Thanks For Everything – Part 1

 

Title              :  THANKS FOR EVERYTHING/ Part 1

Author          :  Christiana Ruyanti SWTH

Main Cast     : 1. Lee Jinki a.k.a Onew

2. Park Minhyo a.k.a Minhyo

Other Cast    :  1. Park Hyein ( Kakak perempuan Minhyo )

2. Lee Taemin ( Adik laki-laki Onew )

3. Heechul ( Tetangga Onew )

4. Keluarga Park

5. Keluarga Lee

Genre           : Sad Story / Romance / Humor

Rating             :           General

A.N              : Pernah di publish di Blog pribadi dan http://www.facebook.com/christiana.swth

Yo yo yo I’m come back with second story… hehehehe cerita ini perpaduan antara komedi, romance dan sad story. Masih dengan setia berlokasi di Indonesia. FF ini lebih panjang partnya di banding FF yang sebelumnya. ^^

Author nggak mau banyak basa basi… soalnya bingung mau ngomong apa. Yang jelas jika ada yang pernah baca cerita ini author jamin kalian pasti temen author di FB. ^^

Karena FF ini emang pertama kali author publish di FB. So, please untuk yang mau mengkopi paste. Pleaseeee banget don’t do that okay. Soalnya bikin nie FF, mesti bertapa di gunung dulu. Hahahaha…

Seperti biasa author minta saran, kritik, iPad, iPod, Apple juga boleh. Hahahaha….

Seperti biasa jika tidak ada kerjaan rumah Minhyo mengajak Roo berjalan-jalan disekitar rumah dan seperti biasa juga dia pasti mengajak satu makhluk lagi yaitu Onew.

“ Minnie… sepertinya authornya ngajak berantem nih. Masa aku disebut makhluk?” ujar Onew tak terima. “ Lho, manusiakan juga makhluk hidup. Please deh hal kaya gitu ga perlu diributin. Lanjut aja, thor” perintah Minhyo pada author yg sebenarnya udah siap ngelempar ayam goreng kalo Onew ngajak berantem.

“ Changiya, kemana Taemin? Kok tumben dia ga ikut?” tanya Minhyo. “ Taeminnie lagi aku suruh jagain anak ayamku dirumah. Kemarin aku beli anak ayam di dekat pasar, kalo ga dijaga aku takut anak ayam itu bakal di makan sama kucing gendut punyanya Heechul hyung” jelas Onew.

“ Lagi-lagi ayam! Huft namjachinguku ini memang maniak ayam” batin Minhyo.

Mereka berjalan-jalan menyusuri kali Ciliwung yang gak tau ujungnya sampe mana(?). Tapi mau bagaimana lagi berhubung lokasi cerita ada di Jakarta jadi yang ada cuma Ciliwung. Kali yang ga tau kapan bisa bersih dan bau wangi.

“ Changiya.” panggil Onew.

“ Ne?” Minhyo menoleh.

“ Kira-kira sampai kapan ya kita bisa bersama? Aku sih berharap kita bisa sama-sama terus sampai jadi kakek dan nenek” ucap Onew

“ Hmm, mollayo. Kenapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu?” tanya Minhyo. “ Ani. Hanya tiba-tiba saja terlintas dibenakku” jawabnya sambil tersenyum dengan manisnya.

Hari ini cerah sekali, Roo menikmati jalan-jalannya dengan riang sambil sesekali mengejar Onew yang memancingnya dengan makanan anjing yang diambilnya dari kandang Roo sebelum pergi tadi.

“ Betapa bahagianya diriku jika bisa selalu bersama dengan Onew oppa sampai tua. Membina keluarga kecil yang bahagia di sebuah rumah mungil dengan taman yang indah” pikir Minhyo.

“ Changinya? Hey… halooo…” panggil Onew sambil melambaikan-lambaikan tangannya di depan muka Minhyo.

“ Ah apaan sih?” sambil menampik tangan Onew.

“ Kau sedang memikirkan apa? Sampai melongo begitu” tukas Onew. “ Aniyo. Aku tadi sedang berpikir untuk memasak ayam madu sesampainya dirumah” jawab Minhyo. Yang tentu saja sangat disambut dengan antusias oleh Onew.

“ Jinjja? Aigoo, membayangkannya saja aku sudah mengeluarkan air liur. Roo aku tidak akan memberikan ayam itu padamu” kata Onew dengan serius pada Roo.

“ Hahahahahaha… babo! Mana mungkin Roo mengerti dengan kata-katamu” ujar Minhyo. “ Sudah sore nih. Roo ayo kita pulang.” ajak Minhyo. “ Lho aku bagaimana?” tanya Onew

“ Kau? Kau disini saja sambil membersihkan kali yang kotor ini. Hahahahahaha” tawanya saat melihat tampang aneh Onew. “… tentu saja kau ikut pulang. Memangnya siapa yang akan memakan ayam maduku nanti jika bukan kau, changiya” jawab Minhyo.

“ Tentu saja aku yang akan menghabiskan ayam itu. Tidak akan aku biarkan siapapun memakan ayam madu special itu” ujar Onew sambil merangkulkan tangannya dipundak yeojachingunya.

Mereka berjalan pulang sambil bercanda, karena Roo terlihat lelah setelah bermain-main Minhyo menggendongnya dan sepanjang perjalanan Onew menyanyikan lagu milik James Ingram yang berjudul FOREVER MORE sambil menggandeng Minhyo.

Sesampainya dirumah Minhyo, dengan sigap Onew membukakan pintu gerbang untuk yeoja tercintanya. Yang di sambut dengan senyuman oleh Minhyo. ^^

“Aku pulang” ujar Minhyo saat memasuki rumah.

“Ah akhirnya kau pulang juga. Onew ajumma memasak ayam goreng kesukaanmu, panggilah Tetem untuk makan bersama , eomma dan appamu belum pulang dari Balikan?” ujar eomma Minhyo.

“ Hari ini aku tidak ingin makan ayam goreng, Ajumma” jawab Onew yang langsung membuat orang dirumah bingung.

“ Wah berita besar, King Of Chicken menolak makan ayam. Harus ku sebar ke seluruh dunia” ledek Hyein, eonni Minhyo.

“ Yaaaaa! Noona bukan begitu. Aku tetap suka ayam. Hanya saja tadi Minnie berjanji ingin membuatkan ayam madu untukku. Jadi Ayam goreng itu untuk yang lain saja. Begitu!” jawab Onew dengan tegas. *tetep ajah ga jauh-jauh dari ayam…

“ Ya sudah, telepon Tetem. Suruh dia kemari, aku akan memasak ayam madu untukmu. Eomma bantu aku ya” pinta Minhyo.

Di saat Minhyo dan eommanya sibuk membuatkan ayam madu di dapur, Onew menelpon Taemin dan menyuruhnya untuk datang dan tak lupa mengingatkan Taemin untuk menaruh anak ayamnya di kandang kecil yang memang disiapkan Onew di dalam kamarnya. Lalu sambil menunggu, Onew bermain-main dengan Roo.

“ Hyuuuuunnnggggg….. Noooonaaaaaa….” Teriak seorang namja dari luar pagar.

“ Ah Taeminnie… sudah biar aku saja yang buka” ujar Hyein yang langsung berlari kearah pagar.

“ Annyeong Taeminnie, kau makin imut saja. Kajja. Aku punya banyak banana milk untukmu” kata Hyein sambil menggandeng Taemin masuk kerumah.

“ Aigoo Hyein noona kau baik sekali. Boleh aku habiskan semua banana milknya? Stok dirumah sudah habis” ujar Taemin dengan wajah polos. Yang langsung meluluhkan hati Hyein.

“ Tentu saja boleeeeehhhh…. Habiskan saja. Semua itu kubelikan hanya untukmu” sahut Hyein.

Hahahahaha Hyein memang sangat suka memanjakan Taemin. Sampai-sampai dia rela menghabiskan semua gajinya untuk membelikan banana milk kesukaan namja imut itu, bahkan dia juga tidak segan-segan membelikan Taemin baju yang menurutnya lucu, dan tentu Taemin dengan senang hati menerimanya.

“ Taeminnie, kau tidak lupa mengunci pintukan?” tanya Onew pada dongsaengnya yang terkenal pelupa itu.

“ Ne. Tenang saja hyung. Ayammu juga sudah aku taruh di kandang yang ada dikamarmu” jawab Taemin.

Onew hanya mengangguk-angguk.

“ Annyeong Taeminnie” sapa Minhyo yang baru saja keluar dari dapur sambil membawa hasil karyanya.

“ Annyeong noona, wah apa itu? Sepertinya enak” ujar Taemin yang sudah siap untuk mencolek makanan yang dibawa Minhyo.

“ Yaaaaaa… Kau tak boleh memakan itu, kau hanya boleh mencium baunya saja. Itu makanan special untukku yang dibuatkan oleh Minnie” kata Onew sambil memelototi saenginya. *melotot ga melotot kayanya sama aja deh.. #plaaakkk

“ Yaa… hyung kau pelit sekali” ujar Taemin.

“ Changiya, sudahlah. Taemin hari ini kau bisa menghabiskan ayam goreng yang tadi di buat eomma, jadi kau tak perlu ngambek lagipula banyak banana milk dikulkas. Sepertinya eonni juga tidak keberatan jika kau menghabiskan semua itu. Iyakan, eon?” tanya Minhyo pada Hyein.

“ Tentu saja, kan memang ku beli untuk Taeminnie” jawab Hyein dengan ceria. Tentu saja Taemin yang imut itu langsung ceria lagi.

Mereka semua akhirnya makan dengan ceria di ruang keluarga. Onew dan Taemin memang sudah seperti keluarga sendiri bagi keluarga Park begitu juga sebaliknya.

Selesai makan2 dan ngobrol2, Onew dan Taemin meminta ijin untuk pulang. Seperti biasa, saking baiknya Nyonya Park dia tidak lupa membawakan ayam goreng dan banana milk untuk kedua kakak beradik itu. Tentunya langsung di terima dengan tangan sangat terbuka oleh mereka dengan wajah yang berseri-seri. *yang author yakin sblm smp rumah pst udah abis….

Malam harinya.

Onew menelpon Minhyo untuk mengingatkan rencana mereka.

“ Changiya, lusa kita jalan-jalan yuk. Bukan jalan-jalan di pinggir ciliwung” ajak Onew.

“ Selain kepeternakan ayam aku mau” jawab Minhyo.

“ Hahahahaha tenang saja aku tidak akan mengajakmu ke peternakan ayam kok” ujar Onew.

“ Memang kau mau mengajakku kemana, changi?” tanya Minhyo.

“ Kasih tau ga yaaaaa….. pokoknya kau ikut saja. Besok aku jemput jam 5 sore ya” ujar Onew.

“ Ne, aku tunggu” jawab Minhyo.

“ Ah Changiya__” panggil Minhyo sebelum Onew menutup ponselnya.

“ Ne?” tanyanya “ Begini, besok aku mau main kerumahmu, kau tidak pergikan?” tanya Minhyo.

“ Gak. Aku besok dirumah, besok aku ingin bermain dengan Brenda dirumah” jawabnya

Minhyo terkejut dengan jawaban namjachingunya, perasaan cemburu tiba-tiba saja muncul saat Onew menyebut nama yeoja lain.

“ Mwo? Nuguya? Kau selingkuh ya?” tanya Minhyo. “ Siapa Brenda itu. Jadi sekarang kau sudah mulai berani bermain api denganku ya?” tanya Minhyo lagi dengan nada ketus.

“ Main api bagaimana? Kau ingin aku membakar Brenda, tega sekali kau. Brenda itu masih kecil!” jawab Onew dengan nada kesal.

“ Hah?! YAAAAAA…. Kau berselingkuh dengan anak kecil? Aku tak menyangka jika kau ini Pelodofil…” ujar Minhyo marah.

“ Hah? Siapa yang pelodofil? Jadi maksudmu, jika aku bermain dengan Brenda aku disebut pelodofil? Aku baru tau jika kita jadi pencinta ayam di sebut pelodofil?!” jawab Onew dengan polosnya.

“ Omonaaaa…. Ternyata Brenda itu ayamnya ya… nae baboya!” ujar Minhyo sambil menepuk dahinya sendiri. Tetapi karena terlanjur kesal dia tak mungkin menjelaskan kesalahpahamnya ini pada si maniak ayam itu.

“ Changiya… changiya… hello… lohaa… holaa… changiya apakah kau masih disana?” tanya Onew.

“ Ah ne, mian. Aku sedang berpikri. Ah sudah dulu aku mau tidur. Besok aku akan kerumahmu pagi² dan aku akan membakar Breandamu itu” ujar Minhyo pura2 kesal.

“ Hey Hey Kau___” sebelum Onew sempat melanjutkan katanya Minhyo sudah menutup ponselnya.

Namun karena takut Onew bingung dengan sikapnya barusan Minhyo mengirimkan SMS untuk namjanya itu.

“ Changiya, annyeonghi jumuseyo. Sebelum kau tidur b’doalah dulu dan jangan lupa mimpikan aku ya.”

“ Selamat tidur my Angel. Sweet dream. Besok aku tunggu dirumah, tapi kau dilarang membakar Brenda dia masih kecil, masih tidak enak untuk dimakan” jawab Onew.

“ HAHAHAHA dasar babo….” ujar Minhyo.

Lalu dia pun bersiap tidur.

Didalam tidurnya, Minhyo selalu memimpikan Onew. Namun mimpinya kali ini tidak seperti mimpi-mimpinya yang biasa. Dimimpinya kali ini Onew mengenakan pakaian berwarna putih dan wajahnya yang biasanya di hiasi dengan senyuman, kali ini tidak.

“ Minhyo…” panggil Onew.

Dia tak pernah memanggilku Minhyo. Kenapa sekarang dia memanggil namaku dan kemana senyum malaikatnya? Kenapa dia tidak tersenyum.

“ Minhyo, kemarilah. Temani aku berjalan-jalan sebentar. Kenapa wajahmu terlihat kwatir seperti itu” ujar Onew sambil tersenyum. Namun bagi Minhyo senyuman itu tetap tidak seperti biasa. Onew melambaikan tangannya, meminta Minhyo mendekat. Minhyo melangkahkan kakinya menuju Onew.

“ Ada apa?” tanya Minhyo.

“ Ani. Aku hanya ingin berjalan-jalan denganmu” jawabnya sambil menggandeng tangan Minhyo. Onew mulai bernyanyi, namun bukan menyanyi Forever More melainkan So Goodbye lagu soundtrack dari City Hunter. Ini semakin membuat Minhyo bertanya-tanya. Kenapa mimpinya malam ini sangat berbeda.

“ Kenapa kau diam saja Minhyo? Hmm Minhyo. Aku ingin berpamitan padamu, sebenarnya aku ingin melakukan sebuah perjalanan yang jauh. Tapi aku tak bisa mengajakmu ataupun mengajak Brenda juga Taemin. Jadi, setelah aku pergi nanti aku ingin kau menjaga mereka untuk sementara” jelas Onew.

Apa maksud semuanya ini? Kenapa perasaanku jadi tidak enak begini. “ Memang kau mau kemana, Changiya?” Minhyo memberanikan diri untuk bertanya.

Aku belum tau. Tapi yang aku tau bahwa perjalanan ini akan sangat melelahkan. Tenang saja Minhyo, jika sudah tiba waktunya nanti aku pasti akan membawamu untuk tinggal bersamaku. Tapi sebelum semua itu terjadi, berjanjilah kau akan menjaga Brenda juga Taeminnie dan menjaga Appa dan Eommaku juga. Karena selain kau hanya mereka yang aku sayang” jawab Onew.

“ Aku janji. Namun kau juga harus menepati janjimu untuk menjemputku” ujar Minhyo. “ Tentu saja. Kau tunggulah aku” sahut Onew.

Kriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiingggggggg Kriiiiiiiiiiinggggg kriiiiiiiiiiiingggg

Minhyo terbangun karena bunyi alarmnya yg kencengnya naujubila. Dia masih merasa aneh dengan mimpinya semalam. Hatinya merasa tidak nyaman dengan mimpinya itu. Dia melihat ponselnya, ternyata ada 1 pesan dari namjachingunya.

“ Changiya… kau tidak jadi kerumahku?” isi dari sms itu

Minhyo tersenyum melihat sms dari kekasih hatinya lalu dia membalas pesan itu

“ Mianhaeyo changiya, aku baru bangun tidur. Sabar dan tetap tunggu aku ya” balasnya. Minhyo beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi.

“ semua itu hanya mimpi. Semoga tidak ada arti apa-apa” batinnya. Setengah jam kemudian Minhyo setelah selesai mandi dia bersiap-siap untuk pergi kerumah Onew. Namun sebelum pergi dia patrol dulu didapur, mencari sesuatu yang bisa dibawa kerumah namjachingunya.

“ Mau kemana, Min?” tanya Hyein saat melihat saenginya sudah rapi “ Kerumah Onew. Eon, kau masih punya banana milk?” ujar Minhyo. “ Ada. Sebentar aku ambil. Oh iya tadi pagi eomma titip pesan padaku agar kau membawa soto ayam yang tadi pagi dibuat eomma untuk dibawa ketempat Onew” jelas Hyein.

“ Lho dari mana eomma tau aku mau kerumah Onew? Kan aku belum bilang pada eomma?! Sekarang eomma ada dimana?” tanyanya bingung. “ Hmm mollayo. Eomma tadi bilang ingin belanja” ujar Hyein

Minhyo hanya mengangguk-anggukan kepalanya, sembari memasukan soto ke dalam wadah dan menunggu Hyein mengambilkan banana milk.

“ Ini. Bawa saja semuanya. Nanti sepulang kerja aku akan beli lagi. Aigoo, kenapa Taemin bisa begitu manis dan cantik ya? Padahal dia adalah seorang namja, jujur saja hanya Taeminnie namja muda yang bisa membuatku hamper mimisan setiap kali melihatnya tersenyum” ujar Hyein yang hanya direspon dengan tawa oleh Minhyo.

“ ah Minhyonie, berangkat bareng saja denganku. Daripada kau jalan kaki” Hyein menawarkan diri mengantar Minhyo.

“ Ne. Kita berangkat sekarang saja” ujar Minhyo. “ Okay” sahut Hyein.

Merekapun berangkat menuju rumah Onew yang berbeda beberapa blok dari rumah mereka. Minhyo masih memikirkan mimpinya yang tidak biasa. “ sangat tidak biasa” batinnya.

10 menit kemudian mereka tiba di rumah keluarga Lee yang langsung disambut Taemin.

“ Annyeong haseyo Noona’s.” sapanya dengan wajah ceria.

“ Tumben Hyein Noona kemari?” tanyanya. “ Aku rindu padamu Taeminnie. Sekalian aku mengantarkan Minhyonie. Kau tidak sekolah?” tanya Hyein. “ Aniyo. Sedang meliburkan diri. Hahahahaha.” jawabnya.

“ Taeminnie, mana hyungmu?” tanya Minhyo

“ Ah, hyung sedang main dengan Brenda di teras belakang” jawab Taemin. “ MWO? Berani-beraninya dia menduakan saengiku. Biar aku jejelin mulutnya dengan paha ayam” ujar Hyein marah dan sudah bersiap untuk menghampiri Onew.

“ Hahahahahahaha…. Tenang saja eonni” ujar Minhyo sambil tertawa. “ Kenapa kau malah ketawa? Memangnya kau tidak marah mendengar dia bermain dengan yeoja lain, dirumahnya pula” tanya Hyein dengan kesal. Sedangkan Taemin terlihat bingung mengapa Hyein marah-marah.

“ Hahahaha…. Brenda itu anak ayam yang dipelihara oleh Onew, eonni. Reaksimu sama denganku semalam. Kupikir Brenda itu selingkuhannya, tapi setelah aku pikir-pikir dengan siapa lagi dia akan berselingkuh jika tidak dengan ayam” jelas Minhyo masih menahan tawa.

“ Omonaaa… kenapa ayam di beri nama Brenda sih?! Ya sudahlah. Aku berangkat dulu ini sudah terlalu siang. Annyeong Taeminnie, mintalah banana milk pada Minhyo” ujar Hyein.

“ Ne, hati-hati noona dan gomawo banana milknya” sahut Taemin sambil tersenyum dan melambaikan tangannya.

Setelah Hyein berangkat Minhyo dan Taemin melangkah masuk kedalam rumah, Minhyo langsung menuju teras belakang setelah menaruh bawaannya dimeja dapur.

“ Changiya. Apa yang sedang kau lakukan?” tanyanya pada Onew yang sedang tengkurap, sambil memperhatikan tingkah ayamnya. “ Ah Minnie, aku sedang melindungi Brenda. Kau lihat kucing gemuk diatas pagar itu? Sejak tadi dia memandangi Brenda seperti makanan” ujarnya polos.

“ Itu kucing milik Heeppa kan? Lucunya. Siapa nama kucing itu, Changiya?” tanya Minhyo. “ Namanya Jinki” ujar seorang namja ganteng dari balik pagar. Yang langsung membuat Onew mencibir.

“ Aigoo, Heeppa Annyeong” sapa Minhyo.

“ Annyeong Minhyo, kau semakin cantik saja. Seharusnya kau menjadi yeojachingku bukannya si maniak ayam itu” ujar Heechul sambil menunjuk Onew.

“ Yaaa hyung. Kau ingin merasakan takkabbamku lagi?” ancam Onew. “ Hahahahahaha… jika kau mengtakkabbam aku, maka siap-siaplah Brendamu jadi makanan Jinki” ujar Heechul sambil tertawa. “ Oppa. Kemarilah. Tidak enak berbincang seperti ini” ajak Minhyo “ Aigoo Changiya. Untuk apa kau mengundangnya” ujar Onew kesal

“ Tadi aku bawa makanan jadi sekalian saja makan bersama” jelas Minhyo. “ Tidak usah. Aku sudah mau berangkat ke kampus dan gomawo” ujar Heechul.

“ Ah Taeeemiiiinnniiieee …. “ panggil Heechul. “ Ne Hyung. Mwo?” tanya Taemin. “ Seperti biasa aku titip Jinki” ujar Heechul sambil menunjuk-nunjuk kucing gemuk didepannya. “ Ne hyung. Akan ku jaga Jinki” jawab Taemin. “ Cih, mau saja kau dititipi kucing gendut itu olehnya” gerutu Onew

“ Tentu saja aku mau, karena saat pulang Heechul hyung akan membelikan aku banyak banana milk. Iyakan hyung?!” jelas Taemmin. “ Tentu saja. Gomawo ne Taeminnie”ujar Heechul.

“ Gwaenchanayo. Jinki kemari aku punya ikan untukmu.” panggil Taemin dan kucing gemuk itu langsung melompat turun dan menghampiri Taemin.

“ Kalo begitu aku pergi dulu. Annyeong Minhyo. Ingat Minhyo jika kau putus dengan Onew, kau datang saja padaku” ujar Heechul

“ Yaaaa!!!… Pergi kau hyung” teriak Onew.

Heechul pergi sambil tertawa terbahak-bahak. Dia memang suka sekali mengganggu Onew. Namun entah mengapa ia merasa bahwa hari-hari mengembirakannya ini akan segera berakhir.

= T. B. C =

Jangan lupa buat ninggalin jejak kalian di bawah sana yaaaaa… semakin banyak jejak yang tertinggal semakin semangat buat ngelanjutin ceritanya. ^^

+ “ Noona, anu… apakah Hyein noona sudah itu… sudah memiliki… memiliki namjachingu?” tanya Taemin.

 

+ “ Aku benar-benar ingin agar semua ini berlangsung selamanya. Aku sangat sangat mencintai dirimu. You’re my everything to me Park Minhyo” ujar Onew dengan wajah serius.

 

+ “ Besok. Pukul 5 sore. Berdandanlah” lalu mengirim pesan itu kepada yeojanya

 

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

 

19 thoughts on “Thanks For Everything – Part 1”

  1. Andwae…
    Onew nantinya mati ya?*dikira ayam*
    lucu,sweeet…
    Tpi kdng2 arah pandng critanya jdi buyar gegara alur critanya kurng mulus.
    Klo boleh ku ksih msukan,sbaiknya klmat dlm kurung (*) diilangin aja,biar critanya trkesan srius gitu,,,hehe.
    Komedinya sih jngan diilangin thooor.

    Btwai,bru prtama klinya ku baca epep eonnie…
    Next part,ku tunggu.
    FIGHTING!

  2. Andwae…
    Onew nantinya mati ya?*dikira ayam*
    lucu,sweeet…
    Tpi kdng2 arah pandng critanya jdi buyar gegara alur critanya kurng mulus.
    Klo boleh ku ksih msukan,sbaiknya klmat dlm kurung (*) diilangin aja,biar critanya trkesan srius gitu,,,hehe.
    Komedinya sih jngan diilangin thooor.

    Btwai,bru prtama klinya ku baca epep eonnie…maap klo komenku trlalu pedes
    *kak christ#eaa:kaga diterima*
    Next part,ku tunggu.
    FIGHTING!

  3. Waduh!! Ada apa ini?? Ada apa dengan Onew nantinya?
    Astaga,, nama kucingnya Heepa, Jinki. Pasti wajahnya kayak Jinki. Wkwk.
    Aduh, kucing gendut. Pengen aku bawa tuh pulang ke rumah. Wkwk
    Nice FF. Lucunya dapet, romancenya dapet.

  4. chingu, mianhae … aku boleh numpang promo gag ?? hehe. aku punya project buat Leeteuk and Yesung oppa sebelum mereka wamil. Buat yg biasnya bukan YeTeuk oppa masih tetep bisa ikutan kog. Nanti kita mau bikin SCARPBOOK, yg isinya tentang pesan” ELF buat suju especially for YeTeuk oppa, alasan knp qt suka suju, dokumentasi perjalanan karir suju, dokumentasi foto suju di Indo dan dokumentasi foto ELF INA. SCARPBOOK ini akan langsung dikirim ke korea, atas nama ELF INA. kalian hnya mengirim pesan kalian dan donasi sebesar 10rb (utk pencetakan foto, bahan scarp dan pengiriman). PROJECT INI SAMPAI TANGGAL 4 JUNI 2012. more info please check at
    chokyuhyunfanatic.blogspot. com or bisa mention ke Nylamchiro.
    jeongmal gomawo … mianhae chingu promosi disini 😦 jeongmal mianhae.

  5. Haish.. Brenda bikin perutku sakit gara2 ketawa..
    Mimpi minhyo bikin tegang.. Apa yg bakal terjadi?
    Next part ditunggu..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s