Tag Archives: Park Nada

RAINBOW – Part 12

RAINBOW

PART 12

Author            : Wigaondubu

Rating             : PG 15

Cast                : Onew, Choi Minho, Kim Jonghyun, Yui dan Park Nada

Genre              : Friendship, Romance, Sekuel

Cerita sebelumnya :

Donghae dan teman-temannya menculik Nada untuk memancing Minho datang ke tempat mereka. Rencana mereka berhasil,Minho nekat mendatangi tempat itu seorang diri. Karena dendam, Donghae dan Eunhyuk memukuli Minho dengan brutal, dengan mengancam akan menyakiti Nada jika Minho melawan. tak lama kemudian,Onew datang, mencoba melawan dan menyelamatkan Minho, Namun terlambat, keadaan Minho sudah tidak sadar sepenuhnya akibat hantaman keras dikepalanya. sementara itu Nada pun terluka karena mencoba menyelamatkan Onew yang hampir tertusuk pisau.

************ Continue reading RAINBOW – Part 12

Advertisements

Me Against The Orange – Part 4

Me Against The Orange – Part 4

Author : Eci a.k.a peppermintlight

Main cast : Lee Na Ram Kim Jong Hyun SHINee, Choi Min Ho SHINee, Lee Jin Ki (Onew) SHINee

Special guest : Park Nada (female main cast di FF nya Wiga ^^)

Reader request : Shim Dae Ri (Nanies)

Length : Series

Genre : friendship, teen romance

PART 4

2010  ©SF3SI

Continue reading Me Against The Orange – Part 4

{SKIP} OBSESSION – PART 6 (END)

( SKIP ) OBSESSION PART 6 – END

Author           : Wiga

Genre             : Angst

Rating           : NC 17

Cast                : Kim Kibum,Park Nada.

“Bagaimana mungkin aku melepaskanmu,,

setelah sekian lama aku menunggumu..

setelah apa yang telah ku lakukan untuk mu..

aku tidak akan melepaskan mu,, Park Nada

hhh..hhh..hhh.. baby.. I want you so bad”

**************

“ hhh..hhh..hhh.. baby.. I want you so bad..” erang Kibum pelan. membuat yeoja itu semakin terisak ketakutan. Kibum kini mengincar bibir Nada, bibir mungil berwarna kemerahan yang selama ini ingin dirasakannya. tapi Ia sadar, itu tak mungkin dilakukan jika yeoja dipelukannya terus terusan meronta.

“ Andwaeee..” jerit Nada. Ia mendorong kuat-kuat tubuh namja di depannya namun namja itu tak bergeming sedikitpun. tangan nya memukuli dada Kim Kibum, berusaha membuat namja itu mundur, tapi semua yang Nada lakukan tak berguna, sekuat apapun Nada berontak, tanaga Kim Kibum jauh mengunggulinya. Yeoja itu berdiri gemetaran, Lututnya terasa lemas membuatnya sulit untuk terus berdiri. Nafasnya mulai tidak beraturan.

Dengan kasar, Kim Kibum mendorong Nada hingga tubuh Nada menghimpit ke dinding, membuat yeoja itu merintih kesakitan. Lalu satu tangan nya menahan kepala Nada agar tidak banyak bergerak. kemudian bibirnya mulai menyegel bibir Nada. lidah namja itu terus-terusan mendesak bibir mungil Nada untuk masuk kedalamnya, Namun yeoja itu mengatupkan bibirnya rapat-rapat.

“ aahndww.. ahnndww..”

Kibum melepaskan bibirnya dari bibir mungil yeoja tersebut, ditatapnya mata yeoja itu dalam-dalam. Ia memeluk erat tubuh mungil yeoja tersebut.

“ hhh.. Kibum ssi.. lepass.. sakiit.. jebaal.. aku ingin pulang..” rintih Nada pelan, tangisannya makin kencang. tapi Kibum tidak perduli, Ia menginginkan yeoja itu sepenuhnya.

Kibum makin menekan tubuh Nada, Ia menahan kedua tangan Nada diatas kepalanya, dan satu tangan nya lagi mulai membuka paksa satu persatu kancing kemeja seragam Nada.

“ Yaa Tuhaaann!!.. Kibum ssi kamu mau apa??” teriak yeoja itu panik.

“ hhh.. hhh.. hhh.. baby.. youre mine..” desah Namja itu sambil menjilat leher dan telinga Nada..

“Kib..bum ssi.. ngghh.. lepaas.. lepaas.. ku mohoon.. Andwaeee!!! Andwaaee!!”

Nada terus berteriak, tangisnya makin kencang tatkala Kim Kibum mulai melepas kancing kemejanya satu persatu dengan kasar. Yeoja itu ketakutan, seumur hidupnya belum pernah dirinya merasakan ketakutan yang sedemikian besarnya hingga membuat seluruh tubuhnya gemetaran. Ia berusaha sekuat tenaga melepaskan tangan nya dari cengkeraman erat namja itu.

“ Ya Tuhaan.. tolong akuu.. aku takuut.. jangan biarkan ia melakukan ini kepadaku tuhaan. tolong akuu..”

awalnya tangan yeoja itu terasa sangat sakit ketika Kibum makin mencengkeram kuat pergelangan tangan nya, namun akhirnya satu tangan nya dapat terlepas juga.

dengan cepat Nada mencengkeram erat kemejanya yang sudah terbuka setengah, menahan agar namja tersebut tidak berbuat lebih jauh terhadapnya.

“ Andwaee.. Kibum ssi.. tolong jangaan..” pinta nya terisak. Ia menunduk, bahunya berguncang.

Kibum POV :

“ hhh.. hhh.. hhh..”

Aku menghentikan sejenak aktivitasku, ku pandangi Nada yang terus menangis. napasku sudah mulai tidak beraturan, kurasakan seluruh tubuhku menegang.

Shitt!!! aku menginginkannya!!! aku sangat menginginkan baby ku!! TAPI MENGAPA IA MENOLAKKU!!! DAMN!!

aku sudah berusaha menggunakan cara halus terhadapnya, tapi dia terus menolakku, terus menahanku. aku tak punya pilihan lain lagi.. Baby ku harus jadi milikku seutuhnya!! aku tak peduli dengan cara apa aku menghadapinya.. yang aku mau, baby ku harus jadi milikku saat ini juga!!

“ hhh.. hhh.. hhh.. berhentilah bersikap menolakku, baby.. kamu hanya akan menyakiti dirimu sendiri..”

aku mengangkat wajahnya dengan kedua tanganku, memaksa dirinya untuk menatapku. kulihat matanya mulai membengkak dan terlihat sayu karena terus menangis, dan hidung nya pun memerah. tapi aku bersumpah, dia terlihat jauh lebih cantik ketika menangis,

membuat diriku makin bernafsu terhadapnya.

“ andwaee.. Kibum ssi.. lepaskan aku.. jebal.. aku.. ingin.. pulang..” katanya sesenggukan. Matanya menatapku dengan pandangan memelas.

hhh.. hhh.. baby, …

kau makin terlihat menggoda dengan kondisi ketakutan seperti ini..

Mata yang basah karena berlinang air mata,

Hidung yang memerah..

bibirmu yang terus mengeluarkan rintih kesakitan..

tubuhmu yang gemetaran..

aku menyukai kondisimu yang selalu lemah dan rapuh.. Nada..

***********

Author POV :

“ hhh.. hhh.. hhh.. berhentilah bersikap menolakku, baby.. kamu hanya akan menyakiti dirimu sendiri..” Kibum berbisik lembut, kedua tangan nya mengangkat wajah nada dengan paksa hingga mata mereka bertemu.

“ andwaee.. Kibum ssi.. lepaskan aku.. jebal.. aku.. ingin.. pulang..” yeoja itu memohon pelan.

“ Kau harus membunuhku jika ingin menghentikanku, baby..”

“ Andwaee… jeb.. mmmppphhh…”

tanpa memberi Nada kesempatan untuk berbicara, Kibum langsung melumat bibir mungil yeoja itu kuat-kuat. satu tangan nya bergerak menahan tengkuk Nada, dan menekan kuat ke arahnya. lidahnya mulai aktif mencari celah untuk memasuki rongga mulut Nada, namun kesempatan itu tak kunjung datang karena yeoja di pelukannya terus mengatupkan bibirnya.

Nada mendorong tubuh Namja itu dengan satu tangan, sementara satu tangan nya lagi tetap mencengkeram erat kemejanya. tangis nya kembali tumpah, mengapa namja itu tega berbuat seperti ini terhadapnya?? Hatinya sangat sakit diperlakukan seperti ini..

Tubuh Nada terus berontak, namun sekuat apapun Nada berusaha melepaskan diri, tenaganya tidak sanggup melawan Kim Kibum, bagaimana pun juga, Ia adalah seorang wanita, tak akan mungkin menang dalam hal tenaga jika melawan seorang pria.

“ Andwaee.. Kibum ssii..”

Ciuman Kibum beralih ke leher dan tengkuk yeoja yang kini sudah kepayahan melawannya. Satu tangan nya berusaha menyingkirkan tangan Nada dari kemejanya. Namun Nada tak bergeming, sambil terisak Ia terus mencengkeram erat kemejanya.

“ hhh..hhh..hhh.. baby..lepaskan tanganmu..” desah Kibum pelan.

“ Andwaee,, Kibum ssi.. berhenti.. kumohon.. jangan seperti ini padaku.. kumohon..” isak Nada serak.

“ Kreek..”

Karena tidak sabar, Namja itu segera merobek bagian depan seragam Nada, hingga terlihatlah sebagian pundak dan dada Nada yang masih di tutupi bra. Nada menjerit, tubuhnya terus meronta, berusaha berlari ke arah pintu.

Kibum memeluk Nada lebih erat, Ia menyeret yeoja itu ke tempat tidur. Setiap langkah terasa sangat berat karena yeoja itu tak henti-hentinya bergerak menolaknya.

“ Andwae.. Kibum ssi..!!!”

Dengan satu hentakan, Kibum bergerak melemparkan tubuhnya dan tubuh yeoja mungil itu ke atas kasur dan kemudian Kibum menindihnya. Bibirnya mulai mencari-cari bibir tipis yeoja dibawahnya. sementara  tangan nya mulai merobek bagian-bagian kemeja yang tersisa dengan kasar.

“ Lepaass!!! Kumohon jan..mmmpphhh.. mmppphhh” Nada mencoba berteriak, Namun bibir Namja itu dengan cepat melumat bibirnya hingga meredamkan teriakkannya.

“ Kreeeeek”

Kibum berhasil melepas pakaian yang melekat di tubuh Nada, kini hanya tinggal bra yang tersisa. bibirnya kini turun ke leher putih yeoja tersebut yang sudah basah karena air mata, lidahnya membelai, mengecup, menggigit, dan menghisapnya kuat-kuat hingga timbul bekas kemerahan.

“Andwaaeee!!!!”

Nada terus menangis dan berontak, kedua tangan nya yang bebas berusaha memukul-mukul dada dan wajah Kim Kibum dengan sekuat tenaga, kedua kakinya bergerak menendang- nendang lutut namja itu, ia menangis, merintih, memohon, mengiba.. agar Kibum berhenti melakukan hal-hal yang sangat Ia takuti akan terjadi.

“ hhh…hhh….hhh…”

Kibum menghentikan aktivitasnya, kedua tangan nya menahan gerak tangan Nada, walau pun pukulan Nada sangat lemah dan tidak berarti apapun untuknya, Namun Ia merasa sangat risih jika objeknya terus-terusan bergerak.

Dengan satu tangan, Kibum melepaskan dasi hitam dari lehernya. kemudian Ia mengikat pergelangan Nada kuat-kuat. hingga Nada terdengar merintih lagi karena kesakitan. tak cukup sampai disitu, Kim Kibum mengikat kedua tangan Nada ke tiang tempat tidur hingga kini Nada tidak bisa bergerak sepenuhnya..

“ Andwaeee… hiks.. kibum ssi.. sakit.. lepas jebal..”

***********

“ hhh.. hhh.. hhhh, baby.. tunggu lah sebentar lagi.. kau akan jadi milikku..” Kibum berbisik ditelinganya

“ Andwaee..”  isak Nada ketakutan.

Nada masih meronta, Namun gerakannya terasa sangat lemah, Ia kehabisan tenaga, kepalanya terasa sangat sakit karena terlalu lama menangis, begitu pula kedua tangan nya yang terasa sangat sakit karena kibum terlalu kencang mengikatnya.

“ Andwaee.. Kibum ssi.. Andwaee.. kumohon.. hentikaan..”

“ Andwaaeee..!! hiks.. Kibum ssi.. sakiit..” rintih Nada pelan, rasa ngilu dan sakit yang luar bisa terasa di tubuh Nada Ia hanya bisa menggelinjang pelan, menahan rasa sakit di tubuhnya yang semakin menjadi-jadi.

***********

“ hhh..hhh..hhh.. uljimaa..”

Kibum membelai lembut pipi yeoja yang gemetar ketakutan dibawahnya, pelan-pelan Ia menyibakkan beberapa helai rambut yang menempel di pipinya yang basah karena air mata.

“ uljimaa Nada.. ssshhh…” bisik nya pelan, sambil mengecup kening Nada.

Yeoja itu menggeleng lemah, butir-butir air mata tak berhenti keluar dari sepasang bola matanya yang terlihat bengkak dan sayu.

“ k.. ki.. kibum ssi.. hen..tikaan.. a..ak..u. mohonn.. ka.u menyakitiku.. kibum ssi..”

gadis itu merintih tertahan.

“ hhh.. hhh.. hhh.. I can’t stop it,, aku tak bisa berhenti sekarang, baby..tidak, sebelum aku menyelesaikan apa yang telah aku mulai.. hhh.. hhh..” desah namja itu

*************

Tak sedikitpun kenikmatan yang dapat yeoja itu rasakan, seluruh sensor di tubuhnya seakan hanya bisa merasakan sakit yang diberikan namja itu, hal yang sangat jauh berbeda yng pernah Ia rasakan saat ia bersama Lee Jinki, kekasihnya yang dibunuh oleh Kim Kibum, namja yang terobsesi dengannya.

Bersama Lee jinki Ia merasakan ada listrik jutaaan watt yang mengaliri tubuhnya saat jinki menyentuhnya, perasaan luar biasa, yang membuat Nada selau menginginkan lebih. Jinki begitu lembut memperlakukannya, hingga perasaannya selalu melayang jika Lee Jinki menyentuhnya, walaupun itu hanya sebatas kecupan kecil atau pun ciuman, namun Nada selalu berharap bahwa saat-saat berdua dengan kekasihnya tak akan pernah berakhir.

Sedangkan dengan Kim Kibum, hanya rasa sakit yang ada.. fisiknya sangat sakit, begitu juga hatinya. hatinya sangat sakit saat tubuhnya dijamah oleh namja yang membunuh orang yang paling dicintainya dan juga sahabat terdekatnya,  Sentuhan, ciuman, gerakan atau apapun yang dilakukan Kim Kibum terhadapnya atas dasar paksaan. Ia memaksa, bahkan tak segan menyakitinya.

“ Andwaee.. Kibum ssi.. kumohon jangan teruskan jebaal..”

****************

yeoja itu berteriak-teriak kesakitan, tangan nya mengepal, tubuhnya menggeliat hebat, dan kakinya bergerak-gerak menendang udara kosong. Ia menjerit dan merintih saat namja itu memasukinya dengan paksa. bagian dalam tubuhnya terasa seperti di tusuk oleh ratusan jarum. perih dan sakit..

“ sakiiit.. hent.. ti.. kan hen.. tikaan..” yeoja itu terisak keras, tubuhnya berhenti bergerak, Tak ada lagi yang bisa dilakukannya, untuk mempertahankan apa yang telah dijaganya selama ini, namja itu dengan mudah merenggut seluruhnya.

Nada terus menangis dalam diam , Ia memejam kan matanya, berusaha mengalihkan rasa sakit yang semakin lama semakin dalam terasa di tubuhnya.

“ hhh..hhh…hhh… baby.. hhhh…” Kibum terus mengerang merasakan nikmat, Ia mencium bibir Nada , memainkan lidahnya disana, kemudian bibirnya turun ke leher dan dadanya, berusaha membuat yeoja itu merasakan apa yang dirasakannya. Namun Nada tidak merespon, Ia tetap menangis sambil memejamkan kedua matanya. Kim Kibum perlahan membuka ikatan tangan yeoja itu, terlihat garis garis kemerahan di sekeliling  pergelangan tangan Nada,dengan lembut bibirnya menyapu pergelangan tangan Nada hingga ke siku nya.

“ Hentikan Kibum ssi… kau menyakitiku..” bisik yeoja itu lemah, Ia sudah berbaring tak berdaya, tak lagi melakukan perlawanan.

“ ini lah yang ku inginkan selama hidupku..

bersamamu.. orang yang kucintai..

aku tak peduli.. berapa banyak aku menyakiti orang lain.. yang ku inginkan kau menjadi milikku..

aku tak perduli jika tangan ku berlumuran darah..

yang ku tahu, aku hanya mencintaimu..

kini kau telah menjadi milikku sepenuhnya..

hanya milikku..”

Napasnya semakin memburu,,,

keringat mengalir melalui pelipis dan dadanya. kedua tangan nya merengkuh tubuh Nada, mengeratkan pelukannya seolah agar tidak lepas.

“ nnggghhh,,, baby.. ahhhhh… hhhh..hhh..hhh”

Sesuatu menyembur keras dari dalam tubuh Kibum mengisi ruang-ruang terdalam Park Nada. Tanpa Ia sadari mata yeoja mungil itu telah tertutup. Nada telah jatuh pingsan.

*************

Kibum memperhatikan sosok yeoja yang kini tidak bergerak dibawahnya. tiba-tiba jantung nya berdetak lebih kencang dari sebelumnya. Ia menepuk pelan pipi Nada, memaksanya untuk membuka mata, Namun yeoja itu masih diam tak bergerak.

“ Nada.. irona..irona.. jebal.. “ erangan dan desahan yang dikeluarkan bibirnya beberapa saat lalu berubah menjadi isakan.

hal yang paling ditakutinya adalah kehilangan orang yang begitu Ia cintai, sebegitu berartinya Nada untuknya hingga Kim Kibum bersedia menukarkan jiwanya pada raja setan sekalipun.

Namja itu memeriksa napas dan denyut nadi Nada..

Ternyata normal..

Nada hanya pingsan..

Kibum mengangkat tubuhnya dari atas tubuh mungil yang tidak berdaya. dilihatnya tetesan darah yang masih melekat dipaha bagian dalam Nada, dan beberapa telah merembes di kasurnya yang beralaskan seprai putih. darah itu bercampur dengan cairan miliknya. kemudian matanya menelusuri leher Nada, yang penuh dengan luka kemerahan hasil perbuatannya. ada banyak luka gigitan di leher bagian bawahnya, terakhir pandangan Kim Kibum jatuh di salah satu tangan Nada. Tangan yeoja itu masih dikelilingi dengan tanda kemerahan.

“ Nadaa..” lidah nya tercekat menyebut nama gadis itu..

beberapa tetes air dari matanya kembali keluar, melihat keadaan yeoja itu yang sedemikian menyedihkan.

“ Nada.. Mianhae, Mianhae, Mianhae, Mianhae..”

Bibirnya terus mengucap kata maaf, sambil menangis. Ia mendekap lembut tubuh yeoja itu dan terus berbisik ditelinganya.

“ Maafkan aku.. Maafkan aku.. Nada maafkan aku..”

Penyesalan merayapi pikiran dan perasaan namja itu,

“ Apakah aku sudah gilaa…??? Apakah aku sebegini bodohnya?? Apa yang telah kulakukan?? apa yang telah ku lakukan pada Nada.. Ya Tuhaaan..”

“ Aku mencintainya..

Aku mencintainya..

Tapi mengapa aku menyakitinya..

Mengapa aku menyiksanya..

Mengapa aku membuatnya menangis..

Mengapa aku membuatnya menderita..

Ya Tuhaaan.. Apa yang terjadi denganku..??”

Masih terisak, Namja itu berjalan ke sudut ruangan mengambil kotak obat, mengeluarkan kapas dan mulai membersihkan darah yang menempel di seluruh bagian tubuh Nada..

pelan-pelan memberinya obat untuk luka luar, mengambil kemejanya dari dalam lemari dan memakaikannya agar yeoja itu tidak kedinginan.

bibirnya tak berhenti mengucap kata maaf.. Bahkan hatinya yang terdalam rasa-rasanya tak akan bisa memaafkan dirinya sendiri, atas apa yang telah Ia perbuat kepada Nada.

“ Ampuni aku, Park Nada.. Ampuni aku..” katanya tercekat.

“ Aku tahu aku salah.. tapi ini semua kulakukan karena aku mencintaimu sangat dalam..”

“ Mianhae.. Jebal..”

***************

Nada membuka matanya perlahan..

“ Sakiit..” desahnya pelan.

Ia merasakan rasa sakit yang luar bisa disekujur tubuhnya, perlahan air matanya kembali tumpah, namun sekuat mungkin Ia menahan tangisnya agar tidak pecah.. perlahan Ia turun dari tempat tidur dan berjalan menuju pintu.

Nada berlutut, dan kembali menangis ..

seluruh tubuhnya sakit bukan main, rasa perih yang amat sangat tiba-tiba terasa di organ terdalam  nya. Namun bagian yang paling sakit adalah hatinya.

Mengapa Kim Kibum sangat jahat padanya??

Mengapa namja itu mengambil seluruh harga dirinya bahkan dengan cara yang sangat menyakitkan?? Mengapa namja menjadikan dirinya sebagai alasan untuk membunuh teman-temannya??

“ hhh.. ya tuhaan..”  bisiknya terisak..  ia merasakan dadanya terasa sangat sesak, apa yang harus dia lakukan sekarang??

“ bagaimana jika aku hamil?? aku tak mau mengandung anaknya?? aku tak mau hidup bersamanya?? dia pembunuh.. tuhaaan.. aku harus bagaimana.. aku takut tuhaaan.. ingin mati saja rasanya..”

terseok-seok, Nada segera berjalan menuju pintu, . setiap langkah terasa semakin sakit dan perih,. namun Nada tidak mempunyai pilihan lain selain terus bertahan.

Selangkah lagi yeoja itu sampai di ambang pintu, dengan perlahan Ia memutar kenop pintunya.

*************

“ Kau milikku..”

“ Tidak ada seorangpun yang bisa memilikimu..”

“ Tidak ada yang bisa menyentuh mu kecuali aku..”

Nada berhenti sebentar, Ia menengok kesekitarnya.. tidak ada orang lain selain dia disini.

Suara siapa yang Ia dengar barusan??

“ Kau milikku..”

“ Tidak ada seorangpun yang bisa memilikimu..”

“ Tidak ada yang bisa menyentuh mu kecuali aku..”

Suara itu bagai menggema ditelinganya.. lagi.. dan lagi..

Nada menutup kedua telinganya, menangis dan terus berjalan tak tentu arah..

“ ANDWAEEEE!!! hhh.. ANDWAEEE!!! pergii!! jangan dekati aku.. jangan sentuh akuu.. jebaal..!!!” bibir mungil nya terus berteriak kencang, entah kepada siapa.

“ jebaaal.. sakit.. sakit..”

Yeoja itu berlutut..

Ia merangkak pelan ke sudut ruangan, dan menangis sepuasnya disana.

Rasa sakit ditubuhnya kembali terasa..

“ hiks.. aku bukan milik siapa-siapa.. tolong lepaskan aku..”

“ tolong lepaskan aku.. lepaskan aku.. lepaskan aku,,”

**************

Nada kembali berdiri.. Ia mengubah arahnya.. bukan ke pintu keluar, melainkan ke tempat dimana Ia bisa menemukan sebuah alat untuk mengakhiri semuanya..

Ya..

Semuanya harus berakhir sekarang..

Rasa sakit yang tadi Ia rasakan kini sudah hilang, berganti dengan rasa kebencian yang sangat besar..

Namja itu telah merampas seluruh miliknya..

Tak ada yang tersisa..

Nada berjalan ke arah dapur mengambil sebuah pisau besar..

Pisau itu cukup besar dan tajam , bisa mengakhiri nyawa siapa saja..

“ hiks.. hiks..”

Tangan nya gemetar memegang pisau..

Pikirannya kacau..

Haruskah ia melakukan ini semua??

Jika Ia melakukan ini, bukan kah Ia sama saja seperti kim Kibum??

Pembunuh..

“ Hiks.. Tapi aku tak punya pilihan lain.. Tuhan.. tolong aku..” isaknya pelan sambil bercucuran air mata.

Jauh dalam hatinya, Ia tak ingin membunuh siapapun.. tidak.. Ia tak ingin mengotori tangan nya dengan darah.. namun ia tahu, jika ia tidak melakukan ini.. kedepannya akan banyak nyawa yang harus dikorbankan..

Ia tidak ingin orang-orang terdekatnya mati.. dibunuh satu persatu di depan matanya..

Ia sudah tidak kuat lagi..

“ hiks.. hiks..”

“ NADA!!! APA YANG..??” tiba-tiba terdengar teriakan lantang seorang namja di hadapannya. namja itu hanya mengenakan celana panjang, tanpa mengenakan atasan. suatu pemandangan yang menjijikan bagi nada..

masih teringat jelas bagaimana namja itu menyiksanya semalam..

“ N.. Na.. Nadaa.. tolong.. tolong lepaskan pisau itu.. maafkan aku.. maafkan aku.. jebal..” namja itu berkata terbata, mencoba mencegah yeoja itu melakukan hal-hal yang ditakutinya.

“ Andwaee.. Kamu jahat Kim Kibum.. andwaee..” kembali yeoja itu menangis, tangan nya menggenggam erat pisau dapur tersebut dengan gemetar.

“ Nada.. mianhaee.. jebal.. tolong.. jangan nekat..” Kim Kibum bergerak selangkah mendekati yeoja itu.

“ Andwaee.. kamu membunuh Lee Jinki, Yui, Lee Taemin, Choi Minho, Kim Jonghyun.. hhh.. Apa salah mereka padamu..?? kau membunuh Lee Hyeo Jun dan kedua temannya.. Apa salah mereka padamu?? kau menyakitiku.. kau.. mem.. per.. kosa.. ku.. hiks..

KAU MENYAKITIKU KIM KIBUM!!! APA SALAHKU???” yeoja itu kehilangan kendali, Ia maju dua langkah ke arah kim kibum, menyodorkan pisau itu tepat di depan muka nya.

Wajah Kim Kibum mendadak pucat,

“ Aku bersumpah aku tak akan menyakitimu lagi Park Nada.. aku minta maaf.. aku minta maaf.. aku.. aku mencintaimu.. mencintai mu sampai aku hampir gila.. semua nya ku lakukan hanya untuk mu.. aku minta maaf jika aku menyakitimu semalam.. aku hanya ingin.. memilikimu sepenuhnya Park Nada.. jebaal..”

Kim Kibum berbicara terbata, matanya terus menatap ujung mata pisau berkilat-kilat berbahaya.

“ Aku bukan milik siapa-siapa, Kibum ssi.. hiks.. aku bencii kamu..” isak Nada, kepalanya berdenyut-denyut kencang.

“ Park Nada.. Jangan macam-macam dengan pisau itu!! Lepas!!” teriak Kim Kibum, Ia mencari waktu yang tepat, menunggu agar yeoja itu lengah  sehingga dia bisa mengambil pisau itu dari genggaman tangannya.

“ ANDWAEE!! “ yeoja itu menjerit kencang..

Tiba-tiba Nada menusukkan pisau itu ke perutnya.. pisau itu begitu besar, yang mampu mengoyak organ dalam tubuhnya.

Darah menetes deras, membasahi lantai.. Nada meringis menahan sakit, tubuhnya langsung jatuh ke lantai..

“ hhh…hhh.. “

Sementara itu Kim Kibum masih memandang Nada seakan tidak percaya.

Mengapa??

Mengapa Ia menusuk dirinya sendiri?? Bukan dirinya ??

Harusnya aku yang mati..

“ Na.. Nadaa.. Nada!!! “

Kim Kibum menghampiri Nada, yang kini terbaring pucat di lantai, bersimbah darah..

“ NADA!!! NADA!!! ANDWAEE!!! Nada..” Namja itu berteriak keras. perlahan Ia mencabut pisau yang tertancap dalam di perut Nada, kemudian Ia merengkuh tubuh yeoja mungil itu kedalam pelukannya.

“ hh..hhh.. aku.. jika aku mati..hhh.. kau tak akan pernah… bisa.. memilikiku.. Kibum ssi.. hhh..”

“ ANDWAEEEE!!!!”

“ hhh.. aku bukan milik mu..”

Kibum memandangi wajah Nada yang mulai memucat..

Sakit kah rasanya kematian??

aku sudah membunuh 8 orang dengan cara yang berbeda..

Bagaimana rasanya jika aku membunuh diriku sendiri..

“ hhh… hhh… hhh.. “ napas yeoja itu semakin tidak beraturan, keringat dingin memenuhi keningnya, tangan nya gemetaran menahan rasa sakit.

“ Kau milikku Nada.. sekarang.. dan selamanya akan terus begitu..” kata Kim Kibum tenang.

“ hhh.. hhh… hhh.. “ yeoja itu mengerjapkan matanya lemah, tampak nya Ia tidak mempunyai sisa tenaga lagi untuk berbicara..

“ Kau tak akan pernah bisa pergi dari ku.. kemana pun kau melangkah..”

“ ngggghhh…” yeoja itu  mengerang pelan.. perlahan bibirnya menyunggingkan senyum dan matanya mulai menutup.

Ia mengakhiri semuanya..

***********    FIN   ***********

“ hhh.. hhh… hhh.. Park Nada…”

Namja itu memegang perlahan wajah yeoja yang kini terbaring kaku dipelukannya.

Bibirnya mengecup bibir mungil nada sekilas.

“ Kau tetap milikku.. kau tak akan pernah pergi jauh dariku..”

Tangan kanannya meraih pisau yang tergeletak disampingnya..

“ Kau tetap akan ku kejar..Park Nada..”

Dengan sekali gerakan, Kim Kibum menusukkan pisau itu tepat di dadanya..

“ Ke neraka pun.. kau pasti akan tetap ku kejar..”

Darah mengalir deras membasahi tubuhnya.. Ia mencabut pisau itu kemudian membuangnya jauh-jauh..

“ kematian pun.. hhh hhh hhh.. tak akan bisa memisahkan kita..”

“ hhh..hhh.. karena kau milikku.. hanya milikku Nada..”

Ia menggigil pelan.. mengeratkan pelukkannya pada yeoja yang terbaring disampingnya..

“inilah jalan yang ku pilih untuk mati..

bersamamu disampingku..”

************   FIN   ***********

Akhirnyaa.. ff ini ending jugaaa.. alhamdullilaaah..hihihihiii.. ending yang pasaran.. dimana semua pemerannya mati..gomawo buat reader setia yang udah baca dan komen di ff  geje buduk dan mesum ini sampai part terakhir.. maaf banget kalo ending nya ga sesuai dengan harapan kamu semuaa..

Oia.. untuk NC 21 nya pw nya sama seperti pw venustraphobia.. bagi yang belum tau kalian bisa kirim email ke shineeworldfiction@yahoo.com . aku ingatkan sekali lagi, jangan leave comment di page manapun.. langsung email aja.. atau minta sama LANA.. dan yang dikasih pw nya hanya yang berusia 21 tahun keatas.. okay  .sekali lagi gomawo aall.. luph you.. wiga deep bow bareng onyuu.. ^^

 

Wiga

This post/FF has written by Wiga, and has claim by Wiga signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

OBSESSION – PART 5

OBSESSION PART 5

Author            : Wiga

Genre             : Mystery, Angst, Romance, Friendship

Rating             : NC 17

Cast                : Kim Kibum, Kim Jonghyun, Lee Taemin, Choi Minho, Park Nada.
Continue reading OBSESSION – PART 5

{PG 15 SKIP} VENUSTRAPHOBIA PART 6 (END)

{ SKIP } VENUSTRAPHOBIA PART 6 END

Author            : Wiga

Editor             : Lana

Genre             : Comedy, Romance, family

Rating             : NC 17

Cast                : Lee Jinki, Park Nada, Lee Taemin, Lee Donghae

Venustraphobia ( disebut juga caligynephobia ) adalah rasa takut yang berlebihan dan tidak rasional terhadap perempuan. sama halnya dengan phobia jenis lain, phobia ini disebabkan stimulant yang tidak wajar dan tidak membahayakan jiwa. biasanya penyebabnya adalah kejadian atau pengalaman buruk dimasa lalu yang berkaitan dengan perempuan yang menyebabkan trauma psikologis pada penderitanya. penderita venustraphobia biasanya takut dan sensitive terhadap perempuan, sehingga menghindari kontak fisik terhadap perempuan-perempuan disekitarnya. jika penderita venustraphobia berada diantara perempuan maka secara tidak wajar ia akan mulai mengeluarkan keringat dingin, tubuh gemetar, dan sesak nafas.

( source : Ika Nurul Syifaa/ Majalah CHIC)

Jinki POV :

Jam 3 dini hari, tapi aku masih belum bisa memejamkan mata. aku terus memandangi yeoja cantik yang sedang tertidur di sampingku.

semuanya gara-gara kebodohanku, membuat Nada jadi sakit seperti ini. tapi aku bersumpah, bukan ini yang aku inginkan.Aku hanya ingin memberinya kejutan di hari ulang tahun pernikahan kami yang pertama.

“ oppa..” Sebuah suara lembut menyadarkan ku yang sedang melamun.

“ Nada.. kamu sudah sadar?? syukurlah..” aku memeluk tubuhnya erat.

“ oppa jangaan.. nanti kamu mimisan lagi..” katanya pelan. aigoo nada, bahkan dalam kondisi yang sedang sakit seperti ini dia masih memikirkan keadaanku.

aku perlahan melepaskan pelukanku dari tubuhnya.

“ Nadaa.. apa yang kau rasakan??” tanyaku sambil mengelus rambutnya.

“ aku lapar oppa..” bisik nya lemah.

“ aku juga lapar Nada..”

“ nggghh.. kau mau kumasakkan nasi goreng??” katanya parau.

“ aku tidak ingin goreng Nada, aku ingin soup asparagus, pizza, dan chicken tandori.. oh iya salad sayuran dan juga chocolate caramel melted cake.. aku sedang ingin makan itu semua…” aku menggodanya ku tatap wajahnya yang kebingungan. ya tuhaan, yeoja ini imut sekali..

“ oppa ingin semua itu..” tanyanya perlahan, wajahnya terlihat seperti tidak percaya.

“ nee..”

kulihat dia terdiam sebentar..

“ oppa.. dikulkas ada ayam dan sayuran, aku bisa membuatkan chicken tandori dan salad, tapi aku tidak bisa membuatkan mu pizza dan soup asparagus karena bahan-bahannya tidak ada. mmmm.. caramel cake nya.. kubuat besok siang.. bagaimana??”

“ andwaee!!! aku ingin makan itu sekarang!!” aku pura-pura serius.

“ tapi oppa..”

“ jika kau tidak bisa memasaknya untukku, maka aku yang akan memasak untukmu”

aku segera menggendong tubuhnya menuju meja makan.

**************

Nada POV :

“ oppa..”

ya tuhaaan..

aku benar-benar terkejut ketika melihat meja makan, semua yang tersaji di sana adalah makanan kesukaanku!! kapan jinki ssi menyiapkannya?? apakah Ia menyiapkannya saat aku tertidur??

“ Oppa.. ini semua..”

tiba-tiba jinki ssi mendudukkan ku dikursi, kemudian ia berbisik lembut ditelingaku.

“ happy anniversary.. my lovely wife..”

membuat wajahku terasa panas.

“ oppaa.. “ aku hanya bisa menunduk malu sambil memegang kancing kemejaku..

TUNGGU!!!

KEMEJAA???

BUKANKAH AKU MEMAKAI BAJU TERUSAN WARNA UNGU??

MENGAPA KINI AKU MEMAKAI KEMEJA WARNA PUTIH?? DAN INI… INI BUKAN KEMEJAKU.. KEMEJA INI BESAR SEKALI.. INI KAN KEMEJA NYA JINKI SSI.. DAN… OH TUHANN!!! AKU TAK MEMAKAI BRA!!!!

“ kenapa Nada.. mengapa makanannya tak kau makan?? kau mau aku menghangatkan kembali makanan-makanan ini??”

aku hanya menggelengkan kepalaku, tuhaan!! aku maluu..

“ Nada.. kau kenapa??”

aku memberanikan diri untuk bertanya..

“ nggg.. jinki ssi.. mengapa aku memakai kemejamu..” tanyaku pelaaaaan sekali.

>////////< ummaa.. maluuuuu…..

“ oh itu, mmm.. apakah kamu tidak ingat?? saat kamu  pingsan karena kedinginan, tubuhmu terus menggigil, aku takut kau terkena hypothermia.. jadi kubuka semua bajumu yang basah.. dan akhirnya terjadi ituu..” katanya sambil tersenyum.

“ i.. itu apa?? jinki ssi..” ya tuhaaann.. jangan bilang dia melakukan itu padaku saat aku tertidur tadi..

“ itu… yah.. hal yang wajar dilakukan seorang pria ketika melihat lawan jenisnya tidak berpakaian.. memangnya kamu tidak merasa apa-apa, Nada??”

ANDWAEEEEEE!!!! YA TUHAAAN.. JADI.. KITA SUDAH MELAKUKAN ITU?? aku refleks menutup wajahku dengan kedua tangan ku..

“ hey.. Kamu kenapa?? mengapa menutupi wajahmu??” tanya jinki ssi sambil tertawa.

aku hanya menggelengkan kepalaku lemah.

“ Nada.. aku bercanda.. kita tidak melakukan itu.. aku hanya menghangatkan tubuhmu.. hanya itu..”

“ jinjja..?? ohh syukurlah.. ku pikir..” aku berkata lega.

“ kau pikir apa…?”

“ a.. anniyo oppa.. tidak apa-apa.. “ blussshh.. aku merasakan wajahku memanas lagi.

************

JINKI POV :

Haahaa.. yeoja ini.. membuatku gemas. mukanya berubah seperti tomat, dia sangat malu kelihatannya. hhhmmm.. tapi aku menyukai sikap polosnya..

kita menghabiskan makan pagi (?) kita dalam diam, kulihat jam dinding sudah menunjukkan setengah 5 pagi.

“ aahh.. sudah kenyang.. bagaimana makanannya Nada.. enak??” tanya ku pelan, aku melihat wajahnya yang menunduk, entah mengapa pandanganku tidak bisa lepas dari tubuhnya yang membentuk jelas di kemeja putihku. dia berusaha menutupinya dengan rambutnya yang di biarkan mengurai kedepan, tapi itu malah membuat dia terlihat semakin menggoda.

“ iya, oppa.. gomawo..” katanya lembut.

aahh.. suaranya mengapa terdengar sangat indah di telingaku..

membuatku menginginkannya lagi.

yaa.. aku harus melakukannya saat ini juga..

aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi.

*************

AUTHOR POV :

“ aku.. aku akan membereskan meja.. oppa pergilah tidur..” Nada berkata pelan sambil berdiri hendak membereskan meja makan.

Tapi namja itu langsung berdiri dan menarik tubuh nada ke dalam pelukannya, membuat yeoja itu sedikit terkejut karenanya.

“ oppa.. “

“ Nada saranghae..” bisik Lee jinki di telinga Nada, Ia mengeratkan pelukannya.

“ o.. oppa.. jangan seperti ini..” gadis itu berusaha melepaskan diri dari pelukan erat suaminya.”

Lee Jinki mengangkat tubuh istrinya memasuki kamar, ia merasakan tubuh istrinya sedikit meronta minta di lepaskan.

“ oppa..  oppa.. jangan begini..” pinta Nada pelan.

tanpa menutup pintu kamarnya, jinki segera menurunkan tubuh Nada, kemudian mendorongnya pelan ke arah dinding. Ia menatap dalam-dalam mata istrinya, tangan nya bergerak membelai pipi Nada.

Nada menghindari sentuhan suaminya, tangannya perlahan menghentikan gerakan Lee Jinki.

“ oppa.. jangan.. aku tak ingin melihat hidung mu berdarah lagi..” Kata nada pelan.

Tapi Namja itu tidak ingin mendengar kata-kata penolakan, dengan cepat ia mencengkeram pergelangan tangan Nada dan menghimpitnya ke dinding.

“ oppaa.. jangan..” bisik yeoja itu sedikit panik, napasnya tertahan ketika suaminya semakin mendekatkan wajahnya. di dalam hatinya, bukan penyakit suaminya yang ia khawatirkan, namun ketidak siapannya melakukan ini semua.

Ia sungguh tidak siap..

Lee jinki menempelkan bibirnya di bibir Nada, ia merasakan yeoja itu menggeser pelan kepalanya menjauhi bibirnya.

tangan lee jinki menahan kepala istrinya agar dia tidak bisa menghindar lagi.

“ mmmpphhh.. oppa.. berhenti..” nada mulai kehabisan napas, tekanan dari tubuh suaminya membuatnya sesak.

Lee jinki semakin tidak sabar, Ia melakukannya dengan sedikit kasar..

nada mendorong kuat tubuh lee jinki, jantung nya berdetak tak karuan.

Mengapa suaminya begitu memaksa?? cengkeraman tangannya,gigitan dibibirnya, tubuhnya yang terus menekan nya hingga sesak.. semua itu hanya membuatnya  menjadi  semakin ketakutan.

“ mmpphh.. oppa hentikan..” Nada berusaha menduduk, menghindari suaminya menjangkau bibirnya, kemudian satu tanganya bergerak mendorong kuat tubuh suaminya agar menjauh dari nya.

Lee Jinki tidak suka Nada menghindarinya, Ia tidak suka istrinya terus-terusan menolaknya. akhirnya Ia tidak bisa mengontrol emosinya lagi.

“ BAGAIMANA AKU BISA BERHENTI!!! BAGAIMANA KAU BISA MENYURUHKU UNTUK BERHENTI!!! AKU MENUNGGU INI SEKIAN LAMA NADA!!! AKU TIDAK BISA BERHENTI!!! AKU MENGINGINKAN ITU SEKARANG!! DAN AKU INGIN KAU MEMBERIKANNYA!!” Lee jinki berteriak keras tepat di depan wajah istrinya. membuat yeoja itu diam terpaku menatap wajah suaminya yang terlihat sangat marah.

“ KAU ISTRIKU!! DAN TUGAS MU MELAYANIKU!! JADI SEKARANG BERHENTI MENGHINDARIKU!! BERHENTI MENGHENTIKAN APA YANG AKAN KULAKUKAN PADAMU!! ARASSO!! AKU SUDAH SEMBUH DARI PENYAKIT SIALAN ITU!! JIKA KAU TIDAK PERCAYA AKAN KUBUKTIKAN PADAMU SEKARANG!!” bentak lee jinki kencang, nafasnya terengah-engah. apa yang terjadi pada dirinya?? hingga seluruh emosinya meledak-ledak?? namun jinki tidak mau tahu, yang Ia inginkan hanyalah mengeluarkan sesuatu yang menghentak-hentak di dalam dadanya, yang membuat darahnya mengalir semakin cepat.

Nada terdiam, bibirnya bergetar, sebisa mungkin Ia menahan air matanya agar tidak jatuh, namun usahanya sia-sia, tanpa bersuara, ia menangis.

ia hampir tidak percaya mengapa Lee jinki bisa sekasar itu lagi padanya??

namun yeoja itu hanya diam sambil memejamkan matanya, bulir-bulir air mata jatuh dari matanya yang terpejam.

“ andwaee..” bisik Nada lirih. seluruh tubuhnya gemetaran, Ia menunduk hingga kepalanya menyentuh dada namja di hadapannya. menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan mulai menangis pelan.

terengah-engah, lee jinki menghentikan aktivitasnya, tangannya mengusap lembut kepala istrinya yang ketakutan. seketika ia merasa sangat menyesal dengan apa yang dilakukannya terhadap istrinya, hingga membuat istrinya gemetar ketakutan seperti itu.

“ Nada.. tenanglah.. “ kata namja itu pelan. ia meletakkan dagunya di puncak kepala Nada, satu tangan nya lagi mengusap lembut punggung Nada.

“ Mianhae.. sshh.. uljimaa..” suara Lee jinki terdengar lembut seperti semula.

“ oppa.. hentikan..” isak yeoja itu kencang.

“ ssshhh uljima.. “ desah Lee Jinki tertahan.

**********

Nada masih terus menangis, ia menangis hingga tenaganya habis. namja itu mengangkat wajah yeoja itu perlahan. dan menyingkirkan kedua tangan nada yang menutupi wajahnya.  yeoja itu makin terlihat cantik setelah habis menangis. mukanya sembab dan memerah, matanya bengkak namun sedikit sayu, tetes-tetes air mata masih membasahi sebagian besar wajahnya.

“ Nada.. maafkan aku.. aku.. tadi hanya tidak bisa menahan.. hingga aku berteriak kasar padamu..” bisik lee jinki lembut di telinga istrinya.

“ aku sangat menginginkan mu, Nada.. tolonglah jangan menghindar terus dari ku..”

Yeoja itu hanya memandangi wajah suaminya.

“ kita coba sekali lagi ya.. aku berjanji, tidak akan kasar padamu..”

“ oppaa.. aku..”

“ jika sakit, aku akan segera berhenti.. kamu percaya padaku kan , Nada..”

*********

beberapa menit kemudian..

“ KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA…”

Nada berteriak histeris. mengagetkan namja didepannya.

sedetik kemudian Nada jatuh kepelukan suaminya tak sadarkan diri..

**********

Jinki POV :

“ Kepalamu masih terasa sakit Nada??” aku bertanya padanya, dia hanya menunduk tanpa berani memandang mataku.

hhhhh.. Nada.. Nada…

entah aku harus tertawa, menangis, atau marah jika mengingat kejadian kemarin..

saat kita hampir melakukan itu, tiba-tiba Nada jatuh pingsan karena ketakutan melihat junior ku..  ada-ada saja..

aku memperhatikan istriku yang sedang mengaduk-aduk minumannya disebelahku.

“ apa yang kau takuti memangnya??” aku berkata pelan.

“ semuanya oppa.. bentuknya sangat menyeramkan..” jawabnya pelan, mukanya memerah lagi.

“ Nada.. aaaiissshh bagaimana aku menjelaskannya padamu.. semua namja, bentuk ‘itu nya’ pun seperti itu.. dan bentuknya itu tidak menyeramkan.. hanya.. pokoknya kau harus percaya padaku.. ‘itu’ ku tak akan menyakitimu.. arasso..”

**********

Dua minggu ini aku membiarkan Nada melupakan rasa ketakutannya terhadap juniorku. aaaiissshh ada-ada saja, disaat venusku sudah sembuh kini giliran dia yang ternyata mengidap juniorphobia (ngaco). tapi malam ini aku akan mencoba lagi, aku harus mencobanya!!! dan kali ini harus berhasil!!

jika dia ketakutan lagi, aku akan mematikan lampu kamarku agar dia tak usah melihat juniorku. aaiiisshh yeojaku mandi lama sekali, aku kan sudah tidak sabar.

Mungkin nanti lampu kamarku harus ku matikan, aku tak mau Nada pingsan untuk kedua kalinya -____-

“ cklek..” kudengar pintu kamar mandi terbuka, segera ku hampiri yeoja mungil itu dan kutarik kedalam pelukanku.

kuhirup tubuhnya yang beraroma sabun bayi..

“ Nada..”

“ mmpphhh.. oppa.. hent..”

I don’t care..

“ oppa.. hentikan..”.

Andwae.. you’re mine.

“ oppaa.. hentikan.. aku..”

I don’t wanna stop..

“ hhh.. oppa.. hentikan.. aku sedang menstruasi!!!” dia menjerit pelan.

aku seketika menghentikan aktivitasku dan menatapnya heran.

“ menstruasi..??” tanya ku tak percaya.

“ nee.. jadi jangan diteruskan..” jawabnya pelan.

“ Nadaa mengapa kau tak bilang kau sedang halangan.. aiiissshh..”

“ oppa.. kau bahkan tak memberiku kesempatan untuk berbicara..”

“ tapi kan juniorku sudah…. aaaiiissshhh.. kalau begini siapa yang harus bertanggung jawab!!”

***********

OK.. sekarang sudah dua minggu berlalu.

pasti yeoja ku sudah selesai menstruasinya, ku hampiri yeojaku yang sedang berbaring disofa sambil menonton tv.

“ Nada.. saranghae..”

disaat aku ingin melakukannya lagi tiba-tiba..

“ BRAAKK..” pintu terbuka bersamaan dengan seruan umma dan appaku.

“ JINKI SAYAAANGG.. WEEKEND INI KITA KE VILA YUUK..”

aku sangat terkejut melihat mereka tiba-tiba memasuki apartemenku tanpa menekan bel terlebih dahulu. sehingga mereka berdua melihatku dan Nada dalam keadaan memalukan seperti ini. aaiisshh.. untung aku dan nada belum melepas baju yang kami kenakan..

“ YAA!! APPA!! UMMA!! MENGAPA TIDAK MENEKAN BEL DULU SIIH!!!” aku meraung keras, ku turunkan tubuhku dari tubuh Nada, Nada pun langsung terbangun, mukanya memerah malu.

“ AAIISSSHHH!!! KALIAN PAGI-PAGI SUDAH BERCINTA.. BIKIN KAMI IRI SAJA..”

“ YAAA!!! ADA APA KALIAN KEMARI..?? “

“ jinkii, kau dan appamu.. teriak-teriak terus.. sudah lah.. berkemaslah sekarang, kita sekeluarga, taemin dan juga eunhye akan berlibur ke villa.. Nada.. berkemaslah, taemin dan eunhye menunggu di mobil di bawah…” kata ummaku lembut.

“ MENGAPA MENDADAK SIIH UMMA?? “

“ AAIISSH KAU INI!! APPA TAHU KAU MARAH KARENA KAMI MENGGANGGU KAU DAN NADA YANG SEDANG BERMESRAAN!!! TAPI KAN DI VILLA KALIAN LEBIH LELUASA MELAKUKANNYA!!!” kata appa ku kencang.

huh.. aku hanya merengut sebal..

lagi-lagi ada pengganggu disaat aku ingin melakukan itu dengan Nada..

aiiisssshhhhh

***************

di villa..

malam ini begitu dingin, nada memasakkan hidangan spektakuler 5 jenis makanan yang luar biasa nikmat. membuat seluruh orang menghabiskan 3-4 porsi lebih banyak dari pada biasanya.

hidangan pertama adalah seekor ayam panggang besar yang sudah tersaji di piring, permukaan kulitnya cokelat mengkilap karena selain mengolesinya dengan butter, nada juga menambahkan madu. baunya luar biasa harum, butiran lada hitam tersebar di seluruh permukaan ayam tersebut.

“ Apa nama masakan ini Nada??” bisikku pelan.

“ Honey blackpepper chicken roast..” jawabnya lembut, sambil mengelap bagian bawah bibirku dengan tissue.

ya tuhaaann.. melihatnya saja membuat air liurku menetes. -_-a pokoknya setengah bagian ayam ini adalah milikku!!

Kemudian ada soup iga bakar pedas. Nada membakar terlebih dahulu iga nya dengan bumbu spicy, kemudian iga bakar itu dimasukkan ke dalam sup bening yang bumbunya minimalis. aiiigoo perpaduan yang sempurna, iga bakar yang kaya bumbu dengan sup yang minimalis.

appa ku saja hampir mengambil seluruh iga bakarnya. aaiisshh tua bangka itu serakah sekali.

di sebelah kanan, ada toom yam gong yang rasanya tidak terlalu asam namun lezat luar biasa. potongan seafood didalamnya, tidak meninggalkan jejak amis dimulut. tom yam gong ini sangat daebak. umma sampai menempatkan mangkuk besar tom yam gong itu tepat di depan mejanya, ia ingin menikmati makanan itu seorang diri sepertinya.

di sebelah kiri ada kari ayam yang pedas, berwarna merah menyala dan berbau harum. makanan pedas kesukaan eunhye istrinya taemin. kemudian ada ikan kakap besar yang di fillet dagingnya dan digoreng dengan tepung dan disiram saus asam manis. terlihat taemin menghabiskan ikan ini tanpa nasi.. haha.. sama saja seperti appa,,serakah!!

tak terasa seluruh makanan habis tak bersisa, umma, appa, taemin dan eunhye mengelus perutnya yang kekenyangan.

“ aiigoo kakak ipar.. ajarkan aku memasak kari ayam pedas itu.. ya tuhaan.. rasanya daebak sekali..” eunhye berkata nyaring.

“ iya Nada.. bukalah restoran.. appa akan memodalimu,, jinjjaa.. makanan yang kau masak luar biasa nadaa..”

aku memandang wajah istriku yang memerah karena dipuji habis-habisan oleh keluargaku.

eh?? mengapa hanya dengan memandang wajahnya saja,  juniorku jadi berdiri??

***********

“ kali ini tak ada alasan untuk menghindar, Nada..”

Yeojaku hanya duduk di sisi tempat tidur sambil menunduk, wajahnya sangat tegang. aku segera menghampirinya, dengan agak terburu-buru ku cium bibirnya sambil ku dorong tubuhnya hingga merebah.

“ Nada.. saranghae

aku membimbing tangannya agar memeluk leherku, ya tuhaan.. istriku ini pasif sekali..

“ Nada peluk aku..”

“ …..”

“ Nada.. mengapa kau diam saja.. kau masih takut..” bisikku pelan.

namun dia hanya diam saja, tanpa memberikan jawaban apa-apa padaku.

“ Nada.. jebal..”

“ oppa.. a.. aku hanya.. tidak tahu.. harus melakukan apa.. aku.. bingung.. oppa.. mianhae..” jawabnya terbata-bata.

“ ini.. pertama kali nya untukku.. aku..” dia melanjutkan.

aku tersenyum ku peluk erat tubuhnya, kemudian ku kecup keningnya pelan.

“ Nada.. lakukanlah apa yang ingin kau lakukan padaku.. jangan menahannya.. arasso..” aku berbisik lembut di telinganya.

***********

“ op..oppaa.. mau apa..??”

“ Nada.. gwenchana.. jangan takut, ini tak akan menyakitimu..”

“ aakhh.. oppaa.. sakit..”

“ sakit nya hanya sebentar Nada.. bertahanlah.. “.

“ ooppaa.. sakit.. hentikan.. hiks”

“ op..oppa.. sakit.. kumohon jangan diteruskan ..”

“ oppaa.. hentikaan.. sakiit.. oppa.. jebal..”

“ Ya Tuhaan.. sakit sekali.. oppa..”

“ oppa.. sakiiit.. hentikan.. aku tidak kuat.. ”

“ Oppaa… “

“ …………”

“ Nada.. Saranghae.. jeongmal saranghae..”

**************

Aku menyelimuti tubuh mungilnya perlahan, ku kecup keningnya lembut dan ku genggam tangan nya erat.

“ Nada.. gomawo.. telah membuatku bahagia malam ini… gomawo karena berkat dirimu, penyakit venustraphobiaku kini sudah sembuh..”

aku membisikkan kata-kata itu di telinganya.

“ yang tadi sakiit sekali oppa..” ucapnya pelan, membuatku gemas ingin mencubit pipinya.

“ Nada saranghae..”

Istriku hanya tersenyum, sambil menggengam tanganku erat.

tak akan ada lagi venustraphobia.

“ baby.. juniorku sepertinya bergerak lagi.. kita main sekali lagi ya??”

aku bergerak pelan kearah tubuhnya yang masih berbalut selimut, saat kuarahkan bibirku ke bibirnya tiba-tiba pintu kamarku menjeblak terbuka.

“ ADDUUHHHHHH… TAEMIN JANGAN DORONG-DORONG!!!”

aku kaget, kulihat apa yang terjadi, ternyata Appa, Umma, Taemin dan eunhye. keempatnya terjatuh dilantai dan mereka saling menyalahkan satu sama lain.

“ BUKAN AKU..!! UMMA YANG MENDORONG!!”

“ APPA MU MENGINJAK KAKI UMMA..”

“ TAEMIN JUGA YANG…”

“ DIAM SEMUA!!!!” aku meraung keras.

aaaiiiissshhh apa lagi ini!!! apa keluargaku sudah gila??

“ YAAA!!! APA YANG KALIAN LAKUKAN DISINI?? KALIAN SEDANG MENGINTIP KAMI?? AAAIIIIISSSSHHH….” aku menjerit sekencang-kencangnya.

“ mianhae jinki.. kita hanya penasaran saja.. apa yang terjadi pada kalian berdua.. dari tadi appa mu mendengar suara desahan, jadi kita berempat penasaran..” umma ku menjawab gugup.

“ KELUAAAARRR!!! KELUAAARR!!! AAAIIIISSSSHHH!! KALIAN GILA!!! MEMALUKAAAANNN!!!!”

“ JINKI HYUNG!!! TERNYATA KAU HEBAT JUGAA!!!” teriak Taemin kencang.

“ AARRGGHHHHHHHH!!!!!!! KELUAAAARRRRR!!!!!!! “

*************

FIN

hehe akhirnya VENUSTRAPHOBIA SKIP selesai juga.. gimana gimana gimana?? HOT kah Nada-Onew couple?? hahahaa.. saya cuma ngecut-ngecut aja.. kecuali dialognya ga saya cut.. biar pada ngebayangin sendiri aja hahaa..ketauan deh malesnya.. soalnya saya bener-bener berusaha bikin jalan ceritanya ga berubah.. hohohhooo. mohon dimaklumi.. masukannya ya reader.. tolong dikomen kalo udah baca, kritik dan saran sangat saya terima.. jangan jadi silent reader, pleaseee.. ^^

okee..

gomawo udah baca..

 

Wiga

This post/FF has written by Wiga, and has claim by Wiga signature

This FF/post has claim to be ours. Please keep read our blog, comment, vote and support us ^.^

Don’t forget to :

  • Open FAQ page for ask something.
  • Open GUESTBOOK for new reader
  • Open Join Us page to know how to send your FF
  • Vote us please, our rating going down on SHINee toplist, so please vote us ^.^
  • For new reader, please join page Talk Talk Talk
  • Open page LIBRARY if you miss some FF

{NC-18} VENUSTRAPHOBIA – PART 5

VENUSTRAPHOBIA PART 5

NC 18

YANG DI BAWAH UMUUURRRRRR~ .. Ada berita bagusss!!! ekekkeke…. Wiga eon udah bikin ver. Skip nya buat Part 6.. Hohohohoho… SAY THANKS TO WIGA EOONNNNN!!!! ^O^

Author            : Wiga

Editor : Lana

Genre             : Comedy, Romance, family

Rating             : NC 18 WARNING!!!

Cast                : Lee Jinki, Park Nada, Lee Taemin, Lee Donghae

Venustraphobia ( disebut juga caligynephobia ) adalah rasa takut yang berlebihan dan tidak rasional terhadap perempuan. sama halnya dengan phobia jenis lain, phobia ini disebabkan stimulant yang tidak wajar dan tidak membahayakan jiwa. biasanya penyebabnya adalah kejadian atau pengalaman buruk dimasa lalu yang berkaitan dengan perempuan yang menyebabkan trauma psikologis pada penderitanya. penderita venustraphobia biasanya takut dan sensitive terhadap perempuan, sehingga menghindari kontak fisik terhadap perempuan-perempuan disekitarnya. jika penderita venustraphobia berada diantara perempuan maka secara tidak wajar ia akan mulai mengeluarkan keringat dingin, tubuh gemetar, dan sesak nafas.

( source : Ika Nurul Syifaa/ Majalah CHIC)

Continue reading {NC-18} VENUSTRAPHOBIA – PART 5

{NC-17} OBSESSION – PART 4

{ NC-17 } OBSESSION PART 4

Author            : Wiga

Genre             : Mystery, Angst, Romance, Friendship

Rating             : NC 17 ( WARNING!! )

Cast                : Lee Jinki, Kim Kibum, Kim Jonghyun, Lee Taemin, Choi Minho, Shim Yui, Park Nada.

Continue reading {NC-17} OBSESSION – PART 4

Memories Of Us -Part 3-

Memories Of Us -Part 3-

Main Cast :

– Alya as Choi Hyun Ah

– Kim Jong Hyun SHINee

Other Cast :

– Choi Min Ho SHINee

– Lee Tae Min SHINee

– Wiga onn as Park Na Da

– Lia onn as Kim Min Ji

– Aya *temen aku haha* as Kim Min Mi

– **** as Lee Soo Hon *nama asli disamarkan untuk menjaga nama baik :D *

———————————————————————————————————————————————– Continue reading Memories Of Us -Part 3-

{NC 18+}VENUSTRAPHOBIA – PART 4

VENUSTRAPHOBIA PART 4 – NC 18

Uwow.. yang merasa baru tujuh belas tahun atau di bawah 17 tahun BACK OFF !! Jangan nekat baca ini atau kalian jadi penasaran dan gondok sendiri karena gak bisa baca part selanjutnya. So… nurut aja deh. Karena admin kita beda dari admin blog lain. Gak sembarangan ngasih izin buat baca FF NC yg di protek. Percuma juga nanti kalian mohon-mohon dan ngaku udah 18 lebih. We don’t care, cuma yang di percaya aja yg kita kasih. Sekali lagi.. dari pada nyesel just back off right now! ^^

Continue reading {NC 18+}VENUSTRAPHOBIA – PART 4