Still

Still

Title : Still

Author : Han JR

Main cast : Min Jiyou, Choi Minho, Kim Jonghyun

Support cast : Choi Jina

Genre : Romance, Life, Sad

Length : One Shoot

Rating : PG-13

Selalu..
Tak akan pernah berubah..
Karena ini keputusanku sejak awal..

-Still-
Min Jiyou, seorang berkepribadian keras, tertutup, dan dingin. Mengeluarkan sepatah dua patah kata bisa membuat lawan bicaranya sakit hati terhadap kata-katanya yang kasar dan tajam.

Dulu, seorang Min Jiyou adalah orang yang berbeda 180 derajat. Jika kau mengenalnya sejak sekolah dasar, mungkin kau akan berpikir bahwa kau salah orang, dia hanyalah seorang yeoja dingin dengan nama yang sama.

-Still-
Satu hal yang tak pernah berubah dari dirinya, cinta. Cintanya pada seorang namja yang meninggalkannya selama bertahun-tahun, tak pernah ada kabar.

Kim Jonghyun, nama itu yang selalu ada dalam hatinya..

-Still-
“Eonni, makanlah.” Ucap Jina untuk yang puluhan kalinya. “Aku sudah bilang bukan..” Jiyou memelankan suaranya. “AKU TIDAK LAPAR!!! Kau mengerti?!” Bentak Jiyou. Jina menyerah dan meletakkan mangkuk berisi jajangmyun itu di meja belajar Jiyou. “Jika eonni lapar, makan saja jajangmyun itu. Jika perlu sesuatu, panggil aku saja, eonni..” Jina keluar dari kamar yang sudah tak di huni beberapa tahun itu.

“Apa Jiyou masih tidak mau makan?” Terdengar samar-samar dari luar kamar, suara bass seorang namja. “Aniya oppa..” Jawab Jina pada oppa nya. “Ara. Biar aku saja.” Ucap namja bersuara bass yang kemudian masuk ke dalam kamar Jiyou.

“Jiyou.” Panggil Minho lembut. “Makanlah, sedikit saja, ne?” Minho mengangkat mangkuk jajangmyun dan mengarahkannya ke dekat Jiyou. “AKU TIDAK LAPAR!!!” Jiyou membanting mangkuk berisi jajangmyun itu hingga pecah.

Minho menatap nanar Jiyou. “Kenapa..” Ucap Minho lirih. “Kenapa hanya karena Jonghyun hyung kau jadi seperti ini?!” Bentak Minho. Matanya berkaca-kaca, ia tak tahan dengan Jiyou yang setelah dua tahun kabur dari rumah dan kembali dengan keadaan yang makin parah. Jiyou menatap tajam Minho. “Minho.. Kau tidak pernah tau rasanya.. Sakit.. Di sini..” Ucap Jiyou lirih sambil menunjuk tempat jantungnya berada.

Minho meletakkan tangannya perlahan di dada Jiyou. Awalnya berdetak normal, namun ketika tubuh Minho semakin mendekat ke arah Jiyou, detak jantung Jiyou menjadi sangat kencang. ‘Kenapa kau harus menutupinya, Jiyou..?’ Batin Minho.

-Still-
Minho sedikit lega karena akhirnya Jiyou mau keluar rumah, dan bahkan berbicara dengannya secara baik-baik. “Ke mana kita sekarang, Ji?” Tanya Minho lembut dengan senyuman tulus di wajahnya. “Sungai Han.” Jawab Jiyou singkat.

-Still-
Mata Jiyou menatap tajam ke arah sebuah keluarga yang sedang bermain di tepi sungai Han. Minho mengikuti arah pandangan Jiyou, matanya semakin membulat ketika melihat appa dari keluarga itu. Kim Jonghyun. Satu nama yang selalu di cari dan di nantikan oleh Jiyou, dan kini kembali dengan sebuah keluarga bahagia.

Jonghyun berhenti bermain dengan anak-anaknya ketika menangkap pandangan kedua orang yang ‘dulu’ ia sayangi. Jonghyun mendekati Jiyou dan Minho. Ketika hampir berada di depan Jiyou, Jiyou justru berbalik dari semua waktu yang ia korbankan.

Jiyou mencium bibir Minho lembut. Langkah Jonghyun terhenti. Minho yang memang memiliki perasaan khusus pada Jiyou memeluk pinggang Jiyou dan membalas ciumannya. Jiyou melepas ciumannya dan menatap Jonghyun normal. “Oh, Jonghyun oppa? Annyeong haseo.” Ucap Jiyou hangat seperti sebelum delapan tahun terakhir, saat Jonghyun meninggalkannya.

Jonghyun mencoba bersikap normal. “Annyeong haseo, aku tidak tau kalian sudah berpacaran. Ku kira.. Kau.. Ah, tidak. Lupakan saja. Ini, anae ku, dan anak-anakku.” Ucap Jonghyun sambil memperkenalkan anae dan kedua anak perempuannya. “Berapa usia nya?” Tanya Minho memancing jawaban ‘itu’ keluar dari mulut Jonghyun. “6 tahun, dan yang ini 5 tahun.” Jawabnya. Jiyou membeku di tempat, ia menarik baju Minho lemas. Kakinya hampir tak bisa menopang tubuhnya lagi.

Minho menerima sinyal Jiyou dan menggendong nya bridal style. “Mianhae, kami harus pergi, annyeong.” Ucap Minho singkat. Dan ketika Minho berbalik, Jiyou sudah tak sadarkan diri.

-Still-
Jiyou mengerjapkan matanya, untuk membiasakan matanya dengan cahaya lampu di ruangan itu. “Minho..” Ia teringat pada namja yang menyadarkan sekaligus menolongnya. “Aku di sini, Jiyou.” Ujar seseorang bersuara bass, namun lembut. Minho menatap Jiyou penuh arti. “Gumawo..” Ucap Jiyou kemudian memeluk Minho. Mata Minho terbelalak atas perbuatan yeoja nya. “Tidak, harusnya aku yang berterima kasih, gumawo, ciuman pertama yang menyenangkan..” Ucap Minho sambil mengecup dahi Jiyou. ‘Sebenarnya itu bukan yang pertama untuk ku..’ Batin Jiyou.

-Still-
I keep telling my self that my feeling will never change.
But, after all his doing,
Can I forgive him and giving the second chance?
Still,
I’m a human with a weak heart,
So, don’t say that I’m wrong,
Because if you are in my position,
I think you will do the same as mine..

The End..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

10 thoughts on “Still”

  1. first kah?hoyeee^^ asli ini ff nyesek bgtT^T kenapa bisa jonghyun berkeluarga?terus sakit hati karena apa jiyou nya?um ceritain flashbacknya dong um wkwk kayaknya lebih cucok kalo ada flashback^^

  2. Aishh,, bisa2 aja authornya,,
    minho-yaa, benerr2 prince of flaming charisma..

    Thor, bikin yg uri magnae jg donk 😉
    lanjutkan!!
    Hehe

  3. Menurutku yang kasian Minho. Polos banget perannya #eh

    Ceritanya keren deh, pendek tapi mengena. Keep writing 😉

  4. pendek agak gantung seh cz aku jadi pux bnyak pertnyaan tentang cerita ini…
    buat squelx dong athour… biar jelas apa yg di alami sama cnta segitiga mereka…

  5. D0h thor, kok terlalu cepet sih? Panjangin lagi donkkkkk *eh
    Jalannya ud bagus kok, cuman terlalu kecepetan aja , keep writing thor!! ‘-‘)9

  6. yaampuun lagi asik asik baca taunya the end. hahaha. bagus bagus. apalagi kalo misalkan dilanjutin pasti lebih bagus lagi 😉

  7. yaampuun lagi asik asik baca taunya the end. hahaha. bagus bagus. apalagi kalo misalkan dilanjutin pasti lebih bagus lagi ;). keep writing eonni!!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s