, lucu, baik, lugu, waaahh..lengkap deh pokoknya!!!

BRUUUAAAKK!!!

~Sungmin ditendang sampe ke antartika oleh narator~

***

Berikutnya adalah Donghae. Ia adalah wartawan sebuah majalah ibukota yang cukup terkenal. Ia dikenal sangat profesional dalam pekerjaannya. Ia juga sangat mahir dalam mengemudikan mobil,jadi apabila sedang tidak ada tugas untuk meliput berita, biasanya ia berpindah profesi sementara sebagai supir angkot. Donghae memiliki seorang adik sepupu yang tinggal bersamanya.

~example~
..di pos ronda..

Hansip : Lho? Mass donghae, kok jam segini masih jalan-jalan aja? Sekarang kan udah jam 2 pagi..

Donghae : Iya, pak. Tadi habis meliput berita Ceuceu Piramida yang habis ditabrak sama suaminya itu, Al-amin Nasution. *muka lelah*

Hansip : Hooo… *dalam hati mikir : “Al-amin nasution tuh kan suaminya Kristina, ya?”* Pasti capek banget ya, mass??

Donghae : ~ngangguk-ngangguk nggak jelas~

SepupuDonghaeyangmasihdira

hasiakan : ~nelfon ke HP Donghae~Donghae : Hallo? Ada apa Minho ?? (ohh, ternyata sepupu donghae ntu Minho!!) Minho : Bang, mau pulang jam berapa? Aku ngantuk nih. Mau tidur.

Donghae : Tidur aja, abang udah ada di pos ronda kok.

Minho : ohh, ya udah..

~Gantian HP hansip yang berdering~

Hansip : Hallo? *diam sejenak* HAH? ISTRI SAYA MELAHIRKAN?? WAHHH, IYA..IYA..SAYA KE SANA SEKARANG JUGA!!

Donghae : Istri Bapak melahirkan??

Donghae : Iya, mass. Aduuhh, saya mesti gimana, nih?? Rumah saya kan jauh..

Donghae : Ya udah, saya antar aja pake mobil saya.

Hansip : Emangnya mass Donghae punya mobil?

Donghae : punya dong. Mobil angkot!!! *wajah bangga*

~Donghae mulai menstarter mobilnya~

Hansip : ~heran~ “Kok ada sih orang yang bangga karna punya mobil angkot?”

Donghae : Ayo, naik, Pak!!!

Hansip : Ok!!

~Backsound 2 fast 2 furious~

Donghae : BERANGGKATT!!! *tancap gas*

Hansip : WUAAAAA!!! *keburu jatoh duluan gara-gara belum siap sedia*

Donghae : BAAAPPPPAAKK!!!!!

~keesokannya, bendera kuning sudah berkibar di depan rumah pak Hansip~

***

Berikutnya, ada Changmin, Kibum, dan Yesung. Mereka bertiga dulunya adalah guru SD di SM kompleks.
Tapi karena rasio kelahiran warga di SM kompleks tidak pernah berkembang semenjak para warga wanita mulai menghilang dari kompleks, otomatis SD tersebut ditutup. Tapi insting ‘guru SD’ yang dimiliki mereka, menjadikan Taemin dan Minho (yang kebetulan masih imut dan polos dan juga merupakan alumnus dari SD tersebut) menjadi sasaran ‘naluri’ guru SD Changmin, Kibum dan Yesung. Kini mereka tinggal di rumah yang sama.

~Example~
..di sekitar kompleks..

Changmin : Ehh, Taemin, Minho!! Mau berangkat sekolah, ya?? *melambai kea rah Taemin & Minho yang lagi sibuk SMS’an*

Taemin : Hmmm.. *tanpa menoleh k arah Changmin, & masih sibuk SMS’an*

Kibum : Lho, Taemin, Minho.. Kalau Pak Guru kasih salam tuh dibales, dong.

Minho : Hmmmm.. *tetep sibuk SMS’an*

Yesung : Minho, Taemin, udah bawa bekal??

Taemin & Minho : Hmmmm.. *sekarang sibuk foto-foto pake kamera HP*

Changmin : TAEMIN, MINHO!!! perhatikan kalau Pak guru sedang bicara!!

Taemin & Minho : Lho? Emangnya bapak masih jadi guru?? *innocent face*

~DUAAARRRR!!!~
*Petir menyambar*

~Kibum, Changmin dan Yesung langsung mojok sambil noel-noel lantai~

Kibum : Apa kita sudah tidak dibutuhkan??

Changmin : Apa gunanya kita hidup di dunia ini??

Yesung : Apa jadinya jika surga dan neraka tak pernah ada?? *Ahmad Dhani + Chrisye song*

Kibum dan Changmin : *jitak Yesung* NGGAK NYAMBUNG, TAU!!!

***

Berikutnya, ada Eunhyuk. Ia adalah seorang instruktur senam yang handal. Setiap minggu, ia selalu mengajak warga di SM kompleks untuk senam bersama. Ia adalah teman dekat Vicky Burik yang notabene adalah seorang artis ternama sekaligus instruktur senam pula. Baginya sehat adalah nomor 1. Hal ini pula yang membuat Eunhyuk dan Leeteuk berteman akrab. Eunhyuk sering memberikan imbalan bagi siapapun yang ikut menjalani senam, hal itu didukung dengan fasilitas dari Ayahnya yang merupakan Kepala Pulau Penulis (atau bisa dibilang Gubernur).

~example~
..di kompleks, jam 03.45 am..

NGGGIIIINNGGG!!!
~suara megaphone yang mulai soak~

Eunhyuk : WARGA SM kompleks YANG SAYA CINTAI, MARI KITA SENAM BERSAMA!!!!

~teee..no..net..not..no..net.. no..ne..not~ *musik senam AYO BANGKIT*
___________________________________________________________________________

Leeteuk : *bangun dari tempat tidur biarpun malas-malasan*

_____________________________________________________________________________

Onew : BERISSIIKK!! *nutupin kuping pakai bantal*

Taemin : ~dengerin MP3 sambil SMS’an~

_____________________________________________________________________________

Kyuhyun : *ngigau* ABCDEFGHIJKLMN..

Junsu : *ngelanjutin ngigau’nya Kyuhyun* OPQRSTUVWY..

Kyuhyun dan Junsu : ~kompak~ Z… ZZZZ..ZZZZ..

_____________________________________________________________________________

Key : Aaaahh!!! Musik apa’an sih ini??

Heechul : Kenapa nggak musiknya diganti jadi Lagu SUJU yang “SORRY SORRY”??

Yoochun : Ehh, nggak!!! Mendingan diganti jadi DBSK yang “MIROTIC”.. kan enak bgt tuh buat senam.. I’ve got you~~ under my skin.. *naro tangan di dagu sambil goyang geje*

Jonghyun : Ehh, harusnya tuh pake lagu SHINee yang “Juliette”.. wuuih, keren banget kan tuh lagu.. Juliette~~~ oooohh… *bikin S line*

Key : Sallaaahh!! Kalau buat senam tuh paling asyik pake lagu SNSD yang “GENIE”.. sowoneul malhebwa~~

Heechul : SUJU !!!

Key : SNSD!!

Yoochun : DBSK!!

Jonghyun : SHINee!!

~dan perdebatan tersebut masih terus berlanjut~

___________________________________________________________________________________

Donghae : Huuuuhhh!!! Berisik banget sihh??!!

~tiba-tiba~

=TRINGG!!= *muncul ide*

~Donghae berjalan ke garasi dan mulai menyalakan mesin mobil angkotnya~

BRUUMMM… BRUUUMMM… BRRUUMMM…

Donghae : HAHAHA!! Berisik dilawan Berisik!! 1 sama, Eunhyuk!!! *gaya pahlawan bertopeng*

Minho : Bang!!! Berisik, tau!!! Hari Minggu mah waktunya tidur, bukannya malah nyalain mesin mobil!!! Udah tau kalo mobil kita teh udah butut, soak kayak gitu. Kumaha deui si abang, teh?? *ngomel geje*

Donghae : Aaahhh, udahh!! Tidur lagi aja sana!!

Minho : ~manyun~

_______________________________________________________________________

Changmin : *bangun dengan semangat* Suara apa ini?? Apakah ini suara dari surga??

Kibum : Iya, suara’nya benar-benar mendamaikan jiwa!!

Yesung : Ahhh, aku teringat masa-masa yang telah lalu!! Saat kita bertiga senam bersama anak murid kita.

Changmin : Hiks.. Memoriii… * dewi yull song*

Kibum dan Yesung : ~saling berpelukan~ Kemesraan iniii… janganlahh cepatt berlaluu.. Kemesraan iniii.. ingin ku kenang selaluuu…

______________________________________________________________________

Sungmin : ~asyik telpon-telponan ama pacarnya~ noreul saranghae, chagiyaa~~!!

PacarSungminyangmasihdirahasiakan : Oppa genit!! Eh, dari tadi ada suara berisik deh di belakang oppa. Ada acara apaan sih??

Sungmin : Ohh, jangan dipikirin, chagiya. Orang sarap lagi pada kambuh tuh penyakit gilanya!!

PacarSungminyangmasihdirahasiakan : Mwo?? Orang sarap?? *dalam hati mikir : kalo di sana tuh banyak orang gila, berarti pacar gue ini juga gila dong??*

_________________________________________________________________________

~Back to Eunhyuk~

Eunhyuk : WARGA SEKALIAN!!! APABILA ANDA IKUT SENAM KALI INI, MAKA SAYA AKAN MEMBERIKAN SEBUAH HANDPHONE BAGI MASING-MASING WARGA!!!!

GEDUBRAKK..
BRAKKK..
PLENTANGG..
DUAAAKKK…

~dalam waktu kurang dari 10 detik, semua warga sudah berkumpul di depan Eunhyuk~

Eunhyuk : *dalam hati mikir : DASAR WARGA MATA DUITAN*

_______________________________________________________________
_______________________________________________________________

Narator : Lho? Kok Cast’nya masih kurang 1??

Author : Iya, aku tau.. *panadol cf sound*

Narator : Trus? Kenapa belum diceritain?

Author : Kan 1 cast yang belum diceritain tuh aku.. *wajah super duper sangat imut banget*

Narator : Gue ogah ceritain karakter lo!!! *pergi ninggalin teater*

~penonton juga ikut ninggalin teater~

Author : Lhoo?? Hooiii, kok pada pergiiii?? (gii.. gii.. gii..) *dengan echo yang dibuat-buat*

Kyuhyun :sabar, cha Masih ada aku yang setia menemanimu… *gaya heroic*

Author : Ohhh, honey.. ternyata memang kamu yang paling mengerti aku!! Maafkan aku yang telah menduakan cintamu… Onew ternyata tidak lebih baik dibandingkan kamu!!

Kyuhyun : ~SHOCK~ Ternyata benar kalau kamu selingkuh dengan Onew?? TIDAAAKK!! *pergi dgn adegan slow motion*

~Kyuhyun prgi dengan kehampaan~

Author : Jadi gue sendirian lagi nihh?? *noel-noel lantai di pojok ruangan teater*

*************************************************

Anda tidak menemukan pujaan anda di sini?

jangan khawtir!!  Dont worry, be happy..XD

karena semua artis SM, pasti bkal jd artis disini, cumaaa~~  yg gg kebagian peran disini, brarti dia jadi cameo di eps slanjutnya.. :)

contohnya : hankyung, siwon, shindong, bla..bla..bla..  bakal tampil  kok, :)

gomawo~~

by : Icha_On.U aka LeaderLover

She’s My (EX)Wife – Part 8

She’s My (Ex)Wife

Part 8

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

Continue reading She’s My (EX)Wife – Part 8

She’s My (EX)Wife – Part 3

She’s My (Ex)Wife

Part 3

 

Author: Zika

Main Cast : Kim Kibum (Key), Kim Hyeo So & Choi Minho

Support Cast: SHINee, Super Junior, Jun & Shina

Length : Sequel

Rating : General

Genre : Romance, Friendship

Credit Song :

1. I think I love you & Sad – Full House OST

2. Perhaps Love – Princess Hours / Goong / Palace OST

3. As One/ Should I Say Sorry – My Sassy Girl Chun Hyang OST

4. What If , Heartquake, Reset & Love Disease – Super Junior

Continue reading She’s My (EX)Wife – Part 3

My Past Future – Part 1

Chapter 1
Part : 1
Main Cast : Yuna, Donghae, Onew
Support Cast : Gaeul, Jun, SHINee
~Yuna Pov~

Tahun ajaran baru… aku melangkah memasuki halaman sekolah swasta terbesar di Korea. Seorang guru memandangiku dengan tidak enak, apa yang salah denganku? Aku menoleh ke belakang, ah ya! Rupanya dia guru baru yang di maksud, pantas dia menatapku dengan tatapan aneh itu. Aku membungkuk 90 derajat untuk menjaga kesopanan, guru tersebut balas membungkuk tapi tidak berkomentar. Para kakak kelas saling berbagi cerita di hari liburnya, para murid baru sibuk mencari teman dari satu sekolah mereka untuk menjalani Masa Orientasi bersama. Sedangkan aku, berdiri di tengah lapangan memandang sekeliling gedung sekolah besar ini. Mengamati setiap wajah murid, setiap meter tanah yang di gunakan lalu memandang denah sekolah yang berada di tanganku. Continue reading My Past Future – Part 1